Panen Tebu Register 44 Kembali Bergulir, KSP Dudung Pastikan Aspirasi Petani Ditindaklanjuti

JurnalKota.net – WAY KANAN — Panen tebu di Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali bergulir setelah aspirasi petani mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungannya ke Register 44, KSP Dudung didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., jajaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda Way Kanan, TNI-Polri, serta instansi terkait.

Tiba di Way Kanan menggunakan helikopter Bell-412E PR, KSP Dudung bersama Danrem 043/Gatam langsung menuju Camp Area Workshop Register 44 untuk meninjau pelaksanaan panen raya tebu sekaligus berdialog dengan para petani.

Danrem 043/Gatam menegaskan komitmen Korem 043/Garuda Hitam untuk mengawal pelaksanaan panen agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Korem 043/Gatam bersama jajaran TNI di Way Kanan siap mengamankan dan mendampingi seluruh proses panen. Kehadiran kami merupakan bentuk nyata dukungan negara agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Danrem.

Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan di lapangan. Kehadiran aparat juga memberikan rasa aman bagi para petani dalam melaksanakan aktivitas panen.

Di hadapan petani, KSP Dudung menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk berkaitan dengan aspek administrasi dan hukum.

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi. Persoalan administrasi dan aspek hukum akan kami koordinasikan bersama Kementerian Kehutanan dan instansi terkait,” tegas KSP Dudung.

Sebelumnya, perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Register 44 telah menyampaikan kendala yang menyebabkan kegiatan panen sempat terhenti kepada Kantor Staf Kepresidenan. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan instansi terkait hingga kegiatan panen dapat kembali dilaksanakan.

“Yang utama adalah masyarakat dapat merasakan manfaat dari hasil panennya. Kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas,” ujar KSP Dudung.

Bagi masyarakat Negara Batin, komoditas tebu memiliki peran strategis sebagai sumber penghidupan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Saat ini, sebanyak 57 kelompok tani telah mengantongi SK registrasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dengan total sekitar 2.200 anggota.

Kegiatan budidaya dan panen tebu tersebut juga menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja serta menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari angkutan, perdagangan, pupuk hingga sarana produksi pertanian.

Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, sebanyak 3.788 hektare telah dipanen dari total target 6.252 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 289.800 ton tebu telah dikirim ke pabrik dengan rendemen rata-rata 8,56 persen.

Sementara itu, masih terdapat 2.464 hektare yang ditargetkan selesai dipanen pada pertengahan Oktober 2026, dengan potensi produksi mencapai sekitar 179.898 ton tebu.

Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi kegiatan tebu Register 44 terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat swasembada gula nasional.

Plt. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Drs. Sulpakar, M.M., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi kemitraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, KTH Register 44 berharap kemitraan yang selama ini berjalan dapat terus dilanjutkan.

Proses administrasi, lanjutnya, diharapkan tidak memadamkan harapan petani. Koordinasi dengan Kementerian Kehutanan akan terus dilakukan untuk mencari penyelesaian terbaik dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Senada dengan hal tersebut, Danrem 043/Gatam mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah Way Kanan.

“Mari kita jaga Way Kanan tetap aman. Dengan kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya,” tegas Danrem.

Bagi para petani Register 44, kembali bergulirnya panen tebu bukan sekadar aktivitas produksi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi simbol harapan atas keberlanjutan usaha, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta penguatan perekonomian masyarakat Way Kanan.*

HUT Ke-79 Korem 043/Gatam, Danrem Silaturahmi dengan Sesepuh dan Keluarga Besar Prajurit

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Memperingati HUT ke-79 Korem 043/Garuda Hitam, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan anjangsana ke sejumlah sesepuh dan keluarga besar prajurit di Bandar Lampung, Senin (31/8/2026).

Didampingi para Pejabat Utama Korem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus, Danrem mengawali kunjungan di kediaman Brigjen TNI (Purn) Mudjiono.

