
LAMPUNG SELATAN — Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) menuntaskan rangkaian Harmoni Akademik Nagamandala untuk Anak Unggul Negeri (HANUANG) 2026, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan pembekalan dan orientasi mahasiswa baru yang berlangsung selama tiga hari, 16-18 September 2026, tersebut diikuti 503 mahasiswa baru dari berbagai program studi.
HANUANG 2026 digelar di Aula SMA Kebangsaan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI, hingga perbankan. Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, pengembangan potensi diri, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), penguatan sumber daya manusia (SDM), hingga literasi keuangan.
Sejumlah narasumber yang hadir antara lain Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kepala BNNK Lampung Selatan, Area Head Bank Mandiri Eka Zedrosky, serta BM BNI Kalianda.
Hari Pertama: Bela Negara di Era Digital
Pada hari pertama, Rabu (16/9/2026), mahasiswa mendapatkan materi wawasan kebangsaan, bela negara di era digital, motivasi pengembangan diri, serta pembekalan mengenai fasilitas pendidikan.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengingatkan mahasiswa agar menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial, secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurut Kristomei, bela negara di era digital tidak hanya berkaitan dengan perjuangan secara fisik, tetapi juga penggunaan ruang digital untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
“Untuk itu saya mengajak maba untuk memastikan apa yang kamu bagi, percayai dan perjuangkan untuk Indonesia lebih baik, itulah bela negara zaman now,” ujar Kristomei.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendorong mahasiswa untuk mengenali potensi dan kekuatan diri. Ia menyampaikan lima langkah yang dapat dikembangkan mahasiswa, yakni mengenali kekuatan diri, memilih keterampilan untuk dikembangkan, berani mengambil kesempatan, membangun lingkungan pertemanan positif, serta memberikan manfaat bagi orang lain.
“Setiap orang punya titik ungkit yang berbeda. Kuncinya adalah mengenali apa yang paling kuat dalam dirimu, lalu mengembangkannya dengan serius,” kata Radityo.
Pada hari yang sama, Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan memberikan pembekalan sekaligus meresmikan dua laboratorium baru UIMandiri.
Zulkifli mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi persaingan nasional dan internasional.
“Kita akan terus memberikan fasilitas prasarana terbaik untuk anak-anak Lampung sehingga bisa bersaing di nasional, bahkan bersaing di dunia internasional,” ujar Zulkifli.
Salah satu fasilitas yang diresmikan adalah LEGAL & ETHICS LABORATORY yang dapat digunakan lintas program studi untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Hari Kedua: Adaptasi Menghadapi Perkembangan AI
Memasuki hari kedua, Kamis (17/9/2026), pembekalan berfokus pada perkembangan teknologi AI dan penguatan kualitas SDM.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani mengingatkan mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas.
“Anggap AI itu sebagai karyawan kamu. Kamu suruh dia untuk bekerja, jangan pemikiran dia bekerja untuk kamu,” ujar Zita.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari riset, pengembangan ide, pembuatan katalog hingga penyusunan materi promosi.
Namun, Zita menekankan pentingnya mahasiswa tetap mengembangkan kemampuan manusia, seperti kreativitas, adaptasi, empati, etika, kepemimpinan, dan manajemen.
“Ke depan, orang-orang yang berhasil adalah orang yang mampu berpikir secara kreatif, mudah beradaptasi, memiliki empati dan simpati, memahami etika, leadership, serta manajemen,” jelasnya.
Pada hari yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga memberikan pembekalan mengenai pentingnya kualitas SDM.
Menurut Mirza, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan sumber daya alam dan kekuatan ekonomi, tetapi juga kualitas manusia.
“Semakin kuat SDM, maka akan semakin kuat negara. SDM yang kuat akan melahirkan peradaban yang maju,” tegasnya.
Ia mengajak mahasiswa menjadikan masa kuliah sebagai momentum untuk membangun karakter, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan kepedulian terhadap masyarakat.
Hari Ketiga: Literasi Keuangan
Pada hari terakhir, Jumat (18/9/2026), mahasiswa mendapatkan pembekalan literasi keuangan dari Area Head Bank Mandiri Eka Zedrosky dan unsur perbankan lainnya, termasuk BM BNI Kalianda.
Materi tersebut mencakup pentingnya perencanaan keuangan sejak dini, pengelolaan pemasukan dan pengeluaran, serta pemanfaatan layanan perbankan secara bijak dan bertanggung jawab.
Pembekalan literasi keuangan diharapkan dapat membantu mahasiswa membuat keputusan finansial secara lebih terencana selama menjalani kehidupan perkuliahan maupun menghadapi kebutuhan di masa mendatang.
Dengan berakhirnya kegiatan pada Jumat (18/9/2026), rangkaian HANUANG 2026 resmi dituntaskan.
Selama tiga hari, 503 mahasiswa baru UIMandiri mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, bela negara di era digital, pengembangan potensi diri, perkembangan AI, penguatan SDM, serta literasi keuangan.
HANUANG 2026 menjadi bagian dari langkah awal mahasiswa sebelum memasuki proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi di UIMandiri. (Red)