Danrem 043/Gatam Hadiri Ijtima’ Ulama dan Umara MUI Provinsi Lampung Tahun 2025/1447 H

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Hariyatana, S.H., menghadiri kegiatan Ijtima’ Ulama dan Umara yang digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung Tahun 2025 M/1447 H. Acara tersebut berlangsung pada Senin malam (8/9/2025) di Hotel Horison, Jl. Kartini, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung.

Mengangkat tema “Revitalisasi Peran Ulama dan Umara dalam Menjaga Kepercayaan Publik dan Keutuhan Bangsa”, kegiatan ini bertujuan mempertemukan para ulama, umara, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan untuk menyamakan visi dan langkah dalam membangun bangsa.

Ketua MUI Provinsi Lampung, Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara.

> “Ijtima’ Ulama dan Umara ini merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah, menyamakan visi, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa, khususnya di Provinsi Lampung. Sinergi antara ulama sebagai pewaris para nabi dengan umara sebagai pemimpin yang diberi amanah, merupakan kunci terciptanya masyarakat yang beriman, berilmu, dan berkeadaban,” ujar Prof. Mukri.

Beliau juga menegaskan bahwa forum ini diharapkan melahirkan gagasan, rekomendasi, dan kesepahaman yang dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan, sekaligus memperkuat ukhuwah serta menjaga harmoni umat.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

> “Ulama dan umara adalah dua mata rantai yang tidak boleh terputus. Ketika keduanya berjalan beriringan, insya Allah bangsa ini akan kokoh, kepercayaan masyarakat terjaga, dan pembangunan dapat berjalan baik. Ijtima ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan momentum untuk menyatukan langkah demi menjaga keutuhan bangsa,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Hariyatana, S.H., menegaskan bahwa TNI senantiasa siap bersinergi dengan para ulama dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.

> “Kami meyakini, peran ulama dan umara sangat penting dalam membimbing masyarakat. TNI akan selalu mendukung upaya menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman, agar pembangunan di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan baik,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045, dengan ulama sebagai pemberi arahan moral dan spiritual, umara sebagai pelaksana kebijakan yang amanah, serta masyarakat sebagai penjaga persatuan.

Sebagai simbol penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, kegiatan Ijtima’ Ulama dan Umara diakhiri dengan doa bersama, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.*

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Bersama 4 Bupati Temui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Pastikan Langkah Konkret Atasi Persoalan Singkong Lampung

JurnalKota.net – JAKARTA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama empat bupati menemui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (9/9/2025) malam untuk memastikan langkah konkret dalam mengatasi persoalan singkong di Lampung.

Empat bupati yang mendampingi Gubernur Lampung dalam pertemuan tersebut adalah Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, dan Bupati Mesuji Elfianah.

Mentan Amran menyambut baik laporan dari Lampung dan berjanji segera mengeluarkan surat resmi terkait penetapan harga minimal singkong yang berlaku secara nasional.

“Regulasi ini harus kita kawal bersama. Saya akan buatkan surat agar harga singkong minimal sesuai regulasi harga di Lampung, sehingga petani punya jaminan harga. Kita tidak boleh membiarkan petani terus merugi,” tegas Mentan.

Selain itu, Amran mendorong peningkatan produksi singkong dengan kualitas pati lebih tinggi agar kebutuhan industri dalam negeri terpenuhi sekaligus memperkuat posisi tawar petani di hadapan pabrik.

“Saya mau singkong Lampung bisa 70 ton per hektare. Saya minta Pak Sekjen memanggil tim khusus. Nanti saya ajarkan langsung supaya bisa diterapkan di Provinsi Lampung. Kita kawal regulasi sistem tata niaga singkong, petani untung, pabrik juga tidak dirugikan,” kata Amran.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pertemuan dengan Mentan membahas persoalan anjloknya harga singkong di Lampung yang berdampak langsung terhadap jutaan petani di daerah tersebut.

Dia mengatakan Lampung merupakan sentra singkong nasional dengan kontribusi hampir 70 persen produksi singkong Indonesia. Namun, harga singkong terus tertekan akibat masuknya impor tepung tapioka dan singkong yang membuat produk lokal sulit bersaing.

“Bersama beberapa bupati kami menghadap Pak Menteri, karena menghadapi permasalahan harga singkong di Provinsi Lampung yang terus turun. Saat ini kita sedang mengusahakan agar harga bisa segera distabilkan dan diseragamkan, tidak hanya di Lampung, tapi juga di seluruh Indonesia,” kata Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menegaskan potensi ekonomi singkong di Lampung sangat besar. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari sektor singkong hingga turunannya diperkirakan mencapai hampir Rp50 triliun. Sekitar satu juta keluarga di Lampung menggantungkan hidup dari singkong, dengan lahan tanaman yang lebih luas dibandingkan padi dan jagung.

