Kembangkan Potensi Seni Generasi Muda, Bento Kopi Gelar Lomba Solo Song Part II

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Bernyanyi merupakan satu di antara aktivitas yang banyak digemari semua kalangan, baik pria wanita, tua muda, bahkan anak-anak hingga kaum lansia.

Bento kopi hadir bertujuan untuk memberikan wadah bagi remaja kita dalam mengekspresikan bakat musik mereka, sekaligus menginspirasikan mereka untuk terus mengembangkan potensi dalam bidang seni musik.

Muhammad Rifqi Al Fatah selaku selaku manager mengatakan Acara lomba ini merupakan bagian dari pengembangan bakat seni dan kreativitas generasi muda yang Terdiri dari tingkatan anak anak, remaja dan dewasa, khusus nya di wilayah kota Bandar lampung.

Lomba menyanyi ini menarik perhatian luas masyarakat, dengan peserta dari berbagai usia mulai dari kalangan anak anak, remaja hingga dewasa yang siap menunjukan kemampuan vokal mereka.(29/10/25)

“Acara ini di mulai dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 3 november dan Hadiah hadiah nya menarik dari juara pertama 750 ribu piala dan piagam, juara kedua 500 ribu piala dan piagam, juara ketiga 300 ribu piala dan piagam. Dan untuk pendaftaran nya hanya 25 ribu saja, kalian bisa datang ke outlet kami di jalan pulau Sebesi Sukarame tepatnya di belakang kampus UIN, ataupun bisa by online, langsung hubungin CP di flayer dan payment pendaftaran bisa transfer. Tunggu apalagi, daftarkan diri kalian”. ujarnya kepada media.

Ditempat yang sama yaser yang sering disapa Acen selaku ketua pelaksana mengatakan lomba ini kita adakan yang kedua kali nya, dimana lomba pertama sukses dan meriah, kami juga berharap lomba kedua ini sukses kembali. Lomba ini juga tidak kalah seru karna di final ada penampilan menarik perfome dari band astagiri dan DJ bian, jadi tunggu apalagi daftarkan segera tunjukan bakat. mu.pungkasny.*

Polres Pesisir Barat Gelar Upacara Bersama Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada 28 Oktober 2025, Polres Pesisir Barat menggelar upacara bersama di halaman Pemda Pesisir barat, Selasa pagi (28/10/2025).

Kegiatan upacara ini berlangsung dengan lancar yang di ikuti oleh personel polres pesisir barat, TNI, pemerintah daerah pesisir barat dan instansi terkait lainnya.

Kapolres pesisir barat AKBP Bestiana, S.I.K.,M.M., Melalui Kapolsek Pesisir tengah AKP Hadly Nasution menyampaikan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat juang, persaudaraan, dan cinta tanah air demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Selain upacara, kegiatan juga diisi dengan pembacaan naskah Sumpah Pemuda dan menyanyikan lagu-lagu Kebangsaan oleh peserta upacara. Suasana penuh semangat nasionalisme terasa selama pelaksanaan kegiatan.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan keamanan di wilayahnya.”

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Warga Kodam XXI/RI Maknai Tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

JurnalKota.net – Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kepala Staf Kodam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., memimpin upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodam XXI/Raden Inten, Jalan Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung, Selasa (28/10/2025).

Upacara yang mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” berlangsung khidmat, diikuti oleh prajurit dan PNS Kodam XXI/RI beserta jajaran, serta sejumlah pejabat utama Kodam XXI/RI, antara lain Irdam XXI/RI, Danrem 043/Garuda Hitam, Kasrem 043/Gatam, Asren Kodam XXI/RI, para Asisten Kasdam XXI/RI, para Kasi Kasrem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, serta para Dan/Ka Balakdam XXI/RI.

Dalam amanatnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir yang dibacakan oleh Kasdam XXI/RI, menekankan pentingnya semangat persatuan, kreativitas, dan kontribusi nyata generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

> “Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 bukan sekadar rangkaian kata, tetapi tekad kuat yang mengikat seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam keberagaman. Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” demikian kutipan amanat Menpora yang dibacakan Kasdam XXI/RI.

