Transformasi Tata Kelola Pelayanan Pelanggan, Penjualan PLN UID Lampung Terdongkrak Tumbuh 7,10% atau 1,84 TWh di April 2023

JurnalKota, Bandar Lampung (11 Mei 2023) – PT PLN (Persero) Unit Induk Lampung berhasil membukukan penjualan sebesar 5,38 TWh selama tahun 2022. Hal ini merupakan buah dari transformasi yang dilakukan oleh PT PLN (Persero), khususnya di bidang pelayanan pelanggan.

Kesuksesan penjualan selama tahun 2022 tercermin pada peningkatan penjualan listrik sebesar 5,71% dari 1,74 Terrawatt hour (TWh) pada Bulan April tahun 2022, menjadi 1,84 TWh di bulan yang sama pada tahun 2023. Sehingga pendapatan penjualan tenaga listrik tumbuh sebesar 7,10% dari Rp. 1.871 Miliar pada April tahun 2002 menjadi Rp. 2.004 Miliar pada April tahun 2023.

Seiring dengan peningkatan penjualan tenaga listrik, peningkatan juga terjadi di sisi jumlah pelanggan, jumlah pendapatan dan jumlah VA tersambung di bulan April tahun 2023.

Hal itu dijelaskan oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto. “Peningkatan kinerja penjualan energi listrik ini juga diikuti dengan bertambahnya jumlah pelanggan sebesar 3,43% . Diikuti dengan peningkatan jumlah pendapatan sebesar 7,10%, dan peningkatan VA tersambung sebesar 5,02%.”

Pencapaian di tahun 2023 berdasarkan data penjualan dari bulan Januari hingga April 2023, tarif Rumah Tangga berkontribusi paling tinggi terhadap penjualan energi. Pada bulan April 2023, tarif Rumah Tangga berkontribusi terhadap penjualan PLN UID Lampung sebesar 59% atau sebesar 269,75 juta kwh. Sedangkan di Bulan Maret 2023 sebesar 54,4% atau sebesar 261,98 juta kwh.

Sehingga berdasarkan data tersebut kontribusi tarif Rumah Tangga terhadap penjualan PLN UID Lampung mengalami kenaikan antara bulan Maret dengan April 2023 sebesar 4,6%.

“Tren ini menunjukan adanya peningkatan Kinerja PLN salah satunya dalam hal penjualan energi. Hal ini merupakan buah dari tranformasi yang dilakukan PLN terutama dalam sektor pelayanan kepada masyarakat,” terang Saleh.

Transformasi digital pada sektor pelayanan kepada masyarakat yang dimaksud oleh Saleh adalah kemudahan pelayanan dan upaya peningkatan kepuasan pelanggan melalui super-app milik PLN yakni PLN Mobile. Dimana masyarakat dapat melakukan permohonan pelayanan PLN melalui smartphone.

“Transformasi digital yang diwujudkan oleh PLN melalui PLN Mobile ini merupakan upaya PLN dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dengan mempermudah pelanggan dalam menikmati layanan-layanan yang disediakan oleh PLN. Kami harap dengan hadirnya PLN dalam smartphone anda, PLN semakin hadir dan semakin melayani pelanggan tentunya dengan kualitas yang semakin baik. Aplikasi PLN Mobile dapat anda download secara gratis melalui Google Playstore untuk pengguna Android dan Appstore bagi pengguna iOS,” tutup Saleh. (red)

Sengketa Lahan Sidosari Tak Kunjung Usai, Majelis Hakim PN Kalianda Lakukan Sidang Lapangan

JurnalKota, Lampung Selatan – Sengketa Lahan di PTPN 7 Rejosari yang terletak di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan yang di klaim milik keluarga Dullah Ahmad/Supriatno Alm dan dikuasakan pengurusan serta pengolahannya kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pelindung Tanah Air (Pelita) belum juga menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Hal itu terlihat dari dilakukannya kembali sidang lapangan yang dihadiri Majelis Hakim dari Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, BPN Lampung Selatan, LSM Pelita, Kuasa Hukum keluarga Dullah Ahmad/Supriatno, Perwakilan PTPN 7 Rejosari, TNI dan Polres Lampung Selatan di lokasi lahan yang disengketakan di desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa 9 Mei 2023.

Dalam agenda sidang lapangan tersebut, Majelis Hakim dari PN Kalianda ingin memastikan kembali kepemilikan lahan yang disengketakan dengan mengukur batas-batas yang menjadi objek sengketa.

Menurut Amrullah, SH., selaku Kuasa Hukum dari keluarga Dullah Ahmad/Supriyatno mengatakan, bahwa pihak PTPN 7 Rejosari telah mengklaim lahan milik kliennya yang berada di desa Sidosari dengan HGU No. 16 Rejosari, Kecamatan Natar.

