Yayasan Bakrie Amanah Mendanai Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie yang Segera Diresmikan September Mendatang

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberi apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Bakrie Amanah yang telah mendanai pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie dan siap diresmikan pada 12 September 2025 mendatang.

Gubernur Mirza menyebut kehadiran Masjid Raya Al-Bakrie adalah kontribusi luar biasa yang akan dikenang masyarakat.

“Keluarga Bakrie telah memberikan kontribusi yang sangat luar biasa. Masjid ini bukan hanya sekadar masjid, tapi akan jadi landmark. Orang kalau melihat Bandar Lampung, akan ingat Masjid Bakrie,” ujarnya, ketika menerima pengurus Yayasan Bakrie Amanah di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (27/8/2025).

Lebih lanjut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie tidak boleh dipandang semata-mata sebagai bangunan fisik, melainkan harus menghadirkan rasa yang hidup dalam diri umat.

Ia berharap Masjid Raya Al-Bakrie menjadi ruang inklusif yang terbuka bagi siapa saja, bukan hanya untuk kelompok tertentu.

“Masjid ini harus punya rasa, bukan hanya bagus, bukan hanya besar. Masjid harus inklusif, orang melihat senang, ada ketertarikan hati untuk ibadah dan dekat dengan Allah Ta’ala,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik dan profesional agar Masjid Raya Al-Bakrie benar-benar bisa menjalankan fungsi sebagaimana masjid di zaman Rasulullah SAW, dimana masjid bukan hanya sebagai tempat shalat, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan dan pelayanan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap masjid ini dapat berperan lebih jauh, misalnya menyediakan makanan bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga benar-benar memberi dampak sosial nyata.

Ketua Yayasan Bakrie Amanah Roy Hendrajanto Marta Sakti menyampaikan progres serta rasa syukur karena pembangunan berjalan lancar hingga tuntas.

“Alhamdulillah sudah selesai pembangunan, sekarang sedang bersih-bersih, rapi-rapi. InsyaAllah tanggal 12 September kita mohon izin meresmikan,” ujarnya.

Roy berharap dukungan Pemerintah Provinsi Lampung, terutama dalam pengelolaan dan pemeliharaan jangka panjang, termasuk pembentukan badan pengurus masjid agar fungsinya berjalan optimal.

Kehadiran Masjid Raya Al-Bakrie diharapkan menambah kebanggaan masyarakat, sejajar dengan simbol-simbol daerah lain seperti Menara Siger dan gajah.

Masjid ini tidak hanya akan menjadi rumah ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat, wadah persaudaraan, serta landmark yang memperkuat identitas Lampung di tingkat nasional.

Seperti diketahui, Masjid Raya Al-Bakrie Lampung hadir dengan menggabungkan konsep keagamaan dengan kearifan budaya lokal, sehingga pada setiap ruangan yang tercipta terdapat makna yang fungsional.

Dengan total luas bangunan mencapai kurang lebih 10.240 m², masjid ini terbagi atas lantai dasar seluas 4.224 m², mezanin seluas 1.024 m², serta basement yang mencapai 4.480 m² dengan kapasitas mampu menampung hingga sekitar 12.000 jamaah.

Untuk menunjang kenyamanan, masjid ini memiliki empat akses masuk, yaitu melalui pintu utara, pintu selatan, pintu timur, serta ramp khusus difabel yang ramah bagi jamaah penyandang disabilitas.

Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Al-Bakrie juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang yang memperkuat perannya sebagai pusat kegiatan umat.

Tersedia perpustakaan, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), ruang jenazah, ruang rias, ruang persiapan, ruang rapat, ruang meeting, ruang tunggu keluarga, ruang marbot, hingga ruang Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Tersedia juga pantry, toilet serta ruang wudhu terpisah bagi pria dan wanita, penitipan barang, hingga ramp yang ramah difabel.

