Warga Lampung Selatan Tanggapi Keras Kritik dari Luar Daerah: Dinilai Tak Berdasar dan Timbulkan Kegaduhan

Warga Lampung Selatan Tanggapi Keras Kritik dari Luar Daerah: Dinilai Tak Berdasar dan Timbulkan Kegaduhan

KALIANDA — Sejumlah organisasi di luar Kabupaten Lampung Selatan mendapat sorotan tajam dari warga setempat usai melontarkan kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kritikan tersebut dinilai tidak berdasar, berpotensi menyesatkan opini publik, serta menciptakan kegaduhan di tengah upaya percepatan pembangunan daerah.

Wakil Ketua Aliansi Kearifan Lokal Lampung (AKLI), Marno, menegaskan bahwa sebagian kritik yang disampaikan berasal dari asumsi dan tidak didukung oleh data valid.

“Kritik itu sah, tapi harus disertai data yang bisa dipertanggungjawabkan. Jangan asal bicara tanpa indikator yang jelas, karena itu bisa menyesatkan,” kata Marno, Jumat (25/7/2025).

Ia menyayangkan tudingan yang justru datang dari pihak luar, yang dinilai tidak memahami situasi riil di lapangan. Menurutnya, hal tersebut hanya memperkeruh suasana dan melemahkan semangat gotong royong yang selama ini terbangun di Lampung Selatan.

“Kalau ada yang perlu dikritisi, sebaiknya selesaikan masalah di daerah masing-masing dulu. Jangan mengangkat isu dari luar wilayah hanya untuk mencari perhatian,” ujarnya.

Menanggapi isu dugaan pengondisian proyek lelang di Lampung Selatan, Marno membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut proses pengadaan di daerahnya dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

“Peserta lelang ada 15 sampai 20 perusahaan. Pemenangnya pun beragam, tidak didominasi pihak tertentu. Jadi tuduhan itu tidak berdasar,” jelasnya.

Marno menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dinilai terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi, bukan saling menjatuhkan.

“Kalau memang punya niat baik, mari bangun bersama. Kritik boleh, tapi jangan sampai jadi fitnah. Yang kami butuhkan sekarang adalah kerja nyata, bukan gaduh yang tak membawa solusi,” pungkasnya. (*)

Lampung Selatan Borong Penghargaan di Harganas 2025 Tingkat Provinsi, Bukti Kerja Keras Tenaga Lini Lapangan

BANDAR LAMPUNG – Tenaga lini lapangan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Lampung tahun 2025.

Penghargaan diberikan langsung oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dalam acara puncak Harganas yang berlangsung di Kantor BKKBN Provinsi Lampung, Jumat (25/7/2025).

Adapun capaian yang diraih Kabupaten Lampung Selatan antara lain:

  • Peringkat 1 Kategori Kader IMP Bangga Kencana

  • Peringkat 1 Kategori Pasangan KB Lestari 20 Tahun

  • Peringkat 2 Kategori PKB/PLKB Terbaik

  • Peringkat 3 Kategori Kader Tim Pendamping Keluarga

Kepala Dinas PPKB Lampung Selatan, Rika Wati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para tenaga lini lapangan dalam mendukung program Bangga Kencana di daerah.

“Apresiasi dari BKKBN ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan komitmen rekan-rekan di lapangan mendapat pengakuan. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi,” ujarnya.

Tak lupa, Rika Wati menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egy Pratama, atas dukungan penuh yang selama ini diberikan terhadap program-program kependudukan dan keluarga berencana.

Ia berharap, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi tenaga lapangan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja serta berkontribusi lebih besar dalam pembangunan sektor kependudukan dan keluarga di Lampung Selatan.

Bukan Sekadar Tinjau Jalan Rusak: Kolaborasi Epik Bupati Egi dan Bunda Eva, Lebur Sekat Wilayah Demi Warga Perbatasan

Bukan Sekadar Tinjau Jalan Rusak: Kolaborasi Epik Bupati Egi dan Bunda Eva, Lebur Sekat Wilayah Demi Warga Perbatasan

LAMSEL, Tanjung Bintang — Dalam langkah nyata menuntaskan persoalan infrastruktur lintas wilayah, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melakukan peninjauan langsung kondisi ruas Jalan Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis (24/7/2025).

