Gelar Jum’at Curhat di Purwa Jaya, Polres Tulang Bawang Terima Lima Aduan Warga

JurnalKota, Tulang Bawang —Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, secara rutin menggelar kegiatan Jum’at Curahan Hati (Curhat) untuk mendengarkan secara langsung unek-unek, aspirasi, ataupun keluh kesah dari warga masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.

Kali ini kegiatan Jum’at Curhat berlangsung di Balai Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, hari Jum’at (14/07/2023), pukul 09.00 WIB s/d pukul 10.30 WIB.

“Kedatangan kami ke Kampung Purwa Jaya ini adalah untuk mendengarkan langsung unek-unek, aspirasi, ataupun keluh kesah dari warga terutama terkait pelayanan publik dan kinerja dari personel Polres serta Polsek,” kata Kasat Binmas, Iptu Harun, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, saat memimpin langsung kegiatan.

Lanjutnya, apabila ada oknum Polri yang masih melakukan pungutan liar (pungli) atau mencari-cari kesalahan kepada supir ataupun pengendara sepeda motor, agar dicatat namanya, lalu laporkan ke Propam.

Kasat Binmas menerangkan, saat menggelar Jum’at Curhat di Kampung Purwa Jaya, ada lima orang warga yang menyampaikan unek-uneknya secara langsung.

“Unek-unek yang disampaikan diantaranya, masih adanya warga yang tidak aktif dalam kegiatan siskamling, agar warga yang tidak aktif tersebut diberikan sanksi, apabila kendaraan sudah mati pajak kemana harus membayarnya karena plat nomornya dari luar daerah, bisakah izin keramaian dipermudah dalam ngurusnya, dan kenapa proses pengambilan Plat Nomor kendaraan lama,” terang perwira dengan balok kuning dua dipundaknya.

Menurutnya, agar kegiatan siskamling bisa kembali aktif nanti akan di kontrol langsung oleh Bhabinkamtibas bersama Babinsa dan aparatur kampung. Terkait sanksi yang akan diberikan kepada warga yang tidak aktif, harus dibuat terlebih dahulu kesepakatan bersama antar warga yang diketahui oleh aparatur kampung.

“Untuk kendaraan yang mati pajak dan plat nomornya dari luar, disarankan untuk balik nama atau mutasi dengan cabut berkas agar memudahkan membayar pajak, jika belum balik nama maka harus membayar pajak di samsat tempat asal kendaraan sesuai dengan plat nomornya,” tutur Iptu Harun.

Terkait penerbitan izin keramaian, saat ini memang diberlakukan satu pintu yakni di Polres, tujuan utamanya agar shohibul hajat bisa mentaati kesepakatan terkait batas waktu kegiatan hajatan terutama yang menggunakan musik dan orgen tunggal. Pastinya izin keramaian yang diterbitkan Polres tidak dipungut biaya sepeserpun atau gratis.

Dan untuk proses pengambilan Plat Nomor seharusnya memang sebentar, namun karena dari Samsat Rajabasa banyak antrian sehingga proses pembuatan Plat Nomor kendaraan menjadi agak lama.

“Semua unek-unek yang telah disampaikan oleh warga, kami catat akan disampaikan kepada pimpinan secara berjenjang guna perbaikan pelayanan publik pada institusi Polri di masa yang akan datang.” Tutup Kasat Binmas. (*)

PPPS Berikan Kado Terindah di HUT Bhayangkara Ke-77 Kepada Kapolsek Bangunrejo, Polres Lamteng

JurnalKota, Lampung – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Pencatat Prestasi Polisi Selebriti (PPPS) memberikan kado istimewa kepada Kapolsek Bangunrejo dan Bhabinkamtibmas, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung.

Kado istimewa tersebut berupa piagam penghargaan sebagai apresiasi kepada Kapolsek dan Bhabinkamtibmas atas prestasi serta dedikasi Kapolsek Bangunrejo AKP Feriyantoni S.H., M.M., dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah.

Sementara Piagam Penghargaan yang diberikan kepada Bhabinkamtibmas Bripka Leonardo Kiswanto atas Prestasi dan Dedikasi dalam melakukan rutinitas giat sosial sejak tahun 2016 hingga saat ini.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPPS Jeffry Noviansyah mewakili Direktur PPPS, Zandre Badak kepada Kapolsek Bangunrejo AKP Feriyantoni S.H., M.M., dan Bripka Leonardo Kiswanto di Mapolsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah, Senin (3/07/2023).