Menpora juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa partisipasi aktif dari generasi muda. Pemuda harus terus bergerak, berkarya, dan berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Lebih lanjut, Menpora mengajak para pemuda untuk menjadi pelaku perubahan di era digital, dengan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan etika bermedia.

> “Pemuda Indonesia harus adaptif, kreatif, dan berintegritas, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk membangun negeri, bukan memecah belah. Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, bukan kebencian. Jadilah pemuda yang membawa semangat persatuan di mana pun berada,” pesan Menpora.

Rangkaian upacara juga diisi dengan pembacaan Keputusan Kongres Pemuda 1928, sebagai simbol semangat kebersamaan dan nasionalisme yang terus hidup di dada setiap prajurit dan peserta upacara.

Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini, seluruh prajurit dan PNS Kodam XXI/Raden Inten diharapkan dapat memaknai semangat juang para pendahulu dengan meningkatkan kinerja, disiplin, dan semangat berkarya nyata demi kemajuan bangsa dan kejayaan NKRI.*

Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Pemuda pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Lampung

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG —- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi Pembina Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di Lapangan Korpri, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandarlampung, Selasa (28/10/2025).

Upacara yang berlangsung dibawah guyuran hujan tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Mahasiswa, Pelajar dan Organisasi Kepemudaan.

Membacakan sambutan Menteri Kepemudaan dan Olahraga RI Erick Thohir, Wagub Jihan mengobarkan semangat pemuda dengan mengenang para pemuda terdahulu yang berjuang dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, Hari ini kita berdiri di bawah langit merah putih, langit yang dulu menaungi para pemuda 1928. Mereka tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa hari ini tugas pemuda berbeda, tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras dan kejujuran.

Namun, menurutnya semangat para pemuda saat ini masih tetap sama, yakni Indonesia harus berdiri tegak dan tidak boleh kalah dengan bangsa lain.

“Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut karena kita harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita,” ujarnya.

Wagub Jihan menekankan bahwa bangsa Indonesia butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang.

“Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden, Jangan takut bermimpi besar, Jangan takut gagal, Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” tegasnya.

Wagub Jihan mengajak para pemuda untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar.

“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Mari kita jaga api perjuangan ini. Demi Indonesia Raya yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia. Salam Pemuda !” pungkasnya

Meski cuaca tak bersahabat, semangat nasionalisme yang membara dari Lapangan Korpri pagi ini menjadi bukti nyata semangat pemuda Indonesia tidak pernah surut oleh hujan maupun zaman.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97 di Provinsi Lampung ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kolaborasi lintas generasi dalam mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.*

Pemecahan Rekor MURI Makan Alpukat Siger oleh 2.000 Peserta di Lampung Timur Gaungkan Kebanggaan Produk Lokal

JurnalKota.net – LAMPUNG TIMUR — Wakil Gubernur Jihan Nurlela menghadiri kegiatan Pemecahan Rekor MURI Makan Alpukat Siger oleh 2.000 peserta yang digelar di Lapangan Merdeka Gunung Mas, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang promosi potensi unggulan daerah sekaligus bukti nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mendorong pengembangan sektor hortikultura berbasis produk lokal.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang berhasil mencatatkan sejarah baru bagi Lampung.

“Alhamdulillah, hari ini kita menjadi bagian dari sejarah baru. Pemecahan Rekor MURI ini bukan sekadar pencapaian angka, tapi wujud kebanggaan kita terhadap hasil bumi Lampung. Alpukat Siger adalah produk unggulan Lampung Timur yang membanggakan, bernutrisi tinggi, dan punya potensi ekonomi luar biasa,” ujar Jihan.

Wagub Jihan menambahkan, secara nasional Indonesia termasuk produsen alpukat terbesar di dunia dengan produksi sekitar 400 ribu ton per tahun, namun ekspornya baru mencapai 400 ton. Artinya, peluang pengembangan masih terbuka luas — termasuk bagi Lampung Timur sebagai salah satu pemasok utama.

“Ekspor hortikultura nasional naik hingga 49 persen pada semester pertama 2025. Ini menunjukkan pasar global sangat terbuka untuk buah tropis asal Indonesia. Kalau dunia mengenal alpukat berkualitas, biarlah mereka tahu asalnya dari Lampung Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Hj. Ella Siti Nuryamah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Alpukat Siger merupakan aset berharga daerah dan menjadi salah satu buah tropis yang paling dibanggakan Provinsi Lampung.

