Walikota Bandarlampung Eva Dwiana Hadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Bandarlampung

BANDARLAMPUNG — Walikota Bandarlampung Hj. Eva Dwiana hadiri sidang paripurna DPRD Kota Bandarlampung dalam penyampaian pendapat Walikota Bandarlampung terhadap raperda usul Inisiatif DPRD Tahun 2024 dan serta pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2023, di Gedung DPRD Kota Bandarlampung, Senin (27/05/2024).

Hadir dalam sidang paripurna mendampingi walikota Kota Bandarlampung Hj. Eva Dwiana, Wakil Walikota Deddy Amarullah, Sekdakot Iwan Gunawan, serta unsur Forkopimda Kota Bandarlampung serta undangan lainnya.

“Sidang paripurna DPRD kota bandarlampung dalam rangka pembicaraan tingkat I terhadap raperda usul inisiatif DPRD Tahun 2024 dan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2023 di sampaikan oleh Wakil ketua DPRD Aep Saripudin, yang juga politisi Asal PKS ini menyampaikan bahwa fraksi-fraksi semua menerima pertanggungjawaban pelaksanaan raperda APBD tahun 2023”, Jelas Aep.

“Eva Dwiana dalam penyampaian laporannya mengucapkan bersyukur kepada Allah. SWT, semua kebutuhan kita sudah dipertanggungjawabkan dan diterima”, Ujar Eva

“Kedepan Kota Bandarlampung semakin berkah rezekinya, semakin luarbiasa kolaborasinya dan semakin kuat, dan semakin luar biasa kita bisa bersatu untuk membangun Kota Bandarlampung akan semakin maju sesuai harapan kita bersama”

Dan tadi ada berapa catatan diantaranya supaya anggaran kesehatan di anggarkan tapi karena keuangan daerah terpakai semua untuk program pemerintah kota bandarlampung, makanya ini sudah kita lakukan bertahap, nanti ke depan untuk anggaran pendidikan harus diprioritaskan bersama.

Karena saat ini masalah anggaran dari pusat belum semuanya turun ke daerah, makanya kita belum bisa berjalan semua, semoga anggaran segera sudah siap dan ada, untuk itu kita berupaya agar program pemerintah bisa berjalan semua, serta masalah untuk disabilitas serta masalah pemukiman penduduk terus dilakukan dengan tertib serta harus semakin ditingkatkan lagi agar kerjasama semua kita dari pemerintah kota bandarlampung dengan DPRD dan OPD semuanya semakin luarbiasa.”, Tutup Eva Dwiana. (Kwt)

Curi Outdoor AC, Tukang Rongsokan di Bandar Lampung Dibekuk Polisi

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung menangkap MA (24), pria asal, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Pria yang sehari hari berprofesi sebagai tukang rongsok ini, diduga sebagai pelaku pencurian satu unit outdoor AC milik korban WN, warga jalan ikan semagar, Bumi Waras, Bandar Lampung.

Pelaku MA (24) ditangkap petugas di rumahnya, di jalan Yos Sudarso, Gang M. Agus, Bumi Waras, Bandar Lampung, pada Kamis (23/5/2024) sore.

Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk menjelaskan bahwa, peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada Sabtu, (18/5/2024), dini hari di sebuah rumah yang terletak di jalan ikan semagar, Bumi Waras, Bandar Lampung.

“Pagi harinya, korban terkejut, melihat ada bangku di dekat kamar suaminya, saat melihat kearah atas, ternyata outdoor AC kamar sudah tidak ada,” kata Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk, saat dikonfirmasi oleh awak media, Senin (27/5/2024).

Enrico menambahkan bahwa, dalam menjalankan aksinya pelaku hanya seorang diri, dengan cara memanjat menggunakan bangku, dan membongkar outdoor AC tersebut.

“Kebetulan pelaku ini tinggal tidak jauh dari rumah korban, jadi tau situasi di wilayah tersebut” jelas Kompol Enrico.

Saat pencurian terjadi, rumah dalam keadaan kosong.

“Saat itu korban sedang menginap di rumah salah satu kerabatnya” kata Enrico.

Selain pelaku, Polisi juga menyita obeng, kunci shock, alat yang digunakan oleh pelaku dan satu unit outdoor AC.

