Wabup Pesibar Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025

PESISIR BARAT – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 di Mapolres Pesibar, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025). Apel dipimpin langsung Kapolres Pesibar, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., dan diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Pesibar, Kepala Dinas Perhubungan Ariswandi, S.Sos., M.P., serta Kasat Pol-PP dan Damkar, Cahyadi Moe’is.

Dalam amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., yang dibacakan Kapolres Bestiana, disampaikan bahwa permasalahan lalu lintas berkembang pesat seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan kebutuhan mobilitas masyarakat. “Transportasi memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah,” ujar Kapolres.

Tantangan Lalu Lintas dan Upaya Modernisasi Pelayanan

Kapolres Bestiana menjelaskan bahwa lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan. Kemacetan yang tidak ditangani dengan cepat akan berdampak pada perlambatan pembangunan dan aktivitas masyarakat. Di era digital, kota-kota modern menggunakan konsep Smart City untuk layanan publik yang cepat, akurat, transparan, dan mudah diakses.

“Untuk mengimbangi perkembangan teknologi, Polantas telah memiliki aplikasi pelayanan digital seperti Electronic-Traffic Law Enforcement (ETLE), SIM Online (Sinar), Samsat Digital Nasional (Signal), dan Traffic Attitude Record (TAR),” jelasnya.

Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Masih Tinggi

Berdasarkan evaluasi Subdit Gakkum Ditlantas Polda Lampung, angka kecelakaan di Provinsi Lampung pada Januari–Oktober 2025 tercatat 1.564 kasus, dengan:

  1. 466 korban meninggal dunia
  2. 1.090 luka berat
  3. 1.395 luka ringan

Tingginya angka pelanggaran juga menjadi faktor penyebab kecelakaan. Pada 2025 terdapat 238.581 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari 27.550 tilang dan 211.301 teguran. Pelanggaran paling banyak dilakukan pengendara usia produktif 26–45 tahun, didominasi pengguna sepeda motor.

Operasi Zebra Jadi Langkah Strategis Jelang Nataru

Untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan, berbagai upaya pembinaan telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hukum, penyuluhan, hingga penempatan personel di titik rawan kecelakaan. Operasi Zebra Krakatau 2025 menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan Operasi Lilin 2025 menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Operasi dilaksanakan secara serentak nasional mulai 17 hingga 30 November 2025 dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang tetap mengedepankan edukasi, persuasif, dan tindakan humanis. Penegakan hukum dilakukan melalui tilang manual, ETLE, dan teguran simpatik.

“Tujuan operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas Kapolres.

Sasaran operasi mencakup berbagai potensi gangguan hingga gangguan nyata yang menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Pelanggaran prioritas meliputi balapan liar dan penggunaan knalpot brong.

Penekanan Kapolres untuk Personel di Lapangan

Kapolres Bestiana menegaskan kepada seluruh jajaran agar mengutamakan keamanan dan keselamatan selama operasi, serta menghindari tindakan yang dapat mencoreng citra Polri.

“Tidak berorientasi pada tilang semata, tetapi mengedepankan tindakan preemtif, preventif, dan tindakan simpatik humanis dengan tetap berpedoman pada SOP,” tandasnya.

Wakil Bupati Tinjau Progres Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir, Target Rampung Akhir 2025

PESISIR BARAT — Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., meninjau perkembangan pembangunan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir di Way Batu, Kelurahan Pasar Kota Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (17/11/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kapolres Pesibar AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., serta Sekretaris Daerah Tedi Zadmiko, S.K.M., M.M.

Wakil Bupati Irawan Topani mengungkapkan optimismenya bahwa pembangunan rumah sakit baru yang diproyeksikan memiliki fasilitas lengkap itu dapat selesai tepat waktu. “Mudah-mudahan dan kita optimis jadwalnya selesai pada akhir tahun ini bisa tercapai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit baru tersebut sangat dinantikan masyarakat. Dengan selesainya pembangunan, tahapan berikutnya dapat segera dilanjutkan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. “Bagaimanapun juga keberadaan RS baru ini memang sangat kita tunggu, dengan harapan bisa melayani masyarakat Pesibar dengan optimal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung penuh pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir yang dikerjakan oleh PT PP (Persero). Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas pemkab. “Artinya, Pemkab Pesibar memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan RSUD yang baru ini, demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” jelasnya.

