Pemkab Lampung Selatan Gandeng BTN, Perluas Akses KPR dan Perkuat Digitalisasi Layanan Publik

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses layanan perbankan, khususnya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik di daerah.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja bupati, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelas Peggy.

Selain KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terpadu, mulai dari pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, implementasi DigiKab juga akan mendukung optimalisasi sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna mendorong perluasan transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi berkelanjutan antara Pemkab Lampung Selatan dan BTN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.

8 Camat Baru Dilantik, Bupati Egi: Jabatan Itu Amanah untuk Melayani Rakyat

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat administrator. Sebanyak 18 pejabat dilantik oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), tersebut menjadi momentum penting bagi Bupati Egi untuk menegaskan kembali semangat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan, tapi bagian dari penyesuaian organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya,” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.

Delapan camat baru yang dilantik antara lain:

  • Sidik (Camat Bakauheni)

  • Sumiyati (Camat Candipuro)

  • Ruris Apdani (Camat Kalianda)

  • Sri Mahendra Kesuma Dewi (Camat Ketapang)

  • Wayan Susana (Camat Sragi)

  • R. Sy. Handoyo Soesilo (Camat Tanjungsari)

  • Raden Permata Marga (Camat Way Panji)

  • Fitri Hidayat (Camat Way Sulan)

Selain mereka, dr. Djohardi resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dan Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan pejabat lainnya menempati posisi Kepala Bidang di sejumlah perangkat daerah.

Bupati Egi menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Maka semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para camat menjaga sikap dan perilaku, karena mereka adalah wajah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku, sebab masyarakat menilai pemerintah dari cara Anda bertindak,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan semata-mata untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja, bukan karena alasan politis.

“Kalau ini urusan politik, dari awal saya dilantik sudah saya ganti semua. Tapi tidak. Ini murni penyesuaian agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif,” tandasnya.

Di akhir arahannya, Bupati Egi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan melayani rakyat.

Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), yakni Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.

Fraksi Gerindra Apresiasi Program Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan: Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat

LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…

DPRD Lampung Bahas Penyelesaian Konflik Tanah di Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya

Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik tanah di tiga wilayah, yakni Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya.

Rapat berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025), dengan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, serta sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, termasuk Garinca Reza Pahlevi, S.I.

Dalam kesempatan itu, Sulpakar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berpegang pada asas hukum dan keadilan dalam menyelesaikan persoalan tanah tersebut.

“Tim kerja tetap memperhatikan asas-asas hukum. Tadi kami sudah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat, dan bersama DPRD kita akan merumuskan langkah-langkah penyelesaian. Intinya, hari ini kita fokus mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok warga yang belum sempat hadir dalam rapat.

“Kami menerima aspirasi masyarakat, baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir. Ada sejumlah catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Garinca.

Garinca juga menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk menangani penyelesaian aset daerah, termasuk konflik lahan di tiga kelurahan tersebut.

“Tim Pokja ini menjadi bagian penting untuk memastikan adanya rasa keadilan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai pemegang aset. Kami berharap penyelesaian ini dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil,” katanya.

Ia menambahkan, konflik tanah di Way Dadi telah berlangsung hampir empat dekade, sehingga memerlukan langkah strategis dan komitmen kuat dari seluruh pihak.

“Masalah ini sudah hampir 40 tahun. Kami di DPRD ingin memastikan agar penyelesaiannya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan marwah kelembagaan pemerintah. Kami optimistis tim yang dibentuk dapat bekerja secepat mungkin menemukan solusi terbaik,” pungkas Garinca.