Dalam suasana kekeluargaan, Danrem bersilaturahmi sekaligus menyerap pengalaman dan nasihat dari salah satu sesepuh yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Korem 043/Gatam.

Brigjen TNI Sumarlin mengatakan, anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus untuk memohon doa restu dan arahan dalam melanjutkan pengabdian.

“Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus mohon doa restu dan arahan dari para sesepuh. Sebagai yang muda, kami membutuhkan bimbingan dalam mengemban tugas di Korem 043/Gatam,” ujar Brigjen TNI Sumarlin.

Dalam pertemuan tersebut, Danrem juga menyampaikan rencana pembenahan dan rehabilitasi kantor Korem di Metro. Ia berharap dukungan dan doa para sesepuh menjadi kekuatan bagi satuan dalam meningkatkan kesiapan melaksanakan tugas dan pengabdian.

Rangkaian anjangsana dilanjutkan ke kediaman Serma (Purn) Warmin di Langkapura, Bandar Lampung. Serma (Purn) Warmin merupakan mertua almarhum Serka Zuliaman.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyerahkan tali asih kepada keluarga dan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian Korem 043/Gatam terhadap keluarga besar prajurit.

Danrem menegaskan, perhatian terhadap keluarga prajurit merupakan bagian dari komitmen satuan yang tetap dijaga meskipun masa dinas telah berakhir.

“HUT Korem bukan hanya tentang bertambahnya usia satuan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi, menghargai jasa para pendahulu, dan memberikan perhatian kepada keluarga yang telah menjadi bagian dari pengabdian prajurit,” tegas Danrem.

Brigjen TNI (Purn) Mudjiono menyambut baik kunjungan tersebut. Ia turut berbagi pengalaman selama berdinas di Korem 043/Gatam serta menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Danrem saat ini.

Anjangsana tersebut menjadi bagian dari upaya Korem 043/Gatam menjaga kesinambungan pengabdian dan hubungan kekeluargaan dengan para sesepuh serta keluarga besar prajurit.

Memasuki usia ke-79, Korem 043/Gatam terus berkomitmen melanjutkan pengabdian, menjaga hubungan kekeluargaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.*

Tanam Perdana di Tulang Bawang, Danrem 043/Gatam Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

JurnalKota.net – TULANG BAWANG — Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, mulai dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Hal itu ditandai dengan serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat dan tanam padi perdana Tahun Anggaran 2026, Jumat (28/8/2026).

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan bahwa serah terima lahan bukan merupakan akhir program, melainkan awal kerja nyata yang harus dilanjutkan melalui penanaman, perawatan hingga panen.

“Kita tidak hanya melihat tanah, tetapi sedang melihat masa depan. Dari lahan ini diharapkan tumbuh padi, penghasilan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi keluarga petani,” kata Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Menurutnya, pertanian memiliki peran strategis karena pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Petani tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga turut menopang kehidupan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

“Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara,” ujarnya.

Danrem meminta seluruh pihak memastikan lahan yang telah dicetak tidak dibiarkan kosong atau terbengkalai. Setiap kendala dalam pengelolaan lahan harus segera dikoordinasikan agar dapat ditemukan solusi secara cepat dan tepat.

Ia juga menekankan kepada jajaran Kodim agar pendampingan tidak berhenti pada tanam perdana. Personel harus hadir secara berkelanjutan di tengah petani, mendengar kendala, membantu mencari solusi, serta mengawal proses pertanian dari tanam hingga panen.

Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menilai Kabupaten Tulang Bawang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan Lampung. Potensi tersebut harus diwujudkan menjadi produksi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Potensi tidak cukup. Potensi harus menjadi produksi, dan produksi harus menjadi kesejahteraan,” tegasnya.

Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, hamparan lahan tersebut berubah menjadi sawah hijau dengan tanaman padi yang tumbuh subur dan menghasilkan panen yang membanggakan.

“Jadikan tanam perdana ini sebagai awal semangat baru. Kita tanam dengan harapan dan doa, kita rawat dengan kerja keras, dan kita panen dengan semangat,” ujarnya.

