TANGERANG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun…
Kategori: Pemerintahan
Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita
KALIANDA – Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah…
Dukung Ekonomi Daerah, JAPFA Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Lampung Selatan
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperluas kolaborasi dengan sektor swasta untuk memperkuat ekonomi daerah. Kali ini, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA dalam berbagai program sosial dan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah.
“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, mulai dari ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat memiliki akses terhadap pakan berkualitas,” jelas Jefri.
Menanggapi hal itu, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, Pemkab Lampung Selatan tengah berfokus pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat kecil.
“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa ikut memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Bupati Egi.
Bupati muda itu juga optimistis, sinergi dengan industri pangan seperti JAPFA akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM.
Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tidak hanya memperkuat kemandirian pangan dan pemberdayaan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemkab Lampung Selatan Gandeng BTN, Perluas Akses KPR dan Perkuat Digitalisasi Layanan Publik
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses layanan perbankan, khususnya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik di daerah.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja bupati, Rabu (15/10/2025).
Bupati Egi menyebut, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Sementara itu, Pimpinan BTN Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).
“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelas Peggy.
Selain KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.
Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terpadu, mulai dari pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.
Peggy menambahkan, implementasi DigiKab juga akan mendukung optimalisasi sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna mendorong perluasan transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi berkelanjutan antara Pemkab Lampung Selatan dan BTN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.
8 Camat Baru Dilantik, Bupati Egi: Jabatan Itu Amanah untuk Melayani Rakyat
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat administrator. Sebanyak 18 pejabat dilantik oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), tersebut menjadi momentum penting bagi Bupati Egi untuk menegaskan kembali semangat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan, tapi bagian dari penyesuaian organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya,” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.
Delapan camat baru yang dilantik antara lain:
-
Sidik (Camat Bakauheni)
-
Sumiyati (Camat Candipuro)
-
Ruris Apdani (Camat Kalianda)
-
Sri Mahendra Kesuma Dewi (Camat Ketapang)
-
Wayan Susana (Camat Sragi)
-
R. Sy. Handoyo Soesilo (Camat Tanjungsari)
-
Raden Permata Marga (Camat Way Panji)
-
Fitri Hidayat (Camat Way Sulan)
Selain mereka, dr. Djohardi resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dan Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan pejabat lainnya menempati posisi Kepala Bidang di sejumlah perangkat daerah.
Bupati Egi menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.
“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Maka semua harus punya mental melayani,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar para camat menjaga sikap dan perilaku, karena mereka adalah wajah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.
“Camat itu perpanjangan tangan bupati. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku, sebab masyarakat menilai pemerintah dari cara Anda bertindak,” pesan Egi.
Kepada pejabat lama, Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan semata-mata untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja, bukan karena alasan politis.
“Kalau ini urusan politik, dari awal saya dilantik sudah saya ganti semua. Tapi tidak. Ini murni penyesuaian agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif,” tandasnya.
Di akhir arahannya, Bupati Egi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan melayani rakyat.
Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), yakni Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.
Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
LAMPUNG BARAT — Momen bersejarah digelar di Mahan Agung Kota Bandar Lampung pada Senin malam, 13…
Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
LAMPUNG BARAT — Momen bersejarah digelar di Mahan Agung Kota Bandar Lampung pada Senin malam, 13…
Kisah AgenBRILink LQQ Bengkulu yang Sukses Dekatkan Layanan Perbankan ke Warga Sekitar
JK, BENGKULU – AgenBRILink terus menjadi andalan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan di tingkat lokal. Salah satunya AgenBRILink LQQ di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, Bengkulu Utara, yang kini berkembang menjadi pusat transaksi keuangan warga sekaligus mitra bagi berbagai koperasi di sekitarnya.
Meski baru dua tahun sejak resmi beroperasi pada 16 Agustus 2023, AgenBRILink LQQ milik Ujang Mahmudi menunjukkan perkembangan yang pesat. Berawal dari melayani masyarakat dengan sarana seadanya di sebuah container box, kini Ujang mampu membangun sebuah ruko yang lebih nyaman dan aman bagi nasabah.
“Alasan membuka usaha jadi AgenBRILink ya karena ingin mempermudah masyarakat di sekitar lingkungan yang rata-rata pedagang pasar untuk transaksi cepat mudah aman. Ini juga menjadi pendapatan tambahan,” jelas Ujang.
Dia pun menuturkan, layanan transaksi yang dijalankan pun beragam, mulai dari setoran, tarik tunai, pembayaran tagihan rutin, hingga pencairan dana dengan nilai transaksi yang bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.
Lebih lanjut, dia menyebut, keberadaan AgenBRILink LQQ tidak hanya dimanfaatkan oleh individu, tetapi juga oleh berbagai koperasi. Tercatat saat ini ada 3 koperasi yang rutin melakukan penyetoran, pembayaran angsuran, hingga transaksi tagihan bulanan melalui agen ini. Bahkan, Ujang menuturkan banyak koperasi yang turut mengarahkan anggotanya untuk melakukan pencairan maupun penarikan dana lewat AgenBRILink miliknya.
