Tingkatkan Kesadaran Berkendara Aman, Satlantas Polresta Bandar Lampung Gelar Safety Campaign dan Safety Riding

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar kegiatan sosialisasi Safety Riding di Aula Mapolresta setempat, Selasa (15/10/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay didampingi Kasat Lantas, Kompol Ridho Rafika serta diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Lampung, tim Penanggulangan Pertama Gawat Darurat (PPGD) RS Hermina Bandar Lampung, hingga komunitas ojek online yang menjadi mitra penting dalam aktivitas transportasi harian masyarakat.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran berkendara aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai teknik berkendara yang aman, etika berlalu lintas, serta berbagai faktor penyebab kecelakaan yang kerap terjadi di jalan raya.

Selain itu, tim PPGD RS Hermina turut memberikan pelatihan dasar penanganan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Materi ini meliputi cara mengamankan lokasi kejadian, penilaian awal kondisi korban, hingga teknik pertolongan pertama sebelum tim medis tiba di lokasi.

Perwakilan dari PT Jasa Raharja Lampung juga menyampaikan informasi terkait hak dan kewajiban pengguna jalan dalam memperoleh jaminan kecelakaan, serta proses klaim santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satlantas dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Bandar Lampung.

“Sosialisasi ini bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran individu, khususnya bagi pengendara roda dua, Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, menyebarkan pengetahuan yang didapat hari ini demi keselamatan bersama,” tegas Kompol Ridho.

Dalam kegiatan ini juga, para driver ojek online mendapatkan sertifikat dan brevet pelopor keselamatan berlalu lintas.*

Kuliah Umum di Unila, Ajak Mahasiswa Bangun Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan Bangsa

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengisi kuliah umum (Stadium General) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung Tahun 2025, di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Bandar Lampung, Selasa (14/10/2025).

Acara kuliah umum bertema “Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dan Inovatif untuk Masa Depan Bangsa” ini dibuka Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang sekaligus memberi motivasi mahasiswa untuk menguatkan karakter kepemimpinan menuju Indonesia maju.

Menko AHY menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kami berdialog dan membangun harapan bersama untuk Indonesia yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Menko AHY.
“Hari ini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kita semua memiliki peran di jalur masing-masing, baik pusat maupun daerah, untuk mengawal pembangunan menuju Indonesia 2045,” tambahnya.

Menko AHY menekankan bahwa pembangunan Indonesia ke depan harus berlandaskan prinsip keadilan dan kesetaraan, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Indonesia akan menjadi Negara maju jika SDM-nya terus kita persiapkan. Jumlah penduduk kita besar dan produktif, tapi kualitasnya harus terus kita tingkatkan melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurut AHY, pendidikan memainkan peran fundamental dalam membangun kualitas SDM, termasuk peran penting perguruan tinggi seperti Unila. Ia berharap kualitas pendidikan dan fasilitas pendukung di kampus semakin meningkat.

Selain SDM, Menko AHY juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa peningkatan konektivitas, jalan, transportasi, serta fasilitas publik akan memperkuat produktivitas masyarakat dan mendukung ketahanan pangan, energi, dan air bersih.

“Kita ingin infrastruktur hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, agar petani lebih produktif, masyarakat lebih mudah mengakses pangan, energi, dan air bersih,” ujarnya.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Mirza mengajak mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman. “Kita butuh pemimpin muda yang bukan hanya cerdas, tapi juga terbuka dan mampu berkolaborasi lintas sektor dan generasi,” ujarnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa kepemimpinan di era kini tidak lagi diukur dari kekuasaan, tetapi dari kemampuan untuk bekerja sama dan memberdayakan orang lain. “Kepemimpinan hari ini bukan lagi tentang siapa yang paling kuat, tapi siapa yang paling mampu bekerja sama, mendengar, dan memberdayakan orang lain,” katanya.

