Arus Mudik 2026 Meningkat, Ketua DPRD Lamsel Tinjau Posko Kesehatan PMI di Bakauheni

LAMPUNG SELATAN – Arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan. Untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan…

Indonesia Raih Destinasi Petualangan Terbaik di Asia 2024 di World Travel Awards

Indonesia meraih gelar Destinasi Petualangan Terbaik di Asia 2024 dalam ajang World Travel Awards yang digelar…

PM Papua Nugini Tiba di Indonesia Buat Ikuti KTT ASEAN

JurnalKota – Perdana Menteri Papua Nugini James Marape tiba di Indonesia untuk mengikuti KTT ke-43 ASEAN…

KTT Ke-43 ASEAN Bahas 4 Dokumen Inisiatif Indonesia

JurnalKota – Pertemuan Ke-23 Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) menjadi persiapan sebelum gelaran Konferensi Tingkat Tinggi…

PKB Dipersilakan Pamitan dari Koalisi Indonesia Maju

JurnalKota – Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) tengah mengalami guncangan, setelah berhembus kabar soal keputusan mengusung…

DPD LSM PELITA Berikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan di Salah Satu Media Online

JurnalKota, Lampung Selatan – Menanggapi pemberitaan di salah satu media online dengan judul “PTPN VII Menangkan Sengketa Lahan Sidosari” yang terbit pada tanggal 12 Juni 2023, DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Pelindung Tanah Air (LSM PELITA) selaku penerima kuasa/pendamping dari ahli waris Suprayitno (alm) yang dikuasakan kepada Maskamdani, memberikan klarifikasi kepada Lampung7.com terkait pemberitaan sepihak tersebut, Kamis (15/6/2023).

Menurut Heri Apriyanto selaku Penerima Kuasa dari Maskamdani, apa yang menjadi Statement/Pernyataan dari Sekretaris PTPN VII Bambang Hartawan, dan Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kalianda Dian Anggraini, yang di muat dan dipublikasikan di salah satu media online tersebut tidak benar.

Dimana sebelumnya diberitakan bahwa “Majelis Hakim pengadilan Negeri Kalianda yang mengadili perkara ini telah memutuskan menolak gugatan terhadap lahan HGU milik PTPN VII yang berada di Desa Sidosari, Natar, Lampung Selatan.

Dari pernyataan itu Heri Apriyanto menyatakan bahwa gugatan penggugat tidak pernah ditolak oleh Pengadilan Negeri Kalianda.

“Gugatan kami tidak pernah ditolak oleh Pengadilan Negeri Kalianda, karena proses pengadilan berjalan sebagaimana mestinya sampai adanya keputusan oleh majelis hakim yang memenangkan pihak tergugat dalam hal ini PTPN VII. Namun belum mempunyai kekuatan hukum mengikat, karena penggugat masih mengajukan untuk perkara pertama di tingkat kasasi dan gugatan kedua nomor 45/PGT.G/2022/PN.Kla mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tanjung Karang,” ujar Heri.

Terkait pernyataan Sekretaris PTPN VII Bambang Hartawan yang menyatakan “Sidang putusan kasus ini memang berlangsung pada awal Mei lalu, tetapi baru masuk ke direktori putusan Mahkamah Agung pada Kamis,8 Juni 2023.kami sengaja menunggu putusan itu dirilis di direktori putusan MA, supaya lebih valid dan tidak ada keraguan”.

Untuk itu menurut Heri Apriyanto, pernyataan Bambang Hartawan itu tidak benar, karena pada hari Kamis tanggal 8 Juni 2023 itu adalah pembacaan putusan oleh majelis hakim pengadilan negeri Kalianda yang memenangkan pihak tergugat dalam hal ini PTPN VII.

“Jadi pada hari Kamis tanggal 8 Juni 2023 itu adalah pembacaan putusan majelis hakim pengadilan negeri Kalianda yang memenangkan pihak tergugat dalam hal ini PTPN VII, bukan keputusan Mahkamah Agung (MA). Bahkan dalam pembacaan putusan tersebut tidak dihadiri oleh semua pihak terkecuali pihak penggugat,” jelas Heri.

