Pemeliharaan dan Pembabatan Rumput Jaringan Irigasi Dinas PSDA Lampung Rp 12,3 Miliar Dikritik: Membebani Keuangan Daerah

Lampung – Jaringan Pemerhati Anggaran Lampung (JPAL) mengkritik realisasi anggaran Pemeliharaan dan Pembabatan Rumput Jaringan Irigasi Dinas PSDA Provinsi Lampung tahun 2024 yang mencapai Rp 12.398.743.000. Anggaran ini dinilai berlebihan dan membebani keuangan daerah.

Menurut JPAL, Kejaksaan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perlu menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran ini, yang mencakup pemeliharaan di 19 titik lokasi dengan luas total 17.440 ha dan panjang saluran primer 75,102 km. Beberapa contoh kegiatan tersebut antara lain:

  • Pemeliharaan rumput jaringan irigasi Way Padang Ratu (11 km) dengan anggaran Rp 761.040.000.

  • Pemeliharaan rumput jaringan irigasi Way Semangka (20,023 km) dengan anggaran Rp 650.720.000.

  • Pemeliharaan rumput jaringan irigasi Way Kandis (4,509 km) dengan anggaran Rp 239.770.000.

  • Pemeliharaan rumput jaringan irigasi Way Ketibung (19,250 km) dengan anggaran Rp 1.344.070.000.

JPAL mencatat bahwa ada indikasi kebocoran anggaran yang mencapai Rp 9.833.743.000 per tahun, yang diduga akibat penggelembungan anggaran (mark-up) di atas batas harga standar.

“Jika kita hitung biaya untuk pemeliharaan per titik, seharusnya hanya sekitar Rp 135 juta. Misalnya, tarif potong rumput sekitar Rp 2.500 per m², dengan mesin yang dapat memotong 150 meter per hari, maka biaya per harinya sekitar Rp 375.000, sudah termasuk transportasi dan bahan bakar,” ujar Ketua JPAL, Junaidi, SH, pada Jumat (22/04/2025).

JPAL mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa pejabat Dinas PSDA Provinsi Lampung yang terlibat dalam pengelolaan anggaran ini, yang dinilai telah menghamburkan uang negara dengan angka yang fantastis.

“Saya sangat prihatin melihat anggaran sebesar Rp 12 miliar hanya untuk pembabatan rumput. Jika dana sebesar itu dialokasikan untuk masyarakat miskin atau peningkatan kualitas SDM, pasti akan lebih bermanfaat,” ungkap Junaidi.

Selain itu, terdapat juga dugaan penyalahgunaan anggaran dalam 20 paket proyek angkutan dan galian lumpur jaringan irigasi yang mencapai Rp 3.038.313.800, yang dicurigai sebagai lahan korupsi oleh oknum pejabat Dinas PSDA.

Pihak terkait, termasuk Kepala Dinas PSDA Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, diharapkan memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai isu ini.

(Tim)

Murid TK Negeri Pembina Kalianda Belajar Jadi Petugas Damkar

Kalianda – Puluhan murid Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kalianda mengikuti kegiatan edukatif di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rabu pagi (23/4). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan profesi petugas Damkar kepada anak-anak sejak usia dini.

Kepala TK Negeri Pembina Kalianda, Hj. Mashuri, S.Pd., mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program tahunan sekolah. “Kami ingin anak-anak mengenal tugas mulia petugas pemadam kebakaran, sekaligus menambah wawasan mereka melalui pembelajaran di luar kelas,” ujarnya.

Kedatangan para siswa disambut hangat oleh Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan, Rully Fikriansyah. Dalam kesempatan tersebut, Rully memperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan petugas, seperti alat pelindung diri (APD), alat penjepit ular, nozzle pemadam, hingga APAR (alat pemadam api ringan). Ia juga memberikan edukasi keselamatan sederhana kepada anak-anak.

“Adik-adik tidak boleh main korek api, tidak boleh bermain listrik, dan tidak boleh membakar-bakar. Bahaya, ya,” pesan Rully.

Anak-anak juga mengikuti serangkaian kegiatan menarik seperti simulasi pemadaman api, simulasi pertolongan dengan tandu, tur keliling kantor bupati menggunakan mobil Damkar, dan yang paling ditunggu: bermain air dengan hujan buatan dari selang pemadam.

Antusiasme murid terlihat tinggi sepanjang kunjungan. Dengan mengenakan jas hujan, mereka tampak ceria bermain air bersama teman-teman dan petugas Damkar.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi anak-anak,” tutup Hj. Mashuri.

Walikota Eva Dwiana Perintahkan Tim Tanggap Bencana Bantu Pemulihan Pasca Banjir di Panjang Utara

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),…

Walikota Eva Dwiana Memerintahkan BPBD, Damkar, Satpol PP, DLH Membantu Masyarakat Untuk Membersihkan Sisa Lumpur 

JK, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memerintahkan BPBD, Damkar, Satpol PP, DLH membantu…

Walikota Eva Dwiana Tinjau Lokasi Banjir di Panjang Utara, Minta Pelindo Buka Drainase yang Ditutup

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau lokasi banjir yang…

Achmad Johani Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Warga Desa Seloretno

LAMSEL – Anggota DPRD Lampung Selatan, Ahmad Johani, Amd, menyalurkan bantuan kursi roda kepada Parto (65),…

Siaga Banjir, Prajurit Yonif 9 Marinir Bantu Evakuasi Warga yang Terdampak Banjir di Pesawaran Lampung

JK, PESAWARAN — TNI AL.Kormar.Brigif 4 Marinir.Yonif 9 Marinir. Akis Sigap dan Cepat Prajurit Yonif 9…

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Meninjau Lokasi Terdampak Banjir di Kecamatan Panjang

JBK, BANDAR LAMPUNG — Walikota menyebut salah satu penyebab banjir yang melanda kelurahan Panjang Utara Kecamatan…

Samsul H. Suhartono Gelar Reses Pertama Tahun 2025 di Candipuro, Tampung Aspirasi Warga

Lampung Selatan — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsul H. Suhartono, S.Pd.,…

Terkait Tabrakan Maut, Achmad Johani Meminta Pihak Terkait Menugaskan Anggotanya Diperempatan Pasar Sidomulyo

LAMSEL — Anggota DPRD Lampung Selatan, Achmad Johani, AMd, mendesak pihak kepolisian, Satpol PP, dan Dinas…

Derri Kesuma Gelar Reses dan Pelatihan Wirausaha untuk Masyarakat Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN — Dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan keterampilan ekonomi warga desa, anggota DPRD…

Anggota DPRD Lamsel, Achmad Johani Serap Aspirasi Warga saat Reses di Desa Sidodadi

Lampung Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Achmad Johani, A.Md, melaksanakan kegiatan reses di Desa…

Anggota DPRD Lamsel, Agus Sartono Gelar Reses, Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Kesehatan

LAMPUNG SELATAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, Agus Sartono, SE, melaksanakan kegiatan…

Pendidikan Dasar Militer Dan Kepelatihan Manajerial SPPI 2025 Resmi Di Buka Di Sarang Petarung Batalyon Infanteri 9 Marinir

JK, PESAWARAN — Danbrigif 4 Marinir Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, S.E., M.M., pimpin Upacara Pembukaan sebanyak…

Pimpin Upacara Bulanan Perdana, Bupati Egi Ajak ASN Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara bulanan di Lapangan Korpri, Kalianda, Kamis, 17 April 2025.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi) memimpin langsung upacara bendera yang berlangsung khidmat tersebut. Ini menjadi upacara perdana bagi Bupati Egi setelah dilantik menjadi Bupati Lampung Selatan periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025 lalu.

“Hari ini terasa begitu istimewa tentunya, karena ini adalah kali pertama semenjak saya dilantik dengan Mas Syaiful, saya menjadi pembina upacara bulanan,” tutur Bupati Egi.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan, diawal masa kepemimpinannya dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, dirinya menyadari sepenuhnya bahwa tantangan ke depan itu tidaklah mudah. Hal yang tidak mudah, namun menurutnya juga bukan hal yang mustahil.

Bupati Egi bilang, dirinya dan Mas Syaiful memiliki visi besar untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan Maju untuk Indonesia Emas di tahun 2045. Tentu, untuk mewujudkan visi tersebut, harus memenuhi misi yang sudah disusun.

“Misi yang kami sebut dengan tujuh misi pembangunan daerah atau Pitu Vista. Ini harus kita jadikan sebagai pedoman kita dalam bekerja ke depan selama lima tahun,” ujar Bupati Egi.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Bupati Egi mengajak seluruh elemen perangkat daerah untuk bersama-sama bekerja secara semangat kolaboratif.

Menurutnya, untuk melahirkan inisiatif dalam berinovasi, para ASN harus bisa menciptakan lingkungan kerja yang sehat sehingga menghasilkan program-program kerja yang adaptif.

“Saya menyadari, tentu tanpa adanya kerja sama dan sinergitas yang baik dari kita semua, tugas besar ini tentu tidak mudah untuk kita wujudkan,” kata Bupati Egi.

Kendati demikian, Bupati Egi yakin dan sangat percaya bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memiliki cita-cita dan tekad yang sama.

“Saya yakin dari hati kecil bapak ibu sekalian, ingin melihat Kabupaten Lampung Selatan ini maju. Betul?”

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama, kita berjuang, kita bekerja secara keras, secara cerdas, secara ikhlas, dan harus tuntas bagaimana Kabupaten Lampung Selatan ini harus menjadi salah satu kabupaten terbaik di Indonesia,” imbuh Bupati Egi.