Kunjungan kedua kepala daerah ini menjadi simbol kuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menangani persoalan jalan rusak yang berada di wilayah perbatasan administratif antara Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap kondisi jalan tersebut. Kini, langkah konkret diambil dengan menggandeng Pemerintah Kota Bandar Lampung guna mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur yang vital bagi mobilitas masyarakat dua wilayah.

“Ini adalah bentuk kerja sama konkret antara Lampung Selatan dan Bandar Lampung. Saya berterima kasih kepada Bunda Eva yang sangat suportif. Semoga sinergi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Egi saat meninjau lokasi.

Tak hanya turun ke lapangan, suasana peninjauan berlangsung penuh kehangatan. Bupati Egi tampak menyapa warga yang melintas dan bahkan sempat membeli minuman di warung kelontong sekitar lokasi, menunjukkan kepedulian dan kedekatan langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, menegaskan bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci untuk menyelesaikan masalah-masalah krusial seperti infrastruktur jalan dan banjir yang kerap terjadi di area perbatasan.

“Harapan kita, kolaborasi ini bisa segera menyelesaikan berbagai permasalahan infrastruktur dan memberi manfaat nyata bagi warga dua wilayah,” tegas Bunda Eva.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dari Pemkab Lampung Selatan, antara lain Asisten Ekobang, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, serta Camat Tanjung Bintang.

Kolaborasi lintas batas administratif ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan warga, tanpa sekat wilayah. Pemkab Lampung Selatan dan Pemkot Bandar Lampung berkomitmen memperluas kerja sama serupa di sektor-sektor lainnya demi kesejahteraan masyarakat bersama.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Serahkan 3 Truk Sampah Baru ke DLH untuk Tingkatkan Kebersihan Kota

JK, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengelolaan kebersihan kota. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi menyerahkan tiga unit truk pengangkut sampah baru kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di halaman Kantor Pemkot pada Rabu (23/07/2025).

Penambahan armada ini merupakan bagian dari upaya Pemkot dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya untuk mengatasi penumpukan di titik-titik rawan sampah di Kota Tapis Berseri.

“Mobil ini tidak lain untuk menangani persoalan sampah di Bandar Lampung. Semoga dengan tambahan armada ini, kebersihan kota kita semakin terjaga,” ujar Wali Kota Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva.

Lebih lanjut, Bunda Eva mengungkapkan bahwa pengadaan armada pengangkut sampah tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah akan kembali mengalokasikan anggaran tambahan untuk kendaraan pengangkut sampah dalam Perubahan APBD tahun ini serta APBD murni tahun anggaran berikutnya.

Instruksi Tegas untuk Kepala UPT DLH

Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan DLH untuk bekerja lebih optimal dan responsif terhadap masalah kebersihan lingkungan.

“Setiap kepala UPT harus kerja cepat. Kalau ada titik sampah, harus bisa langsung diangkut. Jangan dibiarkan berlama-lama. Maksimal satu jam harus bersih,” tegasnya.

Bunda Eva juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan sampah di lingkungan permukiman dan gang-gang kecil, yang kerap luput dari pengawasan. Ia meminta agar petugas kebersihan, termasuk petugas sokli (penyapu jalan) mandiri di lingkungan perumahan, bekerja lebih tertib dan disiplin.

Evaluasi dan Modernisasi TPS

Menyoroti keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), Wali Kota menyampaikan rencana untuk menata ulang lokasi TPS yang dinilai kurang strategis atau sulit dijangkau.

“Kita minta tolong semua petugas di lapangan jangan buang sampah seenaknya. TPS-TPS yang tidak strategis atau jauh dari jangkauan akan kita pindahkan,” jelasnya.

Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar ke depan Pemkot dapat mengadopsi sistem pengangkutan sampah modern sebagaimana yang diterapkan di DKI Jakarta.

Target Kota Bersih dan Bebas Sampah

Mengakhiri sambutannya, Bunda Eva menegaskan target Pemkot agar jalan-jalan protokol di Kota Bandar Lampung terbebas dari sampah.