Menurut Bupati, Alpukat Siger memiliki keunggulan dari segi rasa dan tekstur dagingnya tebal, lembut, dan beraroma khas. Dengan potensi tersebut, ia yakin alpukat Siger mampu menjadi komoditas ekspor unggulan yang bisa bersaing di pasar global.

“Dengan kualitas seperti ini, alpukat Siger bukan hanya kebanggaan lokal, tapi bisa menjadi lokomotif penggerak ekspor buah unggulan dari Indonesia,” jelasnya.

Baik Wakil Gubernur maupun Bupati sama-sama berharap kegiatan pemecahan rekor MURI ini tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi momentum untuk membangun semangat gotong royong, memperkuat citra positif daerah, dan mengenalkan produk unggulan Lampung Timur ke pasar nasional dan internasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi pusat-daerah dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan, memperluas ekspor hortikultura, dan menjadikan Lampung sebagai lumbung buah tropis unggulan nasional.

Pelaksanaan pemecahan rekor MURI dimulai oleh Wagub Jihan yang turut serta makan Alpukat diatas truk bersama seluruh peserta. Piagam penghargaan MURI secara langsung diberikan oleh Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri.*

Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional Provinsi Lampung, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kepercayaan Umat terhadap Baznas

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Sosialisai Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025 dan Audit Internal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandarlampung, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh para pengurus Baznas kabupaten/kota ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam mendukung pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Menurutnya, keberadaan Baznas merupakan simbol kepercayaan umat kepada pemerintah dalam mengelola dana umat secara amanah.

“Baznas adalah simbol kepercayaan umat terhadap pemerintah. Jika umat tidak percaya kepada Baznas, berarti pemerintah belum sepenuhnya hadir untuk mengurus mereka,” tegas Gubernur Rahmat.

Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara tepat sasaran dan transparan, serta mampu menumbuhkan keyakinan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Gubernur juga mendorong penguatan kelembagaan zakat hingga tingkat desa melalui pembentukan Badan Amil Zakat Desa sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan zakat.

Lebih lanjut, Gubernur berpesan agar seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan zakat di daerah masing-masing.

“Semakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaat yang dirasakan umat, dan semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat kepada Baznas,” ujarnya.

Menutup arahannya, Gubernur Mirza menyampaikan optimismenya bahwa Baznas Provinsi Lampung akan terus tumbuh menjadi lembaga yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengapresiasi Gubernur Lampung atas komitmen dan dukungannya terhadap gerakan zakat di daerah. Ia memberikan selamat kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari Baznas RI.

“Berkat inisiatif Gerakan Sadar Zakat yang digagas Pak Gubernur, pengumpulan dana zakat di Provinsi Lampung meningkat hingga 500 persen,” ungkap Iskandar.

Ia berharap sinergi antara program Pemerintah Provinsi Lampung dan Baznas dapat terus diperkuat untuk memperluas dampak sosial dan ekonomi zakat bagi masyarakat Lampung.*

Junaedi : Lanjutkan Program Baik PI One Krakatau

JurnalKota.net – Bandarlampung – Ketua Pajero Indonesia (PI) One Chapter Krakatau, Junaedi akan melanjutkan program yang baik pada periode 2025-2027.

“Kita akan melanjutkan program kepengurusan sebelumnya. Yang baik akan kita lanjutkan,” kata pria yang akrab disapa Om Jun ini usai memimpin Rapat Koordinasi Selasa, 28 Oktober 2025.

Pemilik Rumah Makan Minang Indah Grup ini menambahkan, bahwa hari ini digelar rapat koordinasi untuk melengkapi kepengurusan yang belum terisi.

“Masih ada beberapa bidang yang belum terisi dan hari ini kita sudah isi bidang bidang yang belum terisi,” kata Om Jun.

Ditambahkan Ketua Sikambara ini, komunitas Pajero Indonesia One Chapter Krakatau mengedepankan kekeluargaan.

“Kita berkomunikasi selalu melibatkan keluarga. Pajero Indonesia One tidak hanya kegiatan touring namun juga ada kegiatan sosial didalamnya,” tegas Om Jun.

