Kompak TNI-Polri di Lampung, Olahraga Bersama Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025

Lampung – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, TNI-Polri di Provinsi Lampung menggelar kegiatan…

Bhayangkara Run 2025, Polresta Bandar Lampung Alihkan Arus Lalu Lintas Pagi Hari

Lampung – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung akan melakukan pengalihan arus lalu lintas di…

Sekum KONI Metro Prihatin Juknis SPMB SMA Tahun 2025 Diskriminasi Terhadap Anak Prestasi Olahraga

Metro | SPMB SMA di Kota Metro memunculkan beragam keluhan dan polemik di tengah masyarakat berkaitan…

Polda Lampung Gelar Lomba Catur Bhayangkara Cup 2025, Diikuti 41 Regu dari Berbagai Instansi

Lampung — Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polda Lampung menggelar Lomba Catur Bhayangkara Cup 2025,…

Lampung Jadi Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah Sumatera 2025

Lampung — Provinsi Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2025, sebuah ajang…

Jalan Rusak di Sukau Akan Diperbaiki Tahun 2025, Pemprov Lampung Kucurkan Rp25 Miliar

Lampung Barat – Jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Sukau menuju OKU Selatan, sempat viral di berbagai…

DJKI Tegaskan Pembayaran Royalti Musik Cukup Lewat LMKN, Tak Perlu Izin Langsung dari Pencipta Lagu

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI memberikan penjelasan terkait polemik…

Pemprov Lampung Gandeng Dekopin dan Inkud Perkuat Sektor Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama strategis di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan…

Siswanto Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum DPN ADKASI 2025–2030 oleh Mendagri Tito Karnavian

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, secara resmi melantik Siswanto, S.Pd., M.H.…

Kepala Disdikbud Lampung Tanggapi Polemik Jalur Domisili di SPMB 2025

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang baru menjabat, Thomas Amirico

Lampung — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang baru menjabat, Thomas Americo, angkat bicara menanggapi kekhawatiran dan protes dari calon wali murid terkait kebijakan terbaru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, khususnya pada jalur domisili.

Kebijakan baru ini menuai keluhan lantaran mengubah prioritas seleksi jalur domisili dari jarak tempat tinggal ke sekolah menjadi berdasarkan nilai rapor akademik. Perubahan ini dianggap memunculkan ketidakadilan, terutama di kasus seperti SMAN 2 Bandar Lampung, di mana calon siswa yang tinggal hanya 50 meter dari sekolah justru tidak lolos, sementara yang berjarak hingga 2 kilometer diterima.

“Kami memahami perubahan ini menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan orang tua. Dulu, kedekatan tempat tinggal menjadi pertimbangan utama. Kini, itu menjadi faktor sekunder,” jelas Thomas Amirico dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025), melalui sambungan telepon.

Thomas menjelaskan, perubahan tersebut merupakan hasil penyesuaian kebijakan nasional melalui Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025, di mana sistem PPDB diganti menjadi SPMB. Dalam jalur domisili jenjang SMA, nilai akademik menjadi prioritas utama. Jika terdapat nilai yang sama, maka faktor jarak, usia, dan waktu pendaftaran menjadi penentu berikutnya.

“Kami tidak menutup mata. Keluhan masyarakat akan kami sampaikan langsung kepada Kementerian Pendidikan untuk evaluasi lebih lanjut,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa sistem seleksi jalur domisili kini menggunakan komponen nilai rapor SMP/MTs sederajat dari semester 1–5, ditambah indeks sekolah, dengan bobot 60% nilai rapor dan 40% indeks sekolah. Kebijakan ini hanya berlaku untuk jenjang SMA. Untuk SMK, sistem lama yang memprioritaskan jarak dengan kuota 15% tetap diterapkan.

75 Siswa dari 15 Kabupaten/Kota Ditetapkan sebagai Peserta Sekolah Rakyat Lampung

Lampung – Sebanyak 75 siswa dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai peserta didik…

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Provinsi Lampung

Lampung – Bertempat di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Jl. Wolter Monginsidi, Teluk Betung, Bandar Lampung,…

Link dan Jadwal Daftar Ulang SPMB 2025, Wajib untuk Calon Siswa Baru

JAKARTA – Link daftar ulang SPMB 2025 menjadi salah satu informasi penting yang dinantikan calon peserta…

Pemkab Lamsel Serahkan Bantuan Alsintan, Dorong Produktivitas Pertanian

KALIANDA, LAMPUNG SELATAN – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada para petani di dua wilayah, yakni Gapoktan Margo Tani, Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda, dan Kelompok Tani Way Butok, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, pada Jumat (20/6/2025).

Bantuan yang diserahkan berupa combine harvester dan traktor roda empat, bertempat di Desa Sukatani. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Lampung Selatan, Mugiyono, Kepala Desa Sukatani, Lagiman, para penerima manfaat, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa bantuan alsintan ini merupakan respons terhadap berbagai persoalan mendasar yang dihadapi petani, mulai dari keterbatasan alat produksi hingga risiko gagal panen.

“Kami ingin Lampung Selatan menjadi lumbung pangan nasional. Bantuan ini bukan sekadar alat, tapi bagian dari solusi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Egi.

Disampaikan pula bahwa rata-rata hasil panen di Lampung Selatan saat ini masih sekitar 1,8 ton per hektare. Melalui dukungan alsintan dari pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian, diharapkan produktivitas lahan dapat meningkat secara signifikan.

Di sela sambutannya, Egi juga sempat melontarkan candaan yang disambut hangat oleh para petani.

“Nama desanya saja Sukatani, masa hasilnya belum luar biasa? Kalau belum, akan saya pertanyakan,” ucapnya disambut tawa hadirin.
“Petani itu pahlawan pangan, kata Pak Prabowo. Bedanya, belum dapat makam pahlawan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas TPH-Bun, Mugiyono, menjelaskan bahwa bantuan ini juga disertai komitmen tanam tiga kali setahun. Jika hingga September tidak ada aktivitas pertanaman, alat akan ditarik kembali.

“Cuaca sudah mendukung. Tak ada alasan untuk tidak tanam. Kalau ada kendala, Pak Bupati siap berdiri di belakang petani,” tegasnya.

Ketua Gapoktan Margo Tani, Iwan Syafii, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan petani.

“Kami siap menanam tiga kali setahun. Sebelumnya hanya dua kali. Bantuan ini sangat membantu kami meningkatkan hasil dan semangat bertani,” ungkap Iwan.

Penyerahan alsintan ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap sektor pertanian, sekaligus dorongan moral agar petani terus berinovasi dalam pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

Bupati Parosil Mabsus Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola Peratin Cup ke-12 di Pura Jaya

Lampung Barat – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, secara resmi menutup gelaran Turnamen Sepak Bola Peratin…