TP PKK Provinsi Lampung Dukung Peningkatan Kualitas Guru PAUD Lewat Workshop dan Seminar Golda Institut
LAMPUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, melalui Sekretaris TP PKK Hanita…
Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program Prioritas Nasional
LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang),…
Mahasiswa Unila Angkat Realitas Ojek Pangkalan Lewat Karya Tari “SiOpal”
LAMPUNG — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tari Universitas Lampung (Unila) Angkatan 2022 menampilkan karya koreografi lingkungan…
Pemkab Lampung Barat Tegaskan Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak
LAMBAR — Sebagai wujud komitmen dalam menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak, Bupati Lampung Barat Parosil…
Pemkab Lampung Barat Tegaskan Komitmen Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak Lewat Penandatanganan Kesepakatan Bersama
LAMPUNG BARAT – Sebagai bentuk keseriusan dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kabupaten…
FKIP Unila Gelar Kuliah Dosen Tamu Bersama Dr. Muhammad Sofwan Effendi, M.Ed. dari UNJ
JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Program Studi S3 Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung…
FKIP Unila Sambut Kunjungan Siswa SMAN 1 Kota Agung dalam Program Perkenalan Dunia Kampus
JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila)…
Unila Bina Desa Wisata Tanjung Jati, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Barat
Pesisir Barat, Lampung – Universitas Lampung (Unila) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan desa wisata melalui kegiatan pengabdian…
Kejurda Karate BKC Lampung 2025 Resmi Dibuka Di ITERA
Lampung – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bandung Karate Club (BKC) Provinsi Lampung tahun 2025 resmi dibuka di…
Malam Ramah Tamah, Parosil Ajak Tamu Nikmati Pesona Wisata Pasar Tematik Danau Ranau
LAMPUNG BARAT – Usai meresmikan Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar…
Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau Diresmikan, Parosil Mabsus Harap Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Lampung Barat
LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, meresmikan Pasar Tematik Jelajah Danau Ranau yang berlokasi…
100 Hari Kerja, Bupati Egi Dapat Apresiasi dari Fraksi Gerindra DPRD Lamsel
LAMPUNG SELATAN – Memasuki 100 hari masa kerja, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menuai respons…
Ramai! Ketegangan Soal Pergeseran Anggaran, DPRD Lamsel Kritik TAPD, Ini Penjelasan Demokrat

Lampung Selatan — Polemik pergeseran anggaran kembali mencuat di Kabupaten Lampung Selatan. Wakil Ketua I DPRD Lamsel, Merik Havit, melontarkan kritik tajam terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dinilai melakukan pergeseran anggaran tanpa persetujuan pimpinan DPRD.
Menurut Merik, langkah yang diambil TAPD tersebut menyalahi ketentuan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
“Contohnya, pergeseran anggaran di Dinas PUPR yang menyebabkan kosongnya alokasi e-pokir DPRD. Ini terjadi karena kurangnya komunikasi antara TAPD dan pihak legislatif,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Ia menegaskan bahwa setiap pergeseran anggaran seharusnya melibatkan persetujuan pimpinan DPRD agar tetap berada dalam koridor hukum dan transparansi anggaran.
Menanggapi hal ini, Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan, Muhammad Junaidi, memberikan penjelasan. Ia menyatakan bahwa pergeseran anggaran memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
“Kepala daerah memang diberikan kewenangan untuk mengambil langkah-langkah strategis, termasuk pergeseran anggaran dalam situasi mendesak,” jelas Junaidi.
Menurutnya, jika jenis kegiatan tidak berubah dan hanya terjadi pergeseran antar objek belanja, maka tidak diperlukan persetujuan khusus dari DPRD. Ia juga menjelaskan bahwa keadaan mendesak yang dimaksud meliputi kebutuhan pelayanan dasar, belanja wajib, dan pengeluaran darurat yang mendesak demi kepentingan masyarakat.
“Yang penting adalah proses administrasi tetap dijalankan sesuai aturan, transparan, dan tercatat dalam laporan realisasi anggaran,” tambahnya.
Junaidi menekankan bahwa dalam sistem pemerintahan, kepala daerah sebagai eksekutif memiliki mandat untuk menjalankan kebijakan fiskal demi memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Langkah ini bukan bentuk pelanggaran, melainkan bagian dari tanggung jawab kepala daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” pungkasnya.