Peringati HUT ke-48 FKPPI, Korem 043/Gatam Perkuat Sinergi dan Semangat Bela Negara

JurnalKota.net – METRO – Korem 043/Garuda Hitam memperkuat sinergi dengan keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) untuk menumbuhkan semangat bela negara, menjaga persatuan, dan mendukung pembangunan daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), yang mewakili Danrem 043/Gatam pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 FKPPI di Pendopo Petani, Jalan Kanguru, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sebagai Garda Terdepan Bela Negara untuk Mewujudkan Kedaulatan dan Kemakmuran Bangsa yang Berkeadilan” itu turut dihadiri Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., selaku Dewan Pembina FKPPI Provinsi Lampung, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, DPRD, para purnawirawan, dan pengurus beserta anggota FKPPI se-Provinsi Lampung.

Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto mengatakan, sinergi antara TNI dan keluarga besar FKPPI perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan, menumbuhkan semangat bela negara, dan mendukung pembangunan nasional.

“FKPPI merupakan bagian dari komponen masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Kami berharap momentum HUT ke-48 ini semakin memperkuat soliditas organisasi, mempererat hubungan dengan TNI-Polri, serta mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Menurut dia, komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga stabilitas wilayah. Semangat bela negara juga perlu diwujudkan melalui kepedulian sosial, sikap menjaga persatuan, dan pengabdian sesuai dengan peran masing-masing.

Sementara itu, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto dalam arahannya menekankan pentingnya peran kader FKPPI dalam mendukung pembangunan melalui integritas, kepemimpinan yang tangguh, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Ia juga mendorong keluarga besar FKPPI dan Generasi Muda FKPPI untuk memperkuat sinergi dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta kalangan akademisi. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung Tony Eka Candra mengatakan, peringatan HUT ke-48 FKPPI menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat soliditas organisasi, dan meneguhkan kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.

Melalui peringatan tersebut, Korem 043/Gatam berharap hubungan kemitraan dengan keluarga besar FKPPI semakin kuat sehingga dapat terus berkontribusi dalam menjaga persatuan, memperkokoh wawasan kebangsaan, dan mendukung pembangunan demi kepentingan masyarakat.*

Bukan Sekadar Adu Kecepatan, Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Motocross Berprestasi

JurnalKota.net – PESAWARAN – Motocross Open Grasstrack Panglima TNI Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan di lintasan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet berprestasi. Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI tersebut resmi dibuka di Black Bear Circuit Yonif 9 Marinir, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini turut dihadiri Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Korem 043/Gatam terhadap pembinaan olahraga sekaligus pengembangan potensi atlet di Provinsi Lampung.

Pembukaan kejuaraan tersebut juga dihadiri Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., yang mewakili Pangdam XXI/Radin Inten. Hadir pula perwakilan Korps Marinir, Pemerintah Provinsi Lampung, Polda Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, serta unsur terkait lainnya.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pengembangan olahraga otomotif yang melibatkan prajurit TNI, atlet, komunitas otomotif, dan masyarakat.

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan pada pembukaan acara, ditegaskan bahwa Motocross Open Grasstrack Panglima TNI Cup 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana untuk menjaring bibit atlet potensial dan meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Olahraga motocross dan grasstrack menuntut keterampilan teknis, kedisiplinan, ketahanan mental, serta tanggung jawab yang tinggi. Para peserta juga dituntut mampu mengendalikan diri, mematuhi peraturan, dan mengutamakan keselamatan selama bertanding.

Mengusung tema “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik dari kalangan masyarakat maupun prajurit TNI.

Selain menjadi ajang mengasah kemampuan, kompetisi tersebut juga membuka ruang silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan komunikasi antarkomunitas dan organisasi olahraga di tingkat daerah maupun nasional.

Rangkaian pembukaan diisi dengan penyerahan paket sembako, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan sambutan Panglima TNI, dan doa bersama. Setelah itu, perlombaan dilanjutkan dengan mempertandingkan 23 kelas, mulai dari kategori junior, pemula, open, lokal Pesawaran, mini trail, adventure, hingga kelas TNI-Polri-ASN.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Korem 043/Gatam berharap kejuaraan Panglima TNI Cup 2026 dapat mendorong terciptanya iklim olahraga yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.