Terhadap pernyataan Sekretaris PTPN VII Bambang Hartawan terkait pelaporan tindak Pidana Penyerobotan lahan dan pengrusakan, Heri Apriyanto menyatakan tidak merasa melakukan penyerobotan dan pengrusakan.

“Kami tidak merasa melakukan penyerobotan dan pengrusakan yang dituduhkan oleh pihak PTPN VII, karena lahan yang kami kelola adalah lahan hak milik Suprayitno (alm) atau Maskamdani yang dikuasakan kepada LSM PELITA dengan dasar surat-surat yang dimiliki oleh pemberi kuasa,” ungkap Heri.

Untuk sejarah historis tanah yang dikuasai oleh PTPN VII, berdasarkan pernyataan dari management PTPN VII tanah/lahan tersebut berasal dari Nasionalisi perkebunan milik Belanda, berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 1959.

Dalam hal ini Heri Apriyanto membantah pernyataan tersebut.

“Kalau memang HGU yang di miliki PTPN VII itu berdasarkan Nasionalisasi, kenapa ada surat pernyataan dari Manager PTPN VII Unit Repa Natar Berman Sidauruk, bahwa di tahun 1974 telah dilakukan proses pembebasan tanah dan tanam tumbuh (Ganti Rugi) melalui panitia Pemda Lampung Selatan,” tanya Heri.

Berdasarkan apa yang disampaikan oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kalianda Dian Anggraini dalam pemberitaan di salah satu media online tersebut, bahwa Sertifikat HGU nomor 16 tahun 1997 dengan gambar situasi nomor 9 dan 10/1974 tertanggal 20 Maret 1974 seluas 4.984, 41 hektar merupakan aset PTPN VII Unit Repa (Rejosari Pematang Kiwah).

Dalam hal ini Heri Apriyanto mempertanyakan kenapa ada perbedaan luas lahan didalam sertifikat HGU nomor 16 tahun 1997 seluas 4.984,41 hektar, sementara lahan yang dikuasai oleh PTPN VII Unit Repa seluas 9.796,49 hektare.

“Bahkan kami mempertanyakan perbedaan luas lahan yang tertuang di dalam sertifikat HGU PTPN VII Unit Repa nomor 16 tahun 1997 seluas 4.984,41 hektar, tapi kenyataannya berdasarkan data yang kami miliki dan di ajukan oleh PTPN VII Unit Repa dalam persidangan seluas 9.796,49 hektare. Pertanyaan kami , tanah siapa yang di serobot oleh PTPN VII seluas 4.812,08 hektar berdasarkan perbedaan luas tanah yang tertulis di sertifikat HGU nomor 16 tahun 1997 dengan kenyataan luas lahan yang dikuasai oleh PTPN VII” tanya Heri.

Berdasarkan keputusan majelis hakim pengadilan negeri Kalianda yang menghukum Maskamdani dan Kawan-kawan atau pihak lain yang menguasai objek sengketa untuk menyerahkan kepada PTPN VII seketika dan tanpa syarat apapun.

Keputusan atau hukuman tersebut di tanggapi oleh DPD LSM PELITA bahwa mereka tidak akan pernah menyerahkan lahan milik Suprayitno (Alm) atau Maskamdani.

“Kami tidak akan pernah menyerahkan lahan milik Suprayitno (Alm) atau Maskamdani, walaupun sudah ada keputusan tetap atau mengikat dari pengadilan (inkrah) sebelum pihak pengadilan melakukan pengembalian tapal batas dan dapat menunjukkan atau membuktikan siapa yang memberi dan menerima konvensasi ganti rugi berdasarkan surat pernyataan nomor: Repa/G/M/2021 tanggal 21 Agustus 2021 yang di tanda tangani oleh Berman Sidauruk selaku Manager Unit,” imbuh Heri.

Heri Apriyanto juga menyayangkan atas pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online Yang terkesan berita sepihak dan disinyalir berita tersebut adalah rilis dari Humas PTPN VII.