Selain mengisi kepengurusan, lanjut Om Jun, Rakor juga membahas tentang rencana pembuatan panitia pelaksana Musda dan Rapat Kerja Daerah untuk kepengurusan Pajero Indonesia One Chapter Krakatau periode 2025-2027.

Hadir dalam rakor yang dipimpin langsung Om Junaedi antara lain ; Wakil Ketua II Om Wahyudi, Sekretaris Om Indrajaya, Wakil Sekretaris Om Bliged, Bendahara Om Yovan dan Wakil Bendahara Te Edya Sari serta Dewan Penasehat Om Indra.

Selanjutnya, dihadiri juga Ketua Bidang dan Wakil yakni; Om Okta, Om Agus, Om Antori, Om Jaya, Te Meysin, Te Susi, Om Pras, Om Tatas.

Sebagaimana diketahui, Om Junaedi terpilih sebagai ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau periode 2025-2027 dalam musyawarah saat Rakerda yang berlangsung di Hotel Aston Bandarlampung, Sabtu (18/10).*

Momentum Sumpah Pemuda Sebagai Refleksi Membangun Bangsa 

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M., turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang digelar di Lapangan Korpri, kompleks Kantor Gubernur Lampung, pada Senin pagi (28/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta perwakilan komunitas dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan pesan penting tentang semangat persatuan dan kolaborasi generasi muda dalam membangun bangsa.

Dalam kesempatan itu, Iqbal Ardiansyah menegaskan bahwa momentum Sumpah Pemuda harus dijadikan refleksi untuk memperkuat peran pemuda dalam menjaga persatuan, mendorong inovasi, serta menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Sumpah Pemuda bukan hanya seremonial tahunan, tapi pengingat bahwa kita para pemuda memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan Lampung dan Indonesia,” ujar Iqbal seusai upacara.

Iqbal juga mengapresiasi keterlibatan aktif berbagai organisasi kepemudaan dalam kegiatan peringatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, KNPI, dan berbagai elemen pemuda perlu terus diperkuat agar gerakan kepemudaan di Lampung semakin solid, adaptif, dan produktif.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Bersatu, Bangun Bangsa”, yang menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menyalakan semangat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan daerah dan nasional.

Dengan kehadiran Ketua KNPI Lampung dalam momentum bersejarah ini, diharapkan semangat kepemudaan di Bumi Ruwa Jurai semakin menggelora dan menjadi inspirasi bagi seluruh pemuda untuk terus berbuat nyata bagi kemajuan bangsa.*

Ketua PMI Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Kunjungi Lampung Barat, Kobarkan Semangat Relawan Kemanusiaan

JurnalKota.net – LAMPUNG BARAT — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza melakukan kunjungan kerja ke Kantor PMI Kabupaten Lampung Barat di Liwa, Minggu (26/10/2025) malam.

Dalam kesempatan itu, Ibu Wulan Sari Mirza menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja PMI Lampung untuk memperkuat sinergi dan semangat relawan di tingkat kabupaten/kota.

“Setiap kali kunjungan kerja ke daerah, saya selalu menyempatkan diri berkunjung ke PMI setempat. Saya ingin melihat langsung kondisi PMI di daerah, sekaligus memberikan semangat agar PMI Lampung Barat dapat terus berkiprah dan berperan aktif dalam pembangunan kemanusiaan,” ujarnya.

Meski suasana diguyur gerimis, antusiasme relawan dan anggota PMI Lampung Barat tidak surut. Sejumlah anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai SMA di wilayah tersebut turut hadir menyambut rombongan dengan menyanyikan lagu selamat datang.

Kehadiran Ketua PMI Provinsi disambut langsung oleh Ketua PMI Lampung Barat Edi Novial bersama jajaran pengurus, serta turut dihadiri Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil mengapresiasi kunjungan Ketua PMI Lampung. Ia menilai kehadiran Ibu Purnama Wulan Sari menjadi momentum penting yang dapat menumbuhkan semangat baru bagi para relawan kemanusiaan di daerah.

