‎Wamendagri Bima Arya Buka Retreat Nasional Sekretaris Daerah se-Indonesia, Tekankan Pemerintahan Efektif ‎

JBK, JATINANGOR — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, mengikuti kegiatan Retreat Nasional Sekretaris Daerah se-Indonesia di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, yang dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya pada Minggu (26/10/2025).

‎Selain kedua pejabat Pemprov Lampung tersebut, kegiatan Retreat Nasional Sekretaris Daerah se-Indonesia tersebut juga diikuti oleh seluruh Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

‎ Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya dalam kesemptan itu mengatakan,  bahwa efektivitas pemerintahan menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju dalam dua dekade ke depan. Hal itu ia sampaikan saat membuka

‎Menurut Bima Arya, kondisi saat ini jauh berbeda dibanding 10 hingga 20 tahun lalu. Indonesia kini berada di persimpangan sejarah menuju negara maju pada tahun 2045, memanfaatkan bonus demografi dan keluar dari jebakan kelas menengah.

‎“Arah Presiden sangat jelas: Indonesia harus menjadi negara maju dalam 20 tahun. Kalau tidak, kita akan selamanya terjebak sebagai negara kelas menengah,” tegasnya.

‎Ia menyampaikan bahwa dalam setiap rapat kabinet, Presiden menekankan pentingnya membangun pemerintahan yang efektif, sinergis, dan kolaboratif. Seluruh kementerian, lembaga, provinsi, dan kabupaten/kota diminta berjalan seirama agar kebijakan pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik.

‎“Efektivitas itu tidak berarti sebelumnya tidak efektif, tetapi harus lebih tajam, efisien, dan menyatu antara pusat dan daerah,” ujarnya.

‎Bima menjelaskan, salah satu fokus besar pemerintahan saat ini adalah efisiensi dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah. Ia menyinggung adanya kebocoran anggaran sebagaimana disorot dalam buku Paradoks Indonesia karya Presiden Joko Widodo, yang menjadi dasar semangat reformasi pengelolaan keuangan publik.

‎“Semangat pemerintahan hari ini adalah memastikan uang negara dikelola jauh lebih efektif. Babak pertama efisiensi sudah dimulai, kini kita masuk babak kedua: penyesuaian dan sinkronisasi transfer ke daerah (TKD),” terang Bima.

‎Sebagai mantan kepala daerah, ia mengaku memahami tantangan yang dihadapi para Sekda dalam menyesuaikan kebijakan TKD. Namun, ia menegaskan, langkah tersebut diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran tanpa pemborosan anggaran.

‎Lebih lanjut, Wamendagri menuturkan bahwa retreat nasional Sekda ini menjadi ruang penting bagi Kemendagri untuk memediasi kebutuhan antara pusat dan daerah. Forum tersebut dihadiri para kepala daerah, kepala Bappeda, serta perwakilan kementerian dan lembaga yang relevan.

‎“Kami ingin memfasilitasi dan menjembatani. Di satu sisi, pemerintah pusat mendorong efektivitas APBD dan realisasi program prioritas nasional, di sisi lain kami juga mendengar langsung kebutuhan dari daerah,” jelasnya.

‎Ia menegaskan bahwa para wakil menteri dalam negeri diberi tugas khusus oleh Mendagri untuk menjadi mentor bagi daerah. Bima sendiri akan fokus mendampingi wilayah Jawa dan Sumatra, sedangkan dua wakil menteri lainnya mengawal kawasan Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan Nusa Tenggara.

‎“Kami ingin menjadi tempat curhat kepala daerah, hadir langsung, mendengar tantangan di lapangan, dan menyampaikan kebijakan pusat agar nyambung dengan kebutuhan daerah,” tambahnya.

‎Di akhir sambutannya, Bima Arya juga menyinggung suasana kebersamaan dalam retreat tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan hingga akhir dengan penuh semangat dan kenyamanan.

‎“Kami ingin Bapak-Ibu nyaman di sini. Silakan berolahraga pagi agar kuat menghadapi udara dingin Jatinangor,” ujarnya disambut tawa peserta.

