Reses di Kecamatan Anak Tuha, Munir Terima Keluhan Soal Guru TK/PAUD Tak Dapat MBG dan Maraknya Narkoba

JurnalKota.net – Lampung Tengah – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, S.Sos.I, start melaksanakan kegiatan Reses Tahap IV Tahun 2025 di dua titik dari 12 titik yang akan dilaksanakan secara maraton sampai tanggal 18 November, hari pertama yaitu Desa Tyas Bangun, Kecamatan Pubian, dan Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (11/11/2025).

Di titik pertama, kegiatan berlangsung di Aula SMP Islam Tyas Bangun dan dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dewan guru, wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP), serta aparatur kampung setempat.

Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, anggaran pembangunan jalan provinsi di Lampung Tengah akan meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini anggaran untuk 10 ruas jalan provinsi sekitar Rp92 miliar. Insya Allah tahun depan bisa dua kali lipat, agar target Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu kondisi jalan provinsi mantap 90 persen sebelum 2029, dapat tercapai,” ujar Munir saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).

Selain menyerap aspirasi, Munir juga menyerahkan bantuan simbolis Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 65 siswa SMP Islam Tyas Bangun.

Sementara di titik kedua, Desa Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha, kegiatan dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari aparatur kampung, pengurus PKK, tokoh adat, tokoh agama, guru, serta wali murid penerima PIP.

Munir menyerahkan bantuan PIP aspirasi untuk 108 siswa SMP dan 396 siswa dari empat SD di lingkungan Haji Pemanggilan. Ia juga memberikan bantuan bola voli, futsal, dan sepak bola untuk pemuda, serta bantuan rehabilitasi Masjid Taqwa dan pembangunan balai dusun 06.

Dalam dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan aspirasi. Salah satunya datang dari guru TK dan PAUD yang menyoroti ketimpangan penerimaan insentif MBG dan program PIP.

“Guru TK/PAUD berharap ada keadilan. Mengapa siswa TK/PAUD tidak mendapat MBG dan tidak bisa diusulkan PIP?” ujar Munir menirukan aspirasi warga.

Selain itu, guru sekolah swasta juga meminta agar dapat ikut mendaftar PPPK tanpa harus pindah dari sekolah asal.

Isu lain yang mencuat dalam reses kali ini adalah maraknya peredaran narkoba di wilayah Anak Tuha.

Kepala Kampung Haji Pemanggilan, Jahri Efendi, bahkan meminta Munir agar menyampaikan langsung kepada Kapolda Lampung yang baru untuk turun tangan memberantas narkoba.

“Kami sudah sangat resah. Bahkan anak SD dan SMP sudah ada yang memakai narkoba di desa ini. Kami minta Kapolda Lampung turun langsung menangani,” tegas Jahri.

Munir berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut, baik yang berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan, maupun masalah sosial kemasyarakatan.

“Semua aspirasi ini akan kami bawa ke DPRD Provinsi Lampung dan pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” pungkas Munir.*

Reses di Anak Tuha, Munir Terima Aspirasi Soal Insentif Guru TK/PAUD dan Maraknya Peredaran Narkoba

Lampung Tengah — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, S.Sos.I, mulai melaksanakan kegiatan Reses Tahap IV Tahun 2025 di Kabupaten Lampung Tengah. Pada hari pertama, Selasa (11/11/2025), reses dilaksanakan di dua lokasi yakni Desa Tyas Bangun, Kecamatan Pubian dan Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha.

Di titik pertama, kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Islam Tyas Bangun dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dewan guru, wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP), serta aparatur kampung.

Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Lampung akan meningkatkan anggaran pembangunan jalan provinsi di Lampung Tengah.

“Tahun ini anggaran untuk 10 ruas jalan provinsi sekitar Rp92 miliar. Insya Allah tahun depan bisa meningkat dua kali lipat, agar target kondisi jalan provinsi mantap 90 persen sebelum 2029 dapat tercapai,” ujar Munir, Rabu (12/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Munir juga menyerahkan bantuan simbolis PIP untuk 65 siswa SMP Islam Tyas Bangun.

Banyak Aspirasi Muncul Terkait Pendidikan dan Sosial

Di titik kedua, Desa Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha, kegiatan reses dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Munir menyerahkan bantuan PIP aspirasi untuk 108 siswa SMP dan 396 siswa dari empat SD, serta bantuan sarana olahraga dan dukungan untuk rehab Masjid Taqwa dan pembangunan balai dusun 06.

Namun dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi penting disampaikan masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan ialah ketidakadilan terkait penerimaan insentif MBG (Manajemen Berbasis Sekolah) dan program PIP bagi guru serta siswa TK/PAUD.

“Guru TK/PAUD berharap ada keadilan. Mengapa siswa TK/PAUD tidak mendapat MBG dan tidak bisa diusulkan PIP?” kata Munir menyampaikan keluhan warga.