Pemkab Pesibar juga terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, untuk memperkuat pelayanan RSUD tersebut ketika resmi beroperasi. “Kami berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga cita-cita memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat benar-benar bisa terwujud,” tutupnya.

Hakrab ITSNU Lampung Jadi Ajang Penguatan Solidaritas Mahasiswa Teknologi Informasi

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Lampung sukses menggelar Hari Keakraban (Hakrab) di Wira Garden, Bandar Lampung, Sabtu 15 November 2025.

Kegiatan yang diikuti mahasiswa baru dari seluruh program studi di Fakultas Teknologi ini bertujuan memperkuat rasa kebersamaan, mengenalkan budaya akademik, serta membangun ikatan yang harmonis antarwarga kampus.

Wakil Rektor I ITSNU Lampung, Dr. Sunarto, M.Pd.I, menegaskan bahwa Hakrab merupakan sarana fundamental untuk membentuk karakter mahasiswa sejak awal.

“Hakrab ini bukan hanya kegiatan penyambutan, tetapi proses pembentukan budaya akademik yang sehat dan penuh kekeluargaan. Kami ingin mahasiswa baru merasa memiliki tempat yang tepat untuk belajar, berkembang, dan berdaya,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknologi ITSNU Lampung, Aan Budianto, S.Pd., MA., turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ini membantu mahasiswa baru untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus. Kami ingin mereka merasa diterima dan siap menempuh perjalanan akademik dengan percaya diri, semangat, dan rasa kebersamaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kaprodi Teknologi Informasi, Maisaroh, S.Kom., M.TI, menekankan pentingnya interaksi antar-mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran di era teknologi yang dinamis.

“Hakrab menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya Prodi Teknologi Informasi. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami kurikulum, tetapi juga membangun kedekatan dengan dosen, kakak tingkat, serta seluruh elemen pembelajaran di prodi. Interaksi yang baik akan mendukung proses akademik mereka ke depan,” ungkapnya.

Maisaroh juga berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi belajar.

“Kami ingin mahasiswa menjadi pribadi yang aktif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan di dunia teknologi digital,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATI), Anggi Meliyani, menyampaikan bahwa Hakrab menjadi ruang perkenalan yang sangat penting bagi mahasiswa baru Prodi Teknologi Informasi.

“Kegiatan ini kami rancang agar mahasiswa baru TI bisa saling mengenal, tidak hanya dengan teman seangkatan, tetapi juga dosen, Kaprodi, dan kakak tingkat. Ini menjadi dasar terbentuknya lingkungan belajar yang solid dan suportif,” katanya.

Anggi menegaskan bahwa kegiatan pertama HIMATI ini mendapat dukungan penuh dari kampus.

“Alhamdulillah kampus memberikan dukungan luar biasa sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar. Ini bentuk sambutan hangat kami kepada mahasiswa baru,” ujarnya.

Sebagai pesan penutup, Anggi mengajak seluruh mahasiswa memaksimalkan momentum ini.

“Jadikan Hakrab sebagai awal perjalanan panjang penuh prestasi. Bangun relasi, kembangkan potensi, dan jadilah bagian dari mahasiswa ITSNU Lampung yang membanggakan,” katanya.

Dengan terselenggaranya Hakrab di Wira Garden ini, Fakultas Teknologi ITSNU Lampung berharap munculnya generasi mahasiswa yang unggul, berkarakter kuat, dan mampu bekerja sama dalam menciptakan iklim akademik yang kreatif dan produktif.*

Gubernur Lampung Apresiasi Kajian Malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie: “Masa Depan Negara Ada pada Generasi Mudanya”

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi kegiatan Kajian Malam Minggu yang rutin diselenggarakan Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie Lampung. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi oleh para anak muda ini sebagai wadah positif untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Kalau suatu daerah mau baik, maka agama umatnya dulu yang harus diperbaiki,” ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kajian tersebut pada Sabtu, 15 November 2025.

