Pemprov Lampung Ajak Media Membentuk Ruang Publik Yang Sehat, Inklusif, dan Mencerdaskan Masyarakat

JurnalKota.net – Bandar Lampung —- Gubernur Lampung diwakili Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menghadiri Milad ke-13 Ikatan Wartawan Online (IWO), di Hotel Horison, Selasa (9/9/2025).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengatakan bahwa momentum milad ini mengingatkan pada peran penting pers, khususnya media online, dalam membentuk ruang publik yang sehat, inklusif, dan mencerdaskan.

Perubahan lanskap informasi di era digital telah membawa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi mempercepat penyebaran arus informasi, di sisi lain, masyarakat dihadapkan pada derasnya hoaks, polarisasi, dan banjir konten yang belum tentu objektif dan bernilai kebenaran.

Menurut Gubernur, melalui karya jurnalistik yang independen, kritis, namun tetap konstruktif, IWO membantu menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat demokrasi.

Isu-isu strategis yang dihadapi saat ini, kata Gubernur, seperti ketahanan pangan, keberlanjutan energi, penanganan iklim, hingga penguatan ekonomi digital perlu mendapat perhatian dan penyajian yang mencerahkan dari media.

“Di sinilah IWO hadir sebagai mitra strategis pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” kata Gubernur.

Pemerintah Provinsi Lampung tengah mengarahkan langkah menuju Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Visi besar ini menuntut sinergi seluruh elemen, termasuk insan pers, dalam memperkuat literasi digital, mengawal transparansi kebijakan, serta mengedukasi masyarakat.

Gubernur mengajak IWO untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana untuk memperkuat kolaborasi. Pemerintah Provinsi Lampung, kata Gubernur, siap untuk terus bersinergi dengan IWO dalam menghadirkan iklim informasi yang sehat, serta bersama-sama menyiapkan generasi Lampung yang unggul, kreatif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.

“Saya berharap, melalui Milad ke-13 ini, IWO semakin kokoh sebagai wadah profesional yang melahirkan wartawan online berintegritas, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menghadirkan optimisme bagi masa depan Lampung dan Indonesia,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Ketua IWO Lampung, Aprohan Saputra, mengajak seluruh stakeholder di Provinsi Lampung untuk terus berkolaborasi dan membersamai IWO di usianya yang masih relatif muda

“Walaupun muda, kita harus membersamai dan terus dukung agar IWO semakin maju dan memberikan warna bagi Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dalam Milad ke-13 IWO ini, juga dilakukan Penyerahan IWO Award 2025. Menurut Gubernur, IWO Award 2025 merupakan wujud apresiasi atas dedikasi para jurnalis yang tidak hanya menuliskan berita, tetapi juga menggelorakan semangat dan inspirasi bagi masyarakat.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam IWO Award 2025 menerima Penghargaan dalam kategori Percepatan Pembangunan Daerah dan Kebijakan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Lampung. Selain itu, Sekdaprov Marindo Kurniawan juga menerima Penghargaan dalam kategori Peningkatan Pelayanan Publik, Reformasi Birokrasi yang Efektif dan Efisien.*

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Bersama 4 Bupati Temui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Pastikan Langkah Konkret Atasi Persoalan Singkong Lampung

JurnalKota.net – JAKARTA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama empat bupati menemui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (9/9/2025) malam untuk memastikan langkah konkret dalam mengatasi persoalan singkong di Lampung.

Empat bupati yang mendampingi Gubernur Lampung dalam pertemuan tersebut adalah Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, dan Bupati Mesuji Elfianah.

Mentan Amran menyambut baik laporan dari Lampung dan berjanji segera mengeluarkan surat resmi terkait penetapan harga minimal singkong yang berlaku secara nasional.

“Regulasi ini harus kita kawal bersama. Saya akan buatkan surat agar harga singkong minimal sesuai regulasi harga di Lampung, sehingga petani punya jaminan harga. Kita tidak boleh membiarkan petani terus merugi,” tegas Mentan.

Selain itu, Amran mendorong peningkatan produksi singkong dengan kualitas pati lebih tinggi agar kebutuhan industri dalam negeri terpenuhi sekaligus memperkuat posisi tawar petani di hadapan pabrik.