Pemprov Lampung Gelar Acara Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Mahan Agung

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar acara silaturahmi dan penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Provinsi Lampung, di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama Kodam XXI/Radin Inten di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Salah satu sinergi yang dibangun adalah memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi Lampung, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kehadiran Kodam XXI adalah semangat baru bagi Lampung. Kami ingin TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, bergandengan tangan menjadikan Lampung bukan hanya aman, tapi juga maju, khususnya di sektor pertanian,” ujar Mirza.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi sendiri merupakan putra daerah Lampung yang resmi dilantik oleh Presiden RI pada 10 Agustus 2025 dan menjadi Pangdam XXI/Radin Inten pertama.

“Kami segenap masyarakat Lampung menyampaikan selamat datang kembali di rumah. Ini bukan hanya seremoni, tapi benar-benar menyambut keluarga sendiri yang pulang ke kampung halaman,” kata Mirza.

Gubernur Mirza menekankan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra.

Menurutnya, peran TNI sangat penting, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga rasa aman dan kebanggaan rakyat.

“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak, Kodam XXI/Radin Inten akan menjadi benteng yang kokoh dan bersahabat, bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menumbuhkan rasa aman, persatuan, dan kebanggaan di hati rakyat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mirza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, dalam memajukan pertanian sebagai penopang utama ekonomi Lampung.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung sangat luar biasa, terutama dari sektor pertanian seperti jagung, padi, kopi, dan lada. Ini berkat kolaborasi massif dari pusat hingga daerah,” tegasnya.

Menurutnya, permasalahan yang mengganggu produktivitas pertanian harus diselesaikan bersama.

Ia meminta dukungan TNI dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan petani di lapangan.

“Apa yang kita lakukan ini adalah untuk petani kita. Untuk meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Mirza menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto agar dapat diimplementasikan dengan baik di Lampung.

“Dengan semangat kebersamaan itu, saya yakin Lampung akan terus tumbuh menjadi provinsi yang kuat, guyub, dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membangun Lampung yang lebih baik.

“Kami berharap kedatangan kami di kampung halam sendiri ini bisa bersama-sama membangun Provinsi Lampung. Tolak ukur hadirnya Kodam XXI/Radin Inten adalah jumlah kriminalitas di Lampung ini berkurang,” ujar Kristomei.

Ia mengatakan, sinergi dengan Forkopimda dan Pemerintah Daerah menjadi kunci. Terlebih, kini Pangdam berasal dari Lampung, maka harus membawa perubahan nyata.

“Sekarang Pangdam nya asli dari Lampung, jadi harus ada bedanya,” katanya.

Kristomei menjelaskan Kodam XXI/Radin Inten memiliki visi pembangunan berbasis lima pilar, yakni ketahanan pangan, konektivitas wilayah, sumber daya manusia, mitigasi lingkungan, serta sinergi pentahelix.

“Kami mohon dukungan seluruh elemen. Tidak ada yang berhasil tanpa kebersamaan. Mari kita bangun kampung halaman kita menjadi lebih maju, santun, dan bermartabat,” ujarnya.*

Tim Pembina Posyandu Lampung Salurkan Bantuan Susu, Dukung Gerakan Nasional Cegah Stunting

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyerahkan bantuan susu kepada masyarakat sekitar Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pembina Posyandu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 warga perwakilan RT 14 Kelurahan Sumur Batu. Pembagian susu ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Posyandu dalam mendukung gerakan pencegahan stunting melalui peningkatan gizi keluarga.

Bantuan susu diberikan dalam dua jenis, yaitu susu kotak (UHT) untuk anak-anak dan ibu hamil, serta susu dalam kemasan dus untuk anak balita ke atas. Setiap dua Kartu Keluarga (KK) menerima satu dus susu, sementara untuk susu UHT disalurkan sebanyak 10 ribu liter yang dibagikan ke satu kelurahan di dua RT.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini yang menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Posyandu terhadap upaya menekan angka stunting di Provinsi Lampung.

“Kami ikut serta memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang yang hari ini Alhamdulillah berupa susu. Susu ini untuk anak-anak dan juga boleh untuk ibu hamil. Ini adalah gerakan serentak secara nasional untuk mencegah stunting dengan memberikan bantuan berupa susu,” ujar Wulan.

