Jamal KNPI Lampung: Jadilah Pendukung yang Kritis, Bukan Fanatik Buta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik. Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, namun jangan sampai membuat masyarakat saling bermusuhan dan melupakan persoalan utama yang dihadapi rakyat.

“Saya sering melihat masyarakat kecil saling berdebat, saling menghujat, bahkan bertengkar demi membela tokoh atau pejabat tertentu. Padahal, kita jarang melihat para pejabat saling berselisih hanya karena memperjuangkan nasib rakyat miskin. Ini menjadi bahan renungan bagi kita semua,” ujar Jamal, Selasa (30/6/2026).

Jamal menegaskan bahwa masyarakat harus mampu membedakan antara loyalitas kepada tokoh dengan kepentingan bangsa. Menurutnya, dukungan kepada pemerintah atau pemimpin harus diberikan secara objektif berdasarkan manfaat kebijakan yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kebijakannya baik, mari kita dukung sepenuhnya. Tetapi jika ada kebijakan yang kurang tepat, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk memberikan kritik yang santun, objektif, dan disertai solusi. Demokrasi yang sehat membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari rakyat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah persatuan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari. Energi bangsa, menurutnya, seharusnya difokuskan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Jangan sampai rakyat terus diadu oleh perbedaan pilihan politik, sementara persoalan kesejahteraan belum terselesaikan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” tegasnya.

Sebagai Pengurus KNPI Lampung, Jamal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mengedepankan akal sehat, serta membangun budaya diskusi yang santun dan produktif.

“Politik seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat, bukan menjadi alasan untuk saling membenci. Mari kita bersama-sama mengawal setiap kebijakan demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.*

HIPMI Gelar Munas di Bandar Lampung, Jamal: Semangat Pengusaha Pejuang Harus Terus Dijaga

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Novotel Lampung, Rabu-Kamis 10-11 Juni 2026, berlangsung sukses dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jaringan usaha, serta merumuskan langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Munas HIPMI di Bandar Lampung dihadiri oleh pengurus dan anggota HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi guna menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Kabid Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) HIPMI Syari’ah Lampung sekaligus Pengurus Bidang 8, Jamal, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Munas HIPMI yang berlangsung di Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, Munas HIPMI tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi bukti bahwa HIPMI terus berkembang sebagai organisasi yang mampu menghimpun para pengusaha muda untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata Jamal Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Jamal, Munas HIPMI bukan hanya agenda organisasi semata, melainkan juga momentum untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

“Semangat yang harus terus kita jaga adalah semangat pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha. Pengusaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Melalui HIPMI, kita ingin melahirkan semakin banyak wirausahawan tangguh yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Ia juga berharap hasil-hasil keputusan Munas dapat menjadi landasan kuat bagi HIPMI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital, ekonomi kreatif, dan peluang investasi yang semakin terbuka.

“Semoga kepemimpinan dan program kerja yang dihasilkan dari Munas ini dapat membawa HIPMI semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi para pelaku usaha serta masyarakat Indonesia,” pungkas Jamal.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Munas HIPMI di Bandar Lampung, diharapkan organisasi ini semakin memperkuat perannya sebagai wadah pengusaha muda Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan inovasi, dan membangun kemandirian bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.*

Iduladha 1447 H, SMSI Bandar Lampung Salurkan 1 Sapi dan 2 Kambing untuk Anggota dan Warga

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bandar Lampung akan menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Hewan kurban tersebut terdiri dari 1 ekor sapi atas nama SMSI Kota Bandar Lampung serta 2 ekor kambing bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Ketua SMSI Kota Bandar Lampung, Jefri Arifin, mengatakan kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya anggota SMSI dan masyarakat sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, tahun ini SMSI Kota Bandar Lampung kembali dapat melaksanakan ibadah kurban. Ini bukan sekadar penyembelihan hewan kurban, tetapi juga bentuk kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar Jefri, Selasa (26/5/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas dukungan berupa bantuan dua ekor kambing untuk pelaksanaan kurban tahun ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada SMSI. Semoga sinergi yang baik ini terus terjalin demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Jefri, pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan di Musala Ahmad Santara, Jati Agung, selepas Salat Id, Rabu (27/5/2026). Setelah proses penyembelihan dan pengemasan selesai, daging kurban akan dibagikan kepada anggota SMSI Kota Bandar Lampung serta warga di sekitar sekretariat SMSI Bandar Lampung.

