Gubernur Lampung Buka Seminar Nasional Lembaga Penerbitan Mahasiswa Republican 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung —- Gubernur Lampung, diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, secara resmi membuka Seminar Nasional Lembaga Penerbitan Mahasiswa Republican 2025.

Acara yang mengusung tema “Kebebasan Berpendapat di Tahun 2025: Neo Orba Gaya Baru, Gen Z Anti Bungkam” ini berlangsung di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Sabtu (27/9/25).

Seminar ini menjadi ajang bertukar pikiran dan ruang intelektual yang meneguhkan peran strategis mahasiswa sebagai pilar penopang demokrasi.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, menyatakan bahwa tema seminar kali ini menyajikan sebuah refleksi kritis yang patut direnungkan bersama.

“Di satu sisi, kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, baik secara lisan maupun tulisan melalui berbagai media, telah menjadi norma. Namun, di sisi lain, kita harus tetap bijak dan bertanggung jawab dalam menyikapinya,” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif dan upaya para mahasiswa yang konsisten membuka ruang dialog akademis yang konstruktif seperti ini.

Sementara itu, Nydia Ariella Atalie, Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Republican, menegaskan bahwa seminar “Gen Z Anti Bungkam” ini mengangkat isu-isu aktual masyarakat mengenai ruang kebebasan berpendapat di ranah masyarakat sipil.

“Kami berharap seminar ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat umum, tetapi juga menjadi pengingat kolektif akan pentingnya menjaga hak kebebasan berpendapat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Nydia.

“Harapannya, momentum ini dapat menjadi awal bagi kita semua untuk tidak hanya bersuara, tetapi juga bergerak dan berdampak,” pungkasnya.*

Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan Perangkat Pimpinan Muslimat NU Se-Lampung

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela menghadiri Pelantikan Perangkat Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Se-Provinsi Lampung di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Islam An-Nur, Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (27/9/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi, yang juga menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Acara ini menjadi momentum pengukuhan kepengurusan sejumlah unit kerja strategis Muslimat NU di Lampung.

Pada kegiatan tersebut, Arifatul melantik pengurus Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPM NU), Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKM NU), Yayasan Haji Muslimat NU (YHM NU), Himpunan Daiyah dan Majelis Taklim NU (Hidmat NU), serta Induk Koperasi An-Nisa Muslimat NU (Inkopan NU) Se-Lampung. Seluruh pengurus yang dilantik akan bertugas sesuai masa khidmat yang tertuang dalam Surat Keputusan masing-masing organisasi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas peran Muslimat NU yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai organisasi perempuan NU itu berperan penting dalam menjaga kekompakan umat dan mendukung pembangunan di berbagai bidang.

“Muslimat NU di Lampung selalu hadir dalam setiap agenda besar ke-NU-an dengan disiplin dan solid. Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik dan membuka pintu selebar-lebarnya untuk bersinergi membangun sumber daya manusia yang berakhlakul karimah dan berdaya saing,” ucap Jihan.

Ia menambahkan, Muslimat NU tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat. Dengan struktur organisasi yang lengkap, Muslimat NU diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga dan ekonomi masyarakat.

Menurut Wagub Jihan, Gubernur Lampung berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat, termasuk Muslimat NU. Menurutnya kerja sama yang erat akan mempercepat tercapainya program pembangunan provinsi.

“Bapak Gubernur senantiasa membuka pintu selebar-lebarnya, memberikan hangat kepada keluarga besar NU dan Muslimat NU, untuk sama-sama kita memajukan Provinsi Lampung untuk memajukan umat ala muslimat NU,” ungkap Wagub.

Sementara, Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi, dalam sambutannya mengingatkan pengurus Muslimat NU yang baru dilantik agar menunaikan janji pengabdian dengan kerja nyata. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi bangsa yang berkualitas.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi harus dibuktikan dengan kerja ikhlas dan cerdas untuk melayani masyarakat. Berdasarkan data BPS, hampir 50 persen penduduk Indonesia adalah perempuan dan 29,8 persen adalah anak-anak. Ini berarti dua pertiga penduduk kita adalah perempuan dan anak-anak yang butuh perhatian serius,” ujar Arifatul.

Ia menekankan pentingnya peran ibu dalam pendidikan karakter anak sejak dini. Mengutip pesan pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, Arifatul menyebut siapa pun yang mengurus NU termasuk Muslimat NU akan dianggap sebagai santri dan mendapat doa kebaikan hingga akhir hayat.

“Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ketika seorang ibu dengan sabar membimbing anaknya, itu menjadi ladang penghapus dosa. Karena itu, Muslimat NU harus hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata bagi persoalan perempuan, anak, dan keluarga,” katanya.

Arifatul menambahkan bahwa Muslimat NU didirikan untuk meningkatkan kualitas perempuan NU dan masyarakat secara umum. Hal ini mencakup penguatan pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan perempuan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Kami berharap Muslimat NU di Lampung bisa menorehkan catatan sejarah dengan prestasi dan pengabdian yang konsisten. Kolaborasi dengan pemerintah sangat penting agar setiap program dapat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga,” tutupnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua I TP PKK Provinsi Lampung Agnesia Bulan Rurianti Marindo, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung.

Pelantikan perangkat pimpinan Muslimat NU ini diharapkan menjadi awal penguatan peran organisasi perempuan terbesar di Lampung untuk mendukung program prioritas daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan Muslimat NU diyakini dapat mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama perempuan dan anak.*

Sekdaprov Lampung Tutup Smanda Olympic In Wonderland 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi menutup gelaran Smanda Olympic In Wonderland 2025, di Gedung Serba Guna SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sabtu (27/9/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, menyebutkan bahwa Smanda Olympic tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas, sportivitas, serta mempererat rasa persaudaraan.

“Saya melihat bagaimana kegiatan ini menjadi ruang ekspresi yang positif. Anak-anak muda Lampung berani menunjukkan bakat, kemampuan, dan kerja sama tim, baik dalam bidang akademik, olahraga, seni, maupun kegiatan lain yang membangun karakter,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memberikan bekal berharga bagi generasi muda. Melalui pertandingan, peserta belajar arti kerja keras dan ketangguhan. Dari kompetisi, mereka memahami makna kejujuran dan sportivitas. Sementara lewat kebersamaan, para pelajar menyadari bahwa prestasi akan lebih bermakna jika diraih dengan semangat persaudaraan.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Smanda Olympic disebut sebagai contoh nyata kegiatan yang tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga membangun karakter pelajar.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, guru, siswa, serta pihak-pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ungkapnya.

Gubernur juga berpesan agar pengalaman dari Smanda Olympic In Wonderland 2025 tidak berhenti pada acara ini semata, melainkan menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Ingatlah, prestasi akademik memang penting, tetapi membangun sikap jujur, disiplin, dan pantang menyerah adalah modal utama untuk meraih masa depan yang gemilang,” pesan Gubernur.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Sevensari, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Smanda Olympic 2025.

“Ini merupakan ajang berproses, ajang berorganisasi. Berlomba meraih juara bukanlah tujuan utama, melainkan kesempatan untuk belajar bekerja sama, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak,” ujarnya.

Smanda Olympic In Wonderland 2025 berlangsung sejak 21–26 September 2025 dengan menghadirkan sembilan cabang perlombaan dan diikuti lebih dari 1.000 peserta. Cabang yang dipertandingkan meliputi debat (13 tim), vlog pariwisata Lampung (4 tim), baseball (3 tim), basket (28 tim), futsal (64 tim), solo song (50 peserta), modern dance (17 tim), band (9 tim), dan e-sport Mobile Legends (42 tim).

Sebagai penutup, kegiatan ini menghadirkan penampilan drama kolosal berjudul “Keratuan Pantai Batu Mighau”, sebuah kisah yang diangkat dari legenda Lampung asal Pugung, Kabupaten Pesisir Barat.*

Ramai Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk”, Korlantas Tegaskan Larangan Strobo di Kendaraan Pribadi

JAKARTA – Fenomena gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” tengah ramai di media sosial. Aksi ini…

DPRD Lampung Selatan Bahas Nasib Tenaga Non ASN Non Database, Dorong Solusi Bersama Pemkab

LAMPUNG SELATAN – Menyikapi isu rencana pemberhentian tenaga Non ASN Non Database yang belum lulus seleksi…

Wagub Jihan Ajak Mahasiswa Polinela Jadi Pelopor Empat Pilar Kebangsaan

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Wakil Gubernur Provinsi Lampung Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam acara Seminar Kebangsaan Empat Pilar Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung 2025 dengan tema “Kreatif, Inovatif, Berkarakter: Mahasiswa Polinela sebagai Pelopor Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan”. Bertempat di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Lampung, Bandar Lampung, Jumat (26/09/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa polinela akan pengamalan empat pilar kebangsaan, yaitu: Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Jihan Nurlela dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada para mahasiswa untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap hal yang mereka perbuat dan terus fokus dalam mengejar hal yang menjadi tujuan mereka karena sudah 65% pekerjaan yang tergantikan oleh AI dan akan hilang.