Di balik ramainya aktivitas di Agen BRILink LQQ, Ujang menybut bahwa saat ini sudah ada empat kasir muda yang bekerja bergantian. Dimana dua orang melayani nasabah pada shift pagi hingga siang, sementara dua lainnya bertugas di sore hingga malam. Pola kerja ini, kata Ujang, memang guna memastikan layanan tetap tersedia sepanjang hari sekaligus memberi kesempatan kerja bagi anak-anak muda di sekitar lingkungan.
“Sebagian dari mereka adalah mahasiswa yang memanfaatkan waktu luang di sela kuliah untuk bekerja sebagai kasir. Ini menjadi cara kami(*)
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat Audiensi ke Kementerian Komdigi RI: Ajukan Pembangunan BTS
LAMPUNG BARAT — Dalam rangka mengajukan permohonan pembangunan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) di wilayah-wilayah yang…
Sekdaprov Lampung Marindo Apresiasi Prestasi ASN Lampung di Pornas Korpri XVII 2025, Tempati Peringkat 8 Nasional
JK, PALEMBANG – Semangat juang dan dedikasi tinggi aparatur sipil negara (ASN) asal Provinsi Lampung kembali berbuah manis. Kontingen Lampung berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII Tahun 2025, yang diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).
Melalui kerja keras, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi, Kontingen Lampung sukses meraih total 14 medali, terdiri dari 2 emas, 5 perak, dan 7 perunggu, serta menempatkan diri di peringkat 8 nasional dari 102 kontingen yang mewakili 38 provinsi dan 64 kementerian/lembaga se-Indonesia.
Dari cabang tenis meja, Lampung mencatat sejarah melalui Susni Herwanti (Universitas Lampung) yang meraih emas di nomor putri eksekutif.
Selain itu, dua perak diraih oleh Bela Arisna (UPTD SMPN Satap 9 Pesawaran) & Isna Syafira Khalif Ilma (BPS Kota Metro) di nomor ganda putri, serta oleh Isna Syafira Khalif Ilma di nomor tunggal putri umum.
Tim putri Lampung juga menambah perunggu di nomor beregu putri melalui kolaborasi Early Widianingsih (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung), Bela Arisna, Rizki Fitri Julia (SMAN 1 Bandar Lampung), Isna Syafira Khalif Ilma, Lenny Armelia (Bapenda Provinsi Lampung), dan Susni Herwanti.
Dari cabang gateball, Lampung menorehkan prestasi luar biasa dengan medali emas yang dipersembahkan oleh Yose Rizal Suud (Inspektorat Provinsi Lampung), Rizal Fahmie (Dinas BMBK Provinsi Lampung), dan Arie Korneliyya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung), setelah menundukkan tim tangguh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tambahan medali perak diraih oleh Ika Yulistira (Satpol PP Provinsi Lampung) di nomor tunggal putri, serta perunggu oleh Wawan Ardi Putranto (BPKAD Provinsi Lampung) di nomor tunggal putra. Dengan torehan ini, Lampung menjadi juara umum cabang olahraga gateball.
Sementara itu, Tim Bola Voli Putri Lampung tampil tangguh dan berhasil meraih medali perak setelah melalui pertandingan ketat melawan tim-tim kuat dari berbagai provinsi.
Dari cabang renang, Lampung menyumbangkan enam medali dengan rincian satu perak dan lima perunggu.
Atlet Umar Wardoyo (Dispora Provinsi Lampung) meraih perak di nomor 50 meter gaya bebas putra usia 42 tahun, sedangkan Ajeng Perwito (Lapas Perempuan Kelas II Bandar Lampung) menyumbangkan tiga perunggu pada nomor 50 meter gaya bebas, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya dada putri usia 31–41 tahun.
Tambahan perunggu juga diperoleh Asih Purwanti (BPKAD Provinsi Lampung) pada 50 meter gaya bebas putri usia 42–50 tahun, serta Umar Wardoyo pada 50 meter gaya bebas putra usia 42–50 tahun.
Atas pencapaian membanggakan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh kontingen.
“Prestasi ini adalah bukti nyata dedikasi dan semangat luar biasa ASN Lampung. Mereka tidak hanya berprestasi dalam tugas kedinasan, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Ini kebanggaan bagi seluruh masyarakat Lampung,” ujar Marindo di Palembang, Sabtu (11/10/2025).
Marindo menambahkan, capaian ini harus menjadi sumber motivasi baru bagi seluruh ASN Lampung untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjaga semangat sportivitas.
“Kita berharap prestasi ini menjadi inspirasi dalam menghadapi Pornas Korpri XVIII Tahun 2027, di mana Provinsi Lampung akan menjadi tuan rumah. Mari kita siapkan diri dengan lebih matang untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa ASN Provinsi Lampung memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas tinggi, tidak hanya dalam menjalankan tugas pelayanan publik, tetapi juga dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Melalui olahraga, ASN Lampung menunjukkan bahwa nilai-nilai integritas, kerja sama, dan profesionalisme dapat diterapkan di semua lini kehidupan, termasuk di arena kompetisi.(*)