“Saya mau singkong Lampung bisa 70 ton per hektare. Saya minta Pak Sekjen memanggil tim khusus. Nanti saya ajarkan langsung supaya bisa diterapkan di Provinsi Lampung. Kita kawal regulasi sistem tata niaga singkong, petani untung, pabrik juga tidak dirugikan,” kata Amran.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pertemuan dengan Mentan membahas persoalan anjloknya harga singkong di Lampung yang berdampak langsung terhadap jutaan petani di daerah tersebut.

Dia mengatakan Lampung merupakan sentra singkong nasional dengan kontribusi hampir 70 persen produksi singkong Indonesia. Namun, harga singkong terus tertekan akibat masuknya impor tepung tapioka dan singkong yang membuat produk lokal sulit bersaing.

“Bersama beberapa bupati kami menghadap Pak Menteri, karena menghadapi permasalahan harga singkong di Provinsi Lampung yang terus turun. Saat ini kita sedang mengusahakan agar harga bisa segera distabilkan dan diseragamkan, tidak hanya di Lampung, tapi juga di seluruh Indonesia,” kata Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menegaskan potensi ekonomi singkong di Lampung sangat besar. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari sektor singkong hingga turunannya diperkirakan mencapai hampir Rp50 triliun. Sekitar satu juta keluarga di Lampung menggantungkan hidup dari singkong, dengan lahan tanaman yang lebih luas dibandingkan padi dan jagung.

“Jika kondisi ini terus berlanjut, petani bisa berhenti menanam singkong. Karena itu, kami meminta perhatian pemerintah pusat agar tata niaga singkong segera dibenahi,” ujarnya.*

Ground Breaking Pembangunan Pabrik Percontohan Green Hydrogen Project Pertamina Geothermal Energy Digelar di Ulubelu Tanggamus

JurnalKota.net – TANGGAMUS —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan serta Ditektur Utama PT. Pertamina Persero Simon Aloysius Mantiri melakukan Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Pembangkit Listrik Tenaga Panas PGE Area Ulu Belu, Tanggamus, Selasa (9/9/2025).

Dengan dimulainya pembangunan ini maka Provinsi Lampung menorehkan sejarah baru dalam transisi energi nasional karena menjadi Percontohan Green Hydrogen Project Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Wakil Menteri ESDM RI Yuliot Tanjung menyebut proyek di Ulubelu ini sebagai inovasi besar yang akan mempercepat transisi energi nasional.

Ia menilai hidrogen hijau akan menjadi game changer dalam peta energi global.
“Green hydrogen adalah energi masa depan yang fleksibel dan bisa menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi,” ungkapnya.

Yuliot menyebut Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan hingga 3.660 gigawatt, namun baru dimanfaatkan sekitar 0,4 persen.

Karena itu, ia menilai langkah PGE memanfaatkan potensi geotermal untuk hidrogen hijau adalah sejarah penting, bukan hanya untuk Lampung, tetapi juga bagi Indonesia.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Todotua Pasaribu menekankan pentingnya hilirisasi dalam sektor energi, termasuk geothermal.

Menurutnya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran menempatkan hilirisasi sebagai agenda strategis untuk memberi nilai tambah pada investasi.
“Sudah saatnya energi geothermal tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga produk strategis seperti hidrogen dan amonia,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberanian Pertamina Geothermal Energy masuk ke proyek hidrogen hijau menjadi terobosan besar.

Hilirisasi, lanjutnya bukan hanya bicara volume investasi, tetapi juga nilai tambah yang berkontribusi signifikan pada perekonomian.

Sementara itu, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Ulubelu tidak hanya dikenal sebagai penghasil kopi terbaik, tetapi juga kini menjadi pusat energi hijau yang mendukung cita-cita nasional.

“Lampung ini tanah yang berkah. Dari kopi Ulubelu hingga potensi geotermal, semuanya bisa kita persembahkan untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa sekitar 70 persen ekspor kopi nasional berasal dari Lampung dan separuhnya dihasilkan langsung dari wilayah ini.

Bahkan, menurut cerita yang ia dapat saat berkunjung ke Vietnam, kopi Lampung menjadi campuran penting untuk meningkatkan cita rasa dan nilai jual kopi dunia.

Hal ini, menurutnya menunjukkan kualitas unggul tanah Lampung yang kini juga membuktikan potensinya melalui energi panas bumi.