Ajang ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat secara terarah, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia melalui prestasi olahraga.*

Tak Sekadar Upacara, HUT ke-81 TNI di Lampung Diisi Anjangsana ke Panti Asuhan

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG,– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Lampung tidak berhenti pada pelaksanaan upacara.

Setelah upacara di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Senin (5/10/2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan syukuran sederhana dan anjangsana ke Panti Asuhan Bussaini.

Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI.

Sebelum upacara dimulai, Sumarlin terlebih dahulu mengecek kesiapan pasukan menggunakan mobil komando. Para prajurit dari berbagai unsur TNI berdiri rapi di tengah lapangan meskipun cuaca cukup terik.

Upacara HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Peserta upacara berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, satuan jajaran Korem 043/Gatam, PNS, Satpol PP, pelajar, hingga masyarakat.

Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Lampung Dr. Jihan Nurlela, beserta Forkopimda provinsi Lampung, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., beserta PJU Kodam XXI/RI, Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han)., serta Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si. beserta Forkopimda Bandar Lampung.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem, ditekankan bahwa kekuatan TNI harus diikuti peningkatan kompetensi, kesiapan, profesionalisme, dan integritas prajurit.

“Kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian pesan Panglima TNI yang disampaikan Danrem.

Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto mengatakan, usia TNI yang telah mencapai 81 tahun harus menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan kualitas pengabdian.

“Tepat hari ini, Senin (5/10/2026), TNI resmi menginjak usia 81 tahun. Usia yang semakin matang ini harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel TNI untuk terus bertransformasi menjadi prajurit yang prima,” kata Andrian kepada awak media.

Ia berharap momentum HUT ke-81 TNI dapat menjadi motivasi bagi setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Menurut Andrian, tema HUT ke-81 TNI memiliki makna penting karena menegaskan hubungan TNI dengan masyarakat.

“Sesuai dengan tema tersebut, saya rasa ini sangat penting dan mengandung makna yang luar biasa. Bahwa TNI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat itu sendiri,” ujarnya.

Selain peningkatan profesionalisme, Andrian menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk menjaga keamanan dan stabilitas di Provinsi Lampung.

TNI, kata dia, akan terus berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah Lampung, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

“Dalam mendukung keamanan dan stabilitas, khususnya di Lampung, peran TNI tentunya berkolaborasi dan bersinergi dengan kepolisian serta aparat lainnya,” ucapnya.

Menurut dia, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menjaga kondusivitas wilayah sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan tenang.

Setelah upacara, Danrem bersama para pejabat utama Korem 043/Garuda Hitam mengikuti syukuran sederhana. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan anjangsana ke Panti Asuhan Bussaini.

Anjangsana tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.

Kegiatan itu juga menegaskan bahwa peringatan hari ulang tahun TNI tidak semata-mata menjadi momentum seremonial, tetapi dapat diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dari Lapangan Saburai hingga Panti Asuhan Bussaini, rangkaian HUT ke-81 TNI di Lampung menjadi gambaran bahwa pengabdian prajurit tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi juga diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.*

Korem 043/Gatam Matangkan Persiapan TMMD ke-130 di Way Kanan

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Korem 043/Garuda Hitam mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Pemantapan dilakukan melalui rapat koordinasi secara video conference yang berlangsung di Aula Kompi B Yonif 143, Jalan Imam Bonjol, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).

Rapat dipimpin Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han., dan diikuti Kasrem 043/Gatam Kolonel Kav. Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han), Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sofrianes, Pabandya Bakti Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Fredi Simon Pasaribu, Wakapendam XXI/Radin Inten Letkol Inf Oki S., serta unsur Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

TMMD ke-130 akan dilaksanakan mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026 dengan sasaran pembangunan yang diarahkan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Pada sasaran fisik, TMMD mencakup pembangunan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 15 meter, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan onderlagh dan fasilitas masyarakat, serta rehabilitasi MCK dan tempat wudu Masjid Al-Ikhlas.