“Disini juga kami sangat menyayangkan atas pemberitaan salah satu media online yang tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke pihak DPD LSM PELITA selaku penerima kuasa atau pendamping dari Maskamdani, disinyalir berita tersebut adalah rilis dari Humas PTPN VII.” Pungkas Heri. **

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PLN Lakukan Aksi Bersih Pantai dan Sungai

JurnalKota, Tanjung Karang – PLN UIP3B Sumatera melalui program Employee Volunteer Program PLN Peduli lakukan pembersihan dan konservasi sungai dan pantai di beberapa daerah pada 9-10 Juni 2023. Sebanyak 340 relawan PLN bersama komunitas-komunitas peduli lingkungan, mahasiswa, pelajar, pemerintah daerah, serta masyarakat berkolaborasi membersihkan lingkungan sekitaran sungai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Tahun 2023.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN ini dilakukan di tiga lokasi yaitu Sungai Sail, Pekanbaru; Pantai Pasir Jambak, Padang; dan Pantai Sebalang, Lampung sebagai bentuk komitmen PLN terhadap kepedulian lingkungan, khususnya pengendalian konservasi sungai dan pantai.

Kegiatan pembersihan dan konservasi Sungai Sail di Tanjung Rhu, Limapuluh, Pekanbaru juga dilengkapi dengan pembersihan lingkungan sekitar sungai, penanaman pohon produktif di pinggir sungai, serta pembersihan pinggir sungai, dimana para relawan berkolaborasi dengan pemerintah setempat, Basarnas Pekanbaru, Bank Sampah Pandau Jaya, dan Komunitas Peduli Sungai Pondok Belantara.

Sementara itu, relawan PLN di Pasir Jambak, Pasir Nan Tigo, Koto Tangah, Padang juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat yang diwakili oleh Sekretaris Lurah serta TNI dan Polisi. Dimana pada kegiatan ini para relawan berhasil mengumpulkan sampah seberat 1 ton.

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Daniel Eliawardhana, menyatakan selain bertujuan untuk penyaluran program TJSL, pegawai PLN juga terjun menjadi relawan membantu masyarakat. Program yang dilakukan secara serentak ini juga melibatkan relawan di PLN UPT Padang dan PLN UPT Tanjung Karang.

“Harapannya, melalui kontribusi langsung pegawai PLN di Pekanbaru, Padang, dan Lampung, dapat memberikan dampak yang lebih dan menjadi momentum yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat. Jika pantai dan sungai kita bersih maka kita juga yang merasakan manfaatnya,” ungkap Daniel.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Tanjung Rhu, Rusli, juga memberikan apresiasi atas program TJSL PLN Peduli di daerahnya. Ia menyatakan, masyarakat perlu diingatkan secara berkala bahwa sampah dapat memberikan efek yang buruk untuk lingkungan, khususnya Sungai Sail yang berada dekat dengan permukiman masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN karena sudah peduli dengan daerah kami. Adanya pembersihan ini semoga dapat mengurangi sampah di lingkungan kami dan mengurangi banjir pasang sungai,” tuturnya.

Di lain tempat, Sekretaris Lurah Pasie Nan Tigo, Indah, juga menyambut baik dan mengapresiasi aksi pembersihan Pasir Jambak yang dilakukan oleh relawan PLN. Menurutnya dibutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan salah satunya dengan pembuangan sampah pada tempatnya. (red)

PLN Perkuat Tim PDKB dengan Meresmikan Armada HV Insulated Skylift, Tingkatkan Produktifitas dan Layanan

JurnalKota, Bandar Lampung – Tingkatkan kehandalan listrik dan pelayanan pelanggan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung perkuat pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotabumi dengan menambah 1 unit mobil High Voltage Insulated Skylift.

Armada yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan tim PDKB dengan metode Sentuh Langsung pada jaringan Tegangan Menengah 20 kV ini diresmikan pada Jumat (9/6) dalam gelaran apel bakti PDKB yang dipimpin oleh Executive Vice President Operasi dan Distribusi Sumatra dan Kalimantan, Agung Nugraha.

PDKB sendiri merupakan pasukan yang terdiri dari petugas PLN yang telah dilatih dengan kompetensi khusus, guna melaksanakan pekerjaan mulai dari pembangunan, pemeliharaan maupun perbaikan jaringan listrik dalam keadaan bertegangan. PDKB kerap kali disebut sebagai ‘Pasukan Elit’ PLN karena penugasannya yang membutuhkan kompetensi khusus.