Selain itu, guru sekolah swasta juga meminta kebijakan agar dapat mengikuti seleksi PPPK tanpa harus pindah sekolah.

Warga Resah Maraknya Peredaran Narkoba

Isu lain yang mencuat adalah maraknya peredaran narkoba di wilayah Anak Tuha. Kepala Kampung Haji Pemanggilan, Jahri Efendi, menyampaikan keresahan warga bahwa narkoba sudah menyasar anak-anak usia pelajar.

“Kami sudah sangat resah. Bahkan anak SD dan SMP sudah ada yang memakai. Kami minta Kapolda Lampung turun langsung menangani,” tegas Jahri.

Munir menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dibawa ke DPRD Provinsi Lampung untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah sesuai kewenangan.

“Semua aspirasi ini akan kami perjuangkan. Baik soal infrastruktur, pendidikan, maupun masalah sosial masyarakat,” pungkasnya.

Anggota DPRD Agus Sartono Kenakan Busana Adat Bali Saat Dampingi Bupati Resmikan Balai Banten Pura Puseh Kertibuana

LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, hadir dengan balutan busana adat Bali lengkap…

100 Anak Ikuti Khitanan Massal DPRD Kota Bandarlampung  Dibuka Ketua Dewan

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 4 November 2025 — DPRD Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) menggelar kegiatan Khitanan Massal dengan Metode Pen Sealer, bertempat di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung. Acara sosial ini diikuti oleh 100 anak dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Bernas Yuniarta,SE yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian DPRD kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kewajiban anak-anaknya,” ujar Bernas Yuniarta dalam sambutannya.

Dengan mengusung tema “Menebar Semangat Berbagi dan Kepedulian”, acara berlangsung penuh keceriaan. Para peserta khitan mendapatkan paket perlengkapan, uang saku, dan bingkisan yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPRD bersama perwakilan IKAD.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara anggota dewan dan masyarakat, menunjukkan bahwa lembaga legislatif tidak hanya berperan dalam fungsi pemerintahan, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat sosial bagi warga.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh sukacita, dengan harapan bahwa semangat berbagi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak di Kota Bandar Lampung.*

Fraksi Gerindra Apresiasi Program Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan: Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat

LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…

DPRD Lampung Bahas Penyelesaian Konflik Tanah di Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya

Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik tanah di tiga wilayah, yakni Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya.

Rapat berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025), dengan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, serta sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, termasuk Garinca Reza Pahlevi, S.I.

Dalam kesempatan itu, Sulpakar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berpegang pada asas hukum dan keadilan dalam menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

“Tim kerja tetap memperhatikan asas-asas hukum. Tadi kami sudah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat, dan bersama DPRD kita akan merumuskan langkah-langkah penyelesaian. Intinya, hari ini kita fokus mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok warga yang belum sempat hadir dalam rapat.

“Kami menerima aspirasi masyarakat, baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir. Ada sejumlah catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Garinca.

Garinca juga menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk menangani penyelesaian aset daerah, termasuk konflik lahan di tiga kelurahan tersebut.

“Tim Pokja ini menjadi bagian penting untuk memastikan adanya rasa keadilan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai pemegang aset. Kami berharap penyelesaian ini dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil,” katanya.

Ia menambahkan, konflik tanah di Way Dadi telah berlangsung hampir empat dekade, sehingga memerlukan langkah strategis dan komitmen kuat dari seluruh pihak.

“Masalah ini sudah hampir 40 tahun. Kami di DPRD ingin memastikan agar penyelesaiannya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan marwah kelembagaan pemerintah. Kami optimistis tim yang dibentuk dapat bekerja secepat mungkin menemukan solusi terbaik,” pungkas Garinca.

M Hazizi Ajak Masyarakat Lampung Selatan Perkuat Semangat Kebangsaan Lewat Sosialisasi Ideologi Pancasila

LAMPUNG SELATAN — Dalam upaya menanamkan semangat persatuan dan memperkuat kesadaran berbangsa, anggota DPRD Provinsi Lampung…

Sekretariat DPRD Lampung Selatan Terima Kunjungan Komisi III dan IV DPRD Pringsewu Bahas Pengawasan Galian C dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Lampung Selatan – Sekretaris DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Achmad Herry, menerima kunjungan kerja rombongan Komisi III…

Sekwan DPRD Lampung Selatan Ajak ASN Dukung Program ABRI: Wujudkan Kantor Asri, Bersih, Rapi, dan Indah

LAMPUNG SELATAN — Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Achmad Herry, mengajak seluruh jajaran staf…

Pj. Sekda Pesibar Hadiri Evaluasi Ranperda dan Ranperbup APBD Perubahan 2025 di Provinsi Lampung

Pesisir Barat – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M.,…