“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima. Semangat Iduladha mengajarkan kita untuk saling berbagi dan mempererat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Pelaksanaan kurban tersebut juga menjadi bagian dari komitmen SMSI Kota Bandar Lampung untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. (*)

Proyek Puluhan Miliar Mangkrak dan Terbengkalai di Lampung Timur, LSM PRO RAKYAT Resmi Laporkan ke Kejaksaan Agung RI

JurnalKota.net – Lampung Timur, Sejumlah proyek pembangunan bernilai puluhan miliar rupiah di Kabupaten Lampung Timur yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 dan Tahun 2018 menjadi sorotan tajam publik. Proyek-proyek mangkrak tersebut di antaranya pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Gedung Kaca, serta pembangunan Jembatan Way Bungur yang hingga kini dinilai mangkrak, terbengkalai, dan tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Kondisi tersebut memicu reaksi keras dari LSM PRO RAKYAT yang secara resmi telah melaporkan dugaan penyimpangan dan terbengkalai nya proyek-proyek tersebut ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Ketua Umum LSM PRO RAKYAT, Aqrobin AM, dan Sekretaris Umum LSM PRO RAkYAT Johan Alamsyah, S. E menegaskan kepada awak media, Minggu (24/5/2016) bahwa proyek-proyek yang dibiayai menggunakan uang rakyat tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban hukum.

“ Ini bukan sekadar proyek gagal. Ini menyangkut penggunaan uang rakyat dalam jumlah besar yang diduga tidak sesuai dengan asas manfaat, asas efisiensi, dan asas akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Kami menduga terdapat pelanggaran serius dalam pelaksanaan proyek-proyek di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur,” tegas Aqrobin AM.

Menurutnya, pembangunan Gedung MPP dan Gedung Kaca yang sejak lama terbengkalai telah menjadi simbol buruknya tata kelola proyek pada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur. Sementara Jembatan Way Bungur yang semestinya menjadi infrastruktur vital masyarakat juga dipertanyakan kualitas perencanaan dan pelaksanaannya sehingga terbengkalai dan mangkrak.

LSM PRO RAKYAT menilai proyek-proyek tersebut berpotensi melanggar berbagai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan, di antaranya :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. ⁠Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
3. ⁠Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. ⁠Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi;
5. ⁠Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya;
6. ⁠Serta ketentuan terkait dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, Sekretaris Umum LSM PRO RAKYAT, Johan Alamsyah, S.E., mengatakan pihaknya meminta Kejaksaan Agung RI turun langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proyek-proyek yang terbengkalai tersebut.

“ Kami telah melaporkan secara resmi ke Kejaksaan Agung RI, karena dugaan kami, ada indikasi kuat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut. Aparat penegak hukum harus mengusut mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan proyek sehingga menjadi terbengkalai,” ujar Johan Alamsyah, S.E.

Ia menambahkan bahwa proyek terbengkalai dan mangkrak bukan hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dan infrastruktur yang layak.

“ Rakyat Lampung Timur berhak mengetahui ke mana uang APBD Lampung Timur digunakan. Jangan sampai proyek hanya menjadi monumen kegagalan dan beban daerah. Proyek tetap dilakukan pencairan, tapi terbengkalai dan mangkrak bertahun-tahun. Jaksa kalau benar pasti ditemukan unsur pidananya, pihak-pihak yang bertanggung jawab wajib diproses sesuai hukum yang berlaku, Kejaksaan harus tetap komitmen melawan para koruptor “ tambahnya.