Gubernur Mirza menilai kehadiran pilot plant green hydrogen ini akan membuka ekosistem baru yang terintegrasi dimana letaknya yang dekat dengan pelabuhan membuat distribusi energi bersih di masa depan semakin menjanjikan.
“Kami bersama pemerintah kabupaten akan berada di garis depan untuk memastikan Lampung menjadi lumbung energi Indonesia,” tegasnya.

Gubernur Mirza menambahkan proyek ini sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto menjadikan Indonesia lumbung energi dunia dan Provinsi Lampung dengan potensi geothermal Ulubelu, siap memainkan peran strategis tersebut.
“Harapan kami, proyek ini sukses dan memberi manfaat langsung, baik untuk masyarakat Lampung maupun bangsa Indonesia,” pungkasnya.

“Lampung tidak hanya bicara kopi yang sudah mendunia, tetapi kini juga bicara energi hijau. Ulubelu akan kita jaga dan kembangkan agar menjadi kebanggaan nasional,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama PT. Pertamina Mochamad Iriawan menyebut pembangunan proyek ini sebagai tonggak sejarah penting bagi bangsa dimana Ulubelu menjadi bukti nyata bahwa energi bersih bisa lahir dari bumi Indonesia.
“Ulubelu adalah simbol bahwa energi bersih lahir dari tanah kita untuk generasi masa depan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Pertamina melalui PGE menargetkan investasi besar pada pengembangan energi hijau, termasuk di Lampung.

Iriawan meyakini Teknologi electrolyser yang digunakan diyakini mampu memproduksi hidrogen dengan efisiensi tinggi, sekaligus membuka peluang riset dan pengembangan industri energi hijau di dalam negeri.

Seperti diketahui, Green hydrogen di Ulubelu adalah upaya Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk memproduksi hidrogen hijau dari sumber energi panas bumi di WKP Ulubelu, Lampung.

Prosesnya menggunakan listrik yang dihasilkan dari energi panas bumi untuk memecah air melalui elektrolisis, menghasilkan hidrogen yang sangat bersih karena tidak ada emisi gas rumah kaca yang dihasilkan.

Proyek ini merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk mengembangkan energi bersih dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060

Dengan kapasitas awal yang masih terbatas, proyek ini diharapkan menjadi laboratorium besar bagi pengembangan teknologi hidrogen di Indonesia.

Selain mengurangi emisi karbon, pembangunan ini juga membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tidak hanya itu, Lampung berpotensi menjadi pusat industri energi bersih yang dapat bersaing di kawasan Asia.*

Ribuan Warga Meriahkan Senam Massal Haornas 2025 di Stadion Radin Inten Kalianda

LAMSEL, Kalianda – Ribuan kader PKK dan masyarakat Lampung Selatan memadati Stadion Radin Inten, Kalianda, Selasa…

Gerakan Pangan Murah, Layanan Kesehatan dan Donor Darah Warnai Perayaan HUT PMI dan TNI AL

JurnalKota.net – Bandar Lampung,– Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung bersama TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung menggelar kegiatan sosial dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Laut dan PMI tahun 2025. Acara berlangsung di Markas Komando Pangkalan Angkatan Laut Panjang, Bandar Lampung, Selasa (9/9/2025).

Rangkaian kegiatan meliputi bakti kesehatan, donor darah, pembagian sembako murah, bazar UMKM, hingga gerakan pangan murah yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Panjang.

Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi PMI dan TNI AL bukan hanya seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap rakyat.

“PMI bersama TNI AL terus berkomitmen hadir untuk masyarakat. Dari donor darah, penanggulangan bencana, hingga pelayanan di pesisir, semua kami lakukan demi memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Komandan Lanal Lampung, Letkol Laut (P) Krido Satrio Utomo, serta seluruh jajaran yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan ini. Menurutnya, kehadiran bazar murah di tengah inflasi sangat membantu masyarakat, terutama kaum ibu dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Sementara itu, Komandan Lanal Lampung Letkol Laut (P) Krido Satrio Utomo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AL kepada rakyat sekaligus refleksi pengabdian di usia 80 tahun.

“Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL siap mengantarkan rakyat menuju kesejahteraan, persatuan, dan kedaulatan bangsa. Sinergi dengan PMI Lampung menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk kesejahteraan bersama,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, kegiatan juga menghadirkan layanan gigi gratis, imunisasi, pembagian alat bantu kesehatan, serta pemberdayaan UMKM lokal. Sejumlah instansi turut mendukung kegiatan ini, di antaranya Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Bank Indonesia Perwakilan Lampung.