Akibat kejadian tersebut, Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.(*)

Curi Outdoor AC, Tukang Rongsokan di Bandar Lampung Dibekuk Polis

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Teluk Betung Selatan, Polresta Bandar Lampung menangkap MA (24), pria asal, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Pria yang sehari hari berprofesi sebagai tukang rongsok ini, diduga sebagai pelaku pencurian satu unit outdoor AC milik korban WN, warga jalan ikan semagar, Bumi Waras, Bandar Lampung.

Pelaku MA (24) ditangkap petugas di rumahnya, di jalan Yos Sudarso, Gang M. Agus, Bumi Waras, Bandar Lampung, pada Kamis (23/5/2024) sore.

Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk menjelaskan bahwa, peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada Sabtu, (18/5/2024), dini hari di sebuah rumah yang terletak di jalan ikan semagar, Bumi Waras, Bandar Lampung.

“Pagi harinya, korban terkejut, melihat ada bangku di dekat kamar suaminya, saat melihat kearah atas, ternyata outdoor AC kamar sudah tidak ada,” kata Kapolsek Teluk Betung Selatan Kompol Enrico Donald Sidauruk, saat dikonfirmasi oleh awak media, Senin (27/5/2024).

Enrico menambahkan bahwa, dalam menjalankan aksinya pelaku hanya seorang diri, dengan cara memanjat menggunakan bangku, dan membongkar outdoor AC tersebut.

“Kebetulan pelaku ini tinggal tidak jauh dari rumah korban, jadi tau situasi di wilayah tersebut” jelas Kompol Enrico.

Saat pencurian terjadi, rumah dalam keadaan kosong.

“Saat itu korban sedang menginap di rumah salah satu kerabatnya” kata Enrico.

Selain pelaku, Polisi juga menyita obeng, kunci shock, alat yang digunakan oleh pelaku dan satu unit outdor AC.

Akibat kejadian tersebut, Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.(*)

Safari Subuh, Kapolsek Tanjung Karang Timur Minta Peran Aktif Warga Jaga Kamtibmas

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen Rubiyanto, mengajak masyarakat khususnya jemaah masjid untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hal ini disampaikan oleh Kompol Kurmen Rubiyanto, di Masjid Tawaakal, Tanjung Gading, Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, usai melaksanakan solat subuh berjamaah, Senin (27/5/2024) subuh.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen Rubiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini gencar dilakukan oleh jajarannya, guna mempererat ukhwah Islamiyah, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya masing masing.

“Untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polisi tidak dapat bekerja sendiri, butuh peran serta masyarakat,” ucap Kompol Kurmen Rubiyanto, saat dikonfirmasi oleh awak media, Senin (27/5/2024) pagi.

Kurmen menerangkan bahwa, program safari subuh ini, dilakukan oleh jajarannya, tiga kali dalam satu minggu.

“Dari data yang kami miliki, ada 71 Masjid dan mushola di wilayah kami, dan sesuai rencana , InsyaAllah akan kami sambangi semua,” katanya.

Dirinya berharap apa yang dilakukannya saat ini, berdampak bagi kamtibmas khususnya jelang pesta demokrasi Pilkada serentak 2024.

“Selain mempererat tali silturahmi, tentunya, harapan kami ini berdampak positif bagi kamtibmas”pesan Kurmen.(*)

Boss EO Pekan Raya Lampung Sambut Tokoh Lampung, Ike Edwin di Pekor Way Halim

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gelaran tahunan yang di adakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dengan Skala Nasional merupakan hajat untuk masyarakat Lampung khususnya dan luar daerah pada umumnya. Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 yang di mulai sejak tanggal 22 Mei 2024 hingga 10 Juni 2024 ini merupakan sebuah event yang selalu dinanti oleh para UMKM dan bertempat di Pekor, Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Pekan Raya Lampung yang beberapa tahun belakangan dikelola oleh Boss Event Organizer, A. Sukaryadi sekaligus Owner Optik Modern ini antusias menyambut kedatangan Tokoh Lampung yang juga mantan Kapolda Lampung Tahun 2016, Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., atau biasa disapa dengan sebutan Dang Ike, saat ia bersama keluarga besar Lamban Gedung Kuning yang turut ingin meramaikan event tahunan Provinsi Lampung ini. Minggu, 26/5/24.