“Terutama jalan protokol, saya minta tidak ada lagi sampah berserakan. Kebersihan kota ini adalah cerminan wajah kita semua,”pungkasnya.

Dengan penambahan armada dan peningkatan kinerja petugas, Pemkot Bandar Lampung optimistis mampu menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.(kwt)

Bupati Lampung Selatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di TK IT Al Mumtaza

LAMSEL, Kalianda – Suasana ceria menyelimuti Aula Sudirman TK Islam Terpadu (IT) Al Mumtaza, Kecamatan Kalianda, saat sekolah tersebut menjadi pusat kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Selasa pagi (22/7/2025). Kegiatan bertajuk Pertemuan Pagi Ceria itu disambut antusias ratusan anak-anak yang memenuhi aula sejak pagi hari.

Tak sekadar menjadi kegiatan seremonial, acara ini dikemas sebagai perayaan penuh keceriaan masa kanak-kanak yang tak tergantikan. Istimewanya lagi, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turut hadir langsung dan berbaur bersama anak-anak dalam kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat.

Dengan senyum ramah dan gerakan energik, Bupati Egi tampak menikmati kebersamaannya dengan para siswa. Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak dan seluruh pihak yang hadir.

“Anak-anak semua harus semangat belajarnya. Harus bahagia, harus senang belajarnya. Selamat Hari Anak Nasional,” ucap Bupati Egi usai senam bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan pentingnya peran bersama dalam mendidik anak. Menurutnya, tanggung jawab membentuk karakter dan memberikan pendidikan terbaik kepada anak bukan hanya milik sekolah, tetapi juga keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

“Mendidik anak bukan hanya tugas guru. Justru porsi terbesarnya ada di rumah,” tegasnya.

Ia menambahkan, masa usia dini merupakan golden age atau masa keemasan perkembangan anak. Oleh karena itu, perhatian dan pendampingan sejak dini sangat krusial dalam membentuk karakter dan potensi mereka.

“Kalau kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi hebat, maka investasinya harus dimulai sejak sekarang. Berikan mereka lingkungan yang positif dan penuh kasih,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati Egi menyampaikan bahwa Pemkab Lampung Selatan akan memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai pondasi dalam mewujudkan generasi cerdas dan berkarakter.

Kegiatan yang berlangsung di TK IT Al Mumtaza ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan hak-hak anak dan pentingnya memberikan ruang tumbuh yang aman, menyenangkan, dan penuh cinta kasih. Suasana keceriaan pagi itu bukan hanya menjadi kenangan manis bagi anak-anak, tapi juga pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga masa depan generasi penerus sejak dini.

Pemprov Lampung Gandeng UIN Raden Intan dalam Mencetak SDM Unggul, Menuju Indonesia Emas 2045

LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung  menggandeng Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dalam mencetak…

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Buka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun Tingkat Kota Bandar Lampung

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 Tahun tingkat Kota Bandar Lampung yang berlangsung di Gedung Semergou. Acara ini mengusung tema nasional “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur Tahun 2025”.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat peran koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih, sebagai tulang punggung perekonomian rakyat. Eva Dwiana mengumumkan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan menggulirkan bantuan pinjaman total sebesar Rp.3 miliar kepada koperasi merah putih yang tersebar di kota ini.

“Setiap koperasi merah putih akan kami bantu dengan dana sebesar Rp100 juta. Harapannya, bantuan ini dapat memperkuat modal koperasi dan memberikan dampak nyata bagi anggotanya,” ujar Eva Dwiana di hadapan para tamu undangan dan pelaku koperasi.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana juga menekankan bahwa fokus pembangunan koperasi akan diarahkan untuk mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM harus mendapatkan pelayanan yang lebih baik serta pengalaman yang lebih positif dibandingkan sebelumnya.

“Kita harus belajar dari pengalaman UMKM secara langsung, memahami tantangan mereka, dan mendorong mereka untuk memperjuangkan kepentingannya. Jika ada yang merasa tertinggal, kita hadir untuk membantu dan mengangkat kembali potensi mereka,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana, Pemkot akan melibatkan aparat penegak hukum seperti Polresta Bandar Lampung, Kejaksaan Negeri (Kajari), serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung dalam proses pengawasan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, turut menyampaikan bahwa momentum Harkopnas ke-78 Tahun ini menjadi ajang penting dalam merefleksikan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ia berharap koperasi terus berinovasi dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi di tingkat lokal,” ujar Riana.

