Pemprov Lampung Gelar Rapat Final Persiapan LEIF 2025, Siap Tarik Minat Investor Asing dan Nasional

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat final persiapan pelaksanaan Lampung Economic Investment Forum (LEIF) 2025 di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Kamis (23/10/2025).

Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari susunan acara, kesiapan lokasi, hingga strategi publikasi dan promosi LEIF 2025. Hadir dalam rapat antara lain perwakilan Forum Investasi Lampung (Foila), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto beserta jajaran, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Forum investasi berskala internasional yang digelar atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia ini akan berlangsung pada 4 November 2025 di Jakarta, dengan menghadirkan sekitar 130 calon investor asing dari 46 negara, serta sejumlah asosiasi pengusaha nasional sebagai calon investor potensial.

Dalam arahannya, Sekda Marindo menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar LEIF 2025 dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan investasi di Lampung. Ia menyampaikan pesan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bahwa forum ini bukan hanya ajang promosi proyek strategis, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan potensi, sumber daya, dan kearifan lokal Lampung kepada calon investor.

“Pesan Bapak Gubernur, acara ini harus mampu menggambarkan iklim investasi di Lampung — mulai dari potensi sumber daya, kearifan lokal, hingga kondusifitas situasi politik dan sosial,” ujar Marindo.

Beberapa proyek strategis yang akan ditampilkan dalam LEIF 2025 antara lain Bakauheni Harbour City, Bandar Lampung Agripark Kemiling, PLTS Bendungan Way Jepara, dan Kawasan Kota Baru Provinsi Lampung, serta sejumlah proyek dan aset daerah potensial lainnya.

Marindo menambahkan, di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menghadirkan pembangunan melalui peningkatan investasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Lampung bersama Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan publikasi agar pelaksanaan LEIF 2025 berjalan lancar serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.*

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Munas VII Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia Tahun 2025 di Jakarta

JurnalKota.net – JAKARTA —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) tahun 2025 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).

Dalam Munas yang mengusung tema “Menjaga Integritas Pemerintah Daerah yang Bersih dan Kreatif” tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud resmi terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum APPSI periode 2025-2030.

Sebagai Ketua APPSI baru, Rudy menyampaikan sejumlah fokus utama untuk memperkuat peran organisasi ke depan dengan menekankan lima arah kebijakan prioritas, yakni :
1. Memperkuat kolaborasi antarprovinsi untuk mengurangi kesenjangan dan mempercepat pembangunan daerah.
2. Menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menyampaikan aspirasi daerah secara profesional dan konstruktif.
3. Mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
4. Memperkuat ketahanan ekonomi daerah, terutama dalam bidang pangan, energi, hilirisasi, dan investasi hijau.
5. Membangun APPSI yang responsif, cepat merespons isu daerah dan nasional untuk menghasilkan gagasan serta kebijakan yang solutif.

Rudy berharap APPSI di bawah kepemimpinannya dapat menjadi motor penggerak sinergi pembangunan nasional yang berpihak pada kemajuan daerah, sekaligus memperkokoh persatuan Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Ia juga diberikan waktu 1 bulan untuk membentuk kepengurusan yang baru.

Dikesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan bahwa Sebagai mitra strategis pemerintah pusat, APPSI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Ia menggarisbawahi empat aspek kunci yang dapat dilakukan APPSI untuk menjaga integritas tersebut, yakni transparansi dan akuntabilitas, partisipasi publik, inovasi kreatif serta pemberantasan korupsi di wilayah masing-masing.

Wiyagus menilai keempat aspek tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya membangun pemerintahan daerah yang bersih dan akuntabel di masa mendatang.*

Wagub Jihan Nurlela Kunjungi Rumah Warga dari Keluarga Pra-Sejahtera di Sungai Buaya, Mesuji: Beri Pendampingan Intensif Terkait Persoalan Kesehatan, Psikologis dan Ekonomi

JurnalKota.net – MESUJI —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi salah satu rumah warga dari keluarga pra-sejahtera di kawasan Register 45, Pemukiman Karya Jaya, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Senin (20/10/2025),

Keluarga tersebut diketahui menghadapi persoalan hukum sehingga harus berurusan dengan Polres Mesuji. Kasusnya terkait perlakuan sang ibu terhadap anaknya, yang mengikat anaknya dengan rantai dan meninggalkannya sendirian di rumah.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Mesuji memberikan pendampingan intensif kepada keluarga ini. Sebab, Wagub Jihan menilai persoalannya bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi.

