Perdagangan Karbon Indonesia Jalan di Tempat, Potensi Besar Belum Tergarap

BANDAR LAMPUNG – Perdagangan karbon digadang-gadang sebagai salah satu pilar utama ekonomi hijau Indonesia. Dengan kekayaan hutan tropis, lahan gambut, dan mangrove yang menyimpan cadangan karbon raksasa, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengambil peran strategis di pasar karbon global. Namun hingga kini, perdagangan karbon nasional terkesan jalan di tempat, belum mampu mengonversi potensi tersebut menjadi manfaat nyata.

Kemandekan ini tidak lepas dari persoalan tata kelola. Regulasi yang belum sepenuhnya jelas dan konsisten membuat pelaku usaha serta investor ragu melangkah. Proses perizinan yang panjang, mekanisme perdagangan yang rumit, serta standar pengukuran dan verifikasi yang belum seragam memperlambat laju pasar karbon.

Selain itu, ekosistem pendukung perdagangan karbon masih lemah. Infrastruktur pasar, lembaga verifikasi, hingga kapasitas sumber daya manusia belum berkembang seiring ambisi besar yang dicanangkan. Akibatnya, transaksi yang terjadi masih terbatas dan belum menciptakan efek ekonomi yang signifikan.

Dari sisi sosial, manfaat perdagangan karbon juga belum dirasakan secara luas. Masyarakat lokal dan adat, sebagai penjaga hutan dan ekosistem, sering kali belum menjadi penerima manfaat utama. Tanpa insentif ekonomi yang jelas, upaya konservasi sulit bersaing dengan aktivitas ekonomi jangka pendek yang merusak lingkungan.

Jika kondisi ini dibiarkan, Indonesia berisiko kehilangan momentum penting dalam transisi menuju ekonomi hijau. Potensi besar akan terus menjadi catatan di atas kertas, sementara negara lain melaju lebih cepat memanfaatkan peluang pasar karbon global.

Perdagangan karbon Indonesia membutuhkan terobosan nyata. Kepastian regulasi, penguatan ekosistem pasar, dan keadilan distribusi manfaat harus segera diwujudkan. Tanpa langkah konkret, perdagangan karbon akan terus jalan di tempat, dan potensi besar yang dimiliki Indonesia tetap tak tergarap.

Peringatan Isra Mikraj 1447 H di Masjid Nurul Huda Berlangsung Khidmat, Dwi Riyanto Sampaikan Taushiyah

LAMPUNG SELATAN – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul…

Pemkot Bandar Lampung Raih Penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional

Boyolali — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berhasil meraih penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional atas komitmennya…

Lampung Selatan Kembali Jadi Lokasi Strategis Program Nasional, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Desa Kunjir

Rajabasa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali dipercaya menjadi bagian dari program strategis nasional di…

Unila Gelar Lokakarya Pelaksanaan Program Diktisaintek Berdampak

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menggelar Lokakarya Pelaksanaan Diktisaintek Berdampak dan Program TA 2026, yang berlangsung…

DWP Unila Gelar Pelepasan Peserta Kegiatan Gathering

Lampung – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan pelepasan peserta kegiatan gathering, pada Rabu,…

Pemkab Way Kanan Gandeng Unila Matangkan Perda Gerakan Literasi Daerah

Lampung – Universitas Lampung (Unila) memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dengan mendampingi Pemerintah Kabupaten…

Rektor Lantik Tiga Wakil Dekan Baru Fakultas Teknik 2026-2030

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menggelar pelantikan dan serah terima jabatan para Wakil Dekan Fakultas Teknik…

Mahasiswa di Bandar Lampung Diduga Terlibat Sindikat Curanmor, Beraksi di Lima Lokasi

Bandar Lampung – Seorang mahasiswa salah satu universitas negeri di Bandar Lampung berinisial RA (21) ditangkap…

Di Bawah Pohon Merbau Tertua, Srawung Seni Sawah ke-5 Wayang Lampung Tegaskan Pesan Budaya dan Lingkungan

LAMPUNG SELATAN — Puncak acara Srawung Seni Sawah ke-5 Wayang Lampung digelar di bawah naungan pohon…