Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kwt)

Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kawat)

Vittorio Dwison PKS: RSUD Abdul Moeloek Harus Serius Berbenah

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Vittorio Dwison, menyoroti masalah pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius. Kamis, (11 Juli 2024).

“Beberapa hari ini, terjadi kejadian pelayanan yang buruk di RSUDAM. Banyak pasien yang kecewa dan merasa tidak mendapatkan perlakuan manusiawi. Tentu masih banyak lagi kasus serupa yang belum terungkap di media,” ujar Vittorio.

Vittorio Dwison meminta atensi serius dari jajaran direktur, unsur pimpinan, hingga petugas medis dan pelayanan di RSUDAM. Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2022 yang lalu, Vittorio telah menyampaikan perhatiannya kepada Lukman Pura, Direktur RSUDAM saat itu, mengenai evaluasi standar pelayanan minimal.

“Teknologi memungkinkan pimpinan untuk mendapatkan umpan balik secara real-time melalui aplikasi, dengan respon cepat. Dengan platform ini, rumah sakit bisa mendapatkan bintang atau tanda kepuasan pasien secara langsung,” tambahnya.

Vittorio menekankan pentingnya perbaikan cepat dalam hal pelayanan dasar, seperti kepastian kepada keluarga pasien mengenai kapan tindakan medis bisa dilakukan, hingga peningkatan keramahan dalam pelayanan. Standar-standar ini harus dipenuhi demi memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) waktu LKPJ kepala daerah 2022, Lukman Pura menyatakan bahwa RSUDAM berkomitmen menjadi rumah sakit kelas dunia atau “world class hospital.” Menanggapi hal tersebut, Vittorio berkata, “Bagus sebagai suatu misi, tapi yang mendasar belum bisa diberikan, seperti jauh panggang dari api.”

Vittorio juga menyarankan bahwa jika sumber daya manusia (SDM) di RSUDAM belum mampu memenuhi standar pelayanan, perlu dilakukan peningkatan melalui pelatihan. Dia juga menekankan bahwa meskipun tenaga medis di rumah sakit “pelat merah” dan swasta sama-sama memiliki sumpah profesi yang sama, hasil pelayanannya berbeda.

“Di rumah sakit swasta, pelayanan sangat baik, namun sebaliknya di rumah sakit pemerintah daerah,” pungkas Vittorio. (*)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir dalam Acara Jajanan Pasar & Masakan Tradisional Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadir dalam acara jajanan pasar & masakan traditional Lampung di Bandar Lampung Expo lapangan Enggal Saburai, Kamis (11/07/2024).

Hadir juga Wakil Walikota Deddy Amarullah Bandar Lampung, Plh. Sekda Kota Bandar Lampung, pimpinan pratama, Camat Sebandar Lampung, Lurah sebandar Lampung, Ibu PKK Se Kecamatan dan Ibu PKK Se Kelurahan Sebandar Lampung serta undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyampaikan, bahwa acara jajanan pasar & Lampung di Bandar Lampung Expo di lapangan Enggal Saburai adalah bertujuan untuk menghidupkan usaha UMKM sebandar lampung agar UMKM bisa berkembang dan menjadi urat nadi ekonomi di masyarakat kota bandar lampung. Ujar Eva Dwiana

“bunda Eva berharap perlombaan seperti ini agar bisa berkelanjutan untuk menggali potensi masyarakat dalam mengolah makanan dan jajanan yang ada di masyarakat serta menumbuhkan kembangkan UMKM yang ada kota bandar lampung.” Tutup Eva Dwiana. (adr)

Lagi-lagi Pasien Keluhkan Pelayanan Buruk, Direktur RS. Abdul Moeloek Akui Kekurangan

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Belum selesai persoalan terkait pelayanan yang dianggap buruk oleh pasien dari istri Anggota TNI Angkatan Laut (AL) hingga gagal operasi, lagi-lagi muncul keluhan baru dari pasien lain berasal dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung.

Di beritakan sebelumnya, pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung yang juga merupakan seorang istri dari anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS tersebut dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Lalu, setelah akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di ruangan Mawar pihak keluarga merasa miris lantaran pihak keluarga diminta untuk pulang mengambil seprai karena seprai kasur di RSUd Abdul Moeloek persediaannya habis.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Selain karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, dan melihat kondisi kasur tidak layak akhirnya tulus dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Kemudian, belum selesai persoalan tersebut hingga viral di medsos dan ada nya komentar netizen yang menilai sama akan buruk nya pelayanan di RSUD Abdul Moeloek. Muncul lagi keluhan warga dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung, Ari yang sedang mengantarkan adik nya untuk proses persalinan.