Untuk melengkapi kebutuhan masyarakat, masjid ini juga dilengkapi dengan function room, area parkir yang luas, taman kota, children playground, serta area UMKM.

Kehadiran fasilitas ini menjadikan Masjid Raya Al-Bakrie bukan hanya sekadar rumah ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.*

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Periode 2025–2030 Digelar di Balai Keratun

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2025–2030, di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (27/08/2025).

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3.2876 Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran yang baru saja dilantik dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi. Ia menekankan bahwa penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran harus selaras dengan arah pembangunan Provinsi Lampung, bahkan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

Mirza menekankan bahwa jabatan kepala daerah bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah besar untuk mengabdi dan bekerja sepenuh hati bagi rakyat.

“Selamat bertugas kepada Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. sebagai Bupati dan Antonius Muhammad Ali, S.H. sebagai Wakil Bupati Pesawaran untuk masa jabatan 2025–2030. Saya percaya, kepemimpinan yang baru ini akan membawa semangat baru, inovasi baru, dan energi baru untuk membangun Pesawaran lebih maju,” ujar Mirza.

Gubernur Mirza menilai ada banyak tanggungjawab yang telah menanti Bupati, antara lain memastikan tata kelola pemerintahan berjalan baik, khususnya dalam pengelolaan aparatur. Bupati juga bertanggung jawab penuh pada pembinaan, manajemen, dan pengembangan ASN dengan prinsip sistem merit—berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, serta membangun iklim kerja yang harmonis, profesional, dan penuh semangat pelayanan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza mengajak Kabupaten Pesawaran dan Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya untuk menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi agar perencanaan dan pelaksanaannya berjalan selaras.

Gubernur Mirza juga menyoroti sejumlah capaian pembangunan di Pesawaran yang perlu terus ditingkatkan, seperti pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di angka 3,9 persen, tingkat kemiskinan 11,86 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,36 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,24.

Menurutnya, hal-hal tersebut perlu dioptimalkan agar sejajar dengan capaian Provinsi Lampung. Fokus pembangunan lima tahun ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan yang terjangkau, akses kesehatan gratis, serta perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan desa dan kecamatan di Pesawaran.

Gubernur Mirza memaparkan tiga misi pembangunan Lampung 2025–2030, yaitu: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, mandiri, dan inovatif; memperkuat sumber daya manusia unggul dan produktif; serta meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, dengan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas. Ia juga berpesan agar kepemimpinan baru memperkuat program desa melalui penguatan BUMDes dan koperasi, menyiapkan unit produksi berbasis masyarakat, serta menjaga stabilitas harga pangan dengan memprioritaskan produk lokal.

“Fokus kerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang baru adalah bagaimana memperbaiki Pesawaran. Kita sangat paham dengan segala keterbatasan anggaran, tapi justru di situ diperlukan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi. Saya yakin dan percaya Bupati dan Wakil Bupati bisa melakukan itu dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Dalam pelantikan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza juga turut menyerahkan surat tugas Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran.

Hadir pada pelantikan itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza, serta H. Zulkifli Anwar (DPR RI), Chusnunia Chalim (DPR RI), Mukhlis Basri (DPR RI), Deddy Winarwan, (Direktur Evaluasi Kinerja Ditjen Otda), Raden Adipati Surya (Bupati Way Kanan 2021 – 2025), H. Pandu Kesuma Bangsa (Wabup Lamsel 2021 – 2025), Nuri Maulida Pandu (Ketua TP. PKK Lamsel 2021-2025), Stafsus Menteri Perhubungan, Dirut Bank Lampung, AKBP Maya Henny Hijtijahubessy (Irwasda Polda Banten), dan jajaran Forkopimda Pemerintah Kabupaten Pesawaran.*

Descatama Paksi Moeda Terima Penghargaan Salah Satu Tokoh Inspiratif dari LAMPUNG7.COM

JurnalKota.net – LAMPUNG – Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M., menerima penghargaan Spesial Tokoh Inspiratif dari media LAMPUNG7.COM dalam rangka HUT ke-11 media tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Komisaris sekaligus Pemimpin Redaksi LAMPUNG7.COM, Jeffri Noviansyah, di ruang kerja Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, pada Rabu (27/8/2025).