Menurut Executive Vice President Operasi dan Distribusi Sumatra dan Kalimantan, Agung Nugraha, dengan ditambahkannya mobil High Voltage Insulated Skylift untuk pekerjaan metode Sentuh Langsung pada jaringan Tegangan Menengah di UP3 Kotabumi, dapat melaksanakan kegiatan pemeliharaan maupun perbaikan jaringan distribusi TM 20 kV tanpa padam.

“Adanya tambahan mobil High Voltage Insulated Skylift untuk pekerjaan metode sentuh langsung pada jaringan tegangan menengah di wilayah kerja UP3 Kotabumi, merupakan wujud nyata dari komitmen PLN dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan dan juga selaras dengan semangat transformasi yang salah satunya berfokus pada pelanggan (customer focused)”, kata Agung Nugraha.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan bahwa adanya mobil High Voltage Insulated Skylift untuk pekerjaan PDKB metode sentuh langsung pada jaringan tegangan menengah di UP3 Kotabumi juga bertujuan untuk menyelamatkan energi yang tidak tersalurkan.

“Target energi yang terselamatkan PDKB PLN UID Lampung di tahun 2023 ini sebesar 5.016 MWh dan dengan jumlah titik kerja sebanyak 2.679 titik. Dengan telah terbentuknya PDKB Sentuh Langsung di UP3 Kotabumi tentunya sangat bisa berdampak positif untuk keandalan jaringan kita dikarenakan akan lebih banyak jenis-jenis pekerjaan yang dapat dilakukan yang mana sebelumnya kemampuannya cukup terbatas tidak dapat dikerjakan oleh PDKB metode berjarak UP3 Kotabumi”, jelas Saleh Siswanto.

Saleh Siswanto juga menambahkan, bahwa dengan ditambahkannya mobil High Voltage Insulated Skylift khusus pekerjaan PDKB metode sentuh langsung pada jaringan tegangan menengah di wilayah kerja UP3 Kotabumi, PLN UID Lampung semakin termotivasi untuk meningkatkan kehandalan jaringan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dengan adanya gelaran World Surf League (WSL) Krui Pro 2023 di Pesisir Barat.

“Kejuaraan surfing internasional WSL kembali diselenggarakan di Krui, Pesisir Barat. Kami sebagai penyedia listrik utama di acara tersebut berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik handal selama acara berlangsung. Keandalan pasokan listrik dalam gelaran bergengsi internasional tersebut merupakan salah satu tolak ukur dari tercapainya kepuasan pelanggan bagi kami,” tutup Saleh Siswanto. (red)

PLN Siapkan Listrik Andal, Sukseskan Ajang Kejuaraan Liga Selancar Dunia Krui Pro 2023

JurnalKota, Bandar Lampung – PT PLN (Persero) mempersiapkan pasokan listrik andal guna menyukseskan gelaran Liga Selancar Dunia (World Surf League) Krui Pro 2023. Ajang bergengsi internasional itu rencananya akan dilaksanakan pada 12 hingga 18 Juni 2023 mendatang.

Pantai Tanjung Setia di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung telah ditunjuk kembali sebagai lokasi ajang perlombaan Selancar Dunia, World Surf League (WSL) Krui Pro 2023. Potensi ombak yang besar dan tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi 289 peselancar dari 14 Negara yang akan meramaikan perhelatan akbar itu.

Saleh Siswanto, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, pihaknya telah melakukan beberapa persiapan sejak empat pekan sebelum gelaran WSL Krui Pro 2023 berlangsung. Mulai dari perbaikan jaringan listrik, penambahan gardu tambahan, menyiagakan 3 Unit Genset Bergerak sebagai backup cadangan hingga satu unit Uninterruptible Power Supply (UPS) 100 kVA sebagai bentuk dukungan PLN dalam menyukseskan ajang internasional tersebut.

