PESIBAR – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar Rapat Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan Rancangan Peraturan…
Kategori: Pesisir Barat
Bupati Dedi Irawan Telah Resmikan Tutup Ngejalang Fest di Negeri Ratu Tenumbang
PESIBAR – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi menutup kegiatan Program Aktivasi Sepuluh Desa Budaya…
Bupati Pesibar Dedi Irawan Hadiri Ngejalang Fest Di Gedung Sai Batin Pekon Tenumbang
PESIBAR – Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Dedi Irawan menghadiri kegiatan Program Aktivasi Sepuluh Desa Budaya Nasional…
Wabup Pesisir Barat Lantik Pengurus IWAPI 2025–2030, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Daerah
PESISIR BARAT — Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., resmi melantik kepengurusan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Keramat Ilahan, Lobby Lantai 1 Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, pada Sabtu (29/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armelia Renny Madrie, A.S., S.P., M.M., jajaran Ketua TP-PKK Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., dan Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag) Pesibar, Ma’ruf, S.P. Kehadiran para tokoh perempuan dan pejabat daerah menambah khidmat dan kekuatan simbolis bagi gerakan pemberdayaan perempuan di Pesibar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam mendorong pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan UMKM, tumbuhnya kreativitas lokal, serta meningkatnya kesejahteraan keluarga tidak terlepas dari peran aktif perempuan yang bekerja dengan ketekunan dan dedikasi.
“IWAPI hadir sebagai rumah besar yang memberi ruang bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, dan berdaya. Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi pilar penting dalam pembangunan,” tegasnya.
Irawan Topani juga menyampaikan bahwa Pesibar saat ini tengah bergerak maju melalui sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, perikanan, pertanian, dan ekonomi kreatif. Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan mitra yang memiliki komitmen dan keberanian seperti IWAPI untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kehadiran perempuan pengusaha merupakan bagian tak terpisahkan dalam membangun ekonomi lokal. IWAPI diharapkan mampu memperkuat UMKM, memperluas jaringan pemasaran, serta melahirkan wirausaha perempuan di setiap sudut pekon,” ujarnya.
Wabup menggarisbawahi bahwa Pemkab Pesibar berkomitmen mendukung tumbuhnya UMKM dan kewirausahaan perempuan. Ia meyakini bahwa ketika perempuan maju, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, daerah pun akan berkembang.
“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha menjadi kunci menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia menitipkan harapan besar kepada pengurus IWAPI yang baru dilantik agar menjadi penggerak perubahan dan inspirasi bagi perempuan Pesibar.
“Jaga integritas, kuatkan kebersamaan, dan tebarkan kebaikan dalam setiap langkah kepengurusan,” tutup Wakil Bupati.
Pelantikan pengurus IWAPI Pesibar periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum bagi peningkatan peran perempuan dalam dunia usaha serta penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama
Pesisir Barat — Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Prosesi pelantikan digelar di Selasar Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar pada Selasa (24/11/2025) dan disaksikan para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pejabat yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting bagi peningkatan karir sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Para pejabat terlantik dituntut mampu melaksanakan amanah sebagai ASN, aparatur pemerintahan, sekaligus abdi masyarakat. Ini menjadi konsekuensi untuk senantiasa meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja profesional,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar seluruh ASN memahami dan menerapkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan reformasi birokrasi berorientasi pada kinerja, kepentingan rakyat, dan akuntabilitas.
Ia juga meminta seluruh pejabat, khususnya yang baru dilantik, untuk meningkatkan profesionalitas, kualitas kerja, serta memberikan layanan publik yang cepat, tepat, dan mudah dipahami.
“Tingkatkan etos kerja, keterampilan, kreativitas, dan jaga citra positif ASN. Jangan melakukan hal-hal yang menyimpang dari aturan, dan selalu berpegang pada nilai-nilai integritas,” tambahnya.