Diketahui bahwa desa Rejosari berada di sebelah kiri jalan lintas Sumatera Kecamatan Natar, bukan di lahan milik kliennya yang berada di desa Sidosari, Kecamatan Natar.

Hal tersebut dikatakannya atas bukti dari peta milik PTPN 7 Rejosari yang dikeluarkan oleh pemerintah, ujarnya.

Selain itu ditambahkan juga oleh Misran SR., selaku Ketua LSM Pelita bahwa pihaknya hanya menuntut haknya, bukan akan mengambil milik pihak lain dengan berdasarkan surat-surat yang ada.

“Hari ini dilakukan sidang lapangan untuk memeriksa batas-batas sesuai dengan peta yang ada, berapa luas keseluruhan dari batas peta itu dan jika di luar dari itu berarti bukan milik PTPN 7,” tandasnya.

“Namun sudah dua kali sidang lapangan, satu kali pun mereka tidak mau melakukan itu (bukti data),” jelasnya lagi.

Dikatakannya juga, pihak LSM Pelita beserta Kuasa Hukum akan terus memperjuangkan lahan 150 hektar milik kliennya, namun jika ini tidak dilakukan pengecekan sesuai dengan data peta dan fakta di lapangan, pihaknya menganggap sidang tersebut tidak Fair.

Dengan selesainya sidang yang dilakukan di satu titik tersebut, Majelis Hakim PN Kalianda akan melanjutkan kembali sidang beberapa hari ke depan.

Dilain sisi, pihak PTPN 7 Rejosari dan Majelis Hakim Kalianda enggan memberikan komentar kepada beberapa awak media terkait hasil dari sidang lapangan tersebut. (red)

Pertumbuhan Ekonomi Lampung TW I 2023 Tetap Kuat, Meski Sedikit Melambat

JurnalKota – Kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan I 2023 tumbuh kuat 4,96% (yoy), meski sedikit melambat dibandingkan  pertumbuhan triwulan sebelumnya yang tercatat 5,05% (yoy). Pertumbuhan  pada triwulan laporan ini ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi LNRPT, Ekspor, Investasi, PMTB dan Konsumsi Pemerintah yang semuanya mengalami pertumbuhan positif dan meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan I 2023 berdasarkan ADHB tercatat sebesar 105,59 triliun dan berdasarkan ADHK (2010) sebesar Rp63,86 triliun.

Selain itu, Pertumbuhan di triwulan tersebut juga memberikan indikasi perbaikan ekonomi Lampung terus berlanjut dan semakin solid serta menuju pada rata-rata pertumbuhan ekonomi sebelum masa pandemi.

Dari sisi permintaan, sedikit melambatnya kinerja perekonomian Lampung pada triwulan I 2023 disebabkan oleh penurunan kontribusi sektor eksternal seiring dengan peningkatan total impor. Net ekspor pada triwulan I 2023 tercatat mengalami kontraksi 29,81% (yoy), lebih dalam jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang terkontraksi 20,05% (yoy). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh impor Provinsi Lampung pada triwulan I 2023 yang tumbuh 8,08% (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,62% (yoy) sejalan dengan peningkatan impor besi dan baja, kendaraan bermotor, serta aneka produk plastik.

Sementara itu, ekspor juga tercatat meningkat, menjadi 10,12% (yoy) dari 8,88% (yoy) pada triwulan sebelumnya, didorong oleh peningkatan kinerja ekspor kopi robusta, bungkil inti kelapa sawit, produk olahan minuman, serta ikan dan udang. Penurunan kontribusi net ekspor juga disebabkan oleh kinerja ekspor minyak kelapa sawit dan batubara yang masih terkontraksi sejalan dengan normalisasi harga acuan kelapa sawit dunia dan permintaan batubara India yang melambat.

Di sisi lain, kinerja setiap komponen permintaan domestik meningkat pada triwulan I 2023. Kinerja Konsumsi Rumah Tangga (Konsumsi RT) pada triwulan I 2023 tumbuh 4,88% (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan 4,67% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh peningkatan impor barang konsumsi, pelaksanaan festival musik, dan gerai makanan sejalan dengan penghapusan kebijakan PPKM.

Optimisme masyarakat yang meningkat sejalan dengan peningkatan UMP tahun 2023 juga turut mendukung peningkatan Konsumsi RT pada triwulan I 2023, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen pada triwulan I 2023 yang tercatat sebesar 130, meningkat jika dibandingkan 116 pada triwulan sebelumnya. Investasi (PMTB) pada triwulan I 2023 tumbuh 2,83% (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan 2,78% (yoy) pada triwulan sebelumnya sejalan dengan PMA dan PMDN yang masing-masing meningkat 154,78 (yoy) dan 21,53% (yoy) pada triwulan I 2023.

