Dua Kali Surat Resmi Tidak Ditanggapi Dinas PU Kota Bandar Lampung, AMPK Lampung Akan Gelar UNRAS

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Aliansi Organisasi Masyarakat AMPK Provinsi Lampung akan melakukan aksi unjuk rasa alias demo besar besaran di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung. Sabtu (3/8/2024).

Ketua AMPK Lampung Indra Bangasawan mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk penyampaian pendapat dimuka umum lantaran Dinas PU Kota Bandar Lampung dinilai tidak kooperatif dalam menanggapi beberapa surat pengaduan AMPK atas laporan dugaan tindak pidana korupsi pada proyek peningkatan jalan di Kampung 40, Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Dikatakan Indra, pihaknya menyoroti kegiatan proyek pembangunan jalan rabat beton di Jalan Pemuda, Gg Al Barokah 1,2,3 dan 4 dengan nilai Rp. 287,912,762 dikerjakan oleh CV. Lapak Inten Dua. Yang dimana proyek peningkatan jalan milik Dinas PU Kota Bandar Lampung diduga jadi ajang korupsi.

Lanjut Indra, berdasarkan bukti foto fakta dilapangan, ditemukan banyak kejanggalan dulokasi proyek. Terkait papan nama yang baru dipasang setelah disoal, tidak disiplin menerapkan prinsip Keselamatan, Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) serta diduga tidak sesuai spesifikasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan tentang banyaknya kejanggalan dalam pengerjaan jalan rabat beton tersebut. Secara resmi telah menyurati dugaan korupsi atas kegiatan proyek tersebut ke Dinas PU Kota Bandar Lampung, meminta untuk segera melakukan pamanggilan serta memeriksa pihak kontraktor dan konsultan proyek.

“Sudah dua kali kami (AMPK) telah melayangkan surat ke Dinas PU Kota Bandar Lampung, namun surat tersebut tidak pernah ada balasan kepada kami selaku pengadu terkait hasil tindak lanjutnya, ” ujar Indra, Ketua AMPK Lampung, Jum’at (2/8/24).

Indra menjelaskan, berdasarkan dugaan dan laporan yang diterima agar tidak ada ke simpang siuran informasi, maka dari itu perlu konfirmasi dan klarifikasi kebenarannya. Terlebih sebagai fungsi kontrol telah tertuang di dalam undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan ditambah undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik atau KIP.

“Kami AMPK bersama telah melayangkan surat ke Dinas PU Kota Bandarlampung, karena surat kami yang pertama dan ke dua tidak ada tanggapan, maka kami akan melangkah lebih jauh dan tentunya dengan bukti yang sudah kami persiapkan, ‘ jelasnya.

Indra menegaskan, pihaknya menilai Dinas PU Kota Bandar Lampung terkesan tidak kooperatif menyikapi surat laporan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atas adanya temuan mafia proyek yang merugikan negara. Pihaknya mempertanyakan ketegasan Dinas PU Kota Bandar Lampung selaku instansi pemerintah.

“Kami sepakat menindak lanjuti permasalahan ini dan akan menggelar aksi UNRAS besar besaran yang nantinya akan tergabung dengan nama Aliansi LSM dan Ormas dalam waktu dekat ini. ” Pungkasnya.(*)

Emak-emak di Bandar Lampung Diduga Jadi Korban Aniaya Sesama Wali Murid

Bandar Lampung – Seorang emak-emak diduga menjadi korban penganiayaan sesama wali murid saat mengantarkan anak sekolah…

Anak di Gunungkidul Bikin Rumahnya Terbakar: Minta Rp 2 Juta ke Ayah Tak Diberi

S (23), seorang pemuda di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, berulah hingga rumahnya terbakar, Selasa…

Mantapkan Persiapan Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung, Pj. Gubernur Samsudin Tinjau Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Campang Raya, Bandarlampung

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG —– Dalam rangka pemantapan persiapan ketahanan pangan di Provinsi Lampung, Pj. Gubernur Lampung Samsudin meninjau ketersediaan beras di Gudang Bulog, Campang Raya, Bandarlampung, Selasa (30/7/2024).