Selain sasaran fisik, sejumlah kegiatan nonfisik juga disiapkan, antara lain pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), penyuluhan UMKM dan pertanian, penyuluhan kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan perkawinan dan perceraian, serta edukasi stunting, Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Taufiq Shobri, M.Han., dalam arahannya mengatakan TMMD merupakan Operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan untuk membantu mempercepat pembangunan daerah, membuka akses layanan dasar, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pelaksanaan TMMD perlu disinergikan dengan Program Unggulan TNI AD, termasuk penyediaan air bersih, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan yang paling utama adalah partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, masyarakat harus dilibatkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga tahap akhir,” ujar Brigjen TNI Taufiq Shobri.

Korem 043/Gatam selanjutnya memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan seluruh unsur terkait guna memastikan pelaksanaan TMMD ke-130 berjalan terarah dan tepat sasaran.

TMMD tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan TMMD ke-130 di Kampung Gunung Sangkaran diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan layanan dasar sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut dan sekitarnya.*

Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Korem 043/Gatam Bagikan Masker dan Bersihkan Sekolah di Metro

JurnalKota.net – METRO – Menyikapi dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat Kota Metro, Lampung. Sejumlah langkah konkret dilakukan, mulai dari pembagian masker hingga gotong royong membersihkan fasilitas umum, Senin (7/9/2026).

Tampak sejumlah prajurit Korem 043/Gatam tersebar di titik-titik keramaian seperti kawasan pasar dan persimpangan lampu merah. Mereka secara aktif membagikan masker kepada pedagang, pengendara, serta warga yang sedang beraktivitas.

Selain memberikan bantuan fisik, personel juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Warga dihimbau untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara terasa berdebu akibat paparan abu vulkanik.

Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI terhadap keselamatan warga.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, tetapi tetap waspada. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara berdebu,” ujar Danrem dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pengerahan personel juga difokuskan untuk membersihkan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan nyaman.

Prioritas Lokasi Ramai

Kasi Ops Kasrem 043/Gatam menjelaskan bahwa distribusi masker diprioritaskan di area dengan mobilitas tinggi. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan perlindungan bagi sebanyak mungkin warga.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu memberikan perlindungan. Masker kami bagikan di pasar dan lampu merah karena di lokasi tersebut mobilitas warga cukup tinggi,” jelasnya.

Tak hanya berhenti di pembagian masker, para prajurit juga terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih. Bersama elemen masyarakat, mereka bergotong royong menyapu debu dan abu vulkanik yang menempel di lingkungan sekolah dan tempat ibadah.

Langkah ini diambil untuk memastikan anak-anak sekolah dan jemaah ibadah dapat beraktivitas dalam lingkungan yang lebih higienis dan sehat.

“Kami juga membantu membersihkan sekolah dan tempat ibadah agar anak-anak dan jemaah dapat beraktivitas dengan lebih aman, bersih, dan nyaman,” tambah Kasi Ops.

Imbauan Tetap Waspada

Kolonel Inf A. Wakhid Dedy Setiawan, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam, kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan tanpa disertai kepanikan. Ia menekankan peran informasi resmi dalam menghadapi situasi ini.

“Gunakan masker apabila kondisi udara berdebu atau terdapat paparan abu vulkanik. Yang paling penting, ikuti terus informasi serta arahan resmi dari instansi yang berwenang,” pesannya.

Hingga berita ini diturunkan, Korem 043/Gatam berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi. Mereka akan berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya untuk memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat kali ini bukan sekadar simbolis, melainkan bukti nyata upaya bersama dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan warga Kota Metro di tengah ancaman bencana alam.*

Panen Tebu Register 44 Kembali Bergulir, KSP Dudung Pastikan Aspirasi Petani Ditindaklanjuti

JurnalKota.net – WAY KANAN — Panen tebu di Register 44, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, kembali bergulir setelah aspirasi petani mendapat perhatian langsung dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., Kamis (3/9/2026).

Dalam kunjungannya ke Register 44, KSP Dudung didampingi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., jajaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda Way Kanan, TNI-Polri, serta instansi terkait.