Menurut Gubernur Mirza, kampus merupakan tempat penting bagi mahasiswa untuk belajar menjadi pemimpin dan agen perubahan. Ia menyebut mahasiswa sebagai sumber energi bagi kemajuan bangsa. “Kampus hari ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga ruang untuk melatih kepemimpinan, berpikir kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus melahirkan ide-ide kreatif yang bisa diterapkan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam bidang inovasi teknologi dan ekonomi berbasis komunitas.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur sebagai kunci kemajuan Lampung.
Ia menyebut masih banyak potensi komoditas daerah yang masih dapat dioptimalkan. “Kami yakin, dengan SDM yang semakin berkualitas dan infrastruktur yang lebih baik, Lampung bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.*

Jambore Pramuka Penggalang Lampung VII 2025 Dorong Semangat Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka Jambore Pramuka Penggalang Tingkat Daerah Lampung VII Tahun 2025 dalam upacara pembukaan yang berlangsung di Halaman Graha Bakti Pramuka, Komplek Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Bandarlampung, Selasa (14/10/2025).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan mengajak para Pramuka Penggalang untuk menjadi pramuka hebat yang berkarya, berprestasi, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini dilaksanakan 13-17 Oktober 2025.

Jihan mengatakan Jambore Daerah (Jamda) ini menjadi wadah untuk menempa diri, mengasah keterampilan, dan memupuk jiwa kepemimpinan para peserta.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam pendidikan nonformal di Indonesia. Pramuka bukan hanya ekstrakurikuler, tapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling menghargai,” ujar Jihan.

Wagub Jihan meminta agar nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Dasa Darma Pramuka dapat diimplementasikan oleh para penggalang.

Jihan yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Wamabida) Gerakan Pramuka Kwarda Lampung mengajak kader pramuka untuk menjadi pelopor perubahan di daerah masing-masing dan mempersiapkan diri dalam visi besar Indonesia Emas 2045 sejak dini.

“Tidak perlu melakukan hal besar, mulailah dari diri sendiri. Menjaga kebersihan, menanam pohon, atau mengajak orang sekitar menjaga alam. Semangat gotong royong harus menjadi ciri khas dan karakter pramuka untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Jihan menegaskan, tugas generasi muda sekarang adalah mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dengan karya nyata. Tantangan global saat ini, seperti digitalisasi dan disrupsi, harus dijawab oleh para pramuka.

“Kami kakak-kakak siap mengawal supaya tantangan tersebut bisa kita pecahkan bersama. Insyaallah, kita akan berhasil menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Jihan.

Jihan menjelaskan melalui kegiatan kepramukaan, para peserta akan diajarkan cara berkarya yang tidak hanya terampil, tapi juga bermanfaat bagi orang lain.

“Pramuka memberikan kesempatan mengasah kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial yang sangat berguna untuk masyarakat,” katanya.

Wagub Jihan juga mendorong generasi muda untuk bisa berprestasi. Namun menurutnya, bahwa berprestasi bukan hanya soal menang kompetisi, melainkan tentang usaha, proses, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.

“Jika tekun dalam mencapai tujuan, insyaallah kita akan meraih prestasi yang diinginkan. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap kegiatan untuk menghadapi tantangan dengan semangat,” ujarnya.

Jihan menuturkan disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan peduli adalah modal utama menjadi pemimpin berintegritas.

Ia meminta gerakan pramuka untuk menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar, kesiapan menjaga alam dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

“Kelak kalian akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang berdaya saing, yang berkarakter dan siap membawa Indonesia maju menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.*

Tinjau SRMA 32 Lampung Selatan, Menko AHY dan Wagub Jihan Pastikan Fasilitas Pendidikan Siap

JurnalKota.net – LAMPUNG SELATAN — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan pada Selasa (14/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, AHY meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, dan asrama tempat tinggal siswa. AHY juga menyempatkan diri berbincang dengan para pelajar dan tenaga pengajar untuk mengetahui secara langsung proses belajar mengajar di sekolah yang menjadi bagian dari program nasional tersebut.

“Ini adalah program prioritas yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengawal serius agar bukan hanya infrastrukturnya siap, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung pendidikan lainnya, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata AHY usai meninjau sekolah.

Menurut AHY, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, siswa dapat fokus belajar sekaligus mendapatkan pembinaan karakter secara menyeluruh.

