Walikota Eva Dwiana Serahkan Bantuan Payung Tenda Dagang dan Tripod ke Pelaku UMKM

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyerahkan bantuan payung tenda dagang dan tripod bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan penyerahan bantuan di Gedung Semergou, Rabu (24/07/24), turut dihadiri oleh Plh. Sekertaris Daerah Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Camat Se-Kota Bandar Lampung.

Walikota Hj. Eva Dwiana mengatakan, Kota Bandar Lampung banyak sekali pelaku UMKM yang berdagang di tepi jalan, pasar dan lokasi lainnya.

“banyak pelaku UMKM dengan beraneka ragam produk makanan baik olahan makanan dan olahan minuman,” katanya.

Kemudian, sebagai upaya pemberdayaan terhadap para pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung dalam rangka meningkatkan perekonomian. Pemerintah Kota Bandar Lampung telah melakukan berbagai hal, antara lain :

1. Memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha/UMKM dapat berjualan hasil produknya di wisata kuliner taman Bung Karno pada hari Sabtu dan Minggu.

2. Memberikan kesempatan dan keleluasaan bagi para pelaku UMKM untuk berjualan ditepi jalan dan lokasi lainnya.

3. Membuka kesempatan bagi UMKM untuk dapat berjualan di Taman UMKM Siger Sukaraja.

4. Memberikan bantuan modal usaha dengan bunga 0 (Nol) Persen melalui OPD yang menangani.

5. Memberikan bantuan sarana dan prasarana berusaha melalui OPD yang memiliki pembinaan terhadap UMKM.

Maka itu, guna memberikan menambah kenyamanan para pelaku UMKM, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bantuan payung tenda dagang dan tripod.

“Bantuan ini sebagai wujud perhatian dan dukungan pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Namun Eva berpesan, agar pelaku UMKM juga dapat menjaga ketertiban dan kebersihan agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas umum.

“Saya minta kepada pelaku UMKM agar tidak berdagang di bahu jalan, karena hal tersebut dapat merugikan para pengguna jalan dan dapat Mengakibatkan kemacetan,” pintanya.

“Tetap patuhi dan taati peraturan yang telah diberikan kepada Dinas terkait dan para petugas,” pungkasnya. (adr)

Walikota Eva Dwiana Serahkan Bantuan Payung Tenda Dagang dan Tripod ke Pelaku UMKM

JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyerahkan bantuan payung tenda dagang dan tripod bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan penyerahan bantuan di Gedung Semergou, Rabu (24/07/24), turut dihadiri oleh Plh. Sekertaris Daerah Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Camat Se-Kota Bandar Lampung.

Walikota Hj. Eva Dwiana mengatakan, Kota Bandar Lampung banyak sekali pelaku UMKM yang berdagang di tepi jalan, pasar dan lokasi lainnya.

“banyak pelaku UMKM dengan beraneka ragam produk makanan baik olahan makanan dan olahan minuman,” katanya.

Kemudian, sebagai upaya pemberdayaan terhadap para pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung dalam rangka meningkatkan perekonomian. Pemerintah Kota Bandar Lampung telah melakukan berbagai hal, antara lain :

1. Memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha/UMKM dapat berjualan hasil produknya di wisata kuliner taman Bung Karno pada hari Sabtu dan Minggu.

2. Memberikan kesempatan dan keleluasaan bagi para pelaku UMKM untuk berjualan ditepi jalan dan lokasi lainnya.

3. Membuka kesempatan bagi UMKM untuk dapat berjualan di Taman UMKM Siger Sukaraja.

4. Memberikan bantuan modal usaha dengan bunga 0 (Nol) Persen melalui OPD yang menangani.

5. Memberikan bantuan sarana dan prasarana berusaha melalui OPD yang memiliki pembinaan terhadap UMKM.

Maka itu, guna memberikan menambah kenyamanan para pelaku UMKM, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bantuan payung tenda dagang dan tripod.

“Bantuan ini sebagai wujud perhatian dan dukungan pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Namun Eva berpesan, agar pelaku UMKM juga dapat menjaga ketertiban dan kebersihan agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas umum.

“Saya minta kepada pelaku UMKM agar tidak berdagang di bahu jalan, karena hal tersebut dapat merugikan para pengguna jalan dan dapat Mengakibatkan kemacetan,” pintanya.

