LAMPUNG SELATAN – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Samsul H. Suhartono, S.Pd, menggelar kegiatan…
Kategori: Lampung Selatan
Anggota DPR RI, Putri Zulhas Serahkan Bantuan 30 Unit Komputer ke Yayasan Pendidikan Al-Mubarak Kecamatan Sidomulyo
LAMPUNG SELATAN — Anggota DPR RI, dari Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan, menyerahkan bantuan berupa perangkat…
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Anggota DPRD Lampung Selatan Hadiri Pembentukan Koperasi Merah Putih
LAMPUNG SELATAN — Anggota Komisi I DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto, menghadiri kegiatan pembentukan Koperasi Merah…
Agus Sujatmiko Pimpin Kopdes Merah Putih Desa Sidodadi
SIDOMULYO – Agus Sujatmiko terpilih menjadi ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih desa Sidodadi dalam musyawarah…
Sebelas Orang Mendaftar Seleksi Terbuka Sekda Lampung Selatan
Kalianda, Lamsel – Sebanyak 11 orang mendaftar dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan. Namun, hanya 10 peserta yang berhasil mengunggah berkas pendaftaran sebelum batas waktu ditutup pada Rabu, 7 Mei 2025, pukul 23.59 WIB.
“Dari 11 pendaftar, hanya 10 orang yang melakukan submit berkas. Mereka inilah yang akan melanjutkan ke tahap seleksi administrasi,” ujar Kepala BKD Lampung Selatan, Tirta Saputra, Kamis (8/5/2025).
Tirta menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform ASN Karier milik BKN di laman asnkarier.bkn.go.id. Ia belum merinci nama-nama peserta maupun instansi asal mereka.
Sesuai jadwal, panitia seleksi akan melakukan rapat administrasi pada 8 Mei, dengan hasil seleksi administrasi diumumkan pada 9 Mei 2025. Berikutnya, uji kompetensi manajerial dan sosial kultural oleh tim asesor akan digelar pada 14–15 Mei, dengan pengumuman hasilnya pada 20 Mei.
Tahapan lanjutan meliputi penjelasan panitia (21 Mei), penulisan makalah (22 Mei), dan wawancara (23–24 Mei). Hasil akhir seleksi akan ditetapkan dan diumumkan pada 26 Mei, dan disampaikan ke Pejabat Pembina Kepegawaian pada 28 Mei 2025.
Panitia menegaskan bahwa seluruh jadwal bersifat tentatif dan bisa berubah sewaktu-waktu. Peserta diimbau untuk selalu memantau informasi resmi melalui situs https://lampungselatankab.go.id/.
Pemkab Lampung Selatan Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK Secara Virtual
Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 7 Mei 2025.
Rakor yang digelar secara virtual ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pencegahan korupsi di daerah melalui pemantauan dan evaluasi terhadap delapan area intervensi MCP. Beberapa di antaranya mencakup Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Publik, Pengelolaan Barang Milik Daerah, serta Optimalisasi Pendapatan Daerah.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Penjabat Sekretaris Daerah, Intji Indriati, mengikuti rakor tersebut dari Aula Krakatau, Kantor Bupati setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan pentingnya MCP sebagai instrumen penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Delapan area intervensi MCP, seperti perencanaan APBD, pengadaan barang dan jasa, pengawasan internal, manajemen ASN, hingga pengelolaan dana desa, menjadi titik fokus pembenahan sistem birokrasi,” jelasnya.
Bupati Egi juga menyampaikan komitmen Pemkab untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bidang perizinan, melalui sistem digital yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak hanya mengejar kepatuhan terhadap indikator MCP, namun juga menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam setiap lini pelayanan.
“Jadikan MCP bukan sekadar alat ukur, tetapi sebagai alat perubahan budaya kerja. Kita ingin mewujudkan Lampung Selatan yang bersih dari korupsi, unggul dalam pelayanan, dan kuat dalam integritas,” tegasnya.
