Pemprov Lampung Dorong Pengarusutamaan Bahasa dan Kebudayaan dalam Pembangunan Daerah

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pentingnya pengarusutamaan bahasa dan kebudayaan daerah sebagai bagian integral dari…

Mahasiswa FKIP Lolos Pomnas 2025

LAMPUNG – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) kembali mengukir prestasi membanggakan…

Keluarga Besar Buay Belunguh Gelar Silaturahmi, Teguhkan Jati Diri Paksi Pak Skala Brak

BANDAR LAMPUNG – Dalam upaya mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai-nilai adat istiadat, keluarga besar Saibatin Marga Kepaksian Buay Belunguh Paksi Pak Skala Brak menggelar kegiatan silaturahmi pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang berkumpulnya para tokoh adat, perwakilan raja-raja, serta masyarakat Buay Belunguh dari berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, dan warga yang menetap di Kota Bandar Lampung.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya:

  1. Muhammad Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti
  2. Hj. Yusnani Barlian PN gelar Ratu Indoman Marga
  3. Perwakilan Raja-raja dari marga Buay Belunguh Jak Kenali Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus serta Warga Buay Belunguh yang berada di Kota Bandar Lampung.

Keluarga Besar Buay Belunguh Gelar Silaturahmi, Teguhkan Jati Diri Paksi Pak Skala Brak

Dalam sambutannya, Ina Dalom Hj. Yusnani Barlian PN menegaskan bahwa Paksi Pak Skala Brak terdiri dari empat paksi utama: Buay Belunguh, Buay Pernong, Buay Bejalan di Way, dan Buay Nyerupa. Ia menekankan bahwa tidak ada paksi lain di luar empat tersebut yang termasuk dalam struktur adat resmi Paksi Pak Skala Brak.

“Empat Paksi ini bersatu dalam semboyan: Bersatu Tidak Bersekutu, Berpisah Tidak Bercerai,” ujar Hj. Yusnani.

Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

Sementara itu, Suttan Junjungan Sakti Buay Belunguh, Drs. Yanuar Firmansyah, mengumumkan penunjukan generasi penerus adat, yakni Erik Budiman Utama yang menyandang gelar Pangeran Djaya Lampung III, serta Muhammad Mahatir sebagai pemapah.

Ia juga menekankan pentingnya menjalin silaturahmi lintas generasi demi menjaga eksistensi dan kelestarian adat istiadat Saibatin Marga Buay Belunguh.

Silaturahmi Buay Belunguh: Warisan Adat Paksi Pak Skala Brak Dijaga Lintas Generasi

“Silaturahmi ini adalah amanat leluhur yang harus terus dirawat oleh anak cucu agar adat tetap hidup dan dihormati dalam kehidupan masyarakat,” kata Yanuar Firmansyah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda semangat bersama keluarga besar Buay Belunguh untuk terus menjaga marwah adat dan memperkuat persatuan dalam bingkai budaya Lampung yang luhur.

Rektor Unila Hadiri Malam Penutupan Youth Project VIII SMA YP Unila: Semangat Pembaharuan dan Kolaborasi

LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila), Prof. Dr.…

Rektor Lantik Pejabat Fungsional Tenaga Kependidikan Perkuat Layanan Pendidikan

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) melaksanakan pelantikan jabatan fungsional tenaga kependidikan pada Jumat sore, 1 Agustus…

Srawung Seni Sawah Siap Mendunia! Bupati Egi Dorong Jadi Ikon Wisata Baru Lampung Selatan

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kegiatan Srawung Seni Sawah…

Pelepasan Purna Bakti Kepala Biro Adpim: Momentum Apresiasi dan Teladan Pengabdian

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung pelepasan purna bakti Kepala Biro Administrasi Pimpinan…

Unila Tuan Rumah Pomprov Cabang Olah Raga Bola Basket

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) cabang olahraga bola…

Forum Literasi Lampung Gelar Gebyar Literasi Nasional: Dorong Lampung Jadi Provinsi Literasi

Bandar Lampung — Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong tumbuhnya budaya literasi, Forum Literasi Lampung (FLL) menggelar Gebyar Literasi Nasional di Gedung Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam, Bandar Lampung. Kegiatan ini mengusung tema: “Bersinergi, Bergerak Bersama; Mewujudkan Lampung Sebagai Provinsi Literasi, Menuju Lampung Maju.”

Acara yang diikuti oleh 300 peserta ini menghadirkan para pegiat, pemerhati, akademisi, komunitas literasi, dan relawan dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Hadir sebagai Keynote Speaker, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. E. Aminudin Aziz, MA, Ph.D., serta dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Purnama Wulan Sari Mirza yang mewakili Gubernur Lampung.

Hadir pula narasumber dari berbagai instansi, termasuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan, para Kepala Dinas Perpustakaan kabupaten, perwakilan DPRD Provinsi Lampung, Kepala Balai Bahasa, Ketua AMSI dan Ketua KMBI Lampung, serta praktisi dari berbagai lembaga.

Ketua Forum Literasi Lampung sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Dr. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.Ag., menegaskan pentingnya pemahaman yang lebih luas tentang literasi. “Literasi bukan sekadar membaca dan menulis. Ini adalah gerakan merubah pola pikir masyarakat untuk membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia. Literasi adalah investasi kebudayaan,” tegasnya.

Eni juga menyampaikan bahwa FLL siap mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Penguatan Gerakan Literasi Daerah. Menurutnya, regulasi tersebut penting sebagai landasan hukum guna menjamin keberlanjutan ekosistem literasi di Lampung. Notulensi dan rekomendasi hasil kegiatan ini akan disampaikan langsung kepada Gubernur Lampung sebagai bentuk komitmen nyata para relawan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung, H. Ade Utami Ibnu, SE, yang turut menjadi narasumber menyatakan bahwa DPRD akan menampung dan menindaklanjuti rekomendasi dari kegiatan ini. “Ini bentuk sinergi konkret antara relawan literasi, legislatif, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, FLL berharap semangat gotong royong dan kolaborasi antar pemangku kepentingan terus terjaga, demi mewujudkan Lampung sebagai Provinsi Literasi yang tidak hanya wacana, melainkan menjadi gerakan yang berkelanjutan dan berdampak nyata.

SDN 1 Sridadi Wonosobo Diduga Tidak Transparan Kelola Dana BOS, Kepala Sekolah: “Itu Privasi”

Tanggamus — Dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat. Kali ini,…