Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Pesawaran – Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-11, Media jurnalkota.net/ bersama Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) dan para jurnalis Lampung menggelar acara gathering di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/8/2025).

Acara ini juga sekaligus menjadi ajang pembubaran panitia HUT jurnalkota.net/ yang sebelumnya sukses digelar pada 09 Agustus 2025 di Asoka Luxury Hotel. Saat itu, DPP KoPI dan rekan-rekan media Lampung turut berperan besar dalam menyukseskan acara.

Pemimpin Redaksi jurnalkota.net/ yang juga Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jurnalis yang selalu memberikan dukungan.

“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan jurnalis yang telah banyak membantu, baik saat persiapan maupun pelaksanaan acara HUT ke-11 lalu,” ungkapnya.

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Suasana gathering berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan berhadiah, seperti estafet air, lempar bola air dengan sarung, pindah sarung hingga memindahkan air menggunakan cangkir. Kegiatan ini kian mempererat kebersamaan antarjurnalis dan insan media.

Adapun media yang turut serta dalam gathering ini di antaranya: Transsewu.com, Banyuwulu.com, Jurnalkota.net, Bensorinfo.com, Mitra TV, Wartaonelampung.com, Gariskomando.com, Lihatwarta.id, DialekNews.com, jurnalkota.net/, MediaRMD.com, Jurai.id, Pelitaekspres.com, dan Deklarasinews.com.

Walikota Eva Dwiana, Siapkan Bantuan Korban Longsor 

JK, BANDAR LAMPUNG – Hujan Deras yang terjadi Jumat 29 Agustus 2025 menyebabkan Bencana longsor di Kabupaten Pesawaran, akibatnya jalan Laksamana R.E.Martadinata penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran sempat tertutup.

Camat Teluk Betung Timur Zulkipli menjelaskan, lokasi bukit masuk dalam wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Sebelah barat itu (Gunung Icha/muncak) masuk pesawaran. Air dan lumpur turun ke ruas jalan sehingga menyebabkan jalan tertutup,”jelas Zulkipli.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung menjelaskan. Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membuat embung untuk menekan bencana longsor.

“Ibu Walikota Bunda Eva sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun Embung di Wilayah ini, Pemkot sudah melakukan penjajakan dan menemukan beberapa titik,” jelas Socrat Pringgodanu.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menjelaskan, saat ini Pemkot Bandar Lampung menyalurkan makanan dan air mineral kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Saat ini tim masih di lokasi membersihkan sisa lumpur dan menyalurkan makanan,” Jelas Eva Dwiana.

Bunda Eva menambahkan, Pemerintah kota Bandar Lampung selain memberikan makanan hingga malam nanti, Pemkot akan memberikan bantuan berupa uang tunai.

“Saat ini masih dilakukan pendataan, nanti Pemkot bantu uang tunai setiap rumah yang terdampak,” tutup Eva Dwiana.(*)

Pemkot Bandar Lampung Beri Bantuan Makanan, Air, dan Uang Tunai untuk Korban Banjir

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025).

Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, atas arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
“Bunda Eva memerintahkan seluruh OPD turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air mineral, serta uang tunai,” jelas Wilson.

Wilson menambahkan, makanan dan minuman telah disalurkan sejak pagi, sementara uang tunai sebesar Rp250 ribu per rumah diberikan kepada 1.271 warga terdampak. Ia juga menyebutkan Pemkot akan menyalurkan bantuan beras pada minggu mendatang.

Salah seorang warga, Warsini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Pemkot.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bunda Eva dan Pemkot Bandar Lampung,” ujarnya.*

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.

Camat Teluk Betung Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa longsor berasal dari kawasan perbukitan di Pesawaran. “Air dan lumpur turun ke ruas jalan hingga menyebabkan jalur tertutup,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menambahkan Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun embung sebagai langkah pencegahan bencana serupa. “Sudah dilakukan penjajakan dan ditemukan beberapa titik lokasi yang memungkinkan,” jelasnya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan Pemkot telah menyalurkan makanan dan air mineral kepada warga terdampak. “Saat ini tim masih membersihkan sisa lumpur sekaligus menyalurkan makanan,” katanya.

Eva menambahkan, selain bantuan logistik, Pemkot juga akan memberikan bantuan uang tunai bagi rumah yang terdampak. “Pendataan sedang dilakukan. Setiap rumah yang terdampak akan menerima bantuan uang tunai,” tegasnya.*

Pemkab Lampung Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah di 17 Kecamatan

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di…

Membanggakan! Lampung Selatan Raih Stand Terinovatif di Apkasi Otonomi Expo 2025

Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih penghargaan Stand Terbaik…

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark, Perkuat Peran PKK dalam Ekonomi Keluarga

JurnalKota.net – Lampung Selatan – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memimpin kegiatan panen buah melon, anggur dan sayur di PKK Agropark Kecamatan Sabah Balau, Lampung Selatan, Jumat (29/8/2025).