A. Sukaryadi mengatakan sangat senang bisa bertemu langsung dengan sosok yang begitu fenomenal dan merakyat ini, serta mau berbaur bersama pengunjung lainnya.

“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Dang Ike, karena beliau adalah sosok yang diidolakan banyak masyarakat Lampung, selamat datang dan terima kasih kepada Dang Ike atas kunjungannya di Pekan Raya Lampung ini, semoga beliau merasa terhibur dengan suasana di event ini,” ucapnya.

Selain itu, Dang Ike yang masih didampingi A. Sukaryadi saat berkunjung ke stand Pemerintah Daerah Lampung Barat mengatakan dan menjelaskan tentang kampung halamannya.

“Lampung Barat adalah kampung halaman saya, dengan hasil kopi yang berlimpah dan sangat terkenal di dunia. Tentu saya juga berterima kasih kepada Bapak Sukaryadi yang bisa melakukan event sebesar ini,” jelas Dang Ike dihadapan wartawan dan pengunjung.

Namun ada yang unik saat Dang Ike sedang berkeliling melihat-lihat stand, ada terdengar dari pengunjung yang meneriakkan ‘Bapak Ike Edwin Gubernur Lampung’, sontak membuat Dang Ike kaget dan tersenyum.

“Terima kasih bu, mudah-mudahan itu menjadi doa,” ucap Dang Ike dengan santun.

Saat berkeliling, rombongan Dang Ike tak sengaja bertemu stand TVRI, dan berlama-lama, ia langsung diajak Podcast membahas tentang pemerintahan, pendidikan dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Dang Ike dan rombongan menyempatkan diri untuk mencicipi beberapa makanan yang ada di Food Area UMKM setempat.

Setelah cukup lama berkeliling, ada pesan sedikit yang ia sampaikan, bahwa, “Lampung adalah daerah yang subur, memiliki hasil bumi berlimpah, hasil yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, mari kita jaga Bumi Lampung dengan rasa berkeadilan.” Pungkasnya.*

Menakar Arah Pilihan Nahdliyin Kota pada Pemilihan Walikota Bandar Lampung 2024

JurnalKota.net – Di bulan November 2024 akan ada agenda pemilihan Kepala Daerah serentak, termasuk pemilihan walikota Bandar Lampung. Tahapan pilkada sudah mulai berlangsung, dan partai politik sedang membuka diri kepada para kandidat bakal calon walikota untuk diusung melalui partainya.

Di tengah perebutan perahu partai, menarik untuk diperhitungkan adalah kemana suara nahdliyin (sebutan untuk warga NU) Kota Bandar Lampung cenderung akan dilabuhkan.

Untuk diketahui, suara nahdliyin di banyak tempat selalu diperhitungkan di saat kontestasi pemilihan kepala daerah, hal ini menjadi maklum mengingat nahdliyin merupakan kelompok mayoritas, berdasarkan hasil survey LSI tahun 2019, komposisi warga muslim perkotaan, yang mengaku sebagai nahdliyin sebesar 58,8% dari total muslim perkotaan, sementara yang mengaku anggota ormas islam selain NU semuanya masing masing masih dibawah angka 10%.

Untuk menggali kemana kecendrungan arah pilihan nahdliyin Kota Bandar Lampung pada pilwakot November 2024, berikut menarik disimak pernyataan beberapa kyai dan tokoh aktivis NU di Kota Bandar Lampung.

Ketika ditanya sikap nahdliyin Kota Bandar Lampung untuk pilwakot nanti, KH. Badruzaman salah satu sesepuh NU dan pengasuh Ponpes An Nizar Bumi Waras, menjawab dengan lugas “menurut kami, bunda Eva itu sudah merupakan bagian dari NU, maka, otomatis kami sebagai nahdliyin berkewajiban mendoakan sekaligus membela dan mendukungnya, terlebih bunda Eva sudah sangat perhatian kepada NU dan pondok pesantren”

Sementara Hi. M Irfandi yang merupakan aktifis NU, ketika dikonfirmasi kecenderungan pilihan nahdliyin kota, beliau menjawab bahwa sangat wajar nahdliyin kota akan mensuport dan mendukung bunda Eva, karena bunda Eva adalah kader NU yang sangat jelas konstribusinya untuk NU khususnya di Kota Bandar Lampung.