Jeffri hadir mewakili Komisaris Utama, Drs. H. Aries Wijayanto HS, M.M., serta Direktur PT. Siger Lampung Inter Media, Arif Budi Sulistyo, S.E., yang merupakan bagian dari manajemen media LAMPUNG7.COM. Penghargaan ini seharusnya diserahkan saat acara puncak Semarak HUT ke-11 LAMPUNG7.COM beberapa waktu lalu, namun kala itu Descatama berhalangan hadir karena padatnya agenda kedewanan.

Dalam pernyataannya, Jeffri Noviansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP KoPI (Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen) menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang komunikasi, kepemudaan, dan olahraga.

“Bapak Descatama bukan hanya sosok birokrat yang profesional, tapi juga sahabat bagi media dan jurnalis. Ia terbuka, kooperatif, dan selama ini terbukti aktif mendukung berbagai inisiatif untuk pengembangan generasi muda, baik saat menjabat sebagai Kadispora maupun kini sebagai Sekwan,” ungkap Jeffri.

Ia juga menambahkan bahwa kategori “Sekwan Sahabat Media” diberikan sebagai pengakuan atas peran Descatama dalam membangun sinergi positif antara lembaga legislatif dan insan pers di Provinsi Lampung.

Sementara itu, usai menerima penghargaan, Descatama Paksi Moeda menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepadanya.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar LAMPUNG7.COM atas penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik, baik dalam mendukung kinerja DPRD maupun dalam upaya pembinaan generasi muda di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi catatan penting atas dedikasi Descatama selama ini, khususnya saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Lampung, di mana ia dikenal aktif mendorong pengembangan olahraga dan pemberdayaan pemuda.*

Dialog dengan Petani di Lampung Timur, Tinjau Penggilingan Padi dan Produksi Pupuk Organik

JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR —- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdialog dengan petani dan meninjau lokasi penggilingan dan pengeringan padi (dryer) di Desa Taman Asri, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (26/08/2025).

Gubernur Mirza juga meninjau lokasi produksi pupuk organik cair (POC) untuk meningkatkan produktivitas padi agar mencapai 7–8 ton per hektare

Gubernur Mirza berharap hasil panen dapat lebih optimal dari unit dryer yang telah tersedia. Penggilingan dan dryer di desa Taman Asri memiliki kapasitas 20 ton dari total sekitar 30 ribu hektare sawah di Purbolinggo. Dari jumlah itu baru tersedia sekitar lima unit dryer.

Penggilingan padi dan dryer di desa Taman Asri telah menjalin kerja sama dengan 16 kelompok tani (Poktan) yang mengelola sekitar 350 hektare lahan. Skema yang digunakan berupa sistem bagi hasil, di mana keuntungan dibagi untuk kelompok tani, perawatan mesin, dan kas bersama.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya memperkuat sarana pascapanen agar kesejahteraan petani meningkat. Ia juga menyampaikan bahwa harga gabah dan jagung mendapat jaminan pemerintah, sementara komoditas singkong masih perlu dukungan kebijakan agar lebih menguntungkan petani.

“Alhamdulillah, dengan kenaikan harga gabah, pendapatan petani Lampung juga naik. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan kesejahteraan petani kita semakin baik,” ujar Gubernur.

Saat berkunjung ke lokasi pengolahan pupuk organik cair (POC) yang juga terdapat di desa Taman Asri, Gubernur Mirza melihat langsung hasil produksi POC yang telah dibagikan secara gratis kepada petani setempat dengan dukungan program Pemerintah Provinsi Lampung dan dana desa.

