Iduladha 1447 H, SMSI Bandar Lampung Salurkan 1 Sapi dan 2 Kambing untuk Anggota dan Warga

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung akan menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut terdiri dari 1 ekor sapi atas nama SMSI Kota Bandar Lampung serta 2 ekor kambing bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ketua SMSI Kota Bandar Lampung, Jefri Arifin, mengatakan kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya anggota SMSI dan masyarakat sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, tahun ini SMSI Kota Bandar Lampung kembali dapat melaksanakan ibadah kurban. Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bentuk kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Jefri, Selasa (26/5/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan berupa bantuan dua ekor kambing untuk pelaksanaan kurban tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada SMSI. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Jefri, pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan di Musala Ahmad Santara, Jati Agung, selepas Salat Id, Rabu (27/5/2026). Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban akan dibagikan kepada anggota SMSI Kota Bandar Lampung serta warga di sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima. Semangat Iduladha mengajarkan kita untuk saling berbagi dan mempererat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Pelaksanaan kurban tersebut juga menjadi bagian dari komitmen SMSI Kota Bandar Lampung untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (*)

Ciptakan Kebersamaan di Kota Metro, Korem 043/Gatam Gelar Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat

JurnalKota.net – Kota Metro – Dalam rangka menciptakan kebersamaan di hari yang suci, seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Korem 043/Gatam melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Lapangan Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Rabu (27/5/2026).

Bertindak selaku khotib pada kegiatan tersebut, Kyai Rois Jamaludin, S.Pd.I., Pengasuh Ponpes Nasrul Ulum Trimurjo. Kegiatan ini turut dihadiri Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewantoro, S.E., M.Tr.(Han), Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Czi Kurniawan Hertanto, S.E., M.Han., para Kasi Korem 043/Gatam, Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., serta Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/RI beserta pengurus.

Usai melaksanakan Sholat Idul Adha berjamaah di Lapangan Makorem 043/Gatam, mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Kasrem 043/Gatam menyerahkan hewan qurban kepada panitia penyembelihan hewan qurban Masjid Al-Ittihad Makorem 043/Gatam. Pada kesempatan tersebut, Kasrem juga mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk senantiasa memanjatkan puji syukur atas segala berkat dan limpahan rahmat dari Allah SWT.

“Hari Raya Idul Adha merupakan syariat yang telah ada sebelum Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum mengenang keteladanan Nabi Ibrahim A.S. yang mendapat cobaan sangat berat. Pengorbanan tulus Nabi Ibrahim A.S. menjadi simbol keikhlasan manusia dalam mengorbankan apa pun demi memperoleh ridha Allah SWT. Mari jadikan momentum ini untuk selalu bersyukur dan rela berqurban demi negara yang kita cintai,” tuturnya.

Kasrem juga mengajak seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Korem 043/Gatam untuk menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Hewan qurban yang nantinya disembelih dan dibagikan merupakan wujud nyata kepedulian Korem 043/Gatam kepada masyarakat dan sesama umat Muslim agar dapat bersama-sama merasakan kebahagiaan dalam merayakan Idul Adha. Semangat berbagi merupakan inti dari ukhuwah Islamiyah.

“Marilah kita berdoa semoga Allah SWT menerima amal ibadah qurban kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan kita hamba yang ikhlas dan taat. Semoga Idul Adha tahun ini membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara yang sama-sama kita cintai. Amin ya Rabbal ‘alamin,” pungkas Kasrem.*

Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto S.E.,M.Tr (Han), bersama Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) di Ruang sidang DPRD Provinsi Lampung Jl W. Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Senin (25/5/2026)

Rapurna yang di gelar oleh DPRD Provinsi Lampung dalam rangka pembicaraan tingkat II – Penyampaian laporan panitia khusus – Persetujuan penetapan – Konsep keputusan DPRD Provinsi Lampung, tentang rekomendasi dan sambutan Gubernur Lampung terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan Rapurna diawali dengan
Laporan Panita khusus DPRD Provinsi Lampung menilai bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun anggaran 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mampu menjaga keberlangsungan pelaksanaan pembangunan dari sisi pembangunan makro provinsi Lampung yang menunjukkan beberapa indikator yang bergerak ke arah positif pertumbuhan ekonomi daerah mampu tumbuh sebesar 5,28%.