AHY menilai fasilitas di SRMA 32 Lampung Selatan sudah memadai. Asrama dan ruang belajar dinilai bersih, rapi, serta dilengkapi sarana laboratorium. “Guru-gurunya semangat dan anak-anaknya punya cita-cita tinggi. Ada yang ingin jadi guru, tentara, hingga pengusaha. Ini menandakan semangat mereka luar biasa,” ujar AHY.

Meski demikian, AHY menilai masih ada ruang untuk peningkatan fasilitas. Saat ini, bangunan SRMA 32 masih menempati area milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung dan bersifat sementara. Pemerintah Provinsi Lampung, menurut AHY, telah menyiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare untuk pembangunan kompleks sekolah permanen di masa mendatang.

“Ini masih tahap transisi. Namun tadi Bu Wagub menyampaikan, Pemprov sudah menyiapkan lahan yang lebih luas agar nanti sekolah ini bisa berdiri permanen, termasuk dilengkapi fasilitas olahraga. Karena pembangunan karakter siswa tidak cukup dari sisi akademik saja,” jelas AHY.

Dalam kesempatan itu, AHY juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah. Kementerian Koordinator yang ia pimpin akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan infrastruktur, serta Kementerian Sosial yang membidangi pelaksanaan program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Kita harus pastikan pembangunan berjalan terintegrasi, tidak masing-masing jalan sendiri. Untuk Lampung, kami akan kawal dengan semangat percepatan, tapi tetap sesuai perencanaan dan prosedur yang benar,” tegasnya.

Keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera di seluruh kabupaten dan kota. Siswa di SRMA 32 berasal dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kunjungan AHY di Lampung menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Melalui pembangunan sekolah berasrama seperti SRMA, pemerintah berharap generasi muda dari keluarga pra-sejahtera dapat memperoleh pendidikan yang layak, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja di masa depan.*

Dalam mendukung program Pemerintah, Polsek Pesisir Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polsek Pesisir Tengah Polres Pesisir Barat menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung pada Rabu, 15/10/2025, yang bertempat di Pasar Way Batu.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Pesisir Tengah menyediakan beras dengan harga lebih rendah dari pasaran. Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu meringankan beban ekonomi warga.

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pesisir tengah AKP Hadly Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat.

“Gerakan pangan murah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Pesisir tengah. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau serta menjaga kestabilan harga di pasaran,” ujarnya

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didorong agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan warga.

Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kegiatan yang ini bersama Polres Pesisir Barat, karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.*

 

Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Kolaborasi Organisasi Wanita, Perkuat Sinergi di Era Digital

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Tahun 2025, yang mengusung tema “BKOW Provinsi Lampung Berkontribusi Wujudkan Perempuan Berdaya di Era Digital Menuju Lampung Maju”, Senin (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKOW atas dedikasi dan komitmennya memperkuat kiprah organisasi perempuan di Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa MUSDA IX menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan solidaritas antarorganisasi perempuan dalam menjawab tantangan zaman.

“Kolaborasi lintas organisasi perempuan merupakan kekuatan besar. Ketika seluruh elemen bersatu, kita dapat menciptakan program yang lebih efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat, terutama bagi perempuan, anak, dan keluarga,” ujar Ketua TP. PKK Provinsi Lampung.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan tangguh.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus BKOW yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Gubernur menegaskan bahwa perempuan Lampung memiliki peran strategis dalam memperkuat pembangunan daerah, terutama di era digital yang membuka peluang luas bagi pemberdayaan dan inovasi.

“Perempuan Lampung telah menunjukkan kontribusi nyata di berbagai bidang pendidikan, ekonomi, sosial, hingga kepemimpinan publik. Melalui literasi digital dan semangat kolaboratif, perempuan mampu menjadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengajak seluruh organisasi wanita di bawah BKOW untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat agar setiap program dapat memberikan dampak nyata.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BKOW Provinsi Lampung, Risneni Rasyid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Gubernur serta Ketua TP. PKK Provinsi Lampung. Ia berharap MUSDA IX menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin perempuan yang berintegritas, dinamis, dan visioner.