Hingga kini, tercatat sekitar 620 liter POC telah terserap oleh beberapa kelompok tani (poktan) di desa Taman Asri.

“Produksi pupuk organik ini biayanya sangat murah, hanya sekitar Rp5.000 per liter, karena memanfaatkan bahan lokal seperti air kelapa, air cucian beras, dan limbah tahu. Namun manfaatnya luar biasa,” jelas Giyo selaku pengelola POC di Desa Taman Asri.

Giyo menuturkan bahwa POC terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanaman. Beberapa tanaman cabai dan durian yang hampir mati kembali hidup setelah diberikan pupuk cair ini. Potensi produktivitas juga meningkat signifikan, di mana panen padi bisa mencapai 7–8 ton per hektare jika penggunaan dilakukan dengan benar.

Gubernur mirza menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan program POC dapat menjangkau 2.000 desa di seluruh Lampung. Setiap desa diharapkan mampu mengelola sekitar 400 hektare lahan dengan pupuk organik.

“Alhamdulillah, ini bukti nyata inovasi masyarakat yang harus kita dukung bersama. Pupuk organik cair ini bukan hanya murah dan ramah lingkungan, tapi juga terbukti meningkatkan hasil panen petani,” ujar Gubernur.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur meninjau proses produksi POC yang sudah memasuki tahap fermentasi 18 hari dan tahap yang lebih lama. Produk yang telah siap pakai akan diuji coba di lahan pertanian seluas 2–3,5 hektare. Ia mendorong agar petani tidak hanya memproduksi, tetapi juga menggunakan dan mengembangkan kembali POC secara mandiri.

“Pemerintah hanya menyiapkan fasilitas dan ilmunya. Selanjutnya masyarakat yang menjaga, karena mikroba ini makhluk hidup yang harus terus dikaji,” katanya.

Gubernur optimistis penerapan POC di desa-desa dapat meningkatkan produktivitas tanaman hingga 20–30 persen. Jika diterapkan secara luas di ribuan desa, manfaatnya akan sangat signifikan bagi ketahanan pangan Lampung.

Dalam kunjungan ini, Gubernur Mirza didampingi jajaran kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.*

Kolaborasi KIM, Pemerintah, dan Desa Jadi Kunci Akselerasi Transformasi Digital

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Balai Keratun, Lantai 3, Selasa (26/8/2025).

Kegiatan ini menyoroti peran KIM dalam mendukung program strategis nasional, khususnya penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan percepatan transformasi digital masyarakat.

Plt. Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital, Marolli J. Indarto, menyampaikan bahwa KIM berperan penting sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“KIM menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang akurat dan membumi, agar program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dapat dipahami dan diikuti masyarakat,” ujarnya.

Marolli menambahkan, program Koperasi Desa Merah Putih yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa, mengurangi kesenjangan kota-desa, dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Dalam era digitalisasi, lanjut Marolli, KIM diharapkan mampu menyajikan konten edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Peserta Bimtek juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dengan nilai setara 6 GB sebagai bukti peningkatan kapasitas di bidang komunikasi publik digital.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menekankan pentingnya dukungan pembiayaan bagi KIM melalui mekanisme Dana Desa.

“KIM dapat menjadi motor penggerak publikasi program pemerintah, mulai dari koperasi, stunting, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Untuk itu perlu payung hukum agar kegiatan mereka bisa dibiayai secara berkelanjutan,” jelas Ganjar.

Bimtek ini juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara KIM, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi desa, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Acara ini dihadiri perwakilan Kominfo kabupaten/kota, Dinas Koperasi dan UKM, media, serta anggota KIM secara daring maupun luring.

