
BANDAR LAMPUNG — Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP), Jalan Teuku Umar, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Minggu (16/8/2026).
Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
AKRS dipimpin Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han) selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Lampung, serta berbagai elemen terkait.
Pasukan upacara terdiri dari deputasi gabungan perwira TNI/Polri dan non-TNI, personel Yonif 143/TWEJ, Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir/BS, Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Polda Lampung, serta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.
Kenang Perjuangan Para Pahlawan
Rangkaian AKRS berlangsung dalam suasana hening dan penuh penghormatan. Upacara diawali laporan Komandan Upacara, kemudian dilanjutkan penghormatan kepada arwah para pahlawan, pembacaan teks kehormatan, mengheningkan cipta, penyalaan obor, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir.
Kegiatan ditutup dengan laporan Komandan Upacara.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, Asren Kodam XXI/RI Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Agung Budi Purnomo, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, serta jajaran TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Lampung.
Pelaksanaan AKRS menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Momentum tersebut sekaligus mengingatkan generasi penerus bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan.
Semangat tersebut diharapkan terus diwariskan melalui sikap nasionalisme, patriotisme, persatuan, serta pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.
Penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga dengan melanjutkan cita-cita perjuangan mereka melalui kerja keras dan kontribusi terbaik bagi Indonesia.