Jakarta – Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri tengah melakukan pemeriksaan terhadap proses mutasi jabatan Iptu Nikolas…
Kategori: Polri
Jaga Kondisi Kamtibmas Jelang Kunker Presiden, Polres Lampung Utara Gelar Patroli
JurnalKota.net – Lampung Utara – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Kunker Presiden Prabowo Subianto, Polres Lampung Utara bersama TNI melaksanakan kegiatan patroli KRYD, Minggu dini hari, (26/10/25).
Kegiatan tersebut diawali dengan apel persiapan yang berlangsung di halaman Polsek Kotabumi Utara yang di pimpin oleh Kabag Ops Polres Lampung Utara Kompol Firmansyah.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kabag Ops Kompol Firmansyah menjelaskan, sasaran kegitan meliputi lokasi rawan tindak pidana seperti pencurian, perkelahian, dan balapan liar. Pengendara kendaraan bermotor yang tidak melengkapi surat-surat dan kelompok masyarakat yang beraktivitas hingga larut malam.
“Patroli gabungan ini sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan menjelang kedatangam Presiden Prabowo Subianto di Lampung Utara,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kelompok masyarakat yang melakukan aktivitas mencurigakan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Kegiatan KRYD ini menjadi bagian dari upaya Polres Lampung Utara untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif dan masyarakat merasa aman dalam menyambut momentum nasional,” katanya. (*)
Waka Polres Pesisir Barat Turut Hadir Dukung Kelancaran Kegiatan HIPMI Festival
JurnalKota.net – Pesisir Barat — Dalam rangka mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan HIPMI Festival, Waka Polres Pesisir Barat bersama jajaran turut hadir dan memberikan dukungan penuh pada kegiatan yang berlangsung meriah tersebut. Pada jumat , 24/10/2025
Kehadiran perwakilan Polres Pesisir Barat ini menjadi bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan pelaku usaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Waka Polres Pesisir Barat KOMPOL Slamet Raharjo, S.H.,M.H. menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan keamanan serta kelancaran jalannya kegiatan yang melibatkan masyarakat luas ini.
“Kami dari Polres Pesisir Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk HIPMI, dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Waka Polres dalam sambutannya.
HIPMI Festival sendiri merupakan ajang kreativitas dan promosi bagi para pengusaha muda daerah untuk memperkenalkan produk unggulan, membuka jaringan bisnis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Partisipasi aktif kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta maupun pengunjung, sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, HIPMI Festival Pesisir Barat berjalan lancar, aman, dan sukses menarik perhatian masyarakat serta pelaku usaha dari berbagai daerah.*
Polda Lampung Tetapkan 8 Tersangka Kasus Penganiayaan Mahasiswa Unila dalam Kegiatan Diksar
JurnalKota.net – LAMPUNG – Polda Lampung resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mahasiswa Universitas Lampung (Unila) saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar (Diksar) organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahepel) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Kasus ini mencuat setelah korban, Pratama Wijaya Kesuma, meninggal dunia beberapa bulan usai mengikuti kegiatan tersebut di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan menjelaskan, penyelidikan kasus ini dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/384/VI/2023/SPKT Polda Lampung tanggal 3 Juni 2025 dengan pelapor atas nama Wirna Wani.
Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, ekshumasi jenazah, hingga permintaan pendapat ahli.
“Hasil ekshumasi yang kami rilis pada 7 Oktober 2025 menunjukkan korban meninggal dunia akibat peningkatan tekanan intrakranial karena adanya tumor otak (oligodendroglioma),” kata Indra di Mapolda Lampung, Jumat (24/10/2025).
Meski begitu, lanjut Indra, hasil penyelidikan juga menemukan adanya peristiwa kekerasan fisik yang dialami korban dan peserta Diksar lainnya.
“Kami temukan adanya peristiwa penganiayaan yang dialami korban dan peserta lain selama kegiatan Diksar Mahepel FEB Unila, berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan ahli. Meski tidak menyebabkan kematian, perbuatan tersebut termasuk tindak pidana penganiayaan,” ujarnya.