Peningkatan aktivitas investasi juga terkonfirmasi dari peningkatan impor besi dan baja serta kendaraan bermotor.  Lebih lanjut, Konsumsi Pemerintah tercatat tumbuh 3,01% (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang terkontraksi 5,18% (yoy). Peningkatan Konsumsi Pemerintah didorong oleh peningkatan pagu belanja pegawai dan persentase realisasi belanja barang dan jasa sebesar 12,22%, lebih tinggi jika dibandingkan 8,74% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Adapun konsumsi LNPRT tercatat tumbuh 6,90% (yoy) pada triwulan I 2023, meningkat jika dibandingkan triwulan sebelumnya yang terkontraksi 4,36% (yoy).

Dari sisi Lapangan Usaha (LU), laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan I 2023 terutama ditopang oleh Kinerja LU Perdagangan Besar dan Eceran tercatat tumbuh 14,29% (yoy), tetap kuat meski melambat jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang tumbuh 17,51% (yoy). Lebih lanjut, LU Transportasi dan Pergudangan (Trans-Gud) tercatat tumbuh 25,80% (yoy), tetap kuat meski melambat jika dibandingkan dengan 27,02% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Peningkatan kinerja kedua LU didorong oleh peningkatan mobilitas akibat penghapusan kebijakan PPKM dan penyebaran COVID-19 yang jauh lebih terkendali jika dibandingkan dengan triwulan I 2022. Adapun kinerja LU PBE dan LU Trans-Gud yang sedikit melambat dipengaruhi oleh pola seasonal pasca berakhirnya HBKN Natal dan Tahun Baru tahun 2022.

Sementara itu, kinerja LU Industri Pengolahan pada triwulan I 2023 tumbuh 3,32% (yoy), meningkat jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang terkontraksi 6,19% (yoy).

Peningkatan kinerja LU Industri Pengolahan didorong oleh peningkatan permintaan produk olahan makanan (terutama nata de coco dan aneka jelly) serta produk bahan pakan ternak, termasuk bungkil inti kelapa sawit, menjelang Bulan Ramadhan 1444 H.

Kuatnya kinerja ekonomi Lampung pada TW I 2023 juga ditopang oleh kinerja LU Informasi dan Komunikasi yang tumbuh 11,95% (yoy), meningkat jika dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 9,40% (yoy), sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna layanan jasa telekomunikasi untuk konsumen rumah tangga serta terdapat perluasan jaringan 5G pada kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Kinerja perekonomian Lampung pada triwulan I 2023 yang tumbuh melambat disebabkan oleh penurunan kinerja Lapangan Usaha (LU) Primer dan Jasa Keuangan. Kinerja LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan pada triwulan I 2023 tercatat mengalami kontraksi 0,75% (yoy), lebih rendah jika dibandingkan kinerja triwulan sebelumnya yang tumbuh 6,16% (yoy).

Penurunan kinerja tersebut disebabkan oleh pergeseran periode panen raya padi ke bulan April – Mei, yang sebelumnya terjadi pada bulan Maret – April, seiring dengan tertundanya periode tanam padi akibat adanya peralihan fungsi lahan sawah untuk tanaman ubi kayu. Kinerja LU Pertambangan dan Penggalian pada triwulan laporan tercatat terkontraksi 1,62% (yoy), meski membaik jika dibandingkan dengan -2,79% (yoy) pada triwulan sebelumnya, akibat proses ekplorasi kilang minyak baru yang belum mencatatkan hasil tambang yang optimal.

Lebih lanjut, kinerja LU Jasa Keuangan dan Asuransi pada triwulan I 2023 tercatat masih mengalami kontraksi 5,00% (yoy) sejalan dengan penurunan Return on Assets (RoA) pada periode laporan.

Ke depan, perbaikan kinerja ekonomi Provinsi Lampung diperkirakan terus berlanjut, meski risiko dari sektor eksternal perlu diwaspadai. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang optimal serta menjaga stabilitas makroekonomi di tengah adanya scarring effect akibat penyebaran COVID-19 dan meningkatnya risiko inflasi akibat tekanan eksternal dan domestik, diperlukan upaya bersama seluruh pihak, antara lain:

  1. Memperkuat permintaan domestik dengan mendorong peningkatan produktivitas Lapangan Usaha Utama antara lain Lapangan Usaha Pertanian, terutama subsektor tanaman pangan, melalui peningkatan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (ALSINTAN) dan benih berkualitas, penguatan askes pembiayaan procyclical bagi Petani, serta memastikan ketersediaan pupuk berkualitas di Provinsi Lampung di tengah tereskalasinya tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina;
  2. Mendorong sinergi pemulihan dan penguatan struktur industri pengolahan, terutama terkait ketersediaan bahan baku berkualitas, debottlenecking permasalahan logistik, percepatan pemulihan stabilitas finansial, serta hilirisasi;
  3. Mendorong hilirisasi industri berbasis pertanian dengan mendukung UMKM klaster pertanian yang termasuk ke dalam komoditas unggulan daerah dan memberikan kontribusi besar terhadap stabilitas harga serta didukung dengan ketersediaan bahan baku yang ada di daerah.
  4. Mendorong berlanjutnya peningkatan konsumsi rumah tangga dengan menjaga pemulihan daya beli masyarakat, percepatan pemanfaatan dana desa, realisasi bantuan sosial/subsidi dan program perbaikan kesejahteraan terutama yang menyasar pada UMKM dan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), termasuk akselerasi digitalisasi sistem pembayaran melalui perluasan penggunaan QRIS dan intensifikasi program elektronifikasi;
  5. Mendorong pertumbuhan investasi dengan menjaga persepsi positif investor swasta. Hal tersebut dapat dilakukan melalui:
    1. Perbaikan dan penyempurnaan iklim kemudahan berusaha termasuk aspek informasi;
    2. Aspek regulasi termasuk di antaranya percepatan penyempurnaan OSS-RBA;
    3. Mengoptimalkan peran Forum Investasi Lampung (FOILA) sebagai salah satu media untuk mempromosikan potensi investasi Lampung;
    4. Mengidentifikasi dan mendaftar proyek yang clean and clear yang siap dipromosikan di event promosi investasi luar negeri melalui GIRU-IRU-RIRU; dan
    5. Mendorong dan mendukung investasi bagi sektor ekonomi lain seperti Pariwisata sebagai new source of growth dan mendorong pengembangan Quality Tourism.
    6. Mendorong penguatan investasi melalui penguatan infrastruktur.
  6. Menjaga dan meningkatkan kinerja ekspor Lampung dengan (1) hilirisasi produk untuk penciptaan nilai tambah; (2) meningkatkan kelembagaan dan kapasitas serta digitalisasi untuk mendukung UMKM Go Export; (3) Perluasan ekspor ke pasar non tradisional, promosi, dan penguatan kerjasama perdagangan; (4) memastikan ketersediaan infrastruktur yang memadai; serta (5) pemberian dukungan untuk efisiensi biaya logistik;
  7. Identifikasi potensi sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi antara lain melalui optimalisasi local value chain (LVC) sebagai strategi dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi di daerah, dan tidak terbatas pada sektor pertanian pangan, namun termasuk sektor lainnya memuat komoditas/produk/jasa usaha (KPJU) unggulan UMKM Provinsi Lampung yaitu industri pengolahan, perdagangan, perikanan, dan akomodasi, makan, dan minum. Penguatan LVC tersebut di antaranya dengan membentuk klaster-klaster ekonomi baru atau ekosistem dimana korporasi dapat berperan sebagai aggregator dan offtaker;
  8. Pemantauan indikator terkini ekonomi daerah (Early Warning System) yang akurat dan terkini untuk memantau denyut perekonomian daerah;

Upaya 4K, diantaranya memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. (red)

Sukseskan Kunker RI 1 Ke Lampung, PLN Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis yang Andal Tanpa Kedip

JurnalKota, Bandar Lampung (5 Mei 2023) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyajikan layanan listrik yang andal dan tanpa kedip guna menyukseskan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Provinsi Lampung pada hari Jumat, 5 Mei 2023. Segala persiapan telah dilakukan PLN UID Lampung sejak beberapa hari sebelumnya guna memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman.

General Manager PLN UID Lampung Saleh Siswanto mengatakan, PLN berkomitmen untuk mendukung kelancaran setiap agenda kenegaraan dengan menghadirkan pasokan listrik yang andal tanpa kedip.

“PLN telah siapkan sistem kelistrikan berlapis, sehingga dapat dipastikan memperkuat keandalan pasokan bahkan menjamin tidak terjadi padam meskipun hanya kedip,” tutur Saleh Siswanto.

Saleh memaparkan, PLN telah menempatkan petugas-petugas pilihan yang disebar di beberapa titik dengan menerapkan SOP (Standar Operasional Prosedur) khusus untuk memastikan pasokan listrik andal tanpa kedip.

Beberapa lokasi titik prioritas pengamanan pasokan listrik yang menjadi tujuan kunjungan kerja Presiden RI di Lampung antara lain di Kabupaten Lampung Selatan yaitu Bandara Raden Inten II, Pasar Natar, Masjid Airan Raya, sedangkan di Kota Bandar Lampung yaitu Rumah Kayu dan Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami pastikan kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung dalam kondisi aman. Khususnya, pasokan listrik pada lokasi yang menjadi objek kunjungan RI 1 disuplai dari beberapa Gardu Induk atau GI, diantaranya GI Sukarame, GI Natar, GI Tegineneng dan GI Seputih Banyak, semuanya dalam kondisi siaga,” tegasnya.

Selain itu, Saleh juga menambahkan, PLN menyiagakan peralatan-peralatan penunjang tambahan seperti 5 Unit Genset Bergerak (UGB) dan 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 100 kVA pada lokasi kunjungan RI 1.