“Paling tidak hari ini, just give your best version of you, kalau kita hari ini tidak memberikan versi terbaik dari diri kita, kita tidak akan pernah tau di masa depan kita akan diberi peran apa oleh Tuhan, saya berkaca pada diri saya sendiri yang 17 tahun lalu masih menjadi mahasiswa seperti adik-adik sekalian,” ucapnya.

Jihan Nurlela juga mengatakan bahwa ia percaya bahwa mahasiswa akan menjadi kelompok yang sangat penting bagi perubahan bangsa Indonesia.

“Hari ini juga saya yakin bahwa mahasiswa akan menjadi kelompok yang sangat penting bagi perubahan Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR-RI, Putri Zulkifli Hasan dalam kesempatan tersebut juga menegaskan komitmen DPR-RI yang akan terus membuka ruang bagi para mahasiswa polinela yang ingin melakukan program kunjungan/magang.

“Pada kesempatan ini kami juga ingin menegaskan komitmen kami di fraksi Partai Amanat Nasional DPR-RI terus membuka ruang bagi adik adik apabila ingin berkunjung, pintu kami selalu terbuka, bahkan ada program magang, seminar, dan office tour,” ujarnya.

Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Lampung Agung Adi Candra, dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih kepada Putri Zulkifli Hasan dan Jihan Nurlela yang telah bersedia menjadi narasumber pada kegiatan ini, ia juga berharap agar para mahasiswa bisa menangkap ilmu yang diberikan oleh kedua narasumber agar bisa menjadi calon pemimpin yang mempunyai pondasi pilar kebangsaan.

“Nah kali ini bersama dengan beliau berdua, mudah mudahan tangkap apa ilmunya supaya kita menjadi kuat untuk bangsa Indonesia,” ujarnya

Sementara, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa KBM Polinela Bagus Eka Saputra, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan guna menghadapi tantangan global dengan tetap mengutamakan ideologi pancasila.

“Ditengah tantangan globalisasi, perbedaan pandangan tentu menjadi tantangan bagi ideologi pancasila, kami dari badan eksekutif mahasiswa sangat mengetahui kebutuhan ini, dengan ini kami membuatkan sebuah program yang langsung dinarasumberi oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR-RI dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung,” ujarnya.

Diakhir, Jihan Nurlela menekankan dua hal penting yang harus dijaga oleh para mahasiswa sejak di bangku kuliah hingga nanti di dunia kerja, yaitu disiplin ilmu dan karakter.

“Kita mempunya dua hal penting yang harus kita jaga dari kita mahasiswa sampai masuk dunia kerja, dua hal itu yang pertama adalah disiplin ilmu, kita tidak boleh sia-sia kuliah di Polinela, kita harus banyak-banyak menyerap ilmu dari dosen, bahan bacaan, dan sumber-sumber lainnya, disiplin ilmu itu penting untuk menjadi bekal kita untuk menghadapi tantangan di masa depan. Yang kedua itu karakter, dosen bertanggung jawab atas karakter mahasiswa, karakter penting untuk mencapai keberhasilan di masa depan,” pungkasnya.*

Korem 043/Gatam Komitmen Sukseskan MBG, Danrem Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten di SMPN 5 Natar

JurnalKota.net – Lampung Selatan – Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H. mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han) meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Natar, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin secara virtual oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., guna memastikan kelancaran sekaligus menilai dampak positif program MBG bagi para pelajar.

Dalam kesempatan itu, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah bersama TNI dalam meningkatkan gizi generasi muda, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

> “Program ini sangat penting untuk menunjang kesehatan serta konsentrasi belajar anak-anak kita. Dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H. menekankan komitmen penuh Korem 043/Gatam dalam mendukung suksesnya program MBG.