Ari mengatakan, diri nya sedang mengantarkan adik nya yang di rujuk dari RS. Harapan Bunda kemudian di rujuk kembali ke RSUD Abdul Moeloek untuk diambil tindakan operasi.

Namun, ia menilai pelayanan yang dilakukan oleh RSUD Abdul Moeloek dianggal kurang profesional dibandingkan Rumah Sakit yang merujuk nya.

“Masih mending pelayanan di RS Harapan Bunda dibandingkan RSUD Abdul Moeloek,” katanya.

Ari menyampaikan, setelah masuk Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendaftar dan meneruskan rujukan, pelayanan yang didapatkan dianggap cuek dan minim nya informasi.

“Pelayanan nya terkesan cuek, sudah 2 jam kami disini tetapi tidak ada informasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Lukman Pura saat dikonfirmasi oleh media ini mengakui bahwasanya RSUDAM masih banyak kekurangan dan akan lakukan perbaikan untuk melayani masyarakat Lampung yang membutuhkan tenaga medis.

” Kita memang masih banyak kekurangan dan insyaallah untuk kedepannya kita akan lakukan perbaikan terimakasih atas saran dan kritiknya,” katanya melalui via WhatsApp. (Tim)

Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Buruk, Istri Anggota TNI AL Batal Jalani Operasi Hernia

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Pelayanan dan fasilitas di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung lagi-lagi dikeluhkan masyarakat. Bahkan seorang istri Anggota TNI AL terpaksa batal menjalani operasi hernia repair di RS ini.

Pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung. Hal yang paling miris lantaran keluarga pasien disuruh pulang ke rumah untuk mengambil sprei karena sprei Kasur di RSUD Abdul Moeloek katanya sudah habis.

Suami pasien yang juga merupakan anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS ini dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

Tulus menyebut dari awal kedatangan pasien sudah mengalami kesulitan mencari ruang rawat inap. Pihak RS beralasan tidak ada kamar yang tersedia.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Tulus lalu melakukan berbagai upaya agar istrinya mendapatkan kamar. Karena sang istri butuh istirahat untuk persiapan tindakan operasi besar keesokan harinya.

Tulus dan keluarganya pun terpaksa menunggu sampai pukul 22.00 WIB. Setelah Tulus berkali-kali menyampaikan argument, akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di Ruang Mawar.

Namun setelah sampai di Ruang Mawar, lagi-lagi Tulus dan istrinya kecewa, karena petugas tidak menyiapkan alas sprei. Pasien disuruh langsung berbaring di kasur yang kondisinya kotor dan banyak bekas noda-noda hitam yang masih menempel.

Melihat kondisi kasur yang tidak layak, Tulus lalu meminta sprei kepada petugas RS. Bukannya dilayani, perawat itu malah menyuruh Tulus dan keluarganya pulang ke rumah untuk membawa sprai sendiri.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, akhirnya ia dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

Tulus mengaku kecewa karena dari awal sudah tidak mendapat pelayanan yang baik. Bahkan untuk sekadar menyiapkan sprei pun perawat RS tidak mau.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Untuk itu, Tulus menyarankan agar Pemprov Lampung mengevaluasi pelayanan RSUD Abdul Moeloek. Karena sudah banyak keluhan yang disampaikan masyarakat soal pelayan RS ini.

Bahkan menurutnya untuk peralatan dan fasilitas yang ada di RS ini juga perlu dicek kembali. Karena sangat mengherankan RSUD milik Pemprov Lampung tapi tak punya stok sprei untuk Kasur pasien.

“Kejadian ini perlu jadi perhadian Pemprov Lampung termasuk Badan Pengelola Aset Daerah. Karena setahu saya anggaran dari Pemprov turun ke RSUD untuk pengadaan. Apakah mungkin mereka salah beli barang yang seharusnya beli sprei malah beli sepatu dokter atau perawat,” tandasnya.

Setelah gagal menjalani operasi hernia, kini pasien (DR) hanya bisa beristirahat di rumah kediaman. (Adran)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadiri Pelatihan Peningkatan Tahsin Al Quran dan Kualitas Mutu Guru TPQ

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pelatihan peningkatan tahsin al quran dan kualitas mutu guru TPQ Sekota Bandar Lampung di sekolah MAN 2 Garuntang pada hari Selasa pagi (09/07/2024).