Dalam kesempatan tersebut salah seorang masyarakat penerima bantuan berupa kursi roda Ibu Windi (34) tahun) asal kampung mulia jaya, kecamatan panjang, Bandar Lampung, kursi tersebut diperuntukkan bagi adiknya Seno (15 tahun) yang sejak lahir telah mengalami disabilitas.

Windi merasa senang dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak TNI AL dan PMI Provinsi Lampung atas bantuan kursi roda yang diterima adiknya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak ibu TNI Angkatan Laut dan PMI Lampung, biasanya adik saya hanya di rumah, sekarang dengan kurai roda ini bisa jalan keluar rumah dan gak capek gendong,” ucap Windi.

Selanjutnya dihadapan awak media, Ketua PMI Provinsi Lampung didampingi Ketua Cabang 3 Korcab III DJA I Ny. Nuke Krido Satriyo, mengatakan bahwa kegiatan yang digelar di Mako Lanal Lampung ini merupakan kolaborasi dan sinergi PMI Provinsi Lampung dengan TNI Angkatan Laut untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Perayaan HUT ke-80 PMI dan TNI AL tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan memperluas manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dua lembaga ini diharapkan terus berlanjut, sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi rakyat Lampung.*

Ijtima Ulama dan Umara MUI Tahun 2025, Perkuat Sinergi untuk Keutuhan Bangsa

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun kepercayaan publik. Hal itu disampaikan saat membuka Acara Ijtima Ulama dan Umara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung Tahun 2025, yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Senin (8/9/2025) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa persatuan hati antara pemimpin dan masyarakat merupakan syarat mutlak terciptanya kedamaian dan keberlangsungan bangsa. “Negara tidak akan bisa berjalan dengan tentram, damai, dan rukun tanpa adanya kesatuan hati antara ulama, umara, dan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Mirza mencontohkan peran besar ulama dan pesantren di Lampung yang selama ini turut mengisi ruang-ruang kosong pelayanan pemerintah, terutama di bidang pendidikan. Dari sekitar 1.300 pesantren yang tercatat, banyak di antaranya menampung lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA. “Pemerintah masih memikirkan bagaimana agar tidak ada anak putus sekolah. Namun, para ulama sudah sejak lama menjadi penopang pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Selain pendidikan, Gubernur Mirza juga menilai ulama berperan penting menjaga stabilitas sosial. Ia menyinggung pengalaman saat menghadapi aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Melalui doa bersama dan istigasah yang difasilitasi ulama, situasi Lampung dapat kembali kondusif.

Lebih jauh, Gubernur mengaitkan forum ini dengan visi pembangunan jangka panjang. Ia menyebut visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” hanya bisa terwujud bila ulama, pemerintah, dan masyarakat saling bergandengan tangan.

“Ulama memberi arahan moral, pemerintah menjalankan kebijakan dengan amanah, dan masyarakat menjaga harmoni,” katanya.

Ia berharap pertemuan ulama dan umara tidak berhenti sebatas seremoni, melainkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan. “Forum ini bukan hanya pertemuan seremonial, tetapi panggilan persatuan. Hanya dengan bersatu kita bisa menjaga keutuhan bangsa dan membawa Lampung menuju masa depan lebih sejahtera,” ujarnya.

“Mari kita rawat tali silaturahmi ini, kita kuatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Kita jadikan Lampung sebagai rumah bersama, tempat pemerintah, ulama, dan masyarakat duduk berdampingan demi kemaslahatan umat dan kejayaan bangsa,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Lampung, Prof. KH. Moh. Mukri, menegaskan forum ini berfungsi sebagai penguat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. “Kita ingin Lampung menjadi contoh bahwa ulama dan umara bisa beriringan menjaga keutuhan bangsa,” ujar Mukri.

Ia berharap kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat sangat penting untuk memperkuat peran agama dan kepemimpinan dalam kehidupan bernegara.

Ijtima juga diisi tausiah dari Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Muhammad Cholil Nafis. Ia mengangkat tema revitalisasi peran ulama dan umara dalam menjaga kepercayaan publik. Tausiah lainnya datang dari Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, yang membawakan materi “POLRI di Tengah Gelombang Aspirasi” dengan menekankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjaga ketertiban.