Sementara itu Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam LKPJ nya menyampaikan penghargaan kepada DPRD Provinsi Lampung, khususnya panitia khusus yang telah mencurahkan perhatian waktu pemikiran serta energi dalam melakukan pendalaman terhadap substansi dan LKPJ secara sungguh-sungguh. Berbagai catatan pandangan dan rekomendasi yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap kebijakan setiap program pembangunan harus memiliki arah yang semakin tepat yang semakin bermanfaat dan semakin nyata bagi masyarakat

” Kami memandang proses pembahasan yang telah berjalan sebagai bentuk kemitraan kelembagaan yang sehat antara eksekutif dan legislatif dalam dinamika pemerintahan daerah, tentunya perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar namun tujuan kita tetap sama, yaitu kita ingin menghadirkan pembangunan yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih berkualitas,”terang Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Lampung juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun anggaran 2025 pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga dan menyambungkan pembangunan di berbagai macam sektor fokus pembangunan diarahkan kepada pembuatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan konektivitas wilayah, pembuatan ekonomi masyarakat serta juga upaya menjaga stabilitas sosial dan pelayanan publik agar tetap berjalan secara optimal.

“Berbagai langkah telah dilakukan untuk menjaga akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat pembangunan yang kurang struktur, yang mendukung mobilitas dan distribusi serta juga mendorong pertumbuhannya sektor-sektor ekonomi produktif pada saat yang pertama perhatian terhadap pengembangan UMKM terhadap pertahanan dan keamanan dan pengembangan penguatan investasi serta sektor unggulan daerah juga terus menerus menjadi bagian dari agenda pembangunan,”tegasnya

Diakhir penyampaiannya Gubernur memahami bahwa masih banyak terdapat berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terjawab. Oleh sebab itu setiap rekomendasi DPRD dan akan dijadikan referensi penting dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan baik kepada aspek kebijakan, bahkan kelola program maupun juga meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan bagi pemerintah provinsi Lampung.

” Rekomendasi DPRD bukan hanya dari kebutuhan hanya bagian dari mekanisme formal pemberitahuan, melainkan bentuk kontribusi strategis yang mempercayai perspektif perspektif dalam pengambilan kebijakan, karena itu kami menaruh perhatian yang sungguh-sungguh terhadap setiap masukan yang diberikan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah,”pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Sekda Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung, Kasiren Lanud PM Bunyamin Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Pejabat Utama Pemprov Lampung dan Para Rektor Universitas Negeri dan swasta Provinsi Lampung.*

Proyek Puluhan Miliar Mangkrak dan Terbengkalai di Lampung Timur, LSM PRO RAKYAT Resmi Laporkan ke Kejaksaan Agung RI

JurnalKota.net – Lampung Timur, Sejumlah proyek pembangunan bernilai puluhan miliar rupiah di Kabupaten Lampung Timur yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 dan Tahun 2018 menjadi sorotan tajam publik. Proyek-proyek mangkrak tersebut di antaranya pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Gedung Kaca, serta pembangunan Jembatan Way Bungur yang hingga kini dinilai mangkrak, terbengkalai, dan tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kondisi tersebut memicu reaksi keras dari LSM PRO RAKYAT yang secara resmi telah melaporkan dugaan penyimpangan dan terbengkalai nya proyek-proyek tersebut ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Ketua Umum LSM PRO RAKYAT, Aqrobin AM, dan Sekretaris Umum LSM PRO RAkYAT Johan Alamsyah, S. E menegaskan kepada awak media, Minggu (24/5/2016) bahwa proyek-proyek yang dibiayai menggunakan uang rakyat tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban hukum.

“ Ini bukan sekadar proyek gagal. Ini menyangkut penggunaan uang rakyat dalam jumlah besar yang diduga tidak sesuai dengan asas manfaat, asas efisiensi, dan asas akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Kami menduga terdapat pelanggaran serius dalam pelaksanaan proyek-proyek di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur,” tegas Aqrobin AM.

Menurutnya, pembangunan Gedung MPP dan Gedung Kaca yang sejak lama terbengkalai telah menjadi simbol buruknya tata kelola proyek pada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur. Sementara Jembatan Way Bungur yang semestinya menjadi infrastruktur vital masyarakat juga dipertanyakan kualitas perencanaan dan pelaksanaannya sehingga terbengkalai dan mangkrak.

LSM PRO RAKYAT menilai proyek-proyek tersebut berpotensi melanggar berbagai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan, di antaranya :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. ⁠Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. ⁠Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. ⁠Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi;
5. ⁠Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya;
6. ⁠Serta ketentuan terkait dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, Sekretaris Umum LSM PRO RAKYAT, Johan Alamsyah, S.E., mengatakan pihaknya meminta Kejaksaan Agung RI turun langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek-proyek yang terbengkalai tersebut.

“ Kami telah melaporkan secara resmi ke Kejaksaan Agung RI, karena dugaan kami, ada indikasi kuat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut. Aparat penegak hukum harus mengusut mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan proyek sehingga menjadi terbengkalai,” ujar Johan Alamsyah, S.E.

Ia menambahkan bahwa proyek terbengkalai dan mangkrak bukan hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dan infrastruktur yang layak.