Acara peringatan Harkopnas ke-78 tahun ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh dan pengurus koperasi, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Kegiatan ini juga ditutup dan diakhirin fhoto bersama dengan pengurus koperasi merah putih yang ada di bandar Lampung.(kwt).

Bukti! Bupati dan Kajati Lampung Tanam Perdana Jagung di Kalianda, Dorong Ketahanan Pangan dan Pendampingan Petani

Kalianda, Lampung Selatan — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, melakukan penanaman perdana benih jagung di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan kelompok tani dan didukung oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan.

Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 5 hektare oleh Kelompok Tani Maju, menggunakan 75 kilogram benih jagung varietas NKSUMO, yang merupakan bantuan CSR dari PT Syngenta Indonesia.

Bupati Radityo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari Lampung Selatan dalam mendorong sinergi lintas sektor. Menurutnya, program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberi pendampingan hukum yang dibutuhkan oleh petani.

“Ini wujud nyata kolaborasi dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung Selatan,” ujar Radityo.

Sementara itu, Kepala Kejari Lampung Selatan Afni Carolina menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian merupakan bagian integral dari stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga kelompok tani, untuk bersama-sama membangun ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan oleh kejaksaan. Ia bahkan meminta jajarannya membentuk grup WhatsApp bersama petani agar komunikasi dan pembinaan dapat dilakukan secara langsung dan responsif.

“Kalau petani sudah dibantu banyak pihak tapi belum sejahtera, berarti ada yang perlu diperbaiki. Kita harus pastikan pendampingan benar-benar terjadi di lapangan,” tegas Danang.

Ia juga menyatakan bahwa Bulog, TNI, serta instansi terkait lainnya akan dilibatkan dalam distribusi hasil panen guna memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Asisten Ekobang, serta kepala dinas terkait seperti TPHBUN, Ketahanan Pangan, PMD, Camat Kalianda, dan sejumlah undangan lainnya.

Langkah awal ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung Selatan secara berkelanjutan.

Bukan Sekadar Seremoni! Plt Ketua Dekopinda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Bukan Sekadar Seremoni! Plt Ketua Dekopinda Lamsel: Koperasi Harus Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

KALIANDA — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lampung Selatan, TB. Rudi Topan, menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kelurahan Way Urang Kalianda dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Lampung Selatan, Minggu (20/7).

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud nyata dari semangat kemandirian ekonomi desa berbasis gotong royong dan nasionalisme,” tegas Rudi, didampingi Sekretaris III Dekopinda, Tedi Rudiana.

Menurut Rudi, kehadiran koperasi di tingkat desa dan kelurahan merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur ekonomi akar rumput. Lebih dari itu, koperasi diyakini dapat mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.

Ia pun menekankan bahwa Dekopinda bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi lokal.

“Koperasi bukan sekadar instrumen ekonomi. Ia adalah fondasi dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan pendapatan asli desa (PADes),” kata Rudi.

Ia juga mendorong agar koperasi yang baru diluncurkan ini dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, agar benar-benar dapat menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Rudi menilai, peluncuran koperasi ini sejalan dengan semangat revitalisasi koperasi yang tengah diusung oleh pemerintah, serta dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam membangun kekuatan ekonomi dari bawah.

“Mari jadikan koperasi sebagai rumah besar ekonomi rakyat—yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Peluncuran Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya jaringan koperasi desa yang solid di seluruh wilayah Lampung Selatan, dengan semangat gotong royong dan keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Menutup Bandar Lampung Expo 2025: Sukses Besar dan Antusiasme Tinggi Masyarakat

JK, BANDAR LAMPUNG – Perhelatan akbar Bandar Lampung Expo 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah di Gedung Graha Mandala, Sabtu (19/07/2025) malam. Acara penutupan yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB itu berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan seluruh tamu undangan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh penting, di antaranya:

Perwakilan Danrem 043/Gatam Kolonel Inf. Sumarlin Marzuki, S.E.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M.

Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan, S.H., M.M.