Ia menegaskan bahwa peran pemuda dalam kegiatan keagamaan sangat penting untuk menentukan arah masa depan daerah dan negara.

“Saya sangat bangga, apalagi ini pengajian malam Minggu. Saya tahu kegiatan ini lahir dari inisiatif anak-anak muda,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jemaah yang hadir.
“Kalau mau lihat masa depan suatu negara, lihat anak-anak mudanya,” ucapnya.

Koordinator Kajian Malam Minggu, Febrian Maulana Putra, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi atas kehadiran dan dukungan langsung dari Gubernur Lampung dan jajaran.

“Kehadiran Gubernur dan jajaran menjadi semangat bagi kami untuk terus maju. Terima kasih atas support yang diberikan kepada kajian malam Minggu ini,” kata Febrian.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah menjadi motivasi bagi para pemuda untuk terus mengembangkan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Al-Bakrie.

Kajian malam Minggu Pemuda Masjid Raya Al-Bakrie akan terus digelar secara rutin sebagai upaya memperkuat literasi keagamaan, mempererat silaturahmi, serta membentuk karakter remaja dan pemuda agar semakin aktif dalam kegiatan positif.

Kegiatan ini turut didukung oleh Forum Pemuda Lampung Maju, HIPMI Syari’ah Provinsi Lampung, KNPI, BKPRMI Provinsi Lampung, Infokyai Team, dan Serabutan Team.

Harlah ke-69 Lampung Selatan Pecahkan Rekor MURI, Ribuan Warga Tumpah Ruah Meriahkan Pawai Akbar

JurnalKota.net – Lampung Selatan —– menorehkan sejarah baru dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 yang digelar pada Minggu, 16 November 2025. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru tumpah ruah di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Bupati Lampung Selatan, untuk menyaksikan kemegahan pawai budaya serta pertunjukan seni terbesar tahun ini.

Sejak pagi, area perayaan telah dipadati warga yang antusias menunggu rangkaian acara. Dan benar saja, titik puncak perayaan hadir dengan spektakuler ketika Tarian Tuping 12 Wajah—ikon budaya khas Lampung Selatan—dipentaskan oleh ribuan penari secara serempak. Koreografi terstruktur dan ragam ekspresi Tuping yang khas membuat penampilan ini bukan hanya memukau, tetapi juga mengantarkan Lampung Selatan meraih penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima piagam MURI tersebut secara langsung. Ia berdiri berdampingan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketahanan Pangan (Menko Pangan), yang hadir sebagai tamu utama serta menjadi saksi pemecahan rekor bersejarah itu.

Menko Pangan mengapresiasi Lampung Selatan yang dinilainya berhasil menggabungkan kekuatan budaya dengan kreativitas masyarakat.
“Pemecahan rekor ini menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar warisan, tetapi energi besar yang mampu menggerakkan masyarakat dan menghidupkan ekonomi kreatif,” ujarnya di hadapan ribuan warga.

Usai penyerahan piagam, sang Menteri bersama Bupati Egi menikmati atraksi debus yang turut disuguhkan dalam rangkaian HUT. Suasana semakin meriah saat persiapan flag off dimulai, memberi tanda dimulainya pawai budaya yang melibatkan sekitar 6.500 peserta. Peserta dari berbagai komunitas seni, sekolah, hingga organisasi masyarakat tampil dengan kostum penuh kreativitas, menghadirkan parade warna-warni yang memanjakan mata.

Tahun ini, perayaan HUT Lampung Selatan terasa semakin istimewa dengan kehadiran para tokoh nasional. Menteri Perdagangan, Pasha Ungu, Uya Kuya, Primus Yustisio, Putri Zulkifli Hasan, Zumi Zola, Eko Purnomo, hingga Desi Ratnasari turut hadir, menambah daya tarik acara sekaligus menarik simpati masyarakat yang memadati lokasi.