Menurutnya, Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai pemasok pangan beras harus dikontrol kemampuannya dalam menghadapi ketahanan pangan sampai dengan akhir tahun 2024.

“Stok itu secara berkala tentu harus kita kontrol sedemikian rupa agar kita memastikan bahwa pangan di Lampung aman,” ujarnya.

Samsudin juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengawal stabilisasi harga beras sehingga petani tidak merugi.

Ia berpendapat bahwa dalam mengatasi hal tersebut, Bulog sebagai perusahaan beras negara harus melakukan intervensi agar harga cukup baik sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan.

Dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan datang, Samsudin memastikan bahwa harga beras tidak akan melonjak atau naik.

“Harga tetap sesuai dengan kondisi normal, kecuali biasanya pengaruh itu akan besar pada hari-hari besar keagamaan, itu sangat berpengaruh,” lanjutnya.

Sebagai informasi, saat ini ketersediaan stok gabah/beras di Perum Bulog Lampung mencapai 66.391,77 ton setara beras dan cukup aman hingga bulan Februari 2025.

Perum Bulog Lampung sendiri memiliki 3 upaya stabilisasi harga yang dilakukan yaitu meningkatkan realisasi SPHP, penyaluran bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Perum Bulog Lampung menyatakan bahwa realisasi penyaluran SPHP di bulan Juli 2024 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, kumulatif total penyaluran mencapai 22.738,10 ton beras.

Terdapat 728 saluran SPHP yang terdiri atas 384 pengecer di luar pasar dan 335 pengecer di 112 pasar.

Sedangkan saat ini total realisasi penyaluran Bantuan Pangan dari Januari-Juli 2024 49.780,50 ton.

Hadir mendampingi Pj. Gubernur Samsudin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Evie Fatmawaty, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Bani Ispriyanto, Kepala Dinas Kominfotik Achmas Saefulloh dan Kepala Biro Perekonomian Rinvayanti.(Adpim).(*)

Polda Maluku: Ricuh Brimob Vs Polantas di Tual Diduga Akibat Salah Paham

Polda Maluku mengkonfirmasi kontak senjata yang diduga terjadi antara sejumlah anggota Brimob BKO dan anggota Satlantas…

Tanah Longsor di Ethiopia, 50 Orang Tewas

Setidaknya 50 orang tewas akibat tanah longsor di selatan Ethiopia. Terjadi 2 tanah longsor di kawasan…

4 Jam, Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah Sapa Warga dan Nelayan Gudang Lelang

JurnalKota.net – Bandarlampung – Kunjungi nelayan di sekitaran Pasar Gudang Lelang Teluk Betung Selatan, Bakal Calon Walikota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah serap aspirasi nelayan.

Selain itu, Iqbal Ardiansyah juga menyempatkan diri berkeliling untuk melihat kondisi wilayah setempat.

Kehadiran pria yang akrab disapa Bung Iqbal itu disambut antusias warga sekitar dan masyarakat yang tengah berbelanja ikan.

“Saya kira tadi siapa, ternyata Bung Iqbal saya gak nyangka kalau beliau ada disini, orang nya murah senyum sekali, ih gak nyangka mas pokoknya,” kata salah seorang pedagang Ikan di gudang lelang tersebut, Sabtu (21/07/2024).

Bung Iqbal juga berkeliling pasar untuk melihat beberapa UMKM dan jajanan pasar yang ada dilingkungan sekitar pasar.

“Ya kita lagi keliling pasar melihat UMKM dan jajan makanan juga ada surabi, ubi, otak-otak, banyak lah tadi, Alhamdulillah sembari kita menyerap aspirasi warga juga,” ucap Bung Iqbal Ardiansyah.

Selain itu, Iqbal juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi alat-alat operasional nelayan seperti perahu, dermaga, jaring dan alat tangkap ikan lainnya.