Selain jajaran Forkopimda Lampung, acara turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi, pimpinan ormas Islam, organisasi keagamaan, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung. Kehadiran mereka mempertegas posisi Ijtima sebagai forum lintas elemen yang memperkuat stabilitas sosial.

Forum ini diharapkan menjadi fondasi baru dalam menjaga harmoni sosial, sekaligus memastikan pembangunan di daerah berjalan seiring dengan nilai-nilai moral dan keagamaan.*

Pemkab Lampung Selatan Klarifikasi Isu BPO: Sesuai Aturan, Bukan Rp10,5 Miliar

Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meluruskan informasi terkait Biaya Penunjang Operasional (BPO) Bupati dan…

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Tokoh Nasional Aburizal Bakrie Diagendakan Meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung 12 September 2025 Mendatang

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan tokoh nasional Aburizal Bakrie diagendakan meresmikan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Jumat, 12 September 2025 mendatang.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie Lampung yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (8/9/2025).

Dalam rapat yang dihadiri jajaran Bakrie Amanah tersebut, dibahas berbagai aspek penting mulai dari kesiapan teknis, pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, susunan acara, hingga pelibatan elemen masyarakat dalam mendukung kelancaran kegiatan peresmian.

Marindo mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan lancar agar peresmian berlangsung khidmat dan sukses.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama kesuksesan peresmian Masjid Raya Al-Bakrie Lampung.

“Sinergi antara berbagai pihak mulai dari instansi Pemprov terkait, jajaran TNI dan Polri, hingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Marindo.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Al-Bakrie dirancang untuk menjadi ruang terbuka yang inklusif, dengan berbagai fasilitas modern yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Marindo berharap masjid yang berlokasi di pusat Kota Bandar Lampung ini menjadi landmark baru kebanggaan masyarakat sekaligus pusat kegiatan dakwah, pendidikan Islam, serta pengembangan sosial kemasyarakatan di Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Menjadi tugas kita bersama untuk memakmurkan masjid kebanggaan masyarakat Lampung ini,” pungkasnya.

Selain acara peresmian, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan program Damai Indonesiaku yang ditayangkan secara nasional dari Masjid Raya Al-Bakrie Lampung pada 13-14 September 2025.*

Kasrem 043/Gatam Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M dan Do’a Bersama di Polda Lampung

JurnalKota.net – Lampung – Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., mewakili Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M sekaligus do’a bersama yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Polda Lampung, Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/9/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Lampung, Kabinda Lampung, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Kapok Sahli Kodam XXI/RI, Wadan Brigif 4 Mar/Bs, Dandenpom Lanal Lampung, para Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kasrem 043/Gatam menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum berharga bagi umat muslim untuk memperbaiki diri sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasinya dapat kita laksanakan baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI dan anggota Polri, yakni sebagai pelindung negara sekaligus pengayom masyarakat,” ujar Kolonel Sumarlin Marzuki.

Lebih lanjut, Kasrem 043/Gatam menekankan pentingnya meneladani sosok Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang amanah, jujur, dan dapat dipercaya. “Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini, prajurit TNI dan Polri khususnya di Provinsi Lampung semakin dicintai dan dekat dengan masyarakat,” tambahnya.*

Sat Reskrim Polsek Bengkunat Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Pemberatan

JurnalKota.net – Pesisir Barat Unit Reskrim Polsek Bengkunat kembali menunjukkan kesigapan dalam mengungkap kasus kriminalitas di wilayah hukumnya. Kali ini, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang berada di wilayah hukum Polsek bengkunat.

Kronologi Kejadian:

Pada hari Selasa tanggal 02 September 2025 sekitar Pukul 17.00 WIB motor korban tersebut berinisial SN letakkan di garasi samping rumah saya, Sepeda motor tersebut berjenis Honda BEAT warna Pink Hitam Tahun 2019 dengan NOPOL BE 4767 XI, NOSIN JM11E2336726, NOKA MH1JM1127KK355117.

Lalu sekira pukul 18.30 Wib korban mendengar cucunya menangis di dalam rumah, lalu karena mendengar cucunya menangis korban berniat mengajak cucunya naik motor. Pada saat keluar dari rumah untuk mengajak cucunya menaiki motor tersebut korban melihat motor tersebut sudah tidak ada lagi di garasi samping rumahnya tersebut, karena melihat motor tersebut sudah tidak ada korban langsung melapor ke Polsek Bengkunat

Kronologi Penangkapan:
Pada hari Kamis tanggal 04 September 2025,kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku beserta barang bukti yang akan dijual ke daerah Ranau Palembang,Sumatra Selatan.

Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan D,S.Psi.,M.M. bersama Kanit Reskrim IPDA Jepriansyah,S.H. beserta Anggota Polsek Bengkunat Melakukan Pengejaran sampai di Jalan lintas Kawasan Tnbbs Krui Liwa dengan dibantu Masyarakat,Pelaku berhasil diamankan beserta Barang Bukti, selanjutnya dilakukan Pemeriksaan terhadap pelaku berinisial Sdr. HA Bin MASTAIF (Alm).

setelah dilakukan Pemeriksaan sebagai Saksi ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka Sdr. HA Bin MASTAIF (Alm) ditetapkan sebagai Tersangka pencurian Sepeda motor tersebut berjenis Honda BEAT warna Pink Hitam Tahun 2019 dengan NOPOL BE 4767 XI, NOSIN JM11E2336726, NOKA MH1JM1127KK355117 selanjutnya Tersangka dibawa ke Polsek Bengkunat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Bengkunat IPTU Doni Dermawan D,S.Psi.,M.M., mengapresiasi respons cepat anggota di lapangan serta kerja sama masyarakat yang membantu proses pengungkapan kasus ini.

“Dengan kerja sama yang baik,Kami bersama dengan masyarakat berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian tersebut.”

“Dari peristiwa tersebut kami berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain,1 unit sepeda motor honda beat warna magenta,1 buah kunci sepeda motor, 1 lembar salinan BPKB motor honda beat,dan 1 lembar salinan STNK.”ucapnya

Dan maka dari itu Pelaku Sdr. HA Mendapatkan Hukuman Sebagai Mana Tercantum Dalam Pasal 363 KUHPidana Paling lama 7 Tahun Penjara.Dan kini Pelaku tengah menjalani proses penyelidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.*

Pengukuhan DPD Mighrul Lappung Bersatu: Perempuan Lampung Siap Perkuat Budaya dan SDM Daerah

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Mighrul Lappung Bersatu 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (8/9/2025).

Acara pengukuhan ini dihadiri juga oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar dan Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengapresiasi kepengurusan baru organisasi perempuan tersebut. Dia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat peran perempuan dan menjaga kelestarian budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.

Mirza berharap keberadaan Mighrul Lappung Bersatu menjadi energi baru dalam memperkuat kiprah perempuan Lampung.

“Perempuan di Lampung adalah penjaga kehormatan keluarga, pewaris nilai moral, sekaligus pendidik utama dalam membentuk karakter anak-anak,” ujarnya.

Gubernur Mirza menekankan bahwa perempuan Lampung memiliki peran penting, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai penopang kehormatan adat dan pewaris karakter generasi.

Menurutnya, kekuatan inilah yang membuat masyarakat Lampung mampu hidup harmonis, termasuk dalam menerima keberagaman melalui program transmigrasi yang sukses tanpa konflik horizontal.

Lebih jauh, Gubernur Mirza menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Sekolah hanya mengajar sampai siang, tapi pendidikan karakter anak berlangsung di rumah melalui sentuhan ibu. Tanpa perempuan, kualitas SDM tidak akan bisa bangkit,” tegasnya.

Ia juga menyinggung tantangan globalisasi yang membawa arus teknologi dan media sosial.

Gubernur Mirza berpendapat kemajuan teknologi tidak otomatis melahirkan karakter, sehingga peran ibu di rumah menjadi kunci dalam menanamkan nilai-nilai adat budaya Lampung.

Ia meyakini Mighrul Lappung Bersatu dapat menjadi ruang penguatan kapasitas perempuan, agar semakin percaya diri dan kompeten di berbagai bidang, ruang pemberdayaan ekonomi, melalui UMKM, kerajinan, kuliner, maupun inovasi usaha kreatif lainnya serta menjadi ruang silaturahmi, yang mempererat persaudaraan sekaligus memperkokoh persatuan di Bumi Ruwa Jurai.

