Masa Rubik dan Gembok Akan Gruduk Kantor Kejati Lampung dan Polda Lampung Terkait Dugaan KKN Pemkab Lampung Barat 

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Masa aksi unjuk rasa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Restorasi Untuk Kebijakan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (LSM Rubik dan LSM Gembok) akan Berkumpul di Tugu Adipura Kota Bandarlampung dan selanjutnya akan menggruduk Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, dan Kapolda Lampung, dalam menyikapi Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada berbagai Proyek milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, tahun 2023, Rabu (24/7/2024). Hal tersebut disampaikan oleh Feri Yunizar Selaku Ketua LSM Rubik dan Adre Selaku Ketua LSM Gembok saat ditemui di Sekretariat Rubik, jum’at (19/7/2024).

Feri Yunizar, dalam wawancaranya mengatakan, Gerakan aksi unjuk rasa yang dilakukan tersebut merupakan suatu bentuk upaya LSM Rubik dan Gembok dalam berperan aktif mendukung pemerintahan yang bersih dari KKN.

Ia menjelaskan bahwa dari data yang dimiliki serta hasil investigasi yang telah dilakukan Tim LSM Rubik bersama LSM Gembok, terhadap proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Sekretariat DPRD dan RSUD Alimudin Umar Kabupaten Lampung Barat, tahun 2023, ditemukan adanya dugaan kejanggalan yang mengarah pada dugaan KKN.

“kita sudah memiliki data permulaan dan data penujangan lainya yang sudah cukup menjadi bahan dasar kita dalam melaksanakan aksi unjuk rasa ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, selain melaksanakan aksi unjuk rasa, pihaknya juga sudah mepersiapkan loparan yang akan diserahkan kepada Kejati Lampung bersamaan dengan pelaksanaan aksi unjuk rasa.

“kami akan mendesak Kejati Lampung untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada oknum – oknum pejabat yang diduga menjadi pelaku dan oknum pejabat yang terlibat atas dugaan KKN tersebut,” cetusnya.

Dilain sisi, Andre, menjelaskan jika Aksi unjuk rasa yang akan digelar tersebut sebenarnya sudah di persiapkan sejak senin, (15/7/2024) namun karna ada penjegalan yang sangat licik yang dilakukan oleh Pemkab Lambar melalui salah satu oknum kaban di sana sehingga aksi unras tersebut sempat ditunda.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh oknum Kaban berinisial PD tersebut sangat merugikan pihaknya, sebab aksi unjuk rasa yang akan dilakukan di Kabupaten Lampung Barat pada saat itu merupakan momen yang sangat tepat, dimana diketahui bahwa Kejaksaan Agung sedang atau akan berkunjung.

Namun, kendati demikian, pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di Kota Bandarlampung, dengan Rute, Tugu Adipura Bandarlampung, Kejati Lampung, Polda Lampung. (adr)

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana Mengukuhkan Pengurus DPD APKARI Provinsi Lampung Masa Bakti 2024 – 2027

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengukuhkan pengurus DPD APKARI Provinsi Lampung Masa Bakti 2024 – 2027 di Gedung Semergou, Selasa (16/07/2024).

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, walaupun setiap daerah mempunyai perwakilan pengurus, ada baiknya bisa saling bekerjasama dan saling mendukung satu sama lain. Ujar Eva

“Setiap asosiasi-asosiasi mempunyai Tupoksinya disetiap daerah masing-masing, tetapi akan lebih baik bila bekerjasama dan saling memberikan masukan untuk kemajuan Apkari, khususnya di Kota Bandar Lampung” katanya.

Namun demikian, Eva Dwiana yang ditunjuk sebagai pembina dalam Kepengurusan Apkari Masa Bakti 2024 – 2027 berkata Pemerintah Kota Bandar Lampung akan sepenuhnya mendukung program kerja Apkari demi kebaikan Kota Bandar Lampung.

“Kami Pemerintah Kota Bandar akan membantu dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Eva berharap, dengan kepemimpinan Anthoni Irawan sebagai Ketua DPD APKARI Provinsi Lampung bisa memberikan kemajuan untuk Apkari.

“Mudah-mudahan bisa bekerja dengan baik dan bekerjasama dalam berorganisasi walaupun ada perbedaan di daerah untuk kemajuan Apkari,” harapnya.

Setelah dikukuhkan, Ketua DPD Apkari Provinsi Lampung, Anthoni Irawan mengatakan dalam waktu dekat hal pertama yang akan dilakukan adalah melaksanakan Program Kerja Apkari.

“Kita akan laksanakan Program Kerja di Pringsewu dalam waktu dekat,” terangnya.

Kemudian, Anthoni mengapresiasi Pemerintah Kota Bandar dalam mendukung peran serta pemadam kebakaran.