“Peralatan-peralatan penunjang tambahan yang kami siapkan seperti UGB dan UPS digunakan sebagai sistem pengamanan pasokan listrik berlapis, sehingga dapat memperkuat kelistrikan yang andal dan tanpa kedip,” pungkasnya.

PLN Kembali Cetak Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah

JurnalKota, Jakarta – PT PLN (Persero) kembali mencetak rekor kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah melalui capaian laba bersih tahun 2022 di tengah situasi pemulihan pascapandemi covid-19, tekanan ekonomi global, dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Darmawan Prasodjo, PLN berhasil melewati masa sulit yang saat itu diprediksi banyak korporasi bertumbangan. Transformasi yang dilakukan PLN menjadi kunci keberhasilan perusahaan.

Melalui Transformasi, PLN mengubah paradigma dan cara kerja menjadi lebih lincah dan produktif sehingga tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan namun juga di saat bersamaan berhasil melakukan efisiensi operasional maupun keuangan perusahaan. Hasilnya pada laporan keuangan 2022 (audited), PLN mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,4 triliun. Angka tersebut lebih tinggi 124% dibandingkan target yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp6,4 triliun.

“Capaian ini bukan sekadar angka. Di balik itu semua, ada kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh insan PLN yang melakukan transformasi dengan fondasi digitalisasi. Menata seluruh proses bisnis yang berserak menjadi unified, yang terfragmentasi menjadi streamlined. Mengubah kultur organisasi dari bureaucratic like menjadi business like. Mengubah sistem pelayanan pelanggan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan,” ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

PLN mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah, sebab kinerja positif ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan. Selain dukungan luar biasa yang diberikan kepada kami, Pemerintah juga berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mampu mengupayakan daya beli masyarakat terjaga, sehingga konsumsi listrik meningkat,” tutur Darmawan.

Pencapaian ini ditorehkan PLN dalam situasi turbulensi ekonomi global dan nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi yang sangat tajam. PLN berhasil meningkatkan penjualan listrik sebesar 6,3% dari 257,6 Terrawatt hour (TWh) pada tahun 2021, menjadi 273,8 TWh pada tahun 2022. Hal ini berdampak pada meningkatnya pendapatan penjualan tenaga listrik 7,7% dari Rp288,9 triliun pada tahun 2021, menjadi Rp311,1 triliun pada tahun 2022.

Keberhasilan ini juga diraih PLN berkat upaya efisiensi melalui transformasi digital secara end to end. Mulai dari digitalisasi sistem pembangkit, transmisi, distribusi, pengadaan, pengendalian sistem keuangan, hingga sistem monitoring aset, hasilnya proses bisnis lebih efektif dan tepat sasaran.

Berkat seluruh upaya ini, layanan PLN yang sebelumnya banyak dikeluhkan, kini diapresiasi oleh pelanggan, baik secara langsung maupun disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile. Bahkan, PLN juga mendapat pengakuan dari para stakeholder berupa lebih dari 300 penghargaan yang diterima sepanjang 2022.

“Sebagai jantungnya perekonomian Indonesia, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya demi menghadirkan listrik andal, terjangkau, dan berkelanjutan. Kami juga terus mengakselerasi transisi energi demi mencapai kemandirian dan kedaulatan energi nasional,” pungkas Darmawan. (red)

Dibalik Kisah Kartini PLN, Rela Jauh dari Keluarga Demi Terangnya Hari Raya

JurnalKota, Bandar Lampung – Berkumpul bersama keluarga merupakan kebahagiaan yang sangat dinanti-nanti sebagian masyarakat saat merayakan hari raya. Spesialnya, perayaan hari raya Idul Fitri pada tahun 2023 ini bersamaan dengan peringatan Hari Kartini.

Tentunya momentum tersebut menciptakan kisah dan kesan tersendiri khususnya bagi Srikandi PLN yang bertugas dalam menjaga pasokan listrik agar tetap aman dan andal.

Salah satunya, Muqsita Ghaniya, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Pulung Kencana. Didapuk sebagai nahkoda pada PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pulung Kencana, ia tak kenal lelah menjaga pasokan listrik agar tetap andal dan aman demi kenyamanan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Sebagai seorang perempuan yang jauh dari sanak keluarga, Sita (sapaan akrabnya) mengaku bahwa melayani masyarakat yang menjalankan ibadah baginya merupakan pekerjaan yang sangat mulia.

“Kalau ditanya sedih, pastilah sedih karena jauh dari keluarga. Namun, melayani masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Selain itu menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal saat masyarakat beribadah juga merupakan pekerjaan yang sangat mulia,” ujarnya, 21 April 2023.

Hal yang sama disampaikan Agustina Saptamargani, seorang ibu beranak satu yang diamanahkan sebagai Manager PLN ULP Karang. Sebagai pelayan masyarakat di Kota Bandar Lampung, Agustina tentu memiliki tantangan tersendiri.