Pemprov Lampung Dorong Sinergi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan, serah terima dan tanam perdana CSR merupakan momentum penting dalam pembangunan pertanian di Lampung.

Menurutnya, kegiatan tersebut menandai dimulainya pemanfaatan lahan sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Program tersebut merupakan tindak lanjut Nota Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang dengan Korem 043/Gatam tentang Ruang Kelola Tipe 2 Paket Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah Provinsi Lampung.

Elvira mengatakan, Lampung memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

“Lahan yang telah diserahterimakan merupakan amanah sekaligus peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, lahan harus dijaga, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Ia mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian, TNI, Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, petani, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Pastikan setiap lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” pungkasnya.*

Setetes Darah, Sejuta Harapan, Korem 043/Gatam Gelar Donor Darah Sambut HUT Ke-79

JurnalKota.net – METRO – Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-79 Korem 043/Gatam Tahun 2026 di Aula Pamungkas Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan pengabdian Korem 043/Gatam kepada masyarakat. Donor darah tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79, tetapi juga merupakan aksi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan.

Sejak pagi, kegiatan diikuti personel TNI, Polri, Persit, unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga. Antusiasme peserta menunjukkan kuatnya kepedulian serta kebersamaan berbagai elemen dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Kasiintel Kasrem 043/Gatam Letkol Inf Djarot Susanto, S.H., M.Si., mengatakan donor darah merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang dapat memberikan manfaat besar bagi sesama.

“Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi orang yang membutuhkan, setetes darah itu bisa menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan kehidupan,” tegasnya.

Menurutnya, semangat berbagi perlu terus ditumbuhkan dan menjadi bagian dari karakter prajurit. Momentum HUT ke-79 Korem 043/Gatam diharapkan tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Korem, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin HUT ke-79 Korem 043/Gatam tidak hanya dirasakan keluarga besar Korem, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat. Karena TNI lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat,” lanjutnya.

Kegiatan donor darah sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, Persit, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama.

Turut hadir Dandenkes Korem 043/Gatam Letkol Ckm dr. Usman Alkaf, Sp.PD., FINASIM, Waka Polres Metro Kompol Agung Fedika, S.H., M.H., para Dan/Ka Satdisjanrem 043/Gatam, Kasat Pol PP Kota Metro Jose, Ketua Harian PSMTI Kota Metro Dedi, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Baby Sumarlin, para pengurus Persit/Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 043, serta seluruh peserta donor darah.

Setiap kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi pasien di rumah sakit. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan.

Korem 043/Gatam berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-79, kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.

Melalui semangat “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, Korem 043/Gatam berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kebersamaan, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.*

Kasrem 043/Gatam Hadiri Monitoring Tim Penyuluh Karhutla Kodam XXI/Radin Inten

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto menghadiri kegiatan Monitoring Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodam XXI/Radin Inten di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi tersebut digelar untuk memperkuat kesiapan personel serta sinergi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya pemahaman tugas, koordinasi dengan satuan kewilayahan dan pemerintah daerah, serta penerapan pendekatan humanis kepada masyarakat. Personel juga diminta menjaga disiplin dan etika serta melaporkan setiap perkembangan di lapangan secara cepat, tepat, dan berjenjang.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat agar kehadiran kita benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat,” tegas Pangdam.

Pangdam menyampaikan, pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh masyarakat hingga masyarakat. Koordinasi dan komunikasi yang intensif dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini serta mencegah kebakaran sejak awal.

Melalui sinergi dan pendekatan humanis, personel diharapkan mampu mengantisipasi potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Kehadiran Kasrem 043/Gatam dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Korem 043/Gatam untuk memperkuat koordinasi dengan Kodam XXI/Radin Inten dalam menangani berbagai persoalan kewilayahan di Provinsi Lampung.

