Maarten Paes resmi bisa membela Timnas Indonesia. Kepastian didapat usai sidang yang dilakukan oleh Pengadilan Abritase…
Tag: Arab Saudi
Arab Saudi Umumkan 1.301 Jemaah Haji Wafat, 83% di Antaranya Jemaah Ilegal
Arab Saudi mengumumkan jumlah jemaah haji yang meninggal pada musim haji tahun ini per Minggu (23/6)…
Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Lakukan Aksi Bersih Pantai dan Sungai
JurnalKota, Tanjung Karang – PLN UIP3B Sumatera melalui program Employee Volunteer Program PLN Peduli lakukan pembersihan dan konservasi sungai dan pantai di beberapa daerah pada 9-10 Juni 2023. Sebanyak 340 relawan PLN bersama komunitas-komunitas peduli lingkungan, mahasiswa, pelajar, pemerintah daerah, serta masyarakat berkolaborasi membersihkan lingkungan sekitaran sungai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Tahun 2023.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN ini dilakukan di tiga lokasi yaitu Sungai Sail, Pekanbaru; Pantai Pasir Jambak, Padang; dan Pantai Sebalang, Lampung sebagai bentuk komitmen PLN terhadap kepedulian lingkungan, khususnya pengendalian konservasi sungai dan pantai.
Kegiatan pembersihan dan konservasi Sungai Sail di Tanjung Rhu, Limapuluh, Pekanbaru juga dilengkapi dengan pembersihan lingkungan sekitar sungai, penanaman pohon produktif di pinggir sungai, serta pembersihan pinggir sungai, dimana para relawan berkolaborasi dengan pemerintah setempat, Basarnas Pekanbaru, Bank Sampah Pandau Jaya, dan Komunitas Peduli Sungai Pondok Belantara.
Sementara itu, relawan PLN di Pasir Jambak, Pasir Nan Tigo, Koto Tangah, Padang juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat yang diwakili oleh Sekretaris Lurah serta TNI dan Polisi. Dimana pada kegiatan ini para relawan berhasil mengumpulkan sampah seberat 1 ton.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Daniel Eliawardhana, menyatakan selain bertujuan untuk penyaluran program TJSL, pegawai PLN juga terjun menjadi relawan membantu masyarakat. Program yang dilakukan secara serentak ini juga melibatkan relawan di PLN UPT Padang dan PLN UPT Tanjung Karang.
“Harapannya, melalui kontribusi langsung pegawai PLN di Pekanbaru, Padang, dan Lampung, dapat memberikan dampak yang lebih dan menjadi momentum yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika pantai dan sungai kita bersih maka kita juga yang merasakan manfaatnya,” ungkap Daniel.
Pada kesempatan yang sama, Lurah Tanjung Rhu, Rusli, juga memberikan apresiasi atas program TJSL PLN Peduli di daerahnya. Ia menyatakan, masyarakat perlu diingatkan secara berkala bahwa sampah dapat memberikan efek yang buruk untuk lingkungan, khususnya Sungai Sail yang berada dekat dengan permukiman masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN karena sudah peduli dengan daerah kami. Adanya pembersihan ini semoga dapat mengurangi sampah di lingkungan kami dan mengurangi banjir pasang sungai,” tuturnya.
Di lain tempat, Sekretaris Lurah Pasie Nan Tigo, Indah, juga menyambut baik dan mengapresiasi aksi pembersihan Pasir Jambak yang dilakukan oleh relawan PLN. Menurutnya dibutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan salah satunya dengan pembuangan sampah pada tempatnya. (red)
Terkatung Katung, Nasib 24 Perempuan Asal NTB Korban TPPO Minta di Pulangkan
JurnalKota, Lampung – Mulai dari terkatung-katung selama hampir 1 bulan hingga berpindah tempat persembunyian dalam ruang bawah tanah saat digerebek petugas.