Bupati Dedi Irawan turut mengingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun dengan tantangan efisiensi anggaran. Oleh sebab itu, ASN diminta untuk lebih kreatif dan inovatif, menciptakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Kita digaji dari uang rakyat. Maka setiap langkah kerja harus kembali kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik
1. Dr. Drs. Gunawan, M.Si. – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah
2. Unzir, S.P. – Inspektur
3. Sri Agustini, S.K.M., M.Kes. – Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan
4. Eksir Abadi, S.H., M.M. – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
5. Amrul Haq, S.E., M.Si. – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
6. Ir. Armand Achyuni – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
7. Armen Qodar, S.P., M.M. – Asisten III Bidang Administrasi Umum
Dengan pelantikan ini, Bupati berharap terwujudnya peningkatan kinerja perangkat daerah serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Barat.
Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom, Pastikan Keselamatan Lingkungan Jadi Prioritas
Pesisir Barat — Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Way Melesom di Kecamatan Lemong, Senin (24/11/2025). Kunjungan tersebut merupakan respons pemerintah daerah terhadap kekhawatiran masyarakat mengenai dampak proyek terhadap lingkungan serta pasokan air bersih.
Sungai Way Melesom selama ini menjadi sumber utama air bersih dan irigasi bagi warga sekitar. Rencana pembangunan bendungan dalam proyek PLTM menimbulkan kekhawatiran akan potensi berkurangnya debit air menuju permukiman dan lahan pertanian masyarakat.
Menjawab aspirasi tersebut, Bupati Dedi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan kajian ulang secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Keselamatan ekosistem dan hak masyarakat atas air harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, jika hasil kajian menunjukkan adanya potensi pencemaran atau pengurangan jatah air warga, pemerintah daerah tidak segan menghentikan proyek PLTM tersebut. Menurutnya, seluruh investasi yang masuk ke Pesisir Barat harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta mematuhi prinsip kehati-hatian.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut memeriksa sejumlah titik vital seperti lokasi turbin, area rencana bendungan, serta beberapa sektor konstruksi lainnya. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, katanya, akan memantau secara ketat perkembangan proyek dan memastikan semua proses dilakukan transparan serta sesuai regulasi lingkungan hidup.
Peninjauan ini juga dihadiri oleh Antoni Wijaya, S.P., M.M., Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Pesisir Barat, Isnaeni Adiyta Marvan, S.H., M.M., Kepala Bagian Protokol Setdakab Pesisir Barat, Camat Lemong, serta sejumlah peratin setempat.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa kepentingan masyarakat akan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses pembangunan yang berlangsung di wilayah Pesisir Barat.
Bupati Dedi Irawan Hadiri Paripurna DPRD Persetujuan Bersama dan Penandatanganan Atas Ranperda APBD Pesibar TA 2026
PESISIR BARAT — Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
Bupati Dedi Irawan: Ekspedisi Patriot Strategis untuk Majukan Wilayah Transmigrasi Pesibar
PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima secara langsung audiensi Program Ekspedisi Patriot di Ruang Rapat Payung Agung, Lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (20/11/2025).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Ir. Holi Bina Wijaya, MUM., serta dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Ngambur, dan Peratin se-Kecamatan Ngambur.
Program Ekspedisi Patriot sendiri merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi yang bertujuan memperkuat pemetaan potensi wilayah, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa wilayah transmigrasi merupakan saksi perjuangan panjang masyarakat yang datang dengan harapan baru, semangat kerja keras, serta tekad untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
“Mereka adalah bagian dari wajah kemajemukan bangsa, yang membawa nilai gotong royong, persatuan, dan ketangguhan,” ujar Bupati Dedi Irawan.
Karena itu, menurut Bupati, sudah menjadi kewajiban moral sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan wilayah-wilayah tersebut mendapatkan perhatian yang layak, akses pembangunan yang memadai, serta peluang ekonomi yang mampu mendorong kemajuan.
“Program Ekspedisi Patriot merupakan langkah strategis untuk menggali dan mengoptimalkan potensi besar wilayah transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan darat, UMKM, hingga peluang industri berbasis lokal,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa potensi tersebut harus dikelola dengan pendekatan inovatif, terukur, dan berkelanjutan agar dapat memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Bupati juga menyoroti masih adanya sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pengolahan hasil, rendahnya akses permodalan dan teknologi, serta kapasitas SDM yang perlu ditingkatkan.
Meski demikian, Bupati optimistis bahwa tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendamping, dan masyarakat.
Pemkab Pesibar, lanjutnya, berkomitmen terus mendorong hadirnya program-program yang mampu mempercepat transformasi ekonomi masyarakat.