Wulan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar dapat memenuhi kebutuhan gizi demi tumbuh kembang yang lebih sehat dan cerdas.

“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik dan membawa manfaat. Terima kasih juga kepada ibu-ibu yang berkenan hadir. Mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Wulan.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Saipul, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Saipul dan seluruh rekan-rekan Dinas PMD, juga kepada tim protokol dan media atas dukungan dan kehadirannya hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Yati dari Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat senang karena memiliki dua anak yang membutuhkan susu. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat,” ujar Yati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Provinsi Lampung terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta berkontribusi nyata dalam upaya mencegah stunting dan membangun generasi Lampung yang sehat dan cerdas.*

Purnama Wulan Sari Mirza: Guru Lampung Harus Sehat, Kompak, dan Jadi Inspirator Bangsa

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka acara Senam Bersama dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, yang digelar di Gedung Green Sport Arena, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Senin (13/10/2025).

Pelaksanaan Lomba Senam Kreasi Lampung Maju ini merupakan salah satu program kerja Perempuan PGRI Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga, mempererat silaturahmi antar angggota PGRI se-Provinsi Lampung, serta menjadi wadah kreativitas dan ekspresi seni gerak di bidang olahraga.

Dalam sambutannya, Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HUT PGRI dan HGN 2025 yang diinisiasi oleh Ketua PGRI Provinsi Lampung. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar PGRI dalam memajukan dunia pendidikan di Lampung.

Wulan juga menegaskan pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Menurutnya, baik guru laki-laki maupun perempuan memiliki peran strategis dalam membina dan mendukung proses pendidikan. Ia menyampaikan rasa bangga dapat berada di tengah para pendidik yang berdedikasi tinggi serta menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung seluruh kegiatan PGRI Provinsi Lampung.

Ia menjelaskan bahwa para guru tidak hanya menjadi pengajar di sekolah, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan pengasuh bagi siswa. Guru menjadi sosok yang melanjutkan pendidikan setelah anak-anak melewati pintu rumah mereka.

“Kita semua sebagai motivator dan inspirator. Kalau bukan dari Bapak Ibu guru, dari mana anak-anak mendapatkan inspirasi dan pemikiran yang inovatif, Guru juga menjadi pelindung bagi peserta didik di lingkungan sekolah,” ucap Wulan.

Lebih lanjut, ia menilai keberadaan PGRI sebagai wadah bagi para guru sangat penting untuk menyatukan langkah dan visi pendidikan, sehingga program dan kurikulum dapat sejalan dengan kebijakan pusat.

“Bapak Ibu guru juga merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler, teladan bagi siswa, serta kontributor penting dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan. Karena itu, saya berharap keluarga besar PGRI Provinsi Lampung dapat semakin solid, semakin besar, dan terus mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Wulan menambahkan, kegiatan senam ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT PGRI dan HGN, tetapi juga ajang silaturahmi yang memberi manfaat besar bagi seluruh anggota PGRI, khususnya bagi para perempuan dan guru di Provinsi Lampung. Ia menekankan bahwa selain memperebutkan juara, kegiatan ini membawa “bonus” berupa kesehatan fisik dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh bagi para tenaga pendidik, karena profesi guru membutuhkan kekuatan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai karakter siswa.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.

Selain itu, Wulan turut mengapresiasi semangat para peserta yang tampil dengan busana khas daerah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa yang terpenting dari kegiatan ini bukan semata soal kemenangan, tetapi nilai kebersamaan dan kekompakan seluruh guru di Provinsi Lampung.

“Semangat yang luar biasa dari para perempuan PGRI bapak ibu guru juga untuk tetap semangat berdedikasi menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik yang tanpa kenal lelah pahlawan tanpa tanda jasa guna mewujudkan lampung maju menuju Indonesia emas,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wulan menyampaikan harapan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus memberikan dukungan bagi keluarga besar PGRI sebagai organisasi yang berperan penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Lampung.

Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, menjelaskan bahwa lomba senam dengan tema “Dengan Lomba Senam Kreasi Perempuan PGRI Membangun Asta Cita Wujudkan Lampung Maju” diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk memperebutkan piala dari Bunda Guru Provinsi Lampung.

“Peserta lomba berasal dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Namun, Pesisir Barat belum dapat berpartisipasi tahun ini, mudah-mudahan di waktu mendatang bisa mengirimkan pesertanya,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan penyerahan secara simbolis trophy, piagam, dan bingkisan kepada Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, oleh Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza. Setelah itu, para peserta mengikuti kegiatan senam bersama “Senam Lampung Maju” dan “Tabola Bale,” yang dilanjutkan dengan penampilan lomba senam kreasi dari masing-masing kabupaten/kota.*

Melalui Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Spirit Keagamaan dan Moral Masyarakat

JurnalKota.net – Lampung Tengah – Gubernur Lampung diwakili  Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri Pengajian Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Thoriqoh Qodiriyah Wanaqsabandiyah, di Mushola Baiturrohman, Kampung Rejo Basuki V, Kecamatan Seputih Raman, Minggu (12/10/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekdaprov, menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini secara rutin setiap tahunnya.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat menghargai eksistensi thariqah sebagai bagian dari kekayaan warisan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, yang mampu merawat ketenangan batin masyarakat, memperkuat moral, dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman,” ujar Gubernur.

Gubernur menyatakan bahwa Majelis Haul merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadi media muhasabah (introspeksi). Hal ini dilakukan untuk mengenang jasa para wali Allah, mengambil teladan dari akhlak dan perjuangan mereka, serta menanamkan kembali kecintaan kepada para orang saleh.

“Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah ulama besar yang mewariskan ilmu, keteladanan, dan jalan ruhani. Melalui haul ini, kita memperbaharui niat untuk mengikuti jejak beliau dalam mencintai ilmu, meneguhkan tauhid, dan menjadi wasilah turunnya rahmat dan rida Allah SWT,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wan-Naqsabandiyah, KH. Ali Sodiq S.Pdi, dan Ibu Nyai Hj. Mua’rifah Sodiq yang telah beristiqamah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Semoga Allah SWT menerima amal kita semua, mengangkat derajat para guru kita, serta melimpahkan keberkahan bagi Kampung Rejo Basuki dan seluruh masyarakat Lampung,” pungkasnya.*

Pemprov Lampung Dukung BKPRMI Perkuat Peran Pemuda Masjid dalam Pembangunan Daerah

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri acara Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Lampung Tahun 2025-2030, bertempat di Balai Keratun Kantor Gubernur, Minggu (12/10/2025).

BKPRMI telah menjadi garda terdepan dalam membina dan memberdayakan generasi muda Islam, khususnya dalam lingkup masjid, Keberadaan BKPRMI memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pembangunan karakter bangsa.

Pemerintah Provinsi Lampung menyadari bahwa membangun daerah tidak dapat dilakukan sendiri, Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah, aparatur, Pelajar termasuk organisasi kepemudaan berbasis masjid seperti BKPRMI.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggaris bawahi hal hal yang dapat kita bangun secara bersama diantaranya,
Pembinaan karakter generasi muda ,
Pemberdayaan ekonomi umat,
Keterlibatan aktif dalam isu-isu sosial kemasyarakatan, seperti edukasi kesehatan, lingkungan, dan penguatan nilai-nilai toleransi.

“Kita perlu menyegarkan nilai nilai kebangsaan kita, nilai nilai kebersatuan kita sebagai bangsa, yang memang sesungguhnya sudah berakar jauh, ber abad abad lampau yang memikat wilayah wilayah dinusantara ini”. Ucapnya

Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung langkah-langkah konstruktif BKPRMI dalam rangka pembangunan spiritual dan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga gubernur Lampung mengucapkan Selamat bertugas, kepada Pengurus BKPRMI yang telah dilantik.

“Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan daerah,Pimpinlah dengan hati, layani dengan ketulusan, dan ajak generasi muda untuk semakin dekat dengan masjid dan agamanya”. Katanya

Diakhir, Gubernur Lampung mengajak seluruh pengurus BKPRMI agar berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

“Jadikan pelantikan ini sebagai awal dari langkah-langkah besar yang berdampak nyata bagi masyarakat, Pemuda masjid bukanlah penonton zaman, tetapi pemain utama dalam membentuk peradaban”. Pungkasnya

Sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) terpilih Ahmad Kharudin Syam, mengatakan bahwa BKPRMI siap membantu dan mendorong Gubernur Lampung Menjadikan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi Lampung Maju.

“Tentu BKPRMI bukan satu satunya lembaga yang berkontribusi didalam negara, kami sadar kami hanya sebagian kecil dari organisasi kepemudaan yang ada diprovinsi Lampung, tapi saya yakin kami bisa bersinergi dan berkontribusi kepada Pemerintah Provinsi Lampung”. Katanya.*

Lampung Masuk Provinsi dengan Inflasi Terendah di Indonesia

JurnalKota net – Bandar Lampung — Provinsi Lampung kembali menorehkan capaian positif dengan menempati peringkat empat nasional sebagai provinsi dengan inflasi terendah secara year-on-year (yoy) berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Oktober 2025.

Capaian tersebut mencatat bahwa angka inflasi Lampung berada di bawah rentang target nasional sebesar 1,5% hingga 3,5%, yaitu berada pada angka 1,17% yang menjadi indikator keberhasilan pengendalian harga di daerah.

Data tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, yang juga dirangkaikan dengan pembahasan Kebersihan dan Kesehatan Dalam Pengolahan Hewan Ternak Untuk Pangan serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah yang diikuti oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto secara virtual bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa secara nasional, komoditas penyumbang utama inflasi year-on-year meliputi emas perhiasan, cabai merah, bawang merah, beras, dan daging ayam ras.

Sementara untuk inflasi pada month-to-month atau bulan ke bulan, komoditas penyumbang utama andil inflasi adalah komoditas cabai merah, daging ayam ras, emas perhiasan, sigaret kretek mesin dan uang sekolah, akadem/PT.

“Kedepan kita semua, terutama daerah yang tinggi, termasuk pemerintah pusat perlu memikirkan bagaimana caranya untuk penyumbang inflasi cabai merah ini bisa diatasi, bisa tersebar, atau produksinya bisa bertambah dan kemudian bisa terdistribusi dengan baik,” ucapnya.

“Daging ayam ras boleh naik untuk melindungi peternak, tapi jangan sampai terjadi kenaikan yang tidak terkendali,” tambahnya.

Mendagri juga menyoroti pentingnya menciptakan alternatif daya tarik investasi agar masyarakat tidak hanya beralih ke emas, tetapi juga memiliki kepercayaan untuk menabung atau berinvestasi di sektor lain.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam kesempatan tersebut juga menambahkan bahwa Pada Minggu ke- 2 Oktober 2025, tercatat 17 provinsi mengalami kenaikan IPH, sedangkan 21 provinsi lainnya mengalami penurunan, termasuk Provinsi Lampung.

Lebih lanjut, Amalia juga menjelaskan bahwa Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 17 Provinsi yang mengalami kenaikan IPH adalah cabai merah dan daging ayam ras.

Dari 21 daerah yang mengalami mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, Lampung mencatat penurunan IPH sebesar -0,04%, dengan penyumbang utama penurunan berasal dari beras, bawang merah, dan tepung terigu.