Kisah yang di ceritakan NA (38) perempuan berasal dan berangkat dari NTB dengan harapan bekerja di Dubai serta impiannya untuk mendapat gaji hampir Rp 10 juta perbulan.
NA mengisahkan saat di NTB dia mengenal seorang perekrut dari pegawai pinatu (laundry). Diapun lalu didekati perekrut itu dengan janji manis bekerja di luar Negeri.
Setelah pembuatan komitmen, pada 3 Mei 2023 NA diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat bersama para calon pekerja migran lainnya yang tidak saling mengenal.
Sampai di Jakarta, tersangka DW menyambut para calon pekerja migran ini lalu membawa mereka ke wilayah Bogor, Jawa Barat.
“Kami Dua hari di Bogor, di perumahan, saya nggak tau tempatnya,dan milik siapa itu” ungkap NA di Mapolda Lampung, Senin (11/6/2023)
NA hanya tau sekitar 2 pekan dia dan calon pekerja lainnya tinggal di rumah tersebut tanpa ada kejelasan keberangkatan meski sudah memiliki paspor.
Bahkan, NA sempat sakit dan harus diinfus sebanyak dua botol.
Menurut NA, pada 31 Mei 2023 rumah itu digerebek petugas. Namun dia tidak mengetahui apakah itu petugas imigrasi atau kepolisian.
“Karena panik, kita dibawa sembunyi oleh teteh. Saya nggak tahu nama aslinya, dibawa ke ruangan bawah tanah,” kata NA.
Usai penggerebekan yang berhasil dihindari itu, para calon pekerja migran ini diperintahkan berbenah dan dibawa ke Lampung.
Keberangkatan menuju Lampung itu dilakukan secara terpisah. NA menyampaikan,ada yang menggunakan mobil berisikan 6 orang.
Kemudian Di sebuah SPBU sebelum Pelabuhan Merak, para korban ini lalu dikumpulkan dan diangkut menggunakan bus.
Bus lalu menyeberang ke Lampung dengan kapal Ferry.
NA mengatakan, pengawas yang ikut bersama mereka melarang agar para korban tidak turun dari bus selama penyeberangan.
“Di atas kapal itu kita semua dilarang untuk turun dari bus, tapi kami berontak karena kami ingin buang air kecil,” kata NA.
Setelah diperbolehkan turun dari bus, pengawas perempuan itu bahkan ikut masuk ke kamar mandi untuk mengawasi.
Perjalanan darat itu lalu berakhir di sebuah rumah besar tidak terurus yang belakangan di ketahui milik oknum polisi yang berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa pada Jumat (2/6/2023).
NA menuturkan tetangga rumah sempat bertanya apakah mereka rombongan siswa sekolah atau TKW (tenaga kerja wanita).
“Ada satu orang yang jawab TKW,” kata NA.
Pengawas yang dipanggil Teteh itu sempat mendengar dan memarahi karena jawaban salah satu korban.
“Kenapa dijawab? Kenapa nggak diam aja?” kata NA menirukan ucapan pengawas itu.
Dua hari di rumah itu, anggota polisi dari Kepolisian Daerah Lampung datang dan mengevakuasi mereka.
NA mengaku lega dan bersyukur, begitu juga teman-teman nya yang lain lantaran mendapatkan kejelasan setelah terombang-ambing dan dilempar ke sana kemari oleh para pelaku.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Polda Lampung kami sudah diselamatkan, saya berharap bisa pulang secepatnya ke rumah,” kata NA.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 24 warga NTB diselamatkan dari upaya perdagangan orang saat transit di Lampung.
Para calon pekerja migran Indonesia (PMI) ini hendak diselundupkan ke wilayah Timur Tengah.