“Sejak PMI Lampung Barat berdiri, sepertinya baru kali ini Ketua PMI Provinsi berkunjung langsung. Semoga kehadiran Ibu Ketua memberikan motivasi dan semangat bagi PMI Lampung Barat untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Parosil.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PMI Lampung Barat dalam meningkatkan layanan kemanusiaan, terutama di bidang kesehatan, sosial, dan kesiapsiagaan bencana.*

Produk Perhutanan Sosial Lampung Naik Kelas, OJK Hadir Dorong Akses Permodalan dan Pasar Lewat Buyer Visit KUPS

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 23 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Kehutanan Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Buyer Visit Produk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sebagai bagian dari
upaya memperluas akses pembiayaan dan pemasaran bagi kelompok usaha
perhutanan sosial di Provinsi Lampung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan
Ruchyansyah; Kepala Kantor OJK Provinsi Lampung yang diwakili oleh Deputi
Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2, Indah Puspitasari; Kepala Balai
Perhutanan Sosial Palembang Sekwil Lampung; serta perwakilan dunia usaha dari
KADIN, HIPMI, APINDO, dan PHRI Lampung. Turut hadir pula perwakilan Bank Lampung, pejabat struktural Dinas Kehutanan, serta para Ketua Kelompok Perhutanan Sosial dari berbagai kabupaten.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Lampung yang diwakili oleh Indah
Puspitasari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran OJK
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di daerah, melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan pelaku usaha.

“OJK tidak hanya berfungsi mengatur dan mengawasi lembaga jasa keuangan, tetapi juga memiliki mandat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di daerah. Salah satu langkah konkret kami adalah mempertemukan kelompok perhutanan sosial dengan lembaga keuangan dan dunia usaha agar mereka dapat memperoleh pembiayaan yang mudah serta memiliki pasar yang berkelanjutan,” ujar Indah.

Lebih lanjut, Indah menjelaskan bahwa petani perhutanan sosial tidak hanya
membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan jaminan pasar.

Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempertemukan kelompok
perhutanan sosial dengan asosiasi dunia usaha seperti KADIN, HIPMI, APINDO, dan
PHRI guna membuka peluang kerja sama perdagangan produk hasil perhutanan
sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah,
menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat 451 izin perhutanan sosial di Provinsi
Lampung yang melibatkan lebih dari 94.000 kepala keluarga dengan luas area mencapai lebih dari 209.000 hektare. Nilai transaksi ekonomi perhutanan sosial di Lampung juga tercatat menempati peringkat tiga nasional pada tahun 2023.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan pembiayaan dari
lembaga jasa keuangan yang diawasi OJK, menjadi kunci keberlanjutan usaha
masyarakat di sekitar hutan.

Melalui kegiatan ini, OJK Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam
memperkuat ekosistem keuangan inklusif dan berkelanjutan bagi sektor kehutanan, sekaligus mendorong terciptanya model pemberdayaan ekonomi hijau
yang berbasis masyarakat dan ramah lingkungan.*

OJK dan TPAKD Lampung Timur Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Pembukaan 1.364 Polis Asuransi Bagi Kader Posyandu 

JurnalKota.net – Sukadana, 21 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Timur menyelenggarakan kegiatan Product Matching dan Pembukaan 1.364 Polis
Asuransi bagi kader Posyandu sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan
inklusi keuangan di Provinsi Lampung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program
kerja TPAKD Kabupaten Lampung Timur yang bertujuan memperluas akses
masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal, khususnya di sektor
asuransi.

Acara dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah; Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang
Ekonomi dan Pembangunan, Bani Ispriyanto; Sekretaris Daerah Kabupaten
Lampung Timur, Rustam Effendi; serta Kepala Kantor OJK Provinsi Lampung yang
diwakili oleh Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2, Indah Puspitasari.

Turut hadir pula perwakilan Asuransi Astra, Kepala OPD terkait, dan para kader Posyandu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya, Indah Puspitasari menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan salah satu langkah nyata OJK dalam memperkuat peran TPAKD di
daerah. “TPAKD dibentuk sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri sebagai wadah
koordinasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan
formal. Berdasarkan survei OJK tahun 2025, tingkat literasi keuangan nasional
baru mencapai 66%, sementara inklusi keuangan sudah mencapai 80%. Artinya,
banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan keuangan, namun belum sepenuhnya memahami manfaat dan risikonya,” ujar Indah.