Acara ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian terpadu yang dikembangkan oleh TP. PKK Provinsi Lampung.

PKK Agropark Sabah Balau berdiri pada tahun 2018 sebagai kawasan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Dengan luas total mencapai 15 hektare, kawasan ini terbagi dalam beberapa zona, antara lain kebun buah dan sayur, area peternakan sapi dan kambing, serta kolam perikanan air tawar.

Selain menjadi lokasi pengembangan komoditas hortikultura, PKK Agropark juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, pelajar, dan anggota PKK dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan serta diversifikasi produk hasil panen.

Kegiatan panen ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan hasil bumi Agropark, tetapi juga memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Agropark ini bukan sekadar taman edukasi, tetapi juga lahan produktif yang dapat menginspirasi masyarakat dalam mengelola potensi pertanian secara modern, efisien, dan berkelanjutan. Kegiatan seperti ini mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

Kegiatan panen buah di Agropark juga menjadi wadah bagi PKK untuk memperkenalkan teknologi pertanian terbaru, sistem irigasi hemat air, serta pola tanam organik yang dapat diterapkan di lahan rumah tangga maupun kelompok tani.

Ke depan, TP. PKK Provinsi Lampung berencana memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah dan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas Agropark. Program ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta menjadikan Agropark sebagai pusat pelatihan pertanian dan wirausaha bagi masyarakat Lampung.*

Masjid Raya Al-Bakrie Masuki Tahap Akhir Pembangunan, Siap Diresmikan 12 September 2025

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan meninjau progres pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie sekaligus melaksanakan Shalat Jumat di masjid tersebut, Jumat (29/8/2025).

Masjid yang diagendakan diresmikan pada 12 September 2025 tersebut telah memasuki tahap akhir pembangunan.

“Syukur alhamdulillah, siang hari ini kita bisa melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie. Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi kami masyarakat Lampung,” ujar Marindo.

Ia mengapresiasi kontribusi keluarga besar Aburizal Bakrie yang telah membangun masjid tersebut di kampung halamannya.

“Keluarga besar Pak Aburizal Bakrie telah berinvestasi, bukan hanya untuk dunia, tapi juga untuk akhirat, dengan membangun rumah ibadah ini di tanah kelahirannya,” tambahnya.

Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sangat menyambut positif kehadiran Masjid Raya Al-Bakrie.

Dalam pertemuannya bersama Yayasan Bakrie Amanah, Gubernur menyampaikan rasa bangganya terhadap pembangunan masjid yang dinilai akan menjadi landmark baru di Lampung.

“Masjid ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga akan menjadi landmark kebanggaan bagi masyarakat Lampung. Harapannya, masjid ini dapat dimakmurkan dan diisi berbagai aktivitas di lingkungan Masjid,” kata Marindo.*

Pemprov Lampung Siap Berkolaborasi Tangani Jembatan Viral di Pematang Sawa

JurnalKota.net – TANGGAMUS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyampaikan kesiapannya untuk turut serta menangani persoalan jembatan rusak di Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, yang baru-baru ini viral di media sosial.

‎Video yang menampilkan sejumlah pelajar harus melintasi jembatan dengan kondisi rapuh dan membahayakan keselamatan menuai perhatian luas, termasuk dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

‎Merespons hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyampaikan bahwa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan koordinasi cepat dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

‎“Pak Gubernur menaruh perhatian serius terhadap kondisi ini. Beliau menginginkan ada langkah gotong royong antarpemerintah agar solusi bisa segera dihadirkan,” ujar Taufiq, Jumat (29/8/2025).

‎Pemprov Lampung juga memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas PUPR yang telah melakukan peninjauan lapangan serta menyiapkan rencana pembangunan jembatan sementara.

‎“Kami melihat Pemkab Tanggamus sudah bergerak cepat. Pemprov tentu mendukung upaya ini dan siap memperkuat koordinasi, baik dalam perencanaan teknis maupun pencarian alternatif pendanaan,” jelasnya.

‎Menurut Taufiq, perhatian Gubernur Lampung terhadap kasus ini tidak terlepas dari komitmen beliau dalam mendukung akses pendidikan, terutama di daerah pelosok.

