Bupati Egi Hadiri HUT ke-26 Apkasi, Perkuat Kolaborasi Antar Kabupaten untuk Percepatan Pembangunan

Lampung Selatan – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat sinergi dan kerja sama antardaerah…

Pura-pura Ikut Cari Motor Curian, Adik Pemilik Bengkel di Pringsewu Dibekuk Polisi

PRINGSEWU – Aksi licik seorang pria yang berpura-pura membantu mencari sepeda motor yang hilang akhirnya terbongkar.…

Polres Tanggamus Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat

Tanggamus – Polres Tanggamus menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Tanggamus, Rabu (1/7/2026).…

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Layani Masyarakat dan Jaga Kamtibmas

PRINGSEWU – Polres Pringsewu menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Pringsewu, Rabu (1/7/2026).…

Hari Bhayangkara ke-80, DPRD Lampung Perkuat Sinergi dengan Polri Demi Keamanan dan Pembangunan Daerah

Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi…

Bupati Egi Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Lampung Selatan Tegaskan Komitmen Polri Layani Masyarakat

Lampung Selatan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum bagi Kepolisian Republik Indonesia…

Bupati Egi Dorong Penguatan SDM dan UMKM Lewat Shobat, Desa HELAU Jadi Pilar Pembangunan Lampung Selatan

Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada…

Jamal: Jangan Biarkan Perbedaan Politik Memecah Persaudaraan Rakyat

BANDAR LAMPUNG – Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal,…

Dua Pelajar Lampung Selatan Lolos Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Bupati Egi: Kebanggaan Daerah

KALIANDA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Lampung Selatan. Untuk pertama kalinya, daerah ini…

Jamal KNPI Lampung: Jadilah Pendukung yang Kritis, Bukan Fanatik Buta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik. Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, namun jangan sampai membuat masyarakat saling bermusuhan dan melupakan persoalan utama yang dihadapi rakyat.

“Saya sering melihat masyarakat kecil saling berdebat, saling menghujat, bahkan bertengkar demi membela tokoh atau pejabat tertentu. Padahal, kita jarang melihat para pejabat saling berselisih hanya karena memperjuangkan nasib rakyat miskin. Ini menjadi bahan renungan bagi kita semua,” ujar Jamal, Selasa (30/6/2026).

Jamal menegaskan bahwa masyarakat harus mampu membedakan antara loyalitas kepada tokoh dengan kepentingan bangsa. Menurutnya, dukungan kepada pemerintah atau pemimpin harus diberikan secara objektif berdasarkan manfaat kebijakan yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kebijakannya baik, mari kita dukung sepenuhnya. Tetapi jika ada kebijakan yang kurang tepat, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk memberikan kritik yang santun, objektif, dan disertai solusi. Demokrasi yang sehat membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari rakyat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah persatuan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari. Energi bangsa, menurutnya, seharusnya difokuskan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Jangan sampai rakyat terus diadu oleh perbedaan pilihan politik, sementara persoalan kesejahteraan belum terselesaikan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” tegasnya.

Sebagai Pengurus KNPI Lampung, Jamal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mengedepankan akal sehat, serta membangun budaya diskusi yang santun dan produktif.

“Politik seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat, bukan menjadi alasan untuk saling membenci. Mari kita bersama-sama mengawal setiap kebijakan demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.*