Tiba di Way Kanan menggunakan helikopter Bell-412E PR, KSP Dudung bersama Danrem 043/Gatam langsung menuju Camp Area Workshop Register 44 untuk meninjau pelaksanaan panen raya tebu sekaligus berdialog dengan para petani.

Danrem 043/Gatam menegaskan komitmen Korem 043/Garuda Hitam untuk mengawal pelaksanaan panen agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Korem 043/Gatam bersama jajaran TNI di Way Kanan siap mengamankan dan mendampingi seluruh proses panen. Kehadiran kami merupakan bentuk nyata dukungan negara agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Danrem.

Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan di lapangan. Kehadiran aparat juga memberikan rasa aman bagi para petani dalam melaksanakan aktivitas panen.

Di hadapan petani, KSP Dudung menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk berkaitan dengan aspek administrasi dan hukum.

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi. Persoalan administrasi dan aspek hukum akan kami koordinasikan bersama Kementerian Kehutanan dan instansi terkait,” tegas KSP Dudung.

Sebelumnya, perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Register 44 telah menyampaikan kendala yang menyebabkan kegiatan panen sempat terhenti kepada Kantor Staf Kepresidenan. Aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan instansi terkait hingga kegiatan panen dapat kembali dilaksanakan.

“Yang utama adalah masyarakat dapat merasakan manfaat dari hasil panennya. Kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas,” ujar KSP Dudung.

Bagi masyarakat Negara Batin, komoditas tebu memiliki peran strategis sebagai sumber penghidupan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. Saat ini, sebanyak 57 kelompok tani telah mengantongi SK registrasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dengan total sekitar 2.200 anggota.

Kegiatan budidaya dan panen tebu tersebut juga menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja serta menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari angkutan, perdagangan, pupuk hingga sarana produksi pertanian.

Berdasarkan data per 31 Agustus 2026, sebanyak 3.788 hektare telah dipanen dari total target 6.252 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 289.800 ton tebu telah dikirim ke pabrik dengan rendemen rata-rata 8,56 persen.

Sementara itu, masih terdapat 2.464 hektare yang ditargetkan selesai dipanen pada pertengahan Oktober 2026, dengan potensi produksi mencapai sekitar 179.898 ton tebu.

Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi kegiatan tebu Register 44 terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat swasembada gula nasional.

Plt. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Drs. Sulpakar, M.M., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan pendampingan teknis dan fasilitasi kemitraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, KTH Register 44 berharap kemitraan yang selama ini berjalan dapat terus dilanjutkan.

Proses administrasi, lanjutnya, diharapkan tidak memadamkan harapan petani. Koordinasi dengan Kementerian Kehutanan akan terus dilakukan untuk mencari penyelesaian terbaik dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Senada dengan hal tersebut, Danrem 043/Gatam mengajak seluruh pihak dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah Way Kanan.

“Mari kita jaga Way Kanan tetap aman. Dengan kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya,” tegas Danrem.

Bagi para petani Register 44, kembali bergulirnya panen tebu bukan sekadar aktivitas produksi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi simbol harapan atas keberlanjutan usaha, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta penguatan perekonomian masyarakat Way Kanan.*

HUT Ke-79 Korem 043/Gatam, Danrem Silaturahmi dengan Sesepuh dan Keluarga Besar Prajurit

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Memperingati HUT ke-79 Korem 043/Garuda Hitam, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan anjangsana ke sejumlah sesepuh dan keluarga besar prajurit di Bandar Lampung, Senin (31/8/2026).

Didampingi para Pejabat Utama Korem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten beserta pengurus, Danrem mengawali kunjungan di kediaman Brigjen TNI (Purn) Mudjiono.

Dalam suasana kekeluargaan, Danrem bersilaturahmi sekaligus menyerap pengalaman dan nasihat dari salah satu sesepuh yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Korem 043/Gatam.

Brigjen TNI Sumarlin mengatakan, anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus untuk memohon doa restu dan arahan dalam melanjutkan pengabdian.

“Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus mohon doa restu dan arahan dari para sesepuh. Sebagai yang muda, kami membutuhkan bimbingan dalam mengemban tugas di Korem 043/Gatam,” ujar Brigjen TNI Sumarlin.