“Tetap patuhi dan taati peraturan yang telah diberikan kepada Dinas terkait dan para petugas,” pungkasnya. (Adr)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Membuka PORCAM Tahun 2024 Se-Kecamatan Sukarame

JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membuka secara resmi PORCAM Tahun 2024 Sekecamatan Sukarame di Stadion Mini Way Dadi Sukarame, Rabu Sore (24/07/2024).

Dengan Bertemakan “Porcam 2024 Pekan Olah Raga Kecamatan Tingkatkan Semangat Olahraga Melalui Porcam Demi Indonesia Sehat Bandar Lampung Siap.

Hadir dalam acara pembukaan PORCAM Tahun 2024 Sekecamatan Sukarame, Memdampingi Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Para Asisten, Pimpinan Pratama Serta Forum Camat Sebandar Lampung dan di hadiri Oleh Lurah, yaitu Lurah Way Dadi, Lurah Sukarame, Lurah Korpri Raya, Lurah Korpri Jaya, Lurah Way Dadi Baru, Serta para undangan lainnya.

Camat Sukarame Zolahuddin dalam sambutanya sebagai tuan rumah dalam kegiatan Porcam Tahun 2024 Sekecamata Sukarame menyampaikan bahwa yang mana pada hari ini kita dapat alhamdulillah dapat berkumpul di lapangan Stadion Mini Way Dadi ini dalam rangka pembukaan Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM 2024) di Sukarame dalam kesempatan kali ini izinkan Saya Bunda Eva, menyampaikan kegiatan sebagai berikut :

1. Dasar undang-undang Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem kekeluargaan nasional.

2. Anggaran dasar dan anggaran RT di Kota Bandar Lampung.

3. Program pembinaan komite Olahraga Kota Bandar Lampung tahun 2024.

4. Surat ketua Koni Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bahwa undangan dimaksud dengan maksud kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan tali persaudaraan di kalangan pelaku olah raga di kecamatan ke Kota Bandar Lampung serta menjalin persatuan dan kesatuan serta sebagai wadah proses pembinaan atlit-Atlit kota Bandar Lampung dalam upaya menggali bibit-bibit atlet yang potensial yang berasal dari kelurahan-kelurahan se kota Bandar Lampung. Imbuh Zolahuddin.

“Waktu kegiatan penyelenggaraan pelaksanaan PORCAM Tahun 2024 sekecamatan Sukarame sekarang ini akan diadakan selama 3 hari dimulai dari tanggal 24 Juli sampai 28 Juli 2024 yaitu dengan lokasi perumahan cabang olahraga futsal di Kelurahan Sukarame baru cabang olahraga voli dan putra dan putri di lapangan Stadion Mini Way Dadi, dan cabang olahraga bulutangkis double putra dan putri, cabang olahraga catur Putra di aula Kelurahan way dadi beserta cabang olahraga tenis meja di Kelurahan Sukarame cabang olahraga yang dilombakan yaitu cabang olahraga futsal, Bola voli dan bola tangkis catur serta tenis meja, dan beserta forcam Sesukarame terdiri dari seluruhnya 46 April dari 5 cabang olahraga dan kelurahan sebanyak 190 orang official di masa berolahraga dan kelurahan sebanyak 60 orang panitia pelaksanaan olahraga Kecamatan sebanyak 40 orang total seluruh aktif official keselamatan Sukarame sebanyak 350 orang dan bagi yang menang juara 1, 2 dan 3 diberikan uang pembinaan dan piala serta piagam, Semua ini adalah merupakan support dari pemerintah kota Bandar Lampung untuk itu kami ucapkan kepada pemerintah kota Bandar Lampung Walikota Eva Dwiana,” Tegas Zolahuddin.