“Kami percaya Mighrul Lappung Bersatu akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda melalui penguatan peran wanita Lampung,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Mirza mengungkapkan berbagai program pemerintah yang sejalan dengan pelestarian budaya, seperti gerakan Kamis Berbahasa Lampung, kewajiban hotel menampilkan lagu dan kuliner Lampung, hingga rencana mengembangkan 15 desa adat sebagai destinasi wisata budaya.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM berbasis budaya lokal.

“Budaya adalah identitas Lampung. Kita ingin wisatawan tidak hanya mengenal pantai, tetapi juga adat, bahasa, dan seni tapis yang lahir dari tangan-tangan perempuan Lampung,” jelasnya

Gubernur Mirza mengajak untuk menjadikan Mighrul Lappung Bersatu sebagai wadah yang tidak hanya menyatukan hati, tetapi juga melahirkan karya nyata.

“Saya yakin, dengan semangat kebersamaan, perempuan Lampung akan semakin maju, berdaya, dan menjadi pilar penting bagi pembangunan daerah dan bangsa,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu Dwita Ria Gunadi menegaskan komitmen organisasinya untuk berperan aktif dalam menjaga adat dan budaya Lampung agar tidak tergerus zaman.

Menurutnya Mighrul Lappung Bersatu hadir bukan sekadar wadah perempuan, melainkan sebagai kekuatan yang ikut mendukung pembangunan daerah.

“Mighrul Lappung berkomitmen menjaga adat dan budaya agar tetap lestari, memperkuat kapasitas perempuan, serta membina generasi muda agar mencintai identitas Lampung,” tegasnya.

Ia menambahkan, organisasi ini akan mendorong program nyata seperti Hari Berbahasa Lampung, mengusulkan beasiswa untuk jurusan bahasa dan budaya Lampung serta membina Mighrul Lappung Muda agar semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam pelestarian adat dan seni daerah.

“Kami percaya, pelestarian budaya Lampung perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun komunitas. Karena itu, Mighrul Lappung siap bersinergi menjadi mitra strategis Pemprov Lampung,” ujarnya.*

Agus Sartono Bantu Pemulangan Jenazah Warga Kurang Mampu di Sidomulyo

Lampung Selatan – Kepedulian sosial anggota DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, kembali menjadi sorotan publik. Legislator dari…

Optimalisasi Program Desaku Maju, Pemerintah Lampung Dorong Kemandirian Desa

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin Rapat Evaluasi dan Fasilitasi dalam rangka optimalisasi Program Desaku Maju, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Minggu (7/9/2025).

Evaluasi ini memadukan atau mengintegrasikan berbagai hal, seperti penguatan basis data desa, peningkatan infrastruktur, potensi desa, hingga optimalisasi BUMDes dan Koperasi Merah Putih.

Keterpaduan tersebut akan didukung dengan penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga desa, dan dunia usaha demi mendorong lahirnya desa mandiri dan produktif.

Gubernur Mirza menegaskan, pembangunan desa harus diarahkan pada pola yang inklusif, mandiri, dan inovatif. Program Desaku Maju tidak hanya memastikan manfaat program tersalur kepada masyarakat, tetapi juga mengoptimalkan potensi desa melalui penguatan kelembagaan ekonomi, seperti badan usaha milik desa (BUMDes), koperasi, hingga kelompok tani.

Gubernur Mirza menginginkan Desa menjadi motor penggerak ekonomi, dengan dukungan data yang kuat, akses pembiayaan yang luas, dan pelatihan vokasi sesuai potensi lokal.

Dengan evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap program Desaku Maju mampu menghadirkan desa-desa mandiri, produktif, dan berdaya saing, yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Lampung.*

Promosikan Wisata dan Safety Riding lewat Sunday Morning Ride

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas ratusan pemotor dari berbagai komunitas dalam kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) bertajuk Be One Ride, Minggu (7/9/2025).

Start dari Mahan Agung dan melewati sejumlah ruas jalan utama Kota Bandar Lampung, yaitu Jalan Dokter Susilo, Jalan Ir. H. Juanda, dan Jalan Gajah Mada, sebelum berakhir di Nuju Space Antasari. Konvoi berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas, kegiatan ini juga disertai aksi sosial berupa pembagian nasi kotak kepada pengemudi ojek online serta penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian sosial.