Dalam sambutannya, Jeffry Noviansyah mengatakan, bahwa PPPS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada personil Polri yang dinilai mempunyai prestasi dan dedikasi yang tinggi.

“Polisi Selebriti dalam hal ini PPPS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolsek Bangunrejo dan Bhabinkamtibmas atas prestasi dan dedikasinya dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat,” ujar pria yang biasa disapa Bang Jef.

Masih menurut Jeffry, PPPS sudah banyak memberikan penghargaan kepada Polri baik secara institusi maupun kepada personal Polri itu sendiri.

“Polisi Selebriti yang merupakan Mitra Divisi Humas Mabes Polri dan lembaga lainnya seperti MURI, Komnas Anak, dan Kak Seto Award telah banyak memberikan penghargaan kepada Polri baik secara institusi maupun kepada personal Polri itu sendiri, jika ada prestasi dan dedikasi berdasarkan penilaian oleh PPPS sehingga layak diberikan penghargaan,” ucap Jeffry.

Kedepannya menurut Jeffry, mudah-mudahan kinerja dan dedikasi polri dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat akan lebih baik lagi.

“Semoga kedepannya baik secara institusi maupun secara personal, polri akan lebih termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.” Pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Bangunrejo, Polres Lampung Tengah, AKP Feriyantoni, mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh Polisi Selebriti.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan dari Polisi Selebriti yang telah memberikan apresiasi dan penghargaan atas kinerja kami sebagai anggota Polri dalam melayani dan mengayomi serta melindungi masyarakat, sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Feriyantoni.

Lanjut Kapolsek, “Ini merupakan kado terindah bagi kami dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023, yang baru saja diperingati pada tanggal 1 Juli 2023 yang lalu,” ucap Kapolsek.

Masih menurut Feriyantoni, dengan adanya apresiasi dan penghargaan ini akan menjadi motivasi kedepannya untuk lebih baik lagi dalam melakukan giat sosial untuk membantu masyarakat yang lemah.

“Penghargaan ini akan kami jadikan motivasi, agar kedepannya kami akan lebih meningkatkan giat sosial kepada masyarakat dalam membantu yang lemah,” imbuhnya.

Kedepannya menurut Kapolsek, mereka akan terus melakukan kegiatan sosial dengan menggandeng stakeholder yang ada dan juga relawan.

“Kedepan kami akan selalu berinovasi dalam melakukan giat sosial dengan menggandeng stakeholder yang ada, para relawan dan orang-orang baik untuk membantu kami dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.” Pungkasnya.

Selain Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, PPPS juga memberikan piagam penghargaan kepada Dik Dik Sodikin selaku Ketua Yayasan Love Kindness Forever Nusantara (LKFN) dan Wahyudi selaku Ketua Yayasan Tanggap Peduli Ummat Lampung atas prestasi dan dedikasinya dalam melakukan rutinitas giat sosial kepada masyarakat pra sejahtera. (red)

Terkatung Katung, Nasib 24 Perempuan Asal NTB Korban TPPO Minta di Pulangkan

JurnalKota, Lampung – Mulai dari terkatung-katung selama hampir 1 bulan hingga berpindah tempat persembunyian dalam ruang bawah tanah saat digerebek petugas.

Kisah yang di ceritakan NA (38) perempuan berasal dan berangkat dari NTB dengan harapan bekerja di Dubai serta impiannya untuk mendapat gaji hampir Rp 10 juta perbulan.

NA mengisahkan saat di NTB dia mengenal seorang perekrut dari pegawai pinatu (laundry). Diapun lalu didekati perekrut itu dengan janji manis bekerja di luar Negeri.

Setelah pembuatan komitmen, pada 3 Mei 2023 NA diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat bersama para calon pekerja migran lainnya yang tidak saling mengenal.

Sampai di Jakarta, tersangka DW menyambut para calon pekerja migran ini lalu membawa mereka ke wilayah Bogor, Jawa Barat.

“Kami Dua hari di Bogor, di perumahan, saya nggak tau tempatnya,dan milik siapa itu” ungkap NA di Mapolda Lampung, Senin (11/6/2023)

NA hanya tau sekitar 2 pekan dia dan calon pekerja lainnya tinggal di rumah tersebut tanpa ada kejelasan keberangkatan meski sudah memiliki paspor.

