
Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mendampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 1 Way Lunik dan SMP Negeri 37 Bandar Lampung.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna memastikan pemenuhan gizi peserta didik berjalan sesuai ketentuan.
Dalam peninjauan itu, Kajati Lampung memantau secara langsung seluruh rangkaian pelaksanaan Program MBG, mulai dari proses distribusi makanan hingga diterima oleh para siswa. Selain itu, kualitas dan kelayakan menu yang disajikan juga menjadi perhatian untuk memastikan makanan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.
“Hari ini kami melakukan pemantauan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai prosedur. Setelah ini kami juga akan melakukan pemantauan ke seluruh daerah di Lampung,” ujar Danang Suryo Wibowo.
Menurutnya, pengawasan secara berkala penting dilakukan agar pelaksanaan Program MBG tetap berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para pelajar.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bandar Lampung hingga saat ini berlangsung dengan baik berkat sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara program, serta aparat pengawas.
“Alhamdulillah semua sudah berjalan dengan baik. Kalau Kejaksaan dan pemerintah terus melakukan pengawasan, kami yakin Program MBG bisa terus berjalan dengan baik,” kata Eva Dwiana.
Dalam kesempatan tersebut, Eva juga ikut mencicipi makanan yang disajikan kepada para siswa. Menurutnya, menu yang disediakan memiliki cita rasa yang baik serta kualitas yang layak untuk dikonsumsi.
“Tadi kami juga mencicipi makanannya. Rasanya enak dan kualitasnya juga baik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan dan kualitas gizi peserta didik. Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan sinergi lintas instansi, program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.