Dalam sesi doorstop singkat, Menko Pangan menegaskan kembali komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat sinergi pembangunan di daerah.
“Lampung Selatan membuktikan diri sebagai daerah yang progresif. Pemerintah pusat siap mendukung agar upaya pemajuan budaya dan ketahanan pangan di daerah semakin kuat,” katanya.

Perayaan yang berlangsung hingga sore hari itu menutup rangkaian acara dengan pesan kuat: Lampung Selatan terus melangkah maju, menjadikan budaya sebagai fondasi kebersamaan dan sumber inspirasi bagi seluruh warganya.(Ugie)

UPTD PPD Wilayah XIII Kota Agung Hadirkan Layanan QRIS untuk Pajak Kendaraan

JurnalKota.net – TANGGAMUS – UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah XIII Samsat Kota Agung, Tanggamus, di bawah kepemimpinan Aiti Prihati, S.E., M.M., resmi meluncurkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui QRIS sebagai inovasi baru untuk mempermudah wajib pajak.

Peluncuran layanan ini menjadi langkah strategis Samsat Kota Agung dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan adanya QRIS, masyarakat kini dapat membayar pajak kendaraan secara cepat, aman, dan tanpa uang tunai, hanya dengan memindai kode QR melalui aplikasi pembayaran digital.

Aiti Prihati menyampaikan bahwa implementasi QRIS merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang praktis dan modern.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih efisien, mudah dijangkau, dan sesuai perkembangan teknologi. QRIS menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini menginginkan kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan,” ujarnya.

Selain mempermudah proses transaksi, layanan QRIS juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu karena proses yang semakin sederhana.

Sejumlah warga yang hadir dalam kegiatan peluncuran turut mengapresiasi inovasi tersebut.

“Sekarang bayar pajak makin gampang. Tidak perlu antri lama atau bawa uang tunai. Tinggal scan QR, selesai. Sangat membantu,” ujar Roni, salah satu wajib pajak asal Kota Agung.

Dengan hadirnya QRIS, Samsat Kota Agung Tanggamus terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik dan mendukung agenda digitalisasi pelayanan publik di Provinsi Lampung.*

Munir RESES hari Kedua di Slusuban & Gayau Sakti Seputih Agung

Lamteng – Anggota komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Munir Abdul Haris, S. Sos.I, setelah sehari sebelumnya melakukan RESES di dua titik Kecamatan Pubian dan Anak Tuha, hari ini Munir melanjutkan RESES di desa Slusuban & Gayau Sakti, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis 13 November 2025.

Di titik pertama di desa Slusuban acara dihadiri kurang lebih 170 orang terdiri dari aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan sejumlah wali murid penerima manfaat program Indonesia pintar aspirasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Bapak Jasmun Efendi (perwakilan kepala kampung), Bripka Eko Purwanto, Bapak Mukhlison, S.Pd.I., M.Pd.I (kepala sekolah SDN 1 Slusuban), Miftahul Munir (Lazisnu Seputih Agung).

Dalam sambutannya Munir menyampaikan tentang program pemutihan pajak kendaraan bermotor dari pemerintah provinsi lampung yang masih diperpanjang hingga Desember, masyarakat agar memanfaatkan kebijakan tersebut karena cukup meringankan dan dana tersebut kedepan akan diprioritaskan untuk memperbaiki ruas jalan-jalan provinsi lampung. Kalau tahun 2025 ini ada anggaran pembangunan 10 ruas jalan provinsi dilampung tengah senilai 92M lebih, 2026 Insha Allah 2 kali lipat, tutur nya.

Masyarakat Slusuban meminta agar proses pemekaran desa nya yakni dusun tanjung rejo menjadi desa sendiri untuk dipercepat prosesnya dan minta bantu dikomunikasikan dengan bupati lampung tengah. Selain itu para wali siswa SDN 1 Slusuban meminta jalan yang kurang lebih 1km dari jalan raya menuju sekolahan diperbaiki melalui program jalan lingkungan yang ada di provinsi lampung. Kepala sekolah SDN 1 meminta juga agar sekolahnya mendapatkan rehab ruang kelas yang plafonnya hancur.