“Kami berkomitmen menjadikan BKOW sebagai wadah kolaborasi dan inspirasi bagi seluruh organisasi wanita di Lampung, guna mewujudkan perempuan yang berdaya dan keluarga yang tangguh di era digital,” ujar Hj. Risneni Rasyid.

MUSDA IX BKOW Provinsi Lampung diharapkan menghasilkan keputusan dan program strategis yang mampu memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua dan pengurus organisasi wanita se-Provinsi Lampung, tokoh perempuan, perwakilan lembaga pemerintah, serta mitra strategis dari berbagai kabupaten/kota.*

Resmi Menjabat, Polda Lampung Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolda Lampung

JurnalKota.net – LAMPUNG – Polda Lampung menggelar Upacara Serah Terima Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung dari Irjen Pol. Ahmad Ramadhan kepada Brigjen Pol. Sumarto.

Acara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, di Siger Louge Polda Lampung. Senin(13/10/25)

Upacara ini diikuti seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, Kapolres/Ta jajaran, serta Perwira dan Pns Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasi atas pengabdian Irjen Pol. Ahmad Ramadhan selama menjabat Wakapolda Lampung dan memberikan selamat atas penugasan barunya.

Kapolda juga menyampaikan selamat datang dan kepercayaan penuh kepada Brigjen Pol. Sumarto untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Polda Lampung, diharapkan dapat membawa inovasi dan sinergi dalam penguatan kamtibmas di Lampung dengan kemampuan nya dibidang reserse.

Sertijab ini dilakukan setelah Ahmad Ramadhan mendapat kenaikan pangkat menjadi bintang dua sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Polri dengan jabatan Dosen Utama Akademi Kepolisian (Akpol).

Lalu posisi Wakapolda Lampung kini telah resmi dijabat oleh Brigjen Pol Sumarto, yang sebelumnya menjabat sebagai Karowassidik Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan, bahwa prosesi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalitas kepemimpinan.
“Perubahan kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Kami percaya Brigjen Pol. Sumarto akan melanjutkan berbagai program unggulan Polda Lampung dengan semangat baru serta bersinergi dengan seluruh jajaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Lanjutnya Kabid Humas juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Irjen Pol. Ahmad Ramadhan selama memimpin jajaran Polda Lampung dikenal sebagai pemimpin yang hangat dan humble oleh para pejabat dan personel nya,
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Irjen Pol. Ahmad Ramadhan atas dedikasi dan kepemimpinannya. Semoga perjalanan tugas beliau ke depan semakin sukses dan ilmu yang diberikan selama menjabat bermanfaat untuk Polda Lampung.” Tutupnya

Dengan ini Polda Lampung siap menghadapi perubahan dengan semangat baru untuk terus melayani masyarakat dengan integritas dan inovasi.
Upacara berlangsung lancar dan tertib, diakhiri dengan foto bersama serta doa untuk kelancaran dalam bertugas.*

LEIF 2025 akan Fokus pada Gagasan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal tentang Penguatan Ekonomi Berbasis Komoditas dan Hilirisasi

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Rapat lanjutan persiapan Lampung Economic Investment Forum (LEIF) 2025 akan fokus pada gagasan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tentang penguatan ekonomi berbasis komoditas dan hilirisasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur, Rabu (15/10/2025).

Bimo Epyanto menjelaskan sebanyak 130 investor nasional dan internasional diperkirakan akan hadir dalam forum tersebut.

Bimo menyampaikan bahwa ajang tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Lampung untuk berdialog langsung dengan calon investor, sehingga diperlukan kesiapan bahan presentasi dan data yang kuat.

Rapat tersebut dihadiri juga oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

LEIF 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2025. Dalam forum ini, Lampung akan menampilkan berbagai proyek strategis dan peluang investasi unggulan untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor potensial.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan pesan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bahwa forum investasi ini tidak hanya menampilkan daftar proyek, tetapi juga harus mampu menggambarkan secara komprehensif potensi dan sumber daya yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Lampung memiliki aset, lahan, dan sumber daya yang menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Marindo.

