
LAMPUNG SELATAN — Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Selatan melontarkan kritik keras kepada pihak perusahaan dan pemerintah daerah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas polemik PT Xang Xiong Steel, khususnya terkait status aset, kewenangan, dan dampak ketenagakerjaan.
RDP yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Taman, digelar pada Senin (27/4/2026) dengan menghadirkan perwakilan pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta instansi terkait.
DPRD Soroti Kekacauan Tata Kelola dan Koordinasi Pemerintah
Dalam forum tersebut, DPRD menilai terjadi kekacauan tata kelola serta lemahnya koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi terkait status aset PT Xang Xiong Steel yang berada di wilayah Lampung Selatan.
“Ini tidak boleh dibiarkan. Aset ada di daerah kita, tapi kewenangan seolah-olah di tempat lain. Ini menunjukkan lemahnya koordinasi pemerintah,” tegas Taman dari Fraksi PDI-Perjuangan.
PT Xang Xiong Steel Dinilai Tidak Transparan
Selain mengkritik pemerintah, DPRD juga menilai manajemen PT Xang Xiong Steel tidak transparan dan kurang bertanggung jawab terhadap kondisi perusahaan, terutama terkait nasib para pekerja.
Berdasarkan hasil pembahasan, perusahaan diketahui:
- Sedang dalam proses kurator dan penetapan lelang aset
- Aset masih berstatus disita oleh pihak kepolisian
- Memiliki tunggakan kewajiban BPJS Ketenagakerjaan
- Melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pekerja
“Perusahaan jangan lepas tangan. Kewajiban terhadap pekerja harus diselesaikan, termasuk BPJS. Ini bukan sekadar bisnis, tapi menyangkut nasib orang banyak,” tegas Taman.
Gugatan Perusahaan Dinilai Perkeruh Situasi
DPRD juga menyoroti langkah PT Xang Xiong Steel yang menggugat izin dan Surat Keputusan (SK), yang dinilai justru memperkeruh situasi tanpa memberikan solusi konkret di lapangan.
Sementara itu, pemerintah daerah dinilai belum sigap dalam menangani persoalan ini, sehingga memicu ketidakpastian hukum dan sosial di masyarakat.
“Jangan sampai pemerintah hanya jadi penonton. Harus ada sikap tegas untuk melindungi masyarakat dan tenaga kerja,” tambahnya.
DPRD Akan Panggil Ulang Manajemen PT Xang Xiong Steel
Sebagai tindak lanjut, DPRD Lampung Selatan memastikan akan:
- Memanggil ulang seluruh pihak terkait untuk pendalaman
- Mendorong kejelasan kewenangan antara kabupaten dan provinsi
- Mendesak penyelesaian hak-hak tenaga kerja
- Meminta pernyataan resmi dari perusahaan
DPRD juga menegaskan akan segera memanggil manajemen baru PT Xang Xiong Steel guna dimintai penjelasan secara terbuka.
“Manajemen baru harus hadir dan menjelaskan secara transparan, termasuk soal PHK dan kewajiban terhadap pekerja,” ujar Taman.
DPRD: Jangan Sampai Kepercayaan Publik Turun
DPRD memperingatkan bahwa jika persoalan ini terus berlarut tanpa solusi konkret, dampaknya bisa meluas terhadap kepercayaan publik dan stabilitas sosial di daerah.
“Ini harus segera diselesaikan. Jangan sampai masyarakat dan pekerja terus dirugikan akibat ketidakjelasan dan kelalaian semua pihak,” tutupnya.