“Alhamdulillah, perhatian Walikota Bandar Lampung tinggi sekali, Insya Allah tugas kita lebih spesifik lagi dan tidak tebang pilih,” ujarnya.

Kedepannya, Anthoni beserta pengurus menyampaikan akan memperhatikan kemajuan dan kesejahteraan personil pemadam kebakaran.

“Peran serta Damkar sangat penting dan merupakan tugas mulia, kedepannya kami akan merumuskan kesejahteraan rekan-rekan pemadam kebakaran,” tegasnya. (adr)

Bandar Lampung Expo Tahun 2024, Resmi Ditutup Oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG —- Semarak Bandar Lampung Expo yang dilaksanakan oleh pemerintah kota bandar lampung dalam memperingati HUT kota Bandarlampung yang ke 342 Tahun, di wilayah lapangan Saburai, pada hari Senin Malam (15/07/2024).

Acara yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bandarlampung setiap tahunnya, resmi ditutup oleh walikota Bandar Lampung, yang dibacakan oleh Wakil Walikota Deddy Amarullah, acara yang sudah dilaksanakan dari tanggal 08 Juli 2024 tersebut, resmi ditutup pada tanggal 15 Juli 2024.

Perwakilan PJ Gubernur Lampung yakni Bobby Irawan selaku kadis pariwisata provinsi Lampung, menyampaikan pesan dari PJ Gubernur Lampung, Penutupan Bandar Lampung Ekspo 2024.

“Acara ini telah jadi wadah, keberlangsungan ini telah berhasil menginspirasi ekonomi kota Bandarlampung,” Ujarnya.

“Melalui kegiatan yang telah dilaksanakan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam memajukan Lampung yang lebih baik, lagi” ungkapnya.

“Selama perhelatan Bandar Lampung Expo 2024 ini menjadi pijakan kuat dan potensi yang ada, saya ucapkan terimakasih dalam kesuksesan Bandarlampung Expo supaya terus dilaksanakan setiap tahunnya,” ucapnya.

“Pemerintah provinsi lampung sangat mengapresiasi yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung, adalah teras depan halaman muka dari provinsi Lampung, mudah mudahan event yang ada di Bandarlampung, akan menarik pengunjung sehingga ekonomi akan tergerak dan tumbuh,” tutupnya.

Sambutan walikota Bandar Lampung, diwakilkan oleh bapak Deddy Amarullah, selaku wakil walikota Bandar Lampung, menyampaikan bahwa Alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul dalam penutupan Bandar Lampung Expo 2024 dalam keadaan sehat walafiat. Imbuh Deddy

“Begawi Bandarlampung merupakan aktualisasi seni yang sangat penting, sebagai media pelestarian budaya,” Jelasnya.

“Kami akan senantiasa meningkatkan instruktur destinasi wisata, hal ini dilakukan untuk menarik pengunjung pariwisata,” Tambahnya lagi.

“Terimakasih kepada seluruh instansi yang terlibat dalam keberlangsungan acara ini, serta masyarakat Bandarlampung yang menikmati event tahunan ini,” tutupnya.(Kwt)

Semua Fraksi di DPRD Bandar Lampung Meyetujui Anggaran Perubahan Serta Pengusulan Perda : Ini Kata Walikota Eva Dwiana

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri rapat paripurna DPRD kota Bandarlampung, di ruang rapat DPRD, pada Hari Senin (15/07/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk membahas anggaran perubahan dan anggaran tersebut merupakan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandar Lampung selama tahun 2024.

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dipimpin oleh ketua DPRD Hi.Wiyadi dan unsur pimpinan serta anggota DPRD lainnya di semua Fraksi, tak hanya dihadiri oleh walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Juga dihadiri Wakil Walikota Bandar Lampung Hi. Deddy Amarullah, Plh. Sekdakot, Assisten, dan juga dihadiri seluruh jajaran pemerintah kota Bandarlampung pimpinan pratama dan seluruh camat se kota Bandar Lampung.

Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Hi. Wiyadi mengatakan anggaran ini adalah murni sebuah anggaran perubahan yang ada selama tahun 2024 untuk pembangunan kota bandar lampung. Jelas Wiyadi.

Hi. Wiyadi selaku ketua DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus memimpinan dalam rapat sidang paripurna yang diselenggarakan di gedung DPRD Kota Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung dalam statement nya mengatakan pendapatan asli daerah kota Bandarlampung senilai 24 miliar bertambah 62%, pendapatan tersebut merupakan hasil dari pajak yang diterapkan di kota Bandar Lampung. Ujar Eva

Terkait anggaran perubahan yang diajukan oleh pemerintah kota Bandarlampung, turut disetujui oleh fraksi-fraksi yang hadir dalam sidang paripurna yang dilaksanakan di gedung DPRD kota Bandarlampung.