Ia menegaskan bahwa data, informasi, dan produk investasi yang akan disajikan harus jelas, akurat, dan menarik, agar mampu meningkatkan kepercayaan investor. Ia juga berharap hasil dari kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaannya saja, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan berdampak jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis LEIF 2025 mampu membuka peluang kolaborasi dan investasi jangka panjang, mempercepat hilirisasi komoditas unggulan, serta menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah.*

Pemprov Lampung dan Jajaran Kementerian Keuangan Perkuat Sinergi Percepat Penyelesaian Kegiatan dan Pencairan Dana Akhir Tahun Anggaran 2025

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menjalin sinergi dengan jajaran Kementerian Keuangan seperti Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Bandar Lampung dan perwakilan Bidang I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung dalam rangka percepatan penyerapan anggaran, penyelesaian kegiatan akhir tahun, serta penguatan tata kelola keuangan daerah.

Sinergi itu dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Bandar Lampung bersama perwakilan Bidang I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur, Selasa (15/10/2025).

Tim DJPb menyampaikan pentingnya disiplin waktu penyelesaian kontrak, BAST, hingga pendaftaran di KPPN agar tidak melewati batas waktu yang ditetapkan.

Dalam kesempatan itu, pihak KPPN menegaskan bahwa permintaan dispensasi atas keterlambatan dokumen hanya dapat diberikan satu kali, sehingga setiap OPD diharapkan mempercepat proses administrasi keuangan dan pelaporan agar penyerapan APBN maupun APBD dapat optimal. Sekda menekankan agar seluruh satuan kerja menjaga koordinasi dengan KPPN serta BPKAD dalam hal pengelolaan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan.

Beberapa dinas yang turut hadir antara lain Dinas Tenaga Kerja, Dinas PMPTSP, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas PSDA, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PMD dan Transmigrasi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Bappeda, serta Biro Administrasi Pembangunan. Sekda juga menyoroti pentingnya menjaga efisiensi pelaksanaan kegiatan agar tidak terjadi pemblokiran anggaran dan memastikan seluruh proses pengawasan dilakukan sesuai regulasi.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemprov Lampung dan jajaran Kementerian Keuangan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan akuntabilitas, serta mempercepat penyelesaian kegiatan dan pencairan dana di akhir tahun anggaran 2025.*

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dampingi Menko Agus Harimurti Yudhoyono dalam Acara Fun Run di Bandar Lampung, Bangun Kolaborasi Lintas Sektor di Lampung sebagai Pintu Masuk Pulau Sumatera

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kegiatan Fun Run di Bandar Lampung, Selasa Pagi (14/10/2025).

Kehadiran Menko AHY tidak saja terkait acara itu, tetapi juga upaya melakukan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk di Provinsi Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.

Sebagai pintu masuk Sumatera, Lampung harus didukung infrastruktur, konektivitas, dan efisiensi mobilitas manusia, barang, dan jasa.

Gubernur Mirza mengapresiasi kehadiran Menko AHY di Provinsi Lampung, yang dinilainya menjadi dorongan kuat bagi percepatan pembangunan daerah.

“Kami ucapkan selamat datang kepada Pak Menko. Tentu saja dukungan kita penuh untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung. Ke depan, kita akan terus menambah kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh program pemerintah pusat akan terus didukung dan diintegrasikan dengan program daerah agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur nasional, termasuk di Provinsi Lampung yang menjadi gerbang utama Pulau Sumatera.

“Lampung adalah pintu masuk Sumatera, sehingga harus didukung infrastrukturnya, konektivitasnya, dan efisiensi mobilitas manusia, barang, dan jasa,” ujarnya.

Ia menambahkan keberadaan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang baru dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto, memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan pembangunan lintas kementerian dan lembaga agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan lebih efisien, saling mendukung antar sektor, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Misalnya, kita bisa membangun bandara besar, tetapi tanpa konektivitas jalan yang baik, pemanfaatannya tidak akan optimal. Begitu juga dengan bendungan yang tidak diikuti jaringan irigasi,” jelasnya.

AHY juga menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya akan memastikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah dilakukan secara terintegrasi.

“Kami ingin memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pembangunan di seluruh wilayah, termasuk Lampung. Sinergi dengan Pemprov menjadi kunci keberhasilan bersama,” pungkasnya.