Dalam pertemuan tersebut, Danrem juga menyampaikan rencana pembenahan dan rehabilitasi kantor Korem di Metro. Ia berharap dukungan dan doa para sesepuh menjadi kekuatan bagi satuan dalam meningkatkan kesiapan melaksanakan tugas dan pengabdian.

Rangkaian anjangsana dilanjutkan ke kediaman Serma (Purn) Warmin di Langkapura, Bandar Lampung. Serma (Purn) Warmin merupakan mertua almarhum Serka Zuliaman.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyerahkan tali asih kepada keluarga dan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian Korem 043/Gatam terhadap keluarga besar prajurit.

Danrem menegaskan, perhatian terhadap keluarga prajurit merupakan bagian dari komitmen satuan yang tetap dijaga meskipun masa dinas telah berakhir.

“HUT Korem bukan hanya tentang bertambahnya usia satuan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi, menghargai jasa para pendahulu, dan memberikan perhatian kepada keluarga yang telah menjadi bagian dari pengabdian prajurit,” tegas Danrem.

Brigjen TNI (Purn) Mudjiono menyambut baik kunjungan tersebut. Ia turut berbagi pengalaman selama berdinas di Korem 043/Gatam serta menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan Danrem saat ini.

Anjangsana tersebut menjadi bagian dari upaya Korem 043/Gatam menjaga kesinambungan pengabdian dan hubungan kekeluargaan dengan para sesepuh serta keluarga besar prajurit.

Memasuki usia ke-79, Korem 043/Gatam terus berkomitmen melanjutkan pengabdian, menjaga hubungan kekeluargaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.*

Tanam Perdana di Tulang Bawang, Danrem 043/Gatam Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

JurnalKota.net – TULANG BAWANG — Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, mulai dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Hal itu ditandai dengan serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat dan tanam padi perdana Tahun Anggaran 2026, Jumat (28/8/2026).

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan bahwa serah terima lahan bukan merupakan akhir program, melainkan awal kerja nyata yang harus dilanjutkan melalui penanaman, perawatan hingga panen.

“Kita tidak hanya melihat tanah, tetapi sedang melihat masa depan. Dari lahan ini diharapkan tumbuh padi, penghasilan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi keluarga petani,” kata Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

Menurutnya, pertanian memiliki peran strategis karena pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Petani tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga turut menopang kehidupan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

“Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara,” ujarnya.

Danrem meminta seluruh pihak memastikan lahan yang telah dicetak tidak dibiarkan kosong atau terbengkalai. Setiap kendala dalam pengelolaan lahan harus segera dikoordinasikan agar dapat ditemukan solusi secara cepat dan tepat.

Ia juga menekankan kepada jajaran Kodim agar pendampingan tidak berhenti pada tanam perdana. Personel harus hadir secara berkelanjutan di tengah petani, mendengar kendala, membantu mencari solusi, serta mengawal proses pertanian dari tanam hingga panen.

Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menilai Kabupaten Tulang Bawang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan Lampung. Potensi tersebut harus diwujudkan menjadi produksi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Potensi tidak cukup. Potensi harus menjadi produksi, dan produksi harus menjadi kesejahteraan,” tegasnya.

Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, hamparan lahan tersebut berubah menjadi sawah hijau dengan tanaman padi yang tumbuh subur dan menghasilkan panen yang membanggakan.

“Jadikan tanam perdana ini sebagai awal semangat baru. Kita tanam dengan harapan dan doa, kita rawat dengan kerja keras, dan kita panen dengan semangat,” ujarnya.

Pemprov Lampung Dorong Sinergi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan, serah terima dan tanam perdana CSR merupakan momentum penting dalam pembangunan pertanian di Lampung.

Menurutnya, kegiatan tersebut menandai dimulainya pemanfaatan lahan sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Program tersebut merupakan tindak lanjut Nota Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang dengan Korem 043/Gatam tentang Ruang Kelola Tipe 2 Paket Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah Provinsi Lampung.