“Alhamdulillah anggaran perubahan insyallah selesai dan semua fraksi meyetujui itu semua, untuk perda PD Pasar Dan PDAM serta Opening Siger Mineral akan terlaksana dengan baik sesua harapan kita”. Imbuh Eva

“Anggaran tersebut disetujui oleh semua fraksi walaupun ada catatan sedikit agar menjadi bahan koreksi kita bersama dan diharapkan semua agar bisa berkontribusi terhadap pembangunan di pemerintah kota Bandar Lampung.” Tutup Eva Dwiana (Kwt)

Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kwt)

Walikota Eva Dwiana Hadiri Pelepasaan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah Jalur Rempah Bertolak dari Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, hadiri pelepasan KRI Dewaruci dan Laskar Muhibah jalur rempah yang bertolak dari bandar lampung yang setelah menjalani pelayaran bersama 75 laskar terpilih dari setiap provinsi dalam rangka Muhibah Budaya Jalur Rempah di 7 Kota, dan akan menuju etape terakhir ke Jakarta dari Dermaga Pelindo Panjang Bandar Lampung. Minggu (14/07/2024).

Seperti yang kita ketahui, Kapal legendaris KRI Dewaruci merupakan latihan Taruna Akademi TNI Angkatan Laut sekaligus Kapal Diplomasi yang memperkuat jajaran TNI AL sejak tahun 1953, telah melaksanakan dua kali pelayaran muhibah keliling dunia mengarungi 7 (tujuh) samudra serta 5 (lima) benua.

Acara pelepasan selain dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, Dirjen Kebudayaan Prov. Lampung Drs. Siswanto, Plh Sekda Kota Bandar Lampung Drs. Sukarma Wijaya, serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan “atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta TNI Angkatan Laut yang telah memilih Kota Bandar Lampung sebagai salah satu titik yang terkoneksi dengan jalur yang bersejarah yakni sebagai tempat pelaksanaan Program Muhibah Budaya Jalur Rempah Kemendikbudristek RI, sehingga semakin mengukuhkan Kota Bandar Lampung sebagai jalur penting di Indonesia melintasi Selat Malaka”, unjar Eva Dwiana.

“Program ini tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, namun juga memperkuat diplomasi dengan negara sahabat, untuk itu saya mengajak kita semua bersama-sama bersinergi dalam upaya mempertahankan kejayaan jalur rempah di Indonesia, serta menumbuh-kembangkan kecintaan dan kesadaran generasi muda akan kearifan lokal”, Tutup Eva Dwiana.(Kawat)

Kabupaten Pringsewu Meraih Penghargaan Kategori Inovatif dalam APKASI Otonomi Expo 2024

Jakarta, 13/07/2024 – Kabupaten Pringsewu dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah meraih Penghargaan Kategori Inovatif dalam gelaran APKASI Otonomi Expo 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan dan kemajuan di tingkat lokal.

Pj. Bupati Pringsewu Dr H. Marindo, bersama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara kolektif berkontribusi dalam pencapaian ini. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan komitmen untuk mendorong kemajuan, tetapi juga memperkuat visi Kabupaten Pringsewu.

“Dengan rasa syukur dan semangat membara, kami menerima penghargaan ini sebagai dorongan untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu,” ujar Pj. Bupati Kabupaten Pringsewu.

kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten pringsewu menyatakan ucapan terimasih atas dukungan semua pihak dengan terselenggaranya Apkasi otonomi expo 2024, smoga event dan penghargaan ini bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi dan pembangunan dikabupaten pringsewu.

Kami berharap penghargaan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Kabupaten Pringsewu, memperkuat otonomi daerah, dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berprestasi. Semoga dengan izin Allah SWT, langkah-langkah ini membawa berkah dan kemakmuran bagi kita semua.

Vittorio Dwison PKS: RSUD Abdul Moeloek Harus Serius Berbenah

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Vittorio Dwison, menyoroti masalah pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius. Kamis, (11 Juli 2024).

“Beberapa hari ini, terjadi kejadian pelayanan yang buruk di RSUDAM. Banyak pasien yang kecewa dan merasa tidak mendapatkan perlakuan manusiawi. Tentu masih banyak lagi kasus serupa yang belum terungkap di media,” ujar Vittorio.

Vittorio Dwison meminta atensi serius dari jajaran direktur, unsur pimpinan, hingga petugas medis dan pelayanan di RSUDAM. Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2022 yang lalu, Vittorio telah menyampaikan perhatiannya kepada Lukman Pura, Direktur RSUDAM saat itu, mengenai evaluasi standar pelayanan minimal.

“Teknologi memungkinkan pimpinan untuk mendapatkan umpan balik secara real-time melalui aplikasi, dengan respon cepat. Dengan platform ini, rumah sakit bisa mendapatkan bintang atau tanda kepuasan pasien secara langsung,” tambahnya.

