Lampung Selatan – Upaya mendorong petani beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lampung…
Penulis: Sugiarto
Gubernur Mirza Bersama Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman Hadiri Kuliah Umum dan Pelantikan Pengurus BEM U KBM Unila
Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Acara Stadium General dan Pelantikan Pengurus BEM U…
Pemkab Way Kanan Utamakan Efisiensi pada Peringatan HUT ke-27, Tetap Semarak dan Libatkan Masyarakat
Blambangan Umpu – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan…
Warga Way Sulan Melalui FAAN, Dorong Bupati Egi, Tingkatkan Puskesmas Saat Ini Ke Faskes Rawat Inap, Jarak ke RS Rujukan Dinilai Terlalu Jauh
JurnalKota.net – Lampung Selatan, 5 April 2026 – Di tengah gencarnya perbaikan dan peningkatan berbagai program pro-rakyat yang menyentuh hampir seluruh lini kehidupan, mulai dari infrastruktur, sosial, lingkungan, kebudayaan, pendidikan, hingga kesehatan yang kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, warga Kecamatan Way Sulan kembali menyuarakan aspirasi.
Masyarakat setempat berharap adanya peningkatan signifikan pada fasilitas kesehatan, khususnya pengalihan status Puskesmas dari layanan rawat jalan menjadi Puskesmas dengan fasilitas rawat inap.
Harapan tersebut disampaikan melalui Forum Aliansi Aktivis Nusantara (FAAN) saat membuka ruang dialog dan menyerap aspirasi bersama warga desa di wilayah Way Sulan. Ketua Umum FAAN, Dimas Rongo, menyatakan dukungan penuh terhadap tuntutan masyarakat demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
“Saat ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Waysulan memang baru menyediakan layanan kesehatan bertipe rawat jalan. Padahal, kebutuhan masyarakat akan layanan perawatan yang lebih intensif sangat mendesak,” ujar Dimas Rongo, Senin (05/04).
Dimas menilai, kondisi geografis dan aksesibilitas menjadi alasan utama mengapa fasilitas rawat inap sangat diperlukan. Jarak tempuh dari Way Sulan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalianda maupun RSUD Bob Bazar mencapai kurang lebih 40 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Begitu juga halnya menuju Kota Bandar Lampung.
“Jarak tersebut dibilang cukup jauh, apalagi jika harus menempuhnya dalam kondisi gawat darurat. Ini sangat berisiko dan bisa membahayakan nyawa pasien jika penanganan medis tertunda hanya karena keterbatasan fasilitas di wilayah sendiri,” tegasnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap Bupati Lampung Selatan, Raditiyo Egi, dapat memprioritaskan aspirasi ini dalam program pembangunan kedepannya. Mengingat kesehatan adalah hak dasar dan kebutuhan fundamental bagi setiap masyarakat.
“Kami berharap Bapak Bupati dapat merealisasikan harapan warga Way Sulan agar bisa memiliki layanan Puskesmas rawat inap. Wilayah ini terdiri dari 8 desa dengan posisi geografis yang berada di tengah, namun akses ke rumah sakit rujukan sangat jauh,” tambahnya.
Lebih jauh dijelaskan, keterbatasan fasilitas saat ini menjadi kendala serius. Dengan adanya rawat inap di tingkat kecamatan, maka penanganan awal maupun perawatan pasien bisa dilakukan lebih cepat dan optimal tanpa harus memaksakan perjalanan jauh yang menyulitkan.
“Hal ini menyangkut nyawa manusia, maka peningkatan fasilitas kesehatan di Way Sulan harus menjadi perhatian serius,” pungkas Dimas.*
25 Orang Prajurit Naik Pangkat, Danrem 043/Gatam : Pangkat Yang Disandang Harus Diikuti Dengan Peningkatan Kualitas Diri
JurnalKota.net – Kota Metro – Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M. Han., memimpin upacara pelantikan kenaikan pangkat prajurit Korem 043/Gatam 1 April 2026, bertempat di lapangan upacara Makorem 043/Gatam, yang berada di Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Kamis (2/4/2026).
