Diskominfo Lampung Barat Jadi Rujukan, Diskominfo Kota Metro Pelajari Sistem Pengelolaan Kerja Sama Media
Lampung Barat — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat menjadi salah satu perangkat daerah yang…
FT Unila Gelar ICCTEIE 2025 Bahas Transisi Energi
Lampung – Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Konferensi Internasional Ketiga tentang Teknologi Konvergensi dalam…
Unila Dukung Program Sekolah Garuda: Siapkan Generasi Sains-Teknologi Berdaya Saing Global
Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama…
Kasdam XXI/RI Bersama Wagub dan Forkopimda Provinsi Lampung Hadiri Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan Peluncuran KPP
JurnalKota.net – Lampung – Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., bersama Wakil Gubernur Lampung, Dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M., serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP), bertempat di Mahan Agung, Teluk Betung, Bandar Lampung, pada Selasa (21/10/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sekaligus melaunching Akad Massal KUR dan Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat kecil, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kegiatan Akad Massal KUR dan peluncuran KPP ini merupakan bagian nyata dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan serta penguatan ekonomi nasional, terutama melalui pemberdayaan UMKM dan perluasan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
> “Dengan menyalurkan KUR kepada 800.000 debitur di seluruh Indonesia, pemerintah berharap akan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan produktivitas, serta pemerataan ekonomi di berbagai daerah. Selain itu, peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Menko Perekonomian.
Airlangga juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan sosial, sekaligus mendukung sektor konstruksi dan industri turunannya. Ia menambahkan, pemerintah akan terus mendorong percepatan penyaluran KUR oleh lembaga keuangan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan usaha debitur.
> “Kami berkomitmen memperluas cakupan sektor penerima manfaat, termasuk sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan ekonomi digital. Kepada para penerima KUR dan KPP, gunakanlah fasilitas pembiayaan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan peluang kerja di sekitar Anda,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Menko Perekonomian mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun perekonomian nasional yang inklusif dan berkeadilan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program-program pemerintah, Kodam XXI/Radin Inten terus berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, pendampingan ekonomi rakyat, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kehadiran Kasdam XXI/RI dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.*
Cemburu Buta, Wanita di Bandar Lampung Tega Sayat Kelamin Kekasih Gelap Hingga Nyaris Putus
JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Panjang meringkus WD (28), seorang wanita asal Bumi Waras, Bandar Lampung, usai nekat menganiaya KS (32), yang tak lain adalah kekasihnya hingga alat kelaminnya nyaris putus.
Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Panjang, Kompol Martono membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, untuk pelaku sudah kita amankan pada Selasa (21/10/2025), sekira pukul 06.30 WIB, di kediamannya, saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap pelaku, “Kata Kompol Martono, Selasa (21/10/2025).
Kapolsek menambahkan pelaku awalnya menghubungi korban untuk bertemu di lapangan baruna, sebelum bertemu pelaku sudah menyiapkan pisau cater.
Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Kemudian, pelaku mengambil carter yang sudah disiapkan dan langsung menganiaya korban.
“Pelaku ini langsung mengambil cater dan melukai kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus,” ujarnya.
Menurut Martono, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati karena korban menikah dengan wanita lain dan juga karena korban kerap mengencani banyak wanita lainnya.
Pelaku sama korban ini sudah dari tahun 2019 menjalin hubungan asmara, pelaku juga tahu kalo korban ini sudah punya istri.
Selain pelaku, Polisi juga turut menyita 1 buah pisau carter warna merah.
Saat ini pelaku telah diamankan Mapolsek Panjang guna dilakukan proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(*)
Agnesia Wulan Marindo Ditunjuk Ketua DPW Lasqi Lampung
JK, BANDAR LAMPUNG – Sekjen DPP Lasqi Nusantara Jaya Aminundin melantik Agnesia Wulan Marindo, sebagai Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030, disaksikan Dewan Pembina Ibu Purnama Wulan Sari Mirza, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandarlampung, Selasa (21/10/2025).
Sekjen Aminundin, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Lasqi memiliki trilogi utama, yakni dakwah, pembinaan, dan pelestarian seni budaya Islam.
Ia juga memaparkan sejumlah program nasional Lasqi lima tahun ke depan, termasuk pelaksanaan Festival Lasqi Nusantarajaya 2025 di Kabupaten Bogor, serta rencana kegiatan di berbagai provinsi hingga tahun 2030.
“Lampung menjadi salah satu provinsi yang aktif dalam pembinaan seni qasidah. Kami berharap Lampung dapat kembali menjadi tuan rumah ajang nasional di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung Agnesia Wulan Marindo, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk memajukan Lasqi di Lampung.
“Lasqi Nusantara Jaya bukan sekadar wadah seni qasidah, melainkan ruang bagi ekspresi budaya Islami yang membangun karakter umat. Di era digital ini, Lasqi memiliki peluang besar untuk menjangkau generasi muda dan memperkenalkan wajah Islam yang damai dan kreatif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara DPW dan DPD kabupaten/kota agar program kerja Lasqi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Seperti orkestra, setiap daerah memiliki suara khasnya, tetapi keindahan sejati baru terdengar ketika semuanya berpadu selaras,” ucapnya.
Agnesia menambahkan, Lasqi Nusantara Jaya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membina generasi muda, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan melestarikan budaya daerah.