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan 24 PMI tersebut diselamatkan dari rumah penampungan di wilayah Kecamatan Rajabasa pada Senin (5/6/2023). (Red)
Jaga Kebugaran Tubuh Kodim 0410/KBL dan Lions Club Olahraga Bersama
JurnalKota, Bandar Lampung — Komando distrik militer (Kodim) Kota Bandar lampung menggelar kegiatan olahraga bersama di Markas Kodim setempat, Sabtu (10/6)
Kegiatan ini merupakan kerjasama Kodim 0410/KBL dengan Lions Club Bandar Lampung dalam rangka Road To BAF Lions Run 2023.
Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Tri Arto Subagio M.Int.Rel.,MMDS mengatakan, disamping sebagai menjaga kebugaran tubuh kegiatan ini sebagai ajang silatirahmi.
“Ini merupakan ajang silaturahmi untuk kita saling mengenal satu sama lain,” ucap Dandim saat sambutan.
Lanjutnya, Dandim mengungkapkan terkait kepada seluruh peserta Lions Run 2023 untuk memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan olahraga.
” Misalnya penggunaan sepatu. Kenyamanan dalam memakai sepatu menjadi faktor penting untuk kita merasa nyaman saat melaksanakan lari,” ungkapnya
Selain berolahraga, menjaga pola makan adalah hal penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
” Kita juga harus menjaga kesehatan serta pola makan yang teratur. Karena mengontrol pola makan itu penting untuk kepentingan tubuh agar tetap sehat,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan antara lain Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Hendry Ginting S.I.P, serta Perwira jajaran Kodim 0410/KBL, Wakil ketua BAF Lions Sally, First Vice District Governor Lions Club Sudarmanto dan Komunitas Lari Lampung. (red)
PLN Siapkan Listrik Andal, Sukseskan Ajang Kejuaraan Liga Selancar Dunia Krui Pro 2023
JurnalKota, Bandar Lampung – PT PLN (Persero) mempersiapkan pasokan listrik andal guna menyukseskan gelaran Liga Selancar Dunia (World Surf League) Krui Pro 2023. Ajang bergengsi internasional itu rencananya akan dilaksanakan pada 12 hingga 18 Juni 2023 mendatang.
Pantai Tanjung Setia di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung telah ditunjuk kembali sebagai lokasi ajang perlombaan Selancar Dunia, World Surf League (WSL) Krui Pro 2023. Potensi ombak yang besar dan tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi 289 peselancar dari 14 Negara yang akan meramaikan perhelatan akbar itu.
Saleh Siswanto, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan sejak empat pekan sebelum gelaran WSL Krui Pro 2023 berlangsung. Mulai dari perbaikan jaringan listrik, penambahan gardu tambahan, menyiagakan 3 Unit Genset Bergerak sebagai backup cadangan hingga satu unit Uninterruptible Power Supply (UPS) 100 kVA sebagai bentuk dukungan PLN dalam menyukseskan ajang internasional tersebut.
“PLN turut menyukseskan gelaran World Surf League Krui Pro 2023 merupakan perhelatan olahraga selancar dunia, oleh karena itu perbaikan jaringan hingga menyiagakan peralatan pendukung untuk suplai listrik yang andal telah kami siapkan dilokasi,” ujar Saleh Siswanto.
Dia menerangkan bahwa suplai listrik dipasok dari dua gardu induk diantaranya Gardu Induk Liwa dan Gardu Induk Kota Agung. Ditambahkannya, petugas-petugas PLN terus melakukan pengecekan di sepanjang jalur distribusi listrik guna memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman terutama pada kawasan pantai yang menjadi lokasi kejuaraan WSL serta kawasan penginapan para atlet selancar dan wisatawan.
“Tentunya kebutuhan listrik pada ajang perlombaan Krui Pro 2023 ini penting dan diprediksi meningkat. Untuk itu, PLN mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar listrik terdistribusi dalam kondisi baik dan andal secara kuantitas ataupun kualitas,” terangnya.
Saleh Siswanto mengatakan, selain upaya-upaya teknis terus dilakukan, koordinasi dan komunikasi ke semua stakeholder juga menjadi bagian yang sangat penting dalam menyukseskan perhelatan akbar tersebut.