Dalam kesempatan tersebut anggota komisi III DPRD Provinsi lampung yang melekat dengan gaya khas memakai blangkon bermotif tapis tersebut menyerahkan secara simbolis atm dan buku tabungan untuk 171 siswa-siswi penerima program Indonesia pintar aspirasi. Salam dari Ibu ketua saya yang juga anggota DPR RI Hj. Chusnunia, yang menugaskan saya untuk memberikan bantuan ini, agar dana bantuan pendidikan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan pendidikan anak-anak kita, jangan untuk beli skincare, canda Munir. Setelah acara selesai Munir meninjau penyaluran makan bergizi gratis, Alhamdulillah semua siswa menghabiskan makanan nya dan katanya enak, siang ini lauknya ikan tutur salah satu siswa ketika ditanya, terima kasih pak Presiden serempak para murid mengucapkan terima kasih dalam video bersama.

Di titik kedua di desa Gayau sakti tepatnya di Aula Pon-Pes Hidayatuthulab Munir disambut 200 orang, terdiri dari wali SMP Islam Hidayatuthulab dan Wali SMA Hidayatuthulab, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan. Hadir dalam acara tersebut kepala kampung Gayau sakti Ma’sum, S.Pd.I, KH. Zainuddin (pengasuh pon-pes Hidayatuthulab), Gus Muhammad Masykur (ketua yayasan), Bripka Eko Purwanto (Bhabibkamtibmas), Dimas Fajar Oktavian (kepala sekolah SMP I), Zainul Mustofa (kepala sekolah SMA I), dan anggota DPRD Kabupaten lampung tengah Purheri Sumardiyanto.

Munir secara simbolis menyerahkan atm dan buku tabungan program Indonesia pintar untuk 49 siswa SMP dan 23 untuk siswa SMA, dalam sambutannya Munir menyampaikan mudah-mudahan yang berhak menerima dan bisa diusulkan tahun depan akan diusulkan untuk mendapatkan program Indonesia pintar aspirasi, tuturnya. Munir juga menyampaikan tentang program kartu Indonesia pintar kuliah, tidak ada alasan lagi kita tidak mensupport anak-anak kita yang punya cita-cita kuliah tapi kurang mampu, pemerintah telah meluncurkan program KIP kuliah, yang kuliahnya gratis bahkan justru mendapatkan bantuan living cost setiap bulan 950.000, tutur Munir.

Dalam kesempatan tersebut Munir menerima aspirasi perbaikan jalan lingkungan menuju akses ke sekolahan yang sangat jelek, serta pembangunan ruang kelas untuk SMP dan SMA, pembangunan masjid, serta pembangunan balaidesa Gayau sakti yang sudah tidak layak. Balaidesa kami merupakan balaidesa terjelek di Kecamatan seputih Agung Pak, boleh dicek, tutur ma’sum selaku kepala kampung.

Reses di Kecamatan Anak Tuha, Munir Terima Keluhan Soal Guru TK/PAUD Tak Dapat MBG dan Maraknya Narkoba

JurnalKota.net – Lampung Tengah – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, S.Sos.I, start melaksanakan kegiatan Reses Tahap IV Tahun 2025 di dua titik dari 12 titik yang akan dilaksanakan secara maraton sampai tanggal 18 November, hari pertama yaitu Desa Tyas Bangun, Kecamatan Pubian, dan Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (11/11/2025).

Di titik pertama, kegiatan berlangsung di Aula SMP Islam Tyas Bangun dan dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dewan guru, wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP), serta aparatur kampung setempat.

Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, anggaran pembangunan jalan provinsi di Lampung Tengah akan meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini anggaran untuk 10 ruas jalan provinsi sekitar Rp92 miliar. Insya Allah tahun depan bisa dua kali lipat, agar target Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, yaitu kondisi jalan provinsi mantap 90 persen sebelum 2029, dapat tercapai,” ujar Munir saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).

Selain menyerap aspirasi, Munir juga menyerahkan bantuan simbolis Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 65 siswa SMP Islam Tyas Bangun.

Sementara di titik kedua, Desa Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha, kegiatan dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari aparatur kampung, pengurus PKK, tokoh adat, tokoh agama, guru, serta wali murid penerima PIP.