“ Rakyat Lampung Timur berhak mengetahui ke mana uang APBD Lampung Timur digunakan. Jangan sampai proyek hanya menjadi monumen kegagalan dan beban daerah. Proyek tetap dilakukan pencairan, tapi terbengkalai dan mangkrak bertahun-tahun. Jaksa kalau benar pasti ditemukan unsur pidananya, pihak-pihak yang bertanggung jawab wajib diproses sesuai hukum yang berlaku, Kejaksaan harus tetap komitmen melawan para koruptor “ tambahnya.

LSM PRO RAKYAT juga mendesak Kejaksaan Agung RI untuk melakukan audit investigatif dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek-proyek tersebut. Apalagi pasca putusan MK RI Kejaksaan Agung RI telah mengeluarkan surat, bahwa tidak harus BPK RI yang menghitung Kerugian Keuangan Negara.

“ Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum kejaksaan untuk mau atau tidak mengungkap dugaan penyimpangan proyek di Kabupaten Lampung Timur yang telah lama menjadi perhatian publik. Atau justru menjadi lemah tidak berdaya. “ tutup Aqrobin. *

PKC PMII Lampung dan Cabang Se-Lampung Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pematang Pasir: Implementasi Tri Hablum dalam Aksi Nyata Lingkungan

JurnalKota.net – Lampung Selatan, Minggu 17 Mei 2026 – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Lampung bersama seluruh Pengurus Cabang PMII se-Lampung menggelar aksi lingkungan bertajuk _“Shodaqoh Oksigen: Tanam Mangrove untuk Kehidupan”_ di pesisir Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 200 kader PMII dari 8 cabang se-Lampung dan dipimpin langsung oleh Ketua PKC PMII Lampung, *M. Yusuf Kurniawan*. Aksi ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan ekologi dalam kerja-kerja kerakyatan.

1. Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan
Desa Pematang Pasir dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu wilayah pesisir Lampung Selatan yang mengalami abrasi dan degradasi ekosistem mangrove dalam 5 tahun terakhir. Hilangnya tutupan mangrove berdampak langsung pada meningkatnya intrusi air laut, berkurangnya hasil tangkapan nelayan, dan kerentanan permukiman warga terhadap gelombang pasang.

Menjawab persoalan tersebut, PKC PMII Lampung menginisiasi penanaman 5.000 bibit mangrove sebagai bentuk _shodaqoh oksigen_ bagi masyarakat dan lingkungan. Pemilihan mangrove didasarkan pada fungsi ekologisnya yang ganda: menyerap karbon, menahan abrasi, dan menjadi habitat biota laut yang menopang ekonomi pesisir.

2. Kolaborasi Lintas Elemen
Keberhasilan kegiatan tidak lepas dari kolaborasi yang dibangun sejak tahap perencanaan. Hadir dalam kegiatan:
– *Alumni PMII Lampung* yang memberikan dukungan turun langsung menanam
– *Pemerintah Desa Pematang Pasir*, dipimpin oleh Kepala Desa dan perangkat desa, yang memfasilitasi lokasi dan mobilisasi warga
– *Masyarakat Desa Pematang Pasir*, terutama kelompok nelayan dan ibu-ibu pesisir
– *Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung* yang menyediakan bibit mangrove dan memberikan pendampingan teknis penanaman

Ketua Pelaksana Kegiatan, *M. Munif Jazuli*, menekankan pentingnya kerja kolektif ini.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada seremoni. Sejak awal kami libatkan desa dan dinas agar ada tanggung jawab bersama dalam perawatan pasca tanam. Ini kerja kader, alumni, pemerintah, dan warga. Tanpa itu, 5.000 bibit ini tidak akan bertahan,” ujarnya di sela kegiatan.
3. Kerangka Nilai: Habluminannas, Habluminalalam, Habluminallah
Kegiatan ini diusung dengan tema *“Habluminannas, Habluminalalam, Habluminallah”* sebagai kerangka ideologis aksi kader PMII Lampung:

*Habluminannas – Hubungan dengan Sesama Manusia*
Gotong royong lintas elemen menunjukkan bahwa gerakan lingkungan tidak bisa dijalankan sendiri. PMII hadir sebagai jembatan yang menyatukan kader, alumni, pemerintah, dan masyarakat dalam satu tujuan: menjaga ruang hidup bersama.

*Habluminalalam – Hubungan dengan Alam*
Penanaman mangrove adalah bentuk konkret tanggung jawab khalifah fil ardh. Kader PMII menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.

*Habluminallah – Hubungan dengan Allah SWT*
Merawat ciptaan-Nya adalah ibadah sosial. Shodaqoh oksigen yang dilakukan diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama mangrove tumbuh dan memberi manfaat.

4. Dampak dan Rencana Keberlanjutan
Sebanyak *5.000 bibit mangrove jenis Rhizophora dan Avicennia* ditanam di area seluas ±2 hektar di pesisir Desa Pematang Pasir. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, satu pohon mangrove dewasa mampu menyerap 10-12 kg CO₂ per tahun. Dengan demikian, potensi penyerapan karbon dari kegiatan ini mencapai ±55-60 ton CO₂ per tahun setelah 5-7 tahun pertumbuhan.