> “Kami berharap manfaat program ini benar-benar dapat dirasakan para peserta didik secara berkelanjutan, dan mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung,” tegas Danrem.*

Pemprov Lampung Hadirkan Lampung Fest 2025 dengan Konsep Baru dan Akses Gratis

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung direncanakan menggelar Lampung Fest 2025 dengan tema “Coffee and Tourism” pada 11 November 2025 mendatang di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Hal terbut terungkap pada rapat penyelenggaraan Lampung Fest 2025 yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, di Gedung Pusiban, Jumat (26/09/2025).

Dalam paparannya, Bani Ispriyanto menjelaskan bahwa Lampung Fest 2025 merupakan salah satu rangkaian dalam Lampung Boemi Event yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk tidak lagi menggunakan konsep Pekan Raya Lampung (PRL).

“Gubernur meminta kita untuk tetap melaksanakan Lampung Festival dengan konsep yang tentunya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kita ingin menghadirkan kemeriahan, masukan, dan event-event yang berbeda agar lebih menarik dan terasa keseruannya,” ujar Bani.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada tanggal 11 hingga 25 November 2025 berlokasi di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ditunjuk sebagai leading sector, namun pelaksanaannya menggandeng Forum Kreatif Lampung. Forum ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi kreatif, termasuk Lampung Booking Event (BoKEH) dan Lampung Recreation (REL), yang akan menjadi penyelenggara utama.

Salah satu perbedaan signifikan dari tahun sebelumnya adalah akses masuk dan hampir seluruh kegiatan pameran adalah gratis alias tidak berbayar. Kebijakan ini diambil agar masyarakat dapat berperan aktif dan berpartisipasi lebih intensif dalam acara ini, serta meningkatkan daya tarik pengunjung.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya Pekan Raya Lampung itu menggunakan EO (pihak ketiga) sehingga berbayar. Nah, ini kita buat gratis. Kami mengimbau semua pihak berperan aktif di dalamnya,” tambah Bani.

Tema utama, “Coffee and Tourism,” ditentukan langsung oleh Gubernur. Isi kegiatan akan dibagi menjadi tiga fokus utama: Festival, Pameran, dan Hiburan.

Festival tahun ini akan dimeriahkan berbagai perlombaan menarik, mulai dari Lomba Kuliner, Lomba Barista, Lomba Band Remaja, hingga Lomba Seni Budaya. Aneka kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah kreativitas sekaligus hiburan bagi masyarakat Lampung.

Selain itu, pameran pembangunan juga akan digelar dengan melibatkan seluruh instansi vertikal, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) provinsi, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Pameran ini bertujuan menampilkan capaian pembangunan Lampung di masa awal kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal agar lebih dekat dengan masyarakat.

Untuk sektor hiburan yang memerlukan biaya operasional lebih besar, panitia akan menerapkan tarif masuk dengan harga standar. Seluruh pengelolaan hiburan diserahkan kepada Forum Kreatif Lampung agar acara berlangsung profesional dan menarik.

Pengaturan teknis stan pameran juga dipercayakan kepada Forum Kreatif Lampung. OPD yang berpartisipasi tidak dikenakan biaya sewa stan, tetapi tetap menanggung biaya listrik, keamanan, dan kebersihan. Pemerintah Provinsi Lampung turut mengimbau pimpinan BUMN, BUMD, sponsor, serta donatur untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan ini.

Lampung Fest 2025 menargetkan kurang lebih 300.000 (tiga ratus ribu) pengunjung. Akses masuk gratis diharapkan menjadi daya tarik utama untuk meningkatkan intensitas kunjungan masyarakat.

Pemerintah Provinsi juga meminta agar pemerintah kabupaten/kota mengaktifkan anjungan-anjungan yang tersedia di PKOR Way Halim untuk diisi dengan pertunjukan seni budaya serta pameran hasil-hasil pembangunan daerah masing-masing. *

PUSPOM AD Anugerahi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Warga Kehormatan dan Pin Emas Polisi Militer

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi menyerahkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada Detasemen Polisi Militer 11/3 Lampung bertempat di Ruang Kerja Gubernur, Jumat (26/09/2025).

Penyerahan tersebut dilakukan secara resmi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan diterima langsung oleh Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Eka Wijaya Permana.