Bahkan, NA sempat sakit dan harus diinfus sebanyak dua botol.

Menurut NA, pada 31 Mei 2023 rumah itu digerebek petugas. Namun dia tidak mengetahui apakah itu petugas imigrasi atau kepolisian.

“Karena panik, kita dibawa sembunyi oleh teteh. Saya nggak tahu nama aslinya, dibawa ke ruangan bawah tanah,” kata NA.

Usai penggerebekan yang berhasil dihindari itu, para calon pekerja migran ini diperintahkan berbenah dan dibawa ke Lampung.

Keberangkatan menuju Lampung itu dilakukan secara terpisah. NA menyampaikan,ada yang menggunakan mobil berisikan 6 orang.

Kemudian Di sebuah SPBU sebelum Pelabuhan Merak, para korban ini lalu dikumpulkan dan diangkut menggunakan bus.

Bus lalu menyeberang ke Lampung dengan kapal Ferry.

NA mengatakan, pengawas yang ikut bersama mereka melarang agar para korban tidak turun dari bus selama penyeberangan.

“Di atas kapal itu kita semua dilarang untuk turun dari bus, tapi kami berontak karena kami ingin buang air kecil,” kata NA.

Setelah diperbolehkan turun dari bus, pengawas perempuan itu bahkan ikut masuk ke kamar mandi untuk mengawasi.

Perjalanan darat itu lalu berakhir di sebuah rumah besar tidak terurus yang belakangan di ketahui milik oknum polisi yang berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa pada Jumat (2/6/2023).

NA menuturkan tetangga rumah sempat bertanya apakah mereka rombongan siswa sekolah atau TKW (tenaga kerja wanita).

“Ada satu orang yang jawab TKW,” kata NA.

Pengawas yang dipanggil Teteh itu sempat mendengar dan memarahi karena jawaban salah satu korban.

“Kenapa dijawab? Kenapa nggak diam aja?” kata NA menirukan ucapan pengawas itu.

Dua hari di rumah itu, anggota polisi dari Kepolisian Daerah Lampung datang dan mengevakuasi mereka.

NA mengaku lega dan bersyukur, begitu juga teman-teman nya yang lain lantaran mendapatkan kejelasan setelah terombang-ambing dan dilempar ke sana kemari oleh para pelaku.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Polda Lampung kami sudah diselamatkan, saya berharap bisa pulang secepatnya ke rumah,” kata NA.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 24 warga NTB diselamatkan dari upaya perdagangan orang saat transit di Lampung.

Para calon pekerja migran Indonesia (PMI) ini hendak diselundupkan ke wilayah Timur Tengah.

Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan 24 PMI tersebut diselamatkan dari rumah penampungan di wilayah Kecamatan Rajabasa pada Senin (5/6/2023). (Red)

Puluhan Calon Pekerja Migran NTB yang Diselamatkan Polisi Sering Pindah Lokasi Penampungan Hingga Timbulkan Trauma

JurnalKota, Lampung – Ke 24 Orang warga NTB yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) mengalami trauma hingga Stress.

Para korban ini pun awalnya dijanjikan bekerja di wilayah Timur Tengah sebagai pekerja migran Indonesia (PMI).

Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri sempat mengungkapkan total korban yang diselamatkan sebanyak 24 orang perempuan tersebut mengalami Trauma.

“Korban-korban ini ditampung dalam sebuah rumah dengan kondisi kurang layak tanpa kasur ataupun lokasi istirahat yang memadai,” kata Hamid di Mapolda Lampung, Rabu (7/6)

Hamid menceritakan, saat anggota kami mendatangi lokasi penampungan itu pada Senin (5/6/2023) malam, para korban terlihat mengalami trauma.

“Para korban ini mengalami trauma karena ketidakjelasan kapan mereka diberangkatkan ke luar negeri,” kata Hamid.

Beberapa korban juga mengalami stres lantaran tidak diperbolehkan keluar dari rumah penampungan tersebut.

“Korban juga stres karena sering dipindahkan lokasi penampungan,” kata Hamid.

Dia menambahkan, untuk meringankan trauma para korban diberikan trauma healing dan pemeriksaan kesehatan oleh Biddokes serta biro sumber daya manusia Polda Lampung.

