Manajemen RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUAM) Provinsi Lampung Memberikan klarifikasi Resmi Terkait Pemberitaan Yang Berkembang saat ini

JK, BANDAR LAMPUNG – RSUAM Lampung Tegaskan Komitmen Transparansi: Laporkan Pemerasan Oknum LSM Sebagai pelapor, Direktur RSUAM didampingi Kuasa Hukum menyampaikan beberapa hal penting:

1. Direktur RSUAM bertindak selaku pelapor dalam kasus ini.

2. Statement sebelumnya terkait Direktur tidak melapor sebelumnya kepada pihak kepolisian saat terjadi pemerasan, dilakukan dengan pertimbangan bahwa identitas korban dan saksi dapat dirahasiakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

3. Terkait koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk salah satu partai politik, dilakukan setelah direktur mendapatkan informasi adanya Surat pemberitahuan akan diadakannya AKSI Demonstrasi yang mana konteks isi tuntutan demo tersebut terkait dengan RSUAM, dan hal yang wajar Direktur berkoordinasi terkait hal itu, namun Rencana Aksi Demonstrasi tersebut juga merupakan Modus dari Para Pelaku untuk melancarkan perbuatan pemerasan kepada Direktur RSUAM.

4. Kejadian ini bukan gratifikasi sehingga tidak dapat diproses dengan konstruksi hukum bahwa pihak RSUAM selaku pemberi UANG dan pihak Oknum LSM selaku penerima UANG harus sama sama di proses Pidana sebagaimana diatur dalam UU Tipikor. Namun Kasus ini murni masuk ranah tindak pidana pemerasan sebagaimana diatur didalam pasal 368,369 KUHP.

5. Permasalahan ini bermula dari adanya permintaan proyek yang dilakukan oleh oknum ormas/LSM kepada pihak RSUAM.

6. Dana yang diberikan merupakan uang pribadi Direktur RSUAM yang diserahkan karena adanya tekanan dan perbuatan pengancaman yang dilakukan oleh oknum LSM tersebut.

7. Bahwa RSUAM menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas, transparansi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung. Manajemen juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini kepada aparat penegak hukum. (*)

Pemerintah Kota Bandarlampung Sambut Baik Laporan BPS Menekan Angka Kemiskinan 

JurnalKota.net – Kota Bandar Lampung mencatat capaian membanggakan dengan menurunnya angka kemiskinan pada tiap tahun. Capaian ini sekaligus menempatkan Bandar Lampung sebagai kota dengan persentase kemiskinan terendah di Provinsi Lampung. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Wali Kota Bandar lampung Hj. Eva Dwiana dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar lampung agenda penyampaian angka kemiskinan di Kota Bandar lampung tahun 2025. Senin, (15/9/2025) di Ruang Kerja Wali Kota.

Kepala BPS Kota Bandar lampung, Dr. Hady Suryono, M.Si menjelaskan angka kemiskinan tahun 2025 tercatat sebesar 6,95 persen atau angka ini turun 0,42 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 7,37 persen dan berada di posisi terbaik di Tingkat Provinsi lampung.

“Kemiskinan tahun ini mengalami penurunan sekitar 0,42 persen dibandingkan dengan tahun 2024.”

Penurunan angka kemiskinan juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang naik. Pihaknya berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan memastikan masyarakat dapat hidup layak.

Sementara itu, Wali Kota Bandar lampung, Hj. Eva Dwiana menyambut baik laporan dari BPS Kota Bandar lampung dan memberikan apresiasi atas upaya dalam meningkatkan kualitas data statistik.  Penurunan angka kemiskinan tidak terlepas dari sejumlah program stimulan Pemerintah Daerah. Seperti bantuan sembako, pinjaman untuk umkm, penyediaan lapangan kerja, hingga pelatihan bagi pencari kerja.