Sebanyak 25 orang prajurit mendapatkan kehormatan untuk naik pangkat setingkat lebih tinggi pada periodea pada periode 1 April 2026, yang terdiri dari 11 Perwira, 13 Bintara dan 1 Tamtama.
Danrem 043/Gatam dalam amanatnya menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih para prajurit. Danrem menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar kenaikan status, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah dari Negara. Oleh karena itu, setiap pangkat yang disandang harus diikuti dengan peningkatan kualitas diri, kinerja serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
“Pada periode ini, sebanyak 220 personel jajaran Korem 043/Gatam memperoleh kenaikan pangkat dan 25 orang di antaranya melaksanakan syukuran di Makorem 043/Gatam yang sama sam kita cintai. Atas nama pribadi dan satuan, saya mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit yang naik pangkat, jadikan momentum ini sebagai pemicu semangat untuk terus berkembang, berpikir maju dan memberikan kontribusi terbaik bagi satuan, “tegas Danrem.
Selanjutnya dikesempatan tersebut Danrem menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit yakni :
1. Jangan cepat berpuas diri karena tantangan ke depan semakin kompleks.
2. Tingkatkan disiplin loyalitas dan profesionalisme dalam setiap tugas.
3. Tunjukkan bahwa kalian layak menyandang pangkat tersebut dengan kinerja nyata, bukan hanya symbol.
4. Jadilah teladan baik di lingkungan dinas maupun dalam kehidupan keluarga.
“Ingat, pangkat baru berarti tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukkan dedikasi terbaik, jaga kehormatan diri dan satuan serta teruslah berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Semoga kenaikan pangkat ini membawa berkah dan menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan pengabdian kepada TNI Angkatan Darat yang kita cintai, “pungkasnya.
Acara pelantikan berlangsung khidmat ditandai dengan penyematan tanda pangkat baru kepada perwakilan prajurit oleh Danrem 043/Gatam. dilanjutkan acara syukuran. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, Para Kasi Kasrem 043/Gatam. Para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, Dan/Ka Satdisjan Jajaran KOrem 043/Gatam, Ka Balak Korem 043/Gatam, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/RI beserta pengurus., Bintara dan Tamtama yang naik pangkat beserta istri, serta PNS Korem 043/Gatam.
Dengan adanya kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh prajurit Korem 043/Gatam dapat lebih bersemangat lagi dalam mengemban tugas serta mengabdi kepada bangsa dan negara.*
Gandeng BUMN, Bupati Egi Siapkan Pariwisata Lampung Selatan Tembus Level Nasional
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata. Kali ini,…
Pemkab Way Kanan Siapkan Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat, Disiplin Tetap Jadi Prioritas
Blambangan Umpu – Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersiap menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur…
Danrem 043/Gatam Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda, Dorong Peningkatan Ekonomi Warga Lamtim
JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR – Komandan Korem 043/Garuda Hitam, *Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M. Han.,* menghadiri prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (1/4/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program strategis Kodam XXI/Radin Inten dalam mempercepat mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung.
*Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat*
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto yang mewakili Pangdam XXI/RI. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini menjadi bukti kehadiran prajurit dalam menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya saat membacakan amanat Pangdam.
Ia juga menambahkan bahwa proyek ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/RI yang mencakup Provinsi Lampung dan Bengkulu sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional.
*Dorong Kesejahteraan Masyarakat*
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa keberadaan jembatan gantung ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses yang selama ini terbatas.
“Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang dibangun melalui semangat gotong royong.
“Pembangunan ini kita kerjakan bersama. Setelah selesai, mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
*Sinergi Lintas Sektor*
Kegiatan ground breaking yang dimulai pukul 09.41 WIB tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda dan berbagai unsur terkait, di antaranya Wakil Gubernur Lampung, Wakil Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD Lampung Timur, Kapolres dan Kajari Lampung Timur, Kepala BBWS Mesuji Sekampung, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan masyarakat ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Timur.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan menjadi solusi konkret atas tantangan geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Desa Kali Pasir dan sekitarnya, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi daerah.*