“Pengembangan wilayah akan difokuskan pada peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan kelompok tani dan UMKM, perluasan akses pemasaran, serta pemanfaatan teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.
Bupati Dedi Irawan juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah transmigrasi dan selama ini berjuang membangun daerah dengan segala keterbatasan.
“Melalui agenda hari ini, saya mengajak seluruh pihak untuk membuka ruang diskusi yang konstruktif dan solutif guna melahirkan rekomendasi serta langkah terobosan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semoga program pengembangan ekonomi ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Pesibar yang lebih maju, berdaya, dan sejahtera,” pungkasnya.
Pembinaan Karakter dan Inovasi Siswa Pemkab Pesibar Apresiasi 7 Krui Expo sebagai Wadah
PESISIR BARAT – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Marnentinus, S.IP., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan 7 Krui Expo yang digelar di SMPN 7 Krui Kecamatan Ngaras, Kamis (20/11/2025).
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Balai Guru dan Tenaga Pendidik (BGTK) Provinsi Lampung, Lilis Setya Rini, M.TI., Camat Ngaras Suparmi, para Peratin se-Ngaras, jajaran guru SMPN 7 Krui, serta para wali murid.
Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dedi Irawan, yang disampaikan oleh Plt. Kepala Disdikbud, Marnentinus, dijelaskan bahwa 7 Krui Expo menjadi sarana penting dalam pembinaan karakter, kreativitas, dan keterampilan peserta didik. “Di sini anak-anak menunjukkan bakat terbaik mereka, baik dalam bidang sains, teknologi, seni, budaya, kewirausahaan, maupun karya inovatif lainnya,” ujar Marnentinus.
Ia menambahkan bahwa pihaknya bangga melihat antusiasme sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kompetisi yang sehat, serta kemampuan bekerja sama antar siswa.
“Pemkab Pesibar melalui Disdikbud terus mendorong sekolah untuk menjadi pusat pengembangan talenta dan karakter. Kegiatan seperti Krui Expo membuktikan bahwa dunia pendidikan bukan hanya teori di kelas, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk berkreasi, bereksperimen, dan menemukan potensi diri,” lanjutnya.
Marnentinus juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMPN 7 Krui beserta para guru dan dukungan wali murid yang telah berkolaborasi demi memajukan pendidikan di wilayah Ngaras. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan ruang kreatif bagi siswa.
“Gunakanlah 7 Krui Expo ini sebagai kesempatan untuk belajar hal baru, berani mencoba, dan menunjukkan karya dengan penuh semangat. Masa depan Pesibar ada di tangan kalian. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Bupati Pesibar Raih Penghargaan Kemenimipas pada Hari Bhakti ke-1 Tahun 2025
PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima penghargaan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Rabu (19/11/2025).
Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Pesibar, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., yang hadir mewakili Bupati Pesibar. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pejabat tinggi kementerian serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Kakanwil Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan, sinergi, dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Bupatinya dalam mendukung program-program pemasyarakatan di daerah.
“Pemkab Pesibar telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung berbagai program pemasyarakatan, baik di bidang pembinaan maupun pelayanan. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja sama yang telah terjalin,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, S.H., M.H., menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah dan jajaran imigrasi.
“Kerja sama yang baik menjadi kunci dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan upaya menjaga keamanan wilayah. Kami memberikan apresiasi kepada Pemkab Pesibar yang selama ini aktif mendukung program strategis keimigrasian,” kata Nur Raisha Pujiastuti.
Di sisi lain, Sekda Pesibar, Tedi Zadmiko, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima pihaknya.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Pemkab Pesibar diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung program-program pemerintah pusat, khususnya di bidang pemasyarakatan dan keimigrasian.
Bupati – Wakil Bupati Pesibar Sambut Kunjungan Kerja Danrem 043 Gatam
PESIBAR – Bupati-Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan – Irawan Topani, S.H., M.Kn., menyambut Kunjungan…
Wabup Pesibar Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025
PESISIR BARAT – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 di Mapolres Pesibar, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Pesibar, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Pesibar, Kepala Dinas Perhubungan Ariswandi, S.Sos., M.P., serta Kasat Pol-PP dan Damkar, Cahyadi Moe’is.
