Penyalaan Serentak Light Up The Dream, Akses Listrik Gratis Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Prasejahtera di Lampung

BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Light Up The Dream PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Lampung dalam menghadirkan akses energi yang merata dan berkeadilan bagi keluarga prasejahtera.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat acara Penyalaan Serentak Program Light Up The Dream se- Indonesia secara virtual di Kelurahan Sawah Brebes, Bandarlampung, Rabu (4/3/2026).

Program ini merupakan kolaborasi pegawai PLN bersama Yayasan Baitul Maal PLN yang memberikan bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Wagub Jihan mengatakan program tersebut menjadi berkah Ramadan bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik secara mandiri.

“Di suasana Ramadan ini kita patut bersyukur, karena PLN bisa menghadirkan program yang sangat ditunggu-tunggu, yaitu Light Up The Dream, dengan menghadirkan aliran listrik ke rumah-rumah prasejahtera. Insyaallah ini bermanfaat untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Jihan.

Menurutnya, listrik saat ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga berperan penting dalam mendukung ekonomi keluarga, pendidikan anak, dan akses informasi.

“Listrik mampu membangkitkan ekonomi dari keluarga-keluarga kecil. Dari rumah-rumah yang kini mulai terang, semoga lahir generasi Lampung yang cerdas, sehat, dan berdaya saing,” katanya.

Jihan mengingatkan agar kolaborasi ini terus diperkuat bersama PT PLN khususnya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan kawasan yang sulit dijangkau secara administratif termasuk di wilayah register.

“Kita perlu kolaborasi bersama agar mereka bisa menikmati haknya atas aliran listrik yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci untuk mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung Rizky Mochamad menjelaskan pada hari ini PLN melakukan penyalaan gratis bagi 34 keluarga prasejahtera di Provinsi Lampung. Hingga akhir Maret 2026, jumlah penerima manfaat ditargetkan bertambah menjadi 70 keluarga.

“Secara nasional hari ini terdapat 2.150 penerima manfaat. Sejak program ini berjalan pada 2020, totalnya telah mencapai 44.000 keluarga. Khusus di Lampung, dalam lima tahun terakhir lebih dari 750 keluarga prasejahtera telah menerima sambungan listrik gratis,” ujar Rizky.

Salah satu penerima manfaat adalah Ridho Jaya Umbara, warga Kelurahan Sawah Brebes yang bekerja sebagai pengemudi ojek online. Selama kurang lebih 10 tahun, Ridho dan keluarganya menyalur listrik dari rumah tetangga.

Kini, melalui program tersebut, rumah Ridho telah memiliki sambungan listrik sendiri. “Semoga dengan bantuan ini, dapat menambah semangat Bapak Ridho dan keluarga untuk meningkatkan perekonomian,” katanya. *

Resmi, Polsek Teluk Betung Selatan Berubah Nomenklatur Menjadi Polsek Bumi Waras

JurnalKota.net  – Bandar Lampung – Polsek Teluk Betung Selatan resmi berubah nomenklatur menjadi Polsek Bumi Waras. Perubahan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: Kep/57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 tentang perubahan nomenklatur empat Kepolisian Sektor di jajaran Polda Lampung.

Peresmian ditandai dengan pembukaan tirai papan nama secara simbolis oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, pada Senin (2/3/2026) sore.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan Safari Ramadan serta buka puasa bersama anak yatim piatu di Mako Polsek setempat.

Dalam sambutannya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa perubahan nomenklatur tersebut bukan sekadar pergantian papan nama, melainkan bagian dari upaya penyesuaian struktur organisasi agar selaras dengan nama kecamatan.

“Perubahan nama ini merupakan tindak lanjut Keputusan Kapolda Lampung Nomor 57/II/2026 tanggal 9 Februari 2026. Ini bukan hanya pergantian nama, tetapi bagian dari penyelarasan struktur organisasi dengan menyesuaikan nama Polsek mengikuti nama kecamatan,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.