“Kuncinya, kita nikmati apa yang sudah menjadi pekerjaan dan tanggung jawab. Dukungan keluarga, baik suami dan anak sangat penting dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Begitupun Ulfah Nisa Fitri, srikandi PLN yang kainnya dan turut aktif menjaga pasokan listrik aman dan andal dalam perayaan Idul Fitri 1444 H. Selaku Manger PLN ULP Teluk Betung yang memiliki wilayah kerja cukup luas, tidak menyurutkan Ulfah untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya, tugas dan tanggung jawab yang diembannya merupakan amanah yang diberikan negara dan harus dilaksanakan dengan baik.

Dia menambahkan, PLN perusahaan milik negara membutuhkan dedikasi seluruh pekerjanya, termasuk pekerja perempuan seperti dirinya.

“Jadi, peran perempuan dalam perusahaan juga sangat penting dan setara dengan pekerja pria. Karena itu, kaum perempuan tetap harus maju tanpa harus meninggalkan kodratnya sebagai perempuan”, pungkas Ulfah. (red)

Posko Siaga PLN Diminati Pemudik Mulai dari Isi Baterai Mobil Listrik Hingga Seduh Susu, Ini Alasannya

JurnalKota, Bandar Lampung – Pemudik menempuh perjalanan berkilo-kilo meter dari perantauannya hingga ke kampung halaman tentunya cukup menguras energi. Istirahat sejenak di lokasi yang nyaman dan aman menjadi pertimbangan khusus bagi para pemudik.

Posko-posko siaga mudik yang disiagakan oleh PLN UID Lampung di sepanjang jalur mudik ternyata menjadi alternatif terbaik bagi para pemudik. Selain aman dan nyaman, petugas-petugas yang di ditempatkan di posko-posko PLN dikenal ramah bagi pemudik.

Tampak juga beberapa pemudik yang menggunakan kendaraan listriknya dan singgah di SPKLU PLN Rest Area Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Km 49A. Tujuannya, untuk melakukan pengisian daya baterai mobil listriknya sambil beristirahat sejenak di Posko Siaga PLN yang berada tepat di samping SPKLU tersebut.

Seperti halnya Paranai, pemudik yang melakukan perjalanan mudik dengan mengendarai mobil listrik dari Jakarta menuju Palembang Sumatra Selatan.

Paranai mengatakan, Dia merasa sangat senang atas pelayanan PLN yang telah menyediakan fasilitas SPKLU khususnya di beberapa Rest Area JTTS. Menurutnya fasilitas SPKLU itu sangat membantu dan menambah kenyamanan bagi pengendara mobil listrik dalam menempuh perjalanannya.

“SPKLU PLN ini tentunya membantu dan memudahkan para pemudik yang menggunakan mobil listrik dan memerlukan pengisian ulang daya baterainya. Selain itu, pemudik juga dapat istirahat sejenak di sini sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, Riri (32) seorang ibu asal Jakarta Timur dengan tujuan Solok Sumatera Barat. Dia memilih singgah di posko siaga PLN yang berada di Rest Area Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Km 234A Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.

Riri mengaku bahwa Dia lebih merasa nyaman dan aman singgah di posko siaga PLN tersebut meskipun hanya sekadar menyeduh susu untuk balitanya.

“Posko siaga PLN sangat membantu sekali, petugas-petugasnya juga ramah serta tersedianya air panas untuk menyeduh susu buat balita kami. PLN luar biasa, sangat membantu,” ujar Riri.

Hal yang sama diungkapkan Herman warga Bandar Lampung yang melakukan perjalanan dari Palembang Sumatra Selatan. Dia menyempatkan singgah di Posko Siaga PLN Rest Area JTTS km 172B untuk beristirahat sebelum melakukan perjalanannya ke Bandar Lampung.

“PLN ikut serta menyediakan posko bagi para pemudik, ini perlu diapresiasi buat PLN, ini keren banget,” pungkas Herman. (red)

Realisasikan PMN Jelang Idul Fitri 1444 H, Pekon Tirom dan Way Asahan Akhirnya Bisa Nikmati Listrik PLN

JurnalKota, Bandar Lampung – Masih melanjutkan perjuangan melistriki desa belum terlistrik di Kabupaten Tanggamus, PT PLN (Persero) kembali berhasil menyalakan ratusan rumah warga di Pekon Tirom dan Way Asahan. Kedua pekon (desa) tersebut merupakan 2 dari 7 desa yang belum teraliri listrik di Kabupaten Tanggamus. , 17 April 2023

Keberhasilan PT PLN (Persero) menyalakan listrik di Pekon Tirom dan Way Asahan merupakan wujud nyata hadirnya dalam mewujudkan energi listrik yang berkeadilan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto menuturkan, jumlah desa yang telah berlistrik terus mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2021 rasio desa berlistrik sebesar 99,43 persen dan tahun 2023 sebesar 99,58 persen.