“Bukan mengecek ya, tapi melihat dan sharing-sharing dengan nelayan, apa yang kira-kira menjadi harapan nelayan kedepannya, selain itu kita mempelajari juga tata cara kemudian alat apa saja yang dipakai bagaimana cara pemakaian nya, ya kita harus memiliki pengetahuan juta meskipun sedikit, semoga harapan-harapan yang disampaikan tadi dapat kita realisasikan kedepannya, semoga saya bisa mewujudkan Bandarlampung Bahagia, do’akan ya,” tambahnya.

Beberapa titik yang dikunjungi oleh Bung Iqbal diantaranya, kantor koperasi dan operasional nelayan, pasar gudang lelang, dermaga nelayan, dan berkeliling permukiman warga gudang lelang.

Terlihat dalam pantauan awak media, warga dan nelayan begitu antusias menyambut kehadiran Bung Iqbal yang tidak disangka-sangka oleh mereka.

Terkahir Bung Iqbal juga menyampaikan bahwa banyak yang harus dievaluasi dan diperbaiki kedepannya, agar nelayan betul-betul merasakan kesejahteraan, “Kalau dikonsep dan dipikirkan betul-betul, dan pastinya ada keterlibatan pemerintah didalamnya, lingkungan sekitar pasar gudang lelang ini sangat memiliki Potensi untuk menciptakan ruang Wisata baru yang akan mencuri perhatian wisatawan untuk berkunjung kesini, sudah tergambar dipikiran saya tinggal bagaimana kita bangun persepsi bersama-sama saja,” ujarnya.

Apalagi ada budaya nelayan yang puluhan tahun masih dijaga hingga sekarang seperti sedekah laut.

“Budaya itu terjaga secara turun-temurun, Budaya seperti ini perlu di apresiasi juga, saya akan ikut andil karena merawat budaya itu lebih sulit daripada menciptakan, maka harus betul-betul serius agar tidak punah, saya apresiasi dan Suport nelayan disini,” pungkasnya.(*)

6 Orang Tewas, Mobil yang Ditumpangi Sekeluarga Tertabrak Kereta Api di Deli Serdang

Mobil Toyota Rush BK 1496 MAA tertabrak Kereta Api Sri Bilah Utama PLB U 51A di…

Elvira Terpilih Jadi Ketua IKA Faperta Unila 2024 – 2027

JurnalKota.net – LAMPUNG, — Tim Formatur Musyawarah Besar (Mubes) V Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Lampung (IKA Faperta Unila) akhirnya sepakat memilih Elvira Umihani sebagai ketua periode 2024-2027 di Aula Faperta, Minggu sore (21/7/2024).

Elvira Umihani adalah alumni angkatan 1991 Jurusan Sosial Ekonomi yang kini jadi kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung. Sebelumnya, dia menjabat Kadis Perindag, dan Kepala Biro Perekonomian.

Dia mengucapkan terima kasih kepada para senior dan junior yang telah memberikan kepercayaan kepadanya jadi ketua IKA Faperta Unila. Menurutnya, amanah ini merupakan tanggung jawab besar.

Beberapa hari sebelumnya, ada dua nama yang muncul, yakni Yondri dari Angkatan 2004 yang sudah membentuk timses dan mendapatkan dukungan angkatan muda sedangkan Abdul Hakim dari Angkatan 1972 sudah siap dengan visi dan misinya.

Namun, pas Hari H Mubes, muncul nama-nama selain Yondri dan Abdul Hakim, yakni Edi Karizal, Almuheri Ali Paksi, Elvira Umihani, Revi Akmal Putra, Chrisna Putra, Ahmad Zahri, dan M Kahfi Ramadan, Fahruri, Panca Putra Kurniawan, dan Catur Agus.

Revi mundur sebagai calon ketua menilai tak etis dirinya masuk sebagai tim formatur.