Kapolresta menjelaskan, penyamaan nomenklatur Polsek dengan nama kecamatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergitas antara Polsek, unsur Muspika, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Dengan nama yang selaras, diharapkan masyarakat semakin mudah dalam mengakses pelayanan kepolisian. Selain itu, kolaborasi antara Polsek, Camat, Danramil, serta para tokoh masyarakat akan semakin kuat dalam menjaga kamtibmas,” jelasnya.

Kombes Pol Alfret juga berpesan kepada Kapolsek dan seluruh jajaran yang baru saja dikukuhkan agar menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kinerja.

“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (Presisi) sesuai tugas pokok Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Segera lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui perubahan ini,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Kapolresta berharap seluruh personel dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*

Propinsi Lampung Mengalami Inflasi Pada Februari 2026

JurnalKota.net – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Februari 2026 mengalami inflasi 0,36% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat deflasi 0,07% (yoy). Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 0,68% (yoy), namun lebih tinggi dibandingkan rata-rata perkembangan Indeks Harga Konsumen
(IHK) Provinsi Lampung pada bulan Februari dalam 3 (tiga) tahun terakhir yang mengalami deflasi 0,04% (yoy).

Dengan perkembangan tersebut, inflasi Provinsi Lampung secara tahunan sebesar
2,95% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 4,76% (yoy).

Dilihat dari sumbernya, inflasi Februari 2026 terutama didorong oleh kenaikan harga
komoditas pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya serta kelompok makanan,
minuman, dan tembakau, yaitu emas perhiasan, daging ayam ras, bawang merah, cabai rawit, dan tomat dengan andil masing-masing sebesar 0,09%; 0,05%; 0,04%; 0,04%; dan 0,04% (mtm). Kenaikan harga emas perhiasan sejalan dengan berlanjutnya tren peningkatan harga emas dunia di tengah tingginya ketidakpastian global. Sementara itu, kenaikan harga daging ayam ras
dan komoditas hortikultura dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan di tengah terbatasnya pasokan, khususnya panen lokal yang tertunda untuk komoditas hortikultura.

Di sisi lain, tekanan inflasi Februari 2026 tertahan oleh penurunan harga pada kelompok transportasi, khususnya bensin dengan andil sebesar -0,05% (mtm), seiring penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina. Selain itu, beberapa komoditas lain yang turut menahan inflasi adalah susu cair kemasan, kangkung, hand body lotion, dan wortel dengan andil masing-masing sebesar -0,01% (mtm).

Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memprakirakan bahwa inflasi di Provinsi Lampung akan tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi 2,5±1% (yoy) pada akhir tahun 2026.

Namun demikian, beberapa risiko perlu tetap diwaspadai dan dimitigasi. Dari sisi Inflasi Inti (Core Inflation), risiko bersumber dari (i) peningkatan permintaan agregat sebagai dampak penyesuaian UMP yang
direalisasikan secara bertahap sepanjang tahun serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Ramadan dan HBKN Idulfitri 1447 H; dan (ii) berlanjutnya kenaikan harga emas dunia di tengah masih tingginya ketidakpastian global seiring pecahnya konflik terbuka antara Amerika
Serikat–Israel dengan Iran, yang mendorong peningkatan permintaan aset safe haven dan volatilitas pasar keuangan global.

Selanjutnya dari sisi Inflasi Bahan Makanan Bergejolak (Volatile Food), risiko yang perlu dicermati meliputi

(i) peningkatan curah hujan dan risiko banjir lokal yang berpotensi
menghambat realisasi panen padi serta distribusi pangan, sejalan dengan prakiraan berlanjutnya La. Nina lemah hingga awal tahun 2026;

(ii) potensi peningkatan harga komoditas pangan strategis pada periode high season Ramadan dan HBKN Idulfitri 1447 H; serta (iii) potensi gangguan pasokan dan
distribusi komoditas pangan ke Provinsi Lampung sebagai dampak meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera yang dapat menghambat kelancaran arus logistik
antarwilayah.

Adapun dari sisi Inflasi Harga yang Diatur Pemerintah (Administered Prices), risiko
yang perlu dicermati semakin meningkat seiring eskalasi konflik militer di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi global, khususnya apabila terjadi disrupsi pada jalur strategis perdagangan minyak dunia seperti Selat Hormuz, sehingga mendorong kenaikan
harga minyak mentah global dan meningkatkan premi risiko geopolitik di pasar energi.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga BBM non-subsidi, tarif transportasi, serta biaya logistik dan distribusi domestik, di tengah normalisasi tarif angkutan darat dan laut pasca
berakhirnya diskon tarif angkutan serta insentif PPN DTP untuk angkutan udara pada periode HBKN.