Dalam perjanjian tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan hibah tanah seluas 4,7 hektare yang berlokasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Baru Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan dan tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Detasemen Polisi Militer 11/3 dengan Nomor Nomor: 000.2.4/5403/NPHD/V1.02/2025 dan Nomor: B/88/26/09/2025 serta diperkuat dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/45/V1.02/HK/2025.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemprov Lampung, Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sebagai warga kehormatan Korps Polisi Militer TNI Angkatan Darat dan kepadanya diberikan hak untuk menggunakan PIN Polisi Militer TNI Angkatan Darat.

Dalam kesempatan tersebut, secara resmi Danpuspomad Mayjen TNI Eka Wijaya Permana memakaikan langsung pemasangan PIN Polisi Militer TNI AD dan Baret Polisi Militer TNI AD kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto, Kepala BKD Provinsi Lampung Rendi Riswandi, Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung Nurul Fajri, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, Danpomdam XXI Radin Inten Kolonel David, Komandan Detasemen Polisi Militer II/3 Lampung Anjan Pama Setyawan.*

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gandeng Granat Kota Metro Sosialisasi P4GN

Metro | Puluhan Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri dan Swasta se-Kota Metro mengikuti Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,…

Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Kukuhkan Tim Literasi Provinsi Lampung periode 2025–2030

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Bunda Literasi Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza melantik dan mengukuhkan Tim Literasi Provinsi Lampung periode 2025–2030 di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (26/9/2025).

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/037/V.18/HK/2025.

Acara ini para Bunda Literasi kabupaten/kota, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, serta para penggiat literasi.

Pada kesempatan yang sama, turut dilantik Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran periode 2025–2030, Aria Sandi. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba video pendek literasi tingkat provinsi sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda dalam memajukan literasi.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang hadir atas nama Pemprov Lampung, menegaskan bahwa literasi adalah kunci membangun daya saing bangsa. Ia juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif. Menurutnya, jika tidak disikapi dengan bijak, teknologi berpotensi menggerus kreativitas asli anak bangsa.

“Mari kita jadikan literasi sebagai gerakan bersama, mulai dari rumah, sekolah, kampus, hingga ruang publik,” ujarnya.

Lampung sendiri masih menghadapi angka buta aksara sebesar 2,64 persen. Namun, dengan lebih dari 60 persen penduduk berada pada usia produktif, kondisi ini dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan tingkat literasi. Wagub Jihan juga mendorong agar perpustakaan di Lampung terus memperkaya koleksi buku dan layanan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terjangkau.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung program peningkatan literasi yang sejalan dengan visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita wujudkan bersama sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal literasi yang baik,” tutup Wagub.*

Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau SMPN 5 Natar dan Ikuti Vicon Bersama Panglima TNI dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

JurnalKota.net – Lampung Selatan – Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han) meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Natar, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia secara virtual oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., bersama para Pangdam, untuk memastikan kelancaran sekaligus menilai dampak positif program MBG bagi para pelajar.

Dalam kesempatan itu, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah bersama TNI dalam meningkatkan gizi generasi muda, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

> “Program ini sangat penting untuk menunjang kesehatan serta konsentrasi belajar anak-anak kita. Dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Pangdam.

Kunjungan Pangdam turut didampingi pejabat utama Kodam XXI/RI dan unsur Forkopimda Lampung Selatan. Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa dan tenaga pendidik, serta memberikan motivasi agar senantiasa bersemangat dalam belajar dan meraih prestasi.

Melalui program MBG, diharapkan manfaat yang dirasakan peserta didik dapat berkelanjutan dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.*

Pemprov Lampung–Kejati Perkuat Sinergi Kawal Program Pertanian dan Infrastruktur

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memperkuat sinergi dalam mengawal program strategis di bidang pertanian dan infrastruktur.
Langkah ini ditandai dengan pendampingan pengamanan Kejati terhadap program pangan daerah (padi dan jagung) serta proyek strategis bidang infrastruktur jalan dan jembatan Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (26/9/2025).

Gubernur Lampung, Mirza mengapresiasi peran Kejati Lampung melalui program ASTA KARYA Petani Mitra Adhyaksa. Menurutnya, program ini memberi perlindungan menyeluruh bagi petani, mulai dari pengawasan pupuk subsidi, penanganan masalah tanah, pengamanan penyerapan gabah, hingga perlindungan dari jeratan rentenir.

“Satgas Percepatan Kawasan Komoditas Strategis Padi dan Jagung dengan Unit Reaksi Cepat Jaga Pangan hari ini resmi kita bentuk. Satgas ini menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan petani dari hulu hingga hilir,” ujar Mirza.

