Bersama Jaga Alam, Zita Anjani Pimpin Aksi Bersih Pantai Minang Rua

LAMSEL, Bakauheni – Suasana kebersamaan menyelimuti Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Selasa (23/9/2025). Ratusan…

Orang Tua Mahasiswa Kecewa, Kuota Beasiswa PIP-KIP dari Jalur Aspirasi DPR RI M. Khadafi Dinilai Tidak Transparan

JK, BANDAR LAMPUNG – Salah satu orang tua mahasiswa perguruan tinggi negeri di Lampung, berinisial SH, menyampaikan kekecewaannya terkait tidak lolosnya anaknya dalam seleksi bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) – Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur aspirasi yang dikaitkan dengan anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB, Muhammad Khadafi.

Menurut penuturan orang tua SH, dirinya telah mengajukan permohonan melalui salah satu staf ahli M. Khadafi berinisial LD pada bulan Juli 2025. Dengan harapan bisa dibantu beasiswa jauh-jauh hari mengajukan permohonan tentang Informasi peluang bantuan itu disebut berasal dari jalur aspirasi DPR RI, sebagaimana pernah disampaikan oleh M. Khadafi dalam beberapa kesempatan.

Namun hingga bulan September 2025, kepastian mengenai hasil permohonan pengajuan tersebut belum juga diterima. Orang tua SH mengaku telah berupaya menghubungi langsung M. Khadafi melalui WhatsApp maupun panggilan telepon, tetapi komunikasi tidak berjalan lancar dan terkesan mengabaikan orang tua SH.

“Pernah dijawab sebentar katanya sedang rapat. Setelah itu nomor WhatsApp beliau tidak bisa lagi dihubungi bahkan setelah beberapa hari no WhatsApp tidak menjadi nomor WhatsApp lagi,” ungkap orang tua SH, Agustus 2025.

Sementara itu, Stap ahli M. Khadafi LD saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ia sudah berusaha mengajukan, namun hasilnya belum ada.

“Aku sudah ngupayain, Mas. Kayaknya nihil. Coba minta ke Mas Muzani,” ujar LD. Senin (08/09/2025).

Orang tua SH menilai penyaluran bantuan terkesan tidak merata dan berpihak kepada orang tertentu.

“Saya menduga ada ketidaktransparanan. Seperti hanya mahasiswa dari universitas tertentu yang lebih diprioritaskan. Padahal anak saya juga layak dibantu, apalagi ini pernah dijanjikan dalam program kampanye dulu sebelum menjadi anggota DPR RI” jelasnya kepada wartawan, Selasa (23/09/2025).

Kasus ini mendapat perhatian publik karena PIP-KIP sejatinya merupakan program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Namun, jalur aspirasi DPR RI M. Khadafi yang menjadi tambahan kuota dianggap sebagian masyarakat belum transparan.

Hingga berita ini diturunkan, M. Khadafi selaku anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB belum memberikan pernyataan resmi terkait perihal kuota aspirasi maupun klarifikasi mengenai pengajuan yang disebutkan oleh pihak orang tua mahasiswa.(Tim)

Rakernas Dekranas 2025 Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah untuk Kemajuan Perajin

JurnalKota.net – JAKARTA — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2025, yang dibuka Ketua Umum Dekranas Ibu Selvi Gibran, di Mercure Convention Center Jakarta, Selasa (23/9/25).

Dalam arahannya, Ibu Selvi Gibran menekankan peran strategis Dekranasda di seluruh Indonesia sebagai garda terdepan dalam mempromosikan dan mengembangkan produk kerajinan daerah.

​”Dekranasda di daerah adalah ujung tombak kita. Seluruh pengurus harus berkontribusi secara optimal untuk mengangkat potensi sektor kerajinan di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Istri Wakil Presiden tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara Dekranasda dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, Dekranasda adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.

​”Dekranasda harus seiring sejalan dengan pemerintah provinsi ataupun kabupaten/kota, karena kita adalah mitra. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat kemajuan para perajin kita,” tambahnya.

​Selvi Gibran meminta agar Dekranasda memberikan pembinaan yang komprehensif kepada para perajin, mulai dari hulu hingga hilir. Pembinaan tersebut mencakup aspek produksi, peningkatan kualitas, desain, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

​”Peran aktif Dekranasda sangat dibutuhkan untuk membantu perajin lokal. Dampingi mereka, berikan pelatihan, dan buka akses pasar. Pastikan pembinaan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan pihaknya akan mengimplementasikan strategi untuk mendongkrak kualitas dan kapasitas pengrajin dan UMKM di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah kita dapat menghadiri acara yang sungguh banyak manfaatnya ini yang tentunya nanti kita implementasikan arahan-arahan dari ibu Selvi Gibran (Ketua Umum Dekranas) yang tentunya bermanfaat bagi pengrajin dan penggiat UMKM kita di Provinsi Lampung,” jelas Wulan.

Rakornas ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Dekranas Mengembangkan Produk Kerajinan Indonesia”. Tema ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program kerja daerah dengan visi nasional.

Agenda Rakernas meliputi pemaparan rencana kerja Dekranas 2025–2029 oleh Sekretaris Jenderal Dekranas Reni Yanita, penyerahan Dekranas Award kepada daerah berprestasi, serta peragaan wastra daerah berbagai provinsi.

Juga diskusi panel yang menghadirkan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang menekankan pentingnya pembinaan perajin, penguatan promosi, dan strategi inovasi dalam pengembangan kerajinan daerah agar mampu berdaya saing secara nasional dan internasional. *

Hipmi Lampung Diajak Optimalkan Potensi Hilirisasi Komoditas Lokal untuk Daya Saing Global

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung untuk menggali dan mengoptimalkan potensi hilirisasi komoditas lokal sebagai upaya strategis meningkatkan daya saing ekonomi Lampung di tingkat nasional maupun global.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIV Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Lampung Periode 2025-2028, di Ballroom Hotel Emersia, Bandarlampung, Selasa (23/9/2025).

Rakerda ini mengangkat tema “Transformasi Ekonomi Lampung: Hilirisasi Komoditas dan Peran Hipmi Menuju Daya Saing Global.”

Gubernur Mirza menegaskan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian Lampung dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Untuk itu, Ia menekankan pembangunan ke depan harus fokus pada peningkatan industri hilirisasi dan pengolahan hasil pertanian untuk menghasilkan nilai tambah yang signifikan.

“Selama ini, komoditas kita keluar dalam bentuk bahan mentah, ini harus diubah. Kita harus memastikan semua komoditas diolah terlebih dahulu sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar di Lampung,” Gubernur Mirza.

Mirza mencontohkan beberapa komoditas utama Lampung yang memiliki potensi besar jika diolah secara optimal.

Misalnya, komoditas padi yang saat ini berkontribusi 4,2 persen terhadap PDRB Lampung, memiliki potensi dampak hilirisasi sebesar 6,2 persen.

Begitu juga dengan jagung, yang berkontribusi 3,4 persen, namun potensi dampaknya melalui hilirisasi bisa mencapai 15 persen. Kopi yang berkontribusi 2 persen, juga memiliki potensi hilirisasi hingga 12,6 persen.

“Ini adalah kekayaan Lampung yang belum dimanfaatkan secara maksimal, terutama oleh pengusaha lokal. Jika pengusaha tidak mengolah komoditas ini sendiri, maka perusahaan dari luar daerah yang akan mengambil peluang tersebut, sehingga uang yang mestinya berputar di Lampung malah keluar,” katanya.

Gubernur Mirza menekankan pentingnya peran pengusaha lokal dalam menguasai dan mengembangkan sektor hilirisasi komoditas agar kesejahteraan masyarakat Lampung bisa meningkat.

Dia mengingatkan agar tidak ada pengusaha lokal yang bersikap pasif dalam mengambil peran strategis ini.

“Hipmi harus menjadi instrumen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memastikan uang tidak mengalir keluar daerah. Pengusaha lokal harus menjadi pelaku utama, dan jika ada investasi dari luar, harus ada kerjasama yang melibatkan pengusaha lokal yang profesional,” katanya.

Mirza mengajak para pengusaha muda Hipmi untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut Lampung, sebagai provinsi penyangga utama, memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam menjadikan Indonesia sebagai negara terkaya ke-4 atau ke-5 di dunia.

“Masa depan Indonesia dan Lampung sangat bergantung pada generasi muda pengusaha seperti kalian. Dalam 20 tahun ke depan, ini adalah waktu bagi anak-anak Hipmi untuk memperkuat Indonesia,” pungkasnya.

Pada Rakerda tersebut, turut dihadiri Ketua Bidang VI BPP Hipmi Arie Nanda Djausal, Ketua BPD Hipmi Lampung Gilang Ramadhan, dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.*

Zita Anjani Tegaskan Komitmen Lestarikan Tari Tuping 12 Wajah di Lampung Selatan

Kalianda – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani,…

31 Calon Praja IPDN Angkatan XXXVI Tahun 2025 Asal Lampung Dilepas Siap Mengikuti Pendidikan di Jawa Barat

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melepas 31 Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXVI asal Provinsi Lampung Tahun 2025, di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (23/9/2025).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat kepada saudara sekalian yang telah lulus menjadi Calon Praja IPDN Angkatan ke-36,” ujar Sekdaprov Marindo. Kelulusan tersebut berdasarkan Keputusan Rektor IPDN Nomor 800.1.2.2-406 Tahun 2025 tanggal 16 September 2025.

Seleksi penerimaan Calon Praja IPDN tahun ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.2.2/3308/SJ. Dalam perjalanannya, terjadi perubahan mekanisme dengan lima tahapan seleksi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 80.1.22/4246/SJ.

Tahapan tersebut meliputi tes kesehatan tahap I, gladi jaringan dan tes psikologi, integritas dan kejujuran, verifikasi faktual dokumen administrasi pendaftaran, tes kesehatan tahap II, serta tes kesamaptaan dan pemeriksaan penampilan.

Dari seluruh rangkaian seleksi, sebanyak 31 peserta asal Lampung dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.

Sekdaprov Marindo berpesan agar para calon praja menjaga disiplin serta membawa nama baik daerah selama menjalani pendidikan. “Kami berharap saudara dapat menempuh pendidikan di Jatinangor dengan baik, sekaligus menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” harapnya.*

Rakor Pengendalian Inflasi, Pemprov Lampung Dorong Sinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan

JurnalKota.net – Bandar Lampung —- Asisten Perekonomian & Pembangunan, Mulyadi Irsan, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Lt.II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (23/9/2025).

Angka inflasi nasional pada Agustus 2025 sebesar 2,31 % (y-on-y) dan -0, 08 % (m-to-m). Menurut Mendagri M. Tito Karnavian, angka ini merupakan angka yang ideal.

“Rentang angka 2,5% plus minus 1%, adalah angka yang paling ideal untuk Indonesia. Keseimbangan antara menyenangkan produsen dengan konsumen,” jelasnya.

Mendagri kemudian meminta daerah yang mengalami tingkat inflasi diatas 3,5% untuk duduk bersama BPS, Bulog, dan Perwakilan BI serta asosiasi pengusaha di daerahnya masing-masing untuk memetakan masalah

“Apakah ada suplai yang kurang, atau ada kenaikan harga-harga tertentu oleh pemerintah. Misalnya, air minum karena itu ditangani daerah,” ujar Mendagri.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, di minggu ketiga September 2025, tercatat 15 provinsi mengalami kenaikan IPH sementara 22 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya serta 1 provinsi tercatat relatif stabil.

Adapun komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 15 provinsi yang mengalami kenaikan IPH adalah daging ayam ras dan cabai merah.*

Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi Pengelolaan Media Sosial Perangkat Daerah

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik mengikuti rapat optimalisasi pengelolaan Pejabat Pengelolaan Infomasi dan Dokumentasi (PPID) dan media sosial perangkat daerah. di Ruang Video Conference Lt. 1, Selasa (23/09/2025).

Media sosial memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebijakan, program, serta capaian pembangunan secara cepat, akurat, dan menarik. Oleh karena itu optimalisasi pengelolaan media sosial perangkat daerah sebagai kanal utama komunikasi publik di era digital. Namun, pengelolaan akun resmi perangkat daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti konten yang cenderung seremonial, respons publik yang lambat, keterbatasan kompetensi admin, hingga belum adanya standar baku pengukuran efektivitas.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemprov Lampung menyiapkan strategi optimalisasi. Langkah itu meliputi :
– Penguatan tata kelola melalui pedoman resmi, standar branding, serta forum koordinasi humas digital.
– Pengembangan konten yang edukatif, informatif, inspiratif, dengan memanfaatkan multimedia seperti video pendek, infografis, podcast, dan reels.
– Peningkatan SDM melalui pelatihan rutin di bidang copywriting, desain grafis, fotografi, hingga manajemen krisis digital.
– Pemanfaatan teknologi dengan analisis data engagement, integrasi media sosial dengan aplikasi layanan publik, serta penggunaan AI untuk perencanaan konten dan respon cepat.
– Manajemen krisis informasi dengan SOP penanganan hoaks serta pembentukan tim reaksi cepat.

Selain itu, strategi komunikasi juga mencakup perencanaan matang, produksi konten kreatif dengan pendekatan storytelling, pemilihan platform sesuai target audiens, serta monitoring performa konten menggunakan dashboard analitik. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan efektivitas dan menyesuaikan kebutuhan publik.

Pemprov Lampung berharap, melalui optimalisasi ini, media sosial perangkat daerah dapat menjadi sarana komunikasi publik yang lebih profesional, humanis, sekaligus meningkatkan citra positif pemerintah di mata masyarakat.*

Tim Ekspedisi Perbaikan Jembatan Gantung Tempuh 5 Jam di Laut menuju Pekon Tampang Muda

JurnalKota.net – Jajaran Pemkab, Forkompimda, dan Perwakilan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tanggamus secara resmi melepas Ekspedisi Jembatan Gantung Tampang Muda, Senin (22/9/2025). Aksi kolaborasi ini bertujuan memperbaiki Jembatan Gantung Tampang Muda di Kecamatan Pematang Sawa yang rusak dan membahayakan warga, terutama pelajar. Perbaikan ditargetkan rampung akhir September 2025 agar akses anak sekolah kembali aman.

Inisiatif ini lahir dari respons cepat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi. Keduanya memberikan dukungan penuh dan mendorong aksi gotong royong setelah kondisi jembatan viral di media sosial.

Dalam ekspedisi ini, Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Lampung bertindak sebagai tenaga teknis dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung, Pemkab Tanggamus, TNI/Polri, masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga organisasi pencinta alam.

Pelepasan tim berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Tanggamus, dipimpin Wakil Bupati Agus Suranto mewakili Bupati Saleh Asnawi. Wabup Agus Suranto didampingi Wakil Ketua DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, Dandim 0424 Tanggamus Letkol. Inf. Dwi Djunaidi, dan Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sudjatmiko, perangkat daerah serta unsur-unsur relawan lainnya. Agus menegaskan, peran relawan sangat penting dalam membangun konektivitas.

“Kegiatan ini bukti nyata kekuatan gotong royong yang melibatkan pemerintah, masyarakat, komunitas, hingga sektor swasta,” ujarnya.

Agus secara simbolis melepas tim ekspedisi dengan doa agar perjalanan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi warga Tampang Muda. Perjalanan dari Dermaga Kota Agung menuju Pekon Tampang Muda menempuh waktu 5 jam di laut.*

Pemerintah Kota Bandarlampung Sambut Baik Laporan BPS Menekan Angka Kemiskinan 

JurnalKota.net – Kota Bandar Lampung mencatat capaian membanggakan dengan menurunnya angka kemiskinan pada tiap tahun. Capaian ini sekaligus menempatkan Bandar Lampung sebagai kota dengan persentase kemiskinan terendah di Provinsi Lampung. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Wali Kota Bandar lampung Hj. Eva Dwiana dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar lampung agenda penyampaian angka kemiskinan di Kota Bandar lampung tahun 2025. Senin, (15/9/2025) di Ruang Kerja Wali Kota.

Kepala BPS Kota Bandar lampung, Dr. Hady Suryono, M.Si menjelaskan angka kemiskinan tahun 2025 tercatat sebesar 6,95 persen atau angka ini turun 0,42 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 7,37 persen dan berada di posisi terbaik di Tingkat Provinsi lampung.

“Kemiskinan tahun ini mengalami penurunan sekitar 0,42 persen dibandingkan dengan tahun 2024.”

Penurunan angka kemiskinan juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang naik. Pihaknya berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan memastikan masyarakat dapat hidup layak.

Sementara itu, Wali Kota Bandar lampung, Hj. Eva Dwiana menyambut baik laporan dari BPS Kota Bandar lampung dan memberikan apresiasi atas upaya dalam meningkatkan kualitas data statistik.  Penurunan angka kemiskinan tidak terlepas dari sejumlah program stimulan Pemerintah Daerah. Seperti bantuan sembako, pinjaman untuk umkm, penyediaan lapangan kerja, hingga pelatihan bagi pencari kerja.

Wali Kota menegaskan, Pemkot Bandar lampung akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai program pengentasan kemiskinan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesra, Inspektur, Kadis PU, Plt. Ka Bapperida, Plt. Kadis Kominfo, Plt. Ka BKAD.*