Monitoring diikuti Tim Penyuluh Karhutla Kodam XXI/Radin Inten yang terdiri atas Brigjen TNI Tommy Arif, Brigjen TNI Hasandi Lubis, Brigjen TNI Bangkit Rahmat, Kapten Cke Bronson, dan Kapten Ckm Supriyanto.

Turut hadir Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, Irdam Brigjen TNI Enjang, Asrendam XXI/Radin Inten Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, para Asisten Kasdam, Dan/Ka Balakdam, serta para Pasi Kodim jajaran Korem 043/Gatam.

Bagi Korem 043/Gatam, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan sekaligus upaya memperkuat kesiapsiagaan satuan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di wilayah Lampung.*

Maulid Nabi dan HUT Ke-79, Korem 043/Gatam Perkuat Semangat Pengabdian Bersama Rakyat

JurnalKota.net – METRO — Keluarga besar Korem 043/Gatam menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H/2026 M yang dirangkaikan dengan doa bersama dalam rangka HUT ke-79 Korem 043/Gatam di Aula Pamungkas Makorem 043/Gatam, Metro, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, Kasrem Kolonel Kav. Roli Dewanto, para Kasi Kasrem, para Dankadisjan jajaran Korem 043/Gatam, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin, serta Pengasuh Pondok Pesantren Roudhatul Ilmi Ustaz Dedi Aulia, S.Pd. Seluruh prajurit dan PNS Korem 043/Gatam turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi momentum untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW dalam melaksanakan tugas pengabdian.

“Rasulullah memberikan teladan tentang kejujuran, disiplin, keberanian dalam memimpin, kepedulian, dan persatuan. Nilai-nilai itu harus menjadi landasan moral kita dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Brigjen Sumarlin.

Ia mengajak seluruh prajurit mengamalkan tema Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, yakni “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”

Brigjen Sumarlin juga mengingatkan jati diri TNI yang lahir dari rakyat. Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya ditentukan oleh profesionalisme prajurit, tetapi juga oleh kedekatan dan kemanunggalan dengan masyarakat.

“TNI lahir dari rakyat. Kuatnya TNI bukan hanya karena profesional, tetapi karena dekat dan menyatu dengan rakyat. Teruslah menjadi prajurit yang bermanfaat dan menjadi solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, doa bersama digelar sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 79 tahun Korem 043/Gatam. Kegiatan tersebut juga diikuti anak-anak yatim piatu sebagai bagian dari kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Korem 043/Gatam dengan masyarakat.

Peringatan HUT ke-79 Korem 043/Gatam mengusung tema “Mengabdi Sepenuh Hati, Menjaga Lampung Adil dan Makmur.” Melalui doa bersama tersebut, keluarga besar Korem 043/Gatam memohon kekuatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan setiap tugas pengabdian.

Doa juga dipanjatkan agar Provinsi Lampung senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, maju, dan sejahtera.

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh prajurit dan keluarga besar Korem 043/Gatam. Semoga semangat mengabdi sepenuh hati terus kita wujudkan melalui kerja nyata bersama rakyat,” tutur Brigjen Sumarlin.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Roudhatul Ilmi Ustaz Dedi Aulia dalam tausiyahnya mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, kepedulian, dan gotong royong, serta membiasakan sikap jujur, amanah, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama tersebut diharapkan menjadi penguat spiritual bagi keluarga besar Korem 043/Gatam sekaligus menumbuhkan semangat bagi prajurit untuk semakin profesional, berintegritas, disiplin, dan dekat dengan masyarakat.

Memasuki usia ke-79, Korem 043/Gatam berkomitmen menjaga soliditas serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai bagian dari upaya memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.*

Lawan Karhutla Way Kambas Harus Cepat, Terpadu, dan Tidak Menunggu Api Membesar

JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan mengedepankan deteksi dini. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan mengancam kawasan konservasi.

Hal itu ditegaskan Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki usai mengikuti rapat koordinasi dan peninjauan lapangan di Posko Karhutla, Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Selasa (25/8/2026).