“Jika kondisi ini terus berlanjut, petani bisa berhenti menanam singkong. Karena itu, kami meminta perhatian pemerintah pusat agar tata niaga singkong segera dibenahi,” ujarnya.*

Ground Breaking Pembangunan Pabrik Percontohan Green Hydrogen Project Pertamina Geothermal Energy Digelar di Ulubelu Tanggamus

JurnalKota.net – TANGGAMUS —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan serta Ditektur Utama PT. Pertamina Persero Simon Aloysius Mantiri melakukan Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangkit Listrik Tenaga Panas PGE Area Ulu Belu, Tanggamus, Selasa (9/9/2025).

Dengan dimulainya pembangunan ini maka Provinsi Lampung menorehkan sejarah baru dalam transisi energi nasional karena menjadi Percontohan Green Hydrogen Project Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Wakil Menteri ESDM RI Yuliot Tanjung menyebut proyek di Ulubelu ini sebagai inovasi besar yang akan mempercepat transisi energi nasional.

Ia menilai hidrogen hijau akan menjadi game changer dalam peta energi global.
“Green hydrogen adalah energi masa depan yang fleksibel dan bisa menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi,” ungkapnya.

Yuliot menyebut Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan hingga 3.660 gigawatt, namun baru dimanfaatkan sekitar 0,4 persen.

Karena itu, ia menilai langkah PGE memanfaatkan potensi geotermal untuk hidrogen hijau adalah sejarah penting, bukan hanya untuk Lampung, tetapi juga bagi Indonesia.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Todotua Pasaribu menekankan pentingnya hilirisasi dalam sektor energi, termasuk geothermal.

Menurutnya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran menempatkan hilirisasi sebagai agenda strategis untuk memberi nilai tambah pada investasi.
“Sudah saatnya energi geothermal tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga produk strategis seperti hidrogen dan amonia,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberanian Pertamina Geothermal Energy masuk ke proyek hidrogen hijau menjadi terobosan besar.

Hilirisasi, lanjutnya bukan hanya bicara volume investasi, tetapi juga nilai tambah yang berkontribusi signifikan pada perekonomian.

Sementara itu, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Ulubelu tidak hanya dikenal sebagai penghasil kopi terbaik, tetapi juga kini menjadi pusat energi hijau yang mendukung cita-cita nasional.

“Lampung ini tanah yang berkah. Dari kopi Ulubelu hingga potensi geotermal, semuanya bisa kita persembahkan untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa sekitar 70 persen ekspor kopi nasional berasal dari Lampung dan separuhnya dihasilkan langsung dari wilayah ini.

Bahkan, menurut cerita yang ia dapat saat berkunjung ke Vietnam, kopi Lampung menjadi campuran penting untuk meningkatkan cita rasa dan nilai jual kopi dunia.

Hal ini, menurutnya menunjukkan kualitas unggul tanah Lampung yang kini juga membuktikan potensinya melalui energi panas bumi.

Gubernur Mirza menilai kehadiran pilot plant green hydrogen ini akan membuka ekosistem baru yang terintegrasi dimana letaknya yang dekat dengan pelabuhan membuat distribusi energi bersih di masa depan semakin menjanjikan.
“Kami bersama pemerintah kabupaten akan berada di garis depan untuk memastikan Lampung menjadi lumbung energi Indonesia,” tegasnya.

Gubernur Mirza menambahkan proyek ini sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto menjadikan Indonesia lumbung energi dunia dan Provinsi Lampung dengan potensi geothermal Ulubelu, siap memainkan peran strategis tersebut.
“Harapan kami, proyek ini sukses dan memberi manfaat langsung, baik untuk masyarakat Lampung maupun bangsa Indonesia,” pungkasnya.

“Lampung tidak hanya bicara kopi yang sudah mendunia, tetapi kini juga bicara energi hijau. Ulubelu akan kita jaga dan kembangkan agar menjadi kebanggaan nasional,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama PT. Pertamina Mochamad Iriawan menyebut pembangunan proyek ini sebagai tonggak sejarah penting bagi bangsa dimana Ulubelu menjadi bukti nyata bahwa energi bersih bisa lahir dari bumi Indonesia.
“Ulubelu adalah simbol bahwa energi bersih lahir dari tanah kita untuk generasi masa depan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Pertamina melalui PGE menargetkan investasi besar pada pengembangan energi hijau, termasuk di Lampung.

