Polda Maluku mengkonfirmasi kontak senjata yang diduga terjadi antara sejumlah anggota Brimob BKO dan anggota Satlantas…
Kategori: Peristiwa
Tanah Longsor di Ethiopia, 50 Orang Tewas
Setidaknya 50 orang tewas akibat tanah longsor di selatan Ethiopia. Terjadi 2 tanah longsor di kawasan…
4 Jam, Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah Sapa Warga dan Nelayan Gudang Lelang
JurnalKota.net – Bandarlampung – Kunjungi nelayan di sekitaran Pasar Gudang Lelang Teluk Betung Selatan, Bakal Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah serap aspirasi nelayan.
Selain itu, Iqbal Ardiansyah juga menyempatkan diri berkeliling untuk melihat kondisi wilayah setempat.
Kehadiran pria yang akrab disapa Bung Iqbal itu disambut antusias warga sekitar dan masyarakat yang tengah berbelanja ikan.
“Saya kira tadi siapa, ternyata Bung Iqbal saya gak nyangka kalau beliau ada disini, orang nya murah senyum sekali, ih gak nyangka mas pokoknya,” kata salah seorang pedagang Ikan di gudang lelang tersebut, Sabtu (21/07/2024).
Bung Iqbal juga berkeliling pasar untuk melihat beberapa UMKM dan jajanan pasar yang ada dilingkungan sekitar pasar.
“Ya kita lagi keliling pasar melihat UMKM dan jajan makanan juga ada surabi, ubi, otak-otak, banyak lah tadi, Alhamdulillah sembari kita menyerap aspirasi warga juga,” ucap Bung Iqbal Ardiansyah.
Selain itu, Iqbal juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi alat-alat operasional nelayan seperti perahu, dermaga, jaring dan alat tangkap ikan lainnya.
“Bukan mengecek ya, tapi melihat dan sharing-sharing dengan nelayan, apa yang kira-kira menjadi harapan nelayan kedepannya, selain itu kita mempelajari juga tata cara kemudian alat apa saja yang dipakai bagaimana cara pemakaian nya, ya kita harus memiliki pengetahuan juta meskipun sedikit, semoga harapan-harapan yang disampaikan tadi dapat kita realisasikan kedepannya, semoga saya bisa mewujudkan Bandarlampung Bahagia, do’akan ya,” tambahnya.
Beberapa titik yang dikunjungi oleh Bung Iqbal diantaranya, kantor koperasi dan operasional nelayan, pasar gudang lelang, dermaga nelayan, dan berkeliling permukiman warga gudang lelang.
Terlihat dalam pantauan awak media, warga dan nelayan begitu antusias menyambut kehadiran Bung Iqbal yang tidak disangka-sangka oleh mereka.
Terkahir Bung Iqbal juga menyampaikan bahwa banyak yang harus dievaluasi dan diperbaiki kedepannya, agar nelayan betul-betul merasakan kesejahteraan, “Kalau dikonsep dan dipikirkan betul-betul, dan pastinya ada keterlibatan pemerintah didalamnya, lingkungan sekitar pasar gudang lelang ini sangat memiliki Potensi untuk menciptakan ruang Wisata baru yang akan mencuri perhatian wisatawan untuk berkunjung kesini, sudah tergambar dipikiran saya tinggal bagaimana kita bangun persepsi bersama-sama saja,” ujarnya.
Apalagi ada budaya nelayan yang puluhan tahun masih dijaga hingga sekarang seperti sedekah laut.
“Budaya itu terjaga secara turun-temurun, Budaya seperti ini perlu di apresiasi juga, saya akan ikut andil karena merawat budaya itu lebih sulit daripada menciptakan, maka harus betul-betul serius agar tidak punah, saya apresiasi dan Suport nelayan disini,” pungkasnya.(*)
6 Orang Tewas, Mobil yang Ditumpangi Sekeluarga Tertabrak Kereta Api di Deli Serdang
Mobil Toyota Rush BK 1496 MAA tertabrak Kereta Api Sri Bilah Utama PLB U 51A di…
Elvira Terpilih Jadi Ketua IKA Faperta Unila 2024 – 2027
JurnalKota.net – LAMPUNG, — Tim Formatur Musyawarah Besar (Mubes) V Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (IKA Faperta Unila) akhirnya sepakat memilih Elvira Umihani sebagai ketua periode 2024-2027 di Aula Faperta, Minggu sore (21/7/2024).
Elvira Umihani adalah alumni angkatan 1991 Jurusan Sosial Ekonomi yang kini jadi kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung. Sebelumnya, dia menjabat Kadis Perindag, dan Kepala Biro Perekonomian.
