Soroti Kemacetan di Jalan Kamboja, Tokoh Masyarakat Desak BRI Segera Tepati Janji Usai RDP dengan DPRD

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG, (FN) – Benson Wertha, tokoh masyarakat Kecamatan Bandar Lampung, menyoroti lambannya respons pihak Bank Rakyat Indonesia dalam menangani persoalan kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Kamboja, tepat di sekitar kantor wilayah bank tersebut.

Menurut Benson, persoalan kemacetan di kawasan itu bukan hal baru. Bahkan, beberapa waktu lalu telah digelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, guna mencari solusi atas kondisi lalu lintas yang dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

Dalam forum tersebut, kata Benson, pihak BRI menyampaikan komitmen untuk segera mencari jalan keluar, salah satunya dengan menyiapkan lahan parkir tambahan agar kendaraan nasabah tidak memadati badan jalan dan memicu kemacetan.

“Janji itu sudah disampaikan dalam RDP. Namun sampai hari ini masyarakat belum melihat langkah nyata. Mana janji dan tindakan mereka? Kok lamban sekali,” ujar Benson, yang juga berprofesi sebagai pengacara dan berdomisili di sekitar Jalan Kamboja, saat dimintai keterangan, Rabu (13/5/2026).

Benson menilai, sebagai salah satu bank milik negara terbesar dan tertua di Indonesia, BRI semestinya mampu menyelesaikan persoalan teknis seperti penyediaan lahan parkir.

Ia menegaskan, keberadaan kantor besar di pusat kota tidak seharusnya justru menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

“Ini kantor wilayah, institusi besar, bank tertua. Masa persoalan seperti ini tidak bisa dipecahkan? Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena kemacetan yang terjadi hampir setiap hari,” tegasnya.

Warga sekitar, lanjut Benson, berharap pihak BRI segera menepati komitmen yang telah disampaikan di hadapan DPRD dan pemerintah kota.

Mereka juga meminta para wakil rakyat tidak berhenti pada forum rapat semata, tetapi terus melakukan pengawasan terhadap realisasi kesepakatan yang telah dibuat.

Masyarakat khawatir, apabila persoalan tersebut terus dibiarkan tanpa penanganan serius, bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan insiden di jalan raya.

“Kami berharap DPRD terus memantau dan mendesak BRI agar segera merealisasikan solusi yang dijanjikan. Jangan sampai muncul hal-hal yang tidak diinginkan akibat kemacetan yang terus berulang,” ujar Marli salah seorang warga setempat.

Kemacetan di Jalan Kamboja selama ini disebut dipicu oleh kendaraan nasabah dan aktivitas operasional di sekitar kantor wilayah BRI yang menggunakan badan jalan sebagai area parkir sementara, terutama pada jam kerja dan jam sibuk.

Kondisi itu kerap dikeluhkan pengguna jalan karena mempersempit akses lalu lintas di salah satu ruas strategis di pusat Kota Bandar Lampung. (*)

Riza Mirhadi: Perempuan Golkar Lampung Harus Persiapkan Diri Hadapi Pemilu Nasional dan Daerah

JurnalKota.net – Bandarlampung – DPD Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Lampung menggelar Seminar Politik Perempuan Partai Golkar, di aula Golkar Lampung, Rabu (13/5/2026).

Seminar Politik Perempuan Golkar mengangkat tema “30 % Wajib, 100% Kerja” Perempuan Golkar Solid, Bergerak Menang, dibuka oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Lampung H. Riza Mirhadi, SH, mewakili Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A Rozak.

Riza Mirhadi memberi wawasan dan semangat kepada perempuan Partai Golkar. Riza mengatakan, kewajiban perempuan Golkar sekarang mempersiapkan diri. Disampaikan Riza, bahwa Partai Golkar Lampung di bawah kepemimpinan H. Hanan A Rozak, telah melakukan konsolidasi di 13 daerah di Lampung. Ketua Golkar juga terus memonitor pengurus Golkar Lampung termasuk kader perempuan yang potensial.