Rapat dipimpin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, serta unsur BPBD, Manggala Agni, pengelola TNWK, dan organisasi nonpemerintah (NGO) konservasi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla di kawasan konservasi TNWK.

Kepala Balai TNWK M. Zaidi memaparkan kondisi kawasan, potensi kerawanan karhutla, serta langkah penanganannya. TNWK memiliki luas 125.631 hektare yang terbagi dalam lima zona, yakni zona inti, penyangga, pemanfaatan, rehabilitasi, dan khusus. Kawasan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem dan habitat satwa, khususnya gajah Sumatera.

Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan penanganan karhutla tidak boleh bersifat reaktif. Deteksi dini, patroli rutin, pemetaan wilayah rawan, serta kesiapan personel dan peralatan harus diperkuat.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Deteksi dini, patroli rutin, pemetaan daerah rawan, dan kesiapsiagaan personel harus menjadi prioritas. Karhutla ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Ia juga mengingatkan masyarakat di sekitar TNWK agar ikut menjaga kelestarian hutan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Jangan gadaikan kelestarian hutan demi kepentingan sesaat. Way Kambas adalah aset kita, aset anak cucu. Pencegahan harus dimulai dari rumah kita sendiri,” ujarnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan kesiapan jajarannya memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan respons cepat di lapangan.

“Korem 043/Gatam akan terus memperkuat koordinasi. Kuncinya sinergi dan respons cepat. Jangan biarkan persoalan kecil menjadi bencana besar,” tegas Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Menurut dia, kesiapsiagaan harus didukung komunikasi yang efektif, pemantauan wilayah secara berkelanjutan, serta kemampuan personel bergerak cepat ketika ditemukan indikasi titik api. Dengan demikian, potensi karhutla dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak ekologis maupun sosial yang lebih besar.

Dari sisi penegakan hukum, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan tidak ada toleransi terhadap pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja. Ia mengapresiasi kerja seluruh unsur di lapangan dan meminta setiap tindakan yang mengandung unsur kesengajaan diproses sesuai ketentuan hukum.

“Jika ditemukan unsur kesengajaan, proses hukum harus tegas. Tidak ada kompromi,” tegas Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela mendukung penguatan pencegahan melalui patroli intensif, pemetaan wilayah rawan, deteksi dini, dan respons cepat. Ia juga mengapresiasi sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Usai rapat, rombongan meninjau titik penyeberangan tanggul di Desa Braja Luhur. Di lokasi tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten mengecek kesiapan Tim Alva TNWK sekaligus melihat kondisi medan yang berpotensi menjadi titik api.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan jalur komunikasi sehingga seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi karhutla. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari sistem penanganan yang harus berjalan selama 24 jam.

Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola TNWK, Manggala Agni, masyarakat, dan unsur konservasi diharapkan mampu membangun sistem penanganan karhutla yang terpadu, mulai dari pencegahan, deteksi dini, patroli, pemadaman, hingga penegakan hukum.

Menjaga Way Kambas bukan sekadar melindungi kawasan hutan, tetapi juga mempertahankan habitat satwa, menjaga kualitas lingkungan, dan memastikan warisan alam tersebut tetap lestari bagi generasi mendatang.*

Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Hadir Berbagi, Ringankan Beban Warga Sinar Laut

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten menunjukkan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Kampung Sinar Laut, Kota Karang, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Bebi Sumarlin dan para pengurus Persit hadir langsung menyerahkan bantuan sembako kepada warga.

Kegiatan tersebut menjadi wujud perhatian Persit terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Persit dan masyarakat.

Ny. Bebi Sumarlin bersama para pengurus Persit juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan warga. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan kedekatan dan hubungan kekeluargaan yang terus dibangun.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa kepedulian sekecil apa pun memiliki arti bagi sesama. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” ujar Ny. Bebi Sumarlin.