Selain jajaran pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Khristome Sianturi, Wali Kota Metro Bambang Imam Santoso, Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian, serta unsur Forkopimda Provinsi Lampung.

Kegiatan Fun Run ini sekaligus menjadi simbol semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, merata, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Lampung dan wilayah Sumatera bagian selatan.*

Prajurit Kodam XXI/Radin Inten Ikuti Olahraga Bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan RI

JurnalKota.net – Lampung – Bersama Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Republik Indonesia H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., prajurit Kodam XXI/Radin Inten beserta jajaran mengikuti kegiatan olahraga bersama di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan dimulai dari Hotel Grand Mercure di Jalan Radin Intan dan menempuh rute melewati Tugu Adipura – Jalan Ahmad Yani – Tugu Pengantin – Jalan Kartini – Jalan Teuku Umar, dan berakhir di Makodam XXI/Radin Inten di Penengahan, Bandar Lampung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Gubernur Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., Irdam XXI/Radin Inten, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, para Pejabat Utama Kodam XXI/Radin Inten, Wali Kota Metro, PJU Korem 043/Gatam, para Dansat jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Dandim 0410/KBL, prajurit jajaran Kodam, serta komunitas lari dari berbagai daerah di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menko Infrastruktur dan Pembangunan RI di Provinsi Lampung.

> “Kami siap mendukung penuh setiap agenda Menko Infrastruktur dan Pembangunan di Provinsi Lampung. Kehadiran beliau diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain kegiatan olahraga bersama, Menko Infrastruktur dan Pembangunan RI juga dijadwalkan melaksanakan serangkaian kunjungan kerja di Lampung, di antaranya memberikan kuliah umum di Universitas Lampung (Unila), menyerahkan sertifikat, mengunjungi Sekolah Rakyat di Natar, Lampung Selatan, serta meninjau Proyek Revitalisasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Rejomulyo, Lampung Selatan.

> “Dengan adanya kunjungan Menko Infrastruktur, kami berharap dapat memberikan semangat baru dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung,” pungkas Pangdam.*

DPRD Lampung Bahas Penyelesaian Konflik Tanah di Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya

Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik tanah di tiga wilayah, yakni Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya.

Rapat berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025), dengan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, serta sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, termasuk Garinca Reza Pahlevi, S.I.

Dalam kesempatan itu, Sulpakar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berpegang pada asas hukum dan keadilan dalam menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

“Tim kerja tetap memperhatikan asas-asas hukum. Tadi kami sudah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat, dan bersama DPRD kita akan merumuskan langkah-langkah penyelesaian. Intinya, hari ini kita fokus mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok warga yang belum sempat hadir dalam rapat.

“Kami menerima aspirasi masyarakat, baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir. Ada sejumlah catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Garinca.

Garinca juga menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk menangani penyelesaian aset daerah, termasuk konflik lahan di tiga kelurahan tersebut.

“Tim Pokja ini menjadi bagian penting untuk memastikan adanya rasa keadilan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai pemegang aset. Kami berharap penyelesaian ini dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil,” katanya.

Ia menambahkan, konflik tanah di Way Dadi telah berlangsung hampir empat dekade, sehingga memerlukan langkah strategis dan komitmen kuat dari seluruh pihak.

“Masalah ini sudah hampir 40 tahun. Kami di DPRD ingin memastikan agar penyelesaiannya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan marwah kelembagaan pemerintah. Kami optimistis tim yang dibentuk dapat bekerja secepat mungkin menemukan solusi terbaik,” pungkas Garinca.

Pemprov Lampung Gelar Acara Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Mahan Agung

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar acara silaturahmi dan penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Provinsi Lampung, di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama Kodam XXI/Radin Inten di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Salah satu sinergi yang dibangun adalah memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi Lampung, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kehadiran Kodam XXI adalah semangat baru bagi Lampung. Kami ingin TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, bergandengan tangan menjadikan Lampung bukan hanya aman, tapi juga maju, khususnya di sektor pertanian,” ujar Mirza.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi sendiri merupakan putra daerah Lampung yang resmi dilantik oleh Presiden RI pada 10 Agustus 2025 dan menjadi Pangdam XXI/Radin Inten pertama.

