Walikota Bandar Lampung Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi DPRD Setujui

JK, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, secara resmi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran…

Ikuti Apel HUT Ke-79 Bhayangkara, Parosil Mabsus Sampaikan Apresiasi Kepada Institusi Polri

BANYUWULU.COM- Lampung Barat – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus mengikuti langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun…

Apel 3 Pilar : Wujud Sinergi Pemerintah, TNI, dan Polri dalam Menjaga Keamanan Daerah

JK, BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan keamanan di…

Pemprov Lampung Sampaikan Tiga Raperda Strategis dalam Rapat Paripurna DPRD

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung yang dipimpin Ketua…

The Right Man on The Right Place! Sekda Lampung Selatan Tegaskan Tiga Langkah Strategis Percepatan Reformasi Birokrasi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, pimpin apel mingguan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (30/6/2025).

LAMSEL, Kalianda – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menegaskan komitmen percepatan reformasi birokrasi saat memimpin apel mingguan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (30/6/2025).

Apel ini diikuti oleh para pejabat utama, kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan fungsional, serta seluruh ASN, baik PNS, PPPK, maupun THLS di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam arahannya, Supriyanto menyampaikan tiga fokus utama yang menjadi langkah strategis dalam menyongsong semester kedua tahun 2025, sejalan dengan visi-misi kepala daerah untuk lima tahun ke depan.

“Pak Bupati telah memberikan arahan percepatan. Mulai hari ini, semua langkah harus terukur dan terarah,” tegasnya.

Tiga Fokus Utama Reformasi Birokrasi:

  1. Percepatan Penyusunan ANJAB dan ABK
    Bagian Organisasi diminta mempercepat penyusunan Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) guna memetakan kebutuhan pegawai secara tepat berdasarkan tupoksi masing-masing perangkat daerah.

  2. Perencanaan Program 2026 oleh BRIDA dan Bappeda
    BRIDA dan Bappeda diperintahkan segera merancang arah program tahun 2026. Perencanaan ini harus mengacu pada tujuh misi kepala daerah dan disinergikan lintas OPD secara menyeluruh.

  3. Pemetaan Talenta ASN oleh BKD
    BKD diminta memetakan potensi dan talenta ASN, mulai dari eselon II hingga staf. Penempatan pegawai akan disesuaikan dengan kemampuan, minat, dan kebutuhan organisasi.

“Tidak ada pegawai yang tidak bisa, yang ada hanya penempatan yang tidak tepat. Kita ingin prinsip ‘the right man on the right place’ benar-benar diterapkan,” ujar Supriyanto.

Langkah-langkah ini, lanjutnya, akan menjadi fondasi dalam menyusun peta jalan manajemen SDM dan arah program pembangunan ke depan.

Dengan pemetaan SDM yang akurat dan perencanaan program yang terukur, Pemkab Lampung Selatan optimistis dapat bergerak lebih cepat, efisien, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Secara Resmi Membuka Kegiatan Jalan Sehat Memperingati HUT ke-343 Kota Bandar Lampung

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana secara resmi membuka kegiatan Jalan…

Bupati Parosil: Adat dan Budaya Jadi Pendorong Kemajuan Daerah

LAMBAR – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menegaskan bahwa adat dan budaya memiliki peran penting dalam…

Wali Kota Eva Dwiana Lepas Ribuan Warga Jalan Sehat HUT ke-343 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Ribuan warga memadati kawasan Tugu Adipura sejak pagi hari untuk mengikuti kegiatan Jalan…

Peringati Tahun Baru Islam dan HUT Dusun Blora ke-51, Bupati Egi Tampil dan Janji Perbaikan Jalan Sampai Tahun 2029

PALAS, LAMPUNG SELATAN – Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-51 Dusun Blora, Desa Sukamulya, Kecamatan Palas, pada Sabtu malam (28/6/2025). Acara tersebut berlangsung meriah dalam balutan budaya lokal, termasuk pertunjukan wayang kulit yang menyita perhatian masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat yang mampu menggelar tiga momentum penting secara bersamaan: peringatan Tahun Baru Islam, perayaan HUT Dusun Blora ke-51, dan pelestarian budaya melalui pertunjukan tradisional.

“Saya bangga melihat kekompakan dan inisiatif warga dalam menjaga tradisi dan merayakan hari besar keagamaan serta sejarah dusun. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Palas punya semangat gotong royong yang tinggi,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendukung penuh kegiatan masyarakat baik secara moril maupun materil. Bahkan, ia menyatakan kesiapannya untuk turun tangan secara pribadi bila anggaran pemerintah belum mencukupi.

“Kalau belum cukup dari APBD, saya bantu secara pribadi,” tegasnya disambut tepuk tangan warga.

Jalan Dusun Akan Dibangun Sampai 2029

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan penghubung antar dusun yang rusak, Bupati Egi menjelaskan bahwa saat ini sekitar 40 persen ruas jalan di Lampung Selatan masih dalam kondisi rusak. Dengan keterbatasan fiskal, pemerintah daerah harus menetapkan skala prioritas pembangunan infrastruktur.

“Tahun ini kita fokuskan di Jalan Bumi Daya. Untuk Dusun Blora, insyaallah direalisasikan sampai tahun 2029. Pak Camat, mohon aktif menyampaikan aspirasi warga ke kami,” tandasnya.

Budaya dan Ekonomi Warga Jadi Sorotan

Ketua Dewan Adat Desa Sukamulya, Sutikno, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Ia juga berharap perbaikan jalan dari Balai Desa menuju kandang sapi bisa segera dilakukan, karena jalur tersebut vital bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya pengrajin bata, genteng, dan tungku.

Harapan senada juga disampaikan oleh Agus Budiyono (49), salah satu warga pembuat bata.

“Kalau jalannya bagus, usaha warga pasti lebih lancar,” ungkapnya.

Di akhir acara, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa di tengah masyarakat transmigran asal Blora dan Yogyakarta, Bupati Egi secara simbolis menyerahkan tokoh wayang kepada perwakilan tokoh adat setempat.

Acara berlangsung penuh makna, menggabungkan semangat spiritual, kebudayaan, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah secara inklusif.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Cor Beton Jalan Teuku Cik Ditiro

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung memperbaiki Jalan Teuku Cik Ditiro yang berada di…