“PLN turut menyukseskan gelaran World Surf League Krui Pro 2023 merupakan perhelatan olahraga selancar dunia, oleh karena itu perbaikan jaringan hingga menyiagakan peralatan pendukung untuk suplai listrik yang andal telah kami siapkan dilokasi,” ujar Saleh Siswanto.

Dia menerangkan bahwa suplai listrik dipasok dari dua gardu induk diantaranya Gardu Induk Liwa dan Gardu Induk Kota Agung. Ditambahkannya, petugas-petugas PLN terus melakukan pengecekan di sepanjang jalur distribusi listrik guna memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman terutama pada kawasan pantai yang menjadi lokasi kejuaraan WSL serta kawasan penginapan para atlet selancar dan wisatawan.

“Tentunya kebutuhan listrik pada ajang perlombaan Krui Pro 2023 ini penting dan diprediksi meningkat. Untuk itu, PLN mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar listrik terdistribusi dalam kondisi baik dan andal secara kuantitas ataupun kualitas,” terangnya.

Saleh Siswanto mengatakan, selain upaya-upaya teknis terus dilakukan, koordinasi dan komunikasi ke semua stakeholder juga menjadi bagian yang sangat penting dalam menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

“Kami terus berkoordinasi kepada seluruh stakeholder terkait mempersiapkan kebutuhan infrastruktur kelistrikan yang andal pada event tersebut,” pungkasnya. (red)

Tingkatkan Kontribusi Terhadap APBN, PLN Setor Dividen Rp2,19 T dan Pajak Rp35,33 T

JurnalKota, Jakarta – PT PLN (Persero) terus meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan negara melalui setoran dividen dan pajak perusahaan. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (7/6) disepakati setoran dividen PLN kepada negara sebesar Rp2,19 triliun, meningkat sebesar 191,7% dari Rp750 miliar di tahun 2021. Kontribusi PLN terhadap negara tak hanya lewat dividen tetapi juga setoran pajak hingga Rp35,33 triliun atau meningkat sebesar 13,1% dibandingkan tahun 2021.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menanggapi, PLN sebagai perusahaan BUMN berkomitmen untuk terus berkontribusi lebih pada negara dan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan performa dari sisi keuangan. Hal ini terlihat pada laporan keuangan tahun 2022 di mana PLN mampu mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dengan laba bersih mencapai Rp14,44 triliun.

“Di balik capaian kinerja keuangan yang kami torehkan, transformasi yang dilakukan korporasi menjadi kunci melewati masa-masa sulit. Hasilnya walaupun menghadapi kerugian kurs hampir 20 triliun, penerimaan laba kami tahun 2022 tetap meningkat 124% dari target,” ujar Darmawan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) dan Komisaris Utama PLN, Amien Sunaryadi (kiri) saat menghadiri RUPS PLN, Rabu (7/6)
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) dan Komisaris Utama PLN, Amien Sunaryadi (kiri) saat menghadiri RUPS PLN, Rabu (7/6)

Faktor utama peningkatan laba bersih PLN menurut Darmawan adalah peningkatan penjualan listrik yang mencapai 6,3% atau total 273,8 Terawatt hour (TWh) sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan penjualan listrik hingga 7,7% dari Rp288,8 triliun di 2021 menjadi Rp311,1 triliun di 2022.

Peningkatan penjualan listrik ini didominasi dari pelanggan sektor industri di mana konsumsi listriknya meningkat sebesar 24,54% dan sektor bisnis yang meningkat sebesar 22,47%.

“Ini merupakan bukti bahwa PLN adalah jantungnya perekonomian Indonesia. Kami selalu siap menyediakan listrik andal untuk mendukung produktivitas pelanggan,” tambah Darmawan.

Darmawan menuturkan, peningkatan kinerja PLN ini akan memberikan multiplier effect. Selain mendorong perekonomian masyarakat, juga akan memberikan kontribusi perusahaan kepada negara.

“Kami optimis akan melanjutkan kinerja yang terbaik pada tahun ini dan tahun selanjutnya. PLN akan berupaya optimal dalam mengelola operasional maupun kinerja keuangan sehingga bisa memberikan kontribusi yang lebih lagi ke negara,” tutup Darmawan. (red)