Elvira mengatakan, Lampung memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

“Lahan yang telah diserahterimakan merupakan amanah sekaligus peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, lahan harus dijaga, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Ia mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian, TNI, Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, petani, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Pastikan setiap lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” pungkasnya.*

Setetes Darah, Sejuta Harapan, Korem 043/Gatam Gelar Donor Darah Sambut HUT Ke-79

JurnalKota.net – METRO – Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-79 Korem 043/Gatam Tahun 2026 di Aula Pamungkas Makorem 043/Gatam, Jalan Veteran, Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan pengabdian Korem 043/Gatam kepada masyarakat. Donor darah tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79, tetapi juga merupakan aksi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan.

Sejak pagi, kegiatan diikuti personel TNI, Polri, Persit, unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan warga. Antusiasme peserta menunjukkan kuatnya kepedulian serta kebersamaan berbagai elemen dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Kasiintel Kasrem 043/Gatam Letkol Inf Djarot Susanto, S.H., M.Si., mengatakan donor darah merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang dapat memberikan manfaat besar bagi sesama.

“Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi orang yang membutuhkan, setetes darah itu bisa menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan kehidupan,” tegasnya.

Menurutnya, semangat berbagi perlu terus ditumbuhkan dan menjadi bagian dari karakter prajurit. Momentum HUT ke-79 Korem 043/Gatam diharapkan tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar Korem, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin HUT ke-79 Korem 043/Gatam tidak hanya dirasakan keluarga besar Korem, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat. Karena TNI lahir dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat,” lanjutnya.

Kegiatan donor darah sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, Persit, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama.

Turut hadir Dandenkes Korem 043/Gatam Letkol Ckm dr. Usman Alkaf, Sp.PD., FINASIM, Waka Polres Metro Kompol Agung Fedika, S.H., M.H., para Dan/Ka Satdisjanrem 043/Gatam, Kasat Pol PP Kota Metro Jose, Ketua Harian PSMTI Kota Metro Dedi, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten Ny. Baby Sumarlin, para pengurus Persit/Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 043, serta seluruh peserta donor darah.

Setiap kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi pasien di rumah sakit. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan.

Korem 043/Gatam berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-79, kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.

Melalui semangat “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, Korem 043/Gatam berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kebersamaan, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.*

Kasrem 043/Gatam Hadiri Monitoring Tim Penyuluh Karhutla Kodam XXI/Radin Inten

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto menghadiri kegiatan Monitoring Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kodam XXI/Radin Inten di Aula Sudirman Makodam XXI/Radin Inten, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi tersebut digelar untuk memperkuat kesiapan personel serta sinergi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya pemahaman tugas, koordinasi dengan satuan kewilayahan dan pemerintah daerah, serta penerapan pendekatan humanis kepada masyarakat. Personel juga diminta menjaga disiplin dan etika serta melaporkan setiap perkembangan di lapangan secara cepat, tepat, dan berjenjang.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat agar kehadiran kita benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat,” tegas Pangdam.

Pangdam menyampaikan, pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh masyarakat hingga masyarakat. Koordinasi dan komunikasi yang intensif dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini serta mencegah kebakaran sejak awal.

Melalui sinergi dan pendekatan humanis, personel diharapkan mampu mengantisipasi potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Kehadiran Kasrem 043/Gatam dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Korem 043/Gatam untuk memperkuat koordinasi dengan Kodam XXI/Radin Inten dalam menangani berbagai persoalan kewilayahan di Provinsi Lampung.

Monitoring diikuti Tim Penyuluh Karhutla Kodam XXI/Radin Inten yang terdiri atas Brigjen TNI Tommy Arif, Brigjen TNI Hasandi Lubis, Brigjen TNI Bangkit Rahmat, Kapten Cke Bronson, dan Kapten Ckm Supriyanto.

Turut hadir Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, Irdam Brigjen TNI Enjang, Asrendam XXI/Radin Inten Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, para Asisten Kasdam, Dan/Ka Balakdam, serta para Pasi Kodim jajaran Korem 043/Gatam.

Bagi Korem 043/Gatam, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan sekaligus upaya memperkuat kesiapsiagaan satuan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di wilayah Lampung.*