Untuk memastikan keberlanjutan, PKC PMII Lampung telah menyepakati 3 langkah tindak lanjut bersama Pemerintah Desa Pematang Pasir dan DLH Provinsi Lampung:
1. *Monitoring bulanan* terhadap pertumbuhan bibit selama 12 bulan pertama
2. *Pembentukan Kelompok Kader Peduli Lingkungan* di tingkat desa yang diisi kader PMII cabang Lampung Selatan dan warga setempat
3. *Edukasi lingkungan* bagi siswa-siswi SD dan SMP di Desa Pematang Pasir agar kesadaran ekologi tumbuh sejak dini

Ketua PKC PMII Lampung, *M. Yusuf Kurniawan*, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kritik konstruktif terhadap krisis iklim yang tidak cukup dijawab dengan wacana.
“Kader PMII harus hadir di ruang-ruang persoalan rakyat. Krisis iklim adalah persoalan nyata di pesisir Lampung Selatan. Maka kami jawab dengan aksi nyata di lapangan. Ini amanah organisasi dan amanah agama,” tegasnya.

5. Penutup
Kegiatan _Shodaqoh Oksigen_ ini diharapkan menjadi model kolaborasi pentahelix antara mahasiswa, alumni, pemerintah, masyarakat, dan akademisi dalam menjawab tantangan lingkungan di wilayah pesisir. PKC PMII Lampung berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di wilayah pesisir Lampung lainnya pada tahun 2026.*

Soroti Kemacetan di Jalan Kamboja, Tokoh Masyarakat Desak BRI Segera Tepati Janji Usai RDP dengan DPRD

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG, (FN) – Benson Wertha, tokoh masyarakat Kecamatan Bandar Lampung, menyoroti lambannya respons pihak Bank Rakyat Indonesia dalam menangani persoalan kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Kamboja, tepat di sekitar kantor wilayah bank tersebut.

Menurut Benson, persoalan kemacetan di kawasan itu bukan hal baru. Bahkan, beberapa waktu lalu telah digelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, guna mencari solusi atas kondisi lalu lintas yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

Dalam forum tersebut, kata Benson, pihak BRI menyampaikan komitmen untuk segera mencari jalan keluar, salah satunya dengan menyiapkan lahan parkir tambahan agar kendaraan nasabah tidak memadati badan jalan dan memicu kemacetan.

“Janji itu sudah disampaikan dalam RDP. Namun sampai hari ini masyarakat belum melihat langkah nyata. Mana janji dan tindakan mereka? Kok lamban sekali,” ujar Benson, yang juga berprofesi sebagai pengacara dan berdomisili di sekitar Jalan Kamboja, saat dimintai keterangan, Rabu (13/5/2026).

Benson menilai, sebagai salah satu bank milik negara terbesar dan tertua di Indonesia, BRI semestinya mampu menyelesaikan persoalan teknis seperti penyediaan lahan parkir.

Ia menegaskan, keberadaan kantor besar di pusat kota tidak seharusnya justru menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

“Ini kantor wilayah, institusi besar, bank tertua. Masa persoalan seperti ini tidak bisa dipecahkan? Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena kemacetan yang terjadi hampir setiap hari,” tegasnya.

Warga sekitar, lanjut Benson, berharap pihak BRI segera menepati komitmen yang telah disampaikan di hadapan DPRD dan pemerintah kota.

Mereka juga meminta para wakil rakyat tidak berhenti pada forum rapat semata, tetapi terus melakukan pengawasan terhadap realisasi kesepakatan yang telah dibuat.

Masyarakat khawatir, apabila persoalan tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan serius, bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan insiden di jalan raya.

“Kami berharap DPRD terus memantau dan mendesak BRI agar segera merealisasikan solusi yang dijanjikan. Jangan sampai muncul hal-hal yang tidak diinginkan akibat kemacetan yang terus berulang,” ujar Marli salah seorang warga setempat.

Kemacetan di Jalan Kamboja selama ini disebut dipicu oleh kendaraan nasabah dan aktivitas operasional di sekitar kantor wilayah BRI yang menggunakan badan jalan sebagai area parkir sementara, terutama pada jam kerja dan jam sibuk.

Kondisi itu kerap dikeluhkan pengguna jalan karena mempersempit akses lalu lintas di salah satu ruas strategis di pusat Kota Bandar Lampung. (*)

Riza Mirhadi: Perempuan Golkar Lampung Harus Persiapkan Diri Hadapi Pemilu Nasional dan Daerah

JurnalKota.net – Bandarlampung – DPD Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Lampung menggelar Seminar Politik Perempuan Partai Golkar, di aula Golkar Lampung, Rabu (13/5/2026).