Hamid menambahkan, para korban saat ini masih diinapkan di Subdit IV Renakta Polda Lampung untuk pendalaman penyelidikan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 24 warga NTB diselamatkan dari upaya perdagangan orang saat transit di Lampung.

Para calon pekerja migran Indonesia (PMI) ini hendak diselundupkan ke wilayah Timur Tengah.

Wakil Direktur Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung AKBP Hamid Andri Soemantri mengatakan 24 PMI tersebut diselamatkan dari rumah penampungan di wilayah Kecamatan Rajabasa pada Senin (5/6/2023). (red)

Polda Lampung Lakukan Penyelamatan 24 Calon PMI dari Upaya TPPO di Wilayah Provinsi Lampung

JurnalKota, Lampung – Kepolisian Daerah Lampung melakukan penyelamatan 24 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari upaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah provinsi Lampung. Para calon PMI itu berasal dari beberapa wilayah diantaranya Nusa Tenggara Barat,yang awalnya akan dikirim ke Timur Tengah.

Terindikasi bahwa ke 24 PMI ilegal tersebut di tampung sementara di wilayah provinsi lampung. Hal tersebut diketahui dari identitas para calon PMI yang berasal dari sejumlah wilayah di luar provinsi Lampung.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Lampung Akbp. Hamid Andri Soemantri menyatakan, sebanyak 24 calon PMI berhasil diselamatkan oleh Polda Lampung berkat Informasi Masyarakat yang mencurigai sebuah rumah di jadi jadikan lokasi penampungan sementara pada Selasa 5 Juni 2023 di kawasan Kecamatan Raja Basa Bandar Lampung.

“Kami masih mendalami tentang para calon PMI Ini, saat ini para korban kami upayakan Perlindungan dan kini telah berada di Mapolda lampung dan di tempatkan di Unit PPA.” Ungkap Andri.

Pihaknya berkomitmen bahwa polisi berupaya nyata dari aksi pemberantasan sindikat dan untuk menyelamatkan korban dari upaya tindak pidana perdagangan orang,” Tambah Andri saat Melakukan pengecekan kepada korban calon PMI dengan memberikan trauma Healing dan cek kesehatan oleh Tim Dokes Polda Lampung.

Andri menyebut awalnya polisi menerima aduan dari masyarakat terkait adanya tempat yang diduga dijadikan penampungan CPMI Ilegal atau non prosedural di jalan Padat Karya kelurahan Raja Basa, Kec, Rajabasa Kota Bandar Lampung. Atas laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi.

Selanjutnya, petugas dari Subdit Renakta/ PPA mengecek ke dalam lokasi yang awalnya berada di sebuah rumah dan berhasil membawa 24 orang calon PMI tersebut ke Mapolda Lampung.

“Di mana sebelumnya ke 24 orang perempuan yang ketika ditanya petugas, mereka menjawab bahwa ingin jadi PMI di Timur Tengah,” kata Andri.

Setelah dilakukan penelusuran, Polisi berupaya mengungkap patut diduga telah terjadi aktivitas pemberangkatan CPMI ilegal atau non prosedural.

“Dugaan sementara karena Lampung hanya jadi tempat transit saja, untuk medical, lalu dibawa para CPMI dibawa ke wilayah Jawa maupun jakarta sebelum diberangkatkan,” ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan BP2MI terkait para perempuan yang diduga calon PMI nonprosedural itu dengan sebelumnya melakukan pendataan lebih lanjut dengan tujuan negara penempatan yang menurut informasi akan di bawa ke Timur Tengah itu tanpa adanya dokumen pendukung sebagai Pekerja Migran dan tidak memiliki dokumen paspor. (red)

Resahkan Masyarakat, Puluhan Remaja Diamankan Polresta Bandar Lampung

JurnalKota, Bandar Lampung – Puluhan remaja yang “Nongkrong-nongkrong” di kawasan Jalan Ir Juanda Pahoman Enggal Bandar Lampung diamankan oleh Tim Patroli gabungan Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran, Minggu (28/5/2023) dini hari.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Samapta Kompol Suwandi PS yang didampingi Kasat Binmas AKP Kurmen Rubiyanto, SH., M.M., mengatakan puluhan pemuda dan pemudi ini diamnakan karena aktifitas mereka di lokasi membuat resah masyarakat dimana mereka sambil minum-minuman keras serta memarkirkan mobil sampai di menutupi jalan dan membunyikan musik secara keras-keras.