Sementara salah satu pengurus PCNU Kota Bandar Lampung yang tidak mau disebut namanya, menjelaskan secara diplomatis, bagi struktur organisasi NU, kami PCNU tentu secara kelembagaan tidak diperkenankan untuk terlibat politik praktis, akan tetapi menjadi wajar dan lumrah terjadi, jika suara nahdliyin cenderung akan memilih kader NU.

Terlebih Rois Syuriyah PCNU Kota Bandar Lampung pada kesempatan Halal Bihalal secara simbolik memberi pesan kepada jajaran NU Kota Bandar Lampung bahwa Bunda Eva sebagai walikota Bandar Lampung adalah marwah NU, maka agar semua jajaran ikhlas mengawal bunda Eva Dwiana.

Selanjutnya salah satu nahdliyin dari generasi muda, Gufron dari Kemiling, menyampaikan bahwa bagi kami bunda Eva itu merupakan kebanggaan nahdliyin Kota Bandar Lampung. Maka otomatis kami nahdliyin itu pasti akan mengawal dan membela bunda Eva.

Disamping penyampaian dari para tokoh nahdliyin tersebut, sudah banyak diketahui bahwa selama ini bunda Eva sangat dekat dengan kalangan Nahdliyin Kota Bandar Lampung.

Bunda Eva juga diakui sangat konsern perhatiannya terhadap program keagamaan, sebut contoh program bantuan hibah untuk pesantren setiap tahun, pemberangkatan umroh gratis, bantuan untuk kegiatan PHBI, setiap peringatan hari besar keagamaan di masjid se Kota Bandar Lampung, pemberian insentif untuk guru ngaji dan marbot masjid, bantuan biaya pembayaran listrik masjid se kota Bandar Lampung, serta program lainnya yang ada kemaslahatannya untuk keagamaan di Bandar Lampung.(*)

Ancam Istri Siri Dengan Pisau, Driver Ojek Online di Bandar Lampung Dibekuk Polisi

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung meringkus MR (20), pria asal kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, lantaran nekat mengancam dan menganiaya pasangannya, MF (24).

Pengemudi ojek online ini ditangkap petugas, di kediaman orang tuanya, Jalan Sam ratulangi, Gang Bukit II, Penengahan, Kedaton Bandar Lampung, pada Kamis (23/5/2024) malam.

Video pengancaman yang dilakukan oleh pelaku MR (20) sempat viral di media sosial.

Dalam video tersebut, MR (20) terlihat berlari mendatangi korban sambil mengancam dengan sebuah pisau.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan dan pengancaman ini terjadi pada di sebuah rumah kontrakan di Jalan Raflesia, Way Dadi Baru, Sukarame, Bandar Lampung.

“Benar, kami telah mengamankan pelaku pengancaman, korban sendiri baru melaporkan peristiwa ini tiga hari yang lalu” kata Kapolsek Sukarame Kompol Warsito, didepan awak media, pada Jumat (24/5/2024) sore.

Tak hanya sekali itu saja, pada Selasa (14/5/2024), pelaku MR (20) juga menganiaya korban dengan cara menampar dan mencekik leher korban.

“Mereka ini sering ribut, kemungkinan salah satunya, karena faktor ekonomi” kata Warsito.

Pasangan bukan suami istri ini tinggal di sebuah rumah kontrakan di wilayah Sukarame, selama hampir 2 tahun.

“Kalo yang beredar di medsos itu, mereka sudah nikah siri, tapi ternyata mereka belum ada nikah siri, jadi statusnya belum menikah secara resmi” ungkap Warsito.

Warsito menambahkan bahwa pelaku MR (20) kerap meminta uang kepada korban, namun korban jarang memberikan karena takut dipergunakan untuk hal hal yang tidak benar.