Seminar Politik Perempuan Golkar mengangkat tema “30 % Wajib, 100% Kerja” Perempuan Golkar Solid, Bergerak Menang, dibuka oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Lampung H. Riza Mirhadi, SH, mewakili Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A Rozak.

Riza Mirhadi memberi wawasan dan semangat kepada perempuan Partai Golkar. Riza mengatakan, kewajiban perempuan Golkar sekarang mempersiapkan diri. Disampaikan Riza, bahwa Partai Golkar Lampung di bawah kepemimpinan H. Hanan A Rozak, telah melakukan konsolidasi di 13 daerah di Lampung. Ketua Golkar juga terus memonitor pengurus Golkar Lampung termasuk kader perempuan yang potensial.

“Karena itu, luruskan niat. Tunjukkan kerja nyata sehingga nanti bisa menjadi kader yang potensial. Kalaupun nanti tidak nyaleg, hendaknya membantu untuk memenangkan Partai Golkar. Karena itu, jalau ingin menjadi caleg hendaknya persiapkan diri mulai dari sekarang,” harap Riza.

Disampaikan Riza, perlu diketahui bahwa Pemilu nanti terpisah. Pemilu Nasional Pemilihan Presiden, DPR, DPD dilakukan pada tahun 2029. Kemudian dilanjutkan dengan Pemilu Legislatif DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pilkada.

Lebih lanjut Riza menyampaikan, meski pemilu tidak serentak, namun perempuan Golkar mulai mempersiapkan diri dari sekarang. “Jangan banyak menuntut saat nyaleg, tapi tidak siap untuk berkontribusi,” tambah Riza.

Menyinggung soal 100 persen kerja, Riza yakin perempuan Golkar bisa, apalagi soal pemenuhan kuota perempuan 30 persen. Partai Golkar paling siap. Karena itu, yang perlu disiapkan sekarang kualitas perempuan Golkar agar siap menghadapi Pemilu mendatang.

Disampaikan Riza, bahwa perempuan Golkar pada Pemilu 2024 untuk DPRD Provinsi cuma dua. Kedepan perempuan yang mempunyai potensi untuk mengisi kursi di legislatif.

Sementara itu, Ketua KPPG Provinsi Lampung Hj. Ririn Kuswantari, S.Sos, MH, KPPG mengucapkan terimakasih kepada Golkar Lampung yang telah memberi kesempatan perempuan Golkar untuk mengadakan kegiatan politik.

Ririn mengajak perempuan Golkar solid. Karena menurut Ririn yang juga Ketua Golkar Pringsewu ini, menilai soliditas perempuan Golkar dalam mewujudkan kemenangan Partai Golkar mutlak. Karena itu, perlunya wawasan bagi perempuan Partai Golkar untuk menyongsong kemenangan.

Sedangkan Ketua Panitia Seminar Amelia Rizka F, melaporkan, seminar Politik Perempuan Partai Golkar diikuti oleh semua organisasi sayap, hasta karya yang mendirikan dan yang dirikan Partai Golkar. Seminar ini bertujuan untuk mencerdaskan perempuan Golkar dan mempersiapkan Pemilu Legislatif.

Seminar Politik Perempuan Partai Golkar menghadirkan pembicara politisi senior Partai Golkar Lampung H. Tony Eka Candra, Ketua KPPG Hj. Ririn Kuswantari dan anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Marsha Dhita Pytaloka, S.IP. (*)

DPD Partai Golkar Bandar Lampung Bentuk Panitia Qurban Idul Adha 1447 H

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Partai Golkar Kota Bandar Lampung menggelar rapat pengurus dalam rangka persiapan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, H. Riza Mirhadi, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus partai.

Dalam sambutannya, Riza Mirhadi menyampaikan bahwa kegiatan qurban merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan Partai Golkar setiap perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Kegiatan qurban ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh Partai Golkar dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Riza.

Dalam rapat tersebut juga dibentuk kepanitiaan pelaksanaan qurban Idul Adha 1447 H. Pengurus menunjuk Hj. Tini Marlina sebagai Ketua Panitia, Yulianti sebagai Sekretaris, dan Sumarni sebagai Bendahara.

Pembentukan panitia tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dan penyaluran daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana rapat berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Seluruh pengurus yang hadir menyatakan dukungannya agar kegiatan qurban tahun ini dapat terlaksana secara maksimal dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bersama Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari Meriahkan Half Marathon Lampung 2026 yang Digelar Hipmi Lampung, Dorong Gaya Hidup Sehat melalui Event Olahraga

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari, serta Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza memeriahkan Half Marathon Lampung 2026 yang digelar Hipmi Lampung di Kompleks PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026).

Antusiasme ratusan pelari dari Provinsi Lampung dan berbagai daerah memadati kawasan Kompleks PKOR Way Halim sejak pagi hari. Kegiatan inj menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Hipmi ke-54.