Acara ditutup dengan sharing session dan tanya jawab antara Gubernur Lampung dengan komunitas riders. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mendengar langsung aspirasi dari para komunitas motor terkait kegiatan dan kontribusi mereka bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa komunitas motor memiliki peran penting ikut serta dalam mempromosikan potensi wisata daerah.

“Kalau pemerintah mau ikut mempromosikan daerah, salah satu cara yang paling aktif adalah ikut bekerjasama dengan komunitas dan masyarakatnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunitas motor tidak hanya menjadi wadah hobi, tetapi juga dapat mengedukasi anggotanya mengenai pentingnya safety riding. Gubernur Mirza yakin setiap komunitas memiliki nilai-nilai positif yang selalu ditanamkan kepada anggotanya.

Gubernur Mirza berharap kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di Bandar Lampung, tetapi juga bisa dilaksanakan di daerah lain di Provinsi Lampung sebagai sarana promosi wisata sekaligus mempererat solidaritas komunitas motor di seluruh wilayah.*

Pelantikan Pengurus IKA Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Wilayah Lampung Periode 2025-2030, Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) Wilayah Lampung Periode 2025-2030 bersama Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri di Swiss-Belhotel Bandarlampung, Sabtu (6/9/2025).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan mengajak IKA Untirta Wilayah Lampung bersinergi dalam berbagai program pembangunan daerah, termasuk pengentasan persoalan sampah dan pengembangan sumber daya manusia.

Jihan menekankan pentingnya kolaborasi alumni dengan pemerintah dalam menyukseskan program-program strategis di daerah.

Ia mengungkapkan, salah satu fokus utama Pemprov saat ini adalah pengentasan masalah sampah.

“Saya mengundang secara khusus IKA Untirta Lampung untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam mengentaskan persoalan sampah di Provinsi Lampung,” ujar Wagub Jihan.

Ia melaporkan bahwa Lampung telah mendapatkan Program Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional yang rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas pembangkit energi dari sampah pada tahun 2026.

“Semoga IKA Untirta dapat menangkap peluang inovasi teknologi pengelolaan sampah yang dihilirisasi dari keilmuan para alumni untuk menjadi bagian yang dapat membangun Provinsi Lampung mengentaskan persoalan,” tambahnya.

Jihan Nurlela juga meminta dukungan IKA Untirta dalam memotivasi dan memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di Lampung yang baru lulus SMA/SMK agar melanjutkan studi ke perguruan tinggi, termasuk Untirta di Serang, Banten.

“Siapa tahu ada akses beasiswa dan lain sebagainya untuk anak-anak kita atas kerjasama kolaborasi dari Ikatan Alumi Untirta di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Jihan turut memaparkan program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu Desaku Maju yang bertujuan membangun ekosistem desa tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sumber daya manusia.

Termasuk melalui program pendidikan vokasi, masyarakat di wilayah desil 1 dan 2 mendapatkan pelatihan yang siap diserap industri, terutama di sektor pertanian yang merupakan salah satu sektor unggulan Lampung.

Selain itu, pemerintah juga baru saja meluncurkan program Kelas Migran Vokasi di SMA/SMK untuk mempersiapkan generasi muda menjadi pekerja migran profesional yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Jihan mengajak seluruh pengurus dan alumni Untirta di Lampung untuk bersama-sama berkolaborasi mendukung program-program pemerintah dan mengimplementasikan hilirisasi ilmu di berbagai bidang kejuruan yang ada di Lampung.

“Saya percaya dengan kapasitas dan ilmu yang dimiliki para alumni akan menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Jihan.

Dalam kesempatan itu, Jihan Nurlela mengucapkan selamat kepada pengurus baru IKA Untirta Wilayah Lampung periode 2025–2030 yang diketuai oleh Mohammad Hatta.

Ia menekankan bahwa organisasi alumni tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang pengabdian, berbagi pengalaman, memperluas jaringan.

“Dan memberikan dukungan bagi mahasiswa serta lulusan baru agar siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Jihan berharap kepengurusan baru mampu membawa IKA Untirta sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa sekaligus teladan dalam menjaga nilai kebersamaan, keilmuan, dan pengabdian masyarakat di era digital dan persaingan global.

“Pelantikan ini hendaknya dimaknai sebagai langkah awal menuju pengabdian yang lebih luas dan mari kita jadikan alumni Untirta wilayah Lampung ini sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa serta teladan dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, keilmuan dan pengabdian pada masyarakat,” pungkasnya.*