Tim Formatur Mubes V 2024: Yusronida Suralaga (Pengurus Pusat), Irwan Effendi (1968-1975)
Abdul Hakim (1976-1983), Elvira Umihani (1984-1991), Ahmad Zahri (1992-1999).,Fitra Al Farizi (2000-2007), Mandala Putra (2008-2018).

Mubes Ke-V IKA Faperta Unila kali ini mengangkat tema “Kita Tingkat Peran Serta Alumni Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan”. Ketua IKA Faperta Unila Hamartoni bersyukur Mubes IKA dapat terlaksana sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan alumni.

“Tentu saya selalu Ketua IKA sudah dapat teguran dari para senior untuk melaksanakan Mubes, guna generasi organisasi yang berkelanjutan,” ungkap Hamartoni.

Hamartoni menegaskan, di Mubes kali ini kita sudah mempersiapkan baik teknis maupun non teknis, tidak hanya itu kami juga mempersilahkan di Mubes Faperta ini untuk memberikan ruang pemikiran untuk para Alumni Faperta dituangkan di Munes ini.

“Di Mubes Ke-V ini tentu untuk meneruskan nahkoda baru kedepan, sehingga dapat menghidupkan kembali forum silaturahmi antar alumni,” ujar Hamartoni.

Lebih lanjut Hamartoni mengatakan, untuk mempersatukan Alumni yang sudah banyak lulus dari Pertanian Unila yang dapat memberikan kontribusi kepada kampus tercinta.

Sementara itu, Dewan Pakar IKA Faperta Unila Muhajir Utomo mengatakan, Alumni adalah indikator penting untuk melihat keberhasilan pembelajaran kita di kampus.

“Dari Alumni itulah kita dapat melihat kiprah Alumni di masyarakat, kalo dimasyarakat kurang berhasil jadi kita harus mengevaluasi lagi,” jelas Muhajir Utomo.

Lebih lanjut Muhajir Utomo mengatakan, kita akan terus mengevaluasi proses pembelajaran. Tetapi Alumni kita semenjak 1968 sampai hari ini sudah banyak berkiprah di masyarakat.

“Alumni Pertanian tidak hanya di sektor Pertanian saja, tetapi Alumni kita merambah ke sektor Politik, Pemerintahan, hingga Akademisi ternama di Indonesia,” urai Muhajir Utomo yang juga mantan Rektor Universitas Lampung.

Jadi artinya, proses pembelajaran kita hanya sektor Pertanian tetapi di lapangan banyak para Alumni yang berkembang, itulah ciri khas para Alumni kita semua.

“Saya berpesan untuk para peserta mubes kali ini, Alumni menjadi branding keberhasilan. Oleh karena itu penting Alumni memberikan kontribusi untuk kampus kita tercinta,” tutupnya. (*)

Kapal Pengangkut BTS BAKTI Kominfo Hilang Kontak di Perairan Papua

Kapal Cita XX yang membawa material Base Tranciever Station (BTS) BAKTI Kominfo dari Timika menuju Yahukimo…

Viral WNA di Gunung Kidul Hendak Gendam Warga, Modus Tukar Uang

Dua warga negara asing (WNA) di Gunungkidul diduga hendak menipu dengan modus tukar uang. Dalam video…

16 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Pusat Perbelanjaan di China

Kebakaran melanda pusat perbelanjaan di barat daya China. Sebanyak 16 orang tewas akibat kejadian itu. Laporan…

Gawat! Pria di Siak Riau Tewas Diterkam Harimau, Ini yang Terjadi

Seorang pria bernama Yasonia Zega (43 tahun) tewas dengan kondisi kepala terputus akibat diterkam harimau di…

Sekelompok Orang Datangi Rumah Warga di Bantul, Motor hingga Mobil Dirusak

Rumah dan mobil milik warga berinisial DWK di Kelurahan Ringinharjo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DIY, dirusak…

11 Unit Damkar Jinakan Si Jago Merah yang Melalap Rumah di Gang Padat Penduduk di Cilincing

Kebakaran melanda rumah yang berada di kawasan padat penduduk di Jalan F Kebon Baru, Kelurahan Semper…