‎Dengan gaya khasnya yang hangat dan humoris, Bima menutup sambutan dengan pesan motivatif: “Angka TKD mungkin tidak sama lagi, tapi semangat dan kinerja harus tetap sama, tetap terima, tetap semangat untuk Indonesia maju.”

‎Forum strategis tersebut dihadiri oleh 1.104 peserta yang terdiri dari 38 Sekda provinsi, 514 Sekda kabupaten/kota, serta para kepala Bappeda dari seluruh Indonesia. Mereka mengikuti serangkaian sesi diskusi tematik, pembekalan kebijakan, dan koordinasi lintas sektor bersama 22 kementerian/lembaga, termasuk Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, Kementerian ESDM, dan Kementerian Pendidikan Tinggi.(*)

Sekdaprov Lampung Ikuti Retreat Nasional Sekda, Kemendagri Dorong Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah ‎

JK, JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pusat Penerangan menyelenggarakan Retreat Nasional Sekretaris Daerah (Sekda) seluruh Indonesia di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, pada 26–29 Oktober 2025.

‎Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan persepsi para Sekda mengenai tata kelola pemerintahan serta arah kebijakan pembangunan daerah yang sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat.

‎“Retreat ini bukan sekadar kegiatan penyegaran, tetapi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan soliditas antar-Sekda di seluruh Indonesia,” ujar Benni di Jakarta.

‎Benni Irwan menegaskan bahwa Kemendagri terus berkomitmen memfasilitasi peningkatan kapasitas dan kolaborasi para Sekda sebagai motor penggerak birokrasi di daerah.

‎“Kami berharap melalui retreat ini, para Sekda mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong efektivitas pemerintahan daerah serta memastikan program prioritas nasional terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

‎Kegiatan ini diikuti oleh 1.104 peserta, terdiri atas 38 Sekda Provinsi, 38 Kepala Bappeda Provinsi, 514 Sekda Kabupaten/Kota, serta 514 Kepala Bappeda Kabupaten/Kota.

‎Mereka akan mengikuti berbagai sesi diskusi, pembekalan, dan koordinasi lintas sektor bersama 22 kementerian dan lembaga, di antaranya Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian ESDM, serta Kementerian Pendidikan Tinggi.

‎Retreat ini juga menindaklanjuti Surat Edaran Kemendagri Nomor 600.3/7565/SJ tentang Rapat Koordinasi dalam rangka Sinkronisasi Program Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2025, serta mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

‎Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, dan Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto mengikuti kegiatan tersebut secara penuh untuk memperkuat koordinasi dan komitmen pembangunan di daerah.

‎“Tentu ini penting bagi kemajuan Lampung. Kami akan menyerap arahan dari para narasumber lintas kementerian untuk memperkuat koordinasi integrasi, sinergi dan sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah,” ujar Marindo.

‎Ia juga memastikan bahwa roda pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung tetap berjalan normal selama dirinya mengikuti kegiatan tersebut.

‎“Sudah ada para asisten yang menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing. InsyaAllah, birokrasi di Pemprov Lampung tetap berjalan lancar,” tambahnya.(*)

Sekdaprov Lampung Marindo Apresiasi Prestasi ASN Lampung di Pornas Korpri XVII 2025, Tempati Peringkat 8 Nasional

JK, PALEMBANG – Semangat juang dan dedikasi tinggi aparatur sipil negara (ASN) asal Provinsi Lampung kembali berbuah manis. Kontingen Lampung berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII Tahun 2025, yang diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).

Melalui kerja keras, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi, Kontingen Lampung sukses meraih total 14 medali, terdiri dari 2 emas, 5 perak, dan 7 perunggu, serta menempatkan diri di peringkat 8 nasional dari 102 kontingen yang mewakili 38 provinsi dan 64 kementerian/lembaga se-Indonesia.

Dari cabang tenis meja, Lampung mencatat sejarah melalui Susni Herwanti (Universitas Lampung) yang meraih emas di nomor putri eksekutif.