Adapun Pemuda dan pemudi yg di amankan di antaranya 38 orang laki laki dan 8 orang Perempuan beserta 16 unit kendaraan R.4, dua unit R2 dan 3 botol minuman keras.

Pemuda pemudi itu di amankan saat Tim Patroli Gabungan Polresta Bandar lampung melakukan “Seperti biasa kegiatan Patroli “Blue Light” rolling di wilayah Kota Bandar Lampung dan ketika melintas di Jalan Ir Juanda Pahoman mendapati Puluhan remaja yang duduk-duduk di pinggir jalan sambil kendaraan mereka menutupi jalan tersebut sehingga kami menindak remaja tersebut” dan langsung dibawa ke Polresta Bandar Lampung untuk di periksa dan dimintai keterangan setelah itu Kami panggil orang tua remaja yang mayoritas berstatus pelajar ini untuk diberikan peringatan agar tidak melakukan hal serupa karena dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Kompol Suwandi.

Kompol Suwandi mengatakan, Pemuda pemudi yg di amankan tidak ada di temukan yang membawa Senjata tajam dan kepada 5 pemuda dan 1 pemudi yang di curigai menggunakan Narkoba hasil pemeriksaan test Urine oleh Sat Narkoba Polresta Bandar Lampung semuanya dengan hasil negatif, jelasnya.

Lanjut Kompol Suwandi, patroli malam rutin yang dilakukan Tim gabungan Polresta Bandar Lampung bertujuan untuk memonitor aksi kejahatan C3 dan kejahatan jalanan lainnya berupa premanisme, balapan liar, tawuran, gank motor maupun kejahatan jalanan lainnya.

“Patroli ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat.
Sekaligus untuk mencegah munculnya geng motor yang sangat meresahkan karna tidak segan-segan melukai masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, pihaknya juga mengimbau kepada para orang tua agar turut berpartisipasi melakukan pengawasan kegiatan anaknya masing-masing dan memberikan nasehat jika ada indikasi melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat di luar rumah.

Selain itu juga dihimbau kepada para remaja agar tidak melakukan aktifitas yang tidak bermanfaat sampai dengan larut malam apalagi membuat kebisingan ataupun kriminal yang dapat mengganggu waktu istirahat orang lain dan tentu sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Setelah didata kemudian remaja tersebut diwajibkan membuat surat pernyataan dan wajib di jemput oleh orang tuanya masing-masing. tutupnya. (red)

Tiga Belas Unit Kendaraan Terbakar Saat Peristiwa Kebakaran KMP ROYCE 1

JurnalKota, Merak – Pasca kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Royce 1 saat akan berlayar dari pelabuhan Merak Banten menuju pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan pada hari Sabtu 6 Mei 2023 sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, sebagian kendaraan berhasil dievakuasi, Minggu (7/5/2023).

Menurut data yang Lampung7.com dapatkan, untuk jumlah keseluruhan kendaraan yang berada di dalam KMP Royce 1 berjumlah 79 unit, dan jumlah penumpang (orang) berjumlah 430 orang yang terdiri dari pejalan kaki dan dalam kendaraan.

Adapun jumlah kendaraan yang sudah melanjutkan perjalanan dan yang kembali lagi ke tempat asalnya berjumlah 28 unit R4 dan 13 Unit R2.

Sedangkan dari 430 orang penumpang, yang sudah melanjutkan perjalanan sebanyak 377 orang, sedangkan yang masih menginap di hotel sebanyak 53 orang dengan rincian 47 orang di hotel Robinson dan 6 orang di hotel Ferry.

Mengenai data kendaraan yang diangkut oleh KMP Royce 1, sesuai data manifes adalah kendaraan jenis Truk 28 unit, jenis Bus 10 unit, R4 28 unit dan R2 13 unit.

Sementara untuk kendaraan Truk yang sudah berhasil di evakuasi sebanyak 4 unit.

“Untuk sisa yang masih berada didalam kapal sebanyak 34 unit belum bisa dievakuasi karena terhalang oleh kendaraan yang terbakar, sehingga tidak memungkinkan untuk di evakuasi malam ini,” ujar sumber yang diterima Lampung7.com melalui pesan singkat WhatsAppnya.

Dan masih menurut keterangannya, evakuasi akan dilanjutkan besok Senin 8 Mei 2023.