Wali Kota menegaskan, Pemkot Bandar lampung akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai program pengentasan kemiskinan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesra, Inspektur, Kadis PU, Plt. Ka Bapperida, Plt. Kadis Kominfo, Plt. Ka BKAD.*

Pemkot Bandar Lampung Kembali Berhasil Tekan Angka Kemiskinan, Melalui Program Prorakyat

JK, BANDAR LAMPUNG – Persentase penduduk miskin di Kota Bandar Lampung ditahun 2025 kembali mengalami tren penurunan, Hal ini mencerminkan semakin efektifnya program-program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan  seperti pinjaman modal tanpa bunga bagi UMKM, pendidikan gratis, beasiswa pendidikan bagi sma/smk dan universitas, Kesehatan gratis,  mempermudah akses perizinan usaha dan menggratiskan pelayanan mendasar kepada masyarakat.

Hal ini diungkapkan saat Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menerima kunjungan Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung Senin 22 September 2025.

“Alhamdulillah angka kemiskinan Kota Bandar Lampung tahun ini kembali menunjukkan penurunan menjadi 6,95 Persen dari sebelumnya 7,37 Persen. Atau berkurang 3.690 jiwa,”ungkap Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Tingkat Kemiskinan Kota Bandar Lampung tersebut dibawah tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yakni 10,00 Persen. Selama tahun 2020 hingga 2025 angka kemiskinan Kota Bandar Lampung terus mengalami penurunan yang signifikan.

Tingkat kemiskinan di Kota Bandar Lampung berhasil diturunkan sejalan dengan upaya-upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masayarakat Kota Bandar Lampung melalui program-program pembangunan yang telah dilaksanakan.

“Pemkot Bandar Lampung terus mendorong tumbuh UMKM baru, mempermudah akses perizinan usaha dan menggratiskan pelayanan mendasar kepada masyarakat,” tutup Eva Dwiana.(Kwt)

‎IJTI Lampung Perkuat Peran Media dalam Penyiapan SDM Vokasi Untuk Pasar Global ‎

JK, BANDAR LAMPUNG – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Kelas Migran Vokasi yang dirangkai dengan Musyawarah Daerah (Musda) IJTI Lampung 2025. Acara ini menegaskan komitmen IJTI untuk memperkuat peran media, khususnya jurnalis televisi, dalam mengawal program penyiapan sumber daya manusia vokasi agar siap bersaing di pasar global.

‎Seminar menghadirkan narasumber lintas sektor, di antaranya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, IJTI Nasional, Dewan Pers, serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

‎Dalam paparannya, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Bambang Irawan menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas SDM vokasi sebagai jawaban atas tantangan bonus demografi dan kebutuhan tenaga kerja global. “Kami ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mampu berdaya saing di pasar internasional,” ujarnya.

‎Perwakilan Ditreskrimum Polda Lampung menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi pekerja migran, terutama dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Adapun BP3MI menegaskan perlunya kolaborasi dengan pemerintah daerah, media, dan masyarakat sipil untuk memastikan pekerja migran Indonesia terlindungi sekaligus memiliki daya saing tinggi.

‎Sementara itu, IJTI Nasional bersama Dewan Pers menekankan peran vital jurnalis televisi dalam menyajikan informasi yang edukatif dan menjaga etika jurnalistik, sekaligus berfungsi sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal program vokasi dan ketenagakerjaan.

‎Musda IJTI Lampung 2025 sendiri menghasilkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Andres Afandi sebagai Ketua IJTI Lampung periode berikutnya. Dalam sambutannya, Andres menegaskan bahwa kepengurusan barunya berkomitmen menjadikan IJTI Lampung sebagai rumah besar jurnalis televisi yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga aktif berkontribusi dalam isu strategis daerah.

‎“Kami ingin memastikan jurnalis televisi hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menyiapkan SDM vokasi yang profesional dan siap bersaing secara global,” tegas Andres.

