Suhu Panas Melanda Indonesia, Ini Kata BMKG

Belakangan ini cuaca terasa panas menyengat di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan ada 5 penyebab utama suhu panas di Indonesia yakni dinamika atmosfer yang tidak biasa.

“Suhu panas bulan April di Wilayah Asia Selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari: lonjakan panas tahun 2023 terparah,” jelas BMKG dalam unggahan di instagram resmi @infobmkg, dikutip Selasa (25/4).

Ketiga, trend pemanasan global dan perubahan iklim: gelombang panas ‘heatwave’ semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering.

“Keempat, dominasi monsun Australia: Indonesia memasuki musim kemarau dan terakhir intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan,” tambahnya.

Tercatat suhu di Indonesia paling panas 37,2 derajat Celcius yang terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, tepatnya pada tanggal 17 April 2023.

Berikut 10 kota di Asia dengan suhu maksimum harian tertinggi pada 11-20 April 2023

1. Kumarkhali, Kusthia, Bangladesh 51,2 derajat Celcius pada 17 April 2023

2. Chauk, Myanmar 45,5 derajat Celcius pada 20 April 2023

3. Chauk, Myanmar 45,3 derajat Celcius pada pada 18 April 2023

4. Bundi, India 45,2 derajat Celcius pada 18 April 2023

5. Chauk, Myanmar 45,0 derajat Celcius pada 19 April 2023

6. Nyaung-U, Myanmar 45,0 derajat Celcius pada 19 April 2023

7. Chauk, Myanmar 44,8 derajat Celcius pada 14 April 2023

8. Prayagraj/Ghoorpur, India 44,6 derajat Celcius pada 18 April 2023

9. Prayagraj/Ghoorpur, India 44,6 derajat Celcius pada 17 April 2023

10. Tak, Thailand, 44,6 derajat Celcius pada 15 April 2023.

(red)

Rombongan Mobil Mewah Serobot Antrean di Pelabuhan Bakauheni, Ini Kisahnya

JurnalKota, Lampung – Polres Lampung Selatan buka suara terkait viral protes pemudik tidak terima antrean kendaraannya diserobot rombongan mobil mewah. Kejadian itu terjadi saat pemudik sedang menunggu masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin menjelaskan, kejadian tersebut telah ditangani Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) dan telah dilakukan evaluasi.

“Jadi aliran daripada kendaraan yang seharusnya dia (rombongan mobil mewah) berputar. Tapi pada saat dia berputar, memang untuk antrean itu kan belum disekat. Artinya pembatasnya belum ada. Nah hari ini sudah kita batasi,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (25/4).

“Nah dia (rombongan mobil mewah) itu nyerobot, kemudian yang di depannya itu tidak terima. Tapi kemudian sudah dinetralkan (dimediasi) kemarin,” tambah Edwin.

Dia mengatakan pemudik yang protes awalnya di urutan ke belakang. Sementara dari arah belakang rombongan mobil yang mewah itu menyerobot dengan masuk jalur bus saat berputar.

“Kami sampaikan ini memang kesalahan kami. Untuk penataannya ke depan kami perbaiki,” tegasnya.

Sementara terkait adanya sepeda motor yang mengawal rombongan mobil mewah, Edwin mengklaim, hal itu salah persepsi. Karena penggunaan sepeda motor memang dipakai untuk mobilitas anggota mengatur kendaraan.

“Itu tidak ada itu tidak ada. Salah persepsi aja. Kalau yang dikatakan segala macem, saya juga pakai motor mas kemarin. Cuma kita kan di pelabuhan ini untuk mempercepat kita pakai motor,” ujarnya.

Kemudian, Edwin menjelaskan, kalau sebelum kejadian tersebut, lima barisan ke belakang kendaraan memang belum dikasih pembatas sehingga terjadi kesalahan.

“Jadi, ketika dia masuk, nah dia bisa masuk saat tikungan truk dermaga yang kami sediakan pas masuk ke dermaga bus,” bebernya.

Bukan Rombongan

Edwin meluruskan terkait narasi rombongan mobil mewah itu tidak benar. Karena, ketujuh mobil yang menyerobot bukan dalam satu rombongan.

“Tujuh, dan dihambat tiga dikeluarin tiga kemarin gitu. Enggak, kebetulan saja. Tidak saling kenal,” katanya.

Selain itu, dia mengaku dari mobil ketujuh yang menyerobot telah ada tiga mobil yang dihadang untuk dikembalikan ke dalam barisan. Karena mendapat komplain dari aksinya menyelak antrean.