“Kami segenap masyarakat Lampung menyampaikan selamat datang kembali di rumah. Ini bukan hanya seremoni, tapi benar-benar menyambut keluarga sendiri yang pulang ke kampung halaman,” kata Mirza.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra.

Menurutnya, peran TNI sangat penting, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga rasa aman dan kebanggaan rakyat.

“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak, Kodam XXI/Radin Inten akan menjadi benteng yang kokoh dan bersahabat, bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menumbuhkan rasa aman, persatuan, dan kebanggaan di hati rakyat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mirza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, dalam memajukan pertanian sebagai penopang utama ekonomi Lampung.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung sangat luar biasa, terutama dari sektor pertanian seperti jagung, padi, kopi, dan lada. Ini berkat kolaborasi massif dari pusat hingga daerah,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan yang mengganggu produktivitas pertanian harus diselesaikan bersama.

Ia meminta dukungan TNI dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan petani di lapangan.

“Apa yang kita lakukan ini adalah untuk petani kita. Untuk meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Mirza menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto agar dapat diimplementasikan dengan baik di Lampung.

“Dengan semangat kebersamaan itu, saya yakin Lampung akan terus tumbuh menjadi provinsi yang kuat, guyub, dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membangun Lampung yang lebih baik.

“Kami berharap kedatangan kami di kampung halam sendiri ini bisa bersama-sama membangun Provinsi Lampung. Tolak ukur hadirnya Kodam XXI/Radin Inten adalah jumlah kriminalitas di Lampung ini berkurang,” ujar Kristomei.

Ia mengatakan, sinergi dengan Forkopimda dan Pemerintah Daerah menjadi kunci. Terlebih, kini Pangdam berasal dari Lampung, maka harus membawa perubahan nyata.

“Sekarang Pangdam nya asli dari Lampung, jadi harus ada bedanya,” katanya.

Kristomei menjelaskan Kodam XXI/Radin Inten memiliki visi pembangunan berbasis lima pilar, yakni ketahanan pangan, konektivitas wilayah, sumber daya manusia, mitigasi lingkungan, serta sinergi pentahelix.

“Kami mohon dukungan seluruh elemen. Tidak ada yang berhasil tanpa kebersamaan. Mari kita bangun kampung halaman kita menjadi lebih maju, santun, dan bermartabat,” ujarnya.*

Tim Pembina Posyandu Lampung Salurkan Bantuan Susu, Dukung Gerakan Nasional Cegah Stunting

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyerahkan bantuan susu kepada masyarakat sekitar Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pembina Posyandu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 warga perwakilan RT 14 Kelurahan Sumur Batu. Pembagian susu ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Posyandu dalam mendukung gerakan pencegahan stunting melalui peningkatan gizi keluarga.

Bantuan susu diberikan dalam dua jenis, yaitu susu kotak (UHT) untuk anak-anak dan ibu hamil, serta susu dalam kemasan dus untuk anak balita ke atas. Setiap dua Kartu Keluarga (KK) menerima satu dus susu, sementara untuk susu UHT disalurkan sebanyak 10 ribu liter yang dibagikan ke satu kelurahan di dua RT.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini yang menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Posyandu terhadap upaya menekan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Kami ikut serta memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang yang hari ini Alhamdulillah berupa susu. Susu ini untuk anak-anak dan juga boleh untuk ibu hamil. Ini adalah gerakan serentak secara nasional untuk mencegah stunting dengan memberikan bantuan berupa susu,” ujar Wulan.

Wulan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar dapat memenuhi kebutuhan gizi demi tumbuh kembang yang lebih sehat dan cerdas.

“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik dan membawa manfaat. Terima kasih juga kepada ibu-ibu yang berkenan hadir. Mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Wulan.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Saipul, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Saipul dan seluruh rekan-rekan Dinas PMD, juga kepada tim protokol dan media atas dukungan dan kehadirannya hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Yati dari Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat senang karena memiliki dua anak yang membutuhkan susu. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat,” ujar Yati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Provinsi Lampung terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta berkontribusi nyata dalam upaya mencegah stunting dan membangun generasi Lampung yang sehat dan cerdas.*

Purnama Wulan Sari Mirza: Guru Lampung Harus Sehat, Kompak, dan Jadi Inspirator Bangsa

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka acara Senam Bersama dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, yang digelar di Gedung Green Sport Arena, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Senin (13/10/2025).