LSM PRO RAKYAT juga mendesak Kejaksaan Agung RI untuk melakukan audit investigatif dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek-proyek tersebut. Apalagi pasca putusan MK RI Kejaksaan Agung RI telah mengeluarkan surat, bahwa tidak harus BPK RI yang menghitung Kerugian Keuangan Negara.

“ Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum kejaksaan untuk mau atau tidak mengungkap dugaan penyimpangan proyek di Kabupaten Lampung Timur yang telah lama menjadi perhatian publik. Atau justru menjadi lemah tidak berdaya. “ tutup Aqrobin. *

PKC PMII Lampung dan Cabang Se-Lampung Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pematang Pasir: Implementasi Tri Hablum dalam Aksi Nyata Lingkungan

JurnalKota.net – Lampung Selatan, Minggu 17 Mei 2026 – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Lampung bersama seluruh Pengurus Cabang PMII se-Lampung menggelar aksi lingkungan bertajuk _“Shodaqoh Oksigen: Tanam Mangrove untuk Kehidupan”_ di pesisir Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 200 kader PMII dari 8 cabang se-Lampung dan dipimpin langsung oleh Ketua PKC PMII Lampung, *M. Yusuf Kurniawan*. Aksi ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan ekologi dalam kerja-kerja kerakyatan.

1. Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan
Desa Pematang Pasir dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu wilayah pesisir Lampung Selatan yang mengalami abrasi dan degradasi ekosistem mangrove dalam 5 tahun terakhir. Hilangnya tutupan mangrove berdampak langsung pada meningkatnya intrusi air laut, berkurangnya hasil tangkapan nelayan, dan kerentanan permukiman warga terhadap gelombang pasang.

Menjawab persoalan tersebut, PKC PMII Lampung menginisiasi penanaman 5.000 bibit mangrove sebagai bentuk _shodaqoh oksigen_ bagi masyarakat dan lingkungan. Pemilihan mangrove didasarkan pada fungsi ekologisnya yang ganda: menyerap karbon, menahan abrasi, dan menjadi habitat biota laut yang menopang ekonomi pesisir.

2. Kolaborasi Lintas Elemen
Keberhasilan kegiatan tidak lepas dari kolaborasi yang dibangun sejak tahap perencanaan. Hadir dalam kegiatan:
– *Alumni PMII Lampung* yang memberikan dukungan turun langsung menanam
– *Pemerintah Desa Pematang Pasir*, dipimpin oleh Kepala Desa dan perangkat desa, yang memfasilitasi lokasi dan mobilisasi warga
– *Masyarakat Desa Pematang Pasir*, terutama kelompok nelayan dan ibu-ibu pesisir
– *Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung* yang menyediakan bibit mangrove dan memberikan pendampingan teknis penanaman

Ketua Pelaksana Kegiatan, *M. Munif Jazuli*, menekankan pentingnya kerja kolektif ini.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada seremoni. Sejak awal kami libatkan desa dan dinas agar ada tanggung jawab bersama dalam perawatan pasca tanam. Ini kerja kader, alumni, pemerintah, dan warga. Tanpa itu, 5.000 bibit ini tidak akan bertahan,” ujarnya di sela kegiatan.
3. Kerangka Nilai: Habluminannas, Habluminalalam, Habluminallah
Kegiatan ini diusung dengan tema *“Habluminannas, Habluminalalam, Habluminallah”* sebagai kerangka ideologis aksi kader PMII Lampung:

*Habluminannas – Hubungan dengan Sesama Manusia*
Gotong royong lintas elemen menunjukkan bahwa gerakan lingkungan tidak bisa dijalankan sendiri. PMII hadir sebagai jembatan yang menyatukan kader, alumni, pemerintah, dan masyarakat dalam satu tujuan: menjaga ruang hidup bersama.

*Habluminalalam – Hubungan dengan Alam*
Penanaman mangrove adalah bentuk konkret tanggung jawab khalifah fil ardh. Kader PMII menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga keberlangsungan hidup manusia itu sendiri.