“Karena itu, luruskan niat. Tunjukkan kerja nyata sehingga nanti bisa menjadi kader yang potensial. Kalaupun nanti tidak nyaleg, hendaknya membantu untuk memenangkan Partai Golkar. Karena itu, jalau ingin menjadi caleg hendaknya persiapkan diri mulai dari sekarang,” harap Riza.

Disampaikan Riza, perlu diketahui bahwa Pemilu nanti terpisah. Pemilu Nasional Pemilihan Presiden, DPR, DPD dilakukan pada tahun 2029. Kemudian dilanjutkan dengan Pemilu Legislatif DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pilkada.

Lebih lanjut Riza menyampaikan, meski pemilu tidak serentak, namun perempuan Golkar mulai mempersiapkan diri dari sekarang. “Jangan banyak menuntut saat nyaleg, tapi tidak siap untuk berkontribusi,” tambah Riza.

Menyinggung soal 100 persen kerja, Riza yakin perempuan Golkar bisa, apalagi soal pemenuhan kuota perempuan 30 persen. Partai Golkar paling siap. Karena itu, yang perlu disiapkan sekarang kualitas perempuan Golkar agar siap menghadapi Pemilu mendatang.

Disampaikan Riza, bahwa perempuan Golkar pada Pemilu 2024 untuk DPRD Provinsi cuma dua. Kedepan perempuan yang mempunyai potensi untuk mengisi kursi di legislatif.

Sementara itu, Ketua KPPG Provinsi Lampung Hj. Ririn Kuswantari, S.Sos, MH, KPPG mengucapkan terimakasih kepada Golkar Lampung yang telah memberi kesempatan perempuan Golkar untuk mengadakan kegiatan politik.

Ririn mengajak perempuan Golkar solid. Karena menurut Ririn yang juga Ketua Golkar Pringsewu ini, menilai soliditas perempuan Golkar dalam mewujudkan kemenangan Partai Golkar mutlak. Karena itu, perlunya wawasan bagi perempuan Partai Golkar untuk menyongsong kemenangan.

Sedangkan Ketua Panitia Seminar Amelia Rizka F, melaporkan, seminar Politik Perempuan Partai Golkar diikuti oleh semua organisasi sayap, hasta karya yang mendirikan dan yang dirikan Partai Golkar. Seminar ini bertujuan untuk mencerdaskan perempuan Golkar dan mempersiapkan Pemilu Legislatif.

Seminar Politik Perempuan Partai Golkar menghadirkan pembicara politisi senior Partai Golkar Lampung H. Tony Eka Candra, Ketua KPPG Hj. Ririn Kuswantari dan anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Marsha Dhita Pytaloka, S.IP. (*)

DPD Partai Golkar Bandar Lampung Bentuk Panitia Qurban Idul Adha 1447 H

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Partai Golkar Kota Bandar Lampung menggelar rapat pengurus dalam rangka persiapan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, H. Riza Mirhadi, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus partai.

Dalam sambutannya, Riza Mirhadi menyampaikan bahwa kegiatan qurban merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan Partai Golkar setiap perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Kegiatan qurban ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh Partai Golkar dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Riza.

Dalam rapat tersebut juga dibentuk kepanitiaan pelaksanaan qurban Idul Adha 1447 H. Pengurus menunjuk Hj. Tini Marlina sebagai Ketua Panitia, Yulianti sebagai Sekretaris, dan Sumarni sebagai Bendahara.

Pembentukan panitia tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dan penyaluran daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana rapat berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Seluruh pengurus yang hadir menyatakan dukungannya agar kegiatan qurban tahun ini dapat terlaksana secara maksimal dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. (*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bersama Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari Meriahkan Half Marathon Lampung 2026 yang Digelar Hipmi Lampung, Dorong Gaya Hidup Sehat melalui Event Olahraga

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari, serta Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza memeriahkan Half Marathon Lampung 2026 yang digelar Hipmi Lampung di Kompleks PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026).

Antusiasme ratusan pelari dari Provinsi Lampung dan berbagai daerah memadati kawasan Kompleks PKOR Way Halim sejak pagi hari. Kegiatan inj menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Hipmi ke-54.