‎“Bagi Pak Gubernur, akses pendidikan yang aman adalah prioritas. Beliau tidak ingin anak-anak sekolah di pelosok terhambat hanya karena keterbatasan infrastruktur,” tambahnya.

‎“Harapannya, dengan semangat kolaborasi ini, masalah jembatan dapat segera diatasi sehingga anak-anak Pekon Tampang Muda bisa berangkat ke sekolah tanpa rasa was- was,” pungkasnya.*

Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

JurnalKota.net – TANGGAMUS: Jalan provinsi yang menghubungkan Umbar–Putih Doh di Kabupaten Tanggamus, Lampung, kini mulus setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga. Proyek perbaikan yang ditangani Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung itu resmi selesai di tahun anggaran 2025 ini. Kepastian tersebut ditandai dengan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO), Rabu (21/8/2025).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas BMBK Lampung, Saswito Wibowo, mengatakan ruas sepanjang empat kilometer itu dikerjakan dalam dua segmen.

“Sekitar 3,75 kilometer diaspal, sedangkan 250 meter sisanya menggunakan konstruksi rigit beton,” ujar Saswito, yang akrab disapa Mas Bowo, lewat keterangan pers, Jumat (28/8/2025).

Menurut Bowo, jalan ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalur Umbar–Putih Doh kerap dilalui petani untuk mengangkut hasil kebun, sekaligus menjadi jalur wisata karena menawarkan pemandangan alam khas Tanggamus.

“Selain memperlancar pertanian, panorama pemandangan di jalur ini sangat indah. Karena itu kami berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun,” katanya.

Sebelum diperbaiki, kondisi ruas tersebut sempat memprihatinkan. Lubang besar dan badan jalan yang bergelombang membuat kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan. Keluhan warga pun mengalir hampir setiap tahun.

Sulaiman, warga Putih Doh, masih ingat betul bagaimana buruknya akses jalan itu.

“Dulu rusak parah sekali, bahkan kendaraan sering mogok di tengah jalan. Bertahun-tahun tidak pernah tersentuh pembangunan,” katanya mengingat kondisi saat itu.

Kini, setelah proyek selesai, ia merasa lega.
“Alhamdulillah, sejak Gubernur baru, jalan sudah diperbaiki,” jelasnya.

Perubahan itu segera dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga lebih lancar karena distribusi hasil pertanian tak lagi terhambat. Anak-anak juga lebih mudah berangkat ke sekolah.

“Transportasi perdagangan jadi lancar, anak sekolah juga tidak terkendala lagi karena jalannya bagus,” tambahnya.

Ia juga berharap pembangunan di daerah pegunungan itu tak berhenti hanya di satu titik.

“Semoga bisa merata, supaya semua warga bisa merasakan manfaatnya. Pokonya kami sangat berterimakasih betul pada Gubernur Lampung,” tutupnya. (*)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meresmikan Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan Keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung untuk anak-anak TK Az-Zahra sekaligus membuka Seminar Perlindungan Anak, Anti Narkoba, dan Kesehatan Mental di Sekolah Islam Terpadu Az-Zahra, Jumat (29/8/2025).

Usai peresmian Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan keliling, Purnama Wulan Sari Mirza membuka Seminar Perlindungan Anak, Anti Narkoba, dan Kesehatan Mental bagi siswa-siswi SMP Az-Zahra yang digelar di Aula Lantai 6 sekolah tersebut. Acara ini dihadiri oleh jajaran pendidik, pengurus yayasan, komite sekolah, serta para orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.

“Anak-anak adalah aset keluarga, bangsa, dan negara. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang mendukung, terlindungi dari bahaya narkoba, kekerasan, dan tekanan mental,” ujar Purnama.

Ia juga mengajak para guru, orang tua, dan masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda perundungan (bullying) maupun gangguan kesehatan mental pada anak.

“Kadang kita tidak sadar, candaan atau ejekan kecil dapat melukai hati mereka. Di era media sosial, tantangan semakin besar. Maka, komunikasi antara anak, orang tua, dan guru harus terus dibangun,” tambahnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi membaca dongeng untuk anak-anak TK serta materi edukasi terkait perlindungan anak, bahaya narkoba, dan pentingnya menjaga kesehatan mental remaja. Para pemateri memberikan penjelasan yang mudah dipahami serta contoh nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Purnama berharap kegiatan ini tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama dalam membentuk generasi muda Lampung yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

“Mari kita jadikan ini sebagai titik awal membangun lingkungan yang sehat, penuh cinta, dan jauh dari bahaya narkoba maupun kekerasan. Dengan dukungan semua pihak, kita bisa menjaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, kreatif, dan berkarakter baik,” tutupnya.