Iriawan meyakini Teknologi electrolyser yang digunakan diyakini mampu memproduksi hidrogen dengan efisiensi tinggi, sekaligus membuka peluang riset dan pengembangan industri energi hijau di dalam negeri.

Seperti diketahui, Green hydrogen di Ulubelu adalah upaya Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk memproduksi hidrogen hijau dari sumber energi panas bumi di WKP Ulubelu, Lampung.

Prosesnya menggunakan listrik yang dihasilkan dari energi panas bumi untuk memecah air melalui elektrolisis, menghasilkan hidrogen yang sangat bersih karena tidak ada emisi gas rumah kaca yang dihasilkan.

Proyek ini merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk mengembangkan energi bersih dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060

Dengan kapasitas awal yang masih terbatas, proyek ini diharapkan menjadi laboratorium besar bagi pengembangan teknologi hidrogen di Indonesia.

Selain mengurangi emisi karbon, pembangunan ini juga membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tidak hanya itu, Lampung berpotensi menjadi pusat industri energi bersih yang dapat bersaing di kawasan Asia.*

Sat Lantas Polres Pesisir Barat lakukan pengaturan Lalu Lintas Akibat Banjir Hingga Menutup Badan Jalan

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesisir Barat mengakibatkan banjir di sejumlah titik, yang berdampak pada terganggunya arus lalu lintas. Sejumlah ruas jalan tergenang air, menyebabkan kemacetan panjang, terutama di kawasan jalur utama penghubung antar kecamatan.pada senin malam,(8/9/2025)

Menanggapi situasi tersebut, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana,S.I.K.,M.M., melalui kasat Lintas Polres Pesisir Barat IPTU Ucida, S.KM., S.H., M.H.,langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Personel Sat Lantas dikerahkan ke titik-titik rawan kemacetan untuk mengurai kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Pesisir Barat menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan di lokasi banjir. Selain itu, petugas juga mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari lokasi yang tergenang air.

“Kami himbau kepada seluruh Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintas di daerah yang tergenang, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.”

Langkah cepat yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Pesisir Barat ini diharapkan dapat meminimalkan kemacetan dan menjaga keamanan lalu lintas di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.*

Akibat curah Hujan Deras Sebabkan Banjir, Air Masuk ke Kantor Pemkab Pesisir Barat

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Curah hujan yang tinggi disertai peningkatan volume air menyebabkan sejumlah kawasan di wilayah Kabupaten Pesisir Barat mengalami banjir, termasuk area perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat.pada senin sore,(8/9/2025)

Kronologi kejadian:
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pesisir Barat arus Air Way Tuwok disamping dan belakang Kantor Pemkab Pesisir Barat meluap hingga masuk ke area parkir bagian bawah, merendam beberapa mobil yang sedang terparkir. derasnya arus air juga menyebabkan satu unit sepeda motor terseret dan hanyut terbawa banjir.

Kondisi ini sempat membuat panik sejumlah pegawai dan warga yang berada di sekitar lokasi. Beberapa kendaraan terpaksa dievakuasi dengan cepat untuk menghindari kerusakan lebih parah.

saksi mata menyebutkan bahwa air masuk cukup cepat sehingga menyulitkan pemilik kendaraan menyelamatkan barangnya. “Tiba-tiba air sudah setinggi lutut, motor langsung hanyut terbawa arus. Kami hanya bisa menonton.

Kapolres pesisir barat AKBP Bestiana,S.I.K.,M.M.,juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa hari kedepan.

“Anggota polres pesisir barat beserta BPBD dan dinas terkait masih berupaya melakukan penyedotan air dan pembersihan di area perkantoran hingga larut malam.”

Polres pesisir barat beserta Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, dan mengingatkan agar selalu menjaga keselamatan diri serta keluarga.*

Gerakan Pangan Murah, Layanan Kesehatan dan Donor Darah Warnai Perayaan HUT PMI dan TNI AL

JurnalKota.net – Bandar Lampung,– Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung bersama TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung menggelar kegiatan sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Laut dan PMI tahun 2025. Acara berlangsung di Markas Komando Pangkalan Angkatan Laut Panjang, Bandar Lampung, Selasa (9/9/2025).

Rangkaian kegiatan meliputi bakti kesehatan, donor darah, pembagian sembako murah, bazar UMKM, hingga gerakan pangan murah yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Panjang.

Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi PMI dan TNI AL bukan hanya seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap rakyat.

“PMI bersama TNI AL terus berkomitmen hadir untuk masyarakat. Dari donor darah, penanggulangan bencana, hingga pelayanan di pesisir, semua kami lakukan demi memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Komandan Lanal Lampung, Letkol Laut (P) Krido Satrio Utomo, serta seluruh jajaran yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan ini. Menurutnya, kehadiran bazar murah di tengah inflasi sangat membantu masyarakat, terutama kaum ibu dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Sementara itu, Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Krido Satrio Utomo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL kepada rakyat sekaligus refleksi pengabdian di usia 80 tahun.

“Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL siap mengantarkan rakyat menuju kesejahteraan, persatuan, dan kedaulatan bangsa. Sinergi dengan PMI Lampung menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk kesejahteraan bersama,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, kegiatan juga menghadirkan layanan gigi gratis, imunisasi, pembagian alat bantu kesehatan, serta pemberdayaan UMKM lokal. Sejumlah instansi turut mendukung kegiatan ini, di antaranya Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Bank Indonesia Perwakilan Lampung.

Dalam kesempatan tersebut salah seorang masyarakat penerima bantuan berupa kursi roda Ibu Windi (34) tahun) asal kampung mulia jaya, kecamatan panjang, Bandar Lampung, kursi tersebut diperuntukkan bagi adiknya Seno (15 tahun) yang sejak lahir telah mengalami disabilitas.

Windi merasa senang dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak TNI AL dan PMI Provinsi Lampung atas bantuan kursi roda yang diterima adiknya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak ibu TNI Angkatan Laut dan PMI Lampung, biasanya adik saya hanya di rumah, sekarang dengan kurai roda ini bisa jalan keluar rumah dan gak capek gendong,” ucap Windi.

Selanjutnya dihadapan awak media, Ketua PMI Provinsi Lampung didampingi Ketua Cabang 3 Korcab III DJA I Ny. Nuke Krido Satriyo, mengatakan bahwa kegiatan yang digelar di Mako Lanal Lampung ini merupakan kolaborasi dan sinergi PMI Provinsi Lampung dengan TNI Angkatan Laut untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Perayaan HUT ke-80 PMI dan TNI AL tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dua lembaga ini diharapkan terus berlanjut, sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi rakyat Lampung.*

7 Perusuh diamankan Polda Lampung 1 ditetapkan Tersangka Kasus Bom Molotov Saat Demo

JurnalKota.net – Lampung – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung mengamankan 7 perusuh saat aksi demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Lampung. Senin (8/9/2025).

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan mengatakan bahwa 1 orang telah ditetapkan sebagai tersangka FJ (23) atas kasus percobaan tindak pidana yang membahayakan keamanan umum dengan bom molotov , dan 6 orang lainnya merupakan anak bermasalah dengan hukum (ABH).

“FJ terbukti merakit bom molotov dan mengajak sejumlah anak di bawah umur untuk ikut dalam aksi demo dengan membawa bahan peledak tersebut,” jelas Indra.

Atas perbuatannya, FJ dijerat Pasal 187 ayat (1) KUHPidana, Pasal 187 Bis KUHPidana, dan Pasal 53 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Terhadap 6 ABH dilakukan tindakan Diversi yakni dikembalikan kepada keluarga untuk dilakukan pembinaan oleh orang tua.*

Ijtima Ulama dan Umara MUI Tahun 2025, Perkuat Sinergi untuk Keutuhan Bangsa

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun kepercayaan publik. Hal itu disampaikan saat membuka Acara Ijtima Ulama dan Umara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung Tahun 2025, yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa persatuan hati antara pemimpin dan masyarakat merupakan syarat mutlak terciptanya kedamaian dan keberlangsungan bangsa. “Negara tidak akan bisa berjalan dengan tentram, damai, dan rukun tanpa adanya kesatuan hati antara ulama, umara, dan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Mirza mencontohkan peran besar ulama dan pesantren di Lampung yang selama ini turut mengisi ruang-ruang kosong pelayanan pemerintah, terutama di bidang pendidikan. Dari sekitar 1.300 pesantren yang tercatat, banyak di antaranya menampung lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA. “Pemerintah masih memikirkan bagaimana agar tidak ada anak putus sekolah. Namun, para ulama sudah sejak lama menjadi penopang pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Selain pendidikan, Gubernur Mirza juga menilai ulama berperan penting menjaga stabilitas sosial. Ia menyinggung pengalaman saat menghadapi aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Melalui doa bersama dan istigasah yang difasilitasi ulama, situasi Lampung dapat kembali kondusif.