“Kami terus berkoordinasi kepada seluruh stakeholder terkait mempersiapkan kebutuhan infrastruktur kelistrikan yang andal pada event tersebut,” pungkasnya. (red)
Tingkatkan Kontribusi Terhadap APBN, PLN Setor Dividen Rp2,19 T dan Pajak Rp35,33 T
JurnalKota, Jakarta – PT PLN (Persero) terus meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan negara melalui setoran dividen dan pajak perusahaan. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (7/6) disepakati setoran dividen PLN kepada negara sebesar Rp2,19 triliun, meningkat sebesar 191,7% dari Rp750 miliar di tahun 2021. Kontribusi PLN terhadap negara tak hanya lewat dividen tetapi juga setoran pajak hingga Rp35,33 triliun atau meningkat sebesar 13,1% dibandingkan tahun 2021.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menanggapi, PLN sebagai perusahaan BUMN berkomitmen untuk terus berkontribusi lebih pada negara dan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan performa dari sisi keuangan. Hal ini terlihat pada laporan keuangan tahun 2022 di mana PLN mampu mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dengan laba bersih mencapai Rp14,44 triliun.
“Di balik capaian kinerja keuangan yang kami torehkan, transformasi yang dilakukan korporasi menjadi kunci melewati masa-masa sulit. Hasilnya walaupun menghadapi kerugian kurs hampir 20 triliun, penerimaan laba kami tahun 2022 tetap meningkat 124% dari target,” ujar Darmawan.

Faktor utama peningkatan laba bersih PLN menurut Darmawan adalah peningkatan penjualan listrik yang mencapai 6,3% atau total 273,8 Terawatt hour (TWh) sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan penjualan listrik hingga 7,7% dari Rp288,8 triliun di 2021 menjadi Rp311,1 triliun di 2022.
Peningkatan penjualan listrik ini didominasi dari pelanggan sektor industri di mana konsumsi listriknya meningkat sebesar 24,54% dan sektor bisnis yang meningkat sebesar 22,47%.
“Ini merupakan bukti bahwa PLN adalah jantungnya perekonomian Indonesia. Kami selalu siap menyediakan listrik andal untuk mendukung produktivitas pelanggan,” tambah Darmawan.
Darmawan menuturkan, peningkatan kinerja PLN ini akan memberikan multiplier effect. Selain mendorong perekonomian masyarakat, juga akan memberikan kontribusi perusahaan kepada negara.
“Kami optimis akan melanjutkan kinerja yang terbaik pada tahun ini dan tahun selanjutnya. PLN akan berupaya optimal dalam mengelola operasional maupun kinerja keuangan sehingga bisa memberikan kontribusi yang lebih lagi ke negara,” tutup Darmawan. (red)
Puluhan Calon Pekerja Migran NTB yang Diselamatkan Polisi Sering Pindah Lokasi Penampungan Hingga Timbulkan Trauma
JurnalKota, Lampung – Ke 24 Orang warga NTB yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mengalami trauma hingga Stress.
Para korban ini pun awalnya dijanjikan bekerja di wilayah Timur Tengah sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri sempat mengungkapkan total korban yang diselamatkan sebanyak 24 orang perempuan tersebut mengalami Trauma.
“Korban-korban ini ditampung dalam sebuah rumah dengan kondisi kurang layak tanpa kasur ataupun lokasi istirahat yang memadai,” kata Hamid di Mapolda Lampung, Rabu (7/6)
Hamid menceritakan, saat anggota kami mendatangi lokasi penampungan itu pada Senin (5/6/2023) malam, para korban terlihat mengalami trauma.
“Para korban ini mengalami trauma karena ketidakjelasan kapan mereka diberangkatkan ke luar negeri,” kata Hamid.
Beberapa korban juga mengalami stres lantaran tidak diperbolehkan keluar dari rumah penampungan tersebut.