“Evakuasi kendaraan akan dilanjutkan besok hari Senin 8 Mei 2023 dengan menggunakan alat bantu Craine,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh Ditpolair Polda Banten, kendaraan yang terbakar sebanyak 13 Unit, yang terdiri dari 3 unit kendaraan Bus dan 10 unit kendaraan Truk. (red)

Polda Lampung Melaksanakan Silaturrahmi dengan Ketua dan Pengurus DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Polda Lampung melaksanakan silaturrahmi dengan Ketua dan Pengurus DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung beserta anggotanya di Sekretariat Pujakesuma Prov. Lampung Jl. Sultan Badarudin No. 23 Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung. Senin (27/3/23)

Kegiatan silaturrahim yang dilakukan oleh Iptu Arbiyanto, SH Panit 2 Subdit I Dit Intelkam Polda Lampung tersebut, guna terciptanya hubungan sinergitas antara Polda Lampung dengan Kelompok Pendukung Bakal Calon Capres 2024 untuk bersama – sama menjaga situasi pelaksanaan Pemilu tahun 2024 yang aman, damai dan sejuk serta mendukung tugas Kepolisian dalam rangka Harkamtibmas dengan cara menjaga harmoni antar kelompok pendukung Capres 2024 dan menjadi pelopor perekat persaudaraan pada Pemilu 2024.

“Kami sangat senang sekali bisa bertemu langsung dengan pihak Polda Lampung yang diwakilkan oleh Iptu Arbi selaku Panit 2 Subdit I Dit Intelkam Polda Lampung bersama anggota. Sebab selama ini kami juga ingin sekali bisa bersinergi dengan pihak Kepolisian Daerah Lampung,” ungkap Hi. Nuryono Ketua DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung kepada Iptu Arbi.

Tak hanya itu, Iptu Arbi juga sangat berterima kasih bisa bertemu langsung dengan Pengurus DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung beserta anggotanya.

“Kami juga sangat berterima kasih, DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung mau meluangkan waktunya untuk kita saling berkoordinasi. Tentunya pertemuan ini demi menjaga sinergitas antara Kepolisian dan Kelompok Pemenangan pada Pemilu tahun 2024 sehingga dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Prov. Lampung,” kata Iptu Arbi.

Pada kesempatan sama DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung yang di wakili Hi. Naryono menyampaikan, kami akan mendukung penuh dan menciptakan Pemilu 2024 damai untuk itu pula kami menghimbau masyarakat Lampung jagan mudah terhasut adu domba dan terprovokasi.

Namun selain itu, setiap dalam kegiatan dapat mematuhi Regulasi yang ada baik peraturan maupun undang-undang dan KPU harus bekerja secara profesional serta Bawaslu bekerja mengawasi pelaksanaan kegiatan KPU agar tidak terjadi kecurangan dalam Pemilu 2024.

Ia juga mengucapkan terimaksih banyak atas silahturahim dan masukan dan saran yang di berikan pada kami serta kami akan selalu berkoordinasi setiap ada kegiatan Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Prov. Lampung. (red)

Amankan Unjuk Rasa, Polres Lampung Timur Terjunkan Personel

Lampung Timur – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur melaksanakan pengamanan unjuk rasa (unras) pada Senin (13/3/2023).…

Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

Jakarta – Polri memaparkan kronologi lengkap dari meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta. Saat…

Sejumlah Jenderal Datangi Istana Merdeka, Ada Apa Ya?

Jakarta – Pada hari Minggu (3/10/2021), sejumlah jenderal TNI mendatangi Istana Negara. Para jenderal yang datang…

Bersama Tiga Pilar Satgas covid-19 Babinsa 410-06/Kedaton Laksanakan Patroli

LAMPUNG – Dengan belum berakhirnya pandemi Covid-19. Pemerintah, TNI, Polri dan pihak terkait lainnya terus melakukan…

4 Tersangka Penipuan Skema Bussiness Email Compromise Ditangkap Bareskrim

LAMPUNG – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap empat orang tersangka kasus penipuan dengan skema…

86 Personil PNS Polri Polda Lampung Naik Pangkat

LAMPUNG – Sebanyak 86 orang personil PNS  Polri Polda Lampung mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.…

PJU Polda Lampung Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

LAMPUNG – Kepala Biro Operasi (Karo ops) Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintono Haribawono bersama Pejabat Utama…