Meninjau perkembangan inflasi Februari dan mempertimbangkan peningkatan risiko global dan domestik, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K sebagai berikut:
1. Keterjangkauan Harga
a. Melaksanakan operasi pasar beras/SPHP secara terarah dan targeted.
b. Memperkuat monitoring harga dan pasokan komoditas strategis (beras, cabai, bawang, daging sapi, serta daging dan telur ayam ras), termasuk antisipasi dampak kenaikan biaya distribusi akibat volatilitas energi global.

2. Ketersediaan Pasokan
a. Memperluas implementasi Toko Pengendalian Inflasi di seluruh wilayah IHK dan Non-IHK.
b. Memperkuat kerja sama antar daerah (KAD) antarprovinsi maupun intraprovinsi untuk komoditas defisit dan berisiko defisit dengan sentra produksi.
c. Memperkuat koordinasi antar OPD terkait guna mempercepat realisasi program
swasembada pangan di Provinsi Lampung melalui optimalisasi lahan, penggunaan varietas unggul, bantuan alsintan, serta memastikan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi secara tepat guna dan tepat sasaran.
d. Memperkuat data pasokan guna meningkatkan efektivitas monitoring ketersediaan pasokan.

3. Kelancaran Distribusi
a. Memastikan kecukupan moda transportasi guna menjaga kelancaran arus barang dan
manusia menjelang HBKN.
b. Mengantisipasi potensi kenaikan biaya logistik akibat volatilitas harga BBM global.
c. Memperkuat kapasitas transportasi
melalui penambahan volumepenerbangan
Lampung–Jakarta serta reaktivasi rute Lampung–Bali dan Lampung–Jogja.
d. Melanjutkan perbaikan infrastruktur jalur distribusi pangan.

e. Memperkuat implementasi Mobil TOP (Transportasi Operasi Pasar) dan dukungan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) bersama OPD dan Bulog.

4. Komunikasi efektif
a. Melakukan rapat koordinasi rutin TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka menjaga awareness terkait dinamika harga dan pasokan terkini.
b. Menjaga ekspektasi inflasi melalui komunikasi publik yang konsisten di tengah
ketidakpastian global.
c. Memperkuat sistem informasi neraca pangan melalui integrasi data pangan yang terkini dan berkualitas guna mendukung pengambilan kebijakan pengendalian harga yang tepat.
d. Memanfaatkan media digital untuk menyampaikan informasi terkini mengenai inflasi di Provinsi Lampung.*

Gubernur Lampung Dampingi Menhan Tinjau Ketahanan Pangan Yonif 848/SPC di Lampung Tengah

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendampingi Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam kunjungan kerja…

Tinjau Jalan Pangeran Senopati Jatimulyo, Rahmat Mirzani Djausal Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kemantapan Jalan Provinsi

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kemantapan jalan provinsi sebagai bagian dari…

Wagub Lampung Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Jalan Pringsewu–Pardasuka, Siap Rigid Beton Maret 2026

Pringsewu – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau langsung lokasi perbaikan ruas jalan Pringsewu–Pardasuka, Selasa (24/2/2026).…

TP PKK Lampung dan DWP Bagikan 800 Takjil di Mahan Agung, Awali Program Ramadan 1447 H

Lampung – Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulansari Mirza, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)…

Sekda Lampung Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator, Disperindag Jadi Sorotan Penguatan Ekonomi

Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, atas nama Gubernur Lampung, resmi melantik dan mengambil…

Pemprov Lampung Pastikan Jalan Provinsi Bebas Lubang Sebelum Lebaran, Fokus Pemeliharaan Jalur Mudik

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang masuk dalam program pemeliharaan akan…

Komisi XII DPR RI Tinjau Energi Lampung, Survei Seismik 2D Pertamina EP Target 688,5 Km

Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung mendampingi kunjungan kerja reses Komisi…