Munir menyerahkan bantuan PIP aspirasi untuk 108 siswa SMP dan 396 siswa dari empat SD di lingkungan Haji Pemanggilan. Ia juga memberikan bantuan bola voli, futsal, dan sepak bola untuk pemuda, serta bantuan rehabilitasi Masjid Taqwa dan pembangunan balai dusun 06.

Dalam dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan aspirasi. Salah satunya datang dari guru TK dan PAUD yang menyoroti ketimpangan penerimaan insentif MBG dan program PIP.

“Guru TK/PAUD berharap ada keadilan. Mengapa siswa TK/PAUD tidak mendapat MBG dan tidak bisa diusulkan PIP?” ujar Munir menirukan aspirasi warga.

Selain itu, guru sekolah swasta juga meminta agar dapat ikut mendaftar PPPK tanpa harus pindah dari sekolah asal.

Isu lain yang mencuat dalam reses kali ini adalah maraknya peredaran narkoba di wilayah Anak Tuha.

Kepala Kampung Haji Pemanggilan, Jahri Efendi, bahkan meminta Munir agar menyampaikan langsung kepada Kapolda Lampung yang baru untuk turun tangan memberantas narkoba.

“Kami sudah sangat resah. Bahkan anak SD dan SMP sudah ada yang memakai narkoba di desa ini. Kami minta Kapolda Lampung turun langsung menangani,” tegas Jahri.

Munir berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut, baik yang berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan, maupun masalah sosial kemasyarakatan.

“Semua aspirasi ini akan kami bawa ke DPRD Provinsi Lampung dan pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” pungkas Munir.*

Reses di Anak Tuha, Munir Terima Aspirasi Soal Insentif Guru TK/PAUD dan Maraknya Peredaran Narkoba

Lampung Tengah Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, S.Sos.I, mulai melaksanakan kegiatan Reses Tahap IV Tahun 2025 di Kabupaten Lampung Tengah. Pada hari pertama, Selasa (11/11/2025), reses dilaksanakan di dua lokasi yakni Desa Tyas Bangun, Kecamatan Pubian dan Desa Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha.

Di titik pertama, kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Islam Tyas Bangun dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dewan guru, wali murid penerima Program Indonesia Pintar (PIP), serta aparatur kampung.

Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Lampung akan meningkatkan anggaran pembangunan jalan provinsi di Lampung Tengah.

“Tahun ini anggaran untuk 10 ruas jalan provinsi sekitar Rp92 miliar. Insya Allah tahun depan bisa meningkat dua kali lipat, agar target kondisi jalan provinsi mantap 90 persen sebelum 2029 dapat tercapai,” ujar Munir, Rabu (12/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Munir juga menyerahkan bantuan simbolis PIP untuk 65 siswa SMP Islam Tyas Bangun.

Banyak Aspirasi Muncul Terkait Pendidikan dan Sosial

Di titik kedua, Desa Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha, kegiatan reses dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Munir menyerahkan bantuan PIP aspirasi untuk 108 siswa SMP dan 396 siswa dari empat SD, serta bantuan sarana olahraga dan dukungan untuk rehab Masjid Taqwa dan pembangunan balai dusun 06.

Namun dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi penting disampaikan masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan ialah ketidakadilan terkait penerimaan insentif MBG (Manajemen Berbasis Sekolah) dan program PIP bagi guru serta siswa TK/PAUD.

“Guru TK/PAUD berharap ada keadilan. Mengapa siswa TK/PAUD tidak mendapat MBG dan tidak bisa diusulkan PIP?” kata Munir menyampaikan keluhan warga.

Selain itu, guru sekolah swasta juga meminta kebijakan agar dapat mengikuti seleksi PPPK tanpa harus pindah sekolah.

Warga Resah Maraknya Peredaran Narkoba

Isu lain yang mencuat adalah maraknya peredaran narkoba di wilayah Anak Tuha. Kepala Kampung Haji Pemanggilan, Jahri Efendi, menyampaikan keresahan warga bahwa narkoba sudah menyasar anak-anak usia pelajar.