Flag off peserta dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza. Para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandar Lampung, di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Teuku Umar, hingga Jalan ZA Pagar Alam sebelum kembali ke PKOR Way Halim.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi pelaksanaan HIPMI Half Marathon Lampung 2026 yang dinilai tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur mengatakan kegiatan olahraga seperti ini menunjukkan bahwa generasi muda, termasuk para pengusaha muda, semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu visi Provinsi Lampung menuju Indonesia Emas, yaitu masyarakat yang sehat, kuat, dan segar bugar,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPP Hipmi karena Provinsi Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) BPP Hipmi yang akan digelar pada 10 Juni 2026 mendatang.

Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat Lampung untuk memberikan kesan positif kepada para tamu dan pengusaha muda dari seluruh Indonesia yang akan hadir di Lampung.

“Kita yakin kalau Hipmi yang buat, tentunya akan ada ekonomi yang tumbuh, baik ekonomi kreatif, UMKM, maupun entertainment,” katanya.

Gubernur juga mengajak BPD Hipmi Lampung untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Lampung ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari mengapresiasi pelaksanaan Hipmi Half Marathon Lampung 2026 yang menurutnya menjadi salah satu event HIPMI Running terbaik yang pernah dilaksanakan di Indonesia.

“Kami senang sekali. Beberapa rangkaian Hipmi Running sudah kami laksanakan di beberapa daerah, tapi hari ini Hipmi Running Club Lampung menghadirkan event yang terbaik menurut saya di seluruh Indonesia,” ujar Akbar.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta serta keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa event olahraga mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di daerah.

Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus didorong dan dilaksanakan secara rutin dalam skala nasional guna mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Melalui kegiatan Hipmi Half Marathon Lampung 2026, Pemerintah Provinsi Lampung berharap olahraga dapat menjadi bagian dari penguatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM di Provinsi Lampung.*

LaSEF 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lampung Melalui Pemberdayaan UMKM, Literasi, dan Penguatan Industri Halal

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG (10 Mei 2026) – Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 telah diselenggarakan pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall, Bandar Lampung. Hingga tanggal 10 Mei 2026, LaSEF 2026 berhasil menarik pengunjung mencapai 7 ribu orang, mendorong penjualan hingga ratusan juta rupiah, dan menjembatani kebutuhan modal para pelaku usaha dengan mitra perbankan syariah melalui komitmen business matching bernilai Rp 230 Miliar untuk tahun 2026 berkolaborasi dengan OJK Provinsi lampung.

Selama tiga hari penyelenggaraan, LaSEF 2026 menghadirkan berbagai program strategis yang menyentuh langsung masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, penguatan halal lifestyle, literasi ekonomisyariah, talkshow edukatif,serta berbagai kompetisi kreatif ekonomisyariah. Kegiatan tersebut

di antaranya diwujudkan melalui kolaborasi dengan lebih dari 40 pelaku usaha dengan beragam produk kuliner, olahan pangan dan minuman, kopi khas Lampung, hingga produk wastra daerah.

Berbagai lomba juga telah diselenggarakan dalam rangkaian LaSEF 2026, seperti Lampung Brewpreneur Challenge 2026, Harmony in Syariah: Nasyid Competition, hingga Kompetisi Dakwah Ekonomi Syariah yang telah menjadi ruang ekspresi bagi barista, nasyid, serta da’i muda berbakat. Selain itu,

LaSEF 2026 juga menghadirkan booth Ketahanan Pangan dalam rangka pembagian bibit cabai gratis sebagai aksi nyata mendukung kemandirian pangan melalui pilar Penguatan Halal Value Chain.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan LaSEF 2026 merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi bersama Pemerintah Daerah, perbankan, lembaga keuangan syariah, akademisi, pondok pesantren, dan pelaku usaha, ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi penggerak utama penguatan sektor riil dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan LaSEF 2026 yang dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan Bank Indonesia terhadap pembangunan daerah.