Lebih lanjut, Indah menegaskan bahwa peningkatan pemahaman keuangan
masyarakat, khususnya bagi perempuan, menjadi salah satu prioritas OJK. “Kami
percaya ibu-ibu memiliki peran penting sebagai pengelola keuangan rumah tangga
dan agen perubahan di lingkungannya. Karena itu, OJK menjadikan kader
Posyandu sebagai sasaran strategis edukasi keuangan agar mampu menjadi duta
literasi bagi masyarakat sekitar,” tambah Indah.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Bani
Ispriyanto, mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan
merupakan pilar penting pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan
berkelanjutan. Ia juga mengatakan bahwa banyak masyarakat belum memahami
pentingnya perlindungan asuransi. Padahal, asuransi berperan besar dalam
menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan pelaku usaha kecil saat menghadapi
risiko yang tak terduga.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menambahkan bahwa kegiatan ini
menjadi bagian dari gerakan percepatan akses keuangan di seluruh tingkatan
pemerintahan, termasuk pemberian perlindungan bagi kader Posyandu. Ia
menegaskan bahwa kader Posyandu bekerja tanpa pamrih membantu masyarakat,
terutama dalam kesehatan ibu dan anak. Dengan adanya perlindungan asuransi,
kader Posyandu dapat terlindungi dari risiko kerja dan dapat terus berkontribusi
bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, OJK bersama TPAKD Lampung Timur mempertegas
komitmennya untuk memperluas akses dan pemahaman keuangan yang inklusif
bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan menjadikan kader Posyandu sebagai
pionir literasi keuangan di tingkat desa.*

Gelar Tradisi Penerimaan Warga Baru, Pangdam XXI/Raden Inten Ucapkan Selamat atas Kepercayaan yang Diberikan TNI AD

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Bertempat di Aula A. Yani Makodam XXI/Raden Inten, Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung, Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) memimpin acara Tradisi Penerimaan Warga Baru dan Penciuman Pataka Kodam XXI/Raden Inten, Senin (27/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Irdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., para Pejabat Utama Kodam XXI/Raden Inten, Dandim 0410/KBL, Ketua Persit KCK Daerah XXI/Raden Inten beserta pengurus.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Raden Inten menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh TNI Angkatan Darat kepada para prajurit yang mengemban jabatan baru di lingkungan Kodam XXI/Raden Inten beserta keluarganya.

> “Kita adalah generasi pertama yang mengawaki Kodam XXI/Raden Inten yang sama-sama kita cintai ini. Menjadi bagian dari keluarga besar Kodam XXI/Raden Inten bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang luhur,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menegaskan, sejak Kodam XXI/Raden Inten diresmikan, setiap prajurit harus menanamkan dalam diri bahwa kehormatan tidak diukur dari pangkat atau jabatan, melainkan dari pengabdian tulus dan konsistensi dalam memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.

> “Saya harap momentum tradisi satuan ini menjadi titik awal bagi seluruh warga baru untuk menumbuhkan semangat juang, loyalitas tanpa pamrih, serta tekad kuat untuk terus belajar, berlatih, dan berbuat yang terbaik bagi satuan dan masyarakat. Ingat, kebersamaan dan kekompakan adalah kunci utama keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Pangdam XXI/Raden Inten berpesan kepada seluruh warga baru, prajurit, dan PNS jajaran Kodam XXI/Raden Inten untuk terus menunjukkan dedikasi terbaik.

> “Banggalah menjadi Prajurit Kodam XXI/Raden Inten. Tunjukkan dengan prestasi, dedikasi, serta semangat pantang menyerah,” pungkas Pangdam.*

Lampung Fest 2025 Gaungkan “Coffee and Tourism” untuk Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memperkuat langkah pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Lampung Fest 2025 yang mengusung tema “Coffee and Tourism”, dengan menghadirkan Lampung Coffee Pavilion sebagai simbol sinergi antara industri kopi dan pariwisata.

Hal tersebut terungkap dalam acara Ramah Tamah Lampung Coffee Pavilion yang digelar di El’s Coffee Roastery, Bandar Lampung, Senin (27/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa kopi bukan hanya komoditas ekspor utama, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan kekuatan ekonomi daerah.