Di kesempatan yang sama Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya sekaligus membuka acara kegitatan PORCAM 2024 di Kecamatan Sukarame menyampaikan bahwa

Alhamdulillah puji syukur Kita panjatkan kehadiran Allah SWT semoga kita semua yang hadir di mudahan untuk mendapatkan keberkahan, pertama saya mengucapkan terima kasih kepada pak camat bapak ibu lurah yang sudah luar biasa mempersiapkan acara ini dan harapan saya kita saat ini tidak cari kalah dan menang tapi yang terpenting adalah kebersamaan kita semua dan harapan kita dengan Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM 2024), Jelas Eva Dwiana

“Hal ini bisa melahirkan atlit-atlit kita yang luar biasa agar nantinya bisa untuk mewakili Kota Bandar Lampung untuk di tingkat yang lebih tinggi lagi atau nasional dan juga Bunda Eva berharap kepada Bapak Ibu semuanya karena ini pekan Kecamatan yang sudah tiga kali dilaksanakan di tiga Kecamatan Sebandar Lampung dan Alhamdulillah semuanya luar biasa.” Tambah Eva Dwiana

“Harapan Kita semua kebersamaan yang kita buat ini menjadikan kota Bandar Lampung semakin baik, maju dan juga kita cetak dan siapkan atlit-atlit dalam ajang Porcam 2024, untuk lomba ke tingkat tinggi dan nasional, sekali lagi terima kasih banyak kepada Bapak Ibu semuanya, Semoga Porcam 2024 ini semua berjalan lancar.” Tutup Eva Dwiana.(Adr).

Walikota Eva Dwiana Membuka Secara Resmi Porcam Teluk Betung Utara 

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung hadiri pembukaan Porcam(Pekan Olahraga Kecamatan) Teluk Betung Utara, pada hari Senin (22/07/2024).

Acara yang dilaksanakan oleh kelurahan Teluk Betung Utara, diikuti oleh seluruh masyarakat maupun peserta yang akan mengikuti kegiatan Porcam tersebut.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana yang ikut memeriahkan dan hadir untuk membuka acara Porcam, tidak hanya membuka akan tetapi turut memeriahkan dan bermain bola volley bersama dengan para awak media.

Dalam statement nya walikota Bandar Lampung, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk membangkitkan serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya olahraga prestasi.

“Dalam olahraga prestasi dipertandingkan baik tingkat regional nasional, maupun internasional,” Ujarnya.

“Dalam kegiatan ini kita bukan cerita yang menang, akan tetapi kekompakan dan kebersamaan, siapapun yang menang akan kita kirimkan ke tingkat provinsi mewakili kota Bandar Lampung,” Ungkap Eva Dwiana

“Harapan bunda semoga Teluk Betung Utara, melahirkan atlit-atlit unggul yang ada di kecamatan Teluk Betung Utara,” harapnya.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pekan olahraga Kota Bandar Lampung resmi dibuka,”tutup Eva Dwiana (Adr).

Walikota Bandar Lampung Hadiri Sidang Paripurna Pansus DPRD Bandar Lampung Terhadap Pemeriksaan BPK

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Bandarlampung dalam rangka, penyampaian laporan pansus terhadap tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan Lampung atas laporan keuangan pemerintah Kota Bandarlampung 2023, senin (22/07/2024)

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh pimpinan DPRD kota Bandarlampung, serta 31 anggota DPRD kota Bandarlampung dari semua Fraksi, tak hanya dihadiri oleh walikota Bandarlampung Hj. Eva Dwiana, Juga dihadiri Wakil Walikota Bandar Lampung Hi. Deddy Amarullah, Plh. Sekdakot, Assisten 1, Asisten 2, Asisten 3, dan juga dihadiri seluruh jajaran pemerintah kota Bandarlampung pimpinan pratama dan seluruh camat se kota Bandar Lampung.

Pimpinan rapat  Hi. Edison Hadjar mengatakan berdasarkan paripurna laporan pansus dan pengambilan keputusan terhadap tindak lanjut pemeriksaan BPK RI perwakilan Lampung mengenai laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung tahun 2023, atas rekomendasi badan musyawarah serta ketentuan tata tertib maka DPRD kota Bandarlampung telah membentuk panitia khusus untuk melakukan pembahasan dan pengawasan terhadap tindak lanjut BPK RI.

Panitia khusus yang di wakili juru bicaranya menyampaikan atas laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung 2023, (07/24). Ia mengatakan panitia khusus melakukan serangkaian kegiatan melalui tahapan-tahapan yaitu 1. Melakukan rapat-rapat internal khusus, 2. Melakukan rapat untuk menindaklanjuti hasil temuan BPK RI, 3. Melakukan kunjungan kerja ke kementerian dalam negeri dan DPRD KI Jakarta guna mendapatkan masukan bahan pembanding, pengawasan-pengawasan tindak lanjut atas laporan keuangan kota Bandarlampung, 4. Meminta dokumen-dokumen tindak lanjut yang telah sedang yang akan dilakukan oleh OPD terkait dalam rangka tindak lanjut BPK RI.

