Api Lahap 2,2 Hektare Lahan di Kedaung, Babinsa Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran

BANDAR LAMPUNG — Kebakaran lahan kosong seluas sekitar 2,2 hektare terjadi di Jalan M. Ali 1…

Takut Diburu Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Akhirnya Menyerahkan Diri

PRINGSEWU — Terduga pelaku pencurian dan dugaan pencabulan terhadap seorang pelajar di Kabupaten Pringsewu akhirnya menyerahkan…

Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar

JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan mengedepankan deteksi dini. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan mengancam kawasan konservasi.

Hal itu ditegaskan Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki usai mengikuti rapat koordinasi dan peninjauan lapangan di Posko Karhutla, Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Selasa (25/8/2026).

Rapat dipimpin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, serta unsur BPBD, Manggala Agni, pengelola TNWK, dan organisasi nonpemerintah (NGO) konservasi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla di kawasan konservasi TNWK.

Kepala Balai TNWK M. Zaidi memaparkan kondisi kawasan, potensi kerawanan karhutla, serta langkah penanganannya. TNWK memiliki luas 125.631 hektare yang terbagi dalam lima zona, yakni zona inti, penyangga, pemanfaatan, rehabilitasi, dan khusus. Kawasan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem dan habitat satwa, khususnya gajah Sumatera.

Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan penanganan karhutla tidak boleh bersifat reaktif. Deteksi dini, patroli rutin, pemetaan wilayah rawan, serta kesiapan personel dan peralatan harus diperkuat.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Deteksi dini, patroli rutin, pemetaan daerah rawan, dan kesiapsiagaan personel harus menjadi prioritas. Karhutla ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Ia juga mengingatkan masyarakat di sekitar TNWK agar ikut menjaga kelestarian hutan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Jangan gadaikan kelestarian hutan demi kepentingan sesaat. Way Kambas adalah aset kita, aset anak cucu. Pencegahan harus dimulai dari rumah kita sendiri,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan kesiapan jajarannya memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan respons cepat di lapangan.

“Korem 043/Gatam akan terus memperkuat koordinasi. Kuncinya sinergi dan respons cepat. Jangan biarkan persoalan kecil menjadi bencana besar,” tegas Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Menurut dia, kesiapsiagaan harus didukung komunikasi yang efektif, pemantauan wilayah secara berkelanjutan, serta kemampuan personel bergerak cepat ketika ditemukan indikasi titik api. Dengan demikian, potensi karhutla dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak ekologis maupun sosial yang lebih besar.

Dari sisi penegakan hukum, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan tidak ada toleransi terhadap pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja. Ia mengapresiasi kerja seluruh unsur di lapangan dan meminta setiap tindakan yang mengandung unsur kesengajaan diproses sesuai ketentuan hukum.

“Jika ditemukan unsur kesengajaan, proses hukum harus tegas. Tidak ada kompromi,” tegas Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela mendukung penguatan pencegahan melalui patroli intensif, pemetaan wilayah rawan, deteksi dini, dan respons cepat. Ia juga mengapresiasi sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Usai rapat, rombongan meninjau titik penyeberangan tanggul di Desa Braja Luhur. Di lokasi tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten mengecek kesiapan Tim Alva TNWK sekaligus melihat kondisi medan yang berpotensi menjadi titik api.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan jalur komunikasi sehingga seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi karhutla. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari sistem penanganan yang harus berjalan selama 24 jam.

Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola TNWK, Manggala Agni, masyarakat, dan unsur konservasi diharapkan mampu membangun sistem penanganan karhutla yang terpadu, mulai dari pencegahan, deteksi dini, patroli, pemadaman, hingga penegakan hukum.

Menjaga Way Kambas bukan sekadar melindungi kawasan hutan, tetapi juga mempertahankan habitat satwa, menjaga kualitas lingkungan, dan memastikan warisan alam tersebut tetap lestari bagi generasi mendatang.*

Gubernur Mirza Tinjau Kebakaran Braja Harjosari, Api Dicegah Masuk TN Way Kambas

LAMPUNG TIMUR — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa…

Babinsa Patroli Malam, Jaga Keamanan Bandar Lampung Tetap Kondusif

BANDAR LAMPUNG — Babinsa jajaran Koramil Kodim 0410/Kota Bandar Lampung melaksanakan patroli malam di sejumlah titik…

Wakapolres Pringsewu Sidak Ponsel Anggota, Cegah Narkoba dan Judi Online

PRINGSEWU — Wakapolres Pringsewu Kompol Smsuri melakukan pemeriksaan mendadak terhadap telepon seluler personel usai apel pagi,…

Rembuk Pemuda Lampung: KNPI Tegaskan Anak Muda Harus Jadi Penggerak Indonesia Emas 2045

BANDAR LAMPUNG — Generasi muda Lampung didorong tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai penggerak…

60 Mahasiswa Lampung Barat Dapat Beasiswa Kuliah di UT

LAMPUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…

Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Hadir Berbagi, Ringankan Beban Warga Sinar Laut

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten menunjukkan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Kampung Sinar Laut, Kota Karang, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin dan para pengurus Persit hadir langsung menyerahkan bantuan sembako kepada warga.

Kegiatan tersebut menjadi wujud perhatian Persit terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Persit dan masyarakat.

Ny. Bebi Sumarlin bersama para pengurus Persit juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan kedekatan dan hubungan kekeluargaan yang terus dibangun.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa kepedulian sekecil apa pun memiliki arti bagi sesama. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” ujar Ny. Bebi Sumarlin.

Bakti sosial tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Bagi Persit, berbagi bukan semata tentang besarnya bantuan, melainkan ketulusan untuk hadir, menyapa, dan memberikan perhatian kepada sesama. Dari Kampung Sinar Laut, semangat tersebut kembali diwujudkan melalui kepedulian yang diharapkan mampu menghadirkan manfaat dan senyum bagi masyarakat.*

Satukan Langkah di Saburai, Kokohkan Sinergitas untuk Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Korem 043/Garuda Hitam bersama sekitar 1.500 peserta dari berbagai unsur mengikuti Gerak Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., turut hadir dan memimpin barisan prajurit serta keluarga besar Korem 043/Gatam. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Kasdam XXI Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Kabinda Lampung Suryono, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Yudi Hermawan, serta para pimpinan bank BUMN dan swasta se-Lampung.

Gerak jalan menempuh rute yang mengelilingi pusat Kota Bandar Lampung. Kegiatan berlangsung semarak dengan melibatkan personel TNI, Polri, ASN, BUMN, pihak swasta, dan masyarakat umum. Para peserta berjalan bersama sambil menggelorakan yel-yel kebangsaan.

Dalam amanatnya, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta membangun semangat persatuan antara keluarga besar TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Sejalan dengan hal tersebut, Danrem 043/Gatam menegaskan komitmen jajarannya untuk memperkuat soliditas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran Korem 043/Gatam adalah wujud nyata soliditas kami terhadap Kodam. Ini momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Korem 043/Gatam siap mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat Lampung,” tegas Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Gubernur Lampung turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat untuk berkontribusi dalam membangun Lampung yang aman, sehat, dan sejahtera.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah serta mendapat respons positif dari peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Korem 043/Gatam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas bersama Kodam XXI/Radin Inten, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah serta mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.*