Dari hasil pendalaman, penyidik menetapkan delapan orang sebagai tersangka yang terdiri dari panitia dan alumni kegiatan Diksar.
“Para tersangka yang kami tetapkan masing-masing berinisial AA, AF, AS, SY, DAP, PL, RAN, dan AI. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari menampar, menendang, menyeret peserta, hingga memerintahkan kegiatan fisik seperti push-up dan sit-up yang menimbulkan rasa sakit,” jelas Indra.
Ia menambahkan, tindakan para pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman pidana penjara hingga dua tahun delapan bulan.
“Kami memastikan penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan. Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat, dan setiap perkembangan akan kami sampaikan kepada publik sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan informasi,” tegas Indra.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban Pratama Wijaya Kesuma mengalami penurunan kesehatan hingga meninggal dunia lima bulan setelah mengikuti kegiatan Diksar pada November 2024.
Polda Lampung menegaskan, proses hukum terhadap para tersangka akan terus berlanjut demi keadilan bagi keluarga korban.*
HUT Humas Polri Ke-74 : Polda Lampung Gelar Donor Darah, Wujudkan Polri Humanis Untuk Masyarakat
JurnalKota.net – LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Humas Polri Polda Lampung melalui Bidang Humas Polda Lampung menggelar kegiatan donor darah serentak di Polda dan Polres jajaran. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung. Rabu(22/10/25)
HUT Humas Polri ke-74 mengusung tema “Polisi Humanis Harapan Masyarakat”.
Kegiatan sosial ini diikuti oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, para Pejabat Utama Polda Lampung, personel Polri, ASN, driver ojek online di Provinsi Lampung, serta perwakilan awak media.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Polda Lampung ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung untuk memastikan stok darah di masyarakat tetap aman dan terpenuhi.
Sebagai bentuk apresiasi, Polda Lampung juga memberikan paket beras kepada para driver ojek online dan jurnalis yang telah berpartisipasi untuk mendonorkan darahnya pada kegiatan ini.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari dalam kesempatan nya mengatakan,
“Kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata komitmen Humas Polri sebagai Polisi Humanis yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi dengan PMI Lampung kami tidak hanya merayakan HUT ke-74 Humas Polri, tetapi juga memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mitra transportasi online dan rekan jurnalis,”
“Kami percaya bahwa kepedulian sosial adalah bagian penting dari pelayanan Polri yang humanis dan berempati, kami juga ingin memastikan ketersediaan stok darah di PMI Lampung cukup bagi yang membutuhkan.” Ucapnya
Kegiatan donor darah serentak Polda dan Polres/Ta Jajaran berhasil menarik minat pendonor sebanyak ribuan pendonor dan sudah mendapatkan 930 kantong darah untuk membantu memenuhi stok di PMI Lampung.
Kabid Humas juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun kepedulian sosial untuk meningkatkan rasa empati kita terhadap sesama,
“Terima kasih kepada PMI Lampung yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan yang selaras dengan tema HUT Humas Polri ke-74. Kami berharap langkah kecil ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung.” Ujar Kabid
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat “Polisi Humanis untuk Masyarakat” semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjadi refleksi komitmen Humas Polri dalam mewujudkan pelayanan yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat.*
Polres Pesisir Barat Hadiri Apel dan Gema Shalawat Peringatan Hari Santri Nasional
JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat menghadiri kegiatan Apel dan Gema Shalawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan yang dihadiri Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, para ustadz, santri, serta elemen masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Peringatan Hari Santri ini juga dirangkaikan dengan pembacaan shalawat bersama sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan harapan agar daerah senantiasa aman, damai, serta diberkahi.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat IPTU Totok Tri Winarno menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam peringatan Hari Santri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sinergitas bersama ulama, santri, serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Hari Santri menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa. Polres Pesisir Barat akan terus bersinergi bersama tokoh agama dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar IPTU Totok.