Selain itu, dua perak diraih oleh Bela Arisna (UPTD SMPN Satap 9 Pesawaran) & Isna Syafira Khalif Ilma (BPS Kota Metro) di nomor ganda putri, serta oleh Isna Syafira Khalif Ilma di nomor tunggal putri umum.

Tim putri Lampung juga menambah perunggu di nomor beregu putri melalui kolaborasi Early Widianingsih (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung), Bela Arisna, Rizki Fitri Julia (SMAN 1 Bandar Lampung), Isna Syafira Khalif Ilma, Lenny Armelia (Bapenda Provinsi Lampung), dan Susni Herwanti.

Dari cabang gateball, Lampung menorehkan prestasi luar biasa dengan medali emas yang dipersembahkan oleh Yose Rizal Suud (Inspektorat Provinsi Lampung), Rizal Fahmie (Dinas BMBK Provinsi Lampung), dan Arie Korneliyya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung), setelah menundukkan tim tangguh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tambahan medali perak diraih oleh Ika Yulistira (Satpol PP Provinsi Lampung) di nomor tunggal putri, serta perunggu oleh Wawan Ardi Putranto (BPKAD Provinsi Lampung) di nomor tunggal putra. Dengan torehan ini, Lampung menjadi juara umum cabang olahraga gateball.

Sementara itu, Tim Bola Voli Putri Lampung tampil tangguh dan berhasil meraih medali perak setelah melalui pertandingan ketat melawan tim-tim kuat dari berbagai provinsi.

Dari cabang renang, Lampung menyumbangkan enam medali dengan rincian satu perak dan lima perunggu.

Atlet Umar Wardoyo (Dispora Provinsi Lampung) meraih perak di nomor 50 meter gaya bebas putra usia 42 tahun, sedangkan Ajeng Perwito (Lapas Perempuan Kelas II Bandar Lampung) menyumbangkan tiga perunggu pada nomor 50 meter gaya bebas, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya dada putri usia 31–41 tahun.

Tambahan perunggu juga diperoleh Asih Purwanti (BPKAD Provinsi Lampung) pada 50 meter gaya bebas putri usia 42–50 tahun, serta Umar Wardoyo pada 50 meter gaya bebas putra usia 42–50 tahun.

Atas pencapaian membanggakan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh kontingen.

“Prestasi ini adalah bukti nyata dedikasi dan semangat luar biasa ASN Lampung. Mereka tidak hanya berprestasi dalam tugas kedinasan, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lampung,” ujar Marindo di Palembang, Sabtu (11/10/2025).

Marindo menambahkan, capaian ini harus menjadi sumber motivasi baru bagi seluruh ASN Lampung untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjaga semangat sportivitas.

“Kita berharap prestasi ini menjadi inspirasi dalam menghadapi Pornas Korpri XVIII Tahun 2027, di mana Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah. Mari kita siapkan diri dengan lebih matang untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa ASN Provinsi Lampung memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas tinggi, tidak hanya dalam menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Melalui olahraga, ASN Lampung menunjukkan bahwa nilai-nilai integritas, kerja sama, dan profesionalisme dapat diterapkan di semua lini kehidupan, termasuk di arena kompetisi.(*)

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI

JK, BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diselenggarakan Kodam XXI/Radin Inten di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Gubernur Lampung, Jl. Wolter Monginsidi, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Minggu (05/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan Inspektur Upacara Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol. dan Letkol Cpm Anjan Pama Setyawan, S.I.P. sebagai Komandan Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran TNI di wilayah Lampung, serta dihadiri Forkopimda Provinsi Lampung, Forkopimda Kota Bandar Lampung, dan unsur pejabat sipil serta militer lainnya.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa HUT ke-80 TNI tahun ini mengusung tema:

TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju.”

Tema ini menggambarkan jati diri TNI yang lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi sepenuhnya untuk rakyat. Panglima TNI menekankan bahwa sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan maju.