“Kalau kita perhatikan dari penurunan IPH yang dialami oleh 21 provinsi, maka mayoritas penurunan dari IPH di berbagai provinsi itu antara lain disumbang oleh penurunan harga beras, lalu penurunan harga bawang merah dan penurunan harga cabai rawit di beberapa tempat,” jelasnya.

Namun demikian, secara nasional, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga pada M2 Oktober 2025 lebih banyak dibandingkan Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan IPH.

Terkait Pembahasan Kebersihan dan Kesehatan Dalam Pengolahan Hewan Ternak Untuk Pangan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda mendorong percepatan sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikasi pada rumah potong hewan baik ruminansia maupun unggas.

Terkait hal tersebut, Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan surat edaran Mendagri nomor: 100.4.4.1/1627/SJ tentang Pengelolaan Rumah Potong Hewan Ruminansia/unggas dimana didalam Surat Edaran tersebut, gubernur dan bupati/walikota diminta agar provinsi dan kabupaten/kota yang belum membentuk RPH R/U berdasarkan peraturan perundangan-undangan.

“Pemerintah daerah diminta untuk melakukan pembinaan terhadap higienitas dan sanitasi dalam rangka keamanan produk hewan dan pada unit usaha produk hewan dan mendorong penerbitan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk RPH R/U berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11 Tahun 2020,” jelasnya.

“Mengoptimalkan alokasi dan penggunaan anggaran daerah serta sumber pendanaan lainnya untuk pembinaan pengelolaan RPH R/U dan mencarmati potensi RPH R/U sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam rangka peningkatan kualitas polayanan dan percepatan dapat,” lanjutnya.

Selaras dengan hal tersebut, Agung juga menjelaskan bahwaMenteri Pertanian RI juga telah menerbitkan surat edaran dalam menindaklanjuti ketentuan pasal 4 ayat (3) PP Nomor 95 Tahun 2012 tentang kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan, unit usaha produk hewan yang telah menerapkan cara yang baik dalam memberikan penjaminan hygiene dan senitasi diberikan Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Adapun terkait Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah Dalam Program 3 Juta Rumah, Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Imran merekomendasikan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi terkait dengan Pembangunan Baru atau Renovasi Rumah bagi masyarakat berupa bantuan yang sumber pembiayaannya baik dari APBD ataupun APBN yong tidak muncul sebagai target unit poda dokumen Sistem Informasi Perencanaan Daerah (SIPD).

Pemerintah daerah juga diminta untuk mengimplementasikan Pembebasan Bea PBG dan BPHTB bogi MBR, mengalokasikan anggaran renovasi RTLH bagi daerah yang belum mengalokasikannya dalam APBD/P 2025, dan mendorong Kabupaten/Kota agar menganggarkannya pada RAPBD Kabupaten/Kota 2026-2029.

Serta, Mendorong desa untuk mengalokasikan anggaran renovasi RTLH dalam APBDes dan melaporkan hasil pendataan perumahan Kepada KemenPKP dan Kemendagri.*

Kunjungan Kerja FKUB Lampung, Perkuat Koordinasi dengan Tokoh Lintas Agama dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Lampung

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur (Wagub) Lampung dr. Jihan Nurlela menerima kunjungan kerja Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Wagub, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas berbagai kegiatan dan capaian program kerja periode 2020–2025. Pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan para tokoh lintas agama dalam menjaga kerukunan umat di Bumi Ruwa Jurai.

Ketua FKUB Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Baharuddin, M.Ag., bersama jajaran pengurus memaparkan rencana akhir masa bakti kepengurusan pada November 2025 mendatang serta menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Lampung terus memberikan dukungan terhadap upaya memperkuat toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Wagub Jihan menyambut baik laporan tersebut dan mengapresiasi peran FKUB sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial. Pemerintah Provinsi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap inisiatif yang mendorong persatuan, saling menghormati, dan semangat kebersamaan lintas iman demi terciptanya Lampung yang aman, damai, dan berkeadaban.*

Pemprov Lampung Gandeng PPTI Perkuat Sistem Layanan Kesehatan di Tingkat Akar Rumput dan Mempercepat Pencapaian Target Eliminasi TBC Tahun 2030

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima pengurus Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini menjajaki sinergi antara PPTI dan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di tingkat akar rumput, sekaligus mempercepat pencapaian target eliminasi tuberkulosis (TBC) nasional pada tahun 2030.
Selain itu, juga penguatan kolaborasi dalam upaya pengendalian TBC di daerah melalui kegiatan edukasi, penyuluhan, advokasi, dan pendampingan masyarakat.