Pansus mengapresiasi pemerintah Kota Bandarlampung yang didukung kooperatif dalam proses pembahasan tindak lanjut BPK tersebut, inspektorat kota Bandarlampung mendampingi OPD terkait, telah menjelaskan dan menyampaikan kongres penyelesaian terhadap temuan-temuan tersebut.

Ia juga menyampaikan temuan-temuan tersebut terdiri dari 124 jenis temuan administratif dan temuan yang bersifat keuangan, jelasnya.

Tak hanya itu pansus juga mengatakan sampai dengan finalisasi pembahasan LKP DI seluruh jenis temuan yang yang bersifat administratif telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK RI, serta untuk jenis temuan yang bersifat keuangan tetap dalam monitoring proses penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku dan ditindaklanjuti yang dibuktikan dengan surat tanda skor atau STS ke kas negara, paparnya.

Bahkan pansus juga menyampaikan pendapat akhir fraksi yang telah di sampaikan oleh masing-masing fraksi pada rapat finalisasi pembahasan tentang panitia khusus bersama inspektorat kota Bandarlampung, fraksi partai PDI, fraksi partai Gerindra, fraksi partai PKS, fraksi partai PAN, fraksi partai Golkar, fraksi partai Nasdem, fraksi partai Demokrat, fraksi partai PPB menerima dan menyetujui pengawasan tindakan lanjutan BPK RI atas laporan keuangan pemerintah kota Bandarlampung tahun 2023 untuk dibahas di tingkat selanjutnya, terangnya

Ia juga menambahkan rencana fraksi dan kongres tindakan tindak lanjut yang yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung serta pendapat akhir fraksi Kota Bandarlampung panitia khusus DPRD Kota Bandarlampung merekomendasikan kepada pemerintah kota Bandarlampung sebagai berikut, 1. Memperbaiki kinerja perencanaan program bagi semua OPD di semua pemerintahan Kota Bandarlampung, 2. Melaksanakan program dengan baik transparan dan profesional agar seluruh pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, 3. Memperhatikan dengan cermat perhitungan pembayaran kepada penyedia jasa agar pola kelebihan membayar tidak terus berulang. Tutupnya

Eva Dwianan walikota Bandar Lampung dalam pernyataannya mengatakan terimakasih kepada DPRD yang sudah mengesahkan perubahan ini, dan harapannya dengan perubahan ini dalam waktu singkat terutama untuk program bisa berjalan dengan lancar.

“terimakasih kepada DPRD yang sudah mengesahkan perubahan ini, dan harapan kita dengan perubahan ini dalam waktu singkat terutama untuk program bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya (Adr)

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana Mengukuhkan Pengurus DPD APKARI Provinsi Lampung Masa Bakti 2024 – 2027

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengukuhkan pengurus DPD APKARI Provinsi Lampung Masa Bakti 2024 – 2027 di Gedung Semergou, Selasa (16/07/2024).

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, walaupun setiap daerah mempunyai perwakilan pengurus, ada baiknya bisa saling bekerjasama dan saling mendukung satu sama lain. Ujar Eva

“Setiap asosiasi-asosiasi mempunyai Tupoksinya disetiap daerah masing-masing, tetapi akan lebih baik bila bekerjasama dan saling memberikan masukan untuk kemajuan Apkari, khususnya di Kota Bandar Lampung” katanya.

Namun demikian, Eva Dwiana yang ditunjuk sebagai pembina dalam Kepengurusan Apkari Masa Bakti 2024 – 2027 berkata Pemerintah Kota Bandar Lampung akan sepenuhnya mendukung program kerja Apkari demi kebaikan Kota Bandar Lampung.

“Kami Pemerintah Kota Bandar akan membantu dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Eva berharap, dengan kepemimpinan Anthoni Irawan sebagai Ketua DPD APKARI Provinsi Lampung bisa memberikan kemajuan untuk Apkari.