Lebih lanjut, Panglima TNI menegaskan empat poin penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, yakni:

1. Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Pertahankan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

3. Tingkatkan kewaspadaan dalam penggunaan media sosial.

4. Laksanakan tugas dengan ikhlas, jauhi pelanggaran hukum, dan utamakan kepentingan rakyat.

Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara ini dan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh sinergitas TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

“Peringatan HUT ke-80 TNI ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Lampung dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mempercepat pembangunan daerah menuju Lampung Berjaya,” ujar Marindo.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako untuk masyarakat kurang mampu, serta hiburan rakyat meliputi tarian kolosal, parade defile, marching band, demonstrasi drone pertanian, panggung prajurit, dan pembagian door prize. Antusiasme masyarakat menambah kemeriahan acara tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Provinsi Lampung, pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Garuda Hitam, Polda Lampung, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi Lampung.(*)

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Fokuskan Optimalisasi Penerimaan PKB dan BBNKB Tiga Bulan ke Depan

JBK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Evaluasi Pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Tahun 2025. Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, berlangsung di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Senin (29/09/2025).

Dalam rapat tersebut, Sekdaprov menekankan pentingnya optimalisasi kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat di seluruh wilayah Lampung untuk meningkatkan penerimaan daerah.

“Dalam tiga bulan terakhir ini, kita ingin UPTD fokus turun ke lapangan, menggugah wajib pajak, dan memastikan data yang ada dapat direalisasikan menjadi penerimaan daerah,” ujar Marindo.

Sekdaprov menjelaskan bahwa strategi optimalisasi penerimaan PKB dan BBNKB akan dilakukan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, termasuk aparatur pamong setempat mulai dari camat hingga lurah.

“Data yang ada sekarang ini belum semuanya terrealisasi. Maka dengan bekerjasama dengan bupati, walikota, serta pamong setempat, kita bisa menggugah kesadaran wajib pajak untuk segera melakukan pembayaran,” jelasnya.

Tegaskan Tidak Ada Larangan Beli BBM bagi Kendaraan yang Belum Bayar Pajak

Selain itu, Sekdaprov juga menanggapi isu yang beredar di masyarakat mengenai larangan membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi kendaraan yang belum membayar pajak. Ia dengan tegas membantah adanya kebijakan tersebut.

“Kita pastikan tidak pernah ada kebijakan, tidak boleh membeli bensin kalau tidak bayar pajak. Itu berita yang menyesatkan dan tidak benar,” tegas Marindo.

Sekdaprov menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan resmi dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait pembatasan layanan pengisian BBM di SPBU bagi kendaraan yang belum melunasi pajak.

“Tidak pernah ada statement seperti itu. Masyarakat bisa merasakan sendiri, tidak pernah ada kebijakan melarang pengisian BBM hanya karena belum membayar pajak,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah strategis yang ditempuh, Pemerintah Provinsi Lampung berharap realisasi penerimaan PKB dan BBNKB dalam tiga bulan ke depan dapat meningkat signifikan serta mendukung pembangunan daerah.(*)

PMI Run 4 Humanity HUT Ke-80 PMI Tahun 2025, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Peduli Sesama

JK, BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80, Pemerintah Provinsi Lampung bersama PMI Provinsi Lampung menggelar kegiatan PMI Run 4 Humanity, Minggu (28/09/2025). Acara berlangsung meriah di halaman luar Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, Jl. Dr. Susilo, Teluk Betung, Bandar Lampung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung. Lebih dari 1.500 peserta dari berbagai komunitas lari, baik dari dalam maupun luar provinsi, ikut ambil bagian.

PMI Run 4 Humanity bukan sekadar lomba lari, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta mengajak masyarakat membangun budaya hidup sehat dan peduli sesama.

Acara ini dilepas secara resmi oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan. Turut serta panitia PMI, relawan, sponsor, mitra, serta masyarakat umum. di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, Jl. Dr. Susilo, Teluk Betung, Bandar Lampung. Minggu, (28/09/ 2025).