Flag off peserta dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza. Para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandar Lampung, di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Teuku Umar, hingga Jalan ZA Pagar Alam sebelum kembali ke PKOR Way Halim.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi pelaksanaan HIPMI Half Marathon Lampung 2026 yang dinilai tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur mengatakan kegiatan olahraga seperti ini menunjukkan bahwa generasi muda, termasuk para pengusaha muda, semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu visi Provinsi Lampung menuju Indonesia Emas, yaitu masyarakat yang sehat, kuat, dan segar bugar,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPP Hipmi karena Provinsi Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) BPP Hipmi yang akan digelar pada 10 Juni 2026 mendatang.

Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat Lampung untuk memberikan kesan positif kepada para tamu dan pengusaha muda dari seluruh Indonesia yang akan hadir di Lampung.

“Kita yakin kalau Hipmi yang buat, tentunya akan ada ekonomi yang tumbuh, baik ekonomi kreatif, UMKM, maupun entertainment,” katanya.

Gubernur juga mengajak BPD Hipmi Lampung untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Lampung ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari mengapresiasi pelaksanaan Hipmi Half Marathon Lampung 2026 yang menurutnya menjadi salah satu event HIPMI Running terbaik yang pernah dilaksanakan di Indonesia.

“Kami senang sekali. Beberapa rangkaian Hipmi Running sudah kami laksanakan di beberapa daerah, tapi hari ini Hipmi Running Club Lampung menghadirkan event yang terbaik menurut saya di seluruh Indonesia,” ujar Akbar.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa event olahraga mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di daerah.

Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus didorong dan dilaksanakan secara rutin dalam skala nasional guna mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Melalui kegiatan Hipmi Half Marathon Lampung 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap olahraga dapat menjadi bagian dari penguatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Lampung.*

LaSEF 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lampung Melalui Pemberdayaan UMKM, Literasi, dan Penguatan Industri Halal

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG (10 Mei 2026) – Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 telah diselenggarakan pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall, Bandar Lampung. Hingga tanggal 10 Mei 2026, LaSEF 2026 berhasil menarik pengunjung mencapai 7 ribu orang, mendorong penjualan hingga ratusan juta rupiah, dan menjembatani kebutuhan modal para pelaku usaha dengan mitra perbankan syariah melalui komitmen business matching bernilai Rp 230 Miliar untuk tahun 2026 berkolaborasi dengan OJK Provinsi lampung.

Selama tiga hari penyelenggaraan, LaSEF 2026 menghadirkan berbagai program strategis yang menyentuh langsung masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, penguatan halal lifestyle, literasi ekonomisyariah, talkshow edukatif,serta berbagai kompetisi kreatif ekonomisyariah. Kegiatan tersebut

di antaranya diwujudkan melalui kolaborasi dengan lebih dari 40 pelaku usaha dengan beragam produk kuliner, olahan pangan dan minuman, kopi khas Lampung, hingga produk wastra daerah.

Berbagai lomba juga telah diselenggarakan dalam rangkaian LaSEF 2026, seperti Lampung Brewpreneur Challenge 2026, Harmony in Syariah: Nasyid Competition, hingga Kompetisi Dakwah Ekonomi Syariah yang telah menjadi ruang ekspresi bagi barista, nasyid, serta da’i muda berbakat. Selain itu,

LaSEF 2026 juga menghadirkan booth Ketahanan Pangan dalam rangka pembagian bibit cabai gratis sebagai aksi nyata mendukung kemandirian pangan melalui pilar Penguatan Halal Value Chain.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi bersama Pemerintah Daerah, perbankan, lembaga keuangan syariah, akademisi, pondok pesantren, dan pelaku usaha, ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi penggerak utama penguatan sektor riil dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan LaSEF 2026 yang dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan Bank Indonesia terhadap pembangunan daerah.

Berbagai program yang dihadirkan dinilai sejalan dengan target prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD Provinsi Lampung, khususnya dalam penguatan industri halal, pengembangan UMKM, serta kemandirian pesantren.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengapresiasi inisiasi Wakaf Sumur Produktif sebagai solusi konkret dalam mendukung produktivitas pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan El Nino. “Satu sumur, membawa seribu keberkahan,” ujar Gubernur Lampung.

Kegiatan LaSEF 2026 merupakan salah satu bentuk komitmen BI dalam mendukung pengembangan eksyar yang inklusif, berkelanjutan, serta mendorong stabilitas dan kemandirian ekonomi di tingkatprovinsi.

Mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi untuk Ekonomi Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sebagai pilar pendukung pertumbuhan daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia sepakat bahwa pengembangan ekonomi syariah membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Momentum LaSEF 2026 diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat transformasi ekonomi daerah yang berlandaskan nilai keberlanjutan, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat. LaSEF 2026 bukan menjadi akhir dari rangkaian pengembangan ekonomi syariah di Lampung, melainkan awal penguatan ekosistem ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan baru di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Rangkaian LaSEF 2026 tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda Provinsi Lampung, namun juga menjadi bagian dari Road to FESyar Sumatra 2026. Para pemenang kompetisi akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatra 2026.