Agus Sartono Wakili Bupati Lampung Selatan dalam Peletakan Batu Pertama Program Bedah Rumah di Sidomulyo
Lampung Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PAN, Agus Sartono, S.E., secara resmi…
Diterjang Puting Beliung, Warga Kalianda Dapat Bantuan RTLH dari Bupati Egi
Kalianda – Musibah angin puting beliung yang melanda Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, pada Jumat pagi, 25 April 2025, menyisakan duka mendalam bagi Ilyas (50), warga Dusun Lubuk Jukung. Rumah satu-satunya rata dengan tanah diterjang angin kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian, Ilyas dan keluarganya sedang berada di luar rumah.
“Saya pasrah melihat rumah hancur. Tapi saya sangat bersyukur keluarga selamat. Itu hari yang tak akan saya lupakan,” ungkap Ilyas dengan mata berkaca-kaca.
Keharuan berubah menjadi rasa syukur ketika Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) kepada keluarga Ilyas pada Kamis, 1 Mei 2025.
“Kami mendapat laporan adanya warga terdampak bencana. Maka kami turun langsung. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Egi di lokasi.
Ia juga menegaskan, Pemkab terus berupaya agar bantuan RTLH tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Bantuan ini adalah langkah nyata. Semoga menjadi awal yang membawa harapan baru bagi warga terdampak,” tambahnya.
Ilyas pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan semua pihak yang telah membantu.
“Bantuan ini bukan sekadar bangunan, tapi juga semangat baru untuk kami memulai kembali,” ucapnya penuh haru.
Renovasi Masjid Taqwa Natar Resmi Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama oleh Ketua DPRD Lamsel Erma Yusneli
NATAR – Proses pembangunan Masjid Taqwa di Perum Graha Natar Lestari, Taqwasari, Natar, Lampung Selatan resmi…
Ketua AKLI Lamsel: Saya Tidak Yakin Tentang Isu Pengelolaan Parkir di Pasar Inpres Kalianda yang Melibatkan Nama Bupati
KALIANDA – Isu terkait perubahan pengelolaan parkir di Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), yang berkembang belakangan ini, menimbulkan keresahan di kalangan pengelola lama. Sorotan datang dari Aliansi Kearifan Lokal Indonesia (AKLI) Lamsel pada Sabtu (3/5/2025).
Ketua AKLI Lamsel, Dadan Hutari, mengungkapkan bahwa ketegangan terkait pengelolaan parkir tersebut dipicu oleh desas-desus mengenai rencana penggantian pengelola lama dengan salah satu organisasi masyarakat (ormas). Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan pekerja parkir lama yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pekerjaan tersebut.
“Seharusnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamsel tidak terburu-buru mengeluarkan keputusan pergantian pengelola parkir. Mengingat hal ini berkaitan dengan penghidupan orang banyak dan berpotensi menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat yang sedang kondusif,” ungkap Dadan kepada awak media.
Dadan berharap agar Kepala Dishub Lamsel dapat lebih bijaksana dalam mempertimbangkan pergantian pengelola parkir tersebut. Terlebih lagi, ia mencurigai adanya kabar yang menyebutkan pergantian pengelola parkir itu melibatkan nama Bupati Lamsel.
“Saya rasa Pak Bupati tidak terlibat dalam hal ini. Jangan sampai nama Bupati digunakan untuk kepentingan pribadi. Ini bisa memicu ketegangan di masyarakat. Penggantian sepihak ini berisiko merusak stabilitas daerah,” tambahnya.
AKLI Lamsel, tegas Dadan, sangat mendukung agar pengelola parkir Pasar Inpres yang lama tetap diberi kesempatan untuk melanjutkan tugas mereka. Sebab, mereka adalah warga Kalianda asli yang sudah lama berjuang untuk mengatur dan menata parkir di pasar tersebut.
“Intinya, AKLI mendukung agar pengelola parkir lama tetap menjalankan tugas mereka. Jangan sampai ada perubahan yang dilakukan secara sepihak yang bisa menimbulkan kericuhan di tengah suasana kondusif ini,” pungkasnya. (rls)