Seperti diketahui, keluarga ini memiliki dua anak: S dan T. S (6 tahun) dan T (2 tahun). Ayah mereka merupakan buruh kecil yang harus bekerja meninggalkan rumah. Si ibu harus mengurus anaknya T untuk berobat karena menderita penyakit jantung bawaan dan labiopalatoskizis (bibir sumbing), yang mengharuskannya menjalani pemeriksaan bulanan. Penyakit tersebut juga berdampak pada kondisi stunting yang dialami T.

Setiap bulan saat akan mengantar T, ibunya harus merantai S agar tidak nakal karena bermain keluar rumah. Dari sini persoalan muncul.

“Karena keterbatasan ekonomi dan tidak memungkinkan membawa dua anak sekaligus dengan sepeda motor, sementara sang ayah bekerja sebagai buruh tani harian lepas, keputusan untuk mengikat S diambil agar tidak bermain ke sungai atau jalan raya, mengingat ada pengalaman sebelumnya,” ujar Wagub Jihan.

Jihan menegaskan bahwa tindakan ibu tersebut tetap merupakan sebuah kesalahan. Meski demikian, Pemprov Lampung dan Pemkab Mesuji menilai bahwa kasus ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.

Pendekatan yang komprehensif diperlukan mengingat kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan keluarga yang sangat kompleks.

“Kita harus melihat dari berbagai sisi. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi. Mereka masuk kategori masyarakat desil 1, sangat miskin, dan bahkan tidak memiliki rumah tinggal tetap,” ujar Jihan.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai upaya, termasuk intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan psikologis bagi kedua anak. Rumah sakit telah diminta untuk melakukan asesmen menyeluruh, baik terhadap S maupun T.

“Insya Allah, besok dokter akan menjemput mereka untuk pemeriksaan lanjutan dan persiapan tindakan medis, termasuk kemungkinan operasi untuk penyakit bawaan T,” tambahnya.

Jihan menegaskan bahwa seluruh aspek kehidupan keluarga ini harus ditangani bersama, mulai dari penanganan medis, kondisi anak-anak, hingga solusi atas kesulitan ekonomi dan sosial yang mereka hadapi.

“Kita tidak bisa hanya menyelesaikan satu masalah dan mengabaikan yang lain. Ini masalah yang saling berkaitan dan harus diselesaikan secara menyeluruh,” katanya.*

OJK dan TPAKD Pesawaran Kembangkan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah Berbasis Pesantren Melalui Program EPIKS

JurnalKota.net – Pesawaran, 14 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pesawaran meluncurkan Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di
Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam
mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren dan perluasan akses keuangan
syariah di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh
Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Ibu Rinvayanti; Bupati
Pesawaran, Ibu Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M.; Wakil Bupati Pesawaran,
Bapak Antonius Muhammad Ali, S.H.; Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto
Fitriandy; Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, Kyai Hi. Ahmad
Ma’shum Abror, M.Pd.I; Bendahara JP3M Provinsi Lampung, Ibu Nyai Hj. Maryam
Maulida; Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pesawaran, Ibu
Desy Anggraini; serta perwakilan Bank Sampah Sahabat Gajah, perangkat desa
Gerning, dan para santri Pondok Pesantren Al-Hidayat.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto Fitriandy,
menegaskan bahwa program EPIKS merupakan bagian dari upaya memperkuat
peran suatu daerah atau lembaga, yang dalam hal ini adalah pondok pesantren
selaku lembaga pendidikan keagamaan dalam ekosistem keuangan syariah. “OJK
siap membersamai TPAKD Kabupaten Pesawaran agar tahun depan dapat meraih
TPAKD Awards. Kami melihat Pesawaran memiliki potensi besar untuk menjadi
pusat keuangan syariah karena lebih dari 96% penduduknya beragama Islam dan
terdapat lebih dari 80 pondok pesantren di wilayah ini,” ujar Otto.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa dalam kegiatan EPIKS kali ini diluncurkan program bank sampah di pondok pesantren dengan mengaktifkan agen laku pandai syariah yang dapat membantu pengolahan limbah sampah, menjadi bernilai ekonomis. Selain itu, telah dilakukan pembukaan 650 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) berbasis syariah bagi santri Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, di mana hasil penukaran sampah akan dimasukkan ke dalam tabungan santri.