Melalui penguatan literasi ekonomi syariah, pengembangan talenta kreatif, dan partisipasi generasi muda, Bank Indonesia optimistis Provinsi Lampung mampu meningkatkan daya saing ekonomi syariah di tingkat regional maupun nasional.*

Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Organisasi Pendekar Banten Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam ajang seleksi tim sirkuit persiapan PON yang digelar di Gedung Olahraga Padepokan Perguruan ASAD, Bandar Lampung, pada Kamis (3/5/2026).

Kegiatan seleksi ini diikuti oleh sebanyak 36 atlet dari berbagai perguruan dan daerah di Bandar Lampung yang siap bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik dalam pembentukan tim.

Dalam kejuaraan tersebut, Pendekar Banten menurunkan atlet putri kelas D, Irma Ela Safitri, sebagai salah satu perwakilan terbaik untuk bersaing dengan atlet-atlet lainnya.

Keikutsertaan Irma Ela Safitri menjadi bentuk komitmen Pendekar Banten Bandar Lampung dalam mendukung pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan generasi pesilat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Selain itu, semangat kebersamaan keluarga besar Pendekar Banten turut terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Hadir langsung Ketua Pendekar Banten, Wakil Ketua, Sekretaris, serta para sesepuh seperti Abah Tion dan Kang Mono yang memberikan dukungan penuh kepada atlet yang bertanding.

Kehadiran para pengurus dan sesepuh ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kekompakan organisasi dalam mendorong semangat juang atlet di arena pertandingan.
Ajang seleksi ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan para atlet serta menjaring talenta terbaik yang akan memperkuat tim pada kompetisi yang lebih tinggi ke depan.*

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.

Mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.

“Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori ‘Partisipasi Semesta’ ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah,” ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).

Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.

“Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa,” tambahnya.

Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.

“Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat “Sekolahnya Juara, Juara Sekolah”.*

Menenun Identitas, Memadukan Tradisi: Inovasi Batik Tapis dalam Sentuhan Modern

JurnalKota.net – LAMPUNG, — Di tengah derasnya arus modernisasi, kain tapis Lampung tetap berdiri kokoh sebagai simbol identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar busana adat, tapis adalah cerminan nilai spiritual, status sosial, dan manifestasi hubungan harmonis antara masyarakat Lampung dengan alam semesta.

​Kini, melalui tangan dingin para perajin di Asri Tapis Lampung, kain tenun tradisional ini bertransformasi. Tradisi tidak lagi hanya disimpan di dalam peti pusaka, melainkan dikembangkan menjadi produk kreatif yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan ruh aslinya.

​Seni Sulam yang Sarat Makna

​Keunikan produk Asri Tapis terletak pada komitmennya mempertahankan teknik manual. Proses pembuatan dimulai dengan membentangkan kain pada alat tradisional yang disebut tekang. Di atas bentangan kain itulah, para perajin menyulam benang emas menggunakan teknik cucuk atau tusuk khas Lampung.

​Proses ini bukanlah pekerjaan singkat. Dibutuhkan ketelitian tinggi, kesabaran ekstra, dan waktu pengerjaan yang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

​”Semakin rumit motif yang dihasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual kain tersebut. Karena dikerjakan secara manual, setiap helai kain memiliki karakter unik yang eksklusif,” tulis pernyataan resmi Asri Tapis Lampung.

​Inspirasi motif pun diambil dari kearifan lokal, mulai dari flora dan fauna seperti bunga, pohon, burung, hingga gajah. Ada pula motif kapal yang secara filosofis melambangkan perjalanan hidup manusia. Semua motif tersebut membuktikan kedalaman filosofi hidup masyarakat Lampung yang sangat menghormati alam sebagai sumber kehidupan.

​Inovasi dan Keberlanjutan

​Menjawab tantangan zaman, Asri Tapis melakukan inovasi dengan memadukan batik dan sulaman tapis. Perpaduan ini menghadirkan sentuhan yang lebih modern dan fleksibel, sehingga busana tapis kini dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun semi-formal.

​Selain inovasi desain, aspek keberlanjutan juga menjadi prioritas. Proses produksi mulai mengedepankan penggunaan bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal, mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai autentik produk.

​Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

​Kehadiran Asri Tapis Lampung tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Usaha ini secara nyata memberdayakan perempuan di pedesaan, memberikan mereka akses untuk berdaya secara ekonomi melalui keahlian warisan leluhur.

​Harga satu lembar kain tapis yang berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah merupakan bentuk apresiasi terhadap waktu, ketelitian, dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Melalui pengembangan UMKM dan partisipasi dalam berbagai pameran nasional, Tapis Lampung kini mulai melirik pasar yang lebih luas.