Dia menegaskan, Satgas dan unit cepat tanggap tersebut harus benar-benar hadir di lapangan untuk menjaga harga tetap wajar sekaligus memastikan kerja keras petani berbuah kesejahteraan.

Gubernur Mirza menekankan pentingnya menjaga harga komoditas agar petani tidak dirugikan. Ia mengungkapkan, sekitar 70 persen masyarakat Lampung menggantungkan hidup dari sektor pertanian, dengan tiga komoditas utama yaitu singkong, padi, dan jagung yang melibatkan lebih dari satu juta keluarga.

“Naik-turunnya harga tiga komoditas ini sangat menentukan tingkat kemakmuran masyarakat. Dulu, saat harga tidak dijaga dan hanya diserahkan ke mekanisme pasar, petani kita hanya berpendapatan Rp1,5–2 juta per bulan. Sekarang, setelah harga gabah dan jagung ditetapkan pemerintah, pendapatan petani bisa naik dua kali lipat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan soal persoalan anjloknya harga singkong, yang membuat ribuan petani mengalami penurunan drastis pendapatan. Karena itu, pemerintah daerah bersama Kejati dituntut hadir untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum. “Kehadiran negara dan aparat hukum membuat petani merasa dijaga. Ini penting untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat,” kata Mirza.

Selain itu, Pemprov menargetkan pengalihan lahan seluas 50.000 hektare untuk pengembangan jagung dan padi gogo. Menurut Mirza, langkah ini strategis karena jagung merupakan komoditas penting dalam mendukung ketersediaan protein murah bagi masyarakat serta menjadi bahan baku utama industri peternakan.

Selain sektor pangan, Gubernur menegaskan perbaikan infrastruktur menjadi salah satu agenda utama pembangunan kedepan. Kondisi jalan provinsi saat ini baru 78 persen dalam kategori mantap, sementara jalan kabupaten dan desa bahkan masih di bawah 50 persen dan 30 persen.

“Kalau kita membiarkan kualitas jalan buruk, maka pembangunan akan tertinggal jauh. Prinsip saya, jalan yang dibangun harus berkualitas dan bisa bertahan minimal 15 tahun. Jalan bagus ini untuk rakyat, karena hasil panen petani bergantung pada akses jalan,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menambahkan, pengawalan Kejati terhadap proyek infrastruktur sangat penting agar pembangunan tidak asal-asalan, transparan, dan sesuai harapan masyarakat.
“Kami ingin memastikan proyek infrastruktur tidak hanya dibangun, tetapi juga berfungsi baik, tidak cepat rusak, dan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Kejati Lampung Danang Suryo Wibowo menyebut pembentukan Satgas Pangan merupakan wujud nyata keterlibatan Kejaksaan dalam pembangunan daerah.

“Satgas ini melibatkan jajaran kejaksaan di bidang intelijen. Kehadiran kami bukan hanya represif, tetapi juga preventif dan solutif untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan di Lampung,” ujar Danang.

Ia menambahkan, sinergi dengan Pemprov Lampung juga mencakup pendampingan terhadap proyek strategis infrastruktur. “Dengan pendampingan ini, pemerintah daerah dapat memperoleh pemasukan sesuai target, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Lampung menilai kolaborasi dengan Kejati menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Pemerintah ingin memastikan pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pangan dan infrastruktur.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan SK Pengendalian dan Pemanfaatan Kawasan Pertanian (padi dan jagung) sebagai program strategis daerah, serta SK Gubernur Lampung tentang proyek strategis bidang infrastruktur jalan dan jembatan yang dikelola Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung tahun 2025.

Pemprov Lampung juga menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah lahan di Kota Baru seluas 17 hektar untuk Kejati Lampung.

Acara tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran Satuan Tugas Percepatan Pengembangan Kawasan Komoditas Strategis Padi dan Jagung, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.*

Apel Siaga Hari Statistik Nasional 2025, Data dan Statistik Jadi Fondasi untuk Merancang Pembangunan Daerah yang Terarah, Adil dan Berkelanjutan

JurnalKota.net  – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen untuk menjadikan data dan statistik sebagai fondasi utama dalam merancang pembangunan daerah yang terarah, adil dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembina Apel Siaga Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dengan tema “Statistik Berdampak untuk Indonesia Maju”, di Lapangan KORPRI, Komplek Dinas Kantor Gubernur Lampung, Jumat (26/9/2025).