“Mudah-mudahan bisa bekerja dengan baik dan bekerjasama dalam berorganisasi walaupun ada perbedaan di daerah untuk kemajuan Apkari,” harapnya.

Setelah dikukuhkan, Ketua DPD Apkari Provinsi Lampung, Anthoni Irawan mengatakan dalam waktu dekat hal pertama yang akan dilakukan adalah melaksanakan Program Kerja Apkari.

“Kita akan laksanakan Program Kerja di Pringsewu dalam waktu dekat,” terangnya.

Kemudian, Anthoni mengapresiasi Pemerintah Kota Bandar dalam mendukung peran serta pemadam kebakaran.

“Alhamdulillah, perhatian Walikota Bandar Lampung tinggi sekali, Insya Allah tugas kita lebih spesifik lagi dan tidak tebang pilih,” ujarnya.

Kedepannya, Anthoni beserta pengurus menyampaikan akan memperhatikan kemajuan dan kesejahteraan personil pemadam kebakaran.

“Peran serta Damkar sangat penting dan merupakan tugas mulia, kedepannya kami akan merumuskan kesejahteraan rekan-rekan pemadam kebakaran,” tegasnya. (adr)

Bandar Lampung Expo Tahun 2024, Resmi Ditutup Oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG —- Semarak Bandar Lampung Expo yang dilaksanakan oleh pemerintah kota bandar lampung dalam memperingati HUT kota Bandarlampung yang ke 342 Tahun, di wilayah lapangan Saburai, pada hari Senin Malam (15/07/2024).

Acara yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bandarlampung setiap tahunnya, resmi ditutup oleh walikota Bandar Lampung, yang dibacakan oleh Wakil Walikota Deddy Amarullah, acara yang sudah dilaksanakan dari tanggal 08 Juli 2024 tersebut, resmi ditutup pada tanggal 15 Juli 2024.

Perwakilan PJ Gubernur Lampung yakni Bobby Irawan selaku kadis pariwisata provinsi Lampung, menyampaikan pesan dari PJ Gubernur Lampung, Penutupan Bandar Lampung Ekspo 2024.

“Acara ini telah jadi wadah, keberlangsungan ini telah berhasil menginspirasi ekonomi kota Bandarlampung,” Ujarnya.

“Melalui kegiatan yang telah dilaksanakan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam memajukan Lampung yang lebih baik, lagi” ungkapnya.

“Selama perhelatan Bandar Lampung Expo 2024 ini menjadi pijakan kuat dan potensi yang ada, saya ucapkan terimakasih dalam kesuksesan Bandarlampung Expo supaya terus dilaksanakan setiap tahunnya,” ucapnya.

“Pemerintah provinsi lampung sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung, adalah teras depan halaman muka dari provinsi Lampung, mudah mudahan event yang ada di Bandarlampung, akan menarik pengunjung sehingga ekonomi akan tergerak dan tumbuh,” tutupnya.

Sambutan walikota Bandar Lampung, diwakilkan oleh bapak Deddy Amarullah, selaku wakil walikota Bandar Lampung, menyampaikan bahwa Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul dalam penutupan Bandar Lampung Expo 2024 dalam keadaan sehat walafiat. Imbuh Deddy

“Begawi Bandarlampung merupakan aktualisasi seni yang sangat penting, sebagai media pelestarian budaya,” Jelasnya.

“Kami akan senantiasa meningkatkan instruktur destinasi wisata, hal ini dilakukan untuk menarik pengunjung pariwisata,” Tambahnya lagi.

“Terimakasih kepada seluruh instansi yang terlibat dalam keberlangsungan acara ini, serta masyarakat Bandarlampung yang menikmati event tahunan ini,” tutupnya.(Kwt)

Semua Fraksi di DPRD Bandar Lampung Meyetujui Anggaran Perubahan Serta Pengusulan Perda : Ini Kata Walikota Eva Dwiana

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri rapat paripurna DPRD kota Bandarlampung, di ruang rapat DPRD, pada Hari Senin (15/07/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk membahas anggaran perubahan dan anggaran tersebut merupakan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandar Lampung selama tahun 2024.