Kapolres Bandar Lampung diwakili oleh AKBP Erwin Irawan, S.I.K.

Wakil Walikota Bandar Lampung

Kepala Kemenag Kota Bandar Lampung

Danramil 410-06/KDT Mayor Cku Yudi Nugroho

Seluruh camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung

Dalam sambutannya, Walikota Hj. Eva Dwiana mengungkapkan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan expo yang telah menjadi ajang promosi potensi daerah, ekonomi kreatif, UMKM, serta budaya lokal.

“Alhamdulillah, kita melihat keberhasilan yang luar biasa di Kota Bandar Lampung. Aktivitas masyarakat selama Bandar Lampung Expo 2025 ini menunjukkan semangat, kreativitas, dan kekompakan yang luar biasa. Ini merupakan pencapaian yang sangat mengesankan dan patut dikembangkan lebih lanjut,” ujar Eva Dwiana.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait, terutama dalam aspek perhubungan, ketertiban, dan pembangunan.

“Jika kita terus berusaha dan berkembang, saya yakin kita akan mampu melaksanakan semua kegiatan di kota ini dengan lebih baik. Semoga program-program ke depan berjalan dengan lancar, dan insyaAllah, Bandar Lampung akan terus tumbuh menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bandar Lampung Expo 2025 sebagai bentuk sinergi positif antara pemerintah kota dan masyarakat.

“Expo ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga platform strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Kita patut mengapresiasi seluruh elemen yang telah berkontribusi,” kata Marindo.

Bandar Lampung Expo 2025 digelar sebagai bagian dari agenda tahunan untuk menampilkan inovasi pembangunan, potensi pariwisata, dan produk lokal unggulan. Selama beberapa hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung memadati area Bandar Lampung expo 2025 yang dilengkapi dengan pameran, pertunjukan seni, bazar UMKM, serta panggung hiburan rakyat.

Penutupan acara ditandai dengan penampilan seni budaya lokal dan pesta kembang api yang memukau seluruh pengunjung.

Dengan berakhirnya Bandar Lampung Expo 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap semangat kebersamaan, kreativitas, dan pembangunan yang ditunjukkan selama acara dapat terus berlanjut dan menjadi semangat baru untuk membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing.(kwt)

Wakil Bupati Lampung Selatan Buka Seminar Sosial Emosional Guru: Dorong Kesadaran dan Aksi Nyata di Dunia Pendidikan

LAMPUNG SELATAN — Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, secara resmi membuka kegiatan Seminar Sosial Emosional…

Bupati Lampung Selatan Dikukuhkan Sebagai Bendahara Umum Apkasi 2025–2030

Saat pengukuhan di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

JAKARTA – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi dikukuhkan sebagai Bendahara Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) periode 2025–2030. Pengukuhan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

Penunjukan ini menjadi sejarah baru bagi Lampung Selatan karena untuk pertama kalinya bupati daerah tersebut dipercaya mengisi posisi strategis di kepengurusan pusat Apkasi.

Bupati Egi akan mendampingi Bupati Lahat Bursah Zarnubi (Ketua Umum), Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda (Sekjen), dan Bupati Bandung Dadang Supriatna (Ketua Harian).

Dalam sambutannya, Mendagri Tito menekankan pentingnya soliditas antaranggota serta peran Apkasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia berharap para pengurus mampu mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Sebagai Bendahara Umum, Bupati Egi bertanggung jawab menjaga tata kelola keuangan Apkasi secara transparan dan akuntabel. Ia menyebut amanah ini sejalan dengan misi pembangunan Lampung Selatan menuju Generasi Emas 2045, khususnya dalam memperkuat hubungan antardaerah dan tingkat nasional.

“Ini kebanggaan bagi Lampung Selatan. Semoga dapat membawa manfaat besar bagi daerah dan organisasi,” ujar Egi.