“Setelah pada bulan Maret lalu PLN berhasil melakukan penyalaan listrik di Pekon Karang Brak, pada Bulan April tahun 2023 menjelang Idul Fitri 1444 H ini kami kembali berhasil melakukan 2 desa di Kabupaten Tanggamus yakni Pekon Pekon Tirom dan Pekon Way Asahan. Tersisa 5 pekon lagi di Kabupaten Tanggamus yang kami terus kebut pekerjaan pembangunannya walaupun dengan akses dan medan yang berat,” ujarnya.

Hambatan kerap kali ditemui oleh tim PLN ketika melaksanakan pembangunan kelistrikan di wilayah-wilayah terpencil. Pembangunan kelistrikan di Pekon Pekon Tirom dan Pekon Way Asahan tak jauh berbeda. Proses pembangunan di kedua pekon ini diinisiasi sejak Bulan April tahun 2022 dan selesai di Bulan April 2023.

“Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Pekon Tirom dan Way Asahan tentu memiliki tingkat kesulitan tinggi. Kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan kesulitan mobilisasi material. Namun dengan semangat dan komitmen PLN untuk memberikan listrik bagi masyarakat hingga pelosok, pekerjaan ini dapat selesai dan berbuah manis untuk semua terutama di bulan suci yang penuh berkah ini,” tambah Saleh.

Saleh Siswanto juga mengatakan bahwa PLN berkomitmen penuh akan terus mendukung pemerintah untuk meningkatkan rasio desa berlistrik khususnya di wilayah Provinsi Lampung. Tentunya, hal tersebut sejalan dengan upaya PLN dalam mewujudkan energi yang berkeadilan.

“Melistriki desa bukan sekedar mengejar pencapaian kinerja, tetapi bagian dari upaya PLN untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Untuk saat ini di Pekon Tirom, PLN telah membangun 4 unit gardu berkapasitas 400 kVA serta Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dengan Panjang 10 kms dan Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 12 kms. Sedangkan di Pekon Way Asahan, 2 unit gardu berkapasitas 200 kVA, JTM sepanjang 8,7 kms dan JTR sepanjang 10,2 kms berhasil diselesaikan. Sebanyak 657 rumah tangga sudah terdaftar untuk siap menjadi pelanggan PLN.

“Penyalaan listrik di Pekon Tirom dan Pekon Way Asahan merupakan kelanjutan dari Pekon Teluk Brak yang telah menyala di tahun 2022 dan Pekon Karang Brak di Maret tahun 2023, masih tersisa lima desa lagi di Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus yang targetnya selesai di tahun 2023 ini,” pungkas Saleh.

Berdasarkan data, terdapat 11 desa lagi yang belum berlistrik di Provinsi Lampung. Menurutnya, semua desa di Provinsi Lampung terutama pada desa yang tidak terkendala baik secara teknis, administrasi dan perijinan ditargetkan berlistrik di tahun 2023. (red)

PLN Sebar Enam Titik Posko Siaga Lebaran Sepanjang Jalur Mudik di Lampung

Lima Titik SPKLU Ikut Disiapkan Guna Menambah Kenyamanan Pemudik Pengguna Kendaraan Listrik

JurnalKota, Bandar Lampung  – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat terutama pada masa mudik lebaran Idul Fitri 1444H. Sebanyak enam titik Posko Mudik PLN telah disiapkan di sepanjang jalur perlintasan pemudik dari dan ke Provinsi Lampung.

General Manager PLN UID Lampung Saleh Siswanto mengatakan, hal itu merupakan bentuk pelayanan PLN kepada masyarakat, terutama kepada pemudik yang akan menuju ataupun sekedar melintas di Provinsi Lampung. Dijelaskannya, PLN UID Lampung telah mempersiapkan sebanyak enam titik posko Siaga Lebaran Idul Fitri 1444H yang disebar sepanjang jalur mudik di Provinsi Lampung.

“Sebanyak enam Posko kita siapkan, bagi para pemudik yang sedang melakukan perjalanannya, dapat memanfaatkannya untuk beristirahat sejenak dengan nyaman sambil melakukan pengisian baterai handphone. Tentunya PLN ingin hadir di tengah-tengah masyarakat terutama pada momen Idul fitri 1444 H,” ujar Saleh. 14 Maret 2023

Posko-posko siaga tersebut menyediakan fasilitas pengisian baterai handphone secara gratis bagi pemudik yang singgah. Selain itu, tersedia juga tempat istirahat serta minuman ringan secara gratis.

Adapun keenam titik Posko Mudik yang disiagakan PLN diantaranya empat titik di di Ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yaitu Posko Siaga Rest Area KM 49A, Rest Area Km 234A, Rest Area Km 20B dan Rest Area Km 172B, satu titik berada di Jalan Lintas Tengah Sumatera yaitu Posko Siaga Bandar Jaya dan satu titik lagi berada di Jalan Lintas Barat Sumatera yaitu Posko Siaga Talang Padang.