Selain pelaku MR (20), Polisi juga menyita 1 bilah pisau dan pakaian pelaku.(*)

Deklarasi Umar Ahmad untuk Gubernur Lampung 2024

JurnalKota.net -Setelah meluncurkan “Rumah Bersama Umar Ahmad” pada 11 Mei 2024 lalu, di Jl. P. Emir Moh Noer, Blok A No 1, Jalur Dua Palapa-Bandar Lampung, kini jaringan relawan Umar Ahmad bersiap untuk menggelar deklarasi.

Acara bertajuk ”Deklarasi, Pidato Politik dan Jalan Sehat 1 Juni 2024: Umar Ahmad untuk Gubernur Lampung 2024” ini akan dilaksanakan pada 1 Juni 2024 di Bundaran Tugu Adipura Bandar Lampung, Pukul 06.00 – 09.00 wib.

Kegiatan akan dimulai dengan jalan sehat berkeliling seputaran Tugu Adipura, dilanjutkan acara deklarasi dan pidato politik oleh Umar Ahmad. Kemudian acara hiburan yang akan menghadirkan ratusan seniman tradisional seperti: reog, barongan, gamelan dan kuda lumping. Termasuk juga akan diluncurkan lagu jingle “Umar Ahmad Gubernur Lampung”.

Perkiraan peserta deklarasi ini akan dihadiri lebih dari 3000 orang, dari masyarakat umum maupun relawan, antara lain: Bolone Umar Ahmad (Bolmad), Kawan GUA, Srikandi Juang, Kader PDIP dan lainnya.

Untuk kegiatan jalan sehat, panitia menyediakan doorprize berupa motor dan hadiah menarik lainnya. Kupon jalan sehat ini bisa didapatkan di Rumah Bersama Umar Ahmad atau di tenda panitia pada saat acara.

Dalam pidatonya, Umar Ahmad akan menyampaikan pokok-pokok pikiran yang menjadi dasar ia maju sebagai Calon Gubernur Lampung. Dimana pokok pikiran itu juga tertuang dalam slogan kandidasinya, yaitu: “Demi Pemerintahan yang Bemutu” dan “Pulang ke Masa Depan”.

Gelaran deklarasi ini seratus persen diinisiasi dan dibiayai oleh relawan secara gotong royong. Panitia juga melakukan fundrising melalui rekening Bank Mandiri 1140028234840, an. M. Faisol Sapik. Konfirmasi donatur dapat dikirim ke nomor 082183696555.

Hal-hal terkait acara deklarasi ini, masyarakat dapat menghubungi nomor panitia, yaitu: 0878-9972-0118 (Yondri), 0821-7656-6661 (Reymond), 0812-7020-6943 (Nadif).

Acara deklarasi ini sekaligus ingin menunjukkan sikap politik Umar Ahmad, yaitu menjadikan politik sebagai gerakan. Dimana politik tidak hanya bertumpu pada tokoh atau kelompok tertentu, melainkan kesetaraan dalam perjuangan bersama. Dan ini pula yang menjadi potret kepemimpinan Umar Ahmad jika ia diberi amanah memimpin Lampung.(*)

YONDRI
Ketua Panitia

Masyarakat Bawah Dorong Ike Edwin Maju di Pilkada Provinsi Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Riuh Pilkada sudah terdengar dimana-mana, ada yang mengusung dan mendukung, ada yang sudah menebar profil hingga bekingannya. Begitu yang biasa terjadi di negara demokrasi.

Tak terkecuali di Provinsi Lampung, dari pemilihan Gubernur, Walikota hingga Bupati banyak bakal calon yang sudah unjuk gigi tebar foto di pamflet bahkan Billboard.

Namun ada yang lain soal pencalonan Kepala Daerah di Provinsi Lampung 2024 ini, seorang mantan Kapolda Lampung pada Tahun 2016 yaitu Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., didorong masyarakat untuk ikut maju di kontestasi Pilgub Lampung. Mengingat bahwa Dang Ike (sapaan Ike Edwin) saat menjabat sebagai abdi negara, ia banyak menoreh prestasi dengan berbagai macam kriteria.