Lebih jauh, Gubernur mengaitkan forum ini dengan visi pembangunan jangka panjang. Ia menyebut visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” hanya bisa terwujud bila ulama, pemerintah, dan masyarakat saling bergandengan tangan.

“Ulama memberi arahan moral, pemerintah menjalankan kebijakan dengan amanah, dan masyarakat menjaga harmoni,” katanya.

Ia berharap pertemuan ulama dan umara tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan. “Forum ini bukan hanya pertemuan seremonial, tetapi panggilan persatuan. Hanya dengan bersatu kita bisa menjaga keutuhan bangsa dan membawa Lampung menuju masa depan lebih sejahtera,” ujarnya.

“Mari kita rawat tali silaturahmi ini, kita kuatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Kita jadikan Lampung sebagai rumah bersama, tempat pemerintah, ulama, dan masyarakat duduk berdampingan demi kemaslahatan umat dan kejayaan bangsa,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Lampung, Prof. KH. Moh. Mukri, menegaskan forum ini berfungsi sebagai penguat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. “Kita ingin Lampung menjadi contoh bahwa ulama dan umara bisa beriringan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Mukri.

Ia berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat sangat penting untuk memperkuat peran agama dan kepemimpinan dalam kehidupan bernegara.

Ijtima juga diisi tausiah dari Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Muhammad Cholil Nafis. Ia mengangkat tema revitalisasi peran ulama dan umara dalam menjaga kepercayaan publik. Tausiah lainnya datang dari Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, yang membawakan materi “POLRI di Tengah Gelombang Aspirasi” dengan menekankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjaga ketertiban.

Selain jajaran Forkopimda Lampung, acara turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi, pimpinan ormas Islam, organisasi keagamaan, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung. Kehadiran mereka mempertegas posisi Ijtima sebagai forum lintas elemen yang memperkuat stabilitas sosial.

Forum ini diharapkan menjadi fondasi baru dalam menjaga harmoni sosial, sekaligus memastikan pembangunan di daerah berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan keagamaan.*

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Tokoh Nasional Aburizal Bakrie Diagendakan Meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung 12 September 2025 Mendatang

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan tokoh nasional Aburizal Bakrie diagendakan meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Jumat, 12 September 2025 mendatang.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie Lampung yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (8/9/2025).

Dalam rapat yang dihadiri jajaran Bakrie Amanah tersebut, dibahas berbagai aspek penting mulai dari kesiapan teknis, pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, susunan acara, hingga pelibatan elemen masyarakat dalam mendukung kelancaran kegiatan peresmian.

Marindo mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan lancar agar peresmian berlangsung khidmat dan sukses.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama kesuksesan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie Lampung.

“Sinergi antara berbagai pihak mulai dari instansi Pemprov terkait, jajaran TNI dan Polri, hingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Marindo.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Al-Bakrie dirancang untuk menjadi ruang terbuka yang inklusif, dengan berbagai fasilitas modern yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Marindo berharap masjid yang berlokasi di pusat Kota Bandar Lampung ini menjadi landmark baru kebanggaan masyarakat sekaligus pusat kegiatan dakwah, pendidikan Islam, serta pengembangan sosial kemasyarakatan di Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Menjadi tugas kita bersama untuk memakmurkan masjid kebanggaan masyarakat Lampung ini,” pungkasnya.

Selain acara peresmian, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan program Damai Indonesiaku yang ditayangkan secara nasional dari Masjid Raya Al-Bakrie Lampung pada 13-14 September 2025.*

Kasrem 043/Gatam Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M dan Do’a Bersama di Polda Lampung

JurnalKota.net – Lampung – Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M sekaligus do’a bersama yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Polda Lampung, Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/9/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Lampung, Kabinda Lampung, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Kapok Sahli Kodam XXI/RI, Wadan Brigif 4 Mar/Bs, Dandenpom Lanal Lampung, para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kasrem 043/Gatam menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum berharga bagi umat muslim untuk memperbaiki diri sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasinya dapat kita laksanakan baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI dan anggota Polri, yakni sebagai pelindung negara sekaligus pengayom masyarakat,” ujar Kolonel Sumarlin Marzuki.

Lebih lanjut, Kasrem 043/Gatam menekankan pentingnya meneladani sosok Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang amanah, jujur, dan dapat dipercaya. “Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini, prajurit TNI dan Polri khususnya di Provinsi Lampung semakin dicintai dan dekat dengan masyarakat,” tambahnya.*