Ketua PPTI Wilayah Lampung dr. Wirman menyampaikan bahwa PPTI yang telah berdiri selama 56 tahun merupakan mitra strategis pemerintah dalam penanggulangan TBC. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PPTI meliputi sosialisasi, advokasi, pendampingan pasien, rujukan, hingga evaluasi kasus. Selain itu, pihaknya berencana menggelar aksi sosialisasi di berbagai kabupaten/kota sebagai bentuk dukungan terhadap upaya eliminasi TBC.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengapresiasi kiprah dan kontribusi PPTI dalam mendukung program kesehatan di Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa tantangan kesehatan masyarakat, termasuk TBC, masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah dalam upaya memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang kesehatan.

“Kami mohon dukungan dari organisasi yang aktif di sektor kesehatan untuk terus bersinergi dengan pemerintah. Prinsipnya, dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin tujuan bersama akan tercapai,” ujar Jihan.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun pemerintah menghadapi keterbatasan fiskal dan sumber daya, komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tidak boleh berkurang. Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong peningkatan penemuan kasus secara aktif, baik melalui puskesmas maupun rumah sakit swasta, agar pasien dapat terdeteksi dan tertangani lebih cepat.*

M Hazizi Ajak Masyarakat Lampung Selatan Perkuat Semangat Kebangsaan Lewat Sosialisasi Ideologi Pancasila

LAMPUNG SELATAN — Dalam upaya menanamkan semangat persatuan dan memperkuat kesadaran berbangsa, anggota DPRD Provinsi Lampung…

Sekdaprov Lampung Marindo Apresiasi Prestasi ASN Lampung di Pornas Korpri XVII 2025, Tempati Peringkat 8 Nasional

JK, PALEMBANG – Semangat juang dan dedikasi tinggi aparatur sipil negara (ASN) asal Provinsi Lampung kembali berbuah manis. Kontingen Lampung berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII Tahun 2025, yang diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).

Melalui kerja keras, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi, Kontingen Lampung sukses meraih total 14 medali, terdiri dari 2 emas, 5 perak, dan 7 perunggu, serta menempatkan diri di peringkat 8 nasional dari 102 kontingen yang mewakili 38 provinsi dan 64 kementerian/lembaga se-Indonesia.

Dari cabang tenis meja, Lampung mencatat sejarah melalui Susni Herwanti (Universitas Lampung) yang meraih emas di nomor putri eksekutif.

Selain itu, dua perak diraih oleh Bela Arisna (UPTD SMPN Satap 9 Pesawaran) & Isna Syafira Khalif Ilma (BPS Kota Metro) di nomor ganda putri, serta oleh Isna Syafira Khalif Ilma di nomor tunggal putri umum.

Tim putri Lampung juga menambah perunggu di nomor beregu putri melalui kolaborasi Early Widianingsih (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung), Bela Arisna, Rizki Fitri Julia (SMAN 1 Bandar Lampung), Isna Syafira Khalif Ilma, Lenny Armelia (Bapenda Provinsi Lampung), dan Susni Herwanti.