Dang Ike yang di kenal sebagai Tokoh Adat Lampung dan memiliki jiwa Pemimpin ini adalah sosok bijak dan tegas dalam menangani segala persoalan, baik di internal maupun kepada orang lain, hingga akhirnya masyarakat tertuju kepada seorang yang ramah dan murah senyum ini, mengingat beliau kini sudah menempatkan dirinya di Partai Demokrat.

Adapun pada akhirnya banyak pertanyaan dari masyarakat ditanggapi oleh Dang Ike terkait dorongannya untuk ikut maju di Pilgub Lampung 2024

“Sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan saya untuk ikut serta dalam pesta demokrasi Pilkada di posisi bacagub,” ucap Dang Ike di kediamannya Lamban Gedung Kuning (LGK) saat beberapa tokoh dan masyarakat menghadiri acara doa tahlil tujuh hari berpulang saudaranya. Selasa, 14/5/24.

Namun ia juga mengatakan, “Perlu kita ketahui, cost untuk seorang balon atau calon itu tidaklah murah, nah sementara cost itu yang tidak saya punya. Walaupun dengan segudang prestasi yang saya miliki, tapi kenyataannya, pilkada di negri kita tak luput dari semua itu. Andai saja penyelenggara dan peserta jujur, adil serta fair play, pastinya pemimpin tersebut bakal prioritaskan kemajuan daerahnya. Kecuali… ada founder yang mau juga ikut bersama-sama membangun Lampung.” Pungkasnya sambil menampakkan senyum khas.

Dang Ike juga meyakinkan, bahwa ia juga tak kalah bagus jika untuk membuat strategi pembangunan, ekonomi, keamanan hingga menurunkan angka kemiskinan, mengingat saat masih aktif di Kepolisian, beliau pernah meraih penghargaan terbaik se-Indonesia dalam ahli strategi.

Adapun isu santer di masyarakat, bahwa selain ada beberapa balon yang didukung oleh salah satu perusahaan tebu ternama di Provinsi Lampung, Dang Ike juga menjadi salah satu yang masuk dalam dukungan tersebut*

EO PRL Rugikan Masyarakat Lampung 

JurnalKota.net – Pekan Raya Lampung adalah event pameran pembangunan tahunan di Provinsi Lampung. Event ini juga sebagai etalase berbagai capaian pembangunan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung, stakeholder pembangunan, promosi berbagai potensi unggulan daerah, serta sarana hiburan bagi masyarakat luas, baik kelas bawah sampai kelas atas.

Dalam rangka HUT Provinsi Lampung yang ke 60 Tahun ini, Pekan Raya Lampung dilaksanakan sejak tanggal 22 Mei sampai dengan 10 Juni 2024, bertempat di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, sedangkan penyelenggara yang ditunjuk adalah Even Organizer PT. Grand Modern Indonesia, pimpinan Karyadi.

Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto menyatakan, Pemprov Lampung menggandeng PT Grand Modern Indonesia sebagai mitra penyelenggara PRL 2024. “Tahun ini kita telah menunjuk suatu badan usaha untuk melakukan kegiatan PRL 2024. Satu sen pun tidak ada dana APBD di situ. Kita memberikan kepercayaan kepada EO untuk mengorganisasikan itu,” terang Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto, Kamis (16/5/2024) lalu.

Pernyataan ini menimbulkan kegaduhan terkait transparansi pengelolaan keuangan daerah dan konsistensi dalam menjalankan ketetapan keputusan Gubernur Lampung serta kewajiban untuk bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan atas pelaksanaan program pemerintah, terutama yang sedang ramai disoroti adalah pelaksanaan kegiatan PRL 2024.

“Keterbukaan informasi memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan akuntabilitas pemerintah. Pihak yang berwenang diharapkan memberikan penjelasan terkait dugaan penyelewengan dana APBD dalam kegiatan Pekan Raya Lampung (PRL) tahun 2024 yang melibatkan Sekretaris Provinsi (Sekprov). Kontroversi muncul terkait pernyataan dan peran Sekprov dalam panitia pelaksana PRL sebagai dewan pengarah. Transparansi diperlukan untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Panitia yang dibentuk terdiri dari pimpinan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tugas merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan kegiatan terkait PRL 2024. Jika keputusan Gubernur Lampung mengalokasikan dana APBD, namun Sekprov menyatakan tidak ada penggunaan dana APBD, diperlukan klarifikasi lebih lanjut. Terdapat dugaan penyelewengan APBD yang perlu diinvestigasi. Karena itu, Masyarakat Lampung mengharapkan pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan memiliki moralitas yang tinggi agar tidak mengkhianati kepercayaan masyarakatnya sendiri.,” Kata Yudhi GEPAK, Sabtu (25/5/2024).