Dalam acara tersebut mendampingi Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Kemenag kota Bandar Lampung Hi. Makmur, Ketua Pelaksana yang juga Ketua FKPQ, Hi. Saparudin, S.Sos.i, Asisten II, Pimpinan Pratama, camat Teluk betung Selatan, Bumi Waras, dan lurah garuntang dan Forkopimda Kota Bandar lampung serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Pelaksana sekaligus Ketua FKPQ H. Saparudin S.Sos.i, menurutnya ajang pelatihan ini untuk meningkatkan tahsin Al Quran dan kualitas mutu Guru Ngaji TPQ sekota bandar lampung. Ujar Saparudin.

Kegiatan pelatihan peningkatan tahsin AlQuran dan kualitas mutu guru TPQ sekota Bandar Lampung sebagai momen untuk mengasah keahlian guru ngaji agar bisa trampil dalam mendidik anak-anak kita dalam mengaji Al Quran agar bisa pasih membaca Al Quran, dan juga ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah mendukung para Guru Ngaji yang ada di kota Bandar Lampung agar lebih berkualitas lagi kedepan dalam mendidik anak-anak kita generasi penerus kedepan lebih baik. Tambah Saparudin.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya sekaligus membuka pelatihan peningkatan tahsin Al quran dan kualitas mutu guru TPQ Sekota Bandar Lampung.

“Terkait pelatihan peningkatan Tahsin Al quran dan kualitas mutu guru TPQ sekota Bandar Lampung, Alhamdulillah udah dibuka, dan bunda Eva berharap dari guru ngaji semua agar bisa lebih baik lagi, dengan adanya pelatihan peningkatan mutu Guru ngaji seperti ini semua guru-guru ngaji bisa memberikan materi yang belum pernah diberikan kepada anak-anak dan bisa dipelajari oleh anak-anak kita ini. Jelas Eva Dwiana.

“Kedepan agar bisa berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Harapan Bunda Eva juga Dinas pendidikan kota Bandar Lampung, juga bisa melakukan pelatihan serupa seperti ini kepada guru-guru ngaji kita sebandar lampung, supaya kapasitas Guru Ngaji kita semua bisa mendapatkan hal yang lebih baik lagi bagi guru Ngaji kita yang berkualitas.” Tutup Eva Dwiana. (Adran)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Membuka Bandar Lampung Expo 2024

BANDAR LAMPUNG – Semarak Bandar lampung Expo yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bandar lampung dalam memperingati HUT Bandarlampung ke 342 tahun di lapangan Saburai, pada hari Senin malam (08/07/2024).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Lampung diwakili Ganjar Jationo sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Wakil Walikota Deddy Amarullah, Sekda Kota Iwan Gunawan, Para Asisten, Pimpinan Pratama, camat dan lurah sebandar dan Forkopimda Kota Bandar lampung serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Pj. Gubernur di wakili stap ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, menyampaikan pada malam kita bersama-sama menghadiri acara pembukaan bandar lampung expo tahun 2024, dalam rangka memperingati hari jadi kota bandar lampung yang ke 342 tahun atas nama pemerintah provinsi lampung saya sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah kota bandar lampung beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Bandar Lampung expo ini. Ujar Ganjar Jationo

Kegiatan Bandar Lampung Expo ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah masyarakat dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Jelas Ganjar

“Hari ini merupakan hari yang istimewa bagi kita semua warga kota bandar lampung, bahwa masyarakat kota bandar lampung dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke 342 tahun, ini menjadi momen yang penting bagi kita semua untuk merenung dan mensyukuri segala pencapaian yang telah diraih pemerintah kota bandar lampung,” Tambah Ganjar

“Alhamdulillah kinerja perekonomian provinsi lampung pada triwulan pertama tahun 2024 tumbuh sebesar 3,30% ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi kita bersama dalam mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas makro ekonomi.”

“Pertumbuhan ekonomi yang positif ini memberikan indikasi bahwa upaya kita menurunkan tingkat kemiskinan pengangguran dan ketimpangan di provinsi lampung sudah berada dalam jalur yang tepat pembangunan infrastruktur peningkatan kualitas sumber daya manusia dari penguatan sektor-sektor strategis lainnya.”