*Habluminallah – Hubungan dengan Allah SWT*
Merawat ciptaan-Nya adalah ibadah sosial. Shodaqoh oksigen yang dilakukan diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama mangrove tumbuh dan memberi manfaat.

4. Dampak dan Rencana Keberlanjutan
Sebanyak *5.000 bibit mangrove jenis Rhizophora dan Avicennia* ditanam di area seluas ±2 hektar di pesisir Desa Pematang Pasir. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, satu pohon mangrove dewasa mampu menyerap 10-12 kg CO₂ per tahun. Dengan demikian, potensi penyerapan karbon dari kegiatan ini mencapai ±55-60 ton CO₂ per tahun setelah 5-7 tahun pertumbuhan.

Untuk memastikan keberlanjutan, PKC PMII Lampung telah menyepakati 3 langkah tindak lanjut bersama Pemerintah Desa Pematang Pasir dan DLH Provinsi Lampung:
1. *Monitoring bulanan* terhadap pertumbuhan bibit selama 12 bulan pertama
2. *Pembentukan Kelompok Kader Peduli Lingkungan* di tingkat desa yang diisi kader PMII cabang Lampung Selatan dan warga setempat
3. *Edukasi lingkungan* bagi siswa-siswi SD dan SMP di Desa Pematang Pasir agar kesadaran ekologi tumbuh sejak dini

Ketua PKC PMII Lampung, *M. Yusuf Kurniawan*, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kritik konstruktif terhadap krisis iklim yang tidak cukup dijawab dengan wacana.
“Kader PMII harus hadir di ruang-ruang persoalan rakyat. Krisis iklim adalah persoalan nyata di pesisir Lampung Selatan. Maka kami jawab dengan aksi nyata di lapangan. Ini amanah organisasi dan amanah agama,” tegasnya.

5. Penutup
Kegiatan _Shodaqoh Oksigen_ ini diharapkan menjadi model kolaborasi pentahelix antara mahasiswa, alumni, pemerintah, masyarakat, dan akademisi dalam menjawab tantangan lingkungan di wilayah pesisir. PKC PMII Lampung berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di wilayah pesisir Lampung lainnya pada tahun 2026.*

DPD Partai Golkar Bandar Lampung Bentuk Panitia Qurban Idul Adha 1447 H

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Partai Golkar Kota Bandar Lampung menggelar rapat pengurus dalam rangka persiapan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, H. Riza Mirhadi, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus partai.

Dalam sambutannya, Riza Mirhadi menyampaikan bahwa kegiatan qurban merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan Partai Golkar setiap perayaan Hari Raya Idul Adha.

“Kegiatan qurban ini adalah kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh Partai Golkar dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Riza.

Dalam rapat tersebut juga dibentuk kepanitiaan pelaksanaan qurban Idul Adha 1447 H. Pengurus menunjuk Hj. Tini Marlina sebagai Ketua Panitia, Yulianti sebagai Sekretaris, dan Sumarni sebagai Bendahara.

Pembentukan panitia tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dan penyaluran daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Suasana rapat berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Seluruh pengurus yang hadir menyatakan dukungannya agar kegiatan qurban tahun ini dapat terlaksana secara maksimal dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. (*)

Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Organisasi Pendekar Banten Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam ajang seleksi tim sirkuit persiapan PON yang digelar di Gedung Olahraga Padepokan Perguruan ASAD, Bandar Lampung, pada Kamis (3/5/2026).

Kegiatan seleksi ini diikuti oleh sebanyak 36 atlet dari berbagai perguruan dan daerah di Bandar Lampung yang siap bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik dalam pembentukan tim.

Dalam kejuaraan tersebut, Pendekar Banten menurunkan atlet putri kelas D, Irma Ela Safitri, sebagai salah satu perwakilan terbaik untuk bersaing dengan atlet-atlet lainnya.