Dengan peresmian Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan Keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung berharap minat baca anak-anak dapat terus meningkat. Sementara itu, seminar yang digelar menjadi langkah nyata pencegahan masalah sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.*

Provinsi Lampung Ditetapkan sebagai Lokasi Proyek Percontohan Nasional Pengembangan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai lokasi proyek percontohan nasional untuk pengembangan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Perhutanan Sosial.

Hal itu diungkapkan dalam kegiatan Kick-off Pengenalan Pengembangan Potensi NEK Perhutanan Sosial di Grand Mercure Bandarlampung, Jumat (29/8/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, yang menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung pengembangan NEK sebagai strategi pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.

Kolaborasi ini menandai sinergi antara sektor kehutanan dan sektor keuangan dalam mendukung pendanaan hijau berbasis masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul dalam forum yang sangat penting bagi masa depan Lampung, yaitu membicarakan tentang Perhutanan Sosial dan Nilai Ekonomi Karbon,” ujar Wagub Jihan.

Menurutnya, Lampung memiliki kekayaan hutan yang luar biasa dan program Perhutanan Sosial telah menjadi bagian dari filosofi pembangunan daerah.

Ia mencontohkan keberhasilan di kawasan Tahura Wan Abdul Rachman, di mana masyarakat tak hanya menjaga kelestarian hutan, tapi juga menghasilkan madu, kopi, dan mengembangkan ekowisata.

“Dari hutan, lahirlah kesejahteraan,” katanya.

Lampung saat ini telah memiliki sejumlah model sukses pengelolaan hutan berbasis masyarakat, seperti di Lampung Barat, Tanggamus, hingga Lampung Tengah.

Melalui penetapan Lampung sebagai proyek percontohan NEK, pemerintah pusat menilai Lampung layak menjadi motor penggerak kontribusi Indonesia terhadap Paris Agreement, khususnya dalam penurunan emisi gas rumah kaca.

Wagub Jihan menekankan bahwa optimalisasi potensi karbon dari perhutanan sosial memerlukan sinergi lintas sektor.

“Potensi ini hanya bisa dioptimalkan jika ada dukungan nyata, regulasi yang jelas, pendanaan yang memadai, dan pendampingan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyebut peran OJK dan lembaga jasa keuangan sangat penting, khususnya dalam penyediaan skema pembiayaan inovatif seperti obligasi hijau atau pinjaman berkelanjutan bagi kelompok tani hutan.

Untuk itu, ia menyampaikan tiga langkah strategis yang perlu dilakukan meliputi meningkatkan literasi masyarakat tentang NEK, memperkuat sinergi pusat-daerah, serta pendampingan teknis yang konsisten agar kelompok tani dapat menyusun dokumen sesuai standar internasional.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk memetakan potensi sektor kehutanan dan mendukung implementasi NEK.

“Mari kita jadikan Lampung sebagai contoh bagaimana pembangunan manusia dan pelestarian alam bisa berjalan beriringan. Seperti filosofi lokal kita yaitu alam dijaga, hidup sejahtera,” kata Jihan.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa terdapat delapan area kerja sama antara Kementerian Kehutanan dan OJK.

Namun, yang paling esensial adalah membuka akses permodalan bagi petani hutan yang telah mendapatkan hak kelola melalui skema perhutanan sosial.

“Dengan MoU ini, kita berharap pihak perbankan akan memberikan perhatian khusus kepada para petani hutan yang sudah diberikan akses pengelolaan perhutanan sosial,” ujar Raja Juli.

Raja Juli mengungkapkan hingga saat ini, sudah ada 8,3 juta hektare kawasan hutan di seluruh Indonesia yang telah diberikan akses kelola kepada masyarakat.

Untuk Provinsi Lampung sendiri, saat ini telah diberikan akses pengelolaan seluas 209.395,99 hektare kepada 94.866 Kepala Keluarga (KK), yang tergabung dalam 451 unit Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

“Kami berharap kerja sama ini bisa mengubah kawasan tersebut menjadi kawasan hutan yang produktif, tetap lestari, dan terjaga dengan baik. Namun tidak kalah penting adalah kesejahteraan masyarakatnya juga terungkit demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang dicanangkan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.*

Pemprov Lampung dan DPRD Sepakati Raperda APBD 2026, Pendapatan Daerah Ditargetkan Rp7,6 Triliun

JurnalKota.net – BANDARLANPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD Provinsi Lampung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung tahun anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, di Ruang Sidang DPRD Lampung, Jumat (29/8/2025).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan Penandatangan Persetujuan Bersama terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2026, yang dilakukan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar.