Upacara Penutupan Diksarmil Dan Manajerial SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Tahun 2025

JK, PESAWARAN – TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir. Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan Pelatihan Manajerial siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch III digelar dengan penuh khidmat di Satdik II E Yonif 9 Marinir, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Sabtu (12/07/2025)

Upacara dipimpin langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Dr. Muhammad Firsada, M.Si. yang membacakan secara langsung amanat Menteri Pertahanan yakni ‘menyampaikan apresiasi atas semangat dan disiplin para siswa selama menjalani pelatihan. Menhan juga berpesan agar materi yang telah di dapatkan ini menjadikan bekal membangun karakter dan memberi kontribusi yang besar bagi Bangsa Indonesia.

Dengan dilaksanakan Upacara Penutupan pada pelatihan ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pelatihan intensif yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan oleh siswa SPPI Batch III Satdik II E di Yonif 9 Marinir. Putra bangsa yang telah terpilih merupakan sarjana-sarjana terbaik dari seluruh Indonesia, dan telah dibekali dengan pelatihan dasar militer, kepemimpinan, manajerial, serta pembentukan karakter untuk menjadi agen penggerak pembangunan Indonesia dengan tujuan membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, dan memiliki integritas. Kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian demo yang di tampilkan oleh siswa SPPI Satdik II E Yonif 9 Marinir kemudian di akhiri dengan foto bersama.

Komandan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan,’Dengan berakhirnya upacara penutupan ini, para lulusan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir diharapkan dapat menjadi pionir pembangunan yang berkarakter kuat dan siap berkontribusi di berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk kemajuan Bangsa,’Ujarnya.(*)

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Pelatihan Manasik Umroh Kota Bandar Lampung Tahun 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka pelatihan manasik bagi calon jamaah umroh Kota Bandar Lampung tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, pada Senin pagi, (14/07/ 2025), dan dihadiri oleh ratusan calon jamaah umroh serta sejumlah tokoh agama dan pejabat pemkot Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini sebagai bentuk pembekalan rohani dan teknis bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mendukung kegiatan manasik ini karena merupakan bagian penting dalam membekali calon jamaah agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah dengan baik dan benar. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan menjadi umrah yang mabrur,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.

Pelatihan manasik ini diikuti oleh lebih dari 100 calon jamaah umroh yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung. Selama kegiatan, para peserta akan mendapatkan materi seputar tata cara pelaksanaan ibadah umroh, doa-doa penting, etika selama berada di tanah suci mekkah, serta informasi terkait regulasi perjalanan umroh tahun 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, pimpinan biro perjalanan umroh, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandar Lampung. Dalam sambutannya, perwakilan Kemenag juga menekankan pentingnya manasik sebagai upaya untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan ibadah umroh dan meningkatkan kekhusyukan jamaah.

Kegiatan pelatihan manasik dijadwalkan berlangsung selama 1 hari dengan metode ceramah, simulasi, serta sesi tanya jawab interaktif. Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap melalui pelatihan ini, para jamaah umroh tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga matang secara spiritual dalam menjalankan ibadah umrah.

Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan pemakaian atribut peserta secara simbolis oleh Wali Kota Hj. Eva Dwiana kepada perwakilan jamaah umroh, sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.(kwt).

Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan Menghadiri Pembukaan Bandar Lampung Expo 2025

JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Acara Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu Malam, (12/07/2025) berlokasi di Gedung Graha Mandala.

Pembukaaan Bandar Lampung Expo Tahun 2025 secara langsung dibuka, ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota H. Deddy Amarulah, Sekda Kota Bapak Iwan Gunawan, Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Sekda Provinsi Lampung Bapak Marindo Kurniawan.

Turut hadir juga Walikota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi selaku Ketua Apeksi periode 2025-2030 dan Direktur Eksekutif Apeksi, Bapak Alwis Rustam.

Bandar Lampung Expo kali ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-343 Kota Bandar Lampung. Acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, hiburan rakyat, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan acara ini dan berharap Bandar Lampung Expo menjadi ajang untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Walikota.

Beliau juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung agar program-program pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekda Provinsi, Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kegiatan yang dinilai strategis dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memperkuat potensi lokal dan membuka peluang investasi. Diharapkan Expo ini mampu menjadi etalase kemajuan pembangunan Kota Bandar Lampung,” tutur Marindo

Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, dari 12-19 Juli 2025. Selama acara berlangsung, masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan musik, pameran UMKM, stand kuliner, hingga layanan publik dari berbagai dinas dan instansi. (kwt)