Dalam amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., yang dibacakan Kapolres Bestiana, disampaikan bahwa permasalahan lalu lintas berkembang pesat seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan kebutuhan mobilitas masyarakat. “Transportasi memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah,” ujar Kapolres.
Tantangan Lalu Lintas dan Upaya Modernisasi Pelayanan
Kapolres Bestiana menjelaskan bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan. Kemacetan yang tidak ditangani dengan cepat akan berdampak pada perlambatan pembangunan dan aktivitas masyarakat. Di era digital, kota-kota modern menggunakan konsep Smart City untuk layanan publik yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses.
“Untuk mengimbangi perkembangan teknologi, Polantas telah memiliki aplikasi pelayanan digital seperti Electronic-Traffic Law Enforcement (ETLE), SIM Online (Sinar), Samsat Digital Nasional (Signal), dan Traffic Attitude Record (TAR),” jelasnya.
Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Masih Tinggi
Berdasarkan evaluasi Subdit Gakkum Ditlantas Polda Lampung, angka kecelakaan di Provinsi Lampung pada Januari–Oktober 2025 tercatat 1.564 kasus, dengan:
- 466 korban meninggal dunia
- 1.090 luka berat
- 1.395 luka ringan
Tingginya angka pelanggaran juga menjadi faktor penyebab kecelakaan. Pada 2025 terdapat 238.581 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari 27.550 tilang dan 211.301 teguran. Pelanggaran paling banyak dilakukan pengendara usia produktif 26–45 tahun, didominasi pengguna sepeda motor.
Operasi Zebra Jadi Langkah Strategis Jelang Nataru
Untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan, berbagai upaya pembinaan telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hukum, penyuluhan, hingga penempatan personel di titik rawan kecelakaan. Operasi Zebra Krakatau 2025 menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan Operasi Lilin 2025 menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Operasi dilaksanakan secara serentak nasional mulai 17 hingga 30 November 2025 dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang tetap mengedepankan edukasi, persuasif, dan tindakan humanis. Penegakan hukum dilakukan melalui tilang manual, ETLE, dan teguran simpatik.
“Tujuan operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Kapolres.
Sasaran operasi mencakup berbagai potensi gangguan hingga gangguan nyata yang menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Pelanggaran prioritas meliputi balapan liar dan penggunaan knalpot brong.
Penekanan Kapolres untuk Personel di Lapangan
Kapolres Bestiana menegaskan kepada seluruh jajaran agar mengutamakan keamanan dan keselamatan selama operasi, serta menghindari tindakan yang dapat mencoreng citra Polri.
“Tidak berorientasi pada tilang semata, tetapi mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan tindakan simpatik humanis dengan tetap berpedoman pada SOP,” tandasnya.
Wakil Bupati Tinjau Progres Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir, Target Rampung Akhir 2025
PESISIR BARAT — Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., meninjau perkembangan pembangunan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir di Way Batu, Kelurahan Pasar Kota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kapolres Pesibar AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., serta Sekretaris Daerah Tedi Zadmiko, S.K.M., M.M.
Wakil Bupati Irawan Topani mengungkapkan optimismenya bahwa pembangunan rumah sakit baru yang diproyeksikan memiliki fasilitas lengkap itu dapat selesai tepat waktu. “Mudah-mudahan dan kita optimis jadwalnya selesai pada akhir tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit baru tersebut sangat dinantikan masyarakat. Dengan selesainya pembangunan, tahapan berikutnya dapat segera dilanjutkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. “Bagaimanapun juga keberadaan RS baru ini memang sangat kita tunggu, dengan harapan bisa melayani masyarakat Pesibar dengan optimal,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung penuh pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir yang dikerjakan oleh PT PP (Persero). Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas pemkab. “Artinya, Pemkab Pesibar memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan RSUD yang baru ini, demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” jelasnya.
Pemkab Pesibar juga terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, untuk memperkuat pelayanan RSUD tersebut ketika resmi beroperasi. “Kami berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga cita-cita memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat benar-benar bisa terwujud,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Pesibar Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan
Pesibar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan yang dihelat di…
Bupati Dedi Irawan Sampaikan Ranperda Tentang RPJMD 2025-2029 ke DPRD Pesibar
PESIBAR – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…