“Kan sempat dimundurin juga yang tiga itu. Karena ada komplain kita mundurin, jadi dia nyalip motong,” ujarnya.

Sebelumnya, video viral merekam seorang pemudik yang diduga protes karena tidak menerima antrean kendaraannya diserobot rombongan mobil mewah. Kejadian itu terjadi saat pemudik sedang menunggu masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni.

Dikutip dari tayangan video channel youtube Lampung TV, seorang pemudik yang protes itu bernama Adit. Lantaran, tidak terima dirinya yang sudah mengantri tiba-tiba dipotong oleh rombongan kendaraan mewah yang dikawal.

“Mendekati masuk mobil, ada 7 mobil dikawal pakai motor tidak pakai helm masuk pak. Mobil mewah Range Rover, Alphard, Innova semuanya. Itu sudah di mobil, kapalnya sudah jalan. Kita ketinggalan pak,” ucap Adit dalam video tersebut, dikutip Selasa ( 25/4).

Pasalnya, dirinya merasa kecewa setelah menunggu lama sejak pukul 14.00 Wib, namun ketika mobil hendak masuk. Rombongan mobil mewah yang dimaksud menyerobot membuat, dirinya harus kembali mengantri sampai enam jam lamanya, sampai pukul 18.00 Wib.

Rombongan mobil itu, diungkap Adit, bukanlah pejabat. Terlihat dari plat nomor kendaraan yang berkode sipil. Dia pun meminta kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk memanggil kejadian yang dia alami.

“Itu bukan mobil pejabat ya. mobil pribadi, plat D, plat D, ada plat e. Mohon perhatiannya lah Bapak Erick, Bapak Presiden,” katanya. (red)

Ketua dan Wakil IKA Malahayati Lampung Kecam Keras Tindakan Penganiayaan Terhadap 2 Dokter di Puskesmas Pajarbulan

JurnalKota, Lampung – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Malahayati Lampung kecam keras tindakan penganiayaan terhadap dr. Carel Triwiyono Hamonangan dan dr. Putri dan akan berikan pendamping hukum terhadap kedua tenaga kesehatan Puskesmas Pajarbulan, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampungbarat tersebut.

“Kedua dokter tersebut mengalami tindakan kekerasan fisik saat sedang melaksanakan tugas. Keduanya dianiaya oleh pelaku AD dan MS warga Bandarlampung. Lantaran AD dan MS berobat sakit perut tak kunjung sembuh,” kata Ketua IKA Malahayati, dr. Hardiyanto dan didampingi Wakil Ketua dr. Aldo Aprizo, Senin (24/04/2023).

Dr. Hardiyanto mengatakan, kejadian bermula saat HW pasien yang juga pelaku datang ke Puskesmas Pajarbulan untuk berobat keluhan nyeri ulu hati, lalu dokter Carel memberikan obat sesuai keluhan pasien dan telah sesuai SOP.

“Sudah dijelaskan oleh korban ke pelaku menunggu reaksi obat. Kemudian pelaku HW dan MS malahan marah dan mengamuk mencekik dan membanting korban ke lantai lalu korban dikeroyok oleh keluarga pelaku,” terang dr Aldo.

Aldo menyebut, pelaku sudah diamankan oleh pihak Polres Lampungbarat setelah adanya laporan dari pihak puskesmas setempat.

“Kedua pelaku sudah diamankan. Kami ucapkan terima kasih atas respon dan gerak cepat dan jajaran Polres Lampungbarat. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas dr Aldo. (red)

Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

Jakarta – Polri memaparkan kronologi lengkap dari meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta. Saat…

Menjual Diri Karena Himpitan Ekonomi

Sulawesi Tenggara – Sulitnya mendapat pekerjaan membuat Mawar (bukan nama sebenarnya) nekat merantau ke Kota Kendari,…

Wanita Pakai Mukena, Hampir Tertabrak Kendaraan

Wanita yang nyaris tertabrak kendaraan sedang di introgasi Aparat BANDAR LAMPUNG – Hampir tertabrak kendaraan, seorang…

Ricuh di Yahukimo Papua, 6 Orang Tewas

Papua – Publik dikejutkan pecahnya kerusuhan di Kabupaten Yahukimo Papua, Minggu (3/10/2021). Terakhir jumlah korban dalam kericuhan…

Diduga Bantuan PKH & BPNT di Dusun 06, Desa Sadar Sriwijaya di Gelapkan

Lampung Timur – Lagi-lagi Bantuan dan program Pemerintah pusat untuk mengentaskan kemiskinan di NKRI ini, diduga…