Dengan adanya pelatihan ini, KIM diharapkan menjadi jembatan efektif penyebaran informasi strategis sekaligus motor penggerak literasi digital menuju masyarakat desa yang mandiri dan inklusif. *

Permintaan Tinggi, Pemprov Lampung Buka Peluang Ekspor Kopi Produk UMKM ke Pasar Amerika Serikat

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka peluang ekspor kopi Lampung produk UMKM ke pasar Amerika Serikat menyusul tingginya permintaan kopi jenis robusta di negara itu.

Hal itu terungkap saat Gubernur Mirza menerima diaspora pelaku usaha kopi di Amerika Serikat di Ruang Kerja Gubernur, Kompleks Kantor Gubernur, Bandarlampung, Selasa (26/8/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza menyambut baik kesempatan ini dan menegaskan mendukung penuh agar UMKM kopi Lampung dapat menembus pasar internasional.

Gubernur Mirza memastikan agar biji kopi lokal dapat terhubung langsung dengan para trader internasional sehingga memberi nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha kopi. Selain itu, kualitas kopi Lampung juga harus siap bersaing dengan kopi dari Vietnam maupun Brasil.

“Penguatan kualitas UMKM akan dilakukan melalui penyediaan processor terbaik, pendampingan usaha, serta kerja sama lintas OPD. Tahun depan, pemerintah juga menargetkan keikutsertaan kopi Lampung dalam expo internasiona,” ujar Gubernur Mirza.

Berdasarkan data IBISWorld, konsumsi kopi di Amerika Serikat pada 2025 diperkirakan mencapai 4,5 kg per kapita per tahun, atau setara dengan tiga cangkir per hari. Secara nasional, jumlah konsumsi diperkirakan mencapai 400–517 juta cangkir per hari.

Lampung sendiri mencatat produksi kopi robusta sebanyak 141.918 ton pada 2024. Dengan potensi besar ini, Lampung diharapkan mampu memperkuat posisi provinsi sebagai pemasok kopi robusta berkualitas di dunia, khususnya pasar Amerika Serikat (Adpim).*

LSI Denny JA: Sufmi Dasco Ahmad Juru Selamat Amuk Rakyat

JurnalKota.net – Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dinilai telah menjadi juru selamat amuk rakyat dari berbagai kebijakan penting dan strategis yang menuai protes massif publik. Salah satunya dalam merespon cepat aksi unjuk rasa yang menuntut pembubaran DPR RI.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Selasa (26/8/2025). “Tidak semua elit politik di negeri ini yang memiliki sensitivitas tinggi dalam merespon berbagai kebijakan publik yang menuai protes, kecuali Dasco, ” katanya.

Sufmi Dasco, dalam penilaian Toto, adalah politisi yang memiliki kemampuan improvisasi tinggi diatas rata-rata dalam merespon cepat berbagai kebijakan publik yang sensitif. Misalnya, terkait pemberian berbagai fasilitas anggota DPR RI yang dianggap melukai rakyat karena tidak mencerminkan semangat efisiensi.

Seperti diketahui, sehari setelah aksi unjuk rasa berlangsung pada Senin kemarin, Dasco langsung menyampaikan pernyataan yang cukup meredam amarah publik. Salah satunya, bahwa tunjangan perumahan anggota DPR RI sebesar Rp 50 juta per bulan itu hanya diberikan sampai Oktober 2026.

Respon cepat Dasco, kata Toto, juga diperlihatkan dalam meredam polemik Royalti Musik yang membuat para pemilik restoran dan hotel tidak berani memutar musik karena khawatir dikenai denda. Sekarang mereka sudah bebas memutarnya kapan saja.

Sebelumnya, jelas Toto, peran penting dan strategis dari Dasco dilakukan dalam menengahi isu sengketa wilayah antara Aceh dan Sumatera Utara dalam pengelolaan empat pulau. Begitu juga saat mencuat isu kelangkaan LPG yang berujung kebijakan distribusi kembali ke pengecer.