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dipimpin oleh ketua DPRD Hi.Wiyadi dan unsur pimpinan serta anggota DPRD lainnya di semua Fraksi, tak hanya dihadiri oleh walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Juga dihadiri Wakil Walikota Bandar Lampung Hi. Deddy Amarullah, Plh. Sekdakot, Assisten, dan juga dihadiri seluruh jajaran pemerintah kota Bandarlampung pimpinan pratama dan seluruh camat se kota Bandar Lampung.

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Wiyadi mengatakan anggaran ini adalah murni sebuah anggaran perubahan yang ada selama tahun 2024 untuk pembangunan kota bandar lampung. Jelas Wiyadi.

Hi. Wiyadi selaku ketua DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus memimpinan dalam rapat sidang paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kota Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung dalam statement nya mengatakan pendapatan asli daerah kota Bandarlampung senilai 24 miliar bertambah 62%, pendapatan tersebut merupakan hasil dari pajak yang diterapkan di kota Bandar Lampung. Ujar Eva

Terkait anggaran perubahan yang diajukan oleh pemerintah kota Bandarlampung, turut disetujui oleh fraksi-fraksi yang hadir dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di gedung DPRD kota Bandarlampung.

“Alhamdulillah anggaran perubahan insyallah selesai dan semua fraksi meyetujui itu semua, untuk perda PD Pasar Dan PDAM serta Opening Siger Mineral akan terlaksana dengan baik sesua harapan kita”. Imbuh Eva

“Anggaran tersebut disetujui oleh semua fraksi walaupun ada catatan sedikit agar menjadi bahan koreksi kita bersama dan diharapkan semua agar bisa berkontribusi terhadap pembangunan di pemerintah kota Bandar Lampung.” Tutup Eva Dwiana (Kwt)

Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kwt)

Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kawat)

Vittorio Dwison PKS: RSUD Abdul Moeloek Harus Serius Berbenah

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Vittorio Dwison, menyoroti masalah pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius. Kamis, (11 Juli 2024).

“Beberapa hari ini, terjadi kejadian pelayanan yang buruk di RSUDAM. Banyak pasien yang kecewa dan merasa tidak mendapatkan perlakuan manusiawi. Tentu masih banyak lagi kasus serupa yang belum terungkap di media,” ujar Vittorio.

Vittorio Dwison meminta atensi serius dari jajaran direktur, unsur pimpinan, hingga petugas medis dan pelayanan di RSUDAM. Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2022 yang lalu, Vittorio telah menyampaikan perhatiannya kepada Lukman Pura, Direktur RSUDAM saat itu, mengenai evaluasi standar pelayanan minimal.

“Teknologi memungkinkan pimpinan untuk mendapatkan umpan balik secara real-time melalui aplikasi, dengan respon cepat. Dengan platform ini, rumah sakit bisa mendapatkan bintang atau tanda kepuasan pasien secara langsung,” tambahnya.

Vittorio menekankan pentingnya perbaikan cepat dalam hal pelayanan dasar, seperti kepastian kepada keluarga pasien mengenai kapan tindakan medis bisa dilakukan, hingga peningkatan keramahan dalam pelayanan. Standar-standar ini harus dipenuhi demi memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) waktu LKPJ kepala daerah 2022, Lukman Pura menyatakan bahwa RSUDAM berkomitmen menjadi rumah sakit kelas dunia atau “world class hospital.” Menanggapi hal tersebut, Vittorio berkata, “Bagus sebagai suatu misi, tapi yang mendasar belum bisa diberikan, seperti jauh panggang dari api.”

Vittorio juga menyarankan bahwa jika sumber daya manusia (SDM) di RSUDAM belum mampu memenuhi standar pelayanan, perlu dilakukan peningkatan melalui pelatihan. Dia juga menekankan bahwa meskipun tenaga medis di rumah sakit “pelat merah” dan swasta sama-sama memiliki sumpah profesi yang sama, hasil pelayanannya berbeda.

“Di rumah sakit swasta, pelayanan sangat baik, namun sebaliknya di rumah sakit pemerintah daerah,” pungkas Vittorio. (*)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir dalam Acara Jajanan Pasar & Masakan Tradisional Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadir dalam acara jajanan pasar & masakan traditional Lampung di Bandar Lampung Expo lapangan Enggal Saburai, Kamis (11/07/2024).