Di sisi lain ada banyak keluhan yang berkembang di masyarakat terkait event PRL ini. Sejatinya bagi masyarakat umum, event ini adalah event yang ditunggu-tunggu. Selain karena diadakan setahun sekali, mereka juga berharap ini adalah salah satu ajang rekreasi dan hiburan bagi mereka.
Namun banyak dari mereka yang kecewa manakala mengetahui harga tiket masuk yang dianggap sangat mahal dan akhirnya membuat pupus harapan mereka untuk mendapat hiburan murah.

Seperti diketahui, harga tiket masuk PRL tahun 2024 dalam kisaran antara Rp. 15.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- (sumber pekanrayalampung2024.com), sangat terasa berat bagi masyarakat dalam kondisi sekarang ini.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketua Umum GEPAK, Yudhi, merasa sangat prihatin dengan carut marutnya kegiatan Pekan Raya Lampung tahun ini. Bagaimana tidak, mulai dari anggaran penyelenggaraan yang tidak jelas, penataan lokasi yang dianggap semrawut, sampai dengan harga tiket yang mahal. “Terlihat jelas memang Event Organizer penanggung jawab kegiatan sesungguhnya memang tidak memenuhi kriteria mampu melaksanakan kegiatan secara profesional, belum lagi proses penunjukan PT. Grand Modern Indonesia sebagai penyelenggara yang tidak terbuka” ujar Yudhi.

“Seperti yang pernah kami ketahui ketidak profesionalan itu sudah nampak sejak awal, mulai dari site plan lokasi yang selalu berubah-ubah sehingga membuat bingung. Hal ini disampaikan oleh salah satu panitia yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ternyata benar saja, seperti apa yang kita saksikan saat ini, dampaknya pasti merugikan semua pihak, termasuk masyarakat Lampung yang seharusnya bisa menikmati event tahunan tersebut , malah merasa dirugikan, terbukti dengan penjualan tiket masuk yang dianggap sangat mahal, ditengah himpitan ekonomi yang terasa sulit saat ini,” ujarnya lagi.

Sebelumnya awak media juga sempat mendengar isu yang tidak sedap muncul dari laporan beberapa pihak, bahwasannya penujukan penyelenggara event ini adalah PT. Grand Modern Indonesia, pimpinan Karyadi, setelah dikonfirmasi awak media, Karyadi mengklaim sudah mengantongi izin dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dan benar saja, akhirnya pihak PT. Grand Modern Indonesia yang melaksanakan kegiatan tersebut.

Sementara team dari LSM GEPAK juga sudah mencoba menelusuri perjalanan mengapa PT. Grand Modern Indonesia sampai bisa ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan PRL 2024 itu, diduga ada campur tangan orang kuat yang ada Di DPR RI berinisial SN yang langsung meminta kepada Gubernur agar menunjuk PT. Grand Modern Indonesia sebagai pelaksana kegiatan dimaksud.

“Kegiatan yang berindikasi kongkalikong ini akan kami dalami kebenarannya,”ujar Yudhi denga suara lantang.
Yudhi juga mengatakan, “Tahun kemarin kami juga yang sangat keras mengkritisi pelaksanan PR yang dilaksanakan oleh APINDO, berharap tahun ini akan lebih baik, ini malah semakin buruk. Jujur kami sangat kecewa,” kata Yudhi

“Saya tegaskan sekali lagi kami tidak akan membiarkan hal buruk ini terus terjadi dan merugikan masyarakat Lampung khususnya. Turunkan tiket masuk atau kami akan terus menjadi hantu dalam kegiatan ini bahkan kami akan lakukan upaya terakhir aksi unjuk rasa bila himbauan kami tidak juga diindahkan,” pungkas bung Yudhi dengan nada berapi-api.(*)