‎Dengan berakhirnya Musda, IJTI Lampung di bawah kepemimpinan Andres Afandi diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, memperjuangkan kepentingan jurnalis televisi, serta memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan vokasi.(kwt)

Kontingen Lampung Siap Berlaga di PORNAS KORPRI XVII 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Lampung, Marindo Kurniawan, memastikan seluruh persiapan pemberangkatan kontingen KORPRI Lampung menuju Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI XVII Tahun 2025 di Palembang berjalan lancar.

Sebanyak kurang lebih 137 orang yang terdiri dari atlet dan ofisial akan mewakili KORPRI Lampung dalam 10 cabang olahraga, antara lain bola voli, futsal, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, basket, renang, sepeda, gateball, serta lari 5K.

“Alhamdulillah persiapan kita sudah matang. Pemusatan latihan sudah dilakukan di masing-masing cabang, seragam kontingen sudah tersedia, dan seluruh akomodasi termasuk penginapan serta konsumsi sudah dipastikan aman,” ujar Marindo Kurniawan saat memimpin rapat finalisasi persiapan PORNAS KORPRI XVII Palembang di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Selasa (16/09/2025).

Dalam sesi rapat, Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Rendi Riswandi melalui seluruh Penanggung jawab 10 cabang olah raga yang diikutsertakan memaparkan berbagai persiapan antara lain : Setiap cabang olahraga melakukan latihan rutin sejak Agustus lalu. Fasilitas pendukung juga disiapkan dengan baik, termasuk seragam resmi kontingen, perlengkapan tanding, serta jaminan kesehatan melalui BPJS.

Kontingen Lampung rencananya akan diberangkatkan secara bertahap mulai tanggal 2–8 Oktober 2025 dan pelepasan kontingen secara resmi akan digelar pada 2 Oktober 2025 mendatang. Adapun Opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2025 pukul 18.30 WIB di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang. Sementara itu, pertandingan akan digelar mulai 5 hingga 11 Oktober 2025 yang akan datang.

Marindo menegaskan, selain mengejar prestasi, keikutsertaan Lampung dalam PORNAS KORPRI XVII juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan silaturahmi antar-anggota KORPRI se-Indonesia.

Setiap cabang olahraga didampingi langsung oleh OPD pengampu yang bertugas memberikan dukungan teknis dan moral. Pemerintah Provinsi Lampung juga mengimbau seluruh ASN untuk memberikan dukungan penuh, baik langsung di arena pertandingan maupun melalui doa dari daerah.

Marindo juga berharap setiap atlit dan ofisial kontingen Lampung pada PORNAS KORPRI XVII dapat memberikan hasil terbaiknya mewakili hampir 24 ribu ASN di Pemerintah Provinsi Lampung. Menurutnya anggaran yang digunakan dalam kegiatan ini milik seluruh ASN dan harus diwujudkan dalam bentuk prestasi yang optimal yang pada akhirnya dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung dan KORPRI Lampung khususnya.

“Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat ASN Lampung. Mari kita sukseskan kontingen Lampung di PORNAS KORPRI XVII 2025,” pungkasnya.(*)

Parkir Gratis ala Bojonegoro, Mungkinkah Diterapkan di Kota Bandar Lampung?

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Video yang beredar tentang Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang memberlakukan parkir gratis untuk kendaraan berplat Bojonegoro mengundang perhatian publik. Kebijakan tersebut dinilai progresif karena memberi keringanan bagi warga lokal dan sekaligus menekan praktik parkir liar yang kerap meresahkan.

Pertanyaannya, mungkinkah hal serupa diterapkan di Bandar Lampung?

Kita tahu, problem parkir di Bandar Lampung sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Selain pungutan liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, sistem retribusi parkir juga sering dianggap tidak transparan. Banyak pengendara merasa tidak mendapatkan kepastian, apakah biaya parkir yang mereka bayarkan benar-benar masuk ke kas daerah atau justru hanya menjadi keuntungan segelintir orang.