Keikutsertaan Irma Ela Safitri menjadi bentuk komitmen Pendekar Banten Bandar Lampung dalam mendukung pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan generasi pesilat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Selain itu, semangat kebersamaan keluarga besar Pendekar Banten turut terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Hadir langsung Ketua Pendekar Banten, Wakil Ketua, Sekretaris, serta para sesepuh seperti Abah Tion dan Kang Mono yang memberikan dukungan penuh kepada atlet yang bertanding.

Kehadiran para pengurus dan sesepuh ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kekompakan organisasi dalam mendorong semangat juang atlet di arena pertandingan.
Ajang seleksi ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan para atlet serta menjaring talenta terbaik yang akan memperkuat tim pada kompetisi yang lebih tinggi ke depan.*

Alumni STP Jakarta di Lampung Bangun Soliditas, Siapkan Aksi Nyata untuk Sektor Perikanan

JurnalKota.net – Pesawaran, 25 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar Korps Alumni (KORAL) AUP–STP–Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Koordinator Wilayah Lampung di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Hanura, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Politeknik AUP yang berdomisili, bertugas, maupun berasal dari Provinsi Lampung, serta turut melibatkan taruna yang sedang melaksanakan praktik lapangan.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi untuk Mewujudkan Cita dan Kebersamaan”, kegiatan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah ke depan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sesi sarasehan, para alumni membahas berbagai isu penting, mulai dari pemberdayaan nelayan dan keluarga pelaku usaha perikanan, penguatan budidaya perikanan, pengelolaan perairan umum darat, pesisir pantai dan mangrove, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan usaha dan hilirisasi produk perikanan di daerah berstandar ekspor berlandaskan HACCP dengan prinsip kelestarian alam dan berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) yang kini telah bertransformasi menjadi Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP) memiliki peran penting dalam mencetak tenaga profesional di bidang perikanan. Para alumninya diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sektor kelautan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, KORAL Korwil Lampung juga menyepakati sejumlah program kerja periode 2024–2029, di antaranya penguatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring alumni, hingga penguatan usaha produktif berbasis perikanan. Acara ini disambut baik oleh Kepala Balai Besar Perikanan Laut Lampung Bapak Supito,S.Pi., M.Si bahwa acara ini merupakan secercah pelita harapan baru yang dapat mendukung program Asta Cita nasional terutama pada sektor memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketua KORAL Korwil Lampung Galih A.F.A, S.St.Pi.,M.Tr.Pi menyampaikan bahwa alumni tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi akan mendorong aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran alumni benar-benar dirasakan, khususnya oleh pelaku usaha perikanan. Ke depan, akan ada program yang menyentuh langsung masyarakat, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan usaha,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan latar belakang keilmuan terapan, alumni AUP-STP Jakarta yang saat ini bertransformasi menjadi Poltek AUP untuk diarahkan memberikan dedikasi dan pengabdian ilmu terapan perikanan di provinsi Lampung diharapkan dapat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kegiatan diawali senam bersama, apel pagi, sarasehan, pemantapan pengurus hingga ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.*

Dudung Abdurachman Resmi Jadi KSP, DPP Komite OSIS Nasional Nyatakan Dukungan Penuh

JurnalKota.net – Jakarta — Kabar penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Jenderal TNI (Purn) tersebut resmi menerima amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas strategis di lingkungan Istana, menggantikan Ahmad Qodari, pada Senin, 27 April 2026.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat koordinasi pemerintahan, khususnya dalam mengawal kinerja kementerian dan lembaga negara di bawah Kabinet Merah Putih. Dengan latar belakang militer yang kuat, pengalaman kepemimpinan, serta karakter tegas yang melekat, Dudung diyakini mampu menjalankan peran tersebut secara optimal.

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda dan pelajar. Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional, Ahmad Wahyu Saputra, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Dudung Abdurachman.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Sosok Pak Dudung yang berasal dari keluarga besar binaan Ibu Edeh, sesepuh Pejuang Siliwangi, kini dipercaya menjadi figur penting yang membantu Presiden dalam membenahi kementerian dan lembaga negara,” ujar Ahmad Wahyu dalam keterangannya.