Hadir juga Wakil Walikota Deddy Amarullah Bandar Lampung, Plh. Sekda Kota Bandar Lampung, pimpinan pratama, Camat Sebandar Lampung, Lurah sebandar Lampung, Ibu PKK Se Kecamatan dan Ibu PKK Se Kelurahan Sebandar Lampung serta undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyampaikan, bahwa acara jajanan pasar & Lampung di Bandar Lampung Expo di lapangan Enggal Saburai adalah bertujuan untuk menghidupkan usaha UMKM sebandar lampung agar UMKM bisa berkembang dan menjadi urat nadi ekonomi di masyarakat kota bandar lampung. Ujar Eva Dwiana

“bunda Eva berharap perlombaan seperti ini agar bisa berkelanjutan untuk menggali potensi masyarakat dalam mengolah makanan dan jajanan yang ada di masyarakat serta menumbuhkan kembangkan UMKM yang ada kota bandar lampung.” Tutup Eva Dwiana. (adr)

Lagi-lagi Pasien Keluhkan Pelayanan Buruk, Direktur RS. Abdul Moeloek Akui Kekurangan

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Belum selesai persoalan terkait pelayanan yang dianggap buruk oleh pasien dari istri Anggota TNI Angkatan Laut (AL) hingga gagal operasi, lagi-lagi muncul keluhan baru dari pasien lain berasal dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung.

Di beritakan sebelumnya, pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung yang juga merupakan seorang istri dari anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS tersebut dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Lalu, setelah akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di ruangan Mawar pihak keluarga merasa miris lantaran pihak keluarga diminta untuk pulang mengambil seprai karena seprai kasur di RSUd Abdul Moeloek persediaannya habis.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Selain karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, dan melihat kondisi kasur tidak layak akhirnya tulus dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Kemudian, belum selesai persoalan tersebut hingga viral di medsos dan ada nya komentar netizen yang menilai sama akan buruk nya pelayanan di RSUD Abdul Moeloek. Muncul lagi keluhan warga dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung, Ari yang sedang mengantarkan adik nya untuk proses persalinan.

Ari mengatakan, diri nya sedang mengantarkan adik nya yang di rujuk dari RS. Harapan Bunda kemudian di rujuk kembali ke RSUD Abdul Moeloek untuk diambil tindakan operasi.

Namun, ia menilai pelayanan yang dilakukan oleh RSUD Abdul Moeloek dianggal kurang profesional dibandingkan Rumah Sakit yang merujuk nya.

“Masih mending pelayanan di RS Harapan Bunda dibandingkan RSUD Abdul Moeloek,” katanya.

Ari menyampaikan, setelah masuk Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendaftar dan meneruskan rujukan, pelayanan yang didapatkan dianggap cuek dan minim nya informasi.

“Pelayanan nya terkesan cuek, sudah 2 jam kami disini tetapi tidak ada informasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Lukman Pura saat dikonfirmasi oleh media ini mengakui bahwasanya RSUDAM masih banyak kekurangan dan akan lakukan perbaikan untuk melayani masyarakat Lampung yang membutuhkan tenaga medis.

” Kita memang masih banyak kekurangan dan insyaallah untuk kedepannya kita akan lakukan perbaikan terimakasih atas saran dan kritiknya,” katanya melalui via WhatsApp. (Tim)

Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Buruk, Istri Anggota TNI AL Batal Jalani Operasi Hernia

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Pelayanan dan fasilitas di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung lagi-lagi dikeluhkan masyarakat. Bahkan seorang istri Anggota TNI AL terpaksa batal menjalani operasi hernia repair di RS ini.

Pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung. Hal yang paling miris lantaran keluarga pasien disuruh pulang ke rumah untuk mengambil sprei karena sprei Kasur di RSUD Abdul Moeloek katanya sudah habis.

Suami pasien yang juga merupakan anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS ini dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

Tulus menyebut dari awal kedatangan pasien sudah mengalami kesulitan mencari ruang rawat inap. Pihak RS beralasan tidak ada kamar yang tersedia.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Tulus lalu melakukan berbagai upaya agar istrinya mendapatkan kamar. Karena sang istri butuh istirahat untuk persiapan tindakan operasi besar keesokan harinya.

Tulus dan keluarganya pun terpaksa menunggu sampai pukul 22.00 WIB. Setelah Tulus berkali-kali menyampaikan argument, akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di Ruang Mawar.