“Yang menjadi fokus utama kita dalam menciptakan Provinsi lampung yang lebih sehat dan bandar lampung expo tahun 2024 menjadi bukti nyata dari semangat inovasi dan kreativitas masyarakat kota bandar lampung, ini memberikan ruang bagi pelaku usaha khususnya UMKM untuk memperkenalkan produk dan jasa unggulan mereka dan merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk melihat lebih dekat mengenal mendukung produk lokal yang makin berkualitas tinggi, saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, saya yakin kita mampu menghadapi segala tantangan dan terus bergerak maju, menuju lampung yang lebih baik, kota bandar lampung sebagai ibu kota provinsi mari kita jadikan momen ini sebagai pemicu semangat untuk terus berinovasi bekerja keras dan berkontribusi dalam pembangunan daerah untuk Bandar lampung.” Terang Ganjar

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya sekaligus membuka gelaran Bandar Lampung Expo tahun 2024 dalam rangka HUT kota Bandar Lampung ke – 342 tahun.

“Acara pembukaan Bandar Lampung Expo 2024 di Kota Bandar Lampung walaupun hari ini di gujur hujan tapi ini adalah hujan keberkahan untuk kita semuanya dan apapun harapan kita semua agar bisa lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat Bandar Lampung dan pembangunan akan kita tingkatkan untuk Kota Bandar Lampung yang kita cintai ini, dilaksanakan acara ini untuk mendukung dan memeriahkan HUT Kota Bandar Lampung yang ke-342 tahun dengan tema HUT Kota Bandar Lampung adalah kita tingkatkan menguatkan pembangunan SDM infrastruktur perkotaan dan ekonomi.” Ujar Eva Dwiana

“Bandar Lampung expo di gelar mulai dari tanggal 8 sampai tanggal 15 Juli 2024 di lapangan Enggal saburai Bandar Lampung merupakan rangkaian acara HUT Kota Bandar Lampung yang akan dimeriahkan dengan pagelaran sejumlah rangkaian kegiatan.” Jelas Eva Dwiana

“Antara lain upacara bendera, ziarah di Taman Makam Pahlawan festival dan juga berbagai perlombaan, untuk itu kami berharap kepada kita semuanya ayo hadir di Bandar Lampung expo dan kita berdoa supaya semua penggiat usaha yang ada di Bandar Lampung bisa memberikan kontribusi yang luar biasa untuk pembangunan kota Bandar Lampung dan terus meningkat untuk masyarakat.” Terang Eva Dwiana

“Saya berharap kepada kita semuanya bahwa kota Bandar Lampung sekarang sudah berusia 342 tahun, sudah luar biasa usianya dan kita di sini harus mengisi dengan program-program yang luar biasa dengan fungsinya masing-masing.” Tambah Eva

“Apa yang sudah diberikan oleh pemerintah kota Bandar Lampung sampai saat sekarang sudah berjalan diantaranya, beasiswa gratis bagi SD dan SMP dan SMA bagi siswa-siswi yang berprestasi hingga jenjang perguruan tinggi dan juga beasiswa gratis pada pada ASN S1 dan S2, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas maupun rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Bandar Lampung.” Terang Eva

“Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bandar Lampung ini semua yang disuguhkan untuk masyarakat kota Bandar Lampung, apalagi sebentar lagi beberapa bangunan besar akan selesai.” Tutup Eva Dwiana

Acara Bandar Lampung Expo yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bandar lampung tetap berjalan lancar dan antusias masyarakat luar biasa menyaksikan meski diguyur hujan selama acara berlangsung.

Acara Bandar Lampung Expo di meriahkan oleh artis ibukota berasal dari Lampung yaitu Band Hijau Daun dengan Tembang Hitnya “Setiap Detik” dan tembang lainnya. (Adr)

Hadiri Deklarasi Kelurahan Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024, Ini 5 Pesan Eva Dwiana

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menghadiri acara deklarasi kelurahan pengawasan partisipatif pada Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Serentak Tahun 2024 di Lapangan Baruna Panjang, Kota Bandar Lampung, Minggu (07/07/24).

Hadir juga Wakil Walikota Bandar Lampung, Ketua DPRD, Anggota Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, PLH. Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, deklarasi tersebut dimaksudkan untuk melihat persiapan dan pengawasan untuk menyambut Pilkada di Kota Bandar Lampung.

“Diselenggarakan deklarasi ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan dan kesiagaan seluruh stakeholder dan masyarakat dalam melakukan pengawasan demi terwujudnya pemilu yang terintegrasi dan terpercaya,” katanya.

Kemudian, Eva Dwiana mengingatkan, pentingnya strategis pemilu bagi keberlangsungan kepemimpinan nasional, pemerintah dan pembangunan dalam mencapai tujuan negara.