Menurutnya, rekam jejak Dudung sebagai perwira tinggi TNI dengan disiplin tinggi dan jiwa korsa yang kuat menjadi modal utama dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ia optimistis, pendekatan kepemimpinan yang tegas namun terukur akan mampu menjaga stabilitas serta meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

“Basic militer yang kuat serta ketegasan beliau menjadi harapan besar bagi kami. Insya Allah, Pak Dudung mampu mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga empat tahun ke depan dengan penuh integritas,” tambahnya.

Ahmad Wahyu juga menegaskan bahwa pihaknya bersama Komite OSIS Nasional siap memberikan dukungan moral kepada pemerintah. Ia berharap, kepemimpinan Dudung sebagai KSP dapat membawa perubahan positif, terutama dalam memperkuat sinergi antar lembaga dan mempercepat realisasi program-program strategis nasional.

Penunjukan ini sekaligus menjadi simbol kepercayaan terhadap figur-figur berpengalaman untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Publik pun menaruh harapan besar agar Dudung Abdurachman dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga amanah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Wahyu menyampaikan pesan semangat kepada Dudung. “Teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara. Kami semua akan mendukung sepenuhnya demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.*

Soroti Gerakan Makzulkan Presiden Prabowo, KNPI: Prestasi Pemerintahan Nyata

JurnalKota.net – Lampung Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menyoroti munculnya sejumlah gerakan yang mendorong pemakzulan Presiden Prabowo Subianto melalui aksi-aksi jalanan, forum-forum diskusi Provokatif dan konten opini publik yang tidak mendidik generasi muda. Ia menilai langkah tersebut tidak mencerminkan kedewasaan demokrasi dan berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

“Demokrasi kita memiliki mekanisme yang jelas dan konstitusional. Tidak seharusnya ada upaya-upaya pemakzulan yang didorong melalui tekanan jalanan,” ujar Haris dalam keterangannya.

Haris mengaku heran dengan narasi yang berkembang, mengingat pemerintahan Presiden Prabowo yang baru berjalan sekitar satu setengah tahun justru telah menunjukkan berbagai capaian nyata.

“Publik perlu melihat kinerja pemerintah secara objektif, bukan terjebak pada opini yang menyesatkan oleh segelintir petualang kekuasaan”, katanya.

Menurutnya, salah satu capaian penting adalah komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi yang semakin diperkuat melalui sinergi aparat penegak hukum. Selain itu, pemerintah juga mulai menertibkan praktik mafia tambang dan tata kelola sawit ilegal yang selama ini merugikan negara.

“Langkah tegas dalam memberantas mafia tambang dan sawit ilegal menunjukkan keberanian negara dalam menata ulang pengelolaan sumber daya alam agar lebih berkeadilan,” tegasnya.

Di sektor lain, Haris juga menilai pemerintah menunjukkan progres dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi produksi dalam negeri, serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.

“Program hilirisasi industri juga dinilai terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Semua program berjalan sesuai harapan, lantas koq bisa-bisanya disebut gagal? Ini kan lucu ada pengamat bilang begitu”, tandasnya.

Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa pemerintah tetap konsisten menjaga stabilitas nasional dan memperkuat sektor pertahanan sebagai fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara.

Atas dasar itu, KNPI menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang sah dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan.

“Pemuda Indonesia akan selalu berada di garda terdepan dalam mengawal Presiden Prabowo hingga akhir masa jabatannya. Jangan sampai kita terprovokasi oleh narasi yang justru memecah belah bangsa,” tegas Haris.

Ia pun mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun harus disalurkan melalui jalur yang sesuai dengan konstitusi.

“Kalau ada kritik, sampaikan melalui mekanisme yang benar. Jangan sampai demokrasi disalahgunakan untuk kepentingan sesaat,” pungkasnya.*