Bakti sosial tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Bagi Persit, berbagi bukan semata tentang besarnya bantuan, melainkan ketulusan untuk hadir, menyapa, dan memberikan perhatian kepada sesama. Dari Kampung Sinar Laut, semangat tersebut kembali diwujudkan melalui kepedulian yang diharapkan mampu menghadirkan manfaat dan senyum bagi masyarakat.*

Satukan Langkah di Saburai, Kokohkan Sinergitas untuk Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Korem 043/Garuda Hitam bersama sekitar 1.500 peserta dari berbagai unsur mengikuti Gerak Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., turut hadir dan memimpin barisan prajurit serta keluarga besar Korem 043/Gatam. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Kasdam XXI Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Kabinda Lampung Suryono, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Yudi Hermawan, serta para pimpinan bank BUMN dan swasta se-Lampung.

Gerak jalan menempuh rute yang mengelilingi pusat Kota Bandar Lampung. Kegiatan berlangsung semarak dengan melibatkan personel TNI, Polri, ASN, BUMN, pihak swasta, dan masyarakat umum. Para peserta berjalan bersama sambil menggelorakan yel-yel kebangsaan.

Dalam amanatnya, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta membangun semangat persatuan antara keluarga besar TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Sejalan dengan hal tersebut, Danrem 043/Gatam menegaskan komitmen jajarannya untuk memperkuat soliditas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran Korem 043/Gatam adalah wujud nyata soliditas kami terhadap Kodam. Ini momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Korem 043/Gatam siap mengabdi sepenuh hati untuk masyarakat Lampung,” tegas Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Gubernur Lampung turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat untuk berkontribusi dalam membangun Lampung yang aman, sehat, dan sejahtera.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah serta mendapat respons positif dari peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Korem 043/Gatam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas bersama Kodam XXI/Radin Inten, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah serta mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.*

TNI-Pemda Perkuat Sinergi, Program Desaku Maju Didorong hingga Pelosok Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Korem 043/Gatam menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki pada Penandatanganan Bersama Kesepakatan Pembangunan Daerah dalam Mendukung Program Desaku Maju di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kodam XXI/Radin Inten, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung Nugroho Heru Wibowo, para kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta para Dandim jajaran Korem 043/Gatam.

Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesepakatan bersama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pembangunan desa.

Kodam XXI/Radin Inten, lanjutnya, siap memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki dengan mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, serta kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kerja sama ini diharapkan dapat diwujudkan melalui program-program nyata dan terukur sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, produktif, dan sejahtera,” ujar Pangdam.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh para kepala daerah atau yang mewakili bersama Gubernur Lampung, Pangdam XXI/RI, Sekda Provinsi Lampung, dan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Program Desaku Maju merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten/kota, Kodam XXI/Radin Inten, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

Program tersebut meliputi peningkatan produktivitas pertanian, penguatan UMKM, pendidikan vokasi, pengembangan ekonomi desa, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan konektivitas jalan desa.

Dukungan juga telah diberikan melalui penyediaan pupuk hayati, mesin bed dryer, dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan masyarakat.

Kesepakatan bersama tersebut diarahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung ketahanan pangan, serta mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan pembangunan.

Gubernur menilai keterlibatan TNI, khususnya Kodam XXI/Radin Inten, memiliki peran penting karena didukung jaringan kewilayahan serta pengalaman dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Keberhasilan Program Desaku Maju, menurutnya, tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari dampaknya terhadap masyarakat, antara lain kemudahan akses, penurunan biaya distribusi, peningkatan usaha, terbukanya lapangan kerja, dan meningkatnya kesejahteraan.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Program Desaku Maju diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membuka akses, meningkatkan produktivitas, memperkuat perekonomian desa, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung secara merata.

Kehadiran Danrem 043/Gatam dalam kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AD melalui Korem 043/Gatam untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dengan kolaborasi yang terintegrasi, Program Desaku Maju diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat hingga tingkat desa, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan Lampung yang maju, mandiri, produktif, dan sejahtera.*