Kebijakan parkir gratis khusus untuk plat daerah bisa menjadi langkah berani Pemkot Bandar Lampung untuk menata perparkiran. Dengan sistem digitalisasi, retribusi bisa difokuskan hanya pada kendaraan dari luar daerah, sementara kendaraan plat BE mendapat fasilitas parkir gratis. Dampaknya, warga merasa dihargai, PAD tetap masuk dari kendaraan pendatang, dan yang terpenting: ruang untuk praktik parkir liar semakin sempit.

Namun tentu saja, kebijakan ini tidak bisa diadopsi mentah-mentah. Harus ada kajian matang terkait potensi kehilangan pendapatan daerah serta kesiapan regulasi. Pemerintah Kota Bandar Lampung mesti berani melakukan reformasi manajemen parkir dengan memprioritaskan transparansi dan pengawasan ketat.

Karena sejatinya, parkir bukan hanya soal pungutan. Ia adalah cermin tata kelola kota. Jika parkir saja masih semrawut, bagaimana masyarakat bisa percaya pada keseriusan pemerintah dalam mengatur sektor lain yang lebih kompleks?

Kita berharap, keberanian Bojonegoro bisa menjadi inspirasi. Sudah saatnya Bandar Lampung berbenah dan menunjukkan keberpihakan nyata pada warganya, bukan pada kepentingan jangka pendek oknum-oknum parkir liar.*

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)

Dukung Program Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Pastikan Data Akurat

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung dalam rangka mendukung pembangunan berbasis data yang akurat dan komprehensif. Hal ini ditandai dengan audiensi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekdaprov, Jumat (12/09/2025).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan BPS kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, sehari sebelumnya, Kamis (11/09/2025). Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS meneguhkan komitmen bersama untuk menyukseskan dua agenda nasional, yaitu Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 dan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan, keberhasilan agenda nasional tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Data yang akurat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemprov Lampung siap mendukung penuh langkah BPS, baik dalam penyediaan data maupun peningkatan literasi statistik di masyarakat,” ujar Marindo.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi statistik, BPS Provinsi Lampung menerbitkan sejumlah buku dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat, di antaranya:

1. Cerita di Balik Dua Belas Indikator

2. Statistik Berkisah

3. Potret Kemiskinan di Provinsi Lampung

Publikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami peran penting data statistik dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran publik bahwa data merupakan instrumen vital pembangunan.

Dengan kerja sama yang erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPS, diharapkan tersaji data berkualitas yang menjadi landasan kuat bagi perencanaan pembangunan daerah serta mendukung pencapaian program nasional.(*)

Siaga Bangsitnas Serta Asah Naluri Tempur Prajurit Yonif 9 Marinir Laksanakan Hanmars Dan Latihan Menembak

JK, PESAWARAN – TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir. Dalam rangka menyikapi perkembangan situasi nasional saat ini dan mempersiapkan diri untuk menghadapi penugasan yang akan datang, prajurit Yonif 9 Marinir laksanakan Hanmars dan latihan menembak bertempat di Ksatrian Yonif 9 Marinir, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung.Kamis (11/09/2025).

Kegiatan diawali apel organik, senam peregangan dan melaksanakan Hanmars dengan rute luar ksatrian Yonif 9 Marinir dilanjutkan dengan menembak senapan dan pistol. Adapun materi yang dilatihkan meliputi menembak senapan jarak 100 Meter, Untuk menembak pistol jarak 25 Meter yang dilaksanakan secara terencana dan terukur ini bertujuan untuk mengasah kemampuan dasar perorangan prajurit, khususnya dalam hal akurasi, kecepatan dan ketepatan di sasaran.

Latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan prajurit  dalam menjaga kebugaran tubuh dan memenuhi salah satu kewajiban yang mutlak harus di kuasai oleh prajurit Korps Marinir yaitu menembak, baik senapan maupun pistol.

Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan,”Melalui latihan ini, diharapkan setiap prajurit menjaga kebugaran tubuh serta untuk menyakinkan senjata perorangan yang melekat siap tempur dalam penugasan,”Ujarnya.(*)