Saleh Siswanto menambahkan, PLN UID Lampung juga telah menyiagakan lima titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) guna memberikan kenyamanan para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Ditambahkannya, SPKLU tersebut diantaranya empat titik di sepanjang ruas JTTS yaitu Rest Area Km 49A, Rest Area Km 163A, Rest Area Km 172B dan Rest Area Km 20B, sedangkan satu titik SPKLU berada di Kota Bandar Lampung yaitu di Els Coffee and Roastery Jalan Sukarno Hatta Bandar Lampung.

“Selain posko siaga, terdapat lima titik SPKLU PLN yang beroperasi dengan baik sehingga dapat menambah kenyaman bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik,”

Lebih lanjut Saleh Siswanto mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat hendak melakukan perjalanan mudik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum mudik ke kampung halaman harus dapat memastikan keamanan instalasi listriknya.

“Ketika waktu mudik lebaran tiba dan semua anggota keluarga harus meninggalkan rumah, masyarakat perlu memastikan keamanan instalasi listriknya seperti mematikan serta mencabut semua peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah, memasang sensor cahaya agar lampu menyala dengan efisien. Selain itu, mengisi token listrik bagi pelanggan prabayar dan juga memastikan tagihan listrik telah terbayar sebelum tanggal 20 agar memberikan kenyamanan dan terhindar dari resiko pemutusan bagi pelanggan pascabayar,” kata Saleh.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan pemeriksaan listriknya nanti sebelum mudik, agar mudik aman dan nyaman.” Tutup Saleh. (red)

Kolaborasi PLN Peduli dan YBM, Tingkatkan Fasilitas Pendidikan Lewat Berbagi Keberkahan Ramadhan

JurnalKota, Lampung – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli bersama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di Lampung. Dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan, PLN dan YBM memberikan bantuan alat penunjang fasilitas pendidikan kepada 8 lembaga pendidikan yang tersebar di Provinsi Lampung. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 12 April 2023.

Program PLN Peduli kali ini bertajuk berbagi kebahagiaan ramadhan yang merupakan kolaborasi antara PLN bersama YBM sebagai upaya untuk terus membangun kepedulian terhadap anak bangsa khususnya di bidang pendidikan. Program ini dilaksanakan secara serentak di 8 lembaga pendidikan di Provinsi Lampung yakni TPA RA Mutasha, Madrasah Al-Ikhlas, Yayasan Ibnu Khaldun Center, Pondok Pesantren Inklusi Tri Bhakti Al Qudwah, Pondok Pesantren Tahfidz Imam Syafi’I, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nurul Muttaqin, Pondok Pesantren Miftahul Huda Sindangsari, TPA Madarijul-Ulum.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan, “PLN menyalurkan bantuan melalui PLN Peduli dan YBM ke 8 lembaga pendidikan yang tersebar di Provinsi Lampung. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar seperti laptop dan proyektor.”

Saleh berharap dengan pemberian bantuan melalui program kebahagiaan ramadhan ini dapat memberikan manfaat positif terutama dalam bidang pendidikan khususnya di Provinsi Lampung. “Hal ini merupakan wujud rasa syukur PLN untuk terus menebar kebahagian di bulan yang suci ini. Dengan pemberian manfaat kepada 8 lembaga pendidikan tersebut, kami harap manfaatnya dapat dirasakan menyebar dan merata ke seluruh penerima,” ungkap Saleh.

Kepala Sekolah TPA RA Mutasha, Maya Utami selaku salah satu penerima manfaat program ini mengungkapkan rasa syukurnya atas pemberian manfaat berupa alat penunjang pendidikan oleh PLN. “Kami segenap guru dan siswa TPA RA Mutasha mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN. Melalui PLN Peduli dan YBM, kami dapat menikmati fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar yang lebih baik dari sebelumnya. Kami harap, hal ini dapat bermanfaat positif bagi anak-anak didik TPA RA Mutasha yang merupakan penerus bangsa ini, namun juga dapat bermanfaat bagi PLN. Terima kasih PLN,” tutur Maya.

Sementara itu, perwakilan penerima manfaat Yayasan Ibnu Khaldun Center, Ibnu Khaldun selaku ketua yayasan juga mengucap syukur dan terima kasih kepada PLN atas manfaat yang diberikan. “Anak-anak sangat bersemangat dengan kegiatan belajar-mengajar yang akan datang. Bantuan berupa alat penunjang pendidikan ini benar-benar bagaikan angin segar untuk anak-anak didik kami. Mereka sudah tidak sabar memanfaatkannya.” Ibnu juga mengatakan, “Dengan adanya bantuan yang diberikan melalui program ini, kami berharap PLN terus maju dan dimudahkan dalam setiap urusannya berkat kepedulian dan rasa saling membantu terutama di bulan suci ramadhan ini. Sekali lagi terima kasih PLN.” (red)