“Ekspor komoditas kopi Indonesia pada tahun 2024 meningkat hingga 76,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, lebih dari 51 persen ekspor tersebut berasal dari Lampung, dengan nilai mencapai 840 juta dolar AS. Ini menunjukkan bahwa Lampung memiliki peran vital dalam industri kopi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa di balik keberhasilan ekspor, terdapat potensi besar yang perlu terus dikembangkan di sektor domestik.

Berdasarkan data, 79 persen masyarakat Indonesia merupakan peminum kopi, dan 71 persen di antaranya memilih kopi siap saji.

Tren ini membuka peluang inovasi di berbagai lini, mulai dari produk, layanan, hingga pengalaman menikmati kopi.

“Kita perlu berinovasi dalam menciptakan pengalaman yang unik, memperkenalkan rasa yang lebih beragam, serta memperkuat ekosistem industri kopi dari hulu hingga hilir,” ungkapnya.

Gubernur Mirza menilai, tema “Coffee and Tourism” bukan sekadar konsep seremonial, tetapi strategi konkret untuk menggabungkan dua kekuatan besar Lampung, yakni budaya kopi dan potensi wisata alam.

Ia mencontohkan gagasan festival kopi yang terintegrasi dengan konsep agrowisata, di mana kebun kopi tidak hanya menjadi sumber ekonomi, tetapi juga destinasi wisata yang edukatif dan berkelanjutan.

Gubernur Mirza juga menyampaikan arah kebijakan pembangunan Lampung Maju, Pemprov Lampung menggariskan lima fokus utama yang menjadi motor penggerak pariwisata daerah, yakni:

1. Pembangunan Desa Wisata, dengan memperkuat program SIGER MADANI yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
2. Penguatan Investasi Pariwisata, melalui proyek strategis seperti Bakauheni Harbour City (BHC) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan barat Indonesia.
3. Pengembangan Ekonomi Kreatif, dengan dukungan kegiatan seperti Lampung Boemi Event dan KALDERA 2025, untuk membuka ruang bagi pelaku seni, budaya, dan UMKM.
4. Digitalisasi dan Inovasi, agar pelaku pariwisata mampu beradaptasi dengan teknologi modern dan bersaing di pasar global.
5. Kolaborasi Inklusif, yang menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui Lampung Fest 2025, Pemprov Lampung memperkenalkan Pavilion Kopi Lampung, yang dirancang sebagai ruang kolaboratif bagi seluruh ekosistem kopi, mulai dari petani, pelaku usaha, pengrajin, hingga penikmat kopi.

Di pavilion tersebut, akan diselenggarakan berbagai kegiatan seperti lomba barista, edukasi kopi, temu bisnis, hingga kompetisi kuliner berbahan dasar kopi.

Pengunjung juga berkesempatan menikmati kopi khas Lampung secara gratis.

Lebih dari sekadar pameran, Gubernur Mirza berharap Pavilion Kopi Lampung dapat menjadi wadah promosi dan pembelajaran tentang praktik budidaya berkelanjutan, seperti sistem agroforestri dan teknologi roasting modern yang mampu meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi Lampung.

“Kami berkomitmen untuk melibatkan para petani yang mengedepankan praktik ramah lingkungan dan inovasi teknologi pertanian. Melalui Lampung Fest, kita ingin dunia tahu bahwa Lampung bukan hanya penghasil kopi unggulan, tetapi juga pusat inovasi dan pariwisata kopi Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga mengajak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, agar potensi besar Lampung dalam bidang kopi dan pariwisata dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Acara seperti Lampung Fest ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa Lampung kaya akan alam, budaya, dan semangat kolaborasi. Dengan gotong royong dan kerja bersama, kita bisa membawa Lampung lebih maju, lebih dikenal, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Lampung Fest 2025 sendiri akan berlangsung dari 11-25 November 2025 di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.*

Retreat Nasional di IPDN Jatinangor Bahas Penguatan Efektivitas Pemerintahan dan Sinkronisasi Program Pusat–Daerah

JurnalKota.net – JAWA BARAT — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti Retreat Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025, yang berlangsung di Balairung Rudini Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2025), malam.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi dan efektivitas pemerintahan antara pusat dan daerah dalam mewujudkan target Indonesia menjadi negara maju dalam 20 tahun ke depan.

