
JAKARTA — Pengurus Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatra (Pujakesuma) Kabupaten Lampung Barat terus mematangkan persiapan organisasi menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Pujakesuma yang akan digelar di Jakarta pada 17–19 September 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat evaluasi dan penguatan internal organisasi yang digelar jajaran pengurus Pujakesuma Lampung Barat, Selasa (1/9/2026) malam usai salat Isya.
Ketua Pujakesuma Kabupaten Lampung Barat, Eko Riadi, SH., mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi, termasuk memperkuat peran perempuan melalui Srikandi Pujakesuma.
“ Tinggal menghitung hari, organisasi yang kita cintai ini akan menggelar perhelatan akbar berskala nasional. Musyawarah Nasional (Munas) Pujakesuma akan dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 19 September 2026 di Jakarta,” ujar Eko.
Menurutnya, pelaksanaan Munas di Jakarta memiliki makna strategis bagi perkembangan Pujakesuma. Jakarta dinilai menjadi simbol bahwa Pujakesuma telah berkembang tidak hanya sebagai paguyuban berbasis daerah, tetapi juga sebagai wadah kebersamaan masyarakat Jawa kelahiran Sumatra yang memiliki kontribusi di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.
“Pujakesuma bukan lagi sekadar paguyuban lokal yang ada di Sumatra. Pujakesuma telah bertransformasi menjadi kekuatan guyub rukun bidang sosial, ekonomi, dan budaya yang diperhitungkan di kancah nasional,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran Pujakesuma di ibu kota juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kontribusi putra-putri Jawa kelahiran Sumatra bagi pembangunan bangsa.
Bawa Aspirasi Lampung Barat ke Munas
Eko menegaskan, Pujakesuma Lampung Barat selama ini aktif bergotong royong menjalankan berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pergerakan Pujakesuma di Lampung.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota menjaga soliditas menjelang pelaksanaan Munas.
“Satu komando dan jaga soliditas. Saya meminta seluruh pengurus dan anggota Pujakesuma di Lampung Barat memberikan kepercayaan penuh kepada utusan dari Lampung Barat,” jelasnya.
Adapun utusan Lampung Barat yang akan membawa aspirasi dalam Munas yakni Eko Riadi selaku Ketua Umum, Purwana sebagai Bendahara Umum, serta Tarsim yang mewakili sekretaris.
Menurut Eko, para utusan tersebut diharapkan dapat menyuarakan aspirasi Lampung Barat secara bersama dan mengedepankan kepentingan organisasi.
Siapkan Gagasan Strategis
Sementara itu, Wakil Ketua I Pujakesuma Lampung Barat, Seno Susanto, MH., mengatakan keberangkatan ke Jakarta bukan sekadar untuk menghadiri Munas.
Menurutnya, Lampung Barat perlu membawa gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat diperjuangkan dalam forum nasional.
“Kita ke Jakarta tidak hanya untuk sekadar hadir atau meramaikan. Lampung Barat harus membawa rekomendasi-rekomendasi taktis,” kata Seno.
Beberapa isu yang dinilai penting antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, serta pelestarian kebudayaan hasil akulturasi Jawa dan Sumatra.
Seno menyebut berbagai program sosial, ekonomi, dan budaya yang selama ini dijalankan Pujakesuma Lampung Barat dapat menjadi bahan untuk dikembangkan dalam forum Munas.
Ia juga berpesan kepada seluruh delegasi agar menjaga nama baik Lampung Barat selama mengikuti kegiatan di Jakarta.
“Kita akan bertemu dengan saudara-saudara kita dari berbagai daerah di Sumatra. Tunjukkan bahwa Lampung Barat adalah Pujakesuma yang santun, bermartabat, kompak, dan berintegritas tinggi,” pesannya.
Seno berharap Munas Pujakesuma 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
“Mari kita jadikan momentum Munas Jakarta 2026 ini sebagai batu loncatan bagi Pujakesuma untuk semakin jaya, mandiri, dan berdaulat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pengurus dan anggota yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk keberangkatan delegasi Lampung Barat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kelancaran, dan meridai setiap langkah perjuangan kita dari Lampung Barat menuju arena Munas Jakarta,” pungkasnya.
Ia menutup dengan harapan agar seluruh keluarga besar Pujakesuma terus menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan.
“Semoga Pujakesuma selalu Guyub, Rukun, Raket, Regeng, Rumekso seduluran selawase.”