Dari cabang gateball, Lampung menorehkan prestasi luar biasa dengan medali emas yang dipersembahkan oleh Yose Rizal Suud (Inspektorat Provinsi Lampung), Rizal Fahmie (Dinas BMBK Provinsi Lampung), dan Arie Korneliyya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung), setelah menundukkan tim tangguh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tambahan medali perak diraih oleh Ika Yulistira (Satpol PP Provinsi Lampung) di nomor tunggal putri, serta perunggu oleh Wawan Ardi Putranto (BPKAD Provinsi Lampung) di nomor tunggal putra. Dengan torehan ini, Lampung menjadi juara umum cabang olahraga gateball.

Sementara itu, Tim Bola Voli Putri Lampung tampil tangguh dan berhasil meraih medali perak setelah melalui pertandingan ketat melawan tim-tim kuat dari berbagai provinsi.

Dari cabang renang, Lampung menyumbangkan enam medali dengan rincian satu perak dan lima perunggu.

Atlet Umar Wardoyo (Dispora Provinsi Lampung) meraih perak di nomor 50 meter gaya bebas putra usia 42 tahun, sedangkan Ajeng Perwito (Lapas Perempuan Kelas II Bandar Lampung) menyumbangkan tiga perunggu pada nomor 50 meter gaya bebas, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya dada putri usia 31–41 tahun.

Tambahan perunggu juga diperoleh Asih Purwanti (BPKAD Provinsi Lampung) pada 50 meter gaya bebas putri usia 42–50 tahun, serta Umar Wardoyo pada 50 meter gaya bebas putra usia 42–50 tahun.

Atas pencapaian membanggakan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh kontingen.

“Prestasi ini adalah bukti nyata dedikasi dan semangat luar biasa ASN Lampung. Mereka tidak hanya berprestasi dalam tugas kedinasan, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lampung,” ujar Marindo di Palembang, Sabtu (11/10/2025).

Marindo menambahkan, capaian ini harus menjadi sumber motivasi baru bagi seluruh ASN Lampung untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjaga semangat sportivitas.

“Kita berharap prestasi ini menjadi inspirasi dalam menghadapi Pornas Korpri XVIII Tahun 2027, di mana Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah. Mari kita siapkan diri dengan lebih matang untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa ASN Provinsi Lampung memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas tinggi, tidak hanya dalam menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Melalui olahraga, ASN Lampung menunjukkan bahwa nilai-nilai integritas, kerja sama, dan profesionalisme dapat diterapkan di semua lini kehidupan, termasuk di arena kompetisi.(*)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Resmi Membuka MTQ ke-54 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2025, yang berlangsung pada Jumat malam, 10 Oktober 2025 pukul 20.15 WIB, di Lapangan GSG Herman HN, Bumi Perkemahan Jl. Kepayang, Kelurahan Raja Basa Pemuka, Kecamatan Rajabasa.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini diikuti oleh kafilah dari 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung, serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang antusias menyaksikan pembukaan ajang tahunan bergengsi tersebut.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Bernas Yuniarto, S.E.; Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Alfred Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si.; Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, serta para pejabat tinggi daerah, ketua LPTQ, dewan hakim, dan panitia penyelenggara.

Dalam sambutannya, Walikota Eva Dwiana menyampaikan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap lahir generasi muda Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman, sejalan dengan visi Kota Bandar Lampung yang religius, maju, dan sejahtera,” ujar Walikota.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Forkopimda, panitia penyelenggara, LPTQ Kota Bandar Lampung, dewan hakim, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-54 ini.

Acara pembukaan diisi dengan rangkaian kegiatan bernuansa religius dan budaya, meliputi defile kafilah dari 20 kecamatan, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan saritilawah, lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, serta penitipan piala bergilir kepada Ketua LPTQ Kota Bandar Lampung. Puncak acara ditandai dengan pengibaran bendera MTQ diiringi Hymne MTQ, pembacaan doa, dan atraksi kesenian daerah yang memukau penonton.

Dengan dibukanya MTQ ke-54 oleh Walikota Bandar Lampung, diharapkan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mendorong terciptanya masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di Kota Bandar Lampung.(Kwt)