Namun setelah sampai di Ruang Mawar, lagi-lagi Tulus dan istrinya kecewa, karena petugas tidak menyiapkan alas sprei. Pasien disuruh langsung berbaring di kasur yang kondisinya kotor dan banyak bekas noda-noda hitam yang masih menempel.

Melihat kondisi kasur yang tidak layak, Tulus lalu meminta sprei kepada petugas RS. Bukannya dilayani, perawat itu malah menyuruh Tulus dan keluarganya pulang ke rumah untuk membawa sprai sendiri.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, akhirnya ia dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

Tulus mengaku kecewa karena dari awal sudah tidak mendapat pelayanan yang baik. Bahkan untuk sekadar menyiapkan sprei pun perawat RS tidak mau.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Untuk itu, Tulus menyarankan agar Pemprov Lampung mengevaluasi pelayanan RSUD Abdul Moeloek. Karena sudah banyak keluhan yang disampaikan masyarakat soal pelayan RS ini.

Bahkan menurutnya untuk peralatan dan fasilitas yang ada di RS ini juga perlu dicek kembali. Karena sangat mengherankan RSUD milik Pemprov Lampung tapi tak punya stok sprei untuk Kasur pasien.

“Kejadian ini perlu jadi perhadian Pemprov Lampung termasuk Badan Pengelola Aset Daerah. Karena setahu saya anggaran dari Pemprov turun ke RSUD untuk pengadaan. Apakah mungkin mereka salah beli barang yang seharusnya beli sprei malah beli sepatu dokter atau perawat,” tandasnya.

Setelah gagal menjalani operasi hernia, kini pasien (DR) hanya bisa beristirahat di rumah kediaman. (Adran)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadiri Pelatihan Peningkatan Tahsin Al Quran dan Kualitas Mutu Guru TPQ

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pelatihan peningkatan tahsin al quran dan kualitas mutu guru TPQ Sekota Bandar Lampung di sekolah MAN 2 Garuntang pada hari Selasa pagi (09/07/2024).

Dalam acara tersebut mendampingi Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Kemenag kota Bandar Lampung Hi. Makmur, Ketua Pelaksana yang juga Ketua FKPQ, Hi. Saparudin, S.Sos.i, Asisten II, Pimpinan Pratama, camat Teluk betung Selatan, Bumi Waras, dan lurah garuntang dan Forkopimda Kota Bandar lampung serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Pelaksana sekaligus Ketua FKPQ H. Saparudin S.Sos.i, menurutnya ajang pelatihan ini untuk meningkatkan tahsin Al Quran dan kualitas mutu Guru Ngaji TPQ sekota bandar lampung. Ujar Saparudin.

Kegiatan pelatihan peningkatan tahsin AlQuran dan kualitas mutu guru TPQ sekota Bandar Lampung sebagai momen untuk mengasah keahlian guru ngaji agar bisa trampil dalam mendidik anak-anak kita dalam mengaji Al Quran agar bisa pasih membaca Al Quran, dan juga ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah mendukung para Guru Ngaji yang ada di kota Bandar Lampung agar lebih berkualitas lagi kedepan dalam mendidik anak-anak kita generasi penerus kedepan lebih baik. Tambah Saparudin.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya sekaligus membuka pelatihan peningkatan tahsin Al quran dan kualitas mutu guru TPQ Sekota Bandar Lampung.

“Terkait pelatihan peningkatan Tahsin Al quran dan kualitas mutu guru TPQ sekota Bandar Lampung, Alhamdulillah udah dibuka, dan bunda Eva berharap dari guru ngaji semua agar bisa lebih baik lagi, dengan adanya pelatihan peningkatan mutu Guru ngaji seperti ini semua guru-guru ngaji bisa memberikan materi yang belum pernah diberikan kepada anak-anak dan bisa dipelajari oleh anak-anak kita ini. Jelas Eva Dwiana.

“Kedepan agar bisa berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Harapan Bunda Eva juga Dinas pendidikan kota Bandar Lampung, juga bisa melakukan pelatihan serupa seperti ini kepada guru-guru ngaji kita sebandar lampung, supaya kapasitas Guru Ngaji kita semua bisa mendapatkan hal yang lebih baik lagi bagi guru Ngaji kita yang berkualitas.” Tutup Eva Dwiana. (Adran)