IPTU Totok juga menambahkan bahwa peran ulama dan santri sangat penting dalam mencegah paham radikalisme serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.
Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 ini berjalan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai.*
Cemburu Buta, Wanita di Bandar Lampung Tega Sayat Kelamin Kekasih Gelap Hingga Nyaris Putus
JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Panjang meringkus WD (28), seorang wanita asal Bumi Waras, Bandar Lampung, usai nekat menganiaya KS (32), yang tak lain adalah kekasihnya hingga alat kelaminnya nyaris putus.
Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Panjang, Kompol Martono membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, untuk pelaku sudah kita amankan pada Selasa (21/10/2025), sekira pukul 06.30 WIB, di kediamannya, saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap pelaku, “Kata Kompol Martono, Selasa (21/10/2025).
Kapolsek menambahkan pelaku awalnya menghubungi korban untuk bertemu di lapangan baruna, sebelum bertemu pelaku sudah menyiapkan pisau cater.
Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Kemudian, pelaku mengambil carter yang sudah disiapkan dan langsung menganiaya korban.
“Pelaku ini langsung mengambil cater dan melukai kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus,” ujarnya.
Menurut Martono, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati karena korban menikah dengan wanita lain dan juga karena korban kerap mengencani banyak wanita lainnya.
Pelaku sama korban ini sudah dari tahun 2019 menjalin hubungan asmara, pelaku juga tahu kalo korban ini sudah punya istri.
Selain pelaku, Polisi juga turut menyita 1 buah pisau carter warna merah.
Saat ini pelaku telah diamankan Mapolsek Panjang guna dilakukan proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(*)
Bareskrim Tetapkan Selebgram Lisa Mariana sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil
Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menetapkan selebgram Lisa Mariana (LM) sebagai tersangka dalam…
Polres Tulang Bawang Gelar Simulasi Sispamkota: Tunjukkan Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Kontijensi
Tulang Bawang – Suasana tegang namun terkendali tampak di Lapangan Mapolres Tulang Bawang saat ratusan personel kepolisian…
Antisipasi Aksi Unjuk Rasa, Polres Lampung Utara Gelar Simulasi Sispamkota
JurnalKota.net – Lampug Utara – Polres Lampung Utara menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) dalam rangka Kesiapan Pengamanan Peringatan 1 Tahun Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Probowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Kotabupaten Lampung Utara. Kegiatan yang berlangsung di mako Polres Setempat, Jumat (17/10/25)
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman, perwakilan Forkopimda dan Pejabat Utama Polres Lampung Utara.
Simulasi Sispam Kota diawali dengan skenario adanya massa yang tidak puas terhadap kinerja pemerintah dan menggelar aksi unjuk rasa, menghadapi situasi tersebut, personel Polres Lampung Utara secara bertahap melakukan pengendalian sesuai prosedur, mulai dari upaya persuasif, negosiasi, hingga pembubaran massa dengan formasi Dalmas.
Dalam simulasi itu juga ditampilkan peran tim negosiator Polwan Polres Lampung Utara yang berupaya menenangkan massa melalui dialog humanis. Namun ketika situasi memanas, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap oknum pengunjuk rasa yang bersikap anarkis.
Semua tahapan yang dilakukan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Polri.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., menerangkan, bahwa simulasi ini bukan hanya bersifat seremonial, melainkan bentuk nyata kesiapan Polres Lampung Utara dalam menghadapi Kesiapan Pengamanan Peringatan 1 Tahun Pemerintahan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden.
“Inti dari kegiatan ini adalah, dalam situasi apapun aparat penegak hukum bersama pemerintah harus berkolaborasi memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada masyarakat. Kehadiran Polri adalah untuk mengawal aspirasi, sekaligus menjaga stabilitas daerah agar tetap kondusif,” ujar Kapolres.
Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memahami prosedur dan peran masing-masing dalam menghadapi situasi nyata.
“Setiap pengamanan aksi unjuk rasa harus profesional, tegas, humanis dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia,” katanya. (*)