Pelaksanaan Lomba Senam Kreasi Lampung Maju ini merupakan salah satu program kerja Perempuan PGRI Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga, mempererat silaturahmi antar angggota PGRI se-Provinsi Lampung, serta menjadi wadah kreativitas dan ekspresi seni gerak di bidang olahraga.

Dalam sambutannya, Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HUT PGRI dan HGN 2025 yang diinisiasi oleh Ketua PGRI Provinsi Lampung. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar PGRI dalam memajukan dunia pendidikan di Lampung.

Wulan juga menegaskan pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Menurutnya, baik guru laki-laki maupun perempuan memiliki peran strategis dalam membina dan mendukung proses pendidikan. Ia menyampaikan rasa bangga dapat berada di tengah para pendidik yang berdedikasi tinggi serta menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung seluruh kegiatan PGRI Provinsi Lampung.

Ia menjelaskan bahwa para guru tidak hanya menjadi pengajar di sekolah, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan pengasuh bagi siswa. Guru menjadi sosok yang melanjutkan pendidikan setelah anak-anak melewati pintu rumah mereka.

“Kita semua sebagai motivator dan inspirator. Kalau bukan dari Bapak Ibu guru, dari mana anak-anak mendapatkan inspirasi dan pemikiran yang inovatif, Guru juga menjadi pelindung bagi peserta didik di lingkungan sekolah,” ucap Wulan.

Lebih lanjut, ia menilai keberadaan PGRI sebagai wadah bagi para guru sangat penting untuk menyatukan langkah dan visi pendidikan, sehingga program dan kurikulum dapat sejalan dengan kebijakan pusat.

“Bapak Ibu guru juga merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler, teladan bagi siswa, serta kontributor penting dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan. Karena itu, saya berharap keluarga besar PGRI Provinsi Lampung dapat semakin solid, semakin besar, dan terus mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Wulan menambahkan, kegiatan senam ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT PGRI dan HGN, tetapi juga ajang silaturahmi yang memberi manfaat besar bagi seluruh anggota PGRI, khususnya bagi para perempuan dan guru di Provinsi Lampung. Ia menekankan bahwa selain memperebutkan juara, kegiatan ini membawa “bonus” berupa kesehatan fisik dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh bagi para tenaga pendidik, karena profesi guru membutuhkan kekuatan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai karakter siswa.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.

Selain itu, Wulan turut mengapresiasi semangat para peserta yang tampil dengan busana khas daerah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa yang terpenting dari kegiatan ini bukan semata soal kemenangan, tetapi nilai kebersamaan dan kekompakan seluruh guru di Provinsi Lampung.

“Semangat yang luar biasa dari para perempuan PGRI bapak ibu guru juga untuk tetap semangat berdedikasi menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik yang tanpa kenal lelah pahlawan tanpa tanda jasa guna mewujudkan lampung maju menuju Indonesia emas,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wulan menyampaikan harapan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus memberikan dukungan bagi keluarga besar PGRI sebagai organisasi yang berperan penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Lampung.

Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, menjelaskan bahwa lomba senam dengan tema “Dengan Lomba Senam Kreasi Perempuan PGRI Membangun Asta Cita Wujudkan Lampung Maju” diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk memperebutkan piala dari Bunda Guru Provinsi Lampung.

“Peserta lomba berasal dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Namun, Pesisir Barat belum dapat berpartisipasi tahun ini, mudah-mudahan di waktu mendatang bisa mengirimkan pesertanya,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan secara simbolis trophy, piagam, dan bingkisan kepada Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, oleh Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza. Setelah itu, para peserta mengikuti kegiatan senam bersama “Senam Lampung Maju” dan “Tabola Bale,” yang dilanjutkan dengan penampilan lomba senam kreasi dari masing-masing kabupaten/kota.*