“Kami sudah sangat resah. Bahkan anak SD dan SMP sudah ada yang memakai. Kami minta Kapolda Lampung turun langsung menangani,” tegas Jahri.

Munir menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan dibawa ke DPRD Provinsi Lampung untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah sesuai kewenangan.

“Semua aspirasi ini akan kami perjuangkan. Baik soal infrastruktur, pendidikan, maupun masalah sosial masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Pesibar Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Pesibar –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan yang dihelat di…

Semen Baturaja Ajak Mitra Ritel Bersinergi Bangun Indonesia Lewat Retail Gathering SIG 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), bagian dari Semen Indonesia Group (SIG), menggelar Retail Gathering SIG 2025 bertema “Jalin Kolaborasi, Bangga Bangun Indonesia” di Hotel Horison Bandar Lampung, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi kepada para mitra ritel serta distributor yang berperan penting dalam memperkuat jaringan penjualan di wilayah Sumatera bagian selatan.

Acara dihadiri jajaran manajemen SMBR dan SIG, para pemilik toko bangunan, hingga distributor utama. Suasana kekeluargaan dan semangat kolaborasi terasa sepanjang kegiatan yang dikemas penuh keakraban ini.

Meski tidak hadir secara langsung, Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan mitra untuk memperkuat ekosistem industri semen nasional.

> “Retail Gathering SIG 2025 adalah bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci membangun Indonesia dari daerah-daerah yang menjadi fondasi pembangunan,” ujarnya.

Direktur SMBR Suherman Yahya menambahkan, acara tersebut menjadi wadah mempererat hubungan dengan para mitra dan berbagi strategi menghadapi tantangan pasar tahun depan.

> “Malam ini bukan sekadar ajang kumpul, tapi momen memperkuat solidaritas agar kita lebih kompetitif dan siap bersaing,” kata Suherman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evi Fatmawati, yang hadir mewakili Gubernur Lampung, menyebut bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan industri semen dan bahan bangunan.

> “Lampung kini dilirik sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Semoga sinergi ini membawa manfaat bagi pembangunan Indonesia dan daerah,” tuturnya.

Salah satu mitra ritel, Sugianto, pemilik Toko Bangunan Jaya Baru dari Kota Metro, mengaku bangga dengan dukungan yang diberikan SMBR.

> “Kami merasa sangat dihargai dan termotivasi. Dukungan Semen Baturaja selama ini membantu kami tumbuh bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Semen Baturaja bersama SIG menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat kemitraan, dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur serta ekonomi nasional.*

Gubernur Mirza Ajak Dunia Usaha Bersinergi Bangun Ekonomi Lampung

LAMPUNG — Potensi ekonomi Lampung yang besar menginspirasi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, untuk menginisiasi kegiatan…

Peringatan Hari Wayang Nasional Angkat Lampung sebagai Teladan Budaya Inklusif di Indonesia

JAKARTA – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi narasumber pada peringatan Hari Wayang Nasional ke-7 yang…

KPK Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Integritas Daerah di Lampung

LAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan korupsi di daerah.…

100 Anak Ikuti Khitanan Massal DPRD Kota Bandarlampung  Dibuka Ketua Dewan

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 4 November 2025 — DPRD Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) menggelar kegiatan Khitanan Massal dengan Metode Pen Sealer, bertempat di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung. Acara sosial ini diikuti oleh 100 anak dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Bernas Yuniarta,SE yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian DPRD kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kewajiban anak-anaknya,” ujar Bernas Yuniarta dalam sambutannya.

Dengan mengusung tema “Menebar Semangat Berbagi dan Kepedulian”, acara berlangsung penuh keceriaan. Para peserta khitan mendapatkan paket perlengkapan, uang saku, dan bingkisan yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPRD bersama perwakilan IKAD.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara anggota dewan dan masyarakat, menunjukkan bahwa lembaga legislatif tidak hanya berperan dalam fungsi pemerintahan, tetapi juga hadir langsung memberikan manfaat sosial bagi warga.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh sukacita, dengan harapan bahwa semangat berbagi ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak di Kota Bandar Lampung.*