​Di era industri fesyen yang serba cepat (fast fashion), Tapis menjadi pengingat bahwa nilai budaya dan keberlanjutan tetap memiliki tempat istimewa. Dengan komitmen menjaga kualitas, Tapis Lampung tidak sekadar bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi simbol masa depan ekonomi kreatif di gerbang Pulau Sumatera.

​Setiap helai kain yang dihasilkan bukan sekadar karya seni; ia adalah cerita tentang identitas, perjuangan, dan harapan yang terus ditenun dari generasi ke generasi.*

Alumni STP Jakarta di Lampung Bangun Soliditas, Siapkan Aksi Nyata untuk Sektor Perikanan

JurnalKota.net – Pesawaran, 25 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar Korps Alumni (KORAL) AUP–STP–Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Koordinator Wilayah Lampung di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Politeknik AUP yang berdomisili, bertugas, maupun berasal dari Provinsi Lampung, serta turut melibatkan taruna yang sedang melaksanakan praktik lapangan.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi untuk Mewujudkan Cita dan Kebersamaan”, kegiatan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah ke depan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sesi sarasehan, para alumni membahas berbagai isu penting, mulai dari pemberdayaan nelayan dan keluarga pelaku usaha perikanan, penguatan budidaya perikanan, pengelolaan perairan umum darat, pesisir pantai dan mangrove, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha dan hilirisasi produk perikanan di daerah berstandar ekspor berlandaskan HACCP dengan prinsip kelestarian alam dan berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga profesional di bidang perikanan. Para alumninya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KORAL Korwil Lampung juga menyepakati sejumlah program kerja periode 2024–2029, di antaranya penguatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring alumni, hingga penguatan usaha produktif berbasis perikanan. Acara ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar Perikanan Laut Lampung Bapak Supito,S.Pi., M.Si bahwa acara ini merupakan secercah pelita harapan baru yang dapat mendukung program Asta Cita nasional terutama pada sektor memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketua KORAL Korwil Lampung Galih A.F.A, S.St.Pi.,M.Tr.Pi menyampaikan bahwa alumni tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi akan mendorong aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran alumni benar-benar dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha perikanan. Ke depan, akan ada program yang menyentuh langsung masyarakat, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan usaha,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan latar belakang keilmuan terapan, alumni AUP-STP Jakarta yang saat ini bertransformasi menjadi Poltek AUP untuk diarahkan memberikan dedikasi dan pengabdian ilmu terapan perikanan di provinsi Lampung diharapkan dapat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kegiatan diawali senam bersama, apel pagi, sarasehan, pemantapan pengurus hingga ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.*

Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, DPP Komite OSIS Nasional Nyatakan Dukungan Penuh

JurnalKota.net – Jakarta — Kabar penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Jenderal TNI (Purn) tersebut resmi menerima amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas strategis di lingkungan Istana, menggantikan Ahmad Qodari, pada Senin, 27 April 2026.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat koordinasi pemerintahan, khususnya dalam mengawal kinerja kementerian dan lembaga negara di bawah Kabinet Merah Putih. Dengan latar belakang militer yang kuat, pengalaman kepemimpinan, serta karakter tegas yang melekat, Dudung diyakini mampu menjalankan peran tersebut secara optimal.

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda dan pelajar. Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional, Ahmad Wahyu Saputra, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Dudung Abdurachman.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Sosok Pak Dudung yang berasal dari keluarga besar binaan Ibu Edeh, sesepuh Pejuang Siliwangi, kini dipercaya menjadi figur penting yang membantu Presiden dalam membenahi kementerian dan lembaga negara,” ujar Ahmad Wahyu dalam keterangannya.

Menurutnya, rekam jejak Dudung sebagai perwira tinggi TNI dengan disiplin tinggi dan jiwa korsa yang kuat menjadi modal utama dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ia optimistis, pendekatan kepemimpinan yang tegas namun terukur akan mampu menjaga stabilitas serta meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

“Basic militer yang kuat serta ketegasan beliau menjadi harapan besar bagi kami. Insya Allah, Pak Dudung mampu mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga empat tahun ke depan dengan penuh integritas,” tambahnya.

Ahmad Wahyu juga menegaskan bahwa pihaknya bersama Komite OSIS Nasional siap memberikan dukungan moral kepada pemerintah. Ia berharap, kepemimpinan Dudung sebagai KSP dapat membawa perubahan positif, terutama dalam memperkuat sinergi antar lembaga dan mempercepat realisasi program-program strategis nasional.

Penunjukan ini sekaligus menjadi simbol kepercayaan terhadap figur-figur berpengalaman untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Publik pun menaruh harapan besar agar Dudung Abdurachman dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga amanah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Wahyu menyampaikan pesan semangat kepada Dudung. “Teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara. Kami semua akan mendukung sepenuhnya demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.*