Dia mengucapkan terima kasih kepada para senior dan junior yang telah memberikan kepercayaan kepadanya jadi ketua IKA Faperta Unila. Menurutnya, amanah ini merupakan tanggung jawab besar.
Beberapa hari sebelumnya, ada dua nama yang muncul, yakni Yondri dari Angkatan 2004 yang sudah membentuk timses dan mendapatkan dukungan angkatan muda sedangkan Abdul Hakim dari Angkatan 1972 sudah siap dengan visi dan misinya.
Namun, pas Hari H Mubes, muncul nama-nama selain Yondri dan Abdul Hakim, yakni Edi Karizal, Almuheri Ali Paksi, Elvira Umihani, Revi Akmal Putra, Chrisna Putra, Ahmad Zahri, dan M Kahfi Ramadan, Fahruri, Panca Putra Kurniawan, dan Catur Agus.
Revi mundur sebagai calon ketua menilai tak etis dirinya masuk sebagai tim formatur.
Tim Formatur Mubes V 2024: Yusronida Suralaga (Pengurus Pusat), Irwan Effendi (1968-1975)
Abdul Hakim (1976-1983), Elvira Umihani (1984-1991), Ahmad Zahri (1992-1999).,Fitra Al Farizi (2000-2007), Mandala Putra (2008-2018).
Mubes Ke-V IKA Faperta Unila kali ini mengangkat tema “Kita Tingkat Peran Serta Alumni Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan”. Ketua IKA Faperta Unila Hamartoni bersyukur Mubes IKA dapat terlaksana sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan alumni.
“Tentu saya selalu Ketua IKA sudah dapat teguran dari para senior untuk melaksanakan Mubes, guna generasi organisasi yang berkelanjutan,” ungkap Hamartoni.
Hamartoni menegaskan, di Mubes kali ini kita sudah mempersiapkan baik teknis maupun non teknis, tidak hanya itu kami juga mempersilahkan di Mubes Faperta ini untuk memberikan ruang pemikiran untuk para Alumni Faperta dituangkan di Munes ini.
“Di Mubes Ke-V ini tentu untuk meneruskan nahkoda baru kedepan, sehingga dapat menghidupkan kembali forum silaturahmi antar alumni,” ujar Hamartoni.
Lebih lanjut Hamartoni mengatakan, untuk mempersatukan Alumni yang sudah banyak lulus dari Pertanian Unila yang dapat memberikan kontribusi kepada kampus tercinta.
Sementara itu, Dewan Pakar IKA Faperta Unila Muhajir Utomo mengatakan, Alumni adalah indikator penting untuk melihat keberhasilan pembelajaran kita di kampus.
“Dari Alumni itulah kita dapat melihat kiprah Alumni di masyarakat, kalo dimasyarakat kurang berhasil jadi kita harus mengevaluasi lagi,” jelas Muhajir Utomo.
Lebih lanjut Muhajir Utomo mengatakan, kita akan terus mengevaluasi proses pembelajaran. Tetapi Alumni kita semenjak 1968 sampai hari ini sudah banyak berkiprah di masyarakat.
“Alumni Pertanian tidak hanya di sektor Pertanian saja, tetapi Alumni kita merambah ke sektor Politik, Pemerintahan, hingga Akademisi ternama di Indonesia,” urai Muhajir Utomo yang juga mantan Rektor Universitas Lampung.
Jadi artinya, proses pembelajaran kita hanya sektor Pertanian tetapi di lapangan banyak para Alumni yang berkembang, itulah ciri khas para Alumni kita semua.
“Saya berpesan untuk para peserta mubes kali ini, Alumni menjadi branding keberhasilan. Oleh karena itu penting Alumni memberikan kontribusi untuk kampus kita tercinta,” tutupnya. (*)
Kapal Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang Kontak di Perairan Papua
Kapal Cita XX yang membawa material Base Tranciever Station (BTS) BAKTI Kominfo dari Timika menuju Yahukimo…
Viral WNA di Gunung Kidul Hendak Gendam Warga, Modus Tukar Uang
Dua warga negara asing (WNA) di Gunungkidul diduga hendak menipu dengan modus tukar uang. Dalam video…
16 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Pusat Perbelanjaan di China
Kebakaran melanda pusat perbelanjaan di barat daya China. Sebanyak 16 orang tewas akibat kejadian itu. Laporan…
Gawat! Pria di Siak Riau Tewas Diterkam Harimau, Ini yang Terjadi
Seorang pria bernama Yasonia Zega (43 tahun) tewas dengan kondisi kepala terputus akibat diterkam harimau di…
Sekelompok Orang Datangi Rumah Warga di Bantul, Motor hingga Mobil Dirusak
Rumah dan mobil milik warga berinisial DWK di Kelurahan Ringinharjo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DIY, dirusak…