“Korban juga stres karena sering dipindahkan lokasi penampungan,” kata Hamid.
Dia menambahkan, untuk meringankan trauma para korban diberikan trauma healing dan pemeriksaan kesehatan oleh Biddokes serta biro sumber daya manusia Polda Lampung.
Hamid menambahkan, para korban saat ini masih diinapkan di Subdit IV Renakta Polda Lampung untuk pendalaman penyelidikan.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 24 warga NTB diselamatkan dari upaya perdagangan orang saat transit di Lampung.
Para calon pekerja migran Indonesia (PMI) ini hendak diselundupkan ke wilayah Timur Tengah.
Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan 24 PMI tersebut diselamatkan dari rumah penampungan di wilayah Kecamatan Rajabasa pada Senin (5/6/2023). (red)
Polda Lampung Lakukan Penyelamatan 24 Calon PMI dari Upaya TPPO di Wilayah Provinsi Lampung
JurnalKota, Lampung – Kepolisian Daerah Lampung melakukan penyelamatan 24 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah provinsi Lampung. Para calon PMI itu berasal dari beberapa wilayah diantaranya Nusa Tenggara Barat,yang awalnya akan dikirim ke Timur Tengah.
Terindikasi bahwa ke 24 PMI ilegal tersebut di tampung sementara di wilayah provinsi lampung. Hal tersebut diketahui dari identitas para calon PMI yang berasal dari sejumlah wilayah di luar provinsi Lampung.
Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Lampung Akbp. Hamid Andri Soemantri menyatakan, sebanyak 24 calon PMI berhasil diselamatkan oleh Polda Lampung berkat Informasi Masyarakat yang mencurigai sebuah rumah di jadi jadikan lokasi penampungan sementara pada Selasa 5 Juni 2023 di kawasan Kecamatan Raja Basa Bandar Lampung.
“Kami masih mendalami tentang para calon PMI Ini, saat ini para korban kami upayakan Perlindungan dan kini telah berada di Mapolda lampung dan di tempatkan di Unit PPA.” Ungkap Andri.
Pihaknya berkomitmen bahwa polisi berupaya nyata dari aksi pemberantasan sindikat dan untuk menyelamatkan korban dari upaya tindak pidana perdagangan orang,” Tambah Andri saat Melakukan pengecekan kepada korban calon PMI dengan memberikan trauma Healing dan cek kesehatan oleh Tim Dokes Polda Lampung.
Andri menyebut awalnya polisi menerima aduan dari masyarakat terkait adanya tempat yang diduga dijadikan penampungan CPMI Ilegal atau non prosedural di jalan Padat Karya kelurahan Raja Basa, Kec, Rajabasa Kota Bandar Lampung. Atas laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi.
Selanjutnya, petugas dari Subdit Renakta/ PPA mengecek ke dalam lokasi yang awalnya berada di sebuah rumah dan berhasil membawa 24 orang calon PMI tersebut ke Mapolda Lampung.
“Di mana sebelumnya ke 24 orang perempuan yang ketika ditanya petugas, mereka menjawab bahwa ingin jadi PMI di Timur Tengah,” kata Andri.
Setelah dilakukan penelusuran, Polisi berupaya mengungkap patut diduga telah terjadi aktivitas pemberangkatan CPMI ilegal atau non prosedural.
“Dugaan sementara karena Lampung hanya jadi tempat transit saja, untuk medical, lalu dibawa para CPMI dibawa ke wilayah Jawa maupun jakarta sebelum diberangkatkan,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan BP2MI terkait para perempuan yang diduga calon PMI nonprosedural itu dengan sebelumnya melakukan pendataan lebih lanjut dengan tujuan negara penempatan yang menurut informasi akan di bawa ke Timur Tengah itu tanpa adanya dokumen pendukung sebagai Pekerja Migran dan tidak memiliki dokumen paspor. (red)