“Dari sejumlah rangkaian peran penting dan strategis Dasco tadi, sangat beralasan jika Presiden Prabowo Subianto memberi kepercayaan lebih kepadanya. Termasuk, kepercayaan sebagai jembatan komunikasi antara legislatif, eksekutif dan publik. Apalagi Dasco juga dikenal dekat dengan para tokoh aktivis,” jelasnya.

Menurut Toto, yang tak kalah penting dari Dasco adalah perannya yang berhasil sebagai ‘juru bicara’ dalam menerjemahkan sikap, arahan dan program besar Presiden Prabowo. Apalagi, Dasco dinilai memiliki kemampuan komunikasi publik yang tenang dan tidak meledak-ledak.

“Saya melihat Dasco itu pandai membaca psikologi publik. Jika ada sinyal dan tren yang mengarah pada kemarahan publik, dengan cepat dirinya mengambil sikap tegas yang juga pro publik tanpa berpikir lama. Dan Presiden dalam beberapa hal terima bersih efek positifnya tanpa terseret-seret efek negatifnya,” tegasnya.

Dalam kontek itulah, Toto berpendapat, Presiden Prabowo kedepan membutuhkan banyak juru bicara seperti Dasco. Termasuk, para menteri dan seluruh kepala daerah, idealnya mampu memerankan dirinya masing-masing sebagai ‘juru bicara’ presiden.
“Jangan seperti kasus Makan Bergizi Gratis, yang muncul ke publik hanya berita keracunan. Berita keberhasilannya tenggelam. Dan disinilah peran para menteri dan kepala daerah berperan, penting,” tandasnya.*

 

Jalan Simpang Tugu Radin Intan–Exit Tol Kalianda Diresmikan, Bupati Egi: Jangan untuk Balapan!

LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama meresmikan Jalan Ruas Simpang Tugu Radin Intan–Exit…

Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Prajurit Yonif 9 Marinir Laksanakan Panen Raya Padi

JBK, LAMPUNG –Yonif 9 Marinir. Sebagai wujud untuk memastikan kesejahteraan anggota prajurit dan keluarganya beserta masyarakat binaan setempat di bawah Jajaran Brigif 4 Marinir, Danbrigif 4 Marinir Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, S.E., M.M., beserta Ibu ketua Pengurus Jalasenastri Cabang 7 PG Kormar Ny Yayuk Supriadi Tarigan dan Jajarannya secara langsung melaksanakan panen raya padi tepatnya di Lahan ketahanan pangan Batalyon Infanteri 9 Marinir,Batumenyan,Teluk Pandan Pesawaran.Jumat(22/08/25).

Langkah ini merupakan bukti nyata bahwa Brigif 4 Marinir/BS dalam membantu Pemerintah melalui Kementerian pertanian menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan masyarakat sekitar khususnya. Para petani yang tergabung melalui kelompok tani binaan Batalyon Infanteri 9 Marinir dan masyarakat setempat menyambut baik kebijakan tersebut dalam menjaga ketahanan pangan agar masyarakat masih tetap bisa menikmati hasilnya.Kegiatan panen raya adalah bukti nyata bahwa Brigif 4 Marinir/BS selalu hadir dan siap membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di bidang lahan ketahanan pangan padi yang bertujuan untuk menjaga kesejahteraan petani dan masyarakat, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan,’ komitmen dalam hal ini prajurit dan kelompok tani binaan Yonif 9 Marinir akan terus melaksanakan target swasembada pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.“Karena peran prajurit dalam mendorong kelompok tani binaan sangat penting mendukung ketahanan pangan nasional seperti yang sudah terwujud dalam pemenuhan Makan Bergizi Gratis ke sekolah,” ujarnya.(**)

Bupati Egi Tinjau Langsung Jalur, Krakatau Beach Run 2025 Siap Jadi Event Lari Paling Eksotis

LAMSEL, Kalianda – Menjelang pelaksanaan Krakatau Beach Run 2025 pada Minggu, 24 Agustus mendatang, Bupati Lampung…