Vittorio menekankan pentingnya perbaikan cepat dalam hal pelayanan dasar, seperti kepastian kepada keluarga pasien mengenai kapan tindakan medis bisa dilakukan, hingga peningkatan keramahan dalam pelayanan. Standar-standar ini harus dipenuhi demi memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) waktu LKPJ kepala daerah 2022, Lukman Pura menyatakan bahwa RSUDAM berkomitmen menjadi rumah sakit kelas dunia atau “world class hospital.” Menanggapi hal tersebut, Vittorio berkata, “Bagus sebagai suatu misi, tapi yang mendasar belum bisa diberikan, seperti jauh panggang dari api.”

Vittorio juga menyarankan bahwa jika sumber daya manusia (SDM) di RSUDAM belum mampu memenuhi standar pelayanan, perlu dilakukan peningkatan melalui pelatihan. Dia juga menekankan bahwa meskipun tenaga medis di rumah sakit “pelat merah” dan swasta sama-sama memiliki sumpah profesi yang sama, hasil pelayanannya berbeda.

“Di rumah sakit swasta, pelayanan sangat baik, namun sebaliknya di rumah sakit pemerintah daerah,” pungkas Vittorio. (*)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir dalam Acara Jajanan Pasar & Masakan Tradisional Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadir dalam acara jajanan pasar & masakan traditional Lampung di Bandar Lampung Expo lapangan Enggal Saburai, Kamis (11/07/2024).

Hadir juga Wakil Walikota Deddy Amarullah Bandar Lampung, Plh. Sekda Kota Bandar Lampung, pimpinan pratama, Camat Sebandar Lampung, Lurah sebandar Lampung, Ibu PKK Se Kecamatan dan Ibu PKK Se Kelurahan Sebandar Lampung serta undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyampaikan, bahwa acara jajanan pasar & Lampung di Bandar Lampung Expo di lapangan Enggal Saburai adalah bertujuan untuk menghidupkan usaha UMKM sebandar lampung agar UMKM bisa berkembang dan menjadi urat nadi ekonomi di masyarakat kota bandar lampung. Ujar Eva Dwiana

“bunda Eva berharap perlombaan seperti ini agar bisa berkelanjutan untuk menggali potensi masyarakat dalam mengolah makanan dan jajanan yang ada di masyarakat serta menumbuhkan kembangkan UMKM yang ada kota bandar lampung.” Tutup Eva Dwiana. (adr)

Lagi-lagi Pasien Keluhkan Pelayanan Buruk, Direktur RS. Abdul Moeloek Akui Kekurangan

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Belum selesai persoalan terkait pelayanan yang dianggap buruk oleh pasien dari istri Anggota TNI Angkatan Laut (AL) hingga gagal operasi, lagi-lagi muncul keluhan baru dari pasien lain berasal dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung.

Di beritakan sebelumnya, pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung yang juga merupakan seorang istri dari anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS tersebut dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Lalu, setelah akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di ruangan Mawar pihak keluarga merasa miris lantaran pihak keluarga diminta untuk pulang mengambil seprai karena seprai kasur di RSUd Abdul Moeloek persediaannya habis.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Selain karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, dan melihat kondisi kasur tidak layak akhirnya tulus dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Kemudian, belum selesai persoalan tersebut hingga viral di medsos dan ada nya komentar netizen yang menilai sama akan buruk nya pelayanan di RSUD Abdul Moeloek. Muncul lagi keluhan warga dari Kabupaten Lampung Barat, Liwa, Provinsi Lampung, Ari yang sedang mengantarkan adik nya untuk proses persalinan.

Ari mengatakan, diri nya sedang mengantarkan adik nya yang di rujuk dari RS. Harapan Bunda kemudian di rujuk kembali ke RSUD Abdul Moeloek untuk diambil tindakan operasi.

Namun, ia menilai pelayanan yang dilakukan oleh RSUD Abdul Moeloek dianggal kurang profesional dibandingkan Rumah Sakit yang merujuk nya.

“Masih mending pelayanan di RS Harapan Bunda dibandingkan RSUD Abdul Moeloek,” katanya.

Ari menyampaikan, setelah masuk Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendaftar dan meneruskan rujukan, pelayanan yang didapatkan dianggap cuek dan minim nya informasi.

“Pelayanan nya terkesan cuek, sudah 2 jam kami disini tetapi tidak ada informasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Lukman Pura saat dikonfirmasi oleh media ini mengakui bahwasanya RSUDAM masih banyak kekurangan dan akan lakukan perbaikan untuk melayani masyarakat Lampung yang membutuhkan tenaga medis.

” Kita memang masih banyak kekurangan dan insyaallah untuk kedepannya kita akan lakukan perbaikan terimakasih atas saran dan kritiknya,” katanya melalui via WhatsApp. (Tim)