Dalam Raperda tersebut, disepakati Pendapatan Daerah
ditargetkan sebesar Rp7,6 triliun. Komponen Pembiayaan Daerah terdiri atas Penerimaan Pembiayaan yang diproyeksikan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun sebelumnya yang diproyeksikan sebesar Rp 1,004 triliun. Penerimaan ini akan digunakan untuk menutup defisit anggaran serta memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program-program prioritas.

Sementara itu, pada sisi pengeluaran pembiayaan, dialokasikan anggaran sebesar Rp140 miliar untuk penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dengan struktur anggaran tersebut, diharapkan APBD Tahun Anggaran 2026 mampu menjadi instrumen kebijakan fiskal daerah yang efektif, responsif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Provinsi Lampung, khususnya kepada Badan Anggaran serta Komisi-Komisi yang telah menunjukkan dedikasi, komitmen dan kerja keras luar biasa, dalam proses penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026.
“Perhatian yang mendalam terhadap kepentingan masyarakat Lampung dalam setiap tahapan pembahasan menjadi wujud nyata sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada rakyat,” ujar Wagub Jihan.

Terhadap berbagai rekomendasi dan hasil evaluasi yang telah disampaikan, Wagub Jihan menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang tinggi dan akan menjadikannya sebagai perhatian serius dalam proses penyusunan dan penyempurnaan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.
“Harapannya, agar seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dapat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Lampung,” ujar Wagub Jihan.

Lanjut, Pelaksanaan Rapat Paripurna Persetujuan Bersama terhadap Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 ini merupakan langkah penting dalam memberikan dasar hukum yang kuat dan jelas bagi pelaksanaan APBD.

Hal ini juga menjadi bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, transparan, serta taat terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026, beserta Rancangan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, akan kami sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dilakukan evaluasi.*

WOW Semarak HUT RI KE 80 Pemerintah Desa Jatimulyo Adakan Lomba Jalan Sehat Dengan Hadiah Utama 2 Unit Sepeda Listrik Serta Menampilkan Artis Pantura

JK, LAMPUNG SELATAN – Wow dalam semarak HUT RI Ke 80,Pemerintah Desa Jatimulyo adakan lomba gerak jalan sehat dengan berbagai hadiah utama 2 unit sepeda listrik,kulkas,mesin cuci,TV,dan masih banyak ratusan hadiah menarik lainya yang akan dilaksanakan padah hari Minggu pagi 31 Agustus 2025.

Kegiatan lomba gerak jalan sehat ini terbuka untuk umum,bagi warga masyarakat yang berminat dapat membeli tiket karcis yang dapat dibeli di balai desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan,untuk pembelian tiket di mulai dari pagi hingga jam 20.00.Wib..

Tak hanya menyelenggarakan gerak jalan berhadiah utama 2 unit sepeda listrik,kulkas,mesin cuci,dan ratusan hadiah hiburan menarik lainya,dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah desa Jatimulyo ini menjadi sarana warga untuk menunjukkan kreativitas, kekompakan, dan semangat kebersamaan, serta diramaikan dengan panggung hiburan dengan menampilkan artis penyanyi dangdut maupun pop yang nantinya warga masyarakat dapat melepas lelah dengan bernyanyi bersama.Jumat.(29/8/22025)

Kegiatan gerak jalan santai dengan hadiah utama seperti 2 unit Sepeda Listrik,kulkas,Mesun Cuci,Tv,serta ratusan hadiah hiburan menarik lainya melibatkan panitia Karang Taruna desa Jatimulyo berkelaborasi bersama Pemerintah desa Jatimulyo,bagi para pemenang yang beruntung nantinya dapat membawa pulang hadiah utama dan hadiah hiburan lainya.

Lomba gerak jalan sehat yang akan menempuh rute Start awal dari Balai desa Jatimulyo mengitari Jalan Tamin Tembus di Sekolah TK Alkautsar Jatimulyo,dengan rute finis kembali di balai desa Jatimulyo,yang akan di mulai hari Minggu pagi 31 Agustus 2025.

Tak hanya lomba jalan sehat,Semarak HUT RI Ke 80 di desa Jatimulyo sudah berlangsung kegiatan lomba Voli untuk Putri serta Donor darah serta pagelaran seni Tradisional Kuda Lumping yang akan berlangsung besok hari pada hari Sabtu 30 Agustus 2025.(*)

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyepakati Rancangan Peraturan…