Berbagai program yang dihadirkan dinilai sejalan dengan target prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD Provinsi Lampung, khususnya dalam penguatan industri halal, pengembangan UMKM, serta kemandirian pesantren.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mengapresiasi inisiasi Wakaf Sumur Produktif sebagai solusi konkret dalam mendukung produktivitas pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan El Nino. “Satu sumur, membawa seribu keberkahan,” ujar Gubernur Lampung.

Kegiatan LaSEF 2026 merupakan salah satu bentuk komitmen BI dalam mendukung pengembangan eksyar yang inklusif, berkelanjutan, serta mendorong stabilitas dan kemandirian ekonomi di tingkatprovinsi.

Mengangkat tema “Sinergi dan Inovasi untuk Ekonomi Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sebagai pilar pendukung pertumbuhan daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia sepakat bahwa pengembangan ekonomi syariah membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Momentum LaSEF 2026 diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat transformasi ekonomi daerah yang berlandaskan nilai keberlanjutan, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat. LaSEF 2026 bukan menjadi akhir dari rangkaian pengembangan ekonomi syariah di Lampung, melainkan awal penguatan ekosistem ekonomi syariah sebagai sumber pertumbuhan baru di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Rangkaian LaSEF 2026 tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda Provinsi Lampung, namun juga menjadi bagian dari Road to FESyar Sumatra 2026. Para pemenang kompetisi akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatra 2026.

Melalui penguatan literasi ekonomi syariah, pengembangan talenta kreatif, dan partisipasi generasi muda, Bank Indonesia optimistis Provinsi Lampung mampu meningkatkan daya saing ekonomi syariah di tingkat regional maupun nasional.*

Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Organisasi Pendekar Banten Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam ajang seleksi tim sirkuit persiapan PON yang digelar di Gedung Olahraga Padepokan Perguruan ASAD, Bandar Lampung, pada Kamis (3/5/2026).

Kegiatan seleksi ini diikuti oleh sebanyak 36 atlet dari berbagai perguruan dan daerah di Bandar Lampung yang siap bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik dalam pembentukan tim.

Dalam kejuaraan tersebut, Pendekar Banten menurunkan atlet putri kelas D, Irma Ela Safitri, sebagai salah satu perwakilan terbaik untuk bersaing dengan atlet-atlet lainnya.

Keikutsertaan Irma Ela Safitri menjadi bentuk komitmen Pendekar Banten Bandar Lampung dalam mendukung pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan generasi pesilat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Selain itu, semangat kebersamaan keluarga besar Pendekar Banten turut terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Hadir langsung Ketua Pendekar Banten, Wakil Ketua, Sekretaris, serta para sesepuh seperti Abah Tion dan Kang Mono yang memberikan dukungan penuh kepada atlet yang bertanding.

Kehadiran para pengurus dan sesepuh ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kekompakan organisasi dalam mendorong semangat juang atlet di arena pertandingan.
Ajang seleksi ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan para atlet serta menjaring talenta terbaik yang akan memperkuat tim pada kompetisi yang lebih tinggi ke depan.*

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.

Mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.

“Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori ‘Partisipasi Semesta’ ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah,” ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).

Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.

“Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa,” tambahnya.

Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.

“Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat “Sekolahnya Juara, Juara Sekolah”.*

Menenun Identitas, Memadukan Tradisi: Inovasi Batik Tapis dalam Sentuhan Modern

JurnalKota.net – LAMPUNG, — Di tengah derasnya arus modernisasi, kain tapis Lampung tetap berdiri kokoh sebagai simbol identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar busana adat, tapis adalah cerminan nilai spiritual, status sosial, dan manifestasi hubungan harmonis antara masyarakat Lampung dengan alam semesta.

​Kini, melalui tangan dingin para perajin di Asri Tapis Lampung, kain tenun tradisional ini bertransformasi. Tradisi tidak lagi hanya disimpan di dalam peti pusaka, melainkan dikembangkan menjadi produk kreatif yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan ruh aslinya.