“Sinergi antara rekening SimPel syariah dan bank sampah ini adalah inovasi yang
luar biasa. Santri tidak hanya belajar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga
belajar menabung, mengelola keuangan, dan berkontribusi pada ekonomi sirkular
yang berkelanjutan,” tambah Otto.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung yang diwakili oleh Ibu Rinvayanti,
menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam
pengembangan ekonomi syariah karena merupakan provinsi dengan jumlah pondok
pesantren terbesar kedua di Sumatera, yaitu sebanyak 1.196 lembaga. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, OJK, lembaga keuangan syariah, dan pesantren dalam memberdayakan masyarakat melalui sistem ekonomi yang adil, etis, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pesawaran, Ibu Hj. Nanda Indira Bastian,
mengapresiasi dukungan OJK dan BSI yang telah membuka 600 rekening pelajar
bagi santri. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat semangat kemandirian
dan literasi keuangan syariah di kalangan santri serta mendorong pesantren
menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayat, Kyai Hi. Ahmad Ma’shum Abror, turut
menyampaikan bahwa santri di Al-Hidayat tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi
juga dibekali keterampilan kewirausahaan seperti membuat roti, meracik kopi,
hingga mengelola pertanian. Ia berharap program EPIKS ini dapat memperluas
manfaat ekonomi pesantren sekaligus membantu pengelolaan sampah menjadi
bernilai ekonomis.

Melalui peluncuran program EPIKS ini, OJK mempertegas komitmennya untuk
mendorong keuangan syariah sebagai pilar penting inklusi keuangan nasional,
dengan menjadikan pesantren sebagai pusat penggerak ekonomi umat dan agen
perubahan menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan cerdas finansial.*

Kasdam XXI/RI : Jadikan Dekopinwil Sebagai Pusat Koordinasi Bagi Koperasi Agar Menjadi Kuat, Mandiri dan Mampu Mensejahterakan Masyarakat

JurnalKota.net – Lampung – Bertempat di Balai Keratun Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Jl. Wolter Monginsidi, Teluk Betung, Bandar Lampung, Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., menghadiri Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Lampung, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan Musyawarah Wilayah ini turut dihadiri Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bendahara Umum Dekopin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Lampung, perwakilan Binda Lampung, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Lampung atas terselenggaranya musyawarah wilayah tersebut.

> “Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kita dikenal sebagai penghasil utama padi, jagung, dan ubi kayu serta berbagai komoditas unggulan lainnya. Namun, meskipun memiliki kekayaan alam yang luar biasa, kita masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, dengan PDRB mencapai 483 triliun rupiah, namun pendapatan per kapita masyarakat masih tergolong rendah, sekitar 51 juta rupiah per tahun, sedangkan pengeluaran per kapita rata-rata hanya 15 juta rupiah per tahun, yang sebagian besar digunakan untuk kebutuhan konsumsi.

> “Lampung memang merupakan provinsi dengan perekonomian terbesar keempat di Sumatera, namun dalam hal pendapatan per kapita, kita masih berada di posisi ketiga terendah. Di sinilah koperasi memainkan peran penting. Koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga alat untuk memperkuat ekonomi rakyat, dengan semangat kebersamaan, keadilan, dan kemandirian,” tegasnya.*

Polres Pesisir Barat Hadiri Apel dan Gema Shalawat Peringatan Hari Santri Nasional

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat menghadiri kegiatan Apel dan Gema Shalawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan yang dihadiri Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, para ustadz, santri, serta elemen masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Peringatan Hari Santri ini juga dirangkaikan dengan pembacaan shalawat bersama sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan harapan agar daerah senantiasa aman, damai, serta diberkahi.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat IPTU Totok Tri Winarno menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam peringatan Hari Santri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sinergitas bersama ulama, santri, serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Hari Santri menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa. Polres Pesisir Barat akan terus bersinergi bersama tokoh agama dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar IPTU Totok.

IPTU Totok juga menambahkan bahwa peran ulama dan santri sangat penting dalam mencegah paham radikalisme serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.

Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 ini berjalan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai.*

 

Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi Exco Partai Buruh Provinsi Lampung: Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Evaluasi Menuju Kemajuan Partai

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 22 Oktober 2025 — Komite Eksekutif (Exco) Partai Buruh Provinsi Lampung menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi yang berlangsung di Hotel Aston, Bandar Lampung, pada Rabu (22/10). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Lampung, Bapak Sulaiman Ibrahim, S.H., serta diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Exco kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Partai Buruh, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., serta anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA) yang juga merupakan kader Partai Buruh.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Partai Buruh, yang menumbuhkan semangat solidaritas dan perjuangan di antara seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua Exco Provinsi Lampung, Sulaiman Ibrahim, S.H., menegaskan pentingnya semangat evaluasi dan refleksi bagi seluruh jajaran Partai Buruh di daerah.

“Kita semua harus terus melakukan evaluasi dan memperkuat konsolidasi agar langkah dan cita-cita besar Partai Buruh dapat terwujud. Kebersamaan adalah kunci dalam perjuangan politik dan sosial kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Buruh, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., dalam arahannya menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi dan memperluas basis massa di seluruh wilayah Lampung. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan semangat gotong royong demi memperjuangkan hak-hak buruh dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi ini menjadi momentum penting dalam mempererat solidaritas internal partai serta memperkuat koordinasi antar Exco di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dengan semangat kebersamaan, Partai Buruh Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kekuatan politik yang memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.*

Kasdam XXI/RI Bersama Wagub dan Forkopimda Provinsi Lampung Hadiri Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan Peluncuran KPP

JurnalKota.net – Lampung – Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., bersama Wakil Gubernur Lampung, Dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M., serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP), bertempat di Mahan Agung, Teluk Betung, Bandar Lampung, pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sekaligus melaunching Akad Massal KUR dan Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat kecil, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kegiatan Akad Massal KUR dan peluncuran KPP ini merupakan bagian nyata dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan serta penguatan ekonomi nasional, terutama melalui pemberdayaan UMKM dan perluasan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

> “Dengan menyalurkan KUR kepada 800.000 debitur di seluruh Indonesia, pemerintah berharap akan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan produktivitas, serta pemerataan ekonomi di berbagai daerah. Selain itu, peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Menko Perekonomian.

Airlangga juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan sosial, sekaligus mendukung sektor konstruksi dan industri turunannya. Ia menambahkan, pemerintah akan terus mendorong percepatan penyaluran KUR oleh lembaga keuangan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan usaha debitur.

> “Kami berkomitmen memperluas cakupan sektor penerima manfaat, termasuk sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan ekonomi digital. Kepada para penerima KUR dan KPP, gunakanlah fasilitas pembiayaan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan peluang kerja di sekitar Anda,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Menko Perekonomian mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun perekonomian nasional yang inklusif dan berkeadilan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program-program pemerintah, Kodam XXI/Radin Inten terus berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, pendampingan ekonomi rakyat, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kehadiran Kasdam XXI/RI dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.*

Cemburu Buta, Wanita di Bandar Lampung Tega Sayat Kelamin Kekasih Gelap Hingga Nyaris Putus

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Panjang meringkus WD (28), seorang wanita asal Bumi Waras, Bandar Lampung, usai nekat menganiaya KS (32), yang tak lain adalah kekasihnya hingga alat kelaminnya nyaris putus.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, untuk pelaku sudah kita amankan pada Selasa (21/10/2025), sekira pukul 06.30 WIB, di kediamannya, saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap pelaku, “Kata Kompol Martono, Selasa (21/10/2025).

Kapolsek menambahkan pelaku awalnya menghubungi korban untuk bertemu di lapangan baruna, sebelum bertemu pelaku sudah menyiapkan pisau cater.

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Kemudian, pelaku mengambil carter yang sudah disiapkan dan langsung menganiaya korban.

“Pelaku ini langsung mengambil cater dan melukai kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus,” ujarnya.

Menurut Martono, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati karena korban menikah dengan wanita lain dan juga karena korban kerap mengencani banyak wanita lainnya.

Pelaku sama korban ini sudah dari tahun 2019 menjalin hubungan asmara, pelaku juga tahu kalo korban ini sudah punya istri.

Selain pelaku, Polisi juga turut menyita 1 buah pisau carter warna merah.

Saat ini pelaku telah diamankan Mapolsek Panjang guna dilakukan proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(*)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Resmikan Pabrik Penyulingan Minyak Sawit Cargill di Lampung

Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meresmikan pabrik penyulingan minyak kelapa sawit (Lampung Refinery) milik…