Kegiatan ini digelar untuk memperingati 80 tahun perjalanan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang senantiasa hadir dalam penanganan bencana, pandemi, maupun keadaan darurat. Selain itu, kegiatan ini mengajak masyarakat berolahraga sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Acara dimulai dengan pelepasan peserta oleh Gubernur dan Sekdaprov Lampung. Peserta terbagi dalam dua kategori, yakni Run 5K dengan rute Mahan Agung – Jl. Diponegoro – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. H. Juanda – Jl. Dr. Susilo – kembali ke Mahan Agung, dan Run 10K dengan rute yang lebih panjang melintasi jalan-jalan utama di Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa PMI adalah organisasi kemanusiaan yang melayani secara universal.

“Kegiatan lari pagi ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan demi kemanusiaan. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI, relawan, sponsor, serta masyarakat yang telah berpartisipasi. Sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat ini akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus melanjutkan semangat kepedulian PMI yang sudah mengabdi selama 80 tahun.

Sementara itu, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada panitia dan peserta. Harapan saya, PMI Provinsi Lampung terus menjadi organisasi yang kuat, profesional, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kemanusiaan. Mari jadikan olahraga, khususnya lari dan jalan sehat, sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Lampung,” ungkapnya.

Palang Merah Indonesia (PMI) berdiri sejak 17 September 1945. Selama 80 tahun, PMI telah berperan penting dalam penanganan bencana, layanan donor darah, kesehatan, serta aksi kemanusiaan lainnya, dengan prinsip kesukarelaan, kemanusiaan, dan kemandirian.(*)

Kontingen Lampung Siap Berlaga di PORNAS KORPRI XVII 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Lampung, Marindo Kurniawan, memastikan seluruh persiapan pemberangkatan kontingen KORPRI Lampung menuju Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI XVII Tahun 2025 di Palembang berjalan lancar.

Sebanyak kurang lebih 137 orang yang terdiri dari atlet dan ofisial akan mewakili KORPRI Lampung dalam 10 cabang olahraga, antara lain bola voli, futsal, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, basket, renang, sepeda, gateball, serta lari 5K.

“Alhamdulillah persiapan kita sudah matang. Pemusatan latihan sudah dilakukan di masing-masing cabang, seragam kontingen sudah tersedia, dan seluruh akomodasi termasuk penginapan serta konsumsi sudah dipastikan aman,” ujar Marindo Kurniawan saat memimpin rapat finalisasi persiapan PORNAS KORPRI XVII Palembang di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (16/09/2025).

Dalam sesi rapat, Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Rendi Riswandi melalui seluruh Penanggung jawab 10 cabang olah raga yang diikutsertakan memaparkan berbagai persiapan antara lain : Setiap cabang olahraga melakukan latihan rutin sejak Agustus lalu. Fasilitas pendukung juga disiapkan dengan baik, termasuk seragam resmi kontingen, perlengkapan tanding, serta jaminan kesehatan melalui BPJS.

Kontingen Lampung rencananya akan diberangkatkan secara bertahap mulai tanggal 2–8 Oktober 2025 dan pelepasan kontingen secara resmi akan digelar pada 2 Oktober 2025 mendatang. Adapun Opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2025 pukul 18.30 WIB di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang. Sementara itu, pertandingan akan digelar mulai 5 hingga 11 Oktober 2025 yang akan datang.

Marindo menegaskan, selain mengejar prestasi, keikutsertaan Lampung dalam PORNAS KORPRI XVII juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan silaturahmi antar-anggota KORPRI se-Indonesia.

Setiap cabang olahraga didampingi langsung oleh OPD pengampu yang bertugas memberikan dukungan teknis dan moral. Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau seluruh ASN untuk memberikan dukungan penuh, baik langsung di arena pertandingan maupun melalui doa dari daerah.

Marindo juga berharap setiap atlit dan ofisial kontingen Lampung pada PORNAS KORPRI XVII dapat memberikan hasil terbaiknya mewakili hampir 24 ribu ASN di Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya anggaran yang digunakan dalam kegiatan ini milik seluruh ASN dan harus diwujudkan dalam bentuk prestasi yang optimal yang pada akhirnya dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung dan KORPRI Lampung khususnya.

“Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat ASN Lampung. Mari kita sukseskan kontingen Lampung di PORNAS KORPRI XVII 2025,” pungkasnya.(*)

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)