“Dengan mengerahkan segala sumberdaya yang ada serta memperkokoh kerja sama agar pesta demokrasi ini berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Eva Dwiana menyampaikan beberapa pesan, antara lain:

Pertama :
Perkokoh kerjasama yang harmonis dengan seluruh penyelenggaraan pemilu dan segenap komponen masyarakat, guna mewujudkan sinergi yang proaktif dalam rangka pengawasan pemilu tahun 2024.

Kedua :
Bagi segenap aparatur sipil negara TNI dan POLRI, tetap menjaga komitmen dan netralitas, serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2024, yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024.

Ketiga :
Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman intoleransi, radikalisme serta kegiatan yang bersifat SARA dengan memanfaatkan momen Pilkada Serentak Tahun 2024.

Keempat :
Bagi warga masyarakat untuk menggunakan hak politik dengan sebaik-baiknya pada hari pemungutan suara tanggal 27 November 2024 di TPS yang sudah ditentukan. Hindari Golput yang justru akan mencemari terlaksana Pilkada Serentak Tahun 2024.

Kelima :
Lakukan pengawasan dan pengendalian secara melekat terhadap pelaksanaan operasi dan seluruh kinerja anggota untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam tugas pelaksanaan di lapangan.

Dari kelima pesan tersebut, Walikota Eva Dwiana berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkokoh serta memantapkan tekad, tugas serta komitmen kita semua guna mengawal dan mengamankan serta mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024.

“Diharapkan, semua perencanaan dalam berjalan optimal, dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak 2024 khususnya di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya. (Adran)

Camat Tanjung Senang M. Eri Arifandi Bantah Tudingan Soal Tidak Tanggapi Aduan Masyarakat

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Camat Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, M Eri Arifandi membantah soal tudingan tidak menanggapi ada nya pengaduan masyarakat di wilayah nya.

M Eri Arifandi mengatakan, setiap pengaduan masyarakat yang masuk dalam proses awal dari tingkat RT sampai dengan ke Kecamatan akan selalu ditanggapi dan di proses.

“Untuk pengaduan dari masyarakat disetiap wilayah Kelurahan bisa melalui RT, jadi jelas nama nya siapa, RT berapa dan laporannya apa pasti kami akan perjuangkan untuk mencari solusi nya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan,bahwa Kelurahan maupun Kecamatan bahkan mempunyai petugas khusus yang bertugas untuk berkeliling ke RT-RT untuk menanyakan apakah ada pengaduan dari masyarakat terkait apa saja yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Senang.

“Kita ada petugas khusus yang mengkonfirmasi aduan-aduan dari RT,” ujarnya.

Kemudian, M Eri Arifandi menegaskan jikalau ada nya laporan yang tidak ditanggapi bisa langsung melaporkan kepada dirinya selaku Camat Tanjung Senang.

“Saya setiap hari keliling dari satu kelurahan ke kelurahan lain, kalau memang ada aduan kemana warga berkomunikasi nya, kalau memang ada RT yang tidak menanggapi tunjuk RT mana,” tegasnya.

Selain itu, menanggapi soal pemberitaan yang beredar terkait beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan, diri nya tidak terlalu ambil pusing dikarenakan di wilayah Camat Tanjung Senang secara bertahap sedang dilakukan perbaikan.

“Alhamdulillah tahun ini ada 38 lokasi perbaikan ruas jalan dan drainase, kami sudah kordinasi dengan Dinas terkait,” terangnya.

Lalu, dari empat ruas jalan yang dianggap tidak ditanggapi soal aduan masyarakat dalam pemberitaan, Eri menjelaskan bahwa salah satu jalan sudah masuk dalam 38 lokasi yang akan di perbaiki dan dua ruas sudah dalam pengajuan. Kemudian, satu ruas jalan dijelaskannya bahwa tidak masuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.

“Jl. Raden Saleh akan diperbaiki tahun ini, untuk Jl. Raflesia sudah diperbaiki sebelum satu tahun saya menjabat disini, namun karena genangan air jalan rusak kembali dikarenakan air tidak mengalir ke sungai, maka itu kami selalu laksanakan gerebek sungai,” jelasnya.

“Tetapi dua ruas Jl. Melati 5 dan Jl. Raflesia sudah kami ajukan dari awal tahun untuk dilakukan perbaikan, lalu terkait Jl. Pulau Damar itu tidak masuk wilayah Kecamatan Tanjung Senang,” pungkasnya. (tim)