Wagub Jihan berpendapat tema yang diusung menjadi pengingat bahwa data bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi bahan bakar utama dalam pengambilan keputusan dan ia mengibaratkan statistik sebagai kompas bagi sebuah kapal.

“Tanpa kompas, kapal pembangunan kita bisa kehilangan arah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menjelaskan bahwa bangsa Indonesia sedang menapaki jalan panjang menuju Indonesia Emas 2045, dengan visi menjadi negara yang maju, berdaulat, dan berkelanjutan dimana untuk mencapai visi tersebut, ada dua transformasi besar yang harus dijalankan, yakni transformasi ekonomi dan transformasi sosial.

Ia menekankan transformasi ekonomi diarahkan untuk membangun struktur ekonomi yang lebih produktif, berdaya saing, dan digital-friendly, namun tetap menguatkan sektor strategis seperti pertanian, industri pengolahan, pariwisata, dan energi terbarukan.

Sementara itu, transformasi sosial menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan masyarakat, serta penegakan prinsip keadilan dan inklusivitas.

“Kedua transformasi besar ini tidak mungkin berhasil tanpa dukungan statistik yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub Jihan mencontohkan bagaimana data berperan dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Ia mencontohkan dalam penanggulangan kemiskinan, data membantu pemerintah mengenali kelompok masyarakat yang paling membutuhkan bantuan, sehingga program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran.

Lebih lanjut, di Provinsi Lampung data juga menjadi penentu arah pembangunan daerah dimana Lampung memiliki berbagai sektor unggulan yang berkontribusi pada perekonomian nasional, mulai dari kopi yang sudah mendunia, ubi kayu dan jagung sebagai penopang pangan nasional, hingga pariwisata yang terus bertumbuh.

Dengan dukungan data yang kuat, Pemprov dapat mempercepat langkah pengembangan sektor unggulan sekaligus memperkuat daya saing daerah di pasar global.

Wagub Jihan juga menekankan bahwa statistik bukan hanya milik Badan Pusat Statistik (BPS) atau pemerintah, tetapi milik semua pihak yakni dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat juga merupakan penyedia sekaligus pengguna data.

“Tanggung jawab menghadirkan statistik yang berkualitas adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Wagub Jihan menegaskan bahwa momentum HSN 2025 ini juga menjadi ajang penting untuk menyongsong Sensus Ekonomi 2026 yang akan memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi dunia usaha dan perekonomian nasional, termasuk Lampung dan hasilnya akan menjadi dasar bagi penguatan daya saing usaha, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia mengajak semua pihak untuk mendukung penuh sensus tersebut dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi di lapangan.

“Data yang kita berikan hari ini akan menentukan kebijakan yang kita rasakan esok hari,” ujarnya.

Selain itu, Wagub Jihan juga menegaskan bahwa pembangunan Lampung ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam.

Lebih dari itu, Lampung harus memanfaatkan kekuatan sumber daya data untuk merancang program pembangunan yang lebih presisi.

Dengan data yang baik, menurutnya, pemerintah bisa merancang strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif, mengembangkan komoditas unggulan hingga menembus pasar global, serta membangun infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wagub Jihan mengajak semua pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan data.

Kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, menurutnya sangat penting untuk memastikan data tidak hanya terkumpul, tetapi juga diolah dan dimanfaatkan demi kemajuan bersama.

“Dengan kolaborasi, kita tidak hanya memiliki data yang akurat, tapi juga bisa memanfaatkannya untuk membawa Lampung semakin maju, sejahtera, merata, dan berkelanjutan, serta menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diberikan juga penghargaan kepada OPD dilingkungan Pemprov Lampung, yakni kategori Sinergi Strategis Penguatan Statistik yang diraih oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung.

Selanjutnya, kategori Kolaborasi Data Statistik yang diraih oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan kategori Pemanfaatan Statistik untuk Perencanaan Pembangunan yang diraih oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi.*

Helmy Santika Akhiri Masa Jabatan Kapolda Lampung: Tegas Lawan Kejahatan, Humanis di Tengah Masyarakat

Lampung – Irjen Pol Helmy Santika resmi menutup masa jabatannya sebagai Kapolda Lampung setelah memimpin selama…