Hardiknas 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan dan SDM Unggul

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan…

Halalbihalal Muakhian Kalianda di Jakarta, Bupati Egi Paparkan Kemajuan Lampung Selatan

Jakarta Selatan – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menghadiri kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Muakhian Kalianda…

Pendekar Banten Turunkan Atlet Putri di Seleksi Sirkuit PON

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Organisasi Pendekar Banten Kota Bandar Lampung turut ambil bagian dalam ajang seleksi tim sirkuit persiapan PON yang digelar di Gedung Olahraga Padepokan Perguruan ASAD, Bandar Lampung, pada Kamis (3/5/2026).

Kegiatan seleksi ini diikuti oleh sebanyak 36 atlet dari berbagai perguruan dan daerah di Bandar Lampung yang siap bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik dalam pembentukan tim.

Dalam kejuaraan tersebut, Pendekar Banten menurunkan atlet putri kelas D, Irma Ela Safitri, sebagai salah satu perwakilan terbaik untuk bersaing dengan atlet-atlet lainnya.

Keikutsertaan Irma Ela Safitri menjadi bentuk komitmen Pendekar Banten Bandar Lampung dalam mendukung pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan generasi pesilat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional, khususnya dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Selain itu, semangat kebersamaan keluarga besar Pendekar Banten turut terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Hadir langsung Ketua Pendekar Banten, Wakil Ketua, Sekretaris, serta para sesepuh seperti Abah Tion dan Kang Mono yang memberikan dukungan penuh kepada atlet yang bertanding.

Kehadiran para pengurus dan sesepuh ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan kekompakan organisasi dalam mendorong semangat juang atlet di arena pertandingan.
Ajang seleksi ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan para atlet serta menjaring talenta terbaik yang akan memperkuat tim pada kompetisi yang lebih tinggi ke depan.*

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.

Mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.

“Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori ‘Partisipasi Semesta’ ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah,” ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).

Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.

“Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa,” tambahnya.

Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.

“Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat “Sekolahnya Juara, Juara Sekolah”.*

Menenun Identitas, Memadukan Tradisi: Inovasi Batik Tapis dalam Sentuhan Modern

JurnalKota.net – LAMPUNG, — Di tengah derasnya arus modernisasi, kain tapis Lampung tetap berdiri kokoh sebagai simbol identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar busana adat, tapis adalah cerminan nilai spiritual, status sosial, dan manifestasi hubungan harmonis antara masyarakat Lampung dengan alam semesta.

​Kini, melalui tangan dingin para perajin di Asri Tapis Lampung, kain tenun tradisional ini bertransformasi. Tradisi tidak lagi hanya disimpan di dalam peti pusaka, melainkan dikembangkan menjadi produk kreatif yang relevan dengan gaya hidup masa kini tanpa kehilangan ruh aslinya.

​Seni Sulam yang Sarat Makna

​Keunikan produk Asri Tapis terletak pada komitmennya mempertahankan teknik manual. Proses pembuatan dimulai dengan membentangkan kain pada alat tradisional yang disebut tekang. Di atas bentangan kain itulah, para perajin menyulam benang emas menggunakan teknik cucuk atau tusuk khas Lampung.

​Proses ini bukanlah pekerjaan singkat. Dibutuhkan ketelitian tinggi, kesabaran ekstra, dan waktu pengerjaan yang bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

​”Semakin rumit motif yang dihasilkan, semakin tinggi nilai seni dan nilai jual kain tersebut. Karena dikerjakan secara manual, setiap helai kain memiliki karakter unik yang eksklusif,” tulis pernyataan resmi Asri Tapis Lampung.

​Inspirasi motif pun diambil dari kearifan lokal, mulai dari flora dan fauna seperti bunga, pohon, burung, hingga gajah. Ada pula motif kapal yang secara filosofis melambangkan perjalanan hidup manusia. Semua motif tersebut membuktikan kedalaman filosofi hidup masyarakat Lampung yang sangat menghormati alam sebagai sumber kehidupan.

​Inovasi dan Keberlanjutan

​Menjawab tantangan zaman, Asri Tapis melakukan inovasi dengan memadukan batik dan sulaman tapis. Perpaduan ini menghadirkan sentuhan yang lebih modern dan fleksibel, sehingga busana tapis kini dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, baik formal maupun semi-formal.

​Selain inovasi desain, aspek keberlanjutan juga menjadi prioritas. Proses produksi mulai mengedepankan penggunaan bahan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan lokal, mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai autentik produk.

​Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

​Kehadiran Asri Tapis Lampung tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Usaha ini secara nyata memberdayakan perempuan di pedesaan, memberikan mereka akses untuk berdaya secara ekonomi melalui keahlian warisan leluhur.

​Harga satu lembar kain tapis yang berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah merupakan bentuk apresiasi terhadap waktu, ketelitian, dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Melalui pengembangan UMKM dan partisipasi dalam berbagai pameran nasional, Tapis Lampung kini mulai melirik pasar yang lebih luas.

​Di era industri fesyen yang serba cepat (fast fashion), Tapis menjadi pengingat bahwa nilai budaya dan keberlanjutan tetap memiliki tempat istimewa. Dengan komitmen menjaga kualitas, Tapis Lampung tidak sekadar bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tumbuh menjadi simbol masa depan ekonomi kreatif di gerbang Pulau Sumatera.

​Setiap helai kain yang dihasilkan bukan sekadar karya seni; ia adalah cerita tentang identitas, perjuangan, dan harapan yang terus ditenun dari generasi ke generasi.*

Menko Pangan Zulhas Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan di Lampung: Pupuk Lancar, Harga Gabah Naik

LAMPUNG SELATAN – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan…

Sekolah Rakyat Lampung Dikebut, Juni 2026 Siap Beroperasi untuk 1.080 Siswa

LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota…

Lampung Masuk 3 Besar Nasional, Pemprov dan Ombudsman Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui koordinasi bersama Ombudsman RI. Hal…

Wagub Lampung Jihan Nurlela Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD, Fokus pada Infrastruktur, Ekonomi, dan SDM

LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran…

Rayakan HUT ke-27 dengan Spiritual, Pemkab Way Kanan Berikan Hadiah Umrah dalam Pengajian Akbar dan Istighosah

BLAMBANGAN UMPU – Menandai hari jadinya yang ke-27, Pemerintah Kabupaten Way Kanan memilih untuk mengetuk pintu…