Menurut Bima, saat ini Indonesia berada di persimpangan penting menuju status negara maju pada 2045. Untuk itu, seluruh elemen pemerintahan—baik pusat maupun daerah—harus memperkuat kolaborasi dan memastikan roda birokrasi berjalan secara efektif dan efisien.

“Pemerintahan yang efektif hanya akan terjadi ketika kementerian, lembaga, provinsi, kota, dan kabupaten bisa seirama,” ujar Bima Arya.

Bima menekankan pentingnya pengelolaan keuangan negara dan daerah yang lebih efisien. Pemerintah, kata dia, tengah melanjutkan gelombang kedua efisiensi melalui penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), setelah sebelumnya melakukan penyisiran terhadap kegiatan non-substantif. Langkah ini, menurutnya, harus dilakukan secara sinergis agar kebijakan nasional dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan dan dinamika di masing-masing daerah.

Kemendagri berperan sebagai fasilitator dan mediator agar sinkronisasi program kementerian/lembaga dengan pemerintah daerah berjalan optimal. Forum retreat ini juga menjadi ruang dialogis untuk menyerap aspirasi daerah serta memastikan prioritas pembangunan nasional terlaksana dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Bima turut menjelaskan pembagian tugas tiga Wakil Menteri Dalam Negeri. Ia sendiri membawahi wilayah Jawa dan Sumatera, Wamendagri Rika menangani Indonesia Timur (termasuk Papua, Nusa Tenggara, dan Maluku), sedangkan Wamendagri Amartyagus fokus pada Kalimantan dan Sulawesi. Ketiganya berperan sebagai mentor bagi daerah dalam memperkuat koordinasi kebijakan.

Dari Provinsi Lampung, kegiatan retreat ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, dan Kasat Pol PP M. Zulkarnain, yang hadir langsung di Kampus IPDN Jatinangor. Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Lampung tersebut mencerminkan komitmen daerah dalam memperkuat sinkronisasi program dan efektivitas pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Menutup arahannya, Bima Arya mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan dan fokus pada substansi kegiatan. Ia berharap seluruh kepala daerah dapat terus memperkuat efektivitas pemerintahan menuju Indonesia Maju 2045.*

Inflasi Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Naik, Pemprov Lampung Dukung Langkah Pemerintah Pusat

JurnalKota.net – Bandar Lampung —- Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara daring dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (27/10/2025).

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi Presiden atas terkendalinya angka inflasi nasional pada bulan September 2025 yang tercatat sebesar 2,65% (y-on-y). Capaian ini menempatkan Indonesia dalam kategori negara dengan inflasi yang terjaga dengan baik di tingkat internasional.

“Beliau, pada rapat terakhir Paripurna minggu lalu menyampaikan apresiasi karena inflasi September 2025 terjaga di angka 2,65%,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Mendagri menjelaskan bahwa inflasi nasional pada periode tersebut terutama didorong oleh faktor eksternal, yaitu kenaikan harga emas internasional yang mempengaruhi sektor perawatan pribadi. Secara khusus, Mendagri menekankan bahwa Indonesia menargetkan inflasi pada kisaran 2,5% plus minus 1%, atau antara 1,5% hingga 3,5%.

Di sektor pangan, Mendagri menyampaikan bahwa harga beras relatif stabil. Namun, pemerintah tetap mewaspadai komoditas yang berpotensi mendorong inflasi, seperti cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Mendagri juga mengingatkan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional merupakan hasil dari akumulasi kinerja Pemerintah Pusat dan seluruh Pemerintah Daerah. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi, yakni 5,12% (y-on-y) pada Triwulan II-2025.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa pantauan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada bulan September 2025 memberikan peringatan dini terhadap beberapa komoditas untuk bulan Oktober. Komoditas yang perlu diwaspadai antara lain daging ayam ras, cabai merah, SKM, dan cabai hijau.

“Komoditas-komoditas ini merupakan penyumbang andil kenaikan IPH di mayoritas provinsi/kabupaten/kota dan menunjukkan tren kenaikan harga, di antaranya cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras. Perkembangan harga di bulan Oktober akan menjadi peringatan untuk terus kita pantau dan kendalikan,” jelas Kepala BPS.*