​Seni Sulam yang Sarat Makna

​Keunikan produk Asri Tapis terletak pada komitmennya mempertahankan teknik manual. Proses pembuatan dimulai dengan membentangkan kain pada alat tradisional yang disebut tekang. Di atas bentangan kain itulah, para perajin menyulam benang emas menggunakan teknik cucuk atau tusuk khas Lampung.

​Proses ini bukanlah pekerjaan singkat. Dibutuhkan ketelitian tinggi, kesabaran ekstra, dan waktu pengerjaan yang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

​”Semakin rumit motif yang dihasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual kain tersebut. Karena dikerjakan secara manual, setiap helai kain memiliki karakter unik yang eksklusif,” tulis pernyataan resmi Asri Tapis Lampung.

​Inspirasi motif pun diambil dari kearifan lokal, mulai dari flora dan fauna seperti bunga, pohon, burung, hingga gajah. Ada pula motif kapal yang secara filosofis melambangkan perjalanan hidup manusia. Semua motif tersebut membuktikan kedalaman filosofi hidup masyarakat Lampung yang sangat menghormati alam sebagai sumber kehidupan.

​Inovasi dan Keberlanjutan

​Menjawab tantangan zaman, Asri Tapis melakukan inovasi dengan memadukan batik dan sulaman tapis. Perpaduan ini menghadirkan sentuhan yang lebih modern dan fleksibel, sehingga busana tapis kini dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun semi-formal.

​Selain inovasi desain, aspek keberlanjutan juga menjadi prioritas. Proses produksi mulai mengedepankan penggunaan bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal, mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai autentik produk.

​Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

​Kehadiran Asri Tapis Lampung tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Usaha ini secara nyata memberdayakan perempuan di pedesaan, memberikan mereka akses untuk berdaya secara ekonomi melalui keahlian warisan leluhur.

​Harga satu lembar kain tapis yang berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah merupakan bentuk apresiasi terhadap waktu, ketelitian, dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Melalui pengembangan UMKM dan partisipasi dalam berbagai pameran nasional, Tapis Lampung kini mulai melirik pasar yang lebih luas.

​Di era industri fesyen yang serba cepat (fast fashion), Tapis menjadi pengingat bahwa nilai budaya dan keberlanjutan tetap memiliki tempat istimewa. Dengan komitmen menjaga kualitas, Tapis Lampung tidak sekadar bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi simbol masa depan ekonomi kreatif di gerbang Pulau Sumatera.

​Setiap helai kain yang dihasilkan bukan sekadar karya seni; ia adalah cerita tentang identitas, perjuangan, dan harapan yang terus ditenun dari generasi ke generasi.*

Alumni STP Jakarta di Lampung Bangun Soliditas, Siapkan Aksi Nyata untuk Sektor Perikanan

JurnalKota.net – Pesawaran, 25 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar Korps Alumni (KORAL) AUP–STP–Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Koordinator Wilayah Lampung di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Politeknik AUP yang berdomisili, bertugas, maupun berasal dari Provinsi Lampung, serta turut melibatkan taruna yang sedang melaksanakan praktik lapangan.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi untuk Mewujudkan Cita dan Kebersamaan”, kegiatan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah ke depan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sesi sarasehan, para alumni membahas berbagai isu penting, mulai dari pemberdayaan nelayan dan keluarga pelaku usaha perikanan, penguatan budidaya perikanan, pengelolaan perairan umum darat, pesisir pantai dan mangrove, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha dan hilirisasi produk perikanan di daerah berstandar ekspor berlandaskan HACCP dengan prinsip kelestarian alam dan berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga profesional di bidang perikanan. Para alumninya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KORAL Korwil Lampung juga menyepakati sejumlah program kerja periode 2024–2029, di antaranya penguatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring alumni, hingga penguatan usaha produktif berbasis perikanan. Acara ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar Perikanan Laut Lampung Bapak Supito,S.Pi., M.Si bahwa acara ini merupakan secercah pelita harapan baru yang dapat mendukung program Asta Cita nasional terutama pada sektor memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketua KORAL Korwil Lampung Galih A.F.A, S.St.Pi.,M.Tr.Pi menyampaikan bahwa alumni tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi akan mendorong aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran alumni benar-benar dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha perikanan. Ke depan, akan ada program yang menyentuh langsung masyarakat, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan usaha,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan latar belakang keilmuan terapan, alumni AUP-STP Jakarta yang saat ini bertransformasi menjadi Poltek AUP untuk diarahkan memberikan dedikasi dan pengabdian ilmu terapan perikanan di provinsi Lampung diharapkan dapat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kegiatan diawali senam bersama, apel pagi, sarasehan, pemantapan pengurus hingga ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.*

Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, DPP Komite OSIS Nasional Nyatakan Dukungan Penuh

JurnalKota.net – Jakarta — Kabar penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Jenderal TNI (Purn) tersebut resmi menerima amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas strategis di lingkungan Istana, menggantikan Ahmad Qodari, pada Senin, 27 April 2026.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat koordinasi pemerintahan, khususnya dalam mengawal kinerja kementerian dan lembaga negara di bawah Kabinet Merah Putih. Dengan latar belakang militer yang kuat, pengalaman kepemimpinan, serta karakter tegas yang melekat, Dudung diyakini mampu menjalankan peran tersebut secara optimal.

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda dan pelajar. Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional, Ahmad Wahyu Saputra, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Dudung Abdurachman.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Sosok Pak Dudung yang berasal dari keluarga besar binaan Ibu Edeh, sesepuh Pejuang Siliwangi, kini dipercaya menjadi figur penting yang membantu Presiden dalam membenahi kementerian dan lembaga negara,” ujar Ahmad Wahyu dalam keterangannya.

Menurutnya, rekam jejak Dudung sebagai perwira tinggi TNI dengan disiplin tinggi dan jiwa korsa yang kuat menjadi modal utama dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ia optimistis, pendekatan kepemimpinan yang tegas namun terukur akan mampu menjaga stabilitas serta meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

“Basic militer yang kuat serta ketegasan beliau menjadi harapan besar bagi kami. Insya Allah, Pak Dudung mampu mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga empat tahun ke depan dengan penuh integritas,” tambahnya.

Ahmad Wahyu juga menegaskan bahwa pihaknya bersama Komite OSIS Nasional siap memberikan dukungan moral kepada pemerintah. Ia berharap, kepemimpinan Dudung sebagai KSP dapat membawa perubahan positif, terutama dalam memperkuat sinergi antar lembaga dan mempercepat realisasi program-program strategis nasional.

Penunjukan ini sekaligus menjadi simbol kepercayaan terhadap figur-figur berpengalaman untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Publik pun menaruh harapan besar agar Dudung Abdurachman dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga amanah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Wahyu menyampaikan pesan semangat kepada Dudung. “Teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara. Kami semua akan mendukung sepenuhnya demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.*

Halal Bihalal KAFE Unila Lahirkan Lampung Policy Forum untuk Perkuat Kebijakan Berbasis Riset

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE) FEB Universitas Lampung (Unila) secara resmi meluncurkan Lampung Policy Forum sebagai wadah strategis untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendorong kebijakan publik berbasis riset, bertepatan dengan kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Amalia, Minggu (26/04/2026).

‎Mengangkat tema Lampung Naik Kelas, kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAFE Unila, FEB Unila, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung.

‎Ketua KAFE Unila, Dr. Edarwan, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Lampung Policy Forum merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi intelektual alumni agar lebih berperan dalam pembangunan daerah.

‎Menurutnya, KAFE tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga harus mampu mengambil peran strategis melalui kontribusi pemikiran dan kajian ilmiah yang aplikatif.

‎“Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil semakin berbasis pada riset dan kajian ilmiah,” ujarnya.

‎Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menekankan bahwa alumni memiliki posisi krusial dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Dalam momentum halal bihalal tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar hubungan antara kampus dan alumni terus diperkuat.

‎Ia menegaskan bahwa FEB Unila terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dalam peningkatan kualitas lulusan, pengembangan jejaring profesional, hingga peluang kerja sama internasional.

‎“Kami siap mendorong sinergi yang lebih konkret bersama alumni melalui forum ini,” tegasnya.

‎Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung dengan partisipasi yang cukup luas dari berbagai angkatan. Tercatat sekitar 120 peserta hadir, mewakili 14 angkatan, mulai dari tahun 1976 hingga 2017.

‎Menurutnya, suasana kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mempererat jaringan alumni sekaligus membuka ruang diskusi yang produktif.

‎Selain itu, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Edarwan tersebut menghadirkan perspektif dari kalangan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha, di antaranya Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unila Dr. Usep Syaipudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu, serta Ketua DPD HIPPI Lampung H. Heri Andrian.

‎Melalui peluncuran Lampung Policy Forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara kampus, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya, guna memperkuat arah pembangunan Lampung yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kemajuan daerah. (*)

Warga Soroti Kualitas Box Culvert Jembatan Pendem Lamsel, Dinas PUPR Buka Suara

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN – Proyek pembangunan Jembatan Pendem (Box Culvert) di Jalan RA Basyid, perbatasan Desa Karangsari dan Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, disorot warga dan awak media.selain akibat proses pekerjaan kontruksi yang sedang berlangsung yang menimbulkan kemacetan di jalan raya, kualitas beton box Culvert yang terlihat retak pun tak lepas menjadi sorotan.

Akibat tak ada plang informasi terkait Pekerjaan proyek tersebut tentu banyak menimbulkan pertanyaan publik. Ada yang bilang kemungkinan proyek tersebut menggunakan skema anggaran tanggap darurat atau Belanja Tidak Terduga (BTT) itu sampai spesifikasi teknis pun dipertanyakan publik.?

Dari Pantauan di lokasi, Sabtu (18/4/2026), di temukan sejumlah kejanggalan pada pemasangan struktur utama. Pada Box Culvert yang terpasang beberapa hari lalu,selain terlihat keretakan pada box Culvert juga jarak antar segmen sambungan pun terlihat jarak gap yang terlihat cukup lebar dan menganga atau tidak rapat seperti semestinya

“Pemasangannya kelihatan terburu-buru. Baru dipasang sudah retak dan renggang. Kami khawatir kontruksi jembatan ini tidak tahan lama, apalagi ini jalur vital warga dan padat yang di lalui kendaraan ringan maupun berat setiap harinya” ujar salah satu warga Karangsari yang enggan disebut namanya, Senin (20/4/2026).

Hingga kini, nilai pagu, nama penyedia jasa, dan konsultan pengawas proyek tersebut belum diketahui. Papan informasi proyek juga tidak ditemukan di sekitar lokasi saat awak media melakukan pengecekan.

Berdasarkan peraturan memang tak menyalahi, pengadaan dalam keadaan darurat memang dimungkinkan dengan penunjukan langsung sesuai Perpres No. 16/2018 jo. Perpres 12/2021 Pasal 59 yang bertujuan untuk mempercepat penanganan. Meski begitu, aturan menegaskan kualitas dan pertanggung jawaban pekerjaan tetap wajib memenuhi standar teknis

Saat di konfirmasi terkait prihal di atas ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan kepala dinas PU Lamsel Ir.Agnatyus yang akrab di sapa Bang Tyus ini menjelaskan via wa” iya Dinda, terkait kmacetan yang terjadi, mohon maklum karna pekerjaan sedang berjalan dan secara teknis untuk proses rehab pada jalur yang padat memang idealnya untuk efisensi teknis dan waktu pengerjaan yang cepat yaitu dengan menggunakan segmen Box Culvert tersambung”.ujarnya Ir.Agnatyus.

Kalo untuk lebih detail, untuk hal yang lebih sepsifik coba nanti di tanyakan ke PPK dan PPTK nya aja ya Dinda, tambahnya.

Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat IKAM Lampung, Ruli Hadi Putra,saat dimintai tanggapan prihal viral nyaproyek di atas, dirinya mengatakan, ” kita berharap agar hal hal yang menjadi suara atau catatan dari warga yang di temukan dilapangan agar menjadi catatan dan evaluasi bagi dinas terkait, jadi jangan alergi, biasa saja, ini sudah sesuai arahan dari presiden RI, dan juga sebagai bentuk peran aktif masyarakat dalam mengawal program program pembangunan , sihingga nantinya ini bisa menjadi catatan dan evaluasi bagi dinas PUPR lamsel.

“Anggaran darurat digunakan memang tidak menyalahi aturan tetapi juga bukan berarti boleh asal jadi dan tidak wajib di awasi. Apalagi ini konstruksi untuk infrastruktur yang di lalui beban berat, Kalau benar Box Culvert sudah retak sejak awal,harusnya dinas PU dan rekanan tinggal mengganti Box Culvert yang di nilai dapat membahayakan pengguna jalan.harusnya itu yang segera dilakukan konsultan dan pengawas dan diuji hasil mutu betonya.ujar Ruli.*

Danrem 043/Gatam Hadiri Closing Ceremony Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam HUT Ke-27 Lampung Timur

JurnalKota.net – Lampung Timur – Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menghadiri Closing Ceremony Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam dalam rangka HUT Ke-27 Kabupaten Lampung Timur, Sabtu malam (25/4/2026). Acara digelar di Lapangan Merdeka, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono.

Festival ini menjadi simbol kebangkitan sektor ekonomi masyarakat. Diharapkan ke depan, Kabupaten Lampung Timur semakin makmur di semua sektor dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
“Kami dari TNI, Polri, Pol PP, Damkar, dan Tim Medis siap membantu masyarakat. Apabila ada penonton yang terdesak atau terjepit, segera merapat ke pagar pintu keluar terdekat,” ujarnya.

“Semoga malam puncak HUT Kabupaten Lampung Timur ini berjalan aman dan lancar. Semoga Lampung Timur ke depan semakin makmur,” tutup Danrem.

Acara penutupan turut dimeriahkan artis ibu kota Denny Caknan. Hadir pula Anggota Komisi VII DPR RI, Wakil Gubernur Lampung, Bupati Lamtim, Sekdakab Lamtim, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.*

Resmi Berganti Danrem 043/Gatam Pimpin Langsung Tradisi Penyerahan Jabatan Kasrem, Kasilog serta sertijab Kasiintel

JurnalKota.net – METRO – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., memimpin acara tradisi penyerahan tugas jabatan Kepala Staf Korem (Kasrem) dan Kepala Seksi Logistik (Kasilog), serta serah terima jabatan (sertijab) Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Korem 043/Gatam, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Hadimulyo Barat, Kota Metro, itu menandai penyerahan tugas jabatan Kasrem kepada Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), serta Kasilog kepada Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo. Sementara itu, jabatan Kasiintel diserahterimakan dari Kolonel Inf Harizoni Pulungan, S.E., kepada Letkol Inf Jarot Susanto, S.H., M.Si.

Acara tersebut turut dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem, Dandim jajaran Korem 043/Gatam, para perwira staf, Kabalak Korem, ketua persit KCK Koorcab Rem 043 PDXXI/RI serta ketua cabang dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem PD XXI/Radin Inten.

Dalam sambutannya, Danrem menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam rangka pembinaan personel dan peningkatan kinerja satuan.

“Saya pribadi dan mewakili Ketua Persit Koorcab Rem 043/Gatam serta seluruh keluarga besar Korem 043/Gatam mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi pejabat lama beserta istri selama ini,” ujarnya.

Kepada pejabat baru, Danrem mengucapkan selamat datang dan selamat atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan profesionalisme.

“Saya berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi serta mampu meningkatkan kinerja satuan,” tegasnya.

Danrem juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, sinergi, dan komunikasi yang efektif di lingkungan Korem 043/Gatam. Menurutnya, tradisi satuan dan sertijab memiliki makna strategis dalam pembinaan karier serta peningkatan profesionalisme perwira menengah di tubuh TNI AD.*

Lampung Selatan Disiapkan Jadi Kabupaten Percontohan Ekonomi Pertanian, Sekda Supriyanto Sambut Program Kementan

Lampung Selatan – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menerima audiensi Direktur Sayuran dan Tanaman Obat…