“Dengan semangat kebersamaan, kita jadikan masa bakti ini sebagai momentum kebangkitan Lasqi Nusantara Jaya di Provinsi Lampung,” ujarnya
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung pengembangan seni dan budaya Islami sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kebersamaan dalam memajukan seni serta budaya Islam di Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai,” ujarnya.
Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa pelantikan pengurus Lasqi Nusantara Jaya merupakan momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat seni dan budaya Islami di tengah masyarakat.
Ia menilai, qasidah dan gambus bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana dakwah dan pembinaan moral yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lampung.
“Kalau kita menengok ke belakang, seni qasidah sudah menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat kita. Irama gambus yang khas dan liriknya yang sarat pesan moral telah mengiringi berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekdaprov Marindo menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan dan regenerasi dalam seni qasidah.
Ia menyampaikan tiga hal penting yang menjadi arah pembinaan Lasqi Nusantara Jaya ke depan, yakni memperkuat pembinaan dan regenerasi seni qasidah di kalangan generasi muda.
“Anak muda perlu kita dorong agar melihat qasidah bukan hal kuno, tapi seni Islami yang relevan, penuh nilai, dan bisa menjadi ekspresi positif mereka,” ujarnya.
Selanjutnya, membangun kolaborasi lintas sektor dimana Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara Lasqi dengan pemerintah daerah, sekolah, pesantren, dan lembaga keagamaan agar kegiatan seni budaya Islami semakin produktif, mendidik, dan berdaya guna serta menjadikan Lasqi Nusantara Jaya sebagai ruang pemersatu.
Sekdaprov Marindo berharap Lasqi menjadi wadah sinergi antara para seniman, tokoh agama, dan masyarakat dalam membawa pesan moral, spiritual, dan kebangsaan melalui karya seni.
“Seni qasidah harus menjadi media yang menumbuhkan harmoni sosial dan memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman Lampung,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan Lasqi melalui sinergi program pembinaan seni dan budaya hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi titik awal semangat baru untuk membangun Lampung yang berkemajuan, religius, dan berbudaya. Mari kita jadikan seni qasidah sebagai kekuatan spiritual sekaligus sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” tegasnya.(*)
Pemkab Lampung Selatan Perkuat Transparansi Pelayanan Publik Lewat Sosialisasi SP4N-LAPOR
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas…
DPC GWI Pesawaran Resmi Terdaftar di Kesbangpol, Teguhkan Sinergi Pers dan Pemerintah Daerah
JK, BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (DPC GWI) Kabupaten Pesawaran resmi terdaftar di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pesawaran, Senin (20/10/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC GWI Pesawaran, Nasoba, didampingi Sekretaris Sigit Muharso, S.H., Bendahara Rita Wati, serta sejumlah anggota pengurus. Kedatangan rombongan bertujuan menyerahkan dan mendaftarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GWI Nomor 063/SK-DPC/10/2025 tentang Pengangkatan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia Kabupaten Pesawaran.
SK tersebut merupakan hasil keputusan DPP GWI yang menekankan pentingnya penyempurnaan dan konsolidasi kepengurusan organisasi di tingkat cabang guna memperkuat peran serta eksistensi wartawan di daerah.
Surat keputusan ditandatangani di Jakarta pada 14 Oktober 2025 oleh Ketua Umum DPP GWI, Andera.
Susunan Pengurus Harian DPC GWI Kabupaten Pesawaran:
Ketua: Nasoba
Wakil Ketua: Triyono
Sekretaris: Sigit Muharso, S.H.
Bendahara: Rita Wati
Adapun Dewan Pelindung DPC GWI Pesawaran*meliputi unsur pemerintah daerah dan penegak hukum, yakni:
DPRD Kabupaten Pesawaran, Bupati Pesawaran, Kejaksaan Negeri Pesawaran, Polres Pesawaran, Kodim 0421/Lamsel, Dinas Kominfo Pesawaran, serta Kesbangpol Pesawaran.
Pendaftaran SK DPC GWI Pesawaran dengan nomor 063/SK-DPC/10/2025 tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat DPP GWI Nomor 012/DPP GWI/02/07/25 dan Nomor 015/DPP GWI/VIII/2025, sebagai bentuk penataan dan penguatan legalitas organisasi di tingkat daerah.
Ketua DPC GWI Pesawaran, Nasoba, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen GWI dalam membangun sinergi yang konstruktif antara insan pers, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.
“Kami ingin memastikan bahwa GWI di Pesawaran hadir bukan hanya sebagai organisasi wartawan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui karya jurnalistik yang profesional dan berintegritas,”ujar Nasoba.
Dengan terdaftarnya SK tersebut, DPC GWI Pesawaran resmi menjadi bagian sah dalam struktur kelembagaan daerah, dan diharapkan dapat menjadi wadah penguatan peran wartawan dalam mewujudkan ekosistem pers yang sehat, edukatif, serta berorientasi pada kepentingan publik.(*)
Unila Mantapkan RSPTN Jadi Sentra Pendidikan Kesehatan Lampung
Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menegaskan,…
Forkom Bidikmisi/KIP-K Unila Dorong Generasi Muda Berinovasi lewat Kompetisi Nasional 2025
Lampung – Forum Komunikasi Bidikmisi KIP Kuliah Universitas Lampung